Terungkap Misteri Keanehan Musibah Jamaah Haji Indonesia

[Penting]

Sebelum melihat,  membaca atau menonton vidio yang ada di situs  ini, perlu memahami bahwa situs ini bukanlah situs Ramalan, gotak gatik matuk atau Paranormal,detil penjelasan sbb  Beda Paranormal VS Hamba Allah


Jokowi Tiba di Jeddah Saat Crane Jatuh di Masjidil Haram

Crane Jatuh tgl 11-9-2015, Alat Berat Jatuh di Masjidil Haram, 87 Tewas, 154 Luka-Luka

MAKKAH – Kabar duka datang dari Masjidil Haram. Jumat (11/9) sekitar 17.30 sore waktu Makkah, sebuah alat berat (crane) jatuh di tempat thowaf. Diduga kuat, robohnya derek konstruksi ini akibat badai angin disertai hujan deras. Banyak dari jamaah haji yang meninggal tertimpa alat berat tersebut. “Hotel-hotel di sektor 4 juga jebol. Hotel bin Daud di Syisa juga kacanya pecah-pecah, jadi banyak korban,” ujar salah seorang calon jemaah haji Indonesia, Ismail, melalui pesan singkat kepada JPNN.com, Jumat (11/9) malam…..Saat Para Jamaah Sedang Salat Maghrib…

MAKKAH  – Salah satu crane jatuh menimpa jamaah di kompleks Masjidilharam di Makkah, Jumat (11/9) malam Wib. Insiden itu mengakibatkan sejumlah orang tewas dan mengalami luka-luka. Mereka yang menjadi korban adalah para jamaah yang tengah melaksanakan salat Maghrib. Dihantam Badai, Crane Jatuh di Area Tawaf dan Tragedi Jumat Malam, Crane Disambar Petir?

MAKKAH – Tragedi jatuhnya crane (alat berat) mdi area Masjidil Haram, Jumat malam (11/9) dilaporkan telah menyebabkan 87 orang meninggal dunia. Dua di antaranya merupakan jamaah haji Indonesia asal Medan dan Bogor. Selain korban jiwa, 154 jamaah lainnya dilaporkan terluka parah. Mereka langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. Siaran TV Al Jazeera melaporkan, crane jatuh di area lantai tiga Masjidil Haram sekitar pukul 17.45 waktu setempat. Lokasi kejadian merupakan area renovasi masjid yang sarat dengan alat-alat berat. Al Jazeera melaporkan, Crane jatuh diduga akibat tersambar petir. Sebab, sesaat sebelum kejadian, Kota Makkah sedang dilanda hujan es dan angin kencang….Memilukan! Begini Detik-Detik Jatuhnya Crane di Masjidil Haram

MAKKAH – Setidaknya 87 jemaah calon haji meninggal, 184 lainnya luka-luka akibat Tragedi Masjidil Haram, Jumat (11/9). Informasi sementara, dua di antara korban meninggal berasal dari Indonesia, sembilan dari India. Digambarkan AFP, tragedi ini sangat menegangkan. Betapa tidak, di tengah hujan, badai pasir dan petir menggelegar, tiba-tiba sekitar pukul 17.30 waktu Makkah, alat berat berupa crane (derek konstruksi) roboh menimpa Masjidil Haram.

Perhatikan tgl crane jatuh 11-9-2015 yang membentuk 1+1+9+2+0+1+5=19 yang secara sederhana membentuk 10=1+9 sebagai bagian dari peringatanNya, tercatat pada quran surat ke 10 memiliki 109 ayat yang juga membentuk 119=10+109 …. dan kembali membentuk 1+1+9=11 atau pola jumlah digit membentuk 1+0+1+0+9=11 lagi

Ada Apakah dengan SEBELAS ?

