~Terungkap Misteri DiBalik Semburan Lumpur Lapindo~

~Terungkap Misteri DiBalik Semburan Lumpur Lapindo~

Mengutip wikipedia,

  • cover_lapindoBanjir lumpur panas Sidoarjo, adalah peristiwa menyemburnya lumpur panas di lokasi pengeboran Lapindo Brantas Inc. di Dusun Balongnongo Desa Renokenongo, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Indonesia, sejak tanggal 29 Mei 2006. Semburan lumpur panas selama beberapa bulan ini menyebabkan tergenangnya kawasan permukiman, pertanian, dan perindustrian di tiga kecamatan di sekitarnya, serta memengaruhi aktivitas perekonomian di Jawa Timur.lumpur_lapindo_menyembur_29_mei_2006
  • Lumpur lapindo mulai menyembur tgl 29-mei-2006, maka 177 hari berikutnya lumpur itu meledak tepat tgl 22-november-2006, Sebuah peristiwa yang menarik perhatian secara nasional, ledakan lumpur lapindo terjadi, rabu 22 november 2006, [L] 22:26 Pipa Pertamina Meledak di Lapindo, 2 Orang Tewas, [L] 22:40 Ledakan Pipa, 3 Orang Masih Hilang, [K] 23:05 Korban Tewas Ledakan Pipa Dievakuasi, [T] 23:31 Tim SAR Coba Evakuasi Mobil Yang Terhanyut Lumpur, [J] 23:36 Jalan Tol Porong Lumpuh Total, [L] 23:45 Ledakan Pipa Gas Pertamina Akibat Land Subsidence
  • [K]00:02 1 Korban Pipa Meledak Ditemukan Lagi, [K]00:05 Korban Tewas Ledakan Pipa Gas 3 Orang, [S] 00:23 Sedikitnya 8 Orang Hilang, [T] 00:33Tim SAR Kesulitan Mengevakuasi, [P] 00:47 Pertamina Turunkan Tim Selidiki Penyebab Ledakan, [E] 00:51 Evakuasi Ledakan Pipa Dihentikan, [K] 01:02 Korban Tewas Ledakan Pipa 5 Orang, [T] 01:32 Timnas Lumpur Tahu Tanah Pipa Labil, [T] 03:56 Tim SAR Evakuasi Korban dari Atas Pohon, [T] 04:20 Timnas: Pipa Meledak karena Tanah Turun 5 Meter

Ledakan Lumpur Lapindo Membelah Jalan Tol Menjadi Dua


jalan_tol_terbelah[J] 05:26 Jalan Tol Porong Terbelah, [K] 05:35 Korban Tewas Ledakan Pipa Gas di Tol Porong 8 Orang, [T] 07:53 Tanggul Porak Poranda, Semburan Lumpur Mengganas, [T] 12:18 Tol Porong-Gempol Tidak Layak, Harus Ditutup Total, [S] 12:31 SBY Berduka Ledakan Pipa Gas Makan Korban, [S] 14:05 SBY Pastikan Korban Ledakan Pipa Gas Mendapat Santunan, [P] 14:05 Pemerintah Larang Warga Dekati Area Semburan Lumpur, [S] 14:07 SBY Gelar Sidang Kabinet Bahas Ledakan Pipa Gas Porong, [A] 14:37 Anggota TNI Korban Ledakan Pipa Gas Akan Naik Pangkat, [K] 15:57 Korban Hilang Ledakan Pipa Gas Jadi 6 Orang, [ P] 21:21 Presiden SBY: Kasus Lumpur Lapindo adalah Bencana, [ S] 21:29 SBY Instruksikan Penutupan Area Segitiga di Sidoarjo

Jumat, 24/11/2006

[P] 07:06 Penghentian Semburan Lumpur Tetap Gunakan Relief Well, [ J] 10:23 Jasad Danramil Taman Ketemu, Total Korban Tewas Pipa 10 Orang, [H] 15:08 Haryo, Korban Tewas Ledakan Pipa ke-11 Ditemukan

