~[Misteri Ilahi] Kisah Titisan Tuhan ~

Sebuah gempa dahsyat terjadi, hari Sabtu tgl 25-4-2015, Gempa Nepal, 1.000 Warga Eropa Dinyatakan Hilang dan 6.621 Orang Tewas Akibat Gempa Nepal, Kecil Kemungkinan Ada Korban Selamat korba bertambah, Korban Jiwa Akibat Gempa Nepal Capai 7.365

  • Korban jiwa akibat gempa yang mengguncang Nepal pada 25 April sudah bertambah menjadi 7.365 orang dan jumlah korban cedera tercatat 14.366 orang sementara otoritas negara itu mulai menyiapkan skema rekonstruksi.

Spekulasi menyebar sebagai hal yang wajar, Kisah ‘Rumah Titisan Dewi’ Selamat dari Gempa Dahsyat Nepal

kumari_nepal

  • Liputan6.com, Kathmandu – Ketika gempa bumi dahsyat melanda Nepal pekan lalu, tak hanya rumah yang porak-poranda. Bangunan bersejarah seperti kuil-kuil dan patung-patung utama di Lapangan Darbar di Kathmandu pun ambruk. Tapi anehnya, rumah seorang gadis berusia 9 tahun yang dipuja-puja sebagai dewi ini tetap tegak berdiri. “Dia melindungi kita,” kata Durga Shakya, penjaga rumah Kumari atau dewi Samita Bajracharya, yang seperti semua pemujanya berasal dari masyarakat adat Newar di lembah Kathmandu, dikutip dari VOA News, Minggu (3/5/2015). “Lihat sekeliling, rumah Kumari tetap tegak. Hanya retak sedikit di salah satu sisi, tapi selain itu tidak ada apa-apa. Bahkan di dalamnya, tidak ada barang yang jatuh, semuanya baik-baik saja,” ucap Durga.

Perhatikan data yang semua orang dapat membaca hal ini, dan ingatlah gempa dahsyat ini mengapat terjadi tepat tgl 25-4-2015 ? mengapa tidak tanggal lain ? … hingga sebuah kenyataan terjadi Gempa Nepal, Permukaan Tanah Naik Satu Meter

Siapakah Dewi titisan Kumari ini ? menurut wikipedia, Kumari (children)

  • Kumari, atau Kumari Devi, atau Living Goddess – Nepal adalah tradisi menyembah muda perempuan pra-puber sebagai manifestasi dari energi wanita ilahi atau devi dalam tradisi agama Hindu. Kata Kumari, berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti Kaumarya “perawan”, berarti perempuan yang belum menikah muda di Nepal dan beberapa bahasa India dan merupakan nama dewi Durga sebagai anak……Pemohon mengunjungi Kumari di ruang di mana dia duduk di atas singgasana singa emas. Banyak dari mereka yang mengunjungi adalah orang-orang yang menderita kelainan darah atau menstruasi sejak Kumari diyakini memiliki kekuatan khusus atas penyakit tersebut. Dia juga dikunjungi oleh birokrat dan pejabat pemerintah lainnya. Pemohon lazim membawa hadiah dan makanan persembahan kepada Kumari, yang menerima mereka dalam diam. Setelah tiba, ia menawarkan mereka kakinya menyentuh atau mencium sebagai tindakan pengabdian. Selama penonton ini, Kumari erat diawasi dan tindakannya ditafsirkan sebagai prediksi dari pemohon hidup ‘, misalnya sebagai berikut:
  • Menangis atau tertawa keras: penyakit serius atau kematian
    Menangis atau menggosok mata: kematian yang Segera
    Gemetar: Penahanan
    Tangan bertepuk tangan: Alasan takut Raja
    Memilih di persembahan makanan: kerugian keuangan
  • Jika Kumari tetap diam dan pasif seluruh penonton, umat nya meninggalkan gembira. Ini adalah tanda bahwa keinginan mereka telah diberikan.

 

 

Halaman 1

Berikutnya Halaman Ke 2: …

sebelumnya

Apa yang Terjadi Setelah itu Semua ?

berikutnya
Iklan