Misteri Keanehan Gunung Merapi


awan_panas_merapi_14_6_2006_mbah_marijan_selamatGunung merapi, mengutip wikipedia, Gunung Merapi (ketinggian puncak 2.968 m dpl, per 2006) adalah gunung berapi di bagian tengah Pulau Jawa dan merupakan salah satu gunung api teraktif di Indonesia. Lereng sisi selatan berada dalam administrasi Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan sisanya berada dalam wilayah Provinsi Jawa Tengah, yaitu Kabupaten Magelang di sisi barat, Kabupaten Boyolali di sisi utara dan timur, serta Kabupaten Klaten di sisi tenggara. Kawasan hutan di sekitar puncaknya menjadi kawasan Taman Nasional Gunung Merapi sejak tahun 2004.
merapi_meletus_14_juni_2006_dan_tanda_kiamat_55Gunung ini sangat berbahaya karena menurut catatan modern mengalami erupsi (puncak keaktifan) setiap dua sampai lima tahun sekali dan dikelilingi oleh pemukiman yang sangat padat.  Kota Magelang dan Kota Yogyakarta adalah kota besar terdekat, berjarak di bawah 30 km dari puncaknya. Di lerengnya masih terdapat pemukiman sampai ketinggian 1700 m dan hanya berjarak empat kilometer dari puncak.

Letusan Besar Merapi 2006


Pada kasus merapi, letusan ini cukup mengundang perhatian disebabkan letak merapi di pusat pulau jawa.(sumber gambar)

foto_merapi_tempoMengutip dari wikipedia: Gunung Merapi adalah gunung termuda dalam rangkaian gunung berapi yang mengarah ke selatan dari Gunung Ungaran. Gunung ini terbentuk karena aktivitas di zona subduksi Lempeng Indo-Australia yang bergerak ke bawah Lempeng Eurasia menyebabkan munculnya aktivitas vulkanik di sepanjang bagian tengah Pulau Jawa. Puncak yang sekarang ini tidak ditumbuhi vegetasi karena aktivitas vulkanik tinggi. Puncak ini tumbuh di sisi barat daya puncak Gunung Batulawang yang lebih tua.

Tanda Letusan Merapi Semakin Terlihat 12 Mei 2006


Pada tahun 2006 lalu, letusan merapi membuat fokus perhatian yang besar dikarenakan sosok penunggu merapi membuat kontroversi dengan melawan perintah Raja, yakni : [S] 12:12 Sultan Perintahkan Juru Kunci Merapi Ikut Mengungsi, tetapi penunggu merapi tidak mau ikut mengungsi: [M] 12:47 Mbah Marijan Ngaku Dapat Wangsit: Merapi Tidak Berbahaya

merapi_2006Perintah Sultan yogyakarta merupakan langkah dari pantauan secara ilmiah akan terjadinya gunung merapi yang akan meletus, [ K] 15:25 Kalla Minta Separo Warga Lereng Merapi Radius 12 Km Dievakuasi, [G] 18:50 Gubernur Jateng: Tanda Letusan Merapi Makin Kelihatan, [G] 10:10 Guguran Lava Pijar Merapi 1 Km, Warga Dievakuasi Besar-besaran, [S] 10:25 Status Gunung Merapi Awas!, [E] 21:36 Evakuasi Total Warga Lereng Merapi Terus Berlangsung, [M] 09:07 Merapi Tunggu Letusan Besar,[G] 11:18 Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Terbesar, [M] 11:43 Merapi Terus-Menerus Keluarkan Awan Panas, [S] 19:28 SBY akan Bermalam Bersama Pengungsi Merapi, [S] 16:41 SBY Tidur di Tenda, Tapi Pakai Springbed, [S] 20:45 SBY: Salam Buat Mbah Marijan

Status Merapi Turun Menjadi Siaga 13-Juni-2006

 Selasa, 13/06/2006, 


[S]  18:07  Status Merapi Turun Jadi Siaga,

Bagus Kurniawan – detikcom,  Yogyakarta – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral menurunkan status Merapi menjadi Siaga pada pukul 11.00 WIB, Selasa (13/6/2006).Sebelumnya, selama sebulan Merapi berstatus Awas…..[L] 11:45 Luncuran Wedhus Gembel Merapi Semakin Pendek

Sehari Setelah Status di Turunkan, Merapi Meletus Tiba-tiba,  Rabu, 14/06/2006,


[R]  11:19 Ribuan Pengungsi Merapi Tinggalkan Barak,[ L] 15:33 Luncuran Awan Panas Panikkan Warga Lereng Merapi,  A] 16:02 Awan Panas Merapi Dekati Pemukiman, Warga Diungsikan Lagi,[S16:46 Siaga Merapi Berumur Sehari, Sekarang Awas Lagi,