Lumpur Lapindo Meledak tgl 22-11-2006 yang membentuk 2+2+1+1+2+0+0+6=14 dan Jika A=1, B= … PORONG=85 sehingga semuannya adalah 14+85=99

 


Ada apa kah dengan ini semua ? Ikuti Pembahasan dan Klik berikut ini

Halaman 1

Berikutnya Halaman Ke 2: …

sebelumnya

Apa yang Terjadi Setelah itu Semua ?

berikutnya
~ Terungkap Misteri Tanggul Lumpur Lapindo Jebol ~

~ Terungkap Misteri Tanggul Lumpur Lapindo Jebol ~

Tanggul Lapindo Ambrol Ganggu Perjalanan KA

cover_lumpur_lapindo_dan_tanda_misteriusTANGGUL penahan lumpur Lapindo di titik 22 di Desa Jatirejo, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, ambrol sepanjang 80 meter, kemarin. Akibatnya, perjalanan kereta api di jalur ini sempat ditutup selama 1 jam. Tanggul ambrol yang lokasinya berdekatan dengan posko Geo Hazard Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) ini disebabkan amblesnya tanah di bagian bawah tanggul. Tanah ambles itu kemudian merobohkan lapisan penguat tanggul. Padahal penguat sisi luar tanggul ini dilapisi batu yang dirangkai dengan kawat. “Kami akan mulai melakukan perbaikan hari ini (kemarin) juga, namun tidak bisa langsung selesai,” kata staf Deputi Infrastruktur BPLS Bambang Ratmoko. Lokasi tanggul yang ambrol itu juga pernah mengalami hal sama. Saat itu endapan lumpur di dalam kolam penampungan sempat meluber walaupun tidak terlalu banyak. Tanggul yang ambrol itu memiliki ketinggian mencapai 11 meter dengan ketebalan tanggul sekitar 8 meter. Posisi tanggul sendiri berdekatan dengan rel kereta api, hanya sekitar 2 meter. Tidak ada korban jiwa akibat peristiwa ini, sebab saat kejadian tidak ada orang yang di atas tanggul ataupun di bawah tanggul. Namun, ambrolnya tanggul tersebut sempat menyebabkan perjalanan kereta api jurusan Surabaya-Malang dan sebaliknya terganggu.
Isyarat Bendera Biru Saat Tanggul Lapindo Ambrol dan tsunami jepang
Pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop VIII Surabaya sempat menutup jalur ini pada pukul 11.30 WIB. Kereta api yang perjalanannya terganggu di antaranya KA Sri Tanjung jurusan Surabaya-Jember, KA Mutiara Timur jurusan Banyuwangi-Surabaya, KA Penataran jurusan Surabaya-Blitar, dan KA Komuter jurusan Surabaya-Porong. “Kami langsung menutup jalur ini karena pertimbangan keamanan. Di sini tanahnya rawan ambrol dan lumpur bisa saja meluber ke rel,” kata petugas penilik rel PT KAI Daop VIII Sujanto. Beruntung, penutupan jalur ini tidak terlalu lama, hanya 1 jam. Setelah dipantau dan diperiksa, diputuskan jalur ini bisa dibuka kembali. KA Penataran yang sempat terhenti di Stasiun Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, akhirnya bisa melanjutkan perjalanan. (HS/N-1)


Rentetan peristiwa demi peristiwa, titik terakhir terjadi adalah kerusuhan di waktu yang berdekatan Dua kejadian itu, entah mengapa terjadi setelah adanya tokoh lintas agama menyetel lagu keras tentang detikNews : SBY Berbohong, Warning dari Tokoh Lintas Agama berikutnya giliran forum rektor yang menyatakan keprihatinannya, detikNews : Forum Rektor: Indonesia Menuju Negara Gagal!

