Terungkap, Hikmah Gempa Sumbar Mengapa Tepat 6-3-2007 ?

Mengutip wikipedia :

Gempa Sumbar yang terjadi, mengutip wikipedia, Gempa Bumi Sumatera Barat Maret 2007  adalah serangkaian gempa Bumi berkekuatan 5,8-6,4 skala Richter yang melanda sejumlah kabupaten di provinsi Sumatera Barat, Indonesia pada 6 Maret 2007 mulai pukul 10:49 WIB. Guncangan gempa terasa hingga ke Singapura dan Malaysia. Sampai tanggal 7 Maret 2007 korban meninggal akibat gempa ini dilaporkan sebanyak 52 orang.

gempa_sumbar_7_3_2007_mengapa_Gempa Sumbar ini adalah rangkaian dari tiga bencana besar pada bulan maret, yaitu dengan urutan:

  1. Longsor NTT 3-3-2007
  2. Gempa Sumbar 6-3-2007
  3. Garuda Jatuh di Yogya 7-3-2007

 

Al-Quran dan Gempa Sumbar


Catatan:[Penting] Sebelum melihat, membaca atau menonton vidio yang ada di situs ini, perlu memahami bahwa situs ini bukanlah situs Ramalan, gotak gatik matuk atau Paranormal,detil penjelasan sbb Beda Paranormal VS Hamba Allah


Gempa sumbar membentuk 6-3-2007 merupakan bagian dari peringatanNya agar manusia senantiasa mendekatkan diri padaNya, terjadinya membentuk 6+3+2+0+0+7=18,

Bentuk 18 yang dijelaskan sebagai jumlah SEBELAS dan TUJUH adalah makna yang dalam karena 18 adalah bentuk dasar dari bilangan numerik yang berpola 99, sebagai bilangan ajaib dunia, semua penyusuna 99 selalu berjumlah digit 18, contoh

  1. bilangan 1+98 membentuk 1+9+8=18
  2. bilangan 2+97 membentuk 2+9+7=18
  3. …. begitu seterusnya hingga semua perkalian dengan 99 juga jumlah digitnya berjumlah 18
  4. 99×1=99 membentuk 9+9=18
  5. 99×2=198 membentuk 1+9+8=18 …. dst

Quran surat ke 18 berisi 110 ayat yang membentuk 1+8+1+1+0=11 (SEBELAS) dan jika 18+110=128 juga membentuk 1+2+8=11, hingga sebuah manifestasi 11 ini ditunjukkan pada jumlah pola terbanyak di al-quran adalah sebelas

sebelas_11_Sekali lagi hitung keteraturan ini, bahwa no surat  digitnya di jumlahkan 1+0+1+3+1+7+1+8+2+0+3+1+6+3+9+0+1+0+2+1+0+5+1+0+6=62 dan jika ayatnya dijumlahkan keseluruhan berjumlah 59 yang terdiri dari semua jumlah ayatnya, 1+0+9+4+3+1+1+1+1+1+0+1+3+5+3+4+1+1+2+0+8+5+4=59, sehingga keseluruhan digit yang membentuk 62 dan 59 adalah 6+2+5+9=22.

Ingat bahwa jumlah digit terbanyak berpola 11 sejumlah 11 surat (11×11=121) yang akhirnya merujuk pada 22, hingga keteraturan demi keteraturan yang telah di terangkan diatas, bahwa digit surat berjumlah 62 dan ayat nya berjumlah digit 59, maka 6+2+5+9=22 yang terbentuk lagi … sekali lagi … numerikal 1+2+3+… sd 22 semuanya berjumlah 253 sebagai 2+5+3=10 (sama dengan 154=>1+5+4=10) tiada lain memori quran surat ke 10 berisi 109 ayat sehingga 1+0+1+0+9=11 (yang berjumlah sebelas surat) atau quran surat ke 10 mewakiliki 4 surat yang berpola no+jumlah ayat 10+109=119 sebagai 1+1+9=11 juga. Dan akhirnya menuju pada bilangan 99 sebagai Asmaul Husna dari 4 surat yang berpola 119119_menjadi_99

