[Kisah Nyata] Inilah Bukti Misteri Gunung Merapi Meletus

 

Tiba-tiba saja masalah tumbal ini mencuat di abad modern:

Konsep per-tumbal-an di letusan merapi ini,   mencuat ketika calon pengganti mbah marijan, yaitu ponimin secara tersirat menyatakan , Ponimin: Ada Istana Megah dan Panembahan Senopati di Merapi

mbah-petruk-Jakarta – Bagi Ponimin, pria yang menjadi kandidat kuat pengganti Mbah Maridjan, Merapi bukanlah gunung biasa. Di matanya, gunung berapi paling aktif di Indonesia itu sebenarnya adalah kraton megah yang dihuni Panembahan Senopati. “Merapi adalah kraton, kraton yang sangat besar. Tahun 1994, saya pernah dapat bisikan dan mengikuti bisikan ke arah atas Merapi,” cerita Ponimin saat ditemui  wartawan di rumah dr Ana Ratih Wardani, di Kaliadem, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman, Jumat (29/10/2010).

mbah_marijan_minta_sesuatuPonimin mengatakan, bisikan itu memintanya untuk memejamkan mata. Nah saat matanya dibuka, Ponimin mengaku melihat sebuah istana nan megah dengan latar putih. “Di dalam Istana banyak diisi jin dan juga tokoh kerajaan. Di atas istana ada panembahan Senopati,” katanya. Namun Poniman tidak ingin memaksakan ‘keyakinannya’ itu kepada orang lain. “Bagi saya Merapi adalah kraton,” lanjutnya.Selama ini, Ponimin dikenal sebagai ‘orang pintar’ kedua setelah Mbah Maridjan. Setelah Mbah Maridjan meninggal terkena awan panas, Kraton Yogyakarta meminta Ponimin sebagai penjaga Merapi. “Penunggu Merapi, lelaki tua penghuni Merapi, yang datang menemui saya suka memberi tahu kalau kemudian akan ada wedhus gembel dan daerah mana saja yang kena,” katanya. Lelaki tua yang disebut Ponimin itu, yang pernah mengatakan, Istana Merapi itu menyebut awan panas sebagai sampah Merapi. “Waktu kejadian lalu, si Mbah memberi tahu saya kalau dia akan membuang sampah ke emperan Maridjan dan di daerah pipa, dekat Kaliadem sebelah selatan. Itu kan sudah terbukti ke daerah Mbah Maridjan,” terangnya (ndr/ken)

Walau penunjukan ponimin sebagai pengganti juru kunci merapi sudah dibantah oleh sultan yogyakarta, Jumat, 29/10/2010 16:44 WIB, Sultan: Ponimin Bukan Pengganti Mbah Maridjan, Hanya Ditugasi Jaga Merapi

Sleman – Sultan Hamengkubuwono X menegaskan belum ada penunjukan Ponimin sebagai juru kunci Merapi menggantikan Mbah Maridjan. Ponimin hanya ditugasi jaga Merapi. Pengganti Mbah Maridjan akan ditentukan tahun depan. “Soal penggantian, itu upacaranya masih tahun depan,” kata Sultan Hamengkubuwono X, usai rapat kordinasi dengan Pemkab Sleman di Posko Kecamatan Pakem, Jl Kaliurang, Pakem, Sleman, Jumat (29/10/2010). Menurut dia, belum ada penunjukan juru kunci Merapi yang baru. Menurut dia ada prosedur khusus untuk mengangkat seorang juru kunci.”Ora ono sing ditunjuk. Itu tidak ditunjuk begitu, tapi ada prosedurnya sendiri. Di pemerintahan kan biasanya ada yang mengajukan, terus harus Abdi Dalem. Prosedurnya kan begitu,” tegasnya. Lantas bagaimana dengan pertemuan Ponimin dengan istri Sultan, GKR Hemas? Bukankah GKR Hemas menyampaikan pesan langsung pada Ponimin? “Istri saya kan ngomongnya karena saiki Mbah Maridjan sudah tidak ada, saiki kowe sing ngurusi Merapi. Bukan berarti dia yang menggantikan Mbah Maridjan,” ungkap Sultan. Dengan demikian, posisi Ponimin sekarang pun juga bukan semacam pelaksana tugas. “Nggak gitu juga toh. Cuma jaga Merapi,” ujar dia.