Dua bentuk keprihatinan diatas, entah mengapa sekarang gaungnya ‘tenggelam’ di telan angin kerusuhan, tiba-tiba saja setelah kerusuhan temanggung, maka sebuah kejadian yang sering terjadi kembali berulang, Perhatikan foto diatas terhadap ambrolnya tanggul tsb, sesungguhnya ambrolnya tanggul itu terjadi sudah berkali-kali, namun ambrolnya kali ini mengalami keanehan, apakah keanehan itu ? Coba amati dengan cermat di foto tsb sehingga ditemukan keanehannya, jika belum ketemu, sekali lagi cek di foto ini, langkah demi langkah, ” Diduga longsornya tanggul penahan lumpur ini akibat subsidence (penurunan tanah) yang sering terjadi di kawasan tersebut. Suparno/detikSurabaya.” Terdapat bendera biru, lalu foto berikutnya menceritakan setelah itulah KA lewat dengan selamat, seperti foto di bawah ini ” Akibat kejadian tersebut, perjalanan kereta api Penataran dengan nomor kereta 979 jurusan Surabaya-Malang-Blitar sempat dihentikan sementara untuk mengantispasi hal yang tidak diinginkan. Suparno/detikSurabaya.”

Terlihat ketika KA 979 jurusan SBY-BLITAR, bendera itu masih ada, walau dalam posisi miring , lalu setelah KA lewat diganti dengan alat-alat berat untuk memperbaiki tanggul, maka lha … lha … bendera itu semakin mendekati tanah atau bahkan semakin hilang, lihat dibawah iniTanggul yang langsor spukul 12.00 WIB ini berada sebelah barat, sepanjang 75 meter. Suparno/detikSurabaya.

Terakhir bendera itu benar-benar ‘menghilang’ seperti foto dibawah ini, Tanggul Lapindo Ambrol Diduga Akibat Penurunan Tanah : Sejumlah pekerja dan alat berat memperbaiki ambrolnya tanggul penahan lumpur Lapindo di Titik 22 ,desa Siring, Sidoarjo. TEMPO/Fully Sya

Isyarat Bendera Biru Saat Tanggul Lapindo Ambrol


 

Ada Apakah ini Semua ? Ikuti Pembahasan dan Klik berikut ini

Halaman 1

Berikutnya Halaman Ke 2: …

sebelumnya

Apa yang Terjadi Setelah itu Semua ?

berikutnya
~Terungkap Tanda Ilahi di Lumpur Lapindo~

~Terungkap Tanda Ilahi di Lumpur Lapindo~

Mengutip wikipedia,

  • Banjir lumpur panas Sidoarjo, juga dikenal dengan sebutan Lumpur Lapindo , adalah peristiwa awal_lapindomenyemburnya lumpur panas di lokasi pengeboran Lapindo Brantas Inc. di Dusun Balongnongo Desa Renokenongo, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Indonesia, sejak tanggal 29 Mei 2006. Semburan lumpur panas selama beberapa bulan ini menyebabkan tergenangnya kawasan permukiman, pertanian, dan perindustrian di tiga kecamatan di sekitarnya, serta memengaruhi aktivitas perekonomian di Jawa Timur.
  • Berdasarkan beberapa pendapat ahli lumpur keluar disebabkan karena adanya patahan, banyak tempat di sekitar Jawa Timur sampai ke Madura seperti Gunung Anyar di Madura, “gunung” lumpur juga ada di Jawa Tengah (Bledug Kuwu). Fenomena ini sudah terjadi puluhan, bahkan ratusan tahun yang lalu. Jumlah lumpur di Sidoarjo yang keluar dari perut bumi sekitar 100.000 meter kubik per hari, yang tidak mungkin keluar dari lubang hasil “pengeboran” selebar 30 cm

(lumpur lapindo awal sebelum semuanya tenggelam)

