Ajaib, Inikah Makna Misteri Isra Mikraj Di Abad Modern ?


Mengutip wikipedia, Isra Mikraj

Isra Mikraj (bahasa Arab: الإسراء والمعراج, al-’Isrā’ wal-Mi‘rāj) adalah bagian kedua dari perjalanan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad S.A.W dalam waktu satu malam saja. Kejadian ini merupakan salah satu peristiwa penting bagi umat Islam, karena pada peristiwa inilah dia mendapat perintah untuk menunaikan salat lima waktu sehari semalam. Beberapa penggambaran tentang kejadian ini dapat dilihat di surah ke-17 di Al-Quran, yaitu Surah Al-Isra.

Riwayat tentang perjalanan malam nabi dan diangkatnya dia ke langit untuk bertemu langsung dengan Allah dan menerima perintah kewajiban shalat di lima waktu terdapat dalam Kitab Hadits Shahih milik Imam Muslim  “…. Allah berfirman: ‘Wahai Muhammad! Sesungguhnya aku fardukan lima waktu sehari semalam …” . Mengutip wikipedia Salat lima waktu Salat lima waktu tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Subuh, terdiri dari 2 rakaat. Waktu Shubuh diawali dari munculnya fajar shaddiq, yakni cahaya putih yang melintang di ufuk timur. Waktu shubuh berakhir ketika terbitnya matahari.
  2. Zuhur, terdiri dari 4 rakaat. Waktu Zhuhur diawali jika matahari telah tergelincir (condong) ke arah barat, dan berakhir ketika masuk waktu Ashar.
  3. Asar, terdiri dari 4 rakaat. Waktu Ashar diawali jika panjang bayang-bayang benda melebihi panjang benda itu sendiri. Khusus untuk madzab Imam Hanafi, waktu Ahsar dimulai jika panjang bayang-bayang benda dua kali melebihi panjang benda itu sendiri. Waktu Asar berakhir dengan terbenamnya matahari.
  4. Magrib, terdiri dari 3 rakaat. Waktu Magrib diawali dengan terbenamnya matahari, dan berakhir dengan masuknya waktu Isya.
  5. Isya, terdiri dari 4 rakaat. Waktu Isya diawali dengan hilangnya cahaya merah (syafaq) di langit barat, dan berakhir hingga terbitnya fajar shaddiq keesokan harinya. Menurut Imam Syi’ah, Salat Isya boleh dilakukan setelah mengerjakan Salat Magrib.

Jumlah rakaat sholat wajib adalah 17 rakaat dan mengandung keajaiban

  1. Isra Miraj, perjalanan semalam Nabi Muhammad SAW tembus 7 langit. Perjalanan ini diabadikan dalam surah ke 17 yakni  “Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya  agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda  Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (QS 17 ayat 1)
  2. Rakaat berjumlah 17 adalah wajib membaca surah Al-Fatihah, surat ke 1 berjumlah 7 ayat
  3. Simbol 5 dan 17 merupakan sebuah surah ke 5 ayat 17 yang berbunyi  “Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya Allah itu ialah Al Masih putera Maryam”. Katakanlah: “Maka siapakah  yang dapat menghalang-halangi kehendak Allah, jika Dia hendak membinasakan Al Masih putera Maryam itu beserta  ibunya dan seluruh orang-orang yang berada di bumi kesemuanya?”. Kepunyaan Allahlah kerajaan langit dan bumi dan apa yang ada diantara keduanya; Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (QS 5 ayat 17)
  4. Simbol 5 dan 17 jika dijumlahkan 5+17=22 merupakan sebuah surah yang berbunyi tentang hari akhir “Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu; sesungguhnya kegoncangan hari kiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat besar” QS surat 22 ayat 1

Keajaiban Makna di Abad Modern


Pada penjelasan diatas disebutkan beberapa keajaiban tentang simbol 5, dan 17 yang membentuk 5+17=22, maka sebuah peristiwa tahun 2006 terjadi dalam simbol 22 ketika gempa bumi yogya 27-5-2006 terjadi sebagai simbol 2+7+5+2+0+0+6=22, dimana sebelum gempa telah diperingatkan akibat penokohan yang berlebihan ketika seseorang hamba Allah juga melakukan ritual  (baca Kejadian Aneh-Aneh Sebelum Mbah Marijan Meninggal)
gempa_bumi_yogya_27_mei_2006_simbol_22Labuhan itu juga sebagai persembahan kepada penguasa Gunung Merapi yang dipimpin Eyang Kyai Sapu Jagad, Empu Rama, Empu Ramadi, Krincing Wesi, Branjang Kawat, Sapu Angin, Mbah Lembang Sari, Nyai Gadhung Mlati dan Kyai Megantoro yang kesemuanya sebagai penguasa di Gunung Merapi. (jon)
Setelah gempa yogya terjadi 27-mei-2006, maka muncullah awan panas merapi 14/6/2006 dan tsunami pangandaran 17/7/2006, seperti digambar bawah ini
awan_panas_merapi_14_6_2006_33_hari_tsunami_pangandaran_17_7_2006Dan Akhir dari Awan Panas Merapi tergambar dibawah ini
awan_panas_merapi_14_6_2006_dan_26_10_2010Rentang waktu itu terjadilahlumpur lapindo meledak di PORONG, jika a=1, b=2 dst, maka PORONG=85 merupakan bilangan dari 17×5=85. Anehnya ledakan lumpur lapindo terjadi tgl 22, tepatnya 22-11-2006 yang dijumlahkan menjadi 2+2+1+1=2+0+0+6=14, sehingga porong+tgl terjadi menjadi 85+14=99 sebagai simbol Asmaul Husna (nama-nama Tuhan),sebuah makna yang dalam dari surah 85 ayat 14
Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Pengasih, (QS 85 ayat 14)
ledakan_lumpur_lapindo_22_11_2006_membentuk_99
Setelah porong meledak sebuah simbol demi simbol ketuhanan yang mengingatkan terungkap, baca Ajaib, Inikah Pesan Tuhan Saat Meteor Besar Jatuh di Rusia 15-Feb-2013 ?
ajaib_meteor_jatuh_dan_ledakan_lumpur_lapindo_2277Rentang waktu 22-11-2006 lumpur lapindo meledak, maka 2277 hari (99×23) setelahnya muncul meteor Raksasa hantam Rusia, sebagai ilustrasi  diakhir jaman ketika umat islam banyak mendapatkan fitnah,
Hai orang-orang yang beriman, ruku’lah kamu, sujudlah kamu, sembahlah Tuhanmu dan perbuatlah kebajikan, supaya kamu mendapat kemenangan. (QS 22 ayat 77)

Setelah Meteor jatuh, maka G. Kelud meletus Dahsyat juga membentuk simbol 22, Letusan G. Kelud 13-2-2013 (rentang 99+99+99+66 hari dari Meteor Rusia),

Sebuah simbol 22 yang kembali muncul, juga mirip dengan G. Merapi Meletus

gunung_merapi_dan_gunung_kelud_meletus_22_kebetulankah_Sebuah pesan di abad modern akan pesan yang nyata sebagai makna Isra Mikraj yaitu

Hai orang-orang yang beriman, ruku’lah kamu, sujudlah kamu, sembahlah Tuhanmu dan perbuatlah kebajikan, supaya kamu mendapat kemenangan. (QS 22 ayat 77)