Fenomena Alam Semesta

Kumpulan Fenomena Alam Sebagai Bahasa Universal Untuk Menyelamatkan Bumi Dari Kehancuran

Fenomena Banjir Jakarta 2013

Tulisan ini merupakan sebuah seri dari  Misi Penyelamatan Manusia Dari Bencana di Bumi, dimana kejadian besar yang menjadi perhatian banyak publik  merupakan sarana untuk lebih mendekatkan diri pada Allah swt. Berpijak dari itu, peristiwa besar juga merupakan sebuah kunci untuk menguak rahasia alam semesta.

Salah satu yang telah terbukti adalah pada kisah gempa yogya 27 mei 2006 lalu (bagi yang belum pernah membaca,silahkan dicek Inilah Kisah Nyata Pembawa Peringatan Sebelum Gempa Yogya 27-mei-2006) , rahasia itu dapat terkuak, tentunya dengan berdoa iklash kepada Allah swt semata, rahasia itu diberika kepada siapa yang dikehendakiNya.

Berkaca dari yang terdahulu, sebuah kejadian yang kadang tidak masuk akal saat itu, sesungguhnya disitulah terdapat jejak ekspresi ketuhanan. Misalnya Qobil dengan gagaknya (baca Gagak qobil & Tsunami Aceh 26-des-2004), N Sholeh dengan Unta, N.  Musa dengan tongkat dan sapi, N Muhammad dengan hajar aswad dll. Semuanya merupakan jejak Ekspresi Ketuhanan yang merupakan sebuah pelajaran universal tanpa harus lekang dan di telan masa.

Fenomena Banjir Jakarta 2013


Semua berawal dari waspada dengan tanggal yang mudah di-ingat, dalam hal ini adalah tanggal kembar, agar dengan tanggal kembar ini manusia dapat mengingatinya akan sebuah peristiwa besar. Hal ini telah dibuktikan tahun 2006 dan 2007 lalu (baca Kejadian Aneh Aneh Tahun 2007) yang memuat waspada dengan yang kembar sebagai KEJADIAN ANEH YANG PERLU DIPERHATIKAN untuk menarik perhatian manusia agar senantiasa mendekatkan diri kepadaNya, berikut bukti kewaspadaan tsb

Lafal Allah dalam Ledakan Pertamina di Lumpur Lapindo Sidoarjo

Setelah ledakan lapindo yang tertanggal 22 bulan 11 tahun 2006, maka sebuah inspirasi muncul akan bahaya kedepan terhadap sesuatu yang kembar, karena bayi berkepala dua yang meninggal pula tgl 22 agustus 2006 dan ledakan lapindo tertanggal 22 november 2006. Sebuah inspirasi muncul yang disebabkan keprihatinan masalah ini, berikut doa tersebut, perhatikan posting yang tidak dapat diubah (http://groups.yahoo.com/neo/groups/the_untold_stories/files)

doa_22Isi dari doa itulah sebuah pengharapan untuk orang orang yang terpinggirkan agar diberi kemudahan didalam mengambil hikmah pelajaran, daripada orang orang yang banyak akal.

Sebelumnya jauh hari dari doa 22 itu, peringatan akan bencana demi bencana terjadi didalam sebuah ingatakan akan kewaspdaan terhadap tanggal tanggal yang kembar, lihat email yang mencatat tanggal penyimpanan cek disini, :

waspada_terhadap_kembarTsunami terhebat yakni Gempa danTsunami Jepang Telah di Tuliskan Sebelumnya  tgl KEMBAR 11 3 2011 yang terkait dengan waspada kembar dari tgl terjadinya dengan tsunami aceh 26 12 2004 (baca Inilah Bukti Kiamat Sudah Dekat) Tsunami Aceh, minggu 26-desember-2004, setelah itu terjadi tsunami jepang tgl 11-3-2011, sebuah rentang 2266 hari dari waktu terjadi antara dua tsunami tersebut.

Apakah ada yang tahu simbol 22 dan 66 yang telah terjadi ?