Sebelum Lumpur Lapindo Meledak tgl 22-11-2006, terdapat empat peristiwa beruntun yang patut di renungkan yaitu empat_200688

  1. Gempa Jogja 27-5-2006
  2. Lumpur Lapindo Mulai Menyembur 29-5-2006
  3. Merapi Meletus 14-6-2006
  4. Tsunami Pangandaran 17-7-2006

Empat Peristiwa diatas membentuk sebuah memori untuk menyadarkan manusia akan keberadaanNya di muka bumi ini dengan sebuah misteri ilahi atas semua kejadian diatas, tersusun dalam tabel di bawah ini: Empat peristiwa sebelum lumpur lapindo meledak membuat simbol yang mudah di-ingat yaitu 88, sebagai memori kita mulia kitab Al-Quran Surat ke 88 Surah Al-Gasyiyah الغاشية Hari Pembalasan berisi 26 ayat yang merupakan salah satu dari lima surat al-quran yang memiliki pola 88+26=114, seperti di gambar berikut ini terdapat lima surat saja

surat_114_5Makna Lima Surat saja yang memiliki pola 114 merujuk pada jumlah digitnya yaitu 5+1+1+4=SEBELAS

Mengutip wikipedia : “Berdasarkan beberapa pendapat ahli lumpur keluar disebabkan karena adanya patahan, banyak tempat di sekitar Jawa Timur sampai ke Madura seperti lumpur_lapindoGunung Anyar di Madura, “gunung” lumpur juga ada di Jawa Tengah (Bledug Kuwu). Fenomena ini sudah terjadi puluhan, bahkan ratusan tahun yang lalu. Jumlah lumpur di Sidoarjo yang keluar dari perut bumi sekitar 100.000 meter kubik per hari, yang tidak mungkin keluar dari lubang hasil “pengeboran” selebar 30 cm. Dan akibat pendapat awal dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia maupun Kementerian Lingkungan Hidup Indonesia yang mengatakan lumpur di Sidoarjo ini berbahaya, menyebabkan dibuat tanggul di atas tanah milik masyarakat, yang karena volumenya besar sehingga tidak mungkin menampung seluruh luapan lumpur dan akhirnya menjadikan lahan yang terkena dampak menjadi semakin luas.”

(lumpur lapindo mulai menenggelamkan pabrik pabrik)

Mengutip wikipedia “Lokasi semburan lumpur ini berada di Porong, yakni kecamatan di bagian selatan Kabupaten Sidoarjo, sekitar 12 km sebelah selatan kota Sidoarjo. Kecamatan ini berbatasan dengan Kecamatan Gempol (Kabupaten Pasuruan) di sebelah selatan.lumpur_lapindo_x Lokasi pusat semburan hanya berjarak 150 meter dari sumur Banjar Panji-1 (BJP-1), yang merupakan sumur eksplorasi gas milik Lapindo Brantas Inc sebagai operator blok Brantas. Oleh karena itu, hingga saat ini, semburan lumpur panas tersebut diduga diakibatkan aktivitas pengeboran yang dilakukan Lapindo Brantas di sumur tersebut. Pihak Lapindo Brantas sendiri punya dua teori soal asal semburan. Pertama, semburan lumpur berhubungan dengan kesalahan prosedur dalam kegiatan pengeboran. Kedua, semburan lumpur kebetulan terjadi bersamaan dengan pengeboran akibat sesuatu yang belum diketahui. Namun bahan tulisan lebih banyak yang condong kejadian itu adalah akibat pengeboran. Lokasi semburan lumpur tersebut merupakan kawasan permukiman dan di sekitarnya merupakan salah satu kawasan industri utama di Jawa Timur. Tak jauh dari lokasi semburan terdapat jalan tol Surabaya-Gempol, jalan raya Surabaya-Malang dan Surabaya-Pasuruan-Banyuwangi (jalur pantura timur), serta jalur kereta api lintas timur Surabaya-Malang dan Surabaya-Banyuwangi.” (pusat lumpur lapindo semakin tidak bisa di jangkau)