Bagus Kurniawan – detikcom Yogyakarta – Status Gunung Merapi kembali berubah dalam kurun waktu kurang dari 24 jam. Setelah kemarin dinyatakan berstatus Siaga, mulai pukul 15.00 WIB, status Gunung Merapi kembali menjadi Awas., Korban berada di bungker , Warga yang baru saja tiba dari pengungsian tadi pagi kembali panik dengan datanganya awan panas secara tiba-tiba dengan ukuran besar ini. Tim SAR sampai saat ini masih sibuk melakukan koordinasi. (jon)

wedus-gembel-saat-letusan-gunung-merapi-tahun-2006_

Merapi Membawa Korban,  Rabu, 14/06/2006,


[G] 17:04  Geolog: Aktivitas Merapi Memang Sangat Fluktuatif, [I17:20  Indonesia ‘Terikat’ Sabuk Gunung Berapi Aktif,  [A]  17:22  Abu Merapi Mencurah Pekat, Jarak Pandang Hanya 1 Meter, [ P] 17:43  Pengungsi Merapi Balik ke Barak dengan Bungkusan Seadanya, [A]  17:47  Aktivitas Gunung Berapi Memang Unpredictable, [A18:29  Awan Panas Merapi Capai 6 Km Hingga Dusun Kalitengah, [L]  19:48  Listrik Mati, Evakuasi Warga Merapi Terhambat, [A20:31  Awan Panas Meluncur, Hutan di Lereng Merapi Terbakar, [A20:46  Awan Panas Merapi Bergulung-gulung dan Bergemuruh, [R]  20:47  Rumah Mbah Marijan Nyaris Dihantam Lahar Panas Merapi, [M21:15  Mbah Marijan Bertahan di Kinahrejo, Dikawal 15 Orang, [ D] 21:57  Dikepung Lahar Panas, 2 Orang Terjebak di Bunker Kaliadembungker_merapi

Merapi Meletus dengan Luncuran Awan Panas, Kamis, 15/06/2006


[M] 06:06 Merapi Masih Luncurkan Awan Panas, [T06:34 Terjebak di Bunker Kaliadem, 2 Orang Belum Berhasil Dievakuasi, [ A]  06:46 Awan Panas Skala Besar Meluncur Setiap Setengah Jam,  [A
09:39 Alat Berat Evakuasi 3 Warga yang Terjebak di Bunker Merapi, [K]   09:54 Kaliadem dan Bebeng Porak – poranda Diterjang Lahar Panas, [L10:30  Lahar Membara Sulitkan Evakuasi Warga Kaliadem, [ A]  11:46  Awan Panas Berukuran Besar Meluncur 4,5 Km ke Kali Gendol, [B]  12:05  BPPTK Harus Hati-hati Putuskan Status Merapi, [S]  12:06  Status Merapi Meleset, DPR Minta BPPTK Dibekali Alat Canggih,

SISMOGRAF_BPPTKStatus Merapi Meleset, DPR Minta BPPTK Dibekali Alat Canggih

Jakarta – Ramalan Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) soal Gunung Merapi yang meleset disesali anggota DPR. BPPTK harusnya lebih jeli dalam menjalankan tugas. Dengan demikian, BPPTK bisa menginformasikan hasil penelitiannya dengan benar dan tidak mengeluarkan pengumuman yang salah.

“Sebelum dilakukan pengumuman harus diteliti lebih detil. Namun karena keterbatasan peralatan teknologi bisa dipahami,” kata anggota FPKS Wahyudin Munawir di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (15/6/2006). Wahyudin menambahkan, BPPTK juga harus meningkatkan tenaga ahli dan menambah teknologinya dengan peralatan canggih untuk meneliti gerakan dan gejala-gejala kegunungapian di Indonesia. Sehingga setiap terjadi ancaman bisa diprediksi secara detil dan baik. “Pemerintah harus mengerahkan seluruh kemampuannya untuk menambah tenaga ahli dan teknologi, dan kemampuan masyarakatnya,” kata dia. Wakil Ketua Komisi VII Sony Keraf menilai, apa yang disampaikan BPPTK dengan menurunkan status Merapi dari Awas ke Siaga diyakini sudah melalui proses penelitian yang mendalam. Namun jika ternyata terjadi hal lain di luar prediksi, itu dinilai di luar kemampuan BPPTK. “Saya kira yang mereka sampaikan sudah melalui pengkajian ilmiah, tapi kalau kejadiannya lain, berarti ada faktor lain.

Kita tidak mampu mengatasinya,” kata Keraf. Karena itu ia menyarankan agar pemerintah mengkoordinasikan seluruh lembaga penelitian di bawah Kementerian Ristek. Ini penting untuk efisiensi anggaran dan pencapaian target.

Evakuasi Korban Letusan Merapi, Kamis, 15/06/2006


[E]  14:00  Evakuasi Warga Terjebak, 2 Backhoe Keruk Bunker Kaliadem, [A]  15:04  Awan Panas Besar Meluncur ke Kali Gendol, Tim SAR Kaliadem Panik, [E]  15:27   Evakuasi 2 Orang Terjebak dalam Bunker Kaliadem Dihentikan Sementara, [ L]  17:09  Lahar di Kaliadem Panas, Sepatu Anggota Tim SAR Meleleh, [M]  17:27  Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas Besar, Relawan Berlarian, [2]  18:31   2 Orang Terjebak di Bungker Kaliadem Diduga Tewas,

Suasana evakuasi,  tehadap jenazah dua relawan yang tewas di dalam bunker persembunyian Gunung Merapi, Kaliadem, (16/6). Dua orang relawan yang tewas karena tak sanggup menahan suhu panas di dalam bunker evakuasi dari semburan lava Gunung Merapi tersebut membuktikan bahwa bunker yang dijadikan alternatif tempat upaya penyelamatan diri bila terjadi letusan, tidak mampu menahan suhu panas yang terdapat di luar bunker. REUTERS,
evakuasi_korban

