~Terungkap Misteri Senjata Cuaca Amerika (HAARP) & Topan Terdahsyat Dunia ~

Mengutip wikipedia:

Topan haiyan saat mendekati FilipinaTopan Haiyan (bahasa Tionghoa: 海燕), disebut di Filipina dengan Topan Yolanda, ialah salah satu siklon tropis terkuat yang pernah dicatat. Badai ini awalnya bermula dari suatu kawasan tekanan rendah di timur-tenggara Pohnpei di barat Samudera Pasifik pada 2 November. Setelah menjadi badai tropis dan mendapat nama Haiyan pada 00.00 UTC 4 November, sistem ini mulai bertambah kuat dengan pantas hingga mencapai intensitas topan pada 18.00 UTC 5 November. Bergerak secara umumnya ke barat, gangguan ini semakin berkembang dengan lingkungan tiupan angin ringan dan suhu permukaan laut hangat, menjadi depresi tropis pada awal keesokan harinya. Badai ini masuk dalam kategori 5 Skala badai Saffir-Simpson.

Diarahkan oleh badai subtropis di utara siklon, badai Haiyan melintasi di sisi utara Palau, di mana kerusakan angin besar terjadi. Setelah itu, ia terus meningkat; pada 12.00 UTC 7 November, Badan Meteorologi Jepang (JMA) menaikkan angin berkelanjutan 10-menit maksimum badai ini ke 235 km / jam (145 mph). Pada 8 November, siklon ini memasuki Laut China Selatan dan diturunkan tingkatan ke topan Kategori 4 oleh JTWC.. Badai ini menewaskan sedikitnya 10.000 orang

Beberapa berita mengungkapkan bahwa ada kemungkinan topan haiyan diakibatkan senjata cuaca AS, berikut beritanya “Topan Haiyan Disebabkan Senjata Cuaca AS? Begini Ceritanya”

akibat_topan_haiyan(sumber republika.co.id) REPUBLIKA.CO.ID, MANILA — Saat ini Topan Haiyan sudah meninggalkan Filipina menuju Vietnam. Di Filipina topan ini menyebabkan puluhan ribu orang tewas. Para pengamat mencatat, topan ini sudah menjadi badai katagori ke-5, salah satu topan terkuat di dunia yang disebabkan getaran microwave. Sebelumnya, sebuah anomali mikro diamati terbentuk di Pasifik Barat dan menyebabkan rotasi kuat lalu berkembang menjadi badai besar.

Badai tropis yang disebabkan oleh anomali microwave atau sorotan ini sebelumnya dibahas oleh Dr Michio Kaku, dari Kanal Cuaca stasiun CNN. Siaran CNN, yang kemudian menyebar melalui Facebook itu, menjelaskan asal muasal munculnya getaran microwave tersebut. Diduga, dalam laporan itu, pangkalan Angkatan Udara Amerika Serikat terletak dekat munculnya anomali microwave tersebut. Pangkalan itu dilaporkan merupakan markas komunikasi melalui satelit. Sorotan anomali microwave diduga berasal dari pulau Barat dan berakhir di Samudra Pasifik Barat, di utara Papua Nugini. Setelah munculnya sorotan microwave itu, citra satelit menunjukkan adanya “rotasi keras” yang mulai berkembang, dan akhirnya menjadi badai tropis yang luas.

Laporan itu mengatakan bahwa rotasi itu berkembang dengan terciptanya anomali microwave dalam satu hari penuh. Menurut laporan itu, modifikasi cuaca dilakukan dengan cara seperti ini, menggunakan getaran microwave. Dengan melihat video tersebut diketahui lebih lanjut tentang dugaan temuan Topan Haiyan yang disebabkan oleh anomali microwave.

Betapa dahsyatnya topan haiyan, dapat diliat pada akibat maupun terjadinya dilihat dari ruang angkasa “Inilah Kedahsyatan Topan Haiyan Dilihat dari Antariksa

topan-haiyan-dari luar_angkasa(sumber kompas.com)

KOMPAS.com — Karen Nyberg, di International Space Station (ISS), memotret kedahsyatan topan Haiyan dari antariksa. Topan dipotret sehari setelah menerjang wilayah Filipina atau Sabtu (9/11/2013) seiring pergerakan menuju wilayah Vietnam. “Topan Haiyan, 9 November,” demikian tulis Nyberg ketika mengunggah fotonya ke akun Twitter-nya, dikutip Space.com, Selasa (12/11/2013). Topan Haiyan menghantam Filipina pada Jumat (8/11/2013). Jumlah orang yang tewas diperkirakan mencapai 10.000 jiwa. Namun, seperti diberitakan Kompas.com, Selasa (12/11/2013), menurut PBB, jumlah tersebut baru korban dalam satu kota saja. Topan tersebut masuk dalam kategori 5, artinya kecepatan badai mencapai 235 km/jam, sanggup menyebabkan Topan haiyan saat mendekati Filipinakerusakan parah, mulai rumah roboh, pohon tumbang, dan gangguan pasokan listrik.

Diperkirakan, kecepatan topan Haiyan maksimum mencapai 275 km/jam. Hingga Senin (11/11/2013), menurut Xin Hua, topan Haiyan sudah mencapai Vietnam dan menyebabkan korban jiwa bertambah setidaknya 13 orang. Selain Nyberg, NASA juga mengambil foto-foto topan Haiyan dari antariksa, di antaranya dengan instrumen MODIS di satelit Aqua. Nyberg sendiri memotret topan kala astronot ISS sedang sibuk melakukan spacewalk untuk memamerkan obor olimpiade Rusia. Pada Minggu (10/11/2013), Nyberg kembali ke Bumi dengan pesawat antariksa Soyuz TMA-09M.

 


Benarkah Topan Terdahsyat Dunia di Sebabkan oleh HAARP: Senjata Cuaca Amerika ? Ikuti Pembahasan dan Klik berikut ini

Halaman 1

Berikutnya Halaman Ke 2: …

sebelumnya

Apa yang Terjadi Setelah itu Semua ?

berikutnya
Iklan