~ [Misteri Ilahi] Tanda Aneh Sebelum Air Asia Jatuh Ke Laut ~

Air Asia Hilang Kontak


Setelah Air Asia hilang kontak, .AirNav Bandara Juanda: AirAsia QZ 8501 Sempat Melewati Cuaca EkstrimMinggu, 28/12/2014 10:02 WIB, Pesawat AirAsia Rute Surabaya-Singapura Hilang Kontak AirAsia Pastikan Pesawatnya Hilang dan Bentuk Tim Pencarian

  • AirAsia Indonesia memastikan pesawatnya ada yang hilang kontak tadi pagi. Dalam akun twitter @AirAsia dikatakan mereka mengkonfirmasi bahwa QZ8501penerbangan dari Surabaya ke Singapura telah kehilangan kontak dengan kontrol lalu lintas udara di 07: 24 pagi ini

airasia_99play_vidio_youtubeLihat Vidio Misteri Ilahi AirAsia Jatuh, Klik Gambar Diatas

Air Asia Dipastikan Jatuh ke Laut


Dan dipastikan jatuh ke laut, tgl 28-12-2014, Basarnas Sebut Pesawat AirAsia Jatuh

  • SURABAYA – Kabar tentang kepastian keberadaan pesawat AirAsia mulai terkuak. Kepala Basarnas Indonesia Agus Hermanto mengungkapkan, pesawat AirAsia dengan nomor penerbangan QZ8501 jatuh. Pesawat yang berangkat dari Surabaya menuju Singapura itu hilang kontak Minggu pagi (28/12)….. Senin, 29/12/2014 08:58 WIB, AirAsia Hilang Kepala Basarnas: Dugaan Sementara AirAsia QZ8501 Ada di Dasar Laut Jakarta – Kepala Basarnas Marsdya TNI F Henry Bambang Sulistyo mulai membuka dugaan-dugaan terbaru mengenai posisi pesawat AirAsia QZ8501. Dugaan sementara, pesawat tersebut berada di dasar laut. “Dugaan sementara pesawat itu ada di dasar laut,” ujar Sulistyo dalam konferensi pers di Posko Bandara Soekarno-Hatta, Senin (29/12/2014) pukul 08.50 WIB.

Air Asia Jatuh Karena Cuaca


Minggu, 28/12/2014 20:47 WIB AirAsia Hilang Kontak, AirAsia yang Hilang adalah Jam Terbang Pertama Surabaya-Singapura

  • Jakarta – Pesawat AirAsia QZ8501 tujuan Surabaya ke Singapura hilang di lepas pantai Belitung tadi pagi. Ternyata pesawat yang membawa 155 penumpang tersebut merupakan penerbangan jam pertama yang dilakukan AirAsia dari Surabaya menuju Singapura. “Rute penerbangan dari Surabaya menuju Singapura ini merupakan penerbangan jam pertama AirAsia,” ujar Group CEO AirAsia Tony Fernandes di Bandara Juanda, Surabaya, Minggu (28/12/2014)…. Sebelum Hilang, Pilot AirAsia Laporkan akan Hindari Awan

Air Asia Ditemukan Di Laut


Setelah 2 hari pencarian, tgl 30-des-2014, serpihan demi serpihan muncul di laut, Selasa, 30/12/2014 14:39 WIB TNI AU Temukan Bayangan Berbentuk Pesawat di Dalam Laut dan Selasa, 30/12/2014 14:42 WIB AirAsia Hilang, KRI Bung Tomo Temukan Emergency Exit Door Pesawat

  • KOMPAS.com – Direktur Perhubungan Udara, Djoko Murjatmodjo mengonfirmasi bahwa serpihan-serpihan yang ditemukan di perairan dekat Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah adalah bagian dari sebuah pesawat. Hal tersebut disampaikan oleh Djoko di kantor Badan SAR Nasional (Basarnas) di Jakarta, Selasa (30/12/2014) siang.

Sebuah berita, Puing-puing Air Asia ditemukan

AirAsia QZ8501 Jatuh Bukan karena Cuaca


JAKARTAKomite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) membeberkan hasil investigasi kecelakaan pesawat AirAsia QZ8501 yang jatuh di Perairan Selat Karimata, pada Minggu 28 Desember 2014 silam. Investigator KNKT, Nurcahyo Utomo menjelaskan, pesawat yang terbang dari Bandara Juanda, pukul 05.35 Wib menuju ke Changi, Singapura itu tersebut sudah beberapa kali mengalami gangguan setelah terbang sekitar 30 menit.”Sejak pukul 06.01 WIB, flight data recorder (FDR) mencatat adanya aktivasi peringatan sebanyak 4 kali. Ini disebabkan karena terjadinya gangguan pada sistem Rudder Travel Limiter (RTL). Gangguan itu juga mengaktifkan Electronic Centralized Aircraft Monitoring (ECAM) berupa pesan ‘Auto FLT RUD TRV LIM SYS’,” ujar Cahyo.

  • Gangguan yang muncul pada sistem RTL tersebut kemudian ditangani oleh awak pesawat, sesuai instruksi dari ECAM. Gangguan pada sistem RTL tersebut dipastikan Cahyo bukan suatu yang membahayakan penerbangan.Kemudian muncul gangguan keempat. FDR, kata Cahyo, mencatat gangguan ini berbeda dengan gangguan awal tadi. Ganguan keempat ini menunjukkan kesamaan dengan kejadian pada 25 Desember 2014 atau tiga hari sebelum pesawat celaka. Saat itu, ketika masih di darat pesawat QZ8501 menunjukkan gangguan circuit breaker (CB) dari Flight Auqmentation Computer (FAC) direset.‎”Tindakan awak pesawat setelah gangguan keempat ini mengaktifkan tanda peringatan kelima yang memunculkan pesan di ECAM berupa ‘Auto FLT FAC 1 Fault’ dan peringatan keenam yang memunculkan pesan di ECAM berupa ‘Auto FLT FAC 1+2 Fault’,” beber Cahyo.
  • Setelah ‎pesan ‘Auto FLT FAC 1-2 Fault’ ‎itu, sistem auto-pilot dan auto-thrust tidak aktif. Sistem kendali fly by wire pesawat lantas berganti, dari normal law ke alternate law, di mana beberapa proteksi tidak aktif.”Pengendalian pesawat oleh awak dari auto pilot ke manual itu selanjutnya menyebabkan pesawat masuk dalam kondisi ‘upset condition’ dan ‘stall’ hingga akhirnya terekam FDR,” ulas Cahyo dalam jumpa persnya, di kantornya, Jakarta, Selasa (1/12). (chi/jpnn)

 

 

Halaman 1

Berikutnya Halaman Ke 2: …

sebelumnya

Apa yang Terjadi Setelah itu Semua ?

berikutnya
Iklan