~Terungkap Dibalik Rombongan Maut Para Menteri ~

Menteri di negara kita, setidaknya ada dua menteri yang mengalaminya, kejadian pertama diawali dari bogor , Dua Orang Tewas Tertabrak Rombongan Menteri Kelautan

mobil_menteriBOGOR – Rombongan Kementerian Kelautan yang baru pulang dari Pelabuhan Ratu Sukabumi, Kamis (7/4) malam sekitar pukul 20.00 menabrak pengendara motor di Jalan Cigombong-Cipaku. Akibatnya, dua pengendara motor Supra bernopol F 3020 KR, Mulyadi dan Wahyu tewas. Mulyadi tewas di tempat kejadian, sementara Wahyu meninggal dalam perjalanan menuju ke Rumah Sakit PMI. Informasi yang dihimpun Radar Bogor (JPNN Group), Mulyadi yang berboncengan dengan Wahyu baru pulang bekerja di Cibinong. Ia melewati jalan alternatif Bogor-Sukabumi. Saat tiba di Kampung Cipaku Desa Palasari, Cijeruk, tiba-tiba muncul tiga mobil konvoi Kementerian Kelautan yang dikawal patwal melaju kencang dari arah berlawanan. Akibatnya, warga Kampung Neglasari RT 01/02, Desa Cijeruk, Kecamatan Cijeruk itu tak bisa lagi menghindar, sehingga kecelakaan maut pun tak bisa terhindarkan.Kedua korban tewas terlindas mobil konvoi dan masuk ke bawah kolong mobil Nissan Terrano warna hitam. Mulyadi langsung meninggal di tempat, sedangkan Wahyu sempat dilarikan ke RS PMI, tetapi nyawanya tak tertolong. Ia meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit. “Rencanaya akan dibawa langsung ke rumah, namun menurut polisi harus dilakukan otopsi dulu. Sekarang ini mayat kedua korban ada di RS PMI Bogor,” ujar Ketua RW 02 Desa Cijeruk, H Zahroni. Zahroni mengatakan, saat dirinya menanyakan kepada seorang penumpang yang ikut dalam konvoi, Abadi, yang bersangkutan mengaku berasal dari Kementerian Kelautan. Mereka baru pulang Dinas di Pelabuahan Ratu, Sukabumi. Ia menambahkan, warganya, yang menjadi korban dalam kecelakaan maut itu meninggalkan seorang istri IIS (25) dan dua anak, yakni Robi (10) dan Tina (7). Dirinya menambahkan, posisi TKP berada di turunan dan tanpa penerangan lampu jalan. Sementara unit Laka Ciawi mebenarkan adanya kejadian tersebut. “Polisi masih sedang memeriksa sopir yang menabrak korban,” ujar anggota Unit Laka Ciawi, Sarwono. (yud)

Berikutnya, tiga hari setelah itu giliran menko kesra mengalami hal yang serupa, Mobil Konvoi Rombongan Menko Kesra Tabrakan Beruntun

rombongan_menteriMenteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono. (FOTO.ANTARA)Jambi (ANTARA News) – Mobil rombongan Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat, HR Agung Laksono mengalami tabrakan beruntun, ketika akan menuju ke Bandara Sultan Thaha Jambi, sekita pukul 15:15 WIB, Minggu. Beruntung mobil Toyota Land Cruiser dengan nomor polisi RI 13 yang ditumpangi Menkokesra selamat lantaran berada di barisan depan. Kecelakaan terjadi di Desa Penyengat Olak, Kecamatan Sengeti, Kabupaten Muarojambi sepulang kunjungan kerja (Kunker) yang dilakukan Menko Kesra di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi. Kecelakaan terjadi berawal dari mobil konvoi barisan depan yang ngerem mendadak. Itu dilakukan lantaran padatnya kendaraan karena di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) tengah berlangsung pesta perkawinan. Mobil MenkoKesra berada di barisan nomor dua, diikuti oleh rombongan Wakil Gubernur Jambi, Fachrori Umar. Mobil barisan nomor enam, yakni rombongan protokoler Setda Provinsi Jambi beserta wartawan ANTARA Biro Jambi dan TV lokal Jambi yang ditabrak pertama kali.Tabrakan awal dirasakan tidak begitu kuat oleh mobil dinas jenis Kijang Innova dengan Nopol BH 30, tabrakan kedua oleh mobil dinas jenis kijang innova Nopol BH 10 EZ. Mobil tersebut ditabrak lagi oleh kendaraan humas Setda Provinsi Jambi jenis L300 dengan Nopol BH 554 dan di belakangnya disusul tabrakan oleh Kijang Innova BH 55. Tabrakan begitu kuat dan mengeluarkan suara yang cukup kuat. Kondisi terparah dialami oleh kendaraan humas yang ditumpangi oleh wartawan TVRI Jambi, Sun TV, media cetak lokal dan empat staf humas. Akibat tabrakan beruntun tersebut, satu orang mengalami retak tulang pada kaki kiri, satu orang yakni sopir mengalami luka serius dan tiga lainnya mengalami luka ringan. Mobil humas jenis L300 tersebut mengalami rusak parah. Mobil tersebut ditabrak di bagian depan dan belakang lalu mengeluarkan asap cukup tebal. Lalu, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah untuk mendapatkan perawatan. Seusai melepas Menko Kesra di Bandara Sultan Thaha Jambi, Gubernur Jambi Hasan Basri Agus langsung membesuk para korban kecelakaan yang dirawat di ruang Unit Gawat Darurat (UGD). Gubernur berjanji akan menanggung seluruh biaya korban hingga sehat.

Melihat kejadian ini, Gubernur meminta kepada Kepala Biro Humas Setda Provinsi Jambi untuk mengganti kendaraan Humas itu. “Memang sudah tidak layak lagi, mobil tersebut harus diganti,” kata Gubernur disela-sela kunjungannya. Menko Kesra berkunjung ke Tanjung Jabung Barat untuk melakukan pencanangan pertama gerakan tanam serentak padi dua kali (Gertak Paduka), dan gerakan tanam serentak. Menkokesra melakukan Kunker selama dua hari.(*) (T.KR-YJ)


Kecelakaan pertama terjadi tgl 7-4-2011, yang membentuk 7+4+2+0+1+1=15 dan yang kedua 10-4-2011 yang membentuk 1+0+4+2+0+1+1= 9 ada apakah ini semua ?

 

Ada Apakah ini Semua ? Ikuti Pembahasan dan Klik berikut ini

Halaman 1

Berikutnya Halaman Ke 2: …

sebelumnya

Apa yang Terjadi Setelah itu Semua ?

berikutnya
Iklan