Terungkap Misteri Gajah Mada & Majapahit dalam Al-Quran


Tokoh terkenal di indonesia, dan namanya sering di jumpai sebagai nama jalan jalan besar di Indonesia, adalah GAJAH MADA, apakah tokoh ini benar ada ? atau simbol saja ? sebagaimana simbol yang di munculkan oleh para pendahulu, seperti misalnya jimat kalimosodo, mengutip wikipedia,  Jamus Kalimasada

Sebagian pendapat mengatakan bahwa istilah Kalimasada berasal dari kata Kalimat Syahadat, yaitu sebuah kalimat utama dalam agama Islam. Kalimat tersebut berisi pengakuan tentang adanya Tuhan yang tunggal, serta Nabi Muhammad sebagai utusan-Nya.cropped-tauhid.png

Menurut pendapat tersebut, istilah Kalimasada diciptakan oleh Sunan Kalijaga, salah seorang penyebar agama Islam di Pulau Jawa pada abad ke-16. Konon, Sunan Kalijaga menggunakan wayang kulit sebagai media dakwah, antara lain ia memasukkan istilah Kalimat Syahadat ke dalam dunia pewayangan.

kalimosodoNamun pendapat lain mengatakan bahwa sebelum datangnya agama Islam, istilah Kalimasada sudah dikenal dalam kesusastraan Jawa. Pendapat ini antara lain dikemukakan oleh Dr. Kuntara Wiryamartana, SJ. Istilah Kalimasada bukan berasal dari kata Kalimat Syahadat, melainkan berasal dari kata Kalimahosaddha.

Istilah Kalimahosaddha ditemukan dalam naskah Kakawin Bharatayuddha yang ditulis pada tahun 1157 atau abad ke-12, pada masa pemerintahan Maharaja Jayabhaya di Kerajaan Kadiri. Istilah tersebut jika dipilah menjadi Kali-Maha-Usaddha, yang bermakna “obat mujarab Dewi Kali”.

Kakawin Bharatayuddha mengisahkan perang besar antara keluarga Pandawa melawan Korawa. Pada hari ke-18 panglima pihak Korawa yang bernama Salya bertempur melawan Yudistira. Yudistira melemparkan kitab pusakanya yang bernama Pustaka Kalimahosaddha ke arah Salya. Kitab tersebut berubah menjadi tombak yang menembus dada Salya.

Dari uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa istilah Kalimahosaddha sudah dikenal masyarakat Jawa sejak beberapa abad sebelum munculnya Sunan Kalijaga. Mungkin yang terjadi adalah Sunan Kalijaga memadukan istilah Kalimahosaddha dengan Kalimat Syahadat menjadi Kalimasada sebagai sarana untuk berdakwah. Tokoh ini memang terkenal sebagai ulama sekaligus budayawan di Tanah Jawa.

gajah_madaApakah Gajah Mada juga merupakan tokoh yang juga muncul dan memuat simbol simbol tertentu ? mengutip wikipedia,

Gajah Mada (wafat k. 1364) adalah seorang panglima perang dan tokoh yang sangat berpengaruh pada zaman kerajaan Majapahit.  Menurut berbagai sumber mitologi, kitab, dan prasasti dari zaman Jawa Kuno, ia memulai kariernya tahun 1313, dan semakin menanjak setelah peristiwa pemberontakan Ra Kuti pada masa pemerintahan Sri Jayanagara, yang mengangkatnya sebagai Patih. Ia menjadi Mahapatih (Menteri Besar) pada masa Ratu Tribhuwanatunggadewi, dan kemudian sebagai Amangkubhumi (Perdana Menteri) yang mengantarkan Majapahit ke puncak kejayaannya.

Gajah Mada terkenal dengan sumpahnya, yaitu Sumpah Palapa, yang tercatat di dalam Pararaton. Ia menyatakan tidak akan memakan palapa sebelum berhasil menyatukan Nusantara. Meskipun ia adalah salah satu tokoh sentral saat itu, sangat sedikit catatan-catatan sejarah yang ditemukan mengenai dirinya. Wajah sesungguhnya dari tokoh Gajah Mada, saat ini masih kontroversial. Banyak masyarakat Indonesia masa sekarang yang menganggapnya sebagai pahlawan dan simbol nasionalisme Indonesia dan persatuan Nusantara.

Gajah Mada memang hampir berhasil menaklukkan Nusantara. Dibantu oleh Laksamana Nala, Gajah Mada memulai kampanye penaklukannya dengan menggunakan pasukan laut ke daerah Swarnnabhumi (Sumatera) tahun 1339, pulau Bintan, Tumasik (sekarang Singapura), Semenanjung Malaya, kemudian pada tahun 1343 bersama dengan Arya Damar menaklukan Bedahulu (di Bali) dan kemudian penaklukan Lombok, dan sejumlah negeri di Kalimantan seperti Kapuas, Katingan, Sampit, Kotalingga (Tanjunglingga), Kotawaringin, Sambas, Lawai, Kendawangan, Landak, Samadang, Tirem, Sedu, Brunei, Kalka, Saludung, Sulu, Pasir, Barito, Sawaku, Tabalung, Tanjungkutei, dan Malano.

Pada zaman pemerintahan Prabu Hayam Wuruk (1350-1389) yang menggantikan Tribhuwanatunggadewi, Gajah Mada terus melakukan penaklukan ke wilayah timur sampai tahun 1357 seperti Logajah, Gurun, Sukun, Taliwung, Sapi, Gunungapi, Seram, Hutankadali, Sasak, Bantayan, Luwu, Buton, Banggai, Kunir, Galiyan, Salayar, Sumba, Muar (Saparua), Solor, Bima, Wandan (Banda), Ambon, Wanin, Seran, Timor, dan Dompo.

Perang Bubat


Dalam Kidung Sunda diceritakan bahwa Perang Bubat (1357) bermula saat Prabu Hayam Wuruk mulai melakukan langkah-langkah diplomasi dengan hendak menikahi Dyah Pitaloka Citraresmi putri Sunda sebagai permaisuri. Lamaran Prabu Hayam Wuruk diterima pihak Kerajaan Sunda, dan rombongan besar Kerajaan Sunda datang ke Majapahit untuk melangsungkan pernikahan agung itu. Gajah Mada yang menginginkan Sunda takluk, memaksa menginginkan Dyah Pitaloka sebagai persembahan pengakuan kekuasaan Majapahit. Akibat penolakan pihak Sunda mengenai hal ini, terjadilah pertempuran tidak seimbang antara pasukan Majapahit dan rombongan Sunda di Bubat; yang saat itu menjadi tempat penginapan rombongan Sunda. Dyah Pitaloka bunuh diri setelah ayah dan seluruh rombongannya gugur dalam pertempuran. Akibat peristiwa itu langkah-langkah diplomasi Hayam Wuruk gagal dan Gajah Mada dinonaktifkan dari jabatannya karena dipandang lebih menginginkan pencapaiannya dengan jalan melakukan invasi militer padahal hal ini tidak boleh dilakukan.

Dalam Nagarakretagama diceritakan hal yang sedikit berbeda. Dikatakan bahwa Hayam Wuruk sangat menghargai Gajah Mada sebagai Mahamantri Agung yang wira, bijaksana, serta setia berbakti kepada negara. Sang raja menganugerahkan dukuh “Madakaripura” yang berpemandangan indah di Tongas, Probolinggo, kepada Gajah Mada. Terdapat pendapat yang menyatakan bahwa pada 1359, Gajah Mada diangkat kembali sebagai patih; hanya saja ia memerintah dari Madakaripura

Akhir hidup


“Tersebut pada tahun saka angin delapan utama (1285). Baginda menuju Simping demi pemindahan candi makam… Sekembalinya dari Simping segera masuk ke pura. Terpaku mendengar Adimenteri Gajah Mada gering. Pernah mencurahkan tenaga untuk keluhuran ke Jawa. Di Pulau Bali serta Kota Sadeng memusnahkan musuh.”

Begitulah bunyi pemberitaan dalam Kakawin Nagarakretagama pupuh 70/1-3 dikutip Slamet Muljana dalam Tafsir Sejarah Nagarakretagama. Raja Majapahit Rajasanegara atau Hayam Wuruk yang sedang melakukan perjalanan upacara keagamaan ke Simping (Blitar) dikejutkan dengan berita Gajah Mada sakit. Dia segera kembali ke ibukota Majapahit.

Meski perannya di Kerajaan Majapahit begitu melegenda, akhir riwayat Gajah Mada hingga kini masih belum jelas. Arkeolog Universitas Indonesia, Agus Aris Munandar dalam Gajah Mada Biografi Politik menulis, ada berbagai sumber yang mencoba menjelaskan akhir hidup Gajah Mada. Sumber pertama adalah Kakawin Nagarakretagama yang ditulis oleh Mpu Prapanca itu mengisahkan akhir hidup Gajah Mada dengan kematiannya yang wajar pada tahun 1286 Saka (1364 M). Dari cerita-cerita rakyat Jawa Timur, Gajah Mada dikisahkan menarik diri setelah Peristiwa Bubat dan memilih hidup sebagai pertapa di Madakaripura di pedalaman Probolinggo selatan, wilayah kaki pegunungan Bromo-Semeru. Di wilayah Probolinggo ini memang terdapat air terjun bernama Madakaripura yang airnya jatuh dari tebing yang tinggi. Di balik air terjun yang mengguyur bak tirai itu terdapat deretan ceruk dan satu goa yang cukup menjorok dalam dan dipercaya dulu Gajah Mada menjadi pertapa dengan menarik diri dari dunia ramai sebagai wanaprastha (menyepi tinggal di hutan) hingga akhir hayatnya.

