Misteri Terbakarnya Pasar Senen Jakarta Yang Tidak Biasanya

Sebuah kebakaran terjadi di Ibukota dan menjadi berita di media nasional, Jumat, 25/04/2014 04:36 WIB, Api Bakar Kios di Pasar Senen, Tim Pemadam Kebakaran Meluncur. Tidak kurang presiden SBY juga mengikuti perkembangan kebakaran pasar ini, SBY Tinjau Kebakaran Pasar Senen, Langsung Berkoordinasi di Bawah Jembatan Penyeberangan

pasar_senen_terbakar_25_april_2014Jakarta – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengunjungi lokasi kebakaran Pasar Senen. Rombongan tiba di lokasi pada pukul 11.15 WIB. SBY yang mengenakan kacamata hitam, kemeja berwarna gelap lengan pendek dan celana hitam itu langsung berbincang dengan Kapolda Irjen Pol Dwi Priyatno di bawah jembatan penyeberangan Atrium dan Pasar Senen Jaya. Jumat, 25/04/2014 10:00 WIB,  Hari ke-557 Jokowi,  Jokowi Tinjau Lokasi Kebakaran di Pasar Senen

Misteri Pasar Senin Jakarta Terbakar Yang Tidak Biasanya


Apakah maksud dari kebakaran ini yang tidak biasanya ? Secara fisik kebakaran itu mengundang perhatian nasional dan petinggi negeri dari Gubernur dan Presiden RI, alasan lain dari kebakaran yang tidak biasanya adalah dilihat dari sejarahnya Pasar Senen itu (Sejarah Pasar Senen). Perhatikan sejarah pasar ini,

Bagaimana ceritanya pasar itu disebut Pasar Senen? Website resmi Pemprov DKI Jakarta, Jakarta.go.id, menyebut bahwa dalam arsip Kolonial, Pasar Senen pertama kali didirikan oleh seorang tuan tanah berdarah Belanda bernama Justinus Vinck di bagian selatan Castle Batavia pada tahun 1730-an. Pasar itu bernama Vincke Passer dan merupakan pasar pertama yang menerapkan sistem jual beli dengan menggunakan uang sebagai alat jual beli yang sah.

Kemudian masuk pada abad ke-19 atau di tahun 1801 pemerintah VOC memberikan kebijakan dalam perizinan membangun pasar kepada tuan tanah. Namun dengan peraturan pasar yang didirikan dibedakan menurut harinya. Vincke Passer buka setiap hari Senin, sehingga orang pribumi sering menyebut Vincke Passer sebagai Pasar Senen. Hingga saat ini nama tersebut masih melekat dan diabadikan menjadi nama daerah yaitu Kecamatan Pasar Senen yang memiliki 6 kelurahan yaitu Senen, Kramat, Kwitang, Paseban, Kenari, dan Bungur.

Catatan:[Penting] Sebelum melihat,  membaca atau menonton vidio yang ada di situs  ini, perlu memahami bahwa situs ini bukanlah situs Ramalan, gotak gatik matuk atau Paranormal,detil penjelasan sbb  Beda Paranormal VS Hamba Allah


PAsar senen terbakar 25-4-2014 membentuk 2+5+4+2+0+1+4=18 adalah deretan kejadian demi kejadian yang unik sebagai bagian dari peringatanNya di dunia, sebab 18 memiliki makna yang dalam, semua bentuk jumlah angka 99 digitnya berjumlah 18, Catatan penting akan keteraturanNya bahwa jumlah surat yang berpola jumlah digitnya =11 terdapat SEBELAS surat, sedangkan pola yang jumah digitnya berjumlah=22 terdapat TUJUH surat, sehingga semua jumlah surat yang berpola 11 dan 22 adalah SEBELAS+TUUH=18, Quran Surat ke 18 berisi 110 ayat yang membentuk jumlah digit 1+8+1+1+0=11 (SEBELAS) sebagai salah satu dari SEBELAS surat yang memiliki keteraturan. Subhanallah … tidak mungkin jaman dahulu dapat mengatur keteraturn ini, kecuali memang bahwa al-quran adalah kitab suci yang datang dariNya dengan ketepatan dan keteraturan yang tinggi.

Bentuk 18 yang dijelaskan sebagai jumlah SEBELAS dan TUJUH adalah makna yang dalam karena 18 adalah bentuk dasar dari bilangan numerik yang berpola 99, sebagai bilangan ajaib dunia, semua penyusuna 99 selalu berjumlah digit 18, contoh

  1. bilangan 1+98 membentuk 1+9+8=18
  2. bilangan 2+97 membentuk 2+9+7=18
  3. …. begitu seterusnya hingga semua perkalian dengan 99 juga jumlah digitnya berjumlah 18
  4. 99×1=99 membentuk 9+9=18
  5. 99×2=198 membentuk 1+9+8=18 …. dst

Quran surat ke 18 berisi 110 ayat yang membentuk 1+8+1+1+0=11 (SEBELAS) dan jika 18+110=128 juga membentuk 1+2+8=11, hingga sebuah manifestasi 11 ini ditunjukkan pada jumlah pola terbanyak di al-quran adalah sebelas

sebelas_11_Sekali lagi hitung keteraturan ini, bahwa no surat  digitnya di jumlahkan 1+0+1+3+1+7+1+8+2+0+3+1+6+3+9+0+1+0+2+1+0+5+1+0+6=62 dan jika ayatnya dijumlahkan keseluruhan berjumlah 59 yang terdiri dari semua jumlah ayatnya, 1+0+9+4+3+1+1+1+1+1+0+1+3+5+3+4+1+1+2+0+8+5+4=59, sehingga keseluruhan digit yang membentuk 62 dan 59 adalah 6+2+5+9=22.

Ingat bahwa jumlah digit terbanyak berpola 11 sejumlah 11 surat (11×11=121) yang akhirnya merujuk pada 22, hingga keteraturan demi keteraturan yang telah di terangkan diatas, bahwa digit surat berjumlah 62 dan ayat nya berjumlah digit 59, maka 6+2+5+9=22 yang terbentuk lagi … sekali lagi … numerikal 1+2+3+… sd 22 semuanya berjumlah 253 sebagai 2+5+3=10 (sama dengan 154=>1+5+4=10) tiada lain memori quran surat ke 10 berisi 109 ayat sehingga 1+0+1+0+9=11 (yang berjumlah sebelas surat) atau quran surat ke 10 mewakiliki 4 surat yang berpola no+jumlah ayat 10+109=119 sebagai 1+1+9=11 juga. Dan akhirnya menuju pada bilangan 99 sebagai Asmaul Husna dari 4 surat yang berpola 119119_menjadi_99

Quran surat ke 11 sendiri memiliki pola di awal mengandung huruf AlifLamRa bersama lima surat lain, sehingga semuanya berjumlah 62 … ingat jumlah digit surat dari pola sebelas juga berjumlah 62alif_lam_raa_62Quran yang memiliki pola jumlah digit berjumlah 11 adalah bahwa no surat  digitnya di jumlahkan 1+0+1+3+1+7+1+8+2+0+3+1+6+3+9+0+1+0+2+1+0+5+1+0+6=62, surat ke 10, surat ke 13, surat ke 17, surat ke 18, surat ke 20, surat ke 31, surat ke 63, surat ke 90, surat ke 102, surat ke 105, dan surat ke 106, semuanya berjumlah 62, sebagai sesuatu yang teratur bahwa surat ke 62 berisi 11 surat, dan huruf penyusun tulisan muhammad berjumlah 62 dan surat ke 62 adalah surat al-jumuah sebagai hari khusus umat islam hari jumat dan penempatan surat ke 62 berisi 11 ayat menujukkan 6+2+1+1=10 sebagai pembahasan jumlah 11 berjumlah 11 dan 119 yang berjumlah 4, tiada lain 11+4=15, sebagai satu-satunya surat quran yang berisi 99 ayat sehingga 15+99=114 yang pola seperti ini berjumlah 5 surat … membentuk 1+1+4+5=11 lagi.

119_menjadi_99

Nomor surat dari bentuk pola 119 menujukkan keteraturan sebagai iktibar, yaitu 10,36,83,89 kesemuanya membentuk 1+0+3+6+8+3+8+9=38 yang kembali ke bentuk 3+8=11 (lagi) dan surat ke 38 adalah surat shod.

Huruf Shod adalah huruf yang ke 14, angka ini merujuk pada Surat ke 14 (Ibrahiim) berisi 52 ayat hingga 66=14+52 yang pada banyak pelajaran sebagai bapak Tauhid. Inilah muncul pada tahun 2010 dan tahun 2014

Contoh angka 14 yang lain adalah ketika Al-Quran di bakar di tgl 11, tepatnya 11-9-2010 yang membentuk 1+1+9+2+0+1+0=14, maka terdapat balasanNya

Sebagai numerikal yang khusus numerikal 11, bahwa semua bilangan sampai 11 berjumlah 66 = 1+2+3+4+5+6+7+8+9+10+11,dan 66 adalah bentuk pokok penting dari ketuhanan, sebagai satu-satunya surat yang memiliki pola nosurat+jumlah ayat=66 adalah surat ke 14 berisi 52 ayat, surah ibraahiim sebagai bapak Tauhid di tempatkan di no surat ke 14 dan berisi 52 ayat, sehingga 66=14+52 merupakan salah satu konsep ketuhanan yang penting akan arti Tauhid. Arti 66 sebagai Numerikal yang berarti bahwa dengan memurnikan Tauhid, maka manusia akan selamat, tertuang dalam vidio dalam era modern sebagai kisah nyata dengan bukti lengkap di abad modern