Quran surat ke 11 sendiri memiliki pola di awal mengandung huruf AlifLamRa bersama lima surat lain, sehingga semuanya berjumlah 62 … ingat jumlah digit surat dari pola sebelas juga berjumlah 62alif_lam_raa_62Quran yang memiliki pola jumlah digit berjumlah 11 adalah bahwa no surat  digitnya di jumlahkan 1+0+1+3+1+7+1+8+2+0+3+1+6+3+9+0+1+0+2+1+0+5+1+0+6=62, surat ke 10, surat ke 13, surat ke 17, surat ke 18, surat ke 20, surat ke 31, surat ke 63, surat ke 90, surat ke 102, surat ke 105, dan surat ke 106, semuanya berjumlah 62, sebagai sesuatu yang teratur bahwa surat ke 62 berisi 11 surat, dan huruf penyusun tulisan muhammad berjumlah 62 dan surat ke 62 adalah surat al-jumuah sebagai hari khusus umat islam hari jumat dan penempatan surat ke 62 berisi 11 ayat menujukkan 6+2+1+1=10 sebagai pembahasan jumlah 11 berjumlah 11 dan 119 yang berjumlah 4, tiada lain 11+4=15, sebagai satu-satunya surat quran yang berisi 99 ayat sehingga 15+99=114 yang pola seperti ini berjumlah 5 surat … membentuk 1+1+4+5=11 lagi.

119_menjadi_99

Nomor surat dari bentuk pola 119 menujukkan keteraturan sebagai iktibar, yaitu 10,36,83,89 kesemuanya membentuk 1+0+3+6+8+3+8+9=38 yang kembali ke bentuk 3+8=11 (lagi) dan surat ke 38 adalah surat shod.

Huruf Shod adalah huruf yang ke 14, angka ini merujuk pada Surat ke 14 (Ibrahiim) berisi 52 ayat hingga 66=14+52 yang pada banyak pelajaran sebagai bapak Tauhid. Inilah muncul pada tahun 2010 dan tahun 2014

Contoh angka 14 yang lain adalah ketika Al-Quran di bakar di tgl 11, tepatnya 11-9-2010 yang membentuk 1+1+9+2+0+1+0=14, maka terdapat balasanNya

Sebagai numerikal yang khusus numerikal 11, bahwa semua bilangan sampai 11 berjumlah 66 = 1+2+3+4+5+6+7+8+9+10+11,dan 66 adalah bentuk pokok penting dari ketuhanan, sebagai satu-satunya surat yang memiliki pola nosurat+jumlah ayat=66 adalah surat ke 14 berisi 52 ayat, surah ibraahiim sebagai bapak Tauhid di tempatkan di no surat ke 14 dan berisi 52 ayat, sehingga 66=14+52 merupakan salah satu konsep ketuhanan yang penting akan arti Tauhid. Arti 66 sebagai Numerikal yang berarti bahwa dengan memurnikan Tauhid, maka manusia akan selamat, tertuang dalam vidio dalam era modern sebagai kisah nyata dengan bukti lengkap di abad modern

Apakah Tidak Ada Peringatan Sebelum Gempa Sumbar Terjadi ?