Adapun Kidung Sunda menyebutkan bahwa Gajah Mada tidak meninggal. Kidung ini membeberkan bahwa Gajah Mada moksa dalam pakaian kebesaran bak Dewa Visnu. Dia moksa di halaman kepatihan kembali ke khayangan. Namun, Agus Aris Munandar menyatakan bahwa akhir kehidupan Gajah Mada lenyap dalam uraian ketidakpastian karena dia malu dengan pecahnya tragedi Bubat. Selanjutnya, menurut Agus, bisa ditafsirkan bahwa Gajah Mada memang sakit dan meninggal di Kota Majapahit atau di area Karsyan yang tak jauh dari sana. Itu sebagaimana dengan keterangan kembalinya Rajasanagara ke ibukota Majapahit dalam Nagarakretagama, segera setelah mendengar sang patih sakit.

Absennya Gajah Mada dalam politik Majapahit meninggalkan luka bagi sang raja. Hayam Wuruk sangat bersedih. Bahkan dikisahkan raja itu begitu putus asa. Dia langsung menemui ibunya, kedua adik, dan kedua iparnya untuk membicarakan pengganti kedudukan sang Mahapatih Amangkubhumi. Namun, “Baginda berpegang teguh, Adimenteri Gadjah Mada tak akan diganti,” tulis Nagarakretagama pupuh 71/3.

Hayam Wuruk pun mengadakan sidang Dewan Sapta Prabu untuk memutuskan pengganti Gajah Mada. Karena tidak ada satu pun yang sanggup menggantikan Patih Gajah Mada, Hayam Wuruk kemudian memilih empat Mahamantri Agung dibawah pimpinan Mpu Nala Tanding untuk selanjutnya membantunya dalam menyelenggarakan segala urusan negara. Namun hal itu tidak berlangsung lama. Mereka pun digantikan oleh dua orang mentri yaitu Gajah Enggon dan Gajah Manguri. Akhirnya Hayam Wuruk memutuskan untuk mengangkat Gajah Enggon sebagai Mahapatih Amangkubhumi menggantikan posisi Gajah Mada.

Agama Gajah Mada


Para ahli berpendapat, Berdasarkan sumber tertulis seperti Pararaton dan Nagarakretagama, Siwa (cabang dari Hindu) dan Buddha merupakan agama resmi kerajaan. Raja-raja Majapahit umumnya beragama Siwa, kecuali Tribuana Tunggadewi, ibunda Hayam Wuruk, yang beragama Buddha. …Majapahit banyak mewariskan tempat-tempat suci, lokasi ritual pada masa itu. Bentuknya candi, pemandian, dan gua-gua pertapaan. Bangunan-bangunan suci di Majapahit ini kebanyakan dibangun penganut Siwa dan sebagian kecil didirikan pemeluk Buddha.

Dalam Nagarakratagama tertulis, “…tersebutlah dukuh kasogatan Madakaripura dengan pemandangan yang indah, tanahnya anugerah Baginda kepada Gajah Mada”. Dengan dibubuhkannya “kasogatan”, sejumlah pakar percaya bahwa Gajah Mada adalah pemeluk Buddha. Di luar itu semua, Gajah Mada bukan pemuka agama. Ia adalah konseptor politik dan pengendali pemerintahan Majapahit.

Bukti Lain Tentang Gajah Mada


koinmajapahitBerdasarkan kajian dan temuan, ditemukan atau adanya koin-koin emas Majapahit yang bertuliskan kata-kata ˜La Ilaha Illallah Muhammad Rasulullah. Alat pembayaran atau  koin merupakan sebuah alat pembayaran resmi yang berlaku di sebuah wilayah kerajaan. Pada masa itu Hindu atau Budha yang menjadi mayoritas, ternyata terdapat  koin yang bertuliskan kalimat tauhid seperti diatas, koin ini sampai saat ini masih ditemukan di ruang logam koleksi Museum Trowulan, yang membentuk lambang surya majapahit ditengah (berlubang) dan di sekelilingnya terdapat inskripsi aksara arab

nisaTemuan  lain yang ada adalah : Pada batu nisan Syaikh Maulana Malik Ibrabim (Sunan Gresik) terdapat tulisan yang menyatakan bahwa beliau adalah seorang Qadhi (hakim agama Islam) kerajaan Majapahit. Apakah ini menunjukkan bahwa Agama Islam merupakan agama resmi kerajaan tersebut ? kemudian temuan lainnya adalah Pendahulu kerajaan Majapahit : raden_wijayaRaden Wijaya adalah cucu dari Prabu Guru Dharmasiksa, seorang Raja Sunda sekaligus ulama Islam Pasundan  Raden Wijaya bergelar Kertarajasa Jayawardhana (menggunakan bahasa sansekerta yang lazim digunakan saat itu), bukan merupakan bukti  seorang pemeluk Hindu. Gelar seperti ini (menggunakan bahasa sansekerta) ternyata masih juga digunakan oleh raja-raja muslim jawa zaman sekarang seperti Hamengkubuwono dan Paku Alam di Yogyakarta serta Pakubuwono di Surakarta/Solo.

simbolmajapahit2Lambang kerajaan Majapahit berupa delapan sinar matahari yang memiliki  arti sifat, asma, ma’rifat, Adam, Muhammad, Allah, tauhid dan Dzat. Apakah percampuran kerajaan Hindu memiliki logo/lambang dengan arti arti tertentu ini ?

Patih Gajah Mada terdapat pendapat namanya adalah Gaj Ahmada Pengucapan orang jawa menjadi Gajahmada untuk memudahkan pengucapan dan belakangan ditulis terpisah menjadi Gajah Mada . Kerajaan Majapahit mencapai puncak keemasan pada masa Patih Gaj Ahmada. Pendapat juga saat gajah mada mengundurkan diri dari kerajaan, Patih Gaj Ahmada lebih dikenal dengan sebutan Syaikh Mada oleh masyarakat sekitar. Pernyataan ini diperkuat dengan bukti fisik yaitu pada nisan makam Gaj Ahmada di Mojokerto terdapat tulisan ˜La Ilaha Illallah Muhammad Rasulullah

Dalam geopolitik dunia, pendapat ini di dukung  bahwa tahun 1253 M, tentara Mongol pimpinan Hulagu Khan menyerbu Baghdad. Timur tengah pun berada dalam situasi konflik yang tidak menentu. Terjadilah eksodus besar-besaran (pengungsian) kaum muslim dari Timur Tengah (tetutama keturunan Nabi yang biasa dikenal dengan sebutan alawiyah). Mereka menuju kawasan Nuswantara (atau Nusantara) yang kaya akan sumber daya alamnya. Mereka pun menetap dan melanjutkan keturunan yang sebagian besar menjadi penguasa kerajaan-kerajaan di nusantara, termasuk kerajaan Majapahit.

Benarkah Majaphit Kesultanan Muslim dan Gajah Mada Muslim ?


Bukti bukti menunjukkan antara lain (dikutip dari berbagai sumber online) : artefak berbau Islam dari masa Majapahit memang banyak ditemukan., Di Makam Troloyo, ada 100-an nisan dengan hiasan tulisan Arab. Nisan itu berasal dari masa 1203 – 1533 Masehi. Artinya, ada sejumlah nisan yang berasal dari masa sebelum berdirinya Majapahit pada 1292. Ini berbeda dengan pandangan umum yang menyatakan bahwa Islam baru muncul pada akhir kerajaan itu.

Identitas agama Gajah Mada dan Majapahit bisa dilihat dari prasasti dan hingga sistem pemerintahan. Gelar raja, misalnya, sudah bisa menjadi bukti bahwa Majapahit merupakan kerajaan bercorak Hindu-Buddha. Raden Wijaya bergelar Krtarajasa Djayawarddhana Anantawikramotunggadewa. Djayawardhana itu sudah jelas Hindu . karena artinya keturunan Dewa Wisnu yang bertahta Identitas agama Majapahit juga bisa dilihat dari konsep dewaraja. Setiap raja di Majapahit memiliki dewa pujaan pribadi. Saat raja itu meninggal, dia diyakini akan bersatu dengan dewanya. Candi yang dibuat pasca meninggalnya raja itu akan dihiasi oleh figur sang raja yang digambarkan sebagai dewa pujaannya kemudian penataan kota Majapahit yang memperhatikan letak gunung yang dipercaya sebagai tempat suci dan corak prasasti.