Makna SEBELAS sebagai siklus SEBELAS


siklus_sebelas2

Allah swt melalui kitabNya yakni kitab suci Al-Quran memberikan penekanan yang lebih pada numerikal 11 ini:

1) Kisah Yusuf yang memuat 11 :

, ketika Yusuf berkata kepada ayahnya: “Wahai ayahku , sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas bintang, matahari dan bulan; kulihat semuanya sujud kepadaku.” (QS 12:4)

2) Jumlah Surat dalam Al-quran memiliki 11 ayat berjumlah 5 surat (terbanyak bersama surat yang memiliki 8 ayat)

lima_surat_memiliki_11_ayat_

3) Jumlah surat AlQuran   terbanyak yang memiliki pola nosurat dan ayat digitnya berjumlah 11

sebelas_11_Penekanan numerikal 11 pada Al-quran merupakan sesuatu yang patut di jadikan sebuah pijakan akan arti 11 ini, terlebih jumlah surat yang memiliki pola digit 11 sebanyak 11 surat, tiada lain arti dari 11 ini cukup penting, total adalah 121=99+22, dan 99 ada pada tangan manusia

kebesaran-allah-swt-pada-telapak-tangan-manusiaArti 121 ini juga merujuk pada Quran surat ke 12 ayat 1, sebagai surat Yusuf (penjelasan diatas) yang ke 1 yang salah satunya menuliskan kode  alam semesta yaitu AlifLamRa, Jika Alif=1, Ba=2 maka AlifLamRa=34, sebegai catatan surat 34 (Saba’) berisi 54 ayat yang membentuk simbol 88=34+54, pegingat surat ke 88. AL GHAASYIYAH (PERISTIWA YANG DAHSYAT), memiliki 26 ayat sebagai lambang 88+26=114 adalah jumlah keseluruhan surat al-quran, berisi 5 surat

surat_114_5AlifLamRa juga berjumlah 5 surat

alif_lam_raa_62Numerikal 62 ini merujuka pada surat ke 62 yang berisi 11 ayat yang di terangkan diatas, sebagai salah satu surat dari 5 surat yang memiliki 11 ayat dan jumlah digitnya adalah 6+2+1+1=10,  sebagai 10 jari manusia yang memiliki telapak membentuk 99. Disamping itu 10 juga merujuk pada quran surat 10 memiliki 109 ayat sehingga 10+109=119 yang juga termasuk kelompok sebelas ayat yang memiliki pola jumlah digit =11 yakni 1+0+1+0+9=11. Kemudian jumlah 119 juga memiliki arti yang luas, sebagai makna 99 lagi.

119_menjadi_99

Telah diterangkan diatas arti 121=99+22, dan  ini juga  cukup signifikan karena satu-satunya Surat Al-quran yang memiliki pola nosurat+ayat=121 adalah surat 69 yang memiliki 52 ayat sehingga 121=69+52

69    Surah Al-Haqqah    الحآقّة    Hari kiamat    memilik 52

Jumlah digit dari surat Al-Haqqoh membentuk 6+9+5+2=22 yang merupakan salah satu dari tujuh surat yang memiliki pola samatujuh_surat_22Sebuah doa 22 yang pernah di panjatkan kepadaNya akan warning inidoa_22Sebelas  Surat yang bermakna digit 11 terbanyak dari surat lainnya, menunjukkan keteraturanNya dan penekanan makna, terlebih 11 surat berdigit 11 berjumlah 121, Arti 121 ini juga merujuk pada Quran surat ke 12 ayat 1, sebagai surat Yusuf (penjelasan diatas) yang ke 1 yang salah satunya menuliskan kode  alam semesta yaitu AlifLamRa dan  AlifLamRa juga berjumlah 5 surat masing-masing surat 10+11+12+14+15=62 sebagai makna surat ke 62 berisi 11 ayat yang membentuk jumlah digit 6+2+1+1=10 merepresentasikan makna 10 jari manusia yang unik, hingga surat 10 yang juga berdigit 11 merupakan surat berjumlah 109 sehingga makna yang dalam bahwa surat surat ke 10 berjumlah 109 menunjukkan makna 10+109=119, dan 4 surat alquran yang memiliki pola nosurat+ayat=119

119 adalah Makna Tidak Kekal


Ada apakah makna dari hal ini ? makna 119 tercatat pada 4 pola  quran yang memiliki ini

119_menjadi_99

Surat Alquran ke 10 berisi 109 ayat membentuk 119=10+109, kemudian surat ke 36 berisi 83 ayat sehingga 119=36+83, surat ke 83 berisi 36 ayat , membentuk 119=83+36, lalu surat ke 89 berisi 30 ayat membentuk 89+30=119, dan semua nomor surat tersebut berjumlah 10+36+83+89=218  hal ini pada ketetapanNya, bahwa manusia tidak-lah kekal sebagai iktibar bagi kita manusia, memori bahwa hidup tidaklah kekal abadi.