Catatan bencana besar terakhir di tahun 2006 adalah tsunami pangandaran tgl 17-7-2006, sebagai catatan dari keduanya adalah 177 dari tgl dan bulan yang disatukan, maka sesungguhnya lumpur lapindo mulai menyembur tgl 29-mei-2006, maka 177 hari berikutnya lumpur itu meledak tepat tgl 22-november-2006. Numerikal 177 dalam bentuk sederhana adalah 1+7+7=15, mengacu pada al-quran surat ke 15 sebagai satu-satunya surat yang berisi 99 ayat, dan termasuk lima surat yang memiliki pola 114 (15+99=114)

7d43.jpg(lumpur lapindo menenggelamkan apapun yang ada)

Lumpur Lapindo mulai menyembur 29-5-2006, Kemudian Lumpur Lapindo meledak tgl 22-11-2006 membentuk 2+2+1+1+2+0+0+6=14, sebagai memori pada surat al-quran surat ke 14 Surah Ibrahim إبراهيم Nabi Ibrahim berisi 52 ayat, N. Ibrahiim di kenal sebagai Bapak Tauhid, yang pada masa lumpur lapindo suasana sangat kental terhadap sosok mbah marijan yang akan dibahas di bawah ini. Surat Ibrahiim hanya satu satunya yang berpola 14+52=66, yang merujuk pada jumlah deretan bilangan 1 sd SEBELAS, yakni 1+2+3+…+11=66

Ledakan Lumpur Lapindo 22-11-2006 yang membentuk 14, sehingga tahun 2006 semua peristiwa besar menjadi 88+14=102, seperti tabel dibawah inilima_peristiwa_besar_2006_siklus_sebelasDan…. Ajaib … bahwa lima peristiwa besar tahun 2006 berjumlah 102, mengacu pada surat al-quran ke 102 Surah At-Takasur التكاثر‎‎ Bermegah-megahan berisi 8 ayat yang memiliki pola yang sama dengan diatas, yaitu 1+0+2+8=SEBELAS, Ledakan Lumpur Lapindo memuat makna yang cukup dikenal yaitu 99

Mengutip wikipedia “Ada yang mengatakan bahwa lumpur Lapindo meluap karena kegiatan PT Lapindo di dekat lokasi itu. Lapindo Brantas melakukan pengeboran sumur Banjar Panji-1 pada awal Maret 2006 dengan menggunakancover_lumpur_lapindo_99 perusahaan kontraktor pengeboran PT Medici Citra Nusantara. Kontrak itu diperoleh Medici atas nama Alton International Indonesia, Januari 2006, setelah menang tender pengeboran dari Lapindo senilai US$ 24 juta. Pada awalnya sumur tersebut direncanakan hingga kedalaman 8.500 kaki (2.590 meter) untuk mencapai formasi Kujung (batu gamping). Sumur tersebut akan dipasang selubung bor (casing ) yang ukurannya bervariasi sesuai dengan kedalaman untuk mengantisipasi potensi circulation loss (hilangnya lumpur dalam formasi) dan kick (masuknya fluida formasi tersebut ke dalam sumur) sebelum pengeboran menembus formasi Kujung”

Ledakan Lumpur Lapindo 22-11-2006 membentuk 99 yang unik, yaitu tgl terjadinya 22-11-2006 dengan operasi sederhana 2+2+1+1+2+0+0+6=14 dan terjadi di PORONG terbentuk dari P=16,O=15,R=18 …. berjumlah =85, sehingga 14+85=99.

Ada Apakah Setelah Ledakan Lumpur Lapindo ?


Ada apa kah ini semua ? ikuti penjelasan berikutnya

Halaman 1

Berikutnya Halaman Ke 2: …

sebelumnya

Apa yang Terjadi Setelah itu Semua ?

berikutnya