Surya Majapahit yang diklaim menjadi bukti keislaman kerajaan itu, menuturkan bahwa delapan sinar yang ada pada lambang itu sebenarnya adalah tanda arah mata angin. Dalam kepercayaan Majapahit, tiap arah angin punya dewanya sendiri. Sinar Majapahit menjadi ciri khas candi-candi peninggalan Majapahit di mana corak itu dijumpai pada batu sungkupnya. Agama Gajah Mada sendiri dipercaya adalah Buddha. Bukti penguatnya adalah catatan kitab Negarakertagama yang menyebut bahwa setelah pensiun, dia dianugerahi tanah Kebuddhaan yang bernama Madakarupira. Lokasi tanah itu berada di selatan Pasuruan.

Jatuhnya Majapahit


Apakah Majaphit adalah Kesultanan Islam dan Gajah Mada adalah Muslim ? , hal ini tentu dapat terjawab dari, peninggalan jumlah cagar budaya yang berupa bangunan dan arca -yang tersebar luas di kawasan yang diyakini merupakan peninggalan kerajaan Majapahit- semuanya bersifat Hindu-Buddha. “Benda-benda tidak bergerak itu tersebar sampai ke daerah Malang dan sebagainya, dan bangunannya jumlahnya ratusan, (bersifat) Hindu-Buddha,

Peninggalan lain adalah akhir majapahit, Sesudah mencapai puncaknya pada abad ke-14, kekuasaan Majapahit berangsur-angsur melemah. Setelah wafatnya Hayam Wuruk pada tahun 1389, Majapahit memasuki masa kemunduran akibat konflik perebutan takhta. Pewaris Hayam Wuruk adalah putri mahkota Kusumawardhani, yang menikahi sepupunya sendiri, pangeran Wikramawardhana. Hayam Wuruk juga memiliki seorang putra dari selirnya Wirabhumi yang juga menuntut haknya atas takhta. Perang saudara yang disebut Perang Paregreg diperkirakan terjadi pada tahun 1405-1406, antara Wirabhumi melawan Wikramawardhana. Perang ini akhirnya dimenangi Wikramawardhana, semetara Wirabhumi ditangkap dan kemudian dipancung. Tampaknya perang saudara ini melemahkan kendali Majapahit atas daerah-daerah taklukannya di seberang.

Raja-raja Majapahit,  Silsilah wangsa Rajasa, keluarga penguasa Singhasari dan Majapahit. Para penguasa Majapahit adalah penerus dari keluarga kerajaan Singhasari, yang dirintis oleh Sri Ranggah Rajasa, pendiri Wangsa Rajasa pada akhir abad ke-13. Berikut adalah daftar penguasa Majapahit. Perhatikan bahwa terdapat periode kekosongan antara pemerintahan Rajasawardhana (penguasa ke-8) dan Girishawardhana yang mungkin diakibatkan oleh krisis suksesi yang memecahkan keluarga kerajaan Majapahit menjadi dua kelompok

  1. Raden Wijaya Kertarajasa Jayawardhana 1293 – 1309
  2. Kalagamet Sri Jayanagara 1309 – 1328
  3. Sri Gitarja Tribhuwana Wijayatunggadewi 1328 – 1350
  4. Hayam Wuruk Sri Rajasanagara 1350 – 1389
  5. Wikramawardhana 1389 – 1429
  6. Suhita Dyah Ayu Kencana Wungu 1429 – 1447
  7. Kertawijaya Brawijaya I 1447 – 1451
  8. Rajasawardhana Brawijaya II 1451 – 1453
  9. Purwawisesa atau Girishawardhana Brawijaya III 1456 – 1466
  10. Bhre Pandansalas, atau Suraprabhawa Brawijaya IV 1466 – 1468
  11. Bhre Kertabumi Brawijaya V 1468 – 1478
  12. Girindrawardhana Brawijaya VI 1478 – 1498
  13. Patih Udara 1498 – 1518

Pada kurun pemerintahan Wikramawardhana, serangkaian ekspedisi laut Dinasti Ming yang dipimpin oleh laksamana Cheng Ho, seorang jenderal muslim China, tiba di Jawa beberapa kali antara kurun waktu 1405 sampai 1433. Sejak tahun 1430 ekspedisi Cheng Ho ini telah menciptakan komunitas muslim China dan Arab di beberapa kota pelabuhan pantai utara Jawa, seperti di Semarang, Demak, Tuban, dan Ampel; maka Islam pun mulai memiliki pijakan di pantai utara Jawa.

Wikramawardhana memerintah hingga tahun 1426, dan diteruskan oleh putrinya, Ratu Suhita, yang memerintah pada tahun 1426 sampai 1447. Ia adalah putri kedua Wikramawardhana dari seorang selir yang juga putri kedua Wirabhumi. Pada 1447, Suhita mangkat dan pemerintahan dilanjutkan oleh Kertawijaya, adik laki-lakinya. Ia memerintah hingga tahun 1451. Setelah Kertawijaya wafat, Bhre Pamotan menjadi raja dengan gelar Rajasawardhana dan memerintah di Kahuripan. Ia wafat pada tahun 1453 AD. Terjadi jeda waktu tiga tahun tanpa raja akibat krisis pewarisan takhta. Girisawardhana, putra Kertawijaya, naik takhta pada 1456. Ia kemudian wafat pada 1466 dan digantikan oleh Singhawikramawardhana. Pada 1468 pangeran Kertabhumi memberontak terhadap Singhawikramawardhana dan mengangkat dirinya sebagai raja Majapahit.

Ketika Majapahit didirikan, pedagang Muslim dan para penyebar agama sudah mulai memasuki Nusantara. Pada akhir abad ke-14 dan awal abad ke-15, pengaruh Majapahit di seluruh Nusantara mulai berkurang. Pada saat bersamaan, sebuah kerajaan perdagangan baru yang berdasarkan Islam, yaitu Kesultanan Malaka, mulai muncul di bagian barat Nusantara. Di bagian barat kemaharajaan yang mulai runtuh ini, Majapahit tak kuasa lagi membendung kebangkitan Kesultanan Malaka yang pada pertengahan abad ke-15 mulai menguasai Selat Malaka dan melebarkan kekuasaannya ke Sumatera. Sementara itu beberapa jajahan dan daerah taklukan Majapahit di daerah lainnya di Nusantara, satu per satu mulai melepaskan diri dari kekuasaan Majapahit.

Setelah mengalami kekalahan dalam perebutan kekuasaan dengan Bhre Kertabumi, Singhawikramawardhana mengasingkan diri ke pedalaman di Daha (bekas ibu kota Kerajaan Kediri) dan terus melanjutkan pemerintahannya di sana hingga digantikan oleh putranya Ranawijaya pada tahun 1474. Pada 1478 Ranawijaya mengalahkan Kertabhumi dengan memanfaatkan ketidakpuasan umat Hindu dan Budha atas kebijakan Bhre Kertabumi serta mempersatukan kembali Majapahit menjadi satu kerajaan. Ranawijaya memerintah pada kurun waktu 1474 hingga 1498 dengan gelar Girindrawardhana hingga ia digulingkan oleh Patih Udara. Akibat konflik dinasti ini, Majapahit menjadi lemah dan mulai bangkitnya kekuatan kerajaan Demak yang didirikan oleh keturunan Bhre Wirabumi di pantai utara Jawa.

Waktu berakhirnya Kemaharajaan Majapahit berkisar pada kurun waktu tahun 1478 (tahun 1400 saka, berakhirnya abad dianggap sebagai waktu lazim pergantian dinasti dan berakhirnya suatu pemerintahan) hingga tahun 1518.

Dalam tradisi Jawa ada sebuah kronogram atau candrasengkala yang berbunyi sirna ilang kretaning bumi. Sengkala ini konon adalah tahun berakhirnya Majapahit dan harus dibaca sebagai 0041, yaitu tahun 1400 Saka, atau 1478 Masehi. Arti sengkala ini adalah “sirna hilanglah kemakmuran bumi”. Namun yang sebenarnya digambarkan oleh candrasengkala tersebut adalah gugurnya Bhre Kertabumi, raja ke-11 Majapahit, oleh Girindrawardhana.

Munculnya Kesultanan Demak


Girisawardhana, putra Kertawijaya, naik takhta pada 1456. Ia kemudian wafat pada 1466 dan digantikan oleh Singhawikramawardhana. Pada 1468 pangeran Kertabhumi memberontak terhadap Singhawikramawardhana dan mengangkat dirinya sebagai raja Majapahit.

Singhawikramawardhana  mengalami kekalahan dalam perebutan kekuasaan dengan Bhre Kertabumi, Singhawikramawardhana mengasingkan diri ke pedalaman di Daha (bekas ibu kota Kerajaan Kediri) dan terus melanjutkan pemerintahannya di sana hingga digantikan oleh putranya Ranawijaya pada tahun 1474. Pada 1478 Ranawijaya mengalahkan Kertabhumi dengan memanfaatkan ketidakpuasan umat Hindu dan Budha atas kebijakan Bhre Kertabumi serta mempersatukan kembali Majapahit menjadi satu kerajaan. Ranawijaya memerintah pada kurun waktu 1474 hingga 1498 dengan gelar Girindrawardhana hingga ia digulingkan oleh Patih Udara. Akibat konflik dinasti ini, Majapahit menjadi lemah dan mulai bangkitnya kekuatan kerajaan Demak yang didirikan oleh keturunan Bhre Wirabumi di pantai utara Jawa.