[21:8] Dan tidaklah Kami jadikan mereka tubuh-tubuh yang tiada memakan makanan, dan tidak (pula) mereka itu orang-orang yang kekal. (QS 21:8)

Ket: Kami tidak menjadikan rasul-rasul itu memiliki tubuh yang berbeda dengan tubuh manusia pada umumnya, seperti tahan hidup tanpa makanan berhari-hari, misalnya. Dan mereka bukanlah orang-orang yang hidup abadi di dunia.

Nomor surat dari bentuk pola 119 menujukkan keteraturan sebagai iktibar, yaitu 10,36,83,89 kesemuanya membentuk 1+0+3+6+8+3+8+9=38 yang tercatat di Quran sebagai Surat ke 38 (Shod) berisi 88 ayat.

[38:88] Dan sesungguhnya kamu akan mengetahui (kebenaran) berita Al Qur’an setelah beberapa waktu lagi***

Ket:***

Kebenaran berita-berita Al Quran itu ada yang terlaksana di dunia dan ada pula yang terlaksana di akhirat; yang terlaksana di dunia seperti kebenaran janji Allah kepada orang-orang mukmin bahwa mereka akan menang dalam peperangan dengan kaum musyrikin, dan yang terlaksana di akhirat seperti kebenaran janji Allah tentang balasan atau perhitungan yang akan dilakukan terhadap manusia.

Syaikh As Sa’diy berkata, “Surat yang agung ini mengandung peringatan yang bijaksana, berita yang besar, penegakkan hujjah dan dalil bagi orang-orang yang mendustakan Al Qur’an dan menentangnya, serta mendustakan orang yang membawanya, sekaligus pemberitahuan tentang hamba-hamba Allah yang mukhlas, balasan bagi orang-orang yang bertakwa dan orang-orang yang durhaka. Oleh karena itu Allah bersumpah di awalnya, bahwa ia mengandung peringatan dan di akhirnya Allah menyifatinya bahwa ia peringatan bagi alam semesta. Demikian pula Allah Subhaanahu wa Ta’aala memperbanyak peringatan di antara awal dan akhir surat, seperti firman-Nya, “Wadzkur ‘abdnaa”, “Wadz kur ibaadanaa”, “Rahmatan min indinaa wa dzikraa”, dan “Haadzaa dzikr.” Ya Allah, ajarilah kami darinya sesuatu yang tidak kami ketahui, ingatkanlah kami sesuatu yang kami lupa, baik lupa dalam arti lalai maupun meninggalkannya.

Huruf Shod adalah huruf yang ke 14, angka ini merujuk pada Surat ke 14 (Ibrahiim) berisi 52 ayat hingga 66=14+52 yang pada banyak pelajaran sebagai bapak Tauhid. Inilah muncul pada tahun 2010 dan tahun 2014
Contoh angka 14 yang lain adalah ketika Al-Quran di bakar di tgl 11, tepatnya 11-9-2010 yang membentuk 1+1+9+2+0+1+0=14, maka terdapat balasanNya

Ajakan Pemurnian Ajaran Tauhid


Didalam milis tersebut terdapatlah suatu ajakan untuk memurnikan ajaran Islam yang disebut sebagai bagian dari kepedulian ketauhidan. Setting latar belakang ajakan adalah gempa jogja  adalah sebuah berita & pengagungan berlebihan terhadap sosok juru kunci merapi saat itu karena beribahdah kepadaNya dengan memakai ‘perantara’ dan membakar kemenyan

hingga terjadi gempa Jogja tgl 27-mei-2006, dan Gempa ini. telah diperingatkan sebelum terjadinya.