Inilah simbol 22 yang banyak dibahas, dimana lafal Allah sebagai pencipta semua mahluk muncul dalam lafaz arab, tertanggal 22-11-2006 yang lalu dalam Api ledakan di lumpur lapindo. Sebuah 22 lain muncul pada gempa & tsunami jepang tgl 11 maret 2011 dengan ledakan kilang pertamina berhari-hari 2 april 2011, seperti gambar berikut ini

gempa_jepang_ledakan_pertamina

Jika simbol 22 sudah muncul dalam bentuk lafaz Allah swt, maka, apakah arti simbol 66 ?

Simbol 66 adalah sebuah makna penting dalam penghambaan diri kepada Allah swt tanpa melakukan sekutu dengan Dia.(baca Kejadian Aneh-Aneh Sebelum Mbah Marijan Meninggal)

Kewaspadaan Yang Kembar Sebagai Simbol Fenomena Banjir Jakarta 2013


jakarta_banjir_besar_2013

Kendaraan roda empat dan dua terjebak banjir yang menggenangi kawasan Bundaran HI Jakarta, Kamis (17/1/2013). Hujan deras disertai meluapnya kali Ciliwung membuat kawasan tersebut serta Jl. MH Thamrin dan Sudirman tergenang air sehingga melumpuhkan aktivitas bisnis. (JIBI/Bisnis/Yayus Yuswoprihanto)

Banjir Jakarta yang terjadi pada tahun 2013 telah di menjadi headline news berhari-hari, bahkan Jakarta Tanggap Darurat Banjir sampai 27 Januari

jakarta_darurat_banjir_2013

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Pusat akhirnya menetapkan kondisi Darutat untuk wilayah DKI Jakarta menyusul banjir yang sudah mengepung Ibu Kota negeri ini. Keputusan itu diambil setelah Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau Jokowi bertemu dengan Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono. Pertemuan itu dilakukan setelah kondisi banjir yang kian meluas di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Sementara hujan, baik di Jakarta maupun di wilayah Bogor, Jawa Barat, masih terus mengguyur. Bahkan, menurut Badan Meteorologi Geofisika dan Klimatologi (BMKG), hujan dengan intensitas tinggi masih terus akan mengguyur wilayah DKI dan sekitarnya. Atas kondisi itu, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengambil inisiatif mengundang Menko Kesra Agung Laksono. Pertemuan dihadiri Menteri PU Djoko Kirmanto, Kepala BNPB Syamsul Ma’arif. Pertemuan berlangsung di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (17/1) siang.

Tidak ada yang menyangka banjir Jakarta sehebat dan separah yang terjadi saat itu, Jokowi Prediksi Tak Ada Banjir Besar di Jakarta

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo memperkirakan, tidak akan ada banjir besar di Jakarta memasuki musim hujan tahun ini. Persiapan Ibu Kota yang kerap banjir saat musim hujan, menurut dia, hanya perlu dilakukan dengan melakukan aksi kerja bakti di lingkungan masyarakat.

“Kalau yang gede-gede, kan, enggak mungkinlah. Kita itu perlu gotong royong dan kerja bakti,” ujar Jokowi, Kamis (8/11/2012), saat menghadiri acara pertemuan pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dengan gubernur dan ketua DPRD provinsi seluruh Indonesia di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Jakarta.

Bahkan BMKG pun tidak menduga ada hujan yang sangat deras pada tgl 17-jan-2013, Hujan Lebat di Jakarta Hari Ini Tak Terduga, BMKG Masih Teliti

Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengakui hujan hari Kamis (17/1/2013) di Jabodetabek hari ini diakui tak terduga. Uniknya, fenomena ini hanya terjadi lokal di Jabodetabek. BMKG masih meneliti fenomena ini. “Hujan 3 hari ini memang tinggi. Kalau topan Narelle sudah lewat. Ini memang gejala yang kita sendiri agak bingung, karena ada hujan besar hanya terjadi di Jabodetabek. Memang diperkirakan ada beberapa indikator cuaca, salah satunya monsoon, tapi masuknya belum hari ini tapi Jumat, Sabtu Minggu,” ujar Kepala Bidang Cuaca Ekstrem Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Hariyadi kepada detikcom, Kamis (17/1/2013). Monsoon adalah suatu pola sirkulasi angin yang berhembus secara periodik pada suatu periode (minimal 3 bulan) dan pada periode yang lain polanya akan berlawanan. Di Indonesia dikenal dengan 2 istilah monsoon, yaitu monsoon Asia dan monsoon Australia. “Ini tiba-tiba ada gejala lokal seperti ini di Jabodetabek. Kami tidak bisa menduga sehingga bagaimana mau warning sampai hebat begini,” ujar Hariyadi. Sementara wilayah lain seperti di Sumatera dan Jawa Tengah hingga Jawa Timur secara umum clear. Juga di Kalimantan, Sulawesi dan Nusa Tenggara. “Kejadian ini (hujan lebat) lokal di wilayah Jabodetabek. Ada hal yang kami mau runut lebih teliti sehingga susah diprediksi sehari sebelumnya,” jelas dia.