Kendaraan Alat Berat di Kerahkan Jumat, 16/06/2006


18675Kendaraan alat berat membongkar bungker yang tertutup timbunan material vulkanik Gunung Merapi. (Metro TV), Metrotvnews.com, Sleman: Dua relawan yang terjebak di bungker di Kaliadem, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta, Jumat (16/6), berhasil ditemukan Tim SAR Dandim Sleman 0732 dalam keadaan tewas. Keduanya masing-masing bernama Sudarwanto alias Kenteng dan Warjono. Kenteng ditemukan dalam keadaan masih berpakaian lengkap. Namun, tubuhnya melepuh seperti terbakar.
Menurut Ketua Tim Evakuasi Dandim Sleman 0732, Letnan Kolonel Infanteri Mursal, Kenteng ditemukan setelah pintu kedua bunker dapat dibuka dalam posisi terlentang. Sedangkan Warjono ditemukan di dalam bak mandi yang suhu airnya masih panas. Kedua relawan terjebak dalam bunker Kaliadem sejak Rabu silam. Mereka terjebak ketika Gunung Merapi meluncurkan awan panas besar berjarak tujuh kilometer yang mengarah ke sektor selatan. Warjono adalah warga Kecamatan Cangkringan. Sedangkan, Sudarwanto adalah relawan Artha Graha yang membantu evakuasi warga ke tempat pengungsian menyusul luncuran awan panas.Upaya evakuasi kedua korban tersebut sempat dihentikan, Kamis kemarin. Pasalnya, bunker tertutup timbunan material vulkanik berupa batu-batuan besar, pasir dan debu. Hingga kemarin, panas material vulkanik masih mencapai 200 derajat Celcius sehingga evakuasi baru dilanjutkan Jumat pagi ini.(*/BEY),


[A]  06:14  Awan Panas Merapi Muncul Lagi, [K]  08:23  Kedua Relawan di Bungker Kaliadem Ditemukan Tewas,  [B]  08:58  Bungker Kaliadem Salah Desain,  [S11:42   ‘Selamat Datang di Wisata Bebeng’ Hilang Tersapu Material Merapi

merapi_meletus_14_juni_2006_dan_tanda_kiamat_55

Muncul Awan Panas Lagi, Sabtu, 17/06/2006


[M]  12:01 Merapi Luncurkan 7 Kali Awan Panas & 49 Kali Lava Pijar, [L]   10:25 Luncuran Awan Panas Merapi Meningkat Lagi Merapi Turun Status menjadi Siaga Rabu, 12/07/2006 15:45 WIB,  Status Merapi Turun Jadi Siaga,  Merapi diturunkan statusnya dari AWAS ke SIAGA (level III)

Miniatur ‘Kiamat’ Letusan Merapi Terjadi pada 26-oktober-2010


ANEH .... AWAN PANAS MERAPI 26-OKTOBER-2010 SENGAJA MENGINCAR MBAH MARIJANPada tahun 2006 muncul kode penghancuran yang menuju pada titik utama, sebuah hitungan untuk memori bagi yang memiliki pemikiran (baca Inilah Bukti Kiamat Sudah Dekat) yang memuat sebuah kode penghancuran yaitu “Jika A=1, B=2, C=3, D … dst, maka kata KIAMAT adalah K=11, I=9,A=1,M=13,A=1, dan T=20, kesemuanya berjumlah 55, sebagai sebuah nilai angka kembar yang mudah di-ingat. Sebuah nilai kembar bukan angka klenik, tetapi sebuah memori atau renungan yang mudah di-ingat sebagai maksud untuk mengingatkan akan sesuatu yang besar. (baca Misteri Kode-Kode Aneh Pada Tsunami Aceh)”.

Minatur ‘kiamat’ yang ditampak olehNya sebagai bahan renungan bahwa bencana dengan  korban jiwa dapat dihindarkan manakala kita hanya berserah diri padaNya (baca Tanda Tanda Sebelum Bencana Besar Terjadi),

merapi_meletus_26_oktober_2010_sebagai_tanda_KekuasaanNya

Time Line Letusan Merapi 26-oktober-2010


 Artikel yang menuliskan time line ini adalah, Awas Merapi, Akankah di-Ikuti Gempa Besar ?

gunung_sinabung_meletus_29_8_2010_membentuk_22Saat ini yang menjadi fokus dari pemberitaan adalah aktifitas G.Merapi, sebelum itu, G.Sinabung Meletus 29-juli-2010.

Aktifitas Merapi Naik Menjadi Waspada 20-september-2010


Aktifitas merapi ini mulai menjadi perhatian sejak 20-september-2010, Status Gunung Merapi Naik Jadi ‘Waspada’

VIVAnews – Kepala Seksi Gunung Merapi, Balai Penyeledikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta, Sri Sumarti, menyatakan aktivitas Gunung Merapi mengalami peningkatan sehingga status yang semula ‘normal’ kini dinaikkan menjadi ‘waspada’. “Gempa multiphase (gempa permukaan) dan gempa vulkanik terjadi lebih sering dari biasanya, sehingga status Merapi dari normal kita naikkan ke waspada,” kata Sumarti, Jumat, 24 September 2010. Status Gunung Merapi sudah dinaikkan sejak 20 September 2010 lalu…..