Perhatikan tanggal, bulan, tahun, jam dan menit pada gempa sumbar ini, yaitu 6/3/2007 pkl 10.49 membentuk 6+3+2+0+0+7+1+0+4+9=32. Sebuah nilai 32, ketika ditarik mundur ke belakang dari terjadinya gempa sumbar 6/3/2007, terjadilah banjir besar Jakarta 2-2-2007 dan ketika ditarik mundur lagi dari banjir Jakarta, 32 sebelumnya adalah Adam air Jatuh 1-1-2007.

gempa_sumbar_7_3_2007_mengapa_2

Sebuah pertanyaan besar ada apa dengan rangkaian 32 ini ? sehingga muncul beriringan dan berurutan ? sebuah ulasan yang menjawab 32 ini, yaitu alquran surat ke 32    Surah As-Sajdah    السّجدة    Sajdah  berisi  30 ayat yang membentuk pola 32+30=62 dan quran surat ke 62    Surah Al-Jumu’ah    الجمعة    Hari Jum’at  berisi  11 ayat membentuk pola 6+2+1+1=10, sebagai memori jari manusia ada 10 pada dua telapak tangannya, ingat jumlah digit surat dari pola sebelas juga berjumlah 62, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya

Apakah Tidak Ada Peringatan Sebelum Gempa Sumbar Terjadi?


Ledakan lumpur lapindo, maka sebuah keniscayaan terjadi sebagai “WASPADA DENGAN YANG KEMBAR”, sebagai gambaran akan kehancuran jika satu tubuh tetapi kepalanya dua, satu tubuh, maunya banyak, bertuhan Allah swt tetapi juga melakukan ritual tertentu

Setelah ledakan lapindo yang tertanggal 22 bulan 11 tahun 2006, maka sebuah inspirasi muncul akan bahaya kedepan terhadap sesuatu yang kembar, Sebuah inspirasi muncul yang disebabkan keprihatinan masalah ini, berikut doa tersebut, perhatikan posting yang tidak dapat diubah (http://groups.yahoo.com/neo/groups/the_untold_stories/files)

doa_22Isi dari doa itulah sebuah pengharapan untuk orang orang yang terpinggirkan agar diberi kemudahan didalam mengambil hikmah pelajaran, daripada orang orang yang banyak akal. Sebelumnya jauh hari dari doa 22 itu, peringatan akan bencana demi bencana terjadi didalam sebuah ingatakan akan kewaspdaan terhadap tanggal tanggal yang kembar, lihat email yang mencatat tanggal penyimpanan cek disini, :

waspada_terhadap_kembar

Ringkasan Kepedihan Dari Waspada Dengan Yang Kembar


Setelah menuliskan akan waspada dengan yang kembar, terdapat 3 bencana beruntun yang terjadi sebagai manifestasi waspada dengan yang kembar:

  1. Adam air Jatuh ditanggal kembar 1-1-2007
  2. Jakarta Banjir Besar di tanggal kembar 2-2-2007
  3. NTT longsor di tanggal kembar 3-3-2007

waspada_terhadap_kembar_terbukti_2007

Indonesia Menangis Dan Bertobat


Ledakan lumpur lapindo tepat tgl 22/11/2006, 1/1/2007 Adam Air Jatuh, 2/2/2007 Jakarta Banjir Besar, memunculkan waspada dengan yang kembar, sebuah keniscayaan diungkapkan bahwa Allah swt Maha Pengampun, agar senantiasa intropeksi untuk berbenah sehingga terhindarkan dari bencana, berikut ringkasan, cek posting yang tidak dapat diubah tglnya, menyatakan indonesia akan menangis sebagai bentuk intropeksi agar terhindar dari malapetaka. Sebuah tulisan yang berharap mencegah bencana besar, salah satunya,cek posting yang tidak dapat diubah, Bilakah 22-2-2007 ? posting Feb 19, 2007 10:10 am, terbukti dengan::

  1. Longsor NTT 3-3-2007
  2. Gempa Sumbar 6-3-2007
  3. Garuda Jatuh di Yogya 7-3-2007

Sesuai dengan warning “BACALAH 22″, dibawah ini dan melakukan pertaubatan nasional akan bencana demi bencana yang berurutan terjadi.

sebuah_tulisan_longsor_ntt_gempa_sumbar_pesawat_garuda_jatuh_2007

.