Dalam rapat kordinasi ini, Sultan didampingi GKR Hemas dan Bupati Sleman Sri Purnomo. Nama Ponimin mendadak menjadi buah bibir setelah dia selamat dari awan panas alias wedhus gembel Merapi. Ponimin dan keluarganya hanya berlindung dengan sebuah mukena dan ajaibnya mereka selamat. Ponimin hanya mengalami luka bakar di kaki.

Kemudian, istri Sultan, GKR Hemas pun datang menjenguknya. Hemas terdengar menitipkan Merapi kepada Ponimin. Hal ini pun diyakini publik sebagai restu Kraton Yogyakarta kepada Ponimin untuk menggantikan Maridjan. (fay/asy)

Dalam wawancara di metrotvnews, istri dari ponimin, menyebutkan bahwa ada bola api yang akan menghancurkan istana kraton yogyakarta, oleh istri ponimin, hal ini dijawab “Ojo !” yang berarti jangan, sehingga bola api itu tidak menghancurkan kraton, namun akhirnya dareah sekitar merapi-lah yang jadi porak-poranda. Berikut ini adalah link wawancara beliau, Ponimin Penerus Mbah Maridja ..

Metro Siang / Sosbud / Jumat, 29 Oktober 2010 14:06 WIB

Metrotvnews.com, Sleman: Tak ada yang luar biasa dari sosoknya. Tutur katanya pun tenang. Tapi lelaki berkulit gelap itu kini menjadi sorotan. Ya, itulah, Ponimin Solihan. Ponimin disebut-sebut sebagai penerus Mbah Maridjan, juru kunci Gunung Merapi yang tewas tersapu debu panas Merapi. Bahkan, terbetik kabar, lelaki berkumis tipis itu lebih sakti dari Mbah Maridjan.

Benarkah? Terang tak ada yang bisa menjamin. Yang jelas, sesaat sebelum Merapi “batuk” kali pertama, dua hari silam, Ponimin mengaku, sudah tahu Merapi bakal meletus. “Saya dikasih gambaran. Saya pejamkan mata dan melihat seperti tanah putih, ada letusan, air kental, porak-poranda, dan mayat bergelimpangan,” tutur Ponimin  Warg Desa Kali Adem, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta, itu juga meyakini, material Merapi tak akan membuncah ke desanya. Lantaran itu dia dan keluarga memilih bertahan di rumah saat Merapi meletus. “Alhamdulillah selamat. Hanya kaki saya luka bakar,” ujar Ponimin kepada Metrotvnews.com.

Ponimin sadar kini menjadi sorotan hampir semua media, baik cetak maupun elektronik. Apalagi setelah Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas, istri Sri Sultan Hamengku Buwono X, terang-terangan meminta dirinya meneruskan tugas yang ditinggalkan Mbah Maridjan. Namun Ponimin tak lekas mengiyakan “pinangan” Gusti Hemas. Dia butuh waktu untuk berpikir dan merenung. Lagi pula Yati, istrinya, pun belum memberi lampur hijau. “Saya belum berani memutuskan. Saya akan [salat] istikharah dulu,” ungkap Ponimin. Ponimin menambahkan, tugas menjaga Merapi bukan pekerjaan mudah. Sebab itu dia tak ingin terburu-buru.(IKA/Tim Liputan Metro TV)

Mengutip wikipedia tentang pertumbalan,

Tumbal adalah sesuatu atau seseorang yang diserahkan sebagai korban untuk suatu keinginan tertentu. Tumbal berkaitan erat dengan dunia mistik sehingga pembuktiannya sangat susah. Tumbal bisa berupa sesaji hewan maupun manusia. Seseorang yang dijadikan tumbal biasanya akan meninggal atau mengalami cacat seumur hidup.

Tumbal biasa disebut adalah pengorbanan, dalam kamus inggris adalah sacrifice. Dalam Kehidupan sehari-hari, istilah tumbal sering di analogikan kepada sebuah kenyataan, ketika sebuah kejadian yang tidak diketahui sebabnya, tiba-tiba saja terjadi, maka penyederhanaan kejadian itu adalah korban menjadi tumbal. Contoh sederhana, ketika terjadi kecelakaan di daerah angker, maka masyarakat umumnya mengatakan korban menjadi korban.

Perang Dunia Ghaib ?


 murid_mbah_marijan_bawa_keris_bendera(murid mbah marijan bawa pusaka, sumber tvone)

…………. Sela ratus atau kemenyan kemudian dibakar sebagai awal persembahan barang labuhan. Ada beberapa penjaga Gunung Merapi yang ikut hadir, yakni Empu Rama, Empu Ramadi, Gusti Panembahan Prabu Jagad, Krincing Wesi, Branjang Kawat, Sapu Angin, Mbok Ageng Lambang Sari, Mbok Nyai Gadhung Mlati dan Kyai Megantoto……

mbah_marijan_dan_keris(mbah marijan dan keris)

Mbah Marijan Pimpin Labuhan Alit di Gunung MerapiMengutip pendapat pak ponimin, bahwa di merapi ada istana atau kraton dan kemudian berisi penghuni. Berikut ini kata beliau:

“Di dalam Istana banyak diisi jin dan juga tokoh kerajaan. Di atas istana ada panembahan Senopati,” katanya. Ketika terjadi awan panas, maka pak ponimin ini sudah tahu sebelumnya, mengutip beliau, ” Yang jelas, sesaat sebelum Merapi “batuk” kali pertama, dua hari silam, Ponimin mengaku, sudah tahu Merapi bakal meletus. “Saya dikasih gambaran. Saya pejamkan mata dan melihat seperti tanah putih, ada letusan, air kental, porak-poranda, dan mayat bergelimpangan,” tutur Ponimin Pengakuan pak ponimin lainnya yang lebih detil adalah “Istana Merapi itu menyebut awan panas sebagai sampah Merapi. “Waktu kejadian lalu, si Mbah memberi tahu saya kalau dia akan membuang sampah ke emperan Maridjan dan di daerah pipa, dekat Kaliadem sebelah selatan. Itu kan sudah terbukti ke daerah Mbah Maridjan,” terangnya (ndr/ken)

Sebuah pertanyaan yang cukup jeli terhadap pengakuan pak ponimin ini adalah

  • Ketika pak ponimin tahu tentang korban dan mayat bergelimpangan, mengapa beliau tidak melakukan pencegahan atau istilahnya tindakan preventif ?
  • Ketika pak ponimin tahu, bahwa awan panas atau sampah merapi ini akan ke tempat mbah marijan, mengapa beliau tidak memberitahu kepada mbah marijan ? atau pertanyaan cukup sensitif adalah “Mengapa Mbah Marijan Tidak Tahu Akan Bahaya Ini ? , Sehingga Beliau Mengatakan Pada Wawancara Detik-Detik Terakhir Beliau: Merapi Hanya Batuk Saja

Berbagai macam terminologi yang dipakai oleh mbah marijan dan pak ponimin agak berbeda, dan terkesan ‘adu kesaktian’, namun dalam satu pandangan bahwa merapi itu ada penghuninya, hingga dari penghuninya yang ‘marah’ sehingga jatuh korban jiwa. Sebelum Wedhus Gembel Datang, Ponimin Mengaku Ditemui ‘Penguasa’ Merapi mbah-petruk-

Jakarta – Ponimin mengaku ditemui ‘penguasa’ Merapi atau makhluk gaib penunggu Merapi beberapa hari sebelum musibah awan panas terjadi. Sosok lelaki tua berbaju lurik dan berblangkon khas Jawa itu meminta Ponimin membuat bubur merah dan putih. “Sabtu 23 Oktober pagi, saya didatangi si Mbah. Dia bilang mau menghancurkan lereng Merapi di empat penjuru, menggunakan kekuatan api, air, tanah, dan angin,” cerita Ponimin saat ditemui  wartawan di rumah dr Ana Ratih Wardani, di Kaliadem, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman, Jumat (29/10/2010).(ilustrasi sesajen)

Namun si Mbah berjanji tidak akan menghancurkan tanah di sekitar Merapi asalkan Ponimin maum membuat bubur merah dan putih. Namun bubur itu bukanlah bubur biasa. Air pembuat bubur harus diambil dari 7 mata air yang berbeda.

“Kata si Mbah kalau mau selamat mesti membuat sesajen bubur merah dan putih yang airnya harus dari 7 mata air. Kemudian bubur harus didoakan doa nurbuat dan selamat,” kata pria 50 tahun ini.Ponimin mengaku, ini bukan kali pertamanya si Mbah menemuinya. Sosok gaib itu sudah mulai ‘dikenalnya’ sejak 1994. Dalam ‘kunjungannya’ kali ini, si Mbah juga berpesan, bubur merah dan putih tersebut harus dimakan Ponimin dan keluarga. Selain itu, Ponimin juga diminta membuat ketupat kuning dan digantung di depan rumah. “Setelah mendapat peunjuk itu, segera menghubungi teman-teman saya, saya katakan boleh percaya atau tidak,” kata Ponimin. Ponimin lantas membuat apa yang diminta oleh lelaki tua misterius itu. “Selasa pagi (26/10), si Mbah datang lagi dan dia bilang akan menunda untuk meminta korban,” terang lelaki yang selalu memegang tasbih di tangan kanannya ini.

Namun sore hari, lelaki tua itu datang menemui istrinya dan memberi peringatan. Hingga kemudian datang awan panas, Ponimin, 2 anak, menantu dan 2 cucunya  bersembunyi di balik mukena istrinya Yati. Ajaib mereka selamat, dan kemudian pergi meninggalkan lokasi dengan estafet memakai alas bantal karena tanah terasa panas. Pengalaman ajaib itu membuatnya menjadi kandidat kuat menggantikan Mbah Maridjan sebagai juru kunci Merapi. Namun Ponimin mengaku masih belum bisa mengambil sikap. Selama ini, Ponimin dikenal warga lereng Merapi sebagai orang pintar kedua setelah Mbah Maridjan. Dia biasa dimintai tolong warga untuk menentukan hari baik, mengusir setan, dan juga menjadi pawang hujan.(ndr/ken)

Dari keterangan pak ponimin yang mengatakan awan panas adalah sampah merapi, terminologi umum mengatakan awan panas adalah ‘wedhus gembel’, kemudian termonologi sesaji pada mbah marijan yang terkenal dengan ritual labuhan merapi sedikit berbeda dengan pak ponimin, yaitu sesaji berupa bubur.

Hal yang berbeda pula pada wawancara metrotvnews, istri pak ponimin mengatakan, “beliau sekeluarga selamat berkat doa-doa  nurbuat dan al-quran surat al-kahfi, secara sederhana istri pak ponimin mengatakan:

“saya hadap utara, baca surat al-kahfi, ditemua orang tua, ada api (mawa),orang tua bilang, koe nyingkiro aku arep ngancurake kraton ngayogyakarto, saya bilang ojo, lalu orang tua itu bilang : “ratumu ono apane kok dibelani koyok ngene” ….sambil berdoa nurbuat (doa tolak bala), saya bilang “ojo”, kemudian orang tua bilang “lek ngono arep tak orak-arik nen kene” (selengkapnya wawancara itu dapat di lihat di halaman: “Ponimin Penerus Mbah Maridjan?

Kesan bahwa pak ponimin sekeluarga di selamatkan oleh Allah swt hanya sedikit saja yang terulas, yang ter-ekspose di depan kita adalah sebuah sesaji bubur kemudian hanya pak ponimin yang akan diselamatkan oleh si mbah, lelaki berbaju lurik yang pada akhirnya itulah buah kesaktian pak ponimin begitu kesimpulan sederhana dari banyak masyarakat awam yang memahaminya.

Pak ponimin tahu bahaya sedangkan mbah marijan tidak tahu bahaya itu, dalam wawancara detik detik terakhir oleh media, Detik-detik Mbah Maridjan Selamat dari Semburan Wedus Gembel

…..

Meski begitu, menurut Itong, Anggota Pecinta Alam di Yogjakarta yang kemarin kebetulan ikut menemani Tribun ngobrol dengan Mbah Maridjan, beberapa kali dia selalu bilang, apapun yang terjadi dengan Merapi, kali ini bukanlah letusan yang sebenarnya. “Hanya batuk saja, seperti tahun 2006 itu,” kata Itong menirukan Mbah Marijan, kemarin, yang ditanggapi dengan diam oleh Marijan.