Aktifitas Merapi Naik Menjadi Siaga 21-oktober-2010


Setelah beraktifitas intens, maka status merapi naik lagi menjadi  Kamis, 21/10/2010 21:27 WIB Status Gunung Merapi Naik Jadi Siaga

Jakarta – Status Gunung Merapi naik menjadi siaga. Sebelumnya gunung di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta ini berstatus waspada. “Status Merapi sejak pukul 18.00 berubah menjadi siaga,” ujar Staf Khusus Presiden Bidang Bencana dan Bantuan Sosial, Andi Arief dalam akun twitternya, Kamis (21/10/2010)….

Aktifitas Merapi Naik Menjadi Awas 25-oktober-2010


Hingga akhrinya naik lagi menjadi AWAS, Senin, 25/10/2010 08:19 WIB Status Gunung Merapi Dinaikkan Menjadi Awas

Sleman – Masyarakat di sekitar kawasan Gunung Merapi diminta bersiap dievakuasi. Status gunung Merapi kini telah dinaikkan menjadi ‘awas’ dari sebelumnya ‘siaga’. “Pemerintah Kabupaten Sleman telah mendapat surat pemberitahuan peningkatan status dari siaga ke awas,” kata Wakil Bupati Sleman, Yuni Satia Rahayu kepada detikcom, Senin (25/10/2010). Pemberitahuan itu disampaikan oleh Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta lewat surat bernomor 2044/45/BGL.V/2010, tanggal 25 Oktober 2010 mulai pukul 06.00 WIB. Pemerintah Kabupaten Sleman meminta agar masyarakat tidak panik dan siap untuk dievakuasi. Dia berharap agar masyarakat berdoa agar aktivitas Merapi membawa berkah. “Sedang berjalan untuk melakukan evakuasi sudah koordinasi untuk mempersiapkan,” tambahnya. Merapi semakin meningkat aktivitasnya sejak pekan lalu. Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Surono menegaskan arah luncuran lava pijar bakal lebih dominan menuju ke arah selatan Merapi. Pihaknya meminta warga di Kabupaten Sleman dan Klaten untuk meningkatkan kewaspadaannya. Meski demikian, pihaknya juga belum bisa memastikan waktu munculnya lava ke permukaan. Sedang gejala-gejala adanya tekanan magma dari perut bumi ke atas sudah muncul.

Peningkatan status tersebut merujuk pada aktifitas g.Merapi itu sendiri, dimana disebutkan Kini Lima Kali Lebih Berbahaya

JAKARTA — Pemerintah menyatakan bahwa kondisi gunung Merapi kali ini lima kali lebih berbahaya dibanding pada tahun 2006. Artinya, kemungkinan besar gunung Merapi akan meletus sudah sangat tinggi. Indikasinya, pertumbuhan pembengkakan badan (deformasi) Gunung Merapi terus menguat dan mencapai 12 sentimeter (cm) per hari. “Pertumbuhan deformasinya cepat. Saat berstatus waspada tumbuhnya 6 milimeter per hari. Saat ini menjadi 12 Centimeter per hari. Artinya, ini sudah sangat berbahaya,” kata Kepala Vulkanologi, Mitigasi, Bencana Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Surono ketika dihubungi Sabtu (23/10) kemarin. Surono mengungkapkan, percepatan pertumbuhan deformasi itu menandakan bahwa saat ini magma sudah dekat dengan permukaan. Melihat deformasi yang ada mengarah ke selatan, kemungkinan erupsinya juga mengarah ke Selatan. Ia menjelaskan, dengan pertumbuhan deformasi yang mengarah ke selatan, saat ini persiapan pengungsian lebih terfokuskan juga di kawasan selatan Gunung Merapi. “Kalau benar-benar erupsi ke selatan, masyarakat di selatan Gunung Merapi lebih siap. Apalagi mereka punya pengalaman saat erupsi 2006,” kata dia.

Merapi Meletus 26-oktober-2010


gunung_merapi_dan_gunung_kelud_meletus_22_kebetulankah_Gunung Merapi Meletus dan Gunung Kelud Meletus sebuah kenyataan tentang bukti 22,

Mengutip wikipedia, Erupsi pertama terjadi sekitar pukul 17.02 WIB tanggal 26 Oktober. Sedikitnya terjadi hingga tiga kali letusan. Letusan menyemburkan material vulkanik setinggi kurang lebih 1,5 km dan disertai keluarnya awan panas yang menerjang Kaliadem, Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Sleman. dan menelan korban 43 orang, ditambah seorang bayi dari Magelang yang tewas karena gangguan pernapasan.

foto_akibat_awan_panas_merapi_26_10_2010(sumber gambar getty images)

Sejak saat itu mulai terjadi muntahan awan panas secara tidak teratur. Mulai 28 Oktober, Gunung Merapi memuntahkan lava pijar yang muncul hampir bersamaan dengan keluarnya awan panas pada pukul 19.54 WIB.[13] Selanjutnya mulai teramati titik api diam di puncak pada tanggal 1 November, menandai fase baru bahwa magma telah mencapai lubang kawah.gunung_merapi_meletus_dahsyat_26_10_2010