Kesultanan Demak yang sudah muslim adalah keturunan Kertabhumi, sehingga saat pertempuran,   Raden Patah yang saat itu adalah adipati Demak sebetulnya berupaya membantu ayahnya dengan mengirim bala bantuan dipimpin oleh Sunan Ngudung, tetapi mengalami kekalahan bahkan Sunan Ngudung meninggal di tangan Raden Kusen adik Raden Patah yang memihak Ranawijaya hingga para dewan wali menyarankan Raden Fatah untuk meneruskan pembangunan masjid Demak.

Hal ini diperkuat oleh prasasti Jiyu dan Petak, Ranawijaya mengaku bahwa ia telah mengalahkan Kertabhumi  dan memindahkan ibu kota ke Daha (Kediri). Peristiwa ini memicu perang antara Ranawijaya dengan Kesultanan Demak, karena penguasa Demak adalah keturunan Kertabhumi. Sebenarnya perang ini sudah mulai mereda ketika Patih Udara melakukan kudeta ke Girindrawardhana dan mengakui kekuasan Demak bahkan menikahi anak termuda Raden Patah, tetapi peperangan berkecamuk kembali ketika Prabu Udara meminta bantuan Portugis. Sehingga pada tahun 1518, Demak melakukan serangan ke Daha yang mengakhiri sejarah Majapahit dan ke Malaka. Sejumlah besar abdi istana, seniman, pendeta, dan anggota keluarga kerajaan mengungsi ke pulau Bali. Pengungsian ini kemungkinan besar untuk menghindari pembalasan dan hukuman dari Demak akibat selama ini mereka mendukung Ranawijaya melawan Kertabhumi.

Dengan jatuhnya Daha yang dihancurkan oleh Demak pada tahun 1518, kekuatan kerajaan Islam pada awal abad ke-16 akhirnya mengalahkan sisa kerajaan Majapahit.Demak di bawah pemerintahan Raden (kemudian menjadi Sultan) Patah (Fatah), diakui sebagai penerus kerajaan Majapahit. Menurut Babad Tanah Jawi dan tradisi Demak, legitimasi Raden Patah karena ia adalah putra raja Majapahit Brawijaya V dengan seorang putri China.

Catatan sejarah dari Tiongkok, Portugis (Tome Pires), dan Italia (Pigafetta) mengindikasikan bahwa telah terjadi perpindahan kekuasaan Majapahit dari tangan penguasa Hindu ke tangan Adipati Unus, penguasa dari Kesultanan Demak, antara tahun 1518 dan 1521 M.

Demak memastikan posisinya sebagai kekuatan regional dan menjadi kerajaan Islam pertama yang berdiri di tanah Jawa. Saat itu setelah keruntuhan Majapahit, sisa kerajaan Hindu yang masih bertahan di Jawa hanya tinggal kerajaan Blambangan di ujung timur, serta Kerajaan Sunda yang beribukota di Pajajaran di bagian barat. Perlahan-lahan Islam mulai menyebar seiring mundurnya masyarakat Hindu ke pegunungan dan ke Bali. Beberapa kantung masyarakat Hindu Tengger hingga kini masih bertahan di pegunungan Tengger, kawasan Bromo dan Semeru.

Keturunan Majapahit


Sesuai keterangan diatas, keturunan majaphait terbagi menjadi dua, yaitu menjadi tetap hindu yang menetap di Bali dan Tengger Bromo dan yang Muslim di mulai dari Demak dan akhirnya menjadi mayoritas di Indonesia.

Majapahit lemah akibat pertempuran dan konflik terus menerus yang disebutkan diatas, maka Majapahit adalah kerajaan Hindu dan Gajah Mada  masih bercorak hindu, hingga garis keturunan dari majapahit terbelah menjadi dua menjadi tetap hindu dan muslim.

Misteri Patih Gajah Mada & Majapahit Dalam Al-Quran


Simbol demi simbol yang berlalu dalam sejarah, budaya dan peninggalan merupakan simbol alam semesta yang hadir pada manusia untuk dapat direnungkan akan keberadaanNya di dunia yang biasanya muncul berupa keteraturan, perhatikan kata kunci dari sejarah panjang hingga lahirnya Indonesia

Kata kunci ini adalah : majapahit, gajah mada, jawa, palapa, madakaripura

Dimulai dari MAJAPAHIT, orang indonesia sangat populer dan familiar dengan nama ini, Jika A=1, B=2 … maka MAJAPAHIT = 79, hal ini tertuang dalam firman Allah Surat ke 79, 79 Surah An-Nazi’at النّازعات  yang berarti Malaikat-Malaikat Yang Mencabut berisi 46 ayat, dan ajaib … sangat ajaib … jika A=1, B=2 … GAJAHMADA=46.

Hal ini tentu sangat teratur sekali akan informasi MAJAPAHIT=79 dan GAJAHMADA=46 yang ternyata tertuang dalam al-quran dalam bahasa simbol angka merujuk pada surat al-quran ke 79 berisi 46 ayat (kebetulankah ? ) dan surat ini diwahyukan dalam urutan ke 81 sebagai bentuk lain dari GAJAHMADA+JAWA yaitu 46+35=81

Dan perhatikan lagi keteraturan berikutnya, jika A=1, B=2 … JAWA=35, maka sebuah keteraturan, GAJAHMADA=46 dan JAWA=35 tertuang pada firman Allah surat ke 46 Surah Al-Ahqaf الَأحقاف yang berarti Bukit-bukit pasir berisi 35 ayat diturunkan dalam urutan pewahyuan ke 66

Ajaibnya … firman Allah yang tersimbol dari MAJAPAHIT=79 dan GAJAHMADA=46, kemudian GAJAHMADA=46 dan JAWA=35 dua-duanya memberikan informasi yang mirip mengenai periode waktu yang SINGKAT

[79:46] Pada hari mereka melihat hari berbangkit itu, mereka merasa seakan-akan tidak tinggal (di dunia) melainkan (sebentar saja) di waktu sore atau pagi hari

[46:35] Maka bersabarlah kamu seperti orang-orang yang mempunyai keteguhan hati dari rasul-rasul telah bersabar dan janganlah kamu meminta disegerakan (azab) bagi mereka. Pada hari mereka melihat azab yang diancamkan kepada mereka (merasa) seolah-olah tidak tinggal (di dunia) melainkan sesaat pada siang hari. (Inilah) suatu pelajaran yang cukup, maka tidak dibinasakan melainkan kaum yang fasik.

Pelajaran penting dari MAJAPAHIT dan GAJAHMADA adalah sebuah kerajaan yang runtuh, ditemukan petilasan dan peninggalan sejarahnya, mirip candi borobudur, prambanan dlsb, hingga menjadi jelas, mengapa kerajaan yang duluya megah menjadi runtuh, namun cita-cita palapa adalah tetap dipersatukannya nusantara, Satelit telekomunikasi Indonesia yang pertama dinamakan Satelit Palapa, yang menonjolkan perannya sebagai pemersatu telekomunikasi rakyat Indonesia.

Jika A=1, B=-2 … PALAPA=47 yang merujuk pada al-quran surat ke 47, Surah Muhammad محمّد Muhammad 38, hingga munculah negara Indonesia sebagai negeri nusantara yang diproklamirkan oleh dua orang muslim yakni Ir. Soekarno dan M. Hatta.

Rahasia GajahMada Dalam Al-Quran


Tokoh penting dalam perjalanan sejarah indonesia sengaja di tampakkan olehNya untuk memuat simbol simbol dan perumpamaan penting,  sekali lagi perhatikan, GAJAHMADA=46 dan JAWA=35 tertuang pada firman Allah surat ke 46 Surah Al-Ahqaf الَأحقاف yang berarti Bukit-bukit pasir berisi 35 ayat diturunkan dalam urutan pewahyuan ke 66, sebuah simbol 66 adalah deretan 1+2+3+4+…+11=66 yang mengacu pada keruntuhan Majaphit pada garis keturunan yang ke 11, Bhre Kertabumi Brawijaya V 1468 – 1478 berperang dengan Girindrawardhana Brawijaya VI 1478 – 1498

Sumpah Palapa=47 (bentuk sederhana 4+7=11) adalah runtuh saat keturunan ke 11 berperang, hingga akhirnya dimenangkan oleh kerajaan Demak, kekuatan kerajaan Demak yang didirikan oleh keturunan Bhre Wirabumi di pantai utara Jawa. Kesultanan Demak yang sudah muslim adalah keturunan Kertabhumi, dan kemudian muncul lagi dalam bentuk indonesia, JIKA a=1, b=2 … INDONESIA=90 yang tertuang dalam firman Allah swt surat ke 90 Surah Al-Balad البلد yang berarti Negeri berisi 20 ayat diturunkan dalam pewahyuan ke  35 (ingat JAWA=35, hingga proklamasi itu sendiri dilakukan pada 17-8-1945 yang membentuk 1+7+8+1+9+4+5=35)

Sebuah simbol 90+20=110 yang merupakan simbol selanjutnya dari keteraturan yang terjadi, Dengan sangat jelas bahwa surat ke 90 berisi 20 ayat dalam bentuk sederhana adalah 9+0+2+0=11 (SEBELAS), diproklamirkan di Jakarta, jika A=1, B=2… JAKARTA=62 adalah salah satu surat al-quran yang memiliki ayat 11, 62 Surah Al-Jumu’ah الجمعة Hari Jum’at berisi 11 ayat diturunkan dalam pewahyuan ke 110 (ingat penjelasan sebelumnya).

