~Terungkap DiBalik Empat Malapetaka Beruntun ~

cover_misteri_malapetakaPeristiwa beruntun terjadi dalam satu bulan, tepatnya bulan 10 tahun 2010, mulai dari KA Saling bertabrakan, Banjir Dahsyat, Tsunami dan Gunung Meletus adalah sebagai sarana untuk tidak lagi mencari-cari alasan tentang sebab dari peristiwa, tetapi semata berserah diri kepadaNa, karena itu semua ujian dan merupakan teguranNya kepada manusia agar senantiasa mendekatkan diri padaNya


Peristiwa ke 1 :Empat KA Saling Bertabrakan 2-oktober-2010


Tepat tgl 2-10-2010, Empat KA secara sekaligus bertabrakan Sabtu, 02 Oktober 2010 , 11:37:00, Dua Tabrakan Kereta Api di Petarukan dan Solo Argo Bromo Sruduk Senja Utama, 34 Tewas !

KA_Bima_VS_Gaya_BaruJAKARTA – Tragis. Dua tabrakan kereta api terjadi dalam waktu yang hampir bersamaan, Sabtu (2/10) dinihari tadi. Pertama terjadi di Petarukan Pemalang, dan kedua terjadi di stasiun Purwosari Solo. Kedua peristiwa naas itu memakan korban jiwa. Di Petarukan Pemalang, diperkirakan 34 orang tewas, dan puluhan orang lainnya luka parah. Sementara di Solo, 1 orang tewas dan empat orang luka.Di Petarukan, KA Eksekutif Argo Bromo Anggrek jurusan Jakarta Surabaya menyeruduk KA Senja Utama jurusan Semarang Jawa Tengah. Lokasi kecelakaan terjadi sekitar 500 meter sebelum stasiun Petarukan, Pemalang Jawa Tengah, Sabtu dinihari tadi. Akibat benturan itu, gerbong KA Argo Bromo ringsek, nyaris tak berbentuk lagi.Hingga berita ini diturunkan, evakuasi korban masih berlangsung. Proses evakuasi terhambat karena minimnya peralatan. Sejumlah penumpang Senja Utama hingga berita ini diturunkan masih dalam posisi terjepit. Petugas masih berupaya mengeluarkan mereka, dengan sejumlah peralatan seperti juga mesin las. (Sumber TVOne)

Menurut Direktur Rumah Sakit Dr. Azhari, Humar Sono, saat ini terdapat 34 korban yang tewas. “Termasuk, korban yang baru ditemukan potongan kepalanya, dan potongan tangan,” kata Humar Sono. Dari jumlah itu, baru 12 korban yang baru diidentifikasi. “Sampai sekarang tim forensik sedang bekerja, jadi tunggu sampai tim bekerja sampai selesai. Kami berusaha, hari ini akan selesai,” kata Humar Sono. pihak PT KAI mengaku belum mengetahui secatra pasti penyebab kecelakaan. Meski Menteri Perhubungan Fredy Numberi sudah menyatakan ada kemungkinan tabrakan ini diakibatkan oleh kelalaian masinis. Namun, Kahumas PT KAI Sugeng Prijono memangku belum berani memastikan kecelakaan ini murni sebagai akibat kelalaian masinis.

“Memang, di jalur stasiun Panarukan ini ada jalur kembar, antara jalur tunggal dan jalur ganda. Menurut informasi sementara, KA Argo Bromo Anggrek memang belum diberikan izin masuk, namun tetap nekad masuk. Tetapi, detilnya kami masih terus bekerja keras untuk menyelediki,” kata Prijono kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (2/10).

KA_Argo_Angrek_VS_KA_Senja_Utama(KA ArgoBromo VS Senja Utama sumber gambar republika.co.id)

Diperkirakan, KA Argobromo melaju dengan kecepatan tinggi, masuk ke Jalur 1 yang sudah ada KA Senja Utama jurusan Jakarta – Semarang. Akibatnya, Argobromo menabrak senja utama dari belakang dengan keras. Dahsyatnya benturan mengakibatkan tiga gerbong belakang senja utama ringsek, hingga atapnya mengelupas ka atas. Demikian pula lokomotif Argo Bromo ringsek nyaris tak berbentuk lagi, Saksi mata menyebutkan, kejadian ini seperti orang mau harakiri, bunuh diri karena argobromo melaju dengan kencang, dan langsung menabrak Senja Utama.