Namun, berbeda dari karakter Merapi biasanya, bukannya terjadi pembentukan kubah lava baru, malah yang terjadi adalah peningkatan aktivitas semburan lava dan awan panas sejak 3 November. Erupsi eksplosif berupa letusan besar diawali pada pagi hari Kamis, 4 November 2010, menghasilkan kolom awan setinggi 4 km dan semburan awan panas ke berbagai arah di kaki Merapi. Selanjutnya, sejak sekitar pukul tiga siang hari terjadi letusan yang tidak henti-hentinya hingga malam hari dan mencapai puncaknya pada dini hari Jumat 5 November 2010. Menjelang tengah malam, radius bahaya untuk semua tempat diperbesar menjadi 20 km dari puncak. Rangkaian letusan ini serta suara gemuruh terdengar hingga Kota Yogyakarta (jarak sekitar 27 km dari puncak), Kota Magelang, dan pusat Kabupaten Wonosobo (jarak 50 km). Hujan kerikil dan pasir mencapai Kota Yogyakarta bagian utara, sedangkan hujan abu vulkanik pekat melanda hingga Purwokerto dan Cilacap. Pada siang harinya, debu vulkanik diketahui telah mencapai Tasikmalaya, Bandung,dan Bogor.

Bahaya sekunder berupa aliran lahar dingin juga mengancam kawasan lebih rendah setelah pada tanggal 4 November terjadi hujan deras di sekitar puncak Merapi. Pada tanggal 5 November Kali Code di kawasan Kota Yogyakarta dinyatakan berstatus “awas” (red alert).
Letusan kuat 5 November diikuti oleh aktivitas tinggi selama sekitar seminggu, sebelum kemudian terjadi sedikit penurunan aktivitas, namun status keamanan tetap “Awas”. Pada tanggal 15 November 2010 batas radius bahaya untuk Kabupaten Magelang dikurangi menjadi 15 km dan untuk dua kabupaten Jawa Tengah lainnya menjadi 10 km. Hanya bagi Kab. Sleman yang masih tetap diberlakukan radius bahaya 20 km.

Antara Merapi & Gempa Yogya Sebagai Memori


Gunung merapi yang tahun 2006 meletus namun dengan korban sedikit sebagai gambaran akan datangnya ‘kiamat’ dalam skala miniatur, seperti gambar berikut ini

merapi_meletus_14_juni_2006_dan_tanda_kiamat_55Dan skala miniatur kiamat dalam kode 55 yang terjadi, berjarak 4 tahun setelahnya miniatur ‘kiamat’ itu terjadi dan sebuah nilai yang lengkap membentuk asmaul husna.

merapi_meletus_26_oktober_2010_sebagai_tanda_KekuasaanNyaTahun 2006 yang lalu ketika g. merapi  meletus, kemudian di -iringi dengan gempa yogya 27-mei-2006, sebenarnya sebuah hal yang terjadi dengan misteri aneh kode 99 ini, perhatikan gambar dibawah ini, kode_aneh_gempa_yogya_99_dan_66Sebuah peringatan akan terjadinya gempa bumi yogyakarta telah pula dituliskan dan disebarkan brosur agar dapat terhindar dari bencana ini (baca Tanda Tanda Sebelum Bencana Besar Terjadi)

Gempa Yogya Telah diPeringatkan Sebelum Terjadinya


Sebagai kesadaran muncul akan datangnya gempa bumi (baca Tanda Tanda Sebelum Bencana Besar Terjadi), maka sebuah kepedulian akan arti tauhid untuk menyelamatkan penduduk negeri akan datangnya gempa bumi, tersebutlah peringatan akan datangnya gempa tsb dilakukan, Ringkasan Perjalanan Pembawa Peringatan Gempa Yogya 27 mei 2006 Sebelum Terjadinya,

ringkasan_perjalanan_pembawa_peringatan_gempa_yogya_27_mei_2006

Surat Surat Yang Dikirimkan Ke Petinggi Negeri Dan Media Massa Akan Terjadinya Gempa Bumi

surat_ke_hidayat_nur_wahid_ketua_mpr_sebelum_gempa_yogya_1surat_ke_hidayat_nur_wahid_ketua_mpr_sebelum_gempa_yogya_2surat_ke_hidayat_nur_wahid_ketua_mpr_sebelum_gempa_yogya_3:::::>>>>>Senin, 22/05/2006 <<<<<:::::

Lima hari menjelang gempa yogya, mulai team menyebarkan email ke seluruh media dan orang penting di negeri ini, serta pesan brosur untuk di sebarkan di yogya,  [L] 05.41 ** Lawan mbah Marijan

bukti_lawan_mbah_marijan(Brosur dan Press Release, cek tgl-nya sebagai bukti) press_MPT_bag_1 press_MPT_bag_2

:::::>>>>>Selasa, 23/05/2006 <<<<<:::::

Empat hari menjelang gempa yogya, brosur tetap di sebarkan ke email-email penting,  [B] 18.10 Brosur Lawan Mbah Marijan

brosur_1brosur_2brosur_3Sebuah ingatan akan brosur yang disebarkan sebelum gempa yogyakarta 27 mei 2006, brosur yang disebarkan (download), Peta gambar gempa juga disertakan dan penyebab gempa juga ditulikan, Brosur Peta Gempa Yang Disebarkan Sebelum Gempa Yogya 27-mei-2006