Proklamasi itu sendiri dilakukan di hari jumat, Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dilaksanakan pada hari Jumat, 17 Agustus 1945 tahun Masehi,  yang dibacakan oleh Soekarno dengan didampingi oleh Drs. Mohammad Hatta bertempat di Jalan Pegangsaan Timur 56, Jakarta Pusat.

Wasiat GajahMada Dalam Al-Quran


Wasiat atau peninggalan penting gajahmada yang terus menerus di-ingat manusia di indonesia bukanlah pusaka, tombak keris dlsb adalah  GAJAHMADA=46 merupakan makna penting bagi Indonesia, jika melintas di jalan jalan GAJAHMADA, maka sebenarnya makna simbol telah terbangun sebagai memori firman Allah surat ke 46 yang diawali dengan simbol huruf arab Ha mim dimana terdapat tujuh surat yang memiliki awalan Ha Mim حم

Jika Alif =1, Ba=2 … maka Ha mim adalah huruf ke 6 dan 24 yang melambangkan 6+24=30 sebagai jumlah juz dalam al-quran sebanyak 30 juz,  Huruf Ha Mim ditemukan dalam al-quran

  1. permulaan Surah Ghafir ( 40:1)
  2. permulaan Surah Fussilat ( 41:1)
  3. permulaan Surah Al-Syura ( 42:1)
  4. permulaan Surah Al-Zukhruf ( 43:1)
  5. permulaan Surah Ad-Dukhan ( 44:1)
  6. permulaan Surah Al-Jathiyah ( 45:1 )
  7. permulaan Surah Al-Ahqaf ( 46:1 )

Tujuh surat al-quran yang memuat Ha mim, pada hakikatnya merujuk pada jumlah tujuh huruf penyusun al-quran, huruf Alquran (alif, lam, qof, ro, hamzah, alif dan nun).

Sekali lagi Wasiat GajahMada Dalam Al-Quran merujuk pada keteraturan demi keteraturan agar manusia indonesia berpegang pada yang tujuh itu yakni Al-Quran

Inilah Warisan Gajah Mada Bagi Indonesia


Kejayaan yang dibangun GajahMada runtuh hal ini dapat dijadikan pelajaran, yang telah dijelaskan diatas bahwa idiom yang populer GAJAHMADA merujuk pada Al-quran, sebagai iktibar, anti thesis bahwa jika tidak ingin runtuh maka jangan tinggalkan al-quran, hal ini diperkuat warisan Gajahmada ditemukan di akhir hayatnya yang banyak menyebut tentang madakaripura

Dari cerita-cerita rakyat Jawa Timur, Gajah Mada dikisahkan menarik diri setelah Peristiwa Bubat dan memilih hidup sebagai pertapa di Madakaripura di pedalaman Probolinggo selatan, wilayah kaki pegunungan Bromo-Semeru. Di wilayah Probolinggo ini memang terdapat air terjun bernama Madakaripura yang airnya jatuh dari tebing yang tinggi. Di balik air terjun yang mengguyur bak tirai itu terdapat deretan ceruk dan satu goa yang cukup menjorok dalam dan dipercaya dulu Gajah Mada menjadi pertapa dengan menarik diri dari dunia ramai sebagai wanaprastha (menyepi tinggal di hutan) hingga akhir hayatnya.

Dalam Nagarakretagama diceritakan hal yang sedikit berbeda. Dikatakan bahwa Hayam Wuruk sangat menghargai Gajah Mada sebagai Mahamantri Agung yang wira, bijaksana, serta setia berbakti kepada negara. Sang raja menganugerahkan dukuh “Madakaripura” yang berpemandangan indah di Tongas, Probolinggo, kepada Gajah Mada. Terdapat pendapat yang menyatakan bahwa pada 1359, Gajah Mada diangkat kembali sebagai patih; hanya saja ia memerintah dari Madakaripura

Apakah GajahMada, Madakaripura hanya sekedar simbol saja ? sebab GajahMada memuat simbol2x al-quran, maka sungguh ajaib dan sekali lagi ajaib, warisan GajahMada adalah MADAKARIPURA tiada lain jika A=1, B=2 … MADAKARIPURA=114, tiada lain adalah jumlah surat dalam al-quran !

Majapahit Hanya Bertahan 200 tahunan


Dimulai dari pendirian Majapahit: Raden Wijaya Kertarajasa Jayawardhana 1293 – 1309, kemudian sampai 225 tahun kemudian hilang dari catatan sejarah Patih Udara 1498 – 1518, hanya 200 tahun saja kekuasaan Majapahit hal ini tentu jika ada manusia pada jaman itu, tentu sangat ingat karena hanya butuh 3 keturunan saja mengingat-ingat Majapahit, Jika Si A lahir sejaman dengan Raden Wijaya, dan si A berumur 70 tahun, maka Anaknya akan meneruskan jaman Majaphit, hingga si anak meninggal 70 tahun sehingga cucunya akan merasakan jaman Majapahit selama 70 tahun, tiga generasi saja dimulai muncul Majapahit, maka berikutnya cucunya telah melihat Majapahit telah hilang sebagai kerajaan.

Akhir peperangan yang paling menenggelamkan Majapahit adalah keturunan ke 11 Bhre Kertabumi Brawijaya V 1468 – 1478 dengan Girindrawardhana Brawijaya VI

Hal ini menunjukkan warning akan SEBELAS, hingga Begitu banyak tentang SEBELAS yang dibahas diatas, ada apakah ini ? baca Misteri Gunung Bromo Dalam AlQuran memuat tentang SEBELAS, GAJAHMADA=46 dan JAWA=35 tertuang pada firman Allah surat ke 46 Surah Al-Ahqaf الَأحقاف yang berarti Bukit-bukit pasir berisi 35 ayat diturunkan dalam urutan pewahyuan ke 66, sebuah simbol 66 adalah deretan 1+2+3+4+…+11=66

Makna SEBELAS sebagai siklus SEBELAS


Semua kejadian atau peristiwa, memiliki makna yang sangat dalam tidak hanya berlaku privat ke seseorang saja, namun lebih luas mejadi iktibar bagi semua prang untuk menjadi hikmah, agar senantiasa manusia mendekatkan diri padaNya karena di sekeliling mereka selalu ada peristiwa yang mengingatkan manusia akan kehadiranNya di muka bumi ini, sehingga saat manusia di minta pertanggung jawaban kelak, mereka tidak ada alasan lagi, bahwa tidak ada yang mengingatkan atas perlakuan/perilaku mereka saat di dunia, gambar disamping adalah capture saat tertanggal 8-Feb-2007 dan akhirnya terjadi ….

Keistimewaan Numerikal 11 pada Al-Quran:

Allah ta’ala melalui kitabNya yakni kitab suci Al-Quran memberikan penekanan yang lebih pada numerikal 11 ini:


1) Huruf ke 11 Za` :

(dalam bahasa Arab ز pada posisi lepas) adalah huruf kesebelas dalam abjad Arab. Huruf ini melambangkan fonem

Cara penulisan

Cara penulisan huruf (ز)
Posisi Lepas Posisi Awal Posisi Tengah Posisi Akhir
ز (Tidak ada) (Tidak ada) ـز

Huruf ke 11 yang terdapat penekanan khusus karena tercatat dalam al-quran disebut dua kali dalam satu surat yaitu surat ke 99 Surah Az-Zalzalah الزلزلة‎‎ yang berarti Kegoncangan berisi 8 ayat diturunkan di Madinah dalam urutan pewahyuan ke 93. Huruf Za` dituliskan runtun 2 kali ” Az-Zalzalah الزلزلة” yang menunjukkan penekanan akan hal ini


99. AL ZALZALAH (KEGONCANGAN)


[99:1] Apabila bumi digoncangkan dengan goncangan (yang dahsyat), [99:2] dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya,[99:3] dan manusia bertanya: “Mengapa bumi (menjadi begini)?”, [99:4] pada hari itu bumi menceritakan beritanya, [99:5] karena sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang sedemikian itu) kepadanya. [99:6] Pada hari itu manusia ke luar dari kuburnya dalam keadaan bermacam-macam, supaya diperlihatkan kepada mereka (balasan) pekerjaan mereka [99:7] Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. [99:8] Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula.


