~[Misteri Ilahi ] Di Balik Kematian Tragis Bocah Kecil & Lucu: Angeline di Bali~

Media nasional akhir-akhir ini gencar dengan berita, Angeline Tewas dalam Kondisi Memeluk Bonekaangeline

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR — Polisi bersama tim evakuasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Kota Denpasar menemukan jasad Angeline (8 tahun) dalam posisi memeluk boneka. Angeline, bocah malang yang tewas usai dibunuh oleh ibu angkatnya. “Ada boneka di dalam jenazah, dan ada kain yang membungkus jenazah,” kata Kapolda Bali, Irjen Ronny Sompie, Rabu (10/6).

  • Dia menjelaskan, bocah malang itu dikubur pada tanah yang tidak terlalu dalam yakni kurang dari dua meter. Jasad korban ditemukan dalam kondisi tertelungkup dengan memeluk boneka berbentuk wanita Korea dan dibungkus selimut atau bed cover….. Ikat Angeline dengan Boneka Barbie, Agus: Supaya Rohnya Tidak Cari Saya
  • Jakarta – Sebelum menguburkan Angeline, tersangka Agus sempat mengambil boneka kesayangan korban dan mengikatnya bersama mayat korban. Hal tersebut dilakukan Agus supaya dirinya tidak didatangi roh korban. “Saya kemarin sudah tanyakan ke Agus. Kata dia boneka kesayangan itu diikatkan bersama mayat korban agar keduanya menyatu dan rohnya tidak mencari saya (Agus),” terang pengacara Agus, Haposan Sihombing kepada detikcom, Jumat (12/6/2015). Lalu, saat ditanyakan apa dasarnya, Agus mengaku berdasarkan adat di kampung halamannya. “Dia bilang menurut tetua adat jadi saya (Agus) ikuti,” terangnya…..Kasus Angeline, Kronologi dari Hilang hingga Meninggalsimbol_aneh_kematian_angeline_22

Berikut ini kronologi tragedi hilangnya Angeline.

  1. 16 Mei 2015 : Angeline terakhir terlihat di halaman rumahnya di Jalan Sedap Malam, Denpasar, Bali. Investigasi Komnas Anak menyatakan tetangga melihat pintu pagar rumah Angeline terkunci saat itu. “Artinya, hanya orang rumah yang tahu keberadaan terakhir Angeline. Dia tidak keluar,” kata Arist.
  2. 17 Mei 2015 : Kakak angkat Angeline, Christina dan Ivon, mengumumkan hilangnya Angeline pada laman Facebook berjudul “Find Angeline-Bali’s Missing Child”. Mereka memasang sejumlah foto bocah yang senyumnya tampak ceria itu. Keduanya juga mengajak masyarakat ikut mencari Angeline. Masyarakat, dari artis hingga pejabat, geger ikut membantu pencarian bocah malang tersebut.
  3. 18 Mei 2015 : Tiga hari setelah menghilang, keluarga melapor ke Kepolisian Sektor Denpasar Timur. Polisi memeriksa sejumlah saksi, yaitu Margareth (ibu angkat Angeline), Antonius (pembantu sekaligus penjaga rumah), dan seorang penghuni kontrakan milik Margareth bernama Susianna. Polda Bali memperluas pencarian di seluruh perbatasan Bali, Banyuwangi, dan Nusa Tenggara Barat. Mereka juga memeriksa rumah Margareth tiga kali. Pemeriksaan pertama dan kedua selalu dihalangi pemilik rumah.
  4. 24 Mei 2015 : Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait mengunjungi rumah Margareth pada malam hari. Arist menengok kamar tidur Margareth yang juga sering dipakai Angeline. Menurut Arist, rumah itu tak layak huni karena acak-acakan, kotor, dan bau kotoran hewan. Margareth memelihara puluhan anjing dan ayam di rumahnya. Di kamar tidur, Arist mencium bau anyir yang berbeda dengan bau kotoran hewan. “Tidak ada seprei terpasang dan ruangannya bau anyir,” ujar Arist. Kecurigaan itu segera dilaporkan kepada polisi.
  5. 5-6 Juni 2015 : Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi serta Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise mengunjungi rumah Margareth dalam kesempatan berbeda. Namun kedatangan keduanya ditolak keluarga Angeline.
  6. 9 Juni 2015 : Guru SD Negeri 12 Sanur Bali, tempat Angeline sekolah, menggelar sembahyang di depan Pura Penyimpangan Batu Bolong, di depan rumah Angeline. Persembahyangan digelar untuk meminta petunjuk paranormal. Mereka mengaku mendengar suara Angeline.
  7. 10 Juni 2015 : Polisi menemukan jasad Angeline di pekarangan rumah Margareth. Angeline ditemukan dikubur pada kedalaman setengah meter, dengan pakaian lengkap dan tangan memeluk boneka. Tubuhnya dililit seprei dan tali…..Bukti Baru Polisi: Temuan Menarik dan Percikan Darah di Kamar Margrieth Pihak kepolisian mendapatkan bukti baru untuk mengembangkan penyidikan kasus pembunuhan bocah Angeline. Beberapa bukti baru yang ditemukan dari olah TKP di kediaman Margrieth Megawe bisa menuntun polisi untuk menjerat pihak lain selain Agustinus Tai dalam kasus pembunuhan Angeline. “Percikan darah di kamar Agus dan percikan darah di tisu yang ada di kamar Margrieth tapi di tisu akan kita uji DNA,” kata Kepala Polresta Denpasar Komisaris Besar Anak Agung Made Sudana, Jumat (12/6/2015) malam….Ditemukan Rajah di Bawah Bantal Milik Ibu Angkat Angeline Polisi menemukan sebuah rajah dalam bungkusan di bawah bantal milik ibu angkat Angeline, Margareta. Temuan itu didapat saat polisi melakukan penggeledahan menyusul ditemukannya jenazah bocah perempuan tersebut di pekarangan.Rajah adalah suratan, bisa berupa gambar atau tanda yang dipakai sebagai jimat untuk menolak penyakit atau bala. “Tadi juga ditemukan sebuah rajah, ditemukan di bawah bantal milik ibunya Angeline. Rajah tersebut berupa bungkusan yang di dalamnya ada foto Angeline,” kata Kapolresta Denpasar Kombes Anak Agung Made Sudana, di Denpasar, Bali, Rabu (10/6/2015)….. Ditemukan Jimat Berisi Foto Angeline di Bawah Bantal Milik Ibu Angkat angeline4

