~Terungkap DiBalik Kilang Pertamina Terbakar Dahsyat~

Mengutip wikipedia

kilang_cilacap_terbakarSebuah kebakaran hebat terjadi di kilang minyak Pertamina Refinery Unit IV Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (2/4/2011), sekitar pukul 04.25 WIB. Hingga pukul 07.35 WIB, pemadam berusaha memadamkan kobaran api. Api melalap tangki di kompleks kilang di Kelurahan Lomanis, Kecamatan Cilacap Tengah, dan mencapai bagian dasar tangki. Sedikitnya, enam mobil pemadam kebakaran, empat di antaranya milik Pertamina, berupaya memadamkannya. Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Cilacap Wasi Ariadi mengatakan, pihaknya sudah mengerahkan satu mobil pemadam kebakaran untuk membantu pemadaman api. “Ada enam unit yang sudah dikerahkan, empat milik Pertamina, satu dari kami, satu dari Holcim. Dari UPT BPBD Kroya dan PLTU Cilacap juga segera datang untuk membantu,” katanya.


Sebuah kejadian aneh sedang berlangsung saat ini, ketika api di kilang pertamina dinyatakan padam, Kobaran Api di Kilang Pertamina Cilacap Akhirnya Padam

kilang_pertamina_terbakar_Jakarta – Setelah tiga hari lebih terbakar, kilang minyak Pertamina di Cilacap, Jawa Tengah, akhirnya berhasil dipadamkan. Tangki 31-T-7 yang merupakan tangki terakhir yang masih terbakar berhasil dipadamkan dengan busa. “Pada pukul 10.35 WIB, Pertamina berhasil memadamkan api yang berkobar di tangki 31 T-7 dan terus melakukan penyemprotan untuk pendinginan. Tangki 31 T-7 merupakan tangki terakhir yang berhasil dipadamkan, setelah sebelumnya tangki 31 T-2 dan 31 T-3 telah dipadamkan pada Minggu (3/4),” kata VP Corporate Communication Pertamina, Mochamad Harun, dalam rilis yang diterima detikcom, Selasa (5/4/2011). Harun memaparkan, upaya pemadaman ini dibantu dengan menggunakan Terminator Canon Foam yang mulai dilakukan pada Selasa (5/4) pukul 09.15 WIB dan pada pukul 10.35 WIB api berhasil dipadamkan. “Saat ini tangki 31 T-7 terlihat sudah menimbulkan asap putih yang menandakan api sudah padam,” ujarnya. Pada waktu bersamaan, imbuhnya, proses pendinginan di tangki 31 T-104 yang berdekatan dengan tangki 31 T-7 juga terus dilakukan untuk menjaga suhu tangki tersebut di bawah 50 derajat Celcius.”Sementara kedua tangki yang terbakar lainnya, yaitu tangki 31 T-2 dan 31 T-3 sudah dinyatakan padam sejak Minggu (3/4),” katanya. (anw/nrl)

Dan dari pernyataan padam itu, maka akan dilakukan konferensi pers oleh Dirut Pertamina, tiba-tiba saja api membesar lagi, Api Membumbung, Dirut Pertamina Lari Terbirit-birit

Tsunami_Jepang_Cilacap_IndonesiaTangki 31 T-7, di kompleks kilang Pertamina Cilacap, yang sempat padam kembali terbakar pada pukul 12.00 (5/4). TEMPO/Aris Andrianto

TEMPO Interaktif, Cilacap – Acara jumpa pers bersama Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan soal terbangkarnya tangki bahan bakar di Kilang Cilacap, tiba-tiba berubah menjadi kepanikan. Pasalnya, api di lokasi tangki nomor tiga yang semula dinyatakan telah padam, kembali membubung besar. Bahkan kebakaran itu mengancam keberadaan tangki T104 atau tangki nomor empat yang berada tak jauh dari lokasi. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 12.00 WIB itu terjadi bersamaan dengan rencana direktur utama Pertamina mengumumkan keberhasilan mereka memadamkan kebakaran di tangki nomor tiga. Saat itu sejumlah wartawan telah berkumpul di depan kantor yang hanya berjarak seratusan meter dari lokasi kebakaran, namun tiba-tiba dalam hitungan detik api menyambar begitu besar. Spontan Karen dan wartawan yang ada di depan kantor Pertamina Cilacap, lari terbirit-birit menjauh dari lokasi. Karen dievakuasi dengan mobil menjauh dari kompleks pertamina. Sedangkan wartawan diarahkan petugas menjauh hingga radius 300 meter. Saat dievakuasi, melalui radio handy talkie, Karen memerintahkan semua petugas pemadam kebakaran ditarik keluar. Kini pemadam yang tersisa berusaha mendinginkan Tangki T.104 agar tidak terbakar. Salah satu petugas pemadam yang saat itu tengah di lokasi mengatakan, tangki kembali terbakar karena alat vakum terminator macet. Vakum terminator digunakan untuk campuran air dengan foam. Dengan macetnya alat tersebut, api yang hampir padam langsung membesar kembali. “Besarnya hampir 10 kali lipat karena api yang masih ada minyaknya bercampur dengan air,” kata pemadam dari Kilang Balongan yang tak mau disebutkan namanya. Sebelumnya, Juru Bicara Pertamina Cilacap, Kurdi Susanto, mengatakan, volume zat kimia dalam Tangki tinggal 10 meter. “Tinggal sedikit lagi, kemungkinan padam besar sekali,” katanya satu menit sebelum kebakaran kembali terjadi. Saat ini api masih terlihat membesar, membumbung ke angkasa setinggi 150 meter. Jilatan api menyambar atas tangki nomor T104 yang dibantu angin yang berhembus kencang. Kini kebakaran mengancam tangki tersebut. ARIS ANDRIANTO


Api di kilang minyak itu terjadi tgl 2-april-2011 dini hari, setelah 2 hari berselang, maka terjadilah gempa cukup kuat di daerah itu, terasa sampai jakarta (baca Gempa Aneh di Cilacap 7.1 SR Terjadi 4-4-2011) kemudian tgl 5-april-2011 dinyatakan, tiba-tiba saja api membesar lagi, Api Membesar Tiba-tiba! Dirut Pertamina Pun Lari dan tidak berapa lama, maka tiba-lah gempa datang lagi yang terasa pula sampai jakarta pula, Gempa Goyang Istana Wapres

gambar_gempa_seismografJAKARTA, KOMPAS.com — Gempa berkekuatan 5,4 yang berpusat di dekat Ujung Kulon, Banten, tidak hanya terasa di gedung-gedung tinggi di Jakarta. Getaran gempa juga terasa kuat di Istana Wakil Presiden yang bukan gedung tinggi. “Ada gempa,” demikian teriak seorang wartawan dari media online yang saat itu sedang mengetik berita di dalam ruangan pers Istana Wakil Presiden, Selasa (5/4/2011) siang. Sekalipun sejumlah wartawan tidak berada di dalam gedung bertingkat, getaran gempa bisa dirasakan beberapa saat. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mencatat bahwa gempa bumi terjadi pada pukul 11.34 WIB dengan pusat di 7,38 Lintang Selatan dan 105,97 Bujur Timur. Pusat gempa pada kedalaman 23 kilometer dan lokasinya berada di 83 kilometer sebelah tenggara Ujung Kulon, Banten.


Walau tidak menimbulkan korban jiwa, namun kedua peristiwa itu (gempa dan kilang minyak terbakar) adalah sebuah peringatan akan terjadinya gempa dahsyat, mengapa atau alasan apakah yang mendukung dua kejadian sebagai peringatan datangnya gempa dahsyat ?

Sesuai dengan kejadian-kejadian sebelumnya, dimana banyak gempa atau bencana besar sebenarnya penduduk negeri itu di-ingatkan olehNya , maka kilang dan gempa ini adalah sebuah paket perulangan yang pernah terjadi sebelumnya. Hal ini diterangkan lewat sebuah tulisan yang lalu,kronologis yang mirip dengan kebakaran kilang minyak di cilacap, dimana sebelum kebakaran yang terjadi tgl 2-april-2011, maka tiga hari sebelumnya, Rabu, 30/03/2011 17:44 WIB, Blar! Kilang Minyak Cilacap Jadi Tempat Simulasi Aksi Teror

  • Cilacap – Sekelompok teroris bersenjata api menyandera manajer kilang minyak Pertamina RU IV, Cilacap, Jawa Tengah. Suasana makin seru ketika Brimob Polda Jateng melumpuhkan para teroris dalam simulasi melawan teroris itu. Simulasi aksi pelumpuhan terorisme ini digelar Rabu (30/3/2011). Skenario dimulai dari unjuk rasa di depan kilang minyak Pertamina RU IV, Cilacap, Jawa Tengah yang dikawal Polres Cilacap. Kemudian ada teroris bersenjata api dan bom masuk ke kantor Pertamina dengan menyamar sebagai rekanan dan cleaning service. Mereka melumpuhkan 5 satpam Pertamina lantas menyandera manajer kilang minyak dan stafnya. Para teroris meminta 2 rekannya yang dipenjara di LP Nusakambangan dibebaskan. Brimob Polda Jateng pun diterjunkan ke lokasi untuk membebaskan 10 sandera dan melumpuhkan 6 teroris. Brimob masuk dengan helikopter dan mendobrak masuk ke dalam gedung. Dar! Der! Dor! Sempat terjadi baku tembak antara teroris dan Brimob. Teroris dilumpuhkan dan sandera dibebaskan. Namun masalah belum selesai. Unit Jihandak menemukan bom di halaman parkir dan di lantai II ruang General Manager. Blar! Robot pun menghancurkan bom milik teroris. Tim Labfor dan 3 ambulans lantas datang ke lokasi kejadian dan mengevakuasi para korban. Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Edward Aritonang yang menyaksikan simulasi ini tampak puas. “Simulasi telah diperagakan, inilah standar-standar kita untuk mengamankan objek vital” kata Irjen Pol Edward Aritonang kepada wartawan usai simulasi di kantor Pertamina Cilacap. Edward menjelaskan unit kontra terorisme sudah ada di tingkat kabupaten. Sehingga, polisi bisa cepat tanggap menyikapi aksi teror di Jawa Tengah tanpa bergantung dengan Semarang. “Kemampuan menghadapi teror kita unitnya sudah ada di Purwokerto, jadi rekan-rekan jangan membayangkan berapa jam dari Semarang untuk sampai di Cilacap. Semua itu ada di tingkat-tingkat eks Polwil,” jelasnya. Dia juga menambahkan, kepada masyarakat jangan sungkan-sungkan melaporkan kepada polisi bila ada gangguan atau ancaman serius apalagi ancaman terorisme. “Masyarakat sudah sadar sendiri. Jika ada orang-orang yang mencoba melakukan tindakan ini, saya yakin masyarakat Cilacap sudah sadar untuk melaporkan hal tersebut,” tambah Edward. (fay/vit)

Ada apakah dengan kebakaran sampai berhari-hari ini ?

Ada Apakah ini Semua ? Ikuti Pembahasan dan Klik berikut ini

Halaman 1

Berikutnya Halaman Ke 2: …

sebelumnya

Apa yang Terjadi Setelah itu Semua ?

berikutnya
Iklan