Surat ke 99 ini diwahyukan dalam urutan 93, sebagai memori surat ke 93 berisi 11 ayat dan diwahyukan ke 11 juga. Surat ke 93 Surah Ad-Duha الضحى‎‎ berarti Waktu matahari sepenggalahan naik (Dhuha) berisi 11 ayat diturunkan di Mekkah dalam urutan pewahyuan ke 11…. dan ajaib … surat ke 11 adalah surat 11 Surah Hud هود Nabi Hud berisi 123 ayat sebagai satu satunya surat al-quran yang memiliki ayat 123, sebagai hitungan makna berhitung 1+2+3+4…+11=66 yang merupakan ‘kebalikan’ dari 9999_66
Dalam simbol huruf arab angka 9 dalam lingkaran penuh yang kembali ke yang satu, sedangkan angka 6 menggantung tanpa kembali ke yang satu (lihat gambar disamping), hal ini dapat dijelaskan bahwa al-quran surat ke 99 berisi 8 ayat merupakan kombinasi 99+8=107 dan ajaib …. wahyu ke 107 adalah surat ke 66 Surah At-Tahrim التّحريم Mengharamkan berisi 12 ayat diwahyukan di Madinah dalam urutan pewahyuan 107… hal ini terungkap sebagai al-quran surat ke 107 Surah Al-Ma’un الْمَاعُونَ memiliki arti Barang-barang yang berguna berisi 7 ayat diturunkan di Mekkah dalam urutan pewahyuan ke 17.

Al-Quran surat ke 107 adalah salah satu dari lima surat yang memiliki pola nosurat+ayat 107+7=114 alif_lam_raa_62(memori jumlah surat al-quran) dan diterangkan dibawah bahwa jumlah ini menuju pada SEBELAS. Sekali lagi surat ke 107 diwahyukan ke 17 adalah memori terbesar saat Tsunami Aceh terjadi tgl 26-12-2004 yang membentuk memori 2+6+1+2+2+0+0+4=17 dan memori al-quran surat ke 17 Surah Al-Isra’ الإسرا yang berarti “Perjalanan Malam ” memiliki 111 ayat diturunkan di Mekkah dalam urutan pewahyuan ke 50. Surat ke 17 adalah salah satu dari SEBELAS surat yang dibahas dibawah sebagai 1+7+1+1+1=11 (SEBELAS) dan satu satunya surat yang urutan pewahyuan+jumlah ayat adalah 50+111=161,

Sebuah 44 yang terjadi dan terangkum pada al-quran surat ke 19 Surah Maryam مريم Maryam (Maria) berisi 98 ayat diwahyukan diMekkah dalam urutan 44, sebagaimana 19 yang diterangkan diatas, hingga sebuah keteraturan yang terjadi semuanya adalah 19+44+98=161 sebagai bentuk lain dari 99+62=161.

[1]Ketetapan Allah[2] pasti datang, maka janganlah kamu meminta agar dipercepat (datang)nya[3]. Mahasuci Allah dan Mahatinggi Dia dari apa yang mereka persekutukan[4]. (QS 16:1)

  1. Dalam ayat ini, Allah Ta’ala menerangkan dekatnya waktu azab yang diancamkan-Nya kepada orang-orang kafir dan menerangkan bahwa hal itu pasti terwujud. Yang demikian karena sesuatu yang akan datang adalah dekat.
  2. Ketetapan Allah di sini adalah hari kiamat yang telah diancamkan kepada orang-orang musyrikin. Dalam ayat tersebut digunakan fi’il madhi (kata kerja lampau) untuk menunjukkan benar-benar terjadi atau pasti.
  3. Sebelum tiba waktunya.
  4. Seperti perbuatan mereka, menisbatkan sekutu, anak, istri, dan tandingan kepada-Nya serta penisbatan lainnya yang sesungguhnya tidak layak dengan kebesaran-Nya, dan menafikan kesempurnaan-Nya.

sebagai bentuk sederhana dari 99+62=161, ingat bahwa surat ke 11 berisi AlifLamRo yang hurufnya mengandung 62 dan jika Alif=1, Ba=2 … maka AlifLamRo=34 yang merupakan 62+34=96 merujuk pada surat ke 96 Surah Al-‘Alaq العَلَق yang berati Segumpal Darah berisi 19 ayat diturunkan di Mekkah dalam urutan pewahyuan ke 1. …. [96:1] Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan, ….

2) Kisah Yusuf yang memuat 11 : ,

ketika Yusuf berkata kepada ayahnya: “Wahai ayahku , sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas bintang, matahari dan bulan; kulihat semuanya sujud kepadaku.” (QS 12:4) … Kisah ini sangat terkenal untuk menyelamatkan umat manusia, Allah swt memberikan iktibar kisah n. Yusuf lewat ilmu ta’bir mimpi sang raja yang memuat tentang 77 yaitu :

  • : “Yusuf, hai orang yang amat dipercaya, terangkanlah kepada kami tentang tujuh ekor sapi betina yang gemuk-gemuk yang dimakan oleh tujuh ekor sapi betina yang kurus-kurus dan tujuh bulir yang hijau dan lainnya yang kering agar aku kembali kepada orang-orang itu, agar mereka mengetahuinya.” (QS 12:46)

3) Kisah Penduduk yang Musnah

penduduk Madyan, Syu’aib : Syu’aib (bahasa Arab: شعيب; Shuʕayb, Shuʕaib, Shuaib) (sekitar 1600 SM – 1500 SM) adalah seorang nabi yang diutus kepada kaum Madyan dan Aikah menurut tradisi Islam. Ia diangkat menjadi nabi pada tahun 1550 SM. Namanya disebutkan sebanyak 11 kali di dalam Al-Qur’an dan ia wafat di Madyan. Syu’aib secara harafiah artinya “Yang Menunjukkan Jalan Kebenaran”. Karena menurut kisah Islam, Syu’aib telah berusaha untuk menujukkan jalan yang lurus kepada umatnya yaitu penduduk Madyan dan Aykah.

4) Surat al-Quran memiliki 11 ayat

Jumlah Surat dalam Al-quran memiliki 11 ayat berjumlah 5 surat, (terbanyak bersama surat yang memiliki 8 ayat) lima_surat_memiliki_11_ayat_

Al-quran memiliki kelompok jumlah ayat terbanyak adalah berada pada isi ayat sejumlah SEBELAS dan DELAPAN, sebagai makna 11+8=19 yang tertuang pada sebuah perumpammaan yang indah akan makna 19 ini yaitu tergambar dibawah ini Makna yang lain 11 dan 8 sebagai kelompok surat yang memiliki ayat terbanyak adalah surat yang memiliki ayat 11 dan ayat 8 merupakan makna yang kebesaran-allah-swt-pada-telapak-tangan-manusiadalam bahwa 1+1+8=10 sebagai jumlah jari manusia berjumlah 10 sebagai tanda khusus dari Allah Ta’ala tentang tangan manusia, seperti terlihat pada gambar disamping yang memuat 99 dan kembali lagi menjadi 9+9=18, Allah swt berfirman “

Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusi, supay Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari perbuatan mereka, agar mereka kembali .” (QS 30:41) Sepuluh jari manusia juga memuat memori tentang al-quran surat ke 10 Surah Yunus ينوس Nabi Yunus berisi 109 ayat yang juga memuat 1+0+1+0+9=11 (SEBELAS)

cover_bismilah


5) Pola Terbanyak adalah SEBELAS

Hitunglah dan amati daftar berikut ini


  1. Surat ke 10 memiliki 109 ayat, -> 1+1+9=11
  2. Surat ke 13 memiliki 43 ayat , -> 1+3+4+3=11
  3. Surat ke 17 memiliki 111 ayat, -> 1+7+1+1+1=11
  4. Surat ke 18 memiliki 110 ayat, -> 1+8+1+1+0=11
  5. Surat ke 20 memiliki 135 ayat, -> 2+0+1+3+5=11
  6. Surat ke 31 memiliki 34 ayat, -> 3+1+3+4=11
  7. Surat ke 63 memiliki 11 ayat, -> 6+3+1+1=11
  8. Surat ke 90 memiliki 20 ayat, -> 9+0+2+0=11
  9. Surat ke 102 memiliki 8 ayat -> 1+0+2+8=11
  10. Surat ke 105 memiliki 5 ayat, -> 1+0+5+5=11
  11. Surat ke 106 memoliki 4 ayat, -> 1+0+6+4=11

Jumlah surat AlQuran terbanyak yang memiliki pola nosurat dan ayat digitnya berjumlah 11,sebelas_11_ pola terbanyak pada Al-quran sebagai jumlah digitnya, semuanya membentuk 11 terdiri dari jumlah 11 juga, pola ini akan terus menerus muncul sebagai memori yang mudah dari peristiwa demi peristiwa yang terjadi, hal ini merupakan bagian dari peringatanNya dan agar manusia senantiasa mendekatkan diri padaNya, bahwa disekitar mereka terdapat tanda demi tanda kebesaran dan kekuasanNya sebagai bentuk keteraturan demi keteraturan yang terjadi