Hujan lebat di Jakarta hari ini menimbulkan banjir di sebagian besar wilayah Jakarta. Jakarta pun lumpuh hari ini.

Akibatnya, banyak kendaraan dan warga yang terjebat, hingga sebuah berita yang luar biasa terjadi Banjir di Basement Plaza UOB Bagai Tsunami yang Menyeramkan

091723_uob195142_uob

Jakarta – Banjir di Jl MH Thamrin, Jakarta, memendam basement Gedung Plaza UOB. Petugas Parkir Abdul Hakim yang selamat setelah berjam-jam terjebak di basement 1 gedung tersebut berbagi cerita. Sekitar pukul 09.00 WIB air mulai memasuki basement Plaza UOB. Namun pengelola gedung belum memerintahkan semua karyawan untuk evakuasi diri dan mobil-mobil di dalamnya.

“Awalnya air masuk biasa setinggi mata kaki. Jadi gedung memasang bak pasir supaya air tidak masuk. Tapi tiba-tiba air masuk sangat kencang seperti tsunami kuat banget, saya langsung terseret dan menabrak mobil-mobil yang masih terparkir,” kisah Abdul Hakim yang terjebak banjir di basement 1 Gedung Plaza UOB di Jl MH Thamrin, Jakarta, Kamis (17/1/2013), sejak pukul 09.30 WIB. Abdul Hakim baru bisa menghirup udara bebas setelah ditolong tim seadanya sekitar pukul 14.00 WIB. Dia masih shock berat tubuhnya terhempas air cokelat gelap yang saat ini sudah menenggelamkan semua basement Plaza UOB. “Awalnya saya mau menyelamatkan dua orang lainnya mas, dua orang cleaning service. Tapi saya nggak bisa, talinya nggak sampai. Mereka berdiri di atas mobil, tapi terhempas ke basement 2,” kata Abdul Hakim lirih. Abdul Hakim yang sehari-hari bekerja di perusahaan Auto Parking di basement Plaza UOB itu pun kini tengah menjalani pengobatan. Badannya kesakitan dihempaskan banjir menabrak mobil-mobil yang terparkir di dalamnya. Sementara proses evakuasi sampai saat ini masih terus berlangsung. Pihak pengelola gedung belum melibatkan tim SAR dalam evakuasi ini.

(van/asy)

Fenomena Banjir Jakarta 2013 


Berita demi berita tentang banjir pun , Presiden SBY pun gulung celana kena banjir di Istana

presiden-sby-pun-gulung-celana-kena-banjir-di-istana

Tak cuma obyek-obyek vital di Jakarta yang terkena banjir, Istana Presiden pun juga kena banjir. Bahkan banjir di kompleks Istana mencapai 30 centimeter. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pagi ini pun memantau banjir di Istana. Kepala Negara tampak menggulung celananya yang berwarna abu-abu, didampingi oleh Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa dan sejumlah staf, Presiden tampak memantau banjir yang menggenangi Wisma Negara.

Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha dalam pesan singkatnya kepada merdeka.com mengatakan, Presiden SBY tidak mempermasalahkan banjir menggenang hingga Istana. “Tadi sejam lalu, Bapak Presiden meninjau beberapa titik yang terendam cukup tinggi sekitar 30 cm di sekitar Wisma Negara, yang berada di tengah Istana Merdeka dan Istana Negara,” kata Juru Bicara Presiden, Julian Aldrin Pasha dalam pesan singkatnya kepada merdeka.com, Kamis (17/1).

Puncak berita banjir adalah tgl 17-januari-2013, baik Istana dan obyek vital lain, Gedung UOB yang terkena tsunami-pun semua tertanggal 17/1/2013. Seolah sang Maha Kuasa ingin menunjukkan kepada manusia tentang arti tgl 17/1/2013.