Masih belum pasti apa tujuan ibu angkat menyimpan jimat berisi foto Angeline di bawah bantalnya.

Perhatikan ANGELINE yang menjadi pusat perhatian & fokus media, bahkan 2 menteri, Bupati: Bupati Banyuwangi Siap Bantu Pemulangan dan Pemakaman Angeline para Gubernur,

  1. Gubernur Jatim Minta Bupati Banyuwangi Fasilitasi Pemulangan Angeline
  2. Kasus Angeline Menyita Perhatian Gubernur Bali
  3. Cara Ahok Antisipasi Kasus Angeline Terjadi di Jakarta

Dan KAPOLDA beserta KAPOLRI, Soal Pembunuh Angeline, Kapolda Bali: Pelaku Bisa Kena Pembunuhan Berencana bahkan sampai juga kapolri Agus Sudah Jadi Tersangka Kasus Angeline, Kapolri: Kasus ini Masih Terus Didalami hingga para artis, Simpati dari Para Artis untuk Angeline

  • TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Hashtag atau tanda pagar (tagar) #RIPAngeline dan #JanganDiam terlihat pada banyak tweet di media sosial Twitter, setelah seorang anak perempuan bernama Angeline, yang berusia delapan tahun, pada Rabu lalu (10/6/2015) ditemukan tewas dan terkubur di halaman belakang tempat tinggalnya di Sanur, Bali. Para artis pun menggunakan tagar tersebut dalam tweet mereka. Pada Jumat (12/6/2015), artis peran Joe Taslim menyampaikan rasa dukanya pada akun pribadinya. Ia pun mengingatkan masyarakat untuk berperan dalam usaha melindungi anak-anak di Indonesia dari kekerasan….”Rest in peace little angel. You’re in a better place now. #RIPAngeline (Istirahatlah dengan tenang malaikat kecil. Engkau kini sudah berada di tempat yang lebih baik),” tulis @MorganOey. Vokalis dan penulis Dewi Lestari atau Dee pun menyatakan pada akun Twitter-nya pada Rabu lalu (10/6/2015) mengenai perasaannya ketika mendengar kabar kasus Angeline. “Angeline’s case is so heartbreaking. #RIPAngeline,” tulis @deelestari…..Doa dari Menteri Hingga Artis untuk Angeline
  • REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Bocah delapan tahun, Angeline, yang hilang pada 16 Mei lalu, ditemukan dalam keadaan tewas, Rabu (10/6). Mayat Angeline ditanam di bawah pohon pisang di belakang rumah tempat korban tinggal. Sejumlah doa terus mengalir atas peristiwa penemuan jenazah Angeline. #RIPAngeline menjadi trending topic i Twitter menyusul penemuan jenazah sang bocah malang. ….. ‘Percikan Darah Bisa Buktikan Ada Tidaknya Pelaku Lain Pembunuhan Angeline’

 

 

Halaman 1

Berikutnya Halaman Ke 2: …

sebelumnya

Apa yang Terjadi Setelah itu Semua ?

berikutnya
Iklan