Kebetulankah_22_gempa_yogya_27_mei_2006_dan_gempa_tasikmalaya_2_9_2009_

Gempa Tasikmalaya Juga Membentuk 99


gempa_tasikmalaya_2_9_2009_dan_asmaul_husnagempa_tasik_malaya_membentuk_99_99Pembahasan detil, Tanda Tanda Sebelum Gempa TasikMalaya

Setelah tsunami aceh 26-des-2004, bencana terbesar kedua terjadi pada gempa yogya 27-mei-2006, mengutip wikipedia, Gempa Bumi Yogyakarta Mei 2006 adalah peristiwa gempa Bumi tektonik kuat yang mengguncang Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah pada 27 Mei 2006 kurang lebih pukul 05.55 WIB selama 57 detik. Gempa Bumi tersebut berkekuatan 5,9 pada skala Richter. United States Geological Survey melaporkan bahwa gempa terjadi sebesar 6,2 pada skala Richter.

kode_aneh_gempa_yogya_99_dan_66Sebagaimana tsunami Aceh, kode 99 membentuk asmaul husna, agar melihat dan merenungkan 99 ini yang muncul agar senantiasa mendekatkan diri padaNya, maka 66 ini memberikan makna khusus akan bencana gempa bumi ini, tiada lain, makna kebalikan dari 99 yaitu 66.

marijan_dan_kode_66Sebuah pelajaran yang nyata diabad modern tentang tanda tanda kekuasaanNya, ketika 66 merujuk pada nama sebuah tokoh yang saat itu dipuja dan disanjung, (baca Kejadian Aneh-Aneh Sebelum Mbah Marijan Meninggal).

mbah_marijan_tv_one_2(mbah marijan dan ritualnya, sumber tvone)

Sebuah 99 vs 66 yang dikarenakan sebuah tokoh tanpa sadar telah melakukan percampuran ibadah, antara Allah swt dengan penunggu merapi, sehingga sebuah kesadaran akan datangnya Gempa Bumi. Perhatikan bahwa gempa yogya ini telah diperingatkan sebelum terjadinya (baca Tanda Tanda Sebelum Bencana Besar Terjadi)

indosiar.com, Yogyakarta – Juru Kunci Gunung Merapi Mbah Maridjan Rabu (15/08/07) kemarin, memimpin prosesi labuhan hajat dhalem Keraton Kasultanan Yogyakarta dikawasan lereng Gunung Merapi. Labuhan tersebut digelar sebagai bentuk penghormatan kepada Kyai Sapu Jagat yang diyakini sebagai roh penunggu Gunung Merapi yang menjaga keselamatan dan ketentraman warga Yogyakarta………….

Diambil dari sumber berikut, Labuhan Merapi Meriah 

murid_mbah_marijan_bawa_keris_bendera…………. Sela ratus atau kemenyan kemudian dibakar sebagai awal persembahan barang labuhan. Ada beberapa penjaga Gunung Merapi yang ikut hadir, yakni Empu Rama, Empu Ramadi, Gusti Panembahan Prabu Jagad, Krincing Wesi, Branjang Kawat, Sapu Angin, Mbok Ageng Lambang Sari, Mbok Nyai Gadhung Mlati dan Kyai Megantoto……

Peringatan Sebelum Merapi Meletus Dahsyat 26-okotber-2010


Sebuah peringatan demi peringatan yang digaungkan akan terjadinya “rencana besar” yang akan terjadi sebagai titik utama dari kisah ini, dimulai banyaknya artis yang bermasalah tahun 2010, salah satu contoh adalah Pornografi marak, Heboh Video Mesum dan Porno mirip Ariel Peterpan, Luna Maya, Cut Tari, Ada Apa ? yang memuat kode ‘kiamat’ yang aneh

ariel_peterpan_dan_kode_kiamatKemudian secara tiba-tiba setelah itu, gunung Sinabung yang sekian lama tidur, tiba-tiba ‘bangun’ seperti pada gambar berikut ini,  Jika Video Hot, Mesum, Porno dan Sex benar, maka lubang demi lubang telah ditampakkan, gambaran nafsu seperti lumpur yang terus menerus menyembur, tidak bisa di halang-halangi, tinggal selangkah lagi untuk menuju titik tujuan.

Gunung Sinabung Aktif setelah lama tidur, ketika Ariel Terungkap masalah Porno-nya


gunung_sinabung_meletus_29_8_2010_membentuk_22peringatan_sebelum_gunung_sinabung_meletus_pertama_kali_29_8_2010Pornografi yang Aneh, Mengaktifkan Simbol 22 yang lain Sebagai ‘Kiamat’ Sudah Dekat

Kode Kiamat Juga Aktif sebagai memori 14-juni-2006 ketika G.Merapi Meletus


merapi_meletus_14_juni_2006_dan_tanda_kiamat_55Memori kode kiamat muncul tepat di tanggal yang sama 14-juni-2010, ketika di Indonesia terjadi ‘sesuatu’, secara global juga terjadi hal yang memngingatkan pada memori 55 ini (baca nonton gratis video porno nasional, ada apa ?), KPI Stop Headline News Pagi Metro TV karena Tayangkan Video Porno

Jakarta – Tayangan Headline News pukul 05.00 WIB Metro TV dihentikan sementara oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat. Sanksi itu dijatuhkan karena acara itu kecolongan menayangkan adegan video porno.