Makna 121


Sebuah 121 adalah makna yang dalam sebagai SEBELASxSEBELAS=121 dalam penekanan yang dalam akan arti SEBELAS sampai di-ulang dua kali hingga membentuk 121, dalam makna religi 121 terbentuk dari 99+22 yang kembali lagi membentuk 9+9+2+2=22, yang juga telah diterangkan sebelumnya sebagai memori al-quran surat dengan pola 22 ada 7 surat hingga kembali lagi membentuk sederhana 2+2+7=11 (SEBELAS)… sebagai penegasa adalah 121 adalah 114+7=121 sebagai jumlah surat al-quran berjumlah 114 dan huruf al-quran itu sendiri terdapat 7, sebagai makna yang dalam arti tujuh:

  • “Allah Pencipta langit dan bumi, bila Dia berkehendak (untuk menciptakan) sesuatu, maka cukup dengan hanya mengatakan: “Jadilah! lalu jadilah sesuatu itu”. Kalimat perintah penciptaan dalam ayat ini adalah ‘Kun fayakun’, yang struktur kalimat arabnya terdiri dari 7 huruf (kaf, nun, fa, ya, kaf, wawu dan nun).
  • Allah SWT telah menciptakan alam untuk mendukung kekhalifahan manusia dengan konsistensi struktur angka 7, yaitu di antaranya:-7 hari seminggu (Ahad, Senen, Selasa, Rabo, Kamis, Jum’at dan Sabtu).
  1. -7 planet (Sun, Moon, Vinus, Sturn, Jupiter, Mecury, dan Mars).
  2. -7 lapis langit (Troposfer, Stratosfer, Ozonosfer, Mesosfer, Termosfer, Ionosfer,dan Eksosfer).
  3. -7 lapis bumi (Inner Core, Core Outer, Gutenberg Discontinuity, Mantle, Mohorovicic Discontinuity, Asthenosphare, dan Crust).
  4. -7 warna pelangi (Red, Orange, Yellow, Green, Blue, Indigo, dan Violet).
  5. -7 benua (Afrika, Amerika Selatan, Amerika Utara, Antartika, Asia, Eropa, dan Oceania)
  6. -7 komponen atom (Electron, Proton, Quark, Boson, Meson, Photon, dan Lepton).

Allah SWT telah menciptakan manusia sebagai khalifah-Nya dengan konsistensi sruktur angka 7, yaitu diantaranya:

  1. -Tulang manusia berjumlah 206 jenis, dapat dikelompokan menjadi 14 kelompok, yang berarti 2×7.
  2. -7 (kelompok) tulang untuk bersujud (2 ujung kaki, 2 lutut, 2 telapak tangan dan 1 kening).
  3. -7 anggota badan (2 tangan, 2 kaki, 2 lutut, dan 1 wajah).
  4. -7 lubang di kepala (2 lubang mata, 2 lubang telinga, 2 lubang hidung dan 1 lubang mulut).
  5. -7 tahap pertumbuhan manusia (masa menyusui, disapih, bayi, remaja, pemuda, dewasa, dan masa tua).
  6. -7 dimensi kehidupan manusia (tubuh, pikiran atau mental, qolb emosi, fu’ad atau ruhani, nafs atau jiwa dan Ruh).
  7. -7 cara bepikir manusia (ta’qilun, yatafakkarun, yanzhurun, yafqahun, yatadabbarun, yasma’un, dan beraqal sehat atau ulil albab).

Dan Allah SWT telah memfirmankan Alquran sebagai petunjuk kekhalifahan manusia, juga dengan konsistensi angka 7, yaitu di antaranya:

  1. -7 huruf Alquran (alif, lam, qof, ro, hamzah, alif dan nun).
  2. -7 ayat Al-Fatihah (alif, lam, fa, alif, ta’, ha, dan ha).
  3. -7 dalam Alquran disebut sebanyak 27 kali dalam 23 surah. Bila angka ini dijumlakan: 2+7+2+3 = 14, yang berarti: 2 x 7.
  4. -7 macam bacaan Al-Quran (Nafi (w. 169 H); Ibn Katsir (w. 120 H); Abu ‘Amr (w. 154 H); Ibn ‘Amir (w. 118 H); Ashim (w. 128 H); Hamzah (w. 80 H); Al-Kisa’i (w. 189 H).
  5. -7 surat panjang Al-Quran ( Al-Baqarah, Ali Imran, Al-Maidah, An-Nissa’, Al ‘Araf, Al An’am dan Al-Anfal).
  6. -Al-Quran menggunakan 28 jenis huruf, yang berarti: 4×7.
  7. -Al-Quran mengandung 14 singkatan, yang berarti: 2×7.Maka, apakah kemunculan angka 7 ini kebetulan? Pasti tidak. Karena suatu yang kebetulan pasti tidak akan terjadi berulang-ulang. Apa lagi dengan pengulangan yang sangat sering dan terjadi dalam 3 konteks kehidupan yang berbeda: Alquran, manusia dan alam. Maka angka 7 ini adalah desain Allah. Dia telah menciptakannya sebagai sandi pesan tentang kemahaesaan dan kemahakuasaan-Nya, bagi orang-orang yang mau berpikir. Subhanallah.

6) Memori 114 (Jumlah Surat Al-Quran)

Pola Allah swt mentakdirkan Alquran berjumlah 114 surat, dan hanya 5 surat saja yang memiliki pola 114, sehingga numerikal ini membentuk 1+1+4+5=11 (SEBELAS)

  1. Surat Al-Hijir surat ke 15 berisi 99 ayat-> 15+99=114
  2. Surat Az-Zumar surat ke 39 berisi 75 ayat -> 39+75=114
  3. Surat Al-Ma’arij surat ke 70 berisi 44 ayat -> 70+44=114
  4. Surat Al-Ghasiyah surat ke 88 berisi 26 ayat -> 88+26=114
  5. Surat Al-Ma’un surat ke 107 berisi 7 ayat -> 107+7=114

Kunci sebelas dari al-quran merupakan sebuah pola yang teratur dan surat_114_5indah terbingkai dalam rentetan makna yang dalam yaitu jumlah digit dari semua surat di alquran yaitu digit nomor surat dan digit ayat di jumlahkan, maka hasil terbanyak adalah SEBELAS dari jumlah yang SEBELAS, seperti di tabel diatas tentang SEBELAS

Keajaiban dari numerikal 11 membentuk pola jumlah dgiti nosurat dan ayat terbanyak berisi SEBELAS dari semua pola yang ada, hal ini menunjukkan adanya PENEKANAN khusus akan makna SEBELAS ini. Sekali lagi hitung keteraturan ini, bahwa no surat digitnya di jumlahkan 1+0+1+3+1+7+1+8+2+0+3+1+6+3+9+0+1+0+2+1+0+5+1+0+6=62

Sekali lagi, hitung keteraturan ini, bahwa no surat digitnya di jumlahkan 1+0+1+3+1+7+1+8+2+0+3+1+6+3+9+0+1+0+2+1+0+5+1+0+6=62 dan jika ayatnya dijumlahkan keseluruhan berjumlah 59 yang terdiri dari semua jumlah ayatnya, 1+0+9+4+3+1+1+1+1+1+0+1+3+5+3+4+1+1+2+0+8+5+4=59, sehingga keseluruhan digit yang membentuk 62 dan 59 adalah 6+2+5+9=22 … Ada apakah dengan 22 ini ?

Sebuah pesan 22 yang universal, terdapat pada tujuh surat yang memiliki pola 22, seperti tabel disamping tujuh_surat_22Dan yang paling nyata tentang 22 ini adalah surat Muhammad yang ditakdirkan olehNya berada pada surat ke 47 dan berisi 38 ayat sehingga membentuk 4+7+3+8=22… Hingga Tujuh surat al-quran yang memiliki pola 22 dengan cara apapun akan membentuk 11 yaitu 2+2+7=11 (SEBELAS), sebagai informasi penting tentang 22 dan 7 adalah al-quran surat ke 22 ayat 7:

“dan sesungguhnya hari kiamat itu pastilah datang, tak ada keraguan padanya; dan bahwasanya Allah membangkitkan semua orang di dalam kubur. (QS 22:7)”

Jumlah dari semua surat (tujuh surat) berpola 22 adalah154 yang pada memori jaman modern sebuah merupakan peringatangempa_jepang_22_11_2014 bagi umat manusia, jumlahnya 154 merupakan memori, contoh kebinasaan yang muncul adalah saat gempa kembar di jepang dan china tgl -bln kembar 22-11-2014. Gempa kembar di tgl kembar bln kembar agar mudah di-ingat pada tahun 2014 terjadi di dua negeri, jika A=1, B=2 … JEPANGCHINA=88 seperti simbol dari lima surat berpola 114 diatas, atau dengan japanchina=77 merupakan makna 77 yang dijelaskan pada point ke satu. Dan Kemudian 154 (77+77) hari setelahnya terjadi gempa dahsyat di Nepal 25-4-2015, mengutip wikipedia: Gempa bumi Nepal 2015 (juga disebut Gempa bumi Himalaya) adalah sebuah gempa bumi berkekuatan 7,8 (Mw) yang terjadi pada pukul 11:56 NST (6:11:26 UTC) pada Sabtu 25 April 2015, dengan episenter sekitar 29 km (18 mi) dari timur-tenggara Lamjung, Nepal, dan pusat gempa di kedalaman sekitar 15 km (9.3 mi). Peristiwa tersebut merupakan gempa bumi paling kuat yang mengguncang Nepal sejak gempa bumi Nepal–Bihar 1934. Setidaknya 8,947 orang diketahui tewas akibat dari gempa menara_bersejarah_ambruk_terkena_gempa_nepal_25_4_2015bumi tersebut yang dikabarkan mengguncang Nepal dan beberapa wilayah India Utara, Tiongkok, dan Bangladesh. Bangunan-bangunan yang berusia berabad-abad hancur di Situs Warisan Dunia UNESCO di Lembah Kathmandu, termasuk beberapa bangunan di Alun-Alun Kathmandu Durbar dan menara Dharahara di Kathmandu . Gempa bumi Nepal tersebut terjadi akibat sesar Naik di pergunungan Himalaya. Proses pembentukan gunung Himalaya sendiri akibat pertemuan lempeng benua India dgn lempeng benua Eurasia, Korban 8,947 korban tewas, 23,447 korban luka – lukaplay_vidio_youtube
Lihat Vidio Misteri Ilahi Gempa Dahsyat Nepal, Klik Gambar disamping

  • [15:4] Dan Kami tiada membinasakan sesuatu negeripun, melainkan ada baginya ketentuan masa yang telah ditetapkan.