Mengenai kecepatan laju kereta api, Prijono menjelaskan bahwa di jalur menjelang stasiun ini kereta boleh melaju dengan kecepatan rata-rata 40 km/jam. “Menurut aturan, di jalur itu KA memang bisa melaju maksimal dengan kecepatan 40 km/jam. Tetapi, kami belum melihat lokasi peristiwa, jadi kami belum bisa memastikan,” kata Prijono menambahkan.

Pada saat yang hampir bersamaan, di stasiun Purwosari Solo juga terjadi peristiwa serupa. KA Gaya Baru Malam jurusan Surabaya ditabrak KA Malam Bima yang juga sedang menuju ke Surabaya. “Kejadiannya juga mirip dengan peristiwa naas di Patarukan,” kata Prijono. Peristiwa di Solo, dipastikan merupakan kelalaian petugas pemindah pelintasan kereta api. Akibatnya, 1 orang tewas, dan empat orang luka-luka. (dd/aj/jpnn)


Peristiwa ini terjadi tgl 2-10-2010 membentuk memori 2+1+0+2+0+1+0=6

Peristiwa ke 2: Banjir Wasior 4-oktober-2010


Dua hari setelah Empat KA saling bertabrakan, maka tepat tgl 4 oktober 2010, Terjadi Banjir Bandang Wasior,

Mengutip wikipediia, :

banjir_bandang_wasiorBanjir bandang terjadi, karena kerusakan hutan di Wasior, sehingga hujan tiada henti yang terjadi sejak Sabtu, 2 Oktober 2010 hingga Minggu, 3 Oktober 2010 menyebabkan Sungai Batang Salai yang berhulu di Pegunungan Wondiwoy meluas, Banjir yang terjadi menyebabkan banyak infrastruktur di Wasior hancur termasuk lapangan udara di Wasior, sementara kerusakan juga menimpa rumah warga, rumah sakit, jembatan dan juga beberapa gereja.[4] Kerusakan yang terjadi disebabkan banjir yang terjadi membawa serta batu-batuan besar, batang-batang pohon, lumpur. Bencana banjir bandang yang terjadi juga mengganggu hubungan komunikasi, jaringan listrik terputus, dan aktivitas masyarakat lumpuh.

Banjir bandang juga menyebabkan 158 orang tewas dan 145 orang masih dinyatakan hilang.Sementara sebagian besar korban luka-luka dibawa ke Manokwari dan Nabire.[5][9] Sementara sebagian korban luka lainnya dan warga yang selamat ditampung di tempat-tempat pengungsian. Akibat banjir yang terjadi yang merusak rumah warga dan infrastruktur banyak warga yang selamat memutuskan mengungsi ke Manokwari dengan menggunakan kapal laut


Banjir terparah terjadi 4-10-2010 membentuk 4+1+0+2+0+1+0=8,

Peristiwa ke 3: Gempa & Tsunami Mentawai 25-oktober-2010


Mengutip wikipedia

gempa_mentawai_25_oktober_2010Gempa Bumi Kepulauan Mentawai 2010 terjadi pada 25 Oktober 2010 dengan 7,7 MW[ gempa Bumi terjadi dilepas pantai Sumatera. Terjadi di lepas pantai Sumatra, Indonesia. United States Geological Survey (USGS) menyatakan gempa terjadi pada pukul 21:42 waktu lokal (14:42 UTC), sekitar 150 mile (240 km) sebelah barat Bengkulu, dekat dengan Kepulauan Mentawai. USGS awalnya melaporkan episentrum gempa Bumi terjadi pada kedalaman 20.5 mile (33.0 km),[2] tetapi kemudian melaporkan bahwa kedalaman episentrum gempa pada kedalaman 8.8 mile (14.2 km).[3] dan kemudian 12.8 mile (20.6 km) USGS juga awalnya memperkirakan magnitudo gempa 7,5 skala richter sebelum merevisi menjadi 7,7 skala richter. ,,,,

Korban Meninggal : 286 org, Hilang : 252 orang, Luka parah dan ringan : 200 orang, Fasilitas Rusak Sekolah : 15 unit Gereja : 10 unit Jembatan : 10 unit


 

Dua puluh satu hari dari 4-oktober-2010 terjadilah tsunami mentawai 25-10-2010 (duapuluh satu adalah 1+2+3+4+5+6=21 yang merupakan awal dari empat KA bertabrakan), Terjadi tgl 25-10-2010 membentuk 2+5+1+0+2+0+1+0=11 (SEBELAS) yang merupakan sebuah simbol unik dalam kitab suci al-quran termasuk dari empat tabel diatas yang membentuk 119, pada hakikatnya 1+1+9=11