Sebuah fenomena unik dari tgl 17-januari-2013 itu sebagai puncak dari banjir, mengapa ?

itulah sebuah rentetan peristiwa demi peristiwa dari sebelumnya, dimulai anak menteri yang celaka tgl 1/1/2013 (baca Fenomena Kecelakaan maut BMW anak Hatta Rajasa) kemudian disusul menteri yang kecelakaan (baca Misteri Kecelakaan Mobil Listrik Dahlan Iskan) yang terjadi tgl 5/1/2013, maka tepat puncak banjir adalah tgl 17/1/2013 yang tiada lain adalah sebuah simbol dari tgl dan bulan yang di sandingkan yaitu

  • Tgl 5 bulan 1
  • Tgl 17 bulan 1
  • Hasil penjumlahan adalah tgl 22 bulan 2

SIMBOL 22 DAN 2


Apakah yang menarik dari simbol 22 dan 2 ini ? Sebuah bahasan yang berkali-kali dibahas baik ditulisan sebelumnya yaitu Fenomena Kecelakaan maut BMW anak Hatta Rajasa  yang dilanjutkan dengan  Misteri Kecelakaan Mobil Listrik Dahlan Iskan. Pada tulisan itu dengan jelas memuat sebuah perulangan tahun 2007 lalu berikut cuplikannya

Sebuah fenomena unik yang berkali-kali terjadi pada awal pergantian tahun, dulu ada Adam Air jatuh tepat tgl 1-1-2007 juga memuat 11, baca Mengapa Adam Air Jatuh tepat tgl 1-1-2007  ? mengapa TIDAK  tgl lain saja ? ………….

Masihkah ingat kelanjutan dari Adam Air Jatuh ? itulah banjir besar Jakarta yang tepat terjadi tgl 2-2-2007  (baca Kejadian Aneh-Aneh Jelang Jakarta Banjir Besar)

Mengapa Banjir Besar Jakarta  tepat tgl  2-2-2007  ? mengapa tidak  tgl lain saja ?


Sebuah dimensi dari terjadinya banjir besar Jakarta tgl 2-2-2007 adalah sebuah 2+2+2+0+0+7=13, dimana surat ke 13 sebagai rentetan bencana demi bencana yang terjadi terhadap semua tgl yang kembar. Perhatikan kejadian dari tgl yang kembar dibawah ini…

Tersebutlah 13 dan benar terjadi perulangan itu bahwa banjir besar jakarta terjadi tgl 2-2-2007 dan berulang lagi pada 17-januari-2013. Itulah 22 dan 2 yang dulu pernah terjadi juga ditahun 2007 sebagai Kapal yang terbakar pada tgl 22-2-2007

Fenomena 22: KMP Levina I terbakar:22-02-2007


Kebakaran kapal di tengah laut,  Kamis, 22/02/2007 10:58 WIB Kapal Levina I Terbakar 80 Km dari Priok, 350 Orang Terjebak

Ya …. sekali lagi tepat tgl 22-02-2007, dan itulah fenomena 22 dan akhirnya dengan terbakarnya levina itu, maka kita tuliskan kejadian perulangan tahun 2005 lalu yakni Bacalah Fenomena 22 terposting Feb 26, 2007 4:18 pm dimana terbukti apa yang di tulis tsb menjadi kenyataan.

Semua tulisan demi tulisan tiada lain untuk kembali ke asal yaitu”  Semua sebelas dan duapulu dua mengacu pada teguran demi teguran yang dahulu pernah muncul yaitu [Misteri Kematian Soeharto] Mengapa Tepat pkl 01.10 PM yang salah satunya memuat ledakan lapindo tgl 22-11-2006 lalu”

Lafal Allah dalam Ledakan Pertamina di Lumpur Lapindo Sidoarjo

Dengan demikian setelah anak menteri tabrakan, giliran menteri tabrakan, maka terjadilah bajir besar jakarta laksana perulangan tahun 2007 yang lalu, yang berarti inilah awal bencana demi bencana besar yang akan terjadi

Information

This entry was posted on Januari 19, 2013 by in Berita, Fenomena, Islam.
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 53 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: