~[Misteri Ilahi] Tragedi Mina ~

Mengutip wikipedia:

  • Insiden desak-desakan pada musim Haji 2015 terjadi ketika jutaan jamaah haji berjalan berarak menuju jembatan Jamarat di Mina untuk melempar jumrah sebagai rangkaian ibadah haji. Insiden yang terjadi pada 24 September 2015
    Terjadi pertentangan mengenai penyebab insiden ini, terutama antara Arab Saudi sebagai penyelenggara haji dan Iran, yang merupakan negara dengan jumlah korban terbanyak sekaligus seteru politik Arab Saudi. Menurut Kementrian Dalam Negeri Arab Saudi dalam pernyataan awalnya, insiden desak-desakan dipicu oleh dua kelompok besar jamaah yang berlawanan arah bertemu pada jalan yang sama. Lebih lanjut petugas Arab Saudi mengatakan bahwa insiden terjadi disebabkan adanya sekitar 300-an jamaah haji asal Iran yang melanggar peraturan dengan mengubah rute dan melawan arus yang mengakibatkan bertemunya dua arus jamaah yang berlawanan arah, pergerakan terhenti dan terdesak oleh jamaah yang terus berdatangan. Sementara Iran mempertanyakan kompetensi Arab Saudi sebagai penyelenggara haji dan menuntut permintaan maaf dari Arab Saudi atas peristiwa ini.

 

memori_kembar_jalan_204_minaplay_vidio_youtubeLihat Vidio Misteri Ilahi Tragedi Mina , Klik Gambar Diatas

Sebuah tragedi, Korban Tewas Tragedi Mina Jadi 769 Jemaah, 439 Luka-luka

  • Jakarta – Pemerintah Arab Saudi merilis data terbaru korban tragedi di Jalan 204, Mina. Data terbaru, korban tewas akibat insiden ini berjumlah 769 orang dan 439 lainnya yang terluka masih dalam perawatan. Pemerintah Saudi, melalui direktorat pertahanan sipil, mengumumkan kepada khalayak terkait perkembangan penanganan tragedi Mina. Sejak awal, direktorat pertahanan sipil inilah yang terus memberikan update terkait jumlah korban dalam peristiwa memilukan itu. “Menteri kesehatan dalam pernyataan resminya mengatakan bahwa jumlah korban tewas pada insiden di Mina menjadi 769 orang dan 439 terluka,” demikian tertulis dalam akun twitter resmi direktorat pertahanan sipil Arab Saudi, Sabtu (26/9/2015). Dari jumlah korban tewan itu, 14 di antaranya adalah jemaah asal Indonesia. Pemerintah Indonesia telah berhasil melakukan identifikasi terhadap 14 jenazah yang dinyatakan sebagai jemaah asal Indonesia. Sementara itu masih ada 112 jemaah asal Indonesia yang dinyatakan masih dalam pencarian. Proses identifikasi jenazah di Arab Saudi memang sangat berbelit. Arab tidak menggunakan sistem uji DNA untuk mengidentifikasi jenazah, namun hanya menyebar foto yang kemudian akan dicocokkan oleh perwakilan masing-masing negara…… Jemaah Haji Indonesia yang Meninggal dalam Tragedi Mina Jadi 19 Orang dan Ulama Besar Arab Saudi Soal Tragedi Mina: Ini Nasib dan Takdir
  • Riyadh, – Tragedi Mina mengguncang dunia. Ulama besar Arab Saudi Sheikh Abdul Aziz al-Sheikh menegaskan, peristiwa itu di luar kendali manusia. Tragedi Mina pada Kamis, 24 September tersebut merupakan musibah terburuk yang menimpa event haji tahunan dalam seperempat abad terakhir. Otoritas Saudi pun menuai kritikan keras, khususnya dari Iran, atas langkah-langkah keamanan yang dilakukan. “Anda tidak bertanggung jawab atas apa yang terjadi,” ujar Mufti Besar Saudi itu kepada Putra Mahkota Mohammed bin Nayef dalam pertemuan di Mina, seperti dikutip kantor berita resmi Saudi, Saudi Press Agency (SPA) seperti dilansir AFP, Sabtu (26/9/2015). “Karena untuk hal-hal yang tak bisa dikendalikan manusia, Anda tidak bisa disalahkan untuk itu. Ini nasib dan takdir yang tak terelakkan,” tandas Sheikh kepada Putra Mahkota Mohammed yang juga menjabat Menteri Dalam Negeri. Ditegaskan Sheikh yang menjadi Ketua Dewan Syura — badan yang menasihati pemerintah Saudi– para jemaah haji harus mematuhi aturan dan regulasi yang diterapkan personel keamanan.

Sebuah keniscayaan dan terungkap dari deretan kembar yang mudah di-ingat, sebagai bagian memori yang mudah untuk mengingatkan manusia akan arti sebuah makna, mengapa tragedi mina terjadi tepat tgl 24-9-2015 ? mengapa tidak sesudahnya saja sehingga menjadi tgl 25 atau tgl 26 ? … sebagai sebuah ketetapanNya dan penggenapan akan sebuah deretan simbol kembar yang selalu dan senantiasa di warningkan di sini, kini terjadi dalam rentang waktu yang runtun.

 

Halaman 1

Berikutnya Halaman Ke 2: …

sebelumnya

Apa yang Terjadi Setelah itu Semua ?

berikutnya
Iklan