Peristiwa ke 4: Merapi Meletus Dahsyat 26-oktober-2010


Setelah itu, titik utama dari bencana demi bencana adalah meletusnya Gunung Merapi Sedahsyat-dahsyatnya hingga tokoh yang dikagumi para pejabat dan negara ikut menjadi korban.Tgl 26-10-2010 pkl 17.02 membentuk 22 yang diterangkan sebelumnya (diatas)

Mengutip wikipedia,

merapi_22Letusan Merapi 2010 adalah rangkaian peristiwa gunung berapi yang terjadi di Merapi di Indonesia. Aktivitas seismik dimulai pada akhir September 2010, dan menyebabkan letusan gunung berapi pada hari Selasa tanggal 26 Oktober 2010, mengakibatkan sedikitnya 353 orang tewas, termasuk Mbah Maridjan.
Rumah hancur di Kecamatan Cangkringan akibat letusan Merapi.

Kronologi:

  1. 20 September, Status Gunung Merapi dinaikkan dari Normal menjadi Waspada oleh BPPTK Yogyakarta.
  2. 21 Oktober, Status berubah menjadi Siaga pada pukul 18.00 WIB.
  3. 25 Oktober, BPPTK Yogyakarta meningkatkan status Gunung Merapi menjadi Awas pada pukul 06.00 WIB.
  4. 26 Oktober, Gunung Merapi memasuki tahap erupsi. Menurut laporan BPPTKA, letusan terjadi sekitar pukul 17.02 WIB. Sedikitnya terjadi hingga tiga kali letusan. Letusan diiringi keluarnya awan panas setinggi 1,5 meter yang mengarah ke Kaliadem, Kepuharjo. Letusan ini menyemburkan material vulkanik setinggi kurang lebih 1,5 km.
  5. 27 Oktober, Gunung Merapi pun meletus. Dari sekian lama penelitian gunung teraktif di dunia ini pun meletus.
  6. 28 Oktober, Gunung Merapi memuntahkan Lava pijar yang muncul hampir bersamaan dengan keluarnya awan panas pada pukul 19.54 WIB.

Berikut adalah kronologi letusan Gunung Merapimerapi_22

  1. Pukul 17.02 mulai terjadi awan panas selama 9 menit
  2. Pukul 17.18 terjadi awan panas selama 4 menit
  3. Pukul 17.23 terjadi awan panas selama 5 menit
  4. Pukul 17.30 terjadi awan panas selama 2 menit
  5. Pukul 17.37 terjadi awan panas selama 2 menit
  6. Pukul 17.42 terjadi awan panas besar selama 33 menit
  7. Pukul 18.00 sampai dengan 18.45 terdengar suara gemuruh dari Pos Pengamatan Merapi di Jrakah dan Selo
  8. Pukul 18.10, pukul 18.15, pukul 18.25 terdengan suara dentuman
  9. Pukul 18.16 terjadi awan panas selama 5 menit
  10. Pukul 18.21 terjadi awan panas besar selama 33 menit
  11. Dari pos Pengamatan Gunung Merapi Selo terlihat nyala api bersama kolom asap membumbung play_vidio_youtubeke atas setinggi 1,5 km dari puncak Gunung Merapi
  12. Pukul 18.54 aktivitas awan panas mulai mereda Luncuran awan panas mengarah ke sektor Barat-Barat Daya dan sektor Selatan-Tenggara

Dan Tokoh ikut menjadi korban yang membentuk siklus sebelas yaitu 1+2+3…+11=66 adalah nama beliau jika A=1, B=2 … MARIJAN=66

Merapi meletus Dahsyat 26-10-2010 membentuk 2+6+1+0+2+0+1+0 =12

Empat Kejadian Membentuk 37


Empat kejadian yang terjadi menunjukkan tanda tanda kekuasaanNya, bahwa :empat_2010_37

  1. Empat KA saling bertabrakan 2-10-2010 -> 6
  2. Banjir Wasior 4-10-2010 ->8
  3. Tsunami Mentawai 25-10-2010 -> 11
  4. Merapi meletus Dahsyat 26-10-2010 -> 12

Kesemuanya 6+8+11+12=37


Ada Apakah ini Semua ? Ikuti Pembahasan dan Klik berikut ini

Halaman 1

Berikutnya Halaman Ke 2: …

sebelumnya

Apa yang Terjadi Setelah itu Semua ?

berikutnya
Iklan