Tahun 2006 berlalu, 2007, 2008, 2009 dst …peristiwa pembawa peringatan gempa jogja tetap di kenang dan salah satunya lewat doa 22 yang benar terjadi ketika letusan merapi membawa pesan 22 dari tgl+bln+thn+jam+menit membentuk 22 yang di warningkan hingga mbah marijan selaku tokoh nasional yang di sentralkan ikut menjadi korban, sebagai bagian dari peringatanNya

Bapak Tauhid yakni N. Ibrahim di abadikan oleh Allah swt di surat ke 14 yang memiliki ayat 52, sehingga sebagai satu-satunya surat yang memiliki pola surat+ayat=66, tiada lain tokoh nasional yang terkenal tahun 2006-2010 ikut menjadi korban, adalah jika A=1, B=2 MARIJAN=66.

Sekali lagi ingat surat 14 ini adalah salah satu surat alquran dari 5 surat berawal AlifLamRa yang kesemua surat berjumlah 62 (ingat Jika A=1B=2 … MERAPI=62) …. AlifLamRa, Jika Alif=1, Ba=2 maka AlifLamRa=34, sebegai catatan surat 34 (Saba’) berisi 54 ayat yang membentuk simbol 88=34+54, pegingat surat ke 88. AL GHAASYIYAH (PERISTIWA YANG DAHSYAT), ingatlah marijan dan waktu meletus membentuk 66+22=88, qurran surat ke 88 memiliki 26 ayat sebagai lambang 88+26=114 adalah jumlah keseluruhan surat al-quran,.

Sebuah kejaiaban dari kejadian ini bahwa MARIJAN=66 letusan merapi yang membuat beliau tewas …. tgl+bln_thn adalah 26-10-2010 membentuk 2+6+1+0+2+0+1+0=12… Ajaib bahwa Quran surat ke 66 berisi 12 ayat

Tersebutlah tgl 22-05-2006 atau 5 sebelum gempa yogya, maka para penggiat milis the_untold_stories melakukan penyebaran brosur tentang gempa yogya, hal ini tercatat & terbukti sebagai saksi yang tidak terbantahkan karena tgl catatan milist tsb tidak bisa diubah (baca Lawan mbah Marijan, Mon May 22, 2006 5:41 am) Berikut cuplikan isi press release ke media terkenal: JPbukti_lawan_mbah_marijanpress_MPT_bag_1press_MPT_bag_2
Bagi yang ingin mengetahui bagaimana penyebaran brosur di yogyakarta, seperti yang telah dituliskan diatas, silahkan kunjungi halaman ini (Inilah Kisah Nyata Pembawa Peringatan Sebelum Gempa Yogya 27-mei-2006) Sebuah doa yang berisi harapan agar semua dapat terhindar dari letusan merapi, namun merapi membawa korban sedikit, cek tgl postingnya
doa_merapi_tgl
doa_merapi2

Apakah Doa Merapi Terjawab ? Ataukah Ritual2x Mbah Marijan Dijawab Oleh Allah Swt ?


Kenyataannya adalah merapi tidak meletus besar, justru terjadi gempa yogyakarta 27-mei-2006, dimana gempa ini oleh yang berdoa telah diperingatkan akan adanya gempa bumi sehari sebelum gempa bumi itu terjadi.


halo_matahari_padang_tandaNya_halo_matahari_padang_tandaNya_2Sebuah keputusan dariNya tentang kejadian demi kejadian, diawali dengan adanya Halo matahari tgl 21-Oktober-2010 yang terjadi dimana-mana (baca Halo Matahari di Padang, Apakah Pertanda Gempa Besar ?) kemudian setelah itu gempa disertai tsunami terjadi tgl 25-oktober-2010, dan akhirnya merapi meletus untuk kesekian kalinya yang menjadikan korban,mbah marijan


Manifestasi pelajaran tentang inspirasi n.Ibrahiim yang terjadi pada jaman modern, kini menjadi sebuah bahasa universal, ketika malapetaka, ketidak-amanan terjadi, maka sesungguhnya, disitulah bibit atau tunas bahkan sosok keadaan persekutuan Allah dengan yang lainnya dapat dicermati.Telah banyak bukti tentang malapetaka yang diakibatkan sikap manusia yang berlebihan ataupun sifat mempersekutukanNya.

“Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia; Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (kejalan yang benar). Katakanlah (Muhammad), “Bepergianlah di bumi lalu lihatlah bagaimana kesudahan orang-orang dahulu. Kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang mempersekutukan (Allah).” (Q.S. Ar Rum (30) : 41-42)

Ketika timbul malapetaka, bencana, kerusakan, kecelakaan, maka perlu dicermati dan diteliti apakah disitu terdapat unsur unsur yang universal yaitu persekutuan Allah dengan lainnya, sehingga ketika dibalik, ketika terdapat keadaan masyarakat yang banyak mempersekutukanNya, maka tinggal menunggu saat tertentu sehingga malapetaka tersebut datang.

Noted: Ada pula mbah marijan disebut dengan mbah maridjan dengan j ditambahkan dj, kesemuanya sama saja sebagai bagian dari peringatanNya

sebelas_akibat_sirikJika A=1, B=2 … MBAHMARIDJAN=94, sebagai bagian dari 9+4=13 yang telah di terangkan sebelumnya

dan Ajaib … muncul lagi tahun 2009, sebagai memori yang mengingatkan

yang_diatas_jatuh_2009_ok5_kejadian_2009Kliping Jamaah Haji


Banjir di Jeddah


PeringatanNya:  Banjir di Jeddah

banjir-arabBanjir di Jeddah yang menyebabkan 116 orang meninggal dan ratusan rumah serta kendaraan rusak karena arus air bah…Korban-korban itu tewas tenggelam akibat jembatan yang runtuh, atau tabrakan mobil ketika air bah yang disebabkan dari hujan deras melanda kawasan Jeddah, kota pelabuhan Laut Merah itu

banjir_arab_2JEDDAH | SURYA Online – Banjir besar melanda Kota Jeddah, akibatnya ribuan kendaraan hanyut di salah satu ruas jalan raya antara Jeddah dan Mekah. Hujan lebat, apalagi sampai banjir adalah kejadian langka di Arab Saudi. Mekah dan kawasan perkemahan jemaah di Padang Arafah kabarnya juga diguyur hujan, sementara kantor Daerah Kerja (Daker) Panitia Penyelenggara Haji Indonesia di Mekah dilaporkan juga tergenang air. Sampai berita ini diturunkan, Rabu (25/11) sore, banjir belum juga surut, bahkan ruas jalan bagaikan sungai. Arus air yang deras menyapu apa saja yang dilintasinya, termasuk mobil, tong sampah dan barang-barang lain yang tidak sempat diselamatkan pemiliknya. Ribuan kendaraan Jeddah menuju Mekah terjebak dan terjadi kemacetan lalu lintas yang diperkirakan berlangsung lama di jalan yang biasanya nyaman karena cukup luas ini. Perjalanan tim haji menuju Mekah dan ribuan jemaah lain yang hendak melakukan ritual puncak haji (Wukuf), terancam gagal karena akses jalan menuju Mekah dan Padang Arafah sementara ini putus.

Dihentikan sementara
Gerakan jemaah menuju Padang Arafah dilaporkan dihentikan sementara. Pelaksanaan puncak ibadah haji, Wukuf yang akan diselenggarakan, Kamis (26/11) besok siang terganggu. Tumpukan puluhan mobil masih di ruas jalan. tidak terlihat ada aparat datang ke lokasi bencana, hanya helikopter memantau situasi dari udara.