Makna 22 yang berpola ditemukan pada tujuh surat, hingga jumlah seluruhnya adalah 154 (77+77) adalah makna yang dalam karena informasi tentang hari Akhir Jaman memang benar terjadi dan skala minniatur muncul pada tahun 2014, dimana Gempa Kembar JAPANCHINA kemudian 154 hari terjadi Gempa lebih dahsyat. … Adalah 22 merupakan deretan 1+2+3+4….+22=253, merupakan memori, dan contoh yang benar terjadi saat al-quran di bakar di tgl 11-9-2010, maka 253 hari berikutna terjadi balasanNya berupa tornado dahsat ke negeri pembakar al-quran., Pembakaran Alquran Ternyata Jadi Dilakukan

  • Pembakaran Alquran yang sebelumnya akan dilakukan oleh pendeta dari Florida Terry Jones, pada peringatan tragedi 11 September, urung dilaksanakan karena mendapatkan kecaman dari berbagai pihak. Namun ternyata pembakaran dilakukan oleh pengikut Terry, pendeta Bob Old dan Danny Allen. Mereka membakar Alquran di halaman belakang sebuah rumah di Springfileld, Amerika Serikat, Sabtu (11/9) silam. Bob Old dan rekannya Danny Allen berdiri bersama di halaman belakang rumah tua. Mereka menyebut tindakan itu sebagai panggilan dari Tuhan. Mereka membakar dua salinan Quran dan satu teks Islam lainnya di depan segelintir orang, yang sebagian besar dari media.
    Seperti dilansir Detroit News, ternyata pembakaran Alquran juga terjadi di Michigan. Sebuah Alquran dibakar di depan pusat ajaran Islam di kota tersebut. Ryanne Nason, seorang cendekiawan Amerika Serikat, seperti dikutip koran lokal Mainecampus, Kamis (15/9), menyebut bahwa pembakaran yang dilakukan oleh sejumlah orang sangat menyedihkan dan memalukan.

cover_quran_dibakarDi AS, negara yang dibentuk pada keyakinan kebebasan beragama, setiap orang diberikan hak untuk mempraktikkan agama yang mereka yakini, seperti Yudaisme, Islam, Kristen, atau tidak menganut agama sama sekali. Dengan membakar Alquran atau kitab suci agama lain, seluruh bangsa lain akan melihat AS sebagai negara tanpa kelas dan tidak etis, kata Nason. Sungguh ironis bahwa Terry Jones atau Bob Old merasa memiliki perlindungan berdasarkan amandemen pertama untuk membakar kitab suci agama lain yang ia tidak percaya. Padahal semua muslim di AS dilindungi oleh undang-undang konstitusional yang sama. Hal ini akan memberikan cela pada reputasi Amerika. Menurut Ryanne, orang beragama menggunakan moral yang kuat dan nilai-nilai, namun sekarang orang mendiskreditkan keyakinan mereka karena bersifat menghakimi dan intoleransi. play_vidio_youtubeSalah satu dari banyak alasan mengapa kita memiliki pasukan di Irak dan Afghanistan adalah untuk melawan penindasan dan penganiayaan agama terhadap penduduk negara di negara tersebut. Namun, saat ini ternyata warga negara Amerika sendiri yang melecehkan agama lain, katanya.

Di Chicago, Mohammed Kaiseruddin, Dewan Direksi Pusat Ajaran Islam memberikan gambaran terhadap pembakaran Alquran yang cover_misteri_malapetakasangat berbeda dengan nilai-nilai yang dianutnya. Ia mengatakan kepada Huffington Post hari ini, “Kami merasa seperti sudah menjadi korban. Ketika kami memegang Alquran, kami memperlakukannya dengan sangat hormat. Kami tidak pernah menaruh salinan Alquran di lantai. Sejak kecil, kami selalu mengingatkan anak-anak untuk menghormati kitab suci ini. Kami play_vidio_youtubejuga mengajarkan kepada mereka ketika selesai membaca Alquran, mereka menutup dan menciumnya, lalu menyimpannya”. (DES/IAN)

Informasi tentang 22 yang terdapat pada tujuh surat, hingga menemukan bentuk pada Al-quran dibakar, kemudian 253 hari berikutnya Tornado Dahsyat Menghapus kota negeri pembakar al-quran adalah 1+2+3…+22=253, sebagai rahasia Ilahi yang nyata dan jelas di muka bumi ini, Lihat Vidio Misteri Ilahi Akhir Jaman, Klik Gambar Disamping

  • [25:3] Kemudian mereka mengambil tuhan-tuhan selain daripada-Nya (untuk disembah), yang tuhan-tuhan itu tidak menciptakan apapun, bahkan mereka sendiri diciptakan dan tidak kuasa untuk (menolak) sesuatu kemudharatan dari dirinya dan tidak (pula untuk mengambil) suatu kemanfaatanpun dan (juga) tidak kuasa mematikan, menghidupkan dan tidak (pula) membangkitkan.

Baik jumlah 154 maupun 253 membentuk 1+5+4=10 dan 253 juga membentuk 2+5+3=10 merupakan simbol dua jari manusia yang berjumlah 10 dengan memori yang unik Sebagai bagian dari keberadaanNya di muka bumi, quran surat ke 10 berisi 109 ayat yang membentuk 1+0+1+0+9=11 (SEBELAS) sebagai salah satu kunci kitabNYa


Perhatikan pola al-quran yang memiliki pola dibawah ini yang memuat 119 tiada lain 1+1+9=11 (SEBELAS) dalam bentuk lain

119_menjadi_99

Perhatikan nomor suratnya yaitu 10,36,83,89 …. dan jumlahkah digitnya membentuk , Nomor surat dari bentuk pola 119 menujukkan keteraturan sebagai iktibar, yaitu 10,36,83,89 kesemuanya membentuk 1+0+3+6+8+3+8+9=38 yang tercatat di Quran sebagai Surat ke 38 (Shod) berisi 88 ayat.

Huruf Shod adalah huruf yang ke 14, angka ini merujuk pada Surat ke 14 (Ibrahiim) berisi play_vidio_youtube52 ayat hingga 66=14+52 yang pada banyak pelajaran sebagai bapak Tauhid. Inilah muncul pada tahun 2010 dan tahun 2014 dan Contoh angka 14 yang cover_mbah_marijan_gempa_jogja_merapilain adalah ketika Al-Quran di bakar di tgl 11, tepatnya 11-9-2010 yang membentuk 1+1+9+2+0+1+0=14, maka terdapat balasanNya
Lihat Vidio Misteri Ilahi Akibat Membakar AlQuran, Klik diatas

Sebagai numerikal yang khusus numerikal 11, bahwa semua bilangan sampai 11 berjumlah 66 = 1+2+3+4+5+6+7+8+9+10+11,danplay_vidio_youtube 66 adalah bentuk pokok penting dari ketuhanan, sebagai satu-satunya surat yang memiliki pola nosurat+jumlah ayat=66 adalah surat ke 14 berisi 52 ayat, surah ibraahiim sebagai bapak Tauhid di tempatkan di no surat ke 14 dan berisi 52 ayat, sesehingga 66=14+52 merupakan salah satu konsep ketuhanan yang penting akan arti Tauhid. Arti 66 sebagai Numerikal yang berarti bahwa dengan memurnikan Tauhid, maka manusia akan selamat, tertuang dalam vidio dalam era modern sebagai kisah nyata dengan bukti lengkap di abad modern, Lihat Vidio Misteri Ilahi Akibat Membakar Kemenyan & Berkawan Dengan Jin, Klik Gambar Diatas

Ada apakah ini semua terjadi ?


newsupdate
update Clik Disini untuk Update Peristiwa Terbaru

Berikutnya Halaman Ke Misteri Ilahi: Siklus SEBELAS:

sebelumnya

Apa yang Terjadi Setelah itu Semua ?

berikutnya
Iklan