KPI Pusat melansir dalam situsnya, adegan video porno itu disiarkan saat berita soal razia video porno di sebuah warnet di Trenggalek, Jawa Timur. Berita itu disiarkan pada 14 Juni pukul 05.00 WIB. “Metro TV mendapat sanksi penghentian sementara Program Siaran Headline News yang ditayangkan pukul 05.00 WIB selama satu minggu (tujuh hari berturut-turut),” tulis KPI Pusat, Jumat (2/7/2010). Selain penghentian sementara siaran, Metro TV juga diwajibkan meminta maaf secara terbuka kepada publik selama tiga hari berturut-turut dengan format yang telah ditentukan. “Dari pagi hari pukul 07.00 WIB, siang pukul 13.00 WIB, dan malam hari pukul 19.00 WIB,” lanjutnya. Metro TV juga diminta berjanji tidak akan melakukan pelanggaran berat seperti diatur dalam Standar Program Siaran (SPS) Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) 2009. KPI Pusat telah menyerahkan surat teguran itu pada Metro TV di kantor KPI pada Kamis 1 Juli 2010. Hadir dalam kesempatan itu adalah Makroen Sanjaya, Wakil Pemimpin Redaksi Metro TV.

Tepat ketika pagi hari di Indonesia media menyiarkan adegan porno, maka sebuah kenyataan global juga terjadi yaitu 14-juni-2010 (baca Patung Yesus Tertinggi di AS Tersambar Petir dan Terbakar, Ada Apa ?)

patung_yesus_tersambar_petir_dan_terbakar_14_juni_2010_dan_55


Perhatikanlah bahwa gambar demi gambar diatas yang memuat semua 55, tiada lain sebuah memori 55 tertuang didalam bulan 10 yang kesemuanya berjumlah 5+5=10 yaitu bulan 10 tahun 2010.

Bulan oktober 2010 sebagai miniatur ‘kiamat’ ditampakkan 4 kejadian sekaligus:empat_ka_saling_bertabrakan_mengapa_empat_bencana_oktober_2010

 

Tahun 2010, Merapi Meletus Dahsyat sebagai Rencana Besar menuju Titik Utama


ringkasan_bencana_tahun_2010_Tahun 2010 adalah tahun ‘buruk’ karena tingkah orang-orang yang tidak bermoral, berikut ini daftar dari sebuah catatan 2010. Sebuah bencana dahsyat terjadi di bulan oktober 2010, langkah demi langkah dituliskan & disarikan bencana kelam di tahun 2010,  Setelah Gempa Padang terjadi 30 september 2009 , maka berikutnya sebagai urutan kejadian aneh yang terjadi sebelum bencana super besar terjadi:

  1. Empat (4)  bulan setelah itu, presiden RI yang ke 4 wafat, yakni tepat tgl 30 desember 2009 (baca Gus Dur, Kejadian Aneh Sebelum & Sesudah Kematian)
  2. Longsor Ciwidey tgl 22 Februari 2010, dituliskan sebagai “Longsor Ciwidey, Awal Dari Bencana Besar” dan akhrinya benar terbukti
  3. Jatiluhur sebagai waduk terbesar di Indonesia, Meluap di tanggal kembar 22 maret 2010. Tidak biasanya dalam bulan-bulan ini (22 maret 2010) atau beberapa tahun belakangan menunjukkan ‘anomali’ dalam besaran volume air (baca JatiLuhur Meluap adalah Jejak Ekpresi Ketuhanan)
  4. Semua Icon Internasional terbakar (Icon internasional BALI, Icon internasional JW Marriot Terbakar, Icon internasional BATAM) Semua Terbakar Tepat di tanggal Kembar 22 APRIL 2010 (baca Batam Rusuh: Bagian Dari Skenario Besar)
  5. Sebuah Pesawat Presiden Polandia Jatuh 10-4-2010, Pesawat Jatuh, Presiden Polandia Tewas:Miniatur Bagi RI yang akhirnya miniatur itu terbukti ketika tgl dan bulan dibalik sebagai 4 kejadian dibulan 10 yang mematikan (Empat KA salingbertabrakan sekaligus, Banjir Bandang Wasior, Gempa dan Tsunami Mentawai dan Merapi meletus sejadi-jadinya)
  6. Sebuah Meteor yang langka jatuh di Jakarta tgl 29 April 2010 (baca Meteor Jatuh Di Jakarta, Sebuah Tanda Yang Jelas) dan menjadi bukti akan hal ini.
  7. Mantan Ibu Negara  Meninggal di Tanggal Kembar 22-mei-2010 (baca Mantan Ibu Negara Ainun Habibie Wafat, Mengapa Tepat 22-mei-2010?)
  8. Kejadian demi kejadian akan aksi porno Indonesia menjadi terkenal di dunia (baca Mendunia, Video Mesum dan Porno Mirip Ariel Peterpan, Luna Maya, Cut Tari, Sebuah Teori Konspirasi ?)
  9. Dunia Selebritis heboh dengan Pornografi, maka banyak artis yang berduka, termasuk mama laurent, dewi yull dsb (baca Dewi Yull Berduka, Ada Apa Denganmu ?)
  10. Aksi Porno Mendunia, Selebritis berduka, maka entah mengapa metrotvews tgl 2-7-2010, secara tidak sengaja menyiarkan film porno (baca nonton gratis video porno nasional, ada apa ?), sebelumnya didahului oleh kebakaran demi kebakaran yang melanda media nasional (baca Aneh, Kantor Republika Terbakar Setelah Sebelumya TV9 Terbakar, Ada apa ?). Paling tidak ada 3 media yang terbakar (Republika, TV9 dan SuaraSurabaya, baca Kebakaran yang Aneh, Jelang Kejadian Besar)
  11. Makam makam banyak yang meledak (baca Fenomena Makam Meledak) seiring dengan ledakan tabung elpiji dimana2x
  12. Diskotek demi diskotek terbakar, KA saling anjlok dan gempa terus bermunculan (baca Diskotek Terbakar Lagi, KA anjlok lagi, Gempa Datang Lagi)
  13. Kemudian, entah mengapa giliran tempat tempat peribadatan kaum agama semuanya terbakar (baca Patung Yesus Tertinggi di AS Tersambar Petir dan Terbakar, Ada Apa ?)
  14. Gerhana Matahari Total di Chile sebagai tanggal kembar 11 juli 2010 (baca Kegelapan Dari Chile Akan Segera Melanda RI) yang akhirnya terbukti 106 hari tulisan itu
  15. Gempa Yogya terjadi 21 Agustus 2010 yang dituliskan sebagai Gempa Yogya, Bagian Dari Rentetan Kegelapan yang kemudian terbukti dengan kegelapan terjadi di bulan oktober 2010
  16. Tepat di tanggal Kembar 22 september 2010, Sebuah Masjid Bergeser Sendiri Arah Kiblatnya (baca Tiang Masjid Bergeser Sendiri, Sebuah Penegasan Akan Keniscayaan)
  17. Rumah Presiden, Wapres, Rumah Gubernur Jawa Barat dan jalanan semua menunjukkan keanehan (baca Rumah Wapres Ditimpa Pohon, Open House Presiden Membawa Korban, Ada Apa ?. Setelah rumah, berikutnya jalan demi jalan juga mengalami keanehan, Jalan Cikini Meledak, Jalan Martadinata Ambles dan Jalan Naripan Terbakar: Sebuah Keniscayaan)
  18. Tepat tgl 2-10-2010, Empat KA secara sekaligus bertabrakan (baca KA Argo Bromo Tabrak Senja Utama, Sudah Ada Firasat Sebelumnya)
  19. Dua hari setelah Empat KA saling bertabrakan, maka tepat tgl 4 oktober 2010, Terjadi Banjir Bandang Wasior (baca Kejadian Aneh – Aneh Jelang Bencana Banjir Bandang Wasior)
  20. Munculnya Halo Matahari di mana-mana khususnya di kota padang sebagai penarik perhatian akan bencana besar yang terjadi dalam waktu dekat (baca Halo Matahari di Padang, Apakah Pertanda Gempa Besar ?)
  21. Setelah banjir bandang Wasior, maka 21 hari berikutnya terjadilah gempa dan tsunami mentawai tepat tgl 25 oktober 2010 (baca Kejadian Aneh-Aneh Sebelum Gempa & Tsunami Mentawai)
  22. Setelah itu, titik utama dari bencana demi bencana adalah meletusnya Gunung Merapi Sedahsyat-dahsyatnya hingga tokoh yang dikagumi para pejabat dan negara ikut menjadi korban. Dua puluh (22) hari setelah 4 -oktober 2010 terjadilah tgl 26 oktober 2010, Merapi Meletus (baca Kejadian Aneh-Aneh Sebelum Mbah Marijan Meninggal)

Titik Utama ini sebenarnya telah diperingatkan akan terjadinya bahwa manusia sudah kelewatan sikap dan perbuatannya, hingga suatu masa

G. Merapi Meletus adalah sarana untuk Intropeksi


G. Merapi meletus pada tanggal 26-oktober-2010 yang muncul kode Asmaul Husna merupaka sebuah bentuk memori agar manusia senantiasa mendekatkan diri padaNya,

merapi_meletus_26_oktober_2010_sebagai_tanda_KekuasaanNya

Sebuah kemiripan yang nyata dari G.Merapi meletus 2010 (4 tahun setelah meletus 2006), maka 4 tahun berikutnya giliran G.Kelud meletus tgl 13-feb-2014, sebuah kemiripan yang muncul yaitu

G. Merapi  2010 & G. Kelud 2014


gunung_merapi_dan_gunung_kelud_meletus_22_kebetulankah_Gunung Merapi Meletus dan Gunung Kelud Meletus sebuah kenyataan tentang 22,

Tentunya ketepatan ini dalam level 22 skala tgl-bln-thn-jam-menit bukan merupakan sebuah kebetulan semata akan letusan G. Merapi yang membentuk simbol 22 sama dengan G. Kelud. Sebuah hal yang merupakan keteraturan demi keteraturan yang terjadi akan 22, terlihat pula pada gempa yogya dan tasikmalaya, serta g. sinabung.

Satu pemikiran pada “Misteri Keanehan Gunung Merapi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s