Banjir terjadi tgl 25-11-2009 membentuk 2+5+1+1+2+0+0+9=20, sebuah memori peringatanNya pada Quran surat ke 20    Surah Ta Ha    طه    Ta Ha   memiliki 135 ayat yang juga membentuk 2+0+1+3+5=11 juga termasuk sebagai salah satu dari SEBELAS surat

sebelas_11_

PeringatanNya: Semua Jatuh di Lantai , Kejatuhan jamaah haji di lantai 6 …

Dua kejadian jatuhnya jamaah haji dari lantai 6 terjadi di tahun 2009

  1. Tgl 20 November 2009 , jemaah haji Kloter 20 Palembang yakni Zahra Ashari Hamim, juga jatuh dari lantai 6 di pemondokannya bernomor 815, Sektor 8 Kawasan Bakhutmah.
  2. Tgl 30 November 2009,  jatuh  dari lantai 6 pemondokannya, di kawasan Sektor 5 Wilayah Aziziyah Janubiayah, Mekah, Arab Saudi, Senin (30/11/2009), Sukimah Sariman Sosiaji Binti Sariman (50) asal Palembang, Sumatra Selatan

Pada tahun 2008-pun pernah terjadi pula jamaah haji jatuh di lt 6

Jatuh dari Lantai 6, Jamaah Haji Asal Pemalang Meninggal

Jamaah haji Indonesia Dahuri bin Sunus, asal kloter 18 Solo, Jawa Tengah, menghembuskan napas terakhirnya akibat terjatuh dari lantai 6 rumah 507, di pemondokan Imarah Syuhada I, sektor V Madinah, Minggu (16/11/2008). Sekitar pukul 13.00 WAS, pria kelahiran Pemalang 30 Desember 1943 ditinggal sang istri Megawati untuk keluar rumah membeli makan siang. Namun, maut tak bisa dihindari. Dahuri yang memang dalam kondisi kakinya menggunakan pen akibat kecelakaan pada saat di kampung halamannya.

Tahun 2006 Jamaah Haji Kelaparan


PeringatanNya: Jamaah Haji Kelaparan 

Minggu, 31/12/2006 08:56 WIB 22 Maktab di Mina Belum Dapat Jatah Makan Djoko Tjiptono – detikNews Mina – Pendistribusian katering terhadap jamaah haji Indonesia di Mina juga sangat kacau. Sebanyak 22 maktab belum mendapatkan jatah makan. Demikian data yang dikeluarkan oleh tim monitoring pelayanan katering jamaah haji Indonesia di Mina, Arab Saudi Sabtu

PeringatanNya:  Jamaah Haji Meninggal Di Pesawat


Dua berurutan jamaah haji meninggal dunia di atas pesawat …:

  1. Jemaah Haji Asal Sleman Meninggal di Pesawat, Seorang jemaah haji kloter 19 Jateng meninggal dunia di atas pesawat, Rabu (9/12). Jemaah diketahui bernama Muhammad Hadi Harsono bin Mulyo Santoso (64), warga RT 06 RW 28 Kelurahan Condong Catur, Depok, Sleman. Hadi diketahui telah meninggal dunia karena sakit pada pukul 08.30 WIB dalam penerbangan dari Jeddah menuju Medan. Hal ini dikatakan Wakil Bidang Kesehatan PPIH Adisoemarmo, dokter Chamidah, Rabu (9/12).
  2. Lagi, Jemaah Haji Meninggal di Pesawat, Jamaah haji Debarkasi Adisoemarmo yang wafat di atas pesawat  kembali bertambah. Kali ini jemaah haji meninggal dari Kloter 22 atas nama Panut Pujo Wiyono (67) bin Atemo Dijoyo.Jamaah haji yang tinggal di Susukan III Desa Margokaton, Kecamatan Seyengan, Sleman ini meninggal satu jam sebelum pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GIA 6805 yang membawanya dari Jeddah mendarat di Bandara Adisoemarmo, Kamis (10/12), pukul 02.39 WIB. Zaenal mengatakan, almarhum akhirnya menghembuskan nafas terakhir saat berada di atas wilayah udara Kota Medan setelah sebelumnya mengalami kejang-kejang.”Petugas kesehatan di pesawat langsung memberikan pertolongan dengan infus NaCl dan oksigen, namun tepat pukul 01.45 WIB nyawanya tidak tertolong,” paparnya.