Mbah marijan yang ditemukan meninggal dunia, karena ikut menjadi korban letusan merapi tgl 26-oktober-2010, Detik-Detik Akhir Mbah Marijan

iklan_mbah_marijanSelasa, 26 Oktober 2010 ,

  1. 17.00 :Mbah Marijan sedang berada di rumahnya. Saat itu, dia didatangi dua tamu yang membujuk agar bersedia turun. Tapi, Mbah Marijan tetap tidak mau meninggalkan rumah.
  2. 17.10 :Terdengar gemuruh dari lereng Merapi. Setelah itu, terlihat warna merah di atas Merapi.
  3. 17.15-19.00  : Perkiraan waktu selama awan panas (wedhus gembel) meluncur dari atas Merapi dan menyapu kampung Mbah Marijan di Kinahrejo. Ketika awan panas meluncur, Mbah Marijan diduga sedang salat Magrib di dalam kamar pribadinya. Diduga, ketika sedang bersujud, tubuhnya dihantam awan panas hingga nyawanya melayang.        Note : “Sleman – SURYA- Juru Kunci Gunung Merapi Ki Surakso Hargo atau Mbah Maridjan menjadi korban dan ikut tewas akibat semburan awan panas letusan Gunung Merapi, di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (26/10) sore. Seorang anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) Desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman Slamet, mengatakan, saat dilakukan penyisiran pada Rabu pagi ditemukan sesosok mayat dalam posisi sujud di dalam kamar mandi rumah Mbah Maridjan.”Kemungkinan mayat yang ditemukan tersebut adalah Mbah Maridjan, namun ini belum pasti karena wajah dan seluruh tubuhnya sudah rusak dan sulit dikenali lagi,” katanya. Menurut dia, mayat tersebut ditemukan di dalam kamar mandi rumah dalam posisi sujud dan tertimpa reruntuhan tembok dan pohon.”Biasanya di dalam rumah Mbah Maridjan tersebut hanya ditinggali oleh Mbah Maridjan sendiri,” katanya.”
  4. 21.00-24.00 : Tim evakuasi tiba di Kinahrejo untuk mencari korban, termasuk mencari kejelasan nasib Mbah Marijan. Tapi, hingga pukul 00.00, Mbah Marijan tak ditemukan. Sempat beredar kabar Mbah Marijan selamat tapi dalam kondisi lemas.

Rabu, 27 Oktober 2010, 

  1. 06.30 : Para relawan dari tim SAR dan PMI menemukan jasad di kamar pribadi Mbah Marijan. Jasad itu sedang bersujud. Dari pakaian yang tersisa, diyakini bahwa jasad itu adalah Mbah Marijan. Note ” Seorang anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) Desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman Slamet, mengatakan, saat dilakukan penyisiran pada Rabu pagi ditemukan sesosok mayat dalam posisi sujud di dalam kamar mandi rumah Mbah Maridjan.”Kemungkinan mayat yang ditemukan tersebut adalah Mbah Maridjan, namun ini belum pasti karena wajah dan seluruh tubuhnya sudah rusak dan sulit dikenali lagi,” katanya. Menurut dia, mayat tersebut ditemukan di dalam kamar mandi rumah dalam posisi sujud dan tertimpa reruntuhan tembok dan pohon.”Biasanya di dalam rumah Mbah Maridjan tersebut hanya ditinggali oleh Mbah Maridjan sendiri,” katanya.””evakuasi_mbah_marijan

Dipastikan mbah marijan ikut menjadi korban amukan merapi tgl 26-oktober-2010, sehingga beliau ikut pula dimakamkan, Pagi Ini Mbah Marijan Dimakamkan

Marijan

Merapi Meletus  14-juni-2006 Mbah Marijan Selamat


awan_panas_merapi_14_6_2006_mbah_marijan_selamat

Kehancuran terjadi, selang 4 tahun berikutnya, Merapi Meletus  Dahsyat 26-oktober-2010,


ANEH .... AWAN PANAS MERAPI 26-OKTOBER-2010 SENGAJA MENGINCAR MBAH MARIJAN

Tahun 2010 sebagai perbandingan  dengan gambar dibawah ini 26-oktober-2010, tercatat 1626 hari selang waktu terjadinya antara dua awan panas tsb, dimana rumah mbah marijan tersapu awan panas yang secara tiba-tiba awan tersebut berbelok, tidak seperti tahun 2006.

Mengapa awan panas tahun 2010 tersebut berbelok ? hingga menewaskan mbah marijan ? apakah mbah marijan tiada diberi peringatan sebelumnya ?  Sebuah akibat dari sesuatu sebab yang dapat diambil hikmah dan pelajaran sebagai bagian tanda-tanda kekuasaanNya

Mengapa mbah marijan tidak se’sakti’ pak ponimin ?


Terkesan dari dua wawancara yang didapatkan, ternyata memang mbah marijan menjadi korban dari letusan merapi, sedangkan pak ponimin sekeluarga selamat dengan terminilogi penyelamatan yang berbeda-beda antara istri beliau dan pak ponimin sendiri. Secara polos mbah marijan dalam wawancara detik-detik akhir beliau,

mbah_marijan_berperilaku_aneh….

Pun begitu, sedikit banyak soal Merapi pun tersebut dalam wawancara tersebut. Menurutnya, banyak wartawan salah memilih sumber berita soal letusan merapi. Sebagai orang biasa, sama seperti warga lainnya di Kinarejo, Mbah Marijan tidak bisa memprediksi soal letusan Merapi. “Kalau mau tau kapan meletus, yo tanya BPPTK atau Vulkanologi,” kata Mbah Marijan,

Hal yang berbeda diungkapkan oleh mbah marijan ketika tahun 2006 yang lalu, dimana beliau mendapatkan wangsit akan bencana itu, Kamis, 18/05/2006 12:47 WIB, Mbah Marijan Ngaku Dapat Wangsit: Merapi Tidak Berbahaya

awan_panas_merapi_14_6_2006_mbah_marijan_selamat

Sleman – Juru kunci Gunung Merapi Mbah Marijan mengaku mendapat wangsit (petunjuk) setelah melakukan doa dan meditasi selama 2 hari 2 malam di lokasi labuhan, Pos II jalur pendakian ke puncak Gunung Merapi. “Wangsit yang saya terima Insya Allah nanti selamat. Tidak akan terjadi apa-apa pada Gunung Merapi,” kata Mbah Marijan saat ditemui detikcom di rumahnya Dusun Kinahrejo, Kelurahan Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Kamis (18/5/2006). Mbah Marijan tidak menjelaskan detail bagaimana bentuk wangsit yang ia terima. Alasannya, hanya dirinya yang mempu menangkapnya. Inti wangsit: Gunug Merapi tetap aman. “Sekarang ini Merapi sedang membangun. Jadi kami meminta agar masyarakat membantu pembangunan Merapi dengan cara tidak menambang pasir sembarangan dan menjaga Merapi tetap lestari,” katanya. Tokoh masyarakat yang cukup disegani di kawasan lereng Merapi sebelah selatan ini menuturkan, selama dua hari naik ke Merapi, dirinya melakukan meditasi dan doa meminta keselamatan dengan perantara Gunung Merapi. “Saya di sana berdoa, minta kepada Allah dengan ‘lantaran’ Merapi,” katanya. Juru kunci yang mendapat gelar dari keraton Mas Ngabehi Suraksohargo ini naik ke lereng Gunung Merapi pada Selasa 16 Mei pagi bersama dua pemuda. Ia kemudian melakukan meditasi dan doa di lokasi labuhan, yakni Pos II jalur pendakian. Dan Kamis pagi ini, Mbah Marijan telah kembali dengan selamat. (jon/)

Kini tahun, pada letusan  2010 inilah wangsit yang ditunggu ternyata malah menghantarkan beliau-nya menjadi korban, Kronologi Detik-detik Wedhus Gembel Sergap Rumah Mbah Maridjan

ANEH .... AWAN PANAS MERAPI 26-OKTOBER-2010 SENGAJA MENGINCAR MBAH MARIJAN….Sebelumnya, sekitar pukul 17.30 WIB tim SAR yang dan beberapa orang datang ke rumah Mbah Marijan dan berusaha membujuk juru kunci itu untuk bersedia turun. Namun, upaya itu gagal hingga sirine tanda gunung meletus berbunyi. Hanya saja, dalam upaya itu, anak Mbah Marijan, Mbah Murni dan Asih, bersedia turun bersama rombongan tim SAR, yang sore kemarin menggunakan dua mobil kijang dan satu sepeda motor. Sedangkan Mbah Marijan, memilih menuju masjid yang hanya berjarak 100 meter dari rumahnya, untuk melakukan salat Jumat. Selain Mbah Marijan, dua orang lain yang terjebak dan tidak bisa dievakuasi adalah Mbah Poniman dan istrinya, tokoh masyarakat Desa Kepuhardjo. Seperti juga Mbak Marijan, Mbah Poniman juga enggan dievakuasi sejak dini karena menunggu wangsit dari Petruk.

Mengapa mbah marijan tidak selamat sedangkan pak ponimin selamat ?


Sebuah berita terdengar akan keanehan letusan merapi kali ini bahwa terbukti, letusan merapi kali ini lebih ditujukan kepada mbah marijan daripada pak ponimin, beberapa pihak juga mendengar keanehan sebelum mbah marijan tiada yakni

  • Tidak mau di foto, Mbah Maridjan: Jangan Ambil Foto Saya… Mbah Maridjan sore itu memang tampak berbeda. Saat juru kamera televisi mengambil gambarnya ia pun terus-menerus menutupi wajahnya.
  • Duduk yang tidak semestinya, Ada satu, ini satu hal yang tidak pernah dilakukan Mbah Maridjan. Biasanya si Mbah tidak mau duduk satu kursi dengan tamunya, di kursi panjang misalnya. Dia kalau ada tamu dan bicara selalu berhadapan, si tamu pasti di depannya. Kalau tamu duduk disampingnya, Mbah Maridjan merasa seolah-olah dia mengenyampingkan tamunya dan Mbah Maridjan merasa tidak enak. Tapi kali ini nggak, Mbah Maridjan tidak keberatan Mas Wawan duduk disampingnya, Mbah juga terlihat santai saja. Ini tidak pernah dilakukan sebelumnya.

mbah_marijan_janganSebelumnya, ketika labuhan merapi yang biasanya di pimpin oleh mbah marijan, maka tahun 2010 ini, labuhan merapi tanpa kepemimpinan mbah marijan, Mbah Marijan Batal Pimpin Labuhan Merapi

SLEMAN, KOMPAS.com — Juru kunci Gunung Merapi Ki Surakso Hargo atau Mbah Marijan, Selasa (13/7/2010) pagi batal memimpin upacara adat labuhan Gunung Merapi karena kondisinya belum memungkinkan untuk mendaki, setelah sakit beberapa bulan lalu. “Acara ritual di rumah tetap dipimpin Mbah Marijan, sedangkan untuk labuhan di Kendit 2 Merapi beliau tidak dapat ikut naik karena kondisinya belum memungkinkan pasca-operasi hernia beberapa waktu lalu,” kata Asih, putra Mbah Marijan yang menggantikan memimpin labuhan.

Menurut dia, Prosesi Labuhan Gunung Merapi diawali pada Senin (12/7/2010) pukul 09.00 WIB berupa srah-srahan ubarampe secara simbolis dari Keraton Ngayogyakarta oleh utusan Ngarsa Dalem Sri Sultan HB X kepada Camat Cangkringan, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan kepada juru kunci Gunung Merapi, Ki Surakso Hargo. Kemudian, pada Senin pukul 15.00 WIB dilaksanakan Kirab Budaya oleh prajurit Gandungarum dari Kaliadem, Dusun Ngrangkah, menuju rumah Ki Surakso Hargo dan pada malam harinya dilaksanakan kenduri wilujengan di rumah juru kunci dilanjutkan dengan macapatan oleh paguyuban Sekar Cangkring Manunggal. “Hari ini Selasa (13/7/2010) pukul 06.00 WIB dilakukan acara resmi Labuhan Merapi yang diawali kirab prajurit yang membawa uba rampe diiringi keluarga juru kunci, abdi dalem, dan utusan Keraton menuju ke Kendit 2 dilanjutkan dengan doa-doa,” tuturnya menjelaskan. Upacara Adat Labuhan Gunung Merapi merupakan rangkaian upacara yang dilaksanakan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat dalam rangka peringatan jumenengan Ndalem (naik takhta) Sri Sultan Hamengku Buwono X yang diselenggarakan setiap tanggal 30 bulan Rejeb penanggalan Jawa. “Berdasarkan legenda pelaksanaan labuhan Merapi berkaitan erat dengan latar belakang sejarah Kyai Sapu Jagad, Empu Rama, Empu Ramadi, Krincing Wesi, Branjang Kawat, Sapu Angin, Mbah Lembang Sari, Mbah Nyai Gadhung Wikarti, dan Kyai Megantoro yang semuanya penguasa di Gunung Merapi,” paparnya.

Apakah karena mbah marijan tidak memimpin labuhan kali ini, sedangkan pak ponimin membuat sesaji bubur merah putih dari 7 air yang berbeda, sehingga mbah jadi korban sedankan pak ponimin justru selamat ?

Terminologi yang dipakai untuk keselamatan inilah yang menarik dalam berbagai macam prespektif, bergantung pada masing-masing pribadi, hingga sebuah kesederhanaan muncul pada berbagai macam upaya keselamatan, yaitu, sebuah tumbal atau pengorbanan tertentu sehingga orang di beri keselamatan.

Perjalanan Pencarian Keselamatan


Jaman prasejarah atau jaman animisme dan bahkan jaman dinamisme, ketika orang saat itu biasa melakukan ritual korban, bahkan pada suku tertentu korban itu adalah manusia. Ketika jaman mulai beradab dimana aturan demi aturan telah tegak, maka arti pengorbana, juga semakin modern, sampai pengorbanan terkenal adalah jaman n. Isa atau biasa disebut oleh kaum nasrani sebagai juru selamat yang melakukan pengorbanan dirinya ketika disalib.

Konsep berbudaya lainnya adalah ketika korban, dimana n.Ibrahiim diminta menyembelih anaknya walau akhirnya diganti dengan domba, mengutip wikipedia :

Idul Adha (di Republik Indonesia, Hari Raya Haji, bahasa Arab: عيد الأضحى) adalah sebuah hari raya Islam. Pada hari ini diperingati peristiwa kurban, yaitu ketika nabi Ibrahim (Abraham), yang bersedia untuk mengorbankan putranya Ismail untuk Allah, akan mengorbankan putranya Ismail, kemudian digantikan oleh-Nya dengan domba.

Sebuah konsep pengorbanan yang lebih berbudaya, ketika arti kurban adalah rasa iklash diri untuk tunduk patuh kepada Allah swt,  “Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketaqwaan daripada kamulah yang mencapainya.” (TQS Al Hajj : 37)

Kini di musim hajji dan sebentar lagi hari raya idul adha, peristiwa meninggalnya mbah marijan dan munculnya pak ponimin adalah sebuah grand skenario Allah swt untuk membuat kaca kepada kita semua akan arti keselamatan, dimana keselamatan itu, tidak lewat sesaji-sesaji, namun lebih kepada bakti kita kepada Allah swt. Iyyaaka na’budu wa iyyaka nasta’iin/إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِين (hanya kepada Engkau-lah kami menyembah, dan hanya kepada Engkau-lah kami mohon pertolongan). Bukti-bukti sesaji yang tidak terbukti memberi selamat, salah satunya, baca Setelah Ritual Tolak Bala, Gunung Sinabung Malah Meletus Lagi

Peringatan Sebelum Merapi Meletus Dahsyat 26-okotber-2010


Tahun 2006

Perhatikan dengan seksama gambar dibawah, sebuah awan panas merapi tgl 14/6/2006 menyapu bungker kaliadem, dan rumah mbah marijan selamat, ingat tgl 14-juni-2006awan_panas_merapi_14_6_2006_mbah_marijan_selamat

Mbah Marijan Selamat Dan Semakin Terkenal Di Tahun 2006-2010, Marijan Selamat Tahun 2006 Dan Semakin Terkenal


Kenyataannya memang mbah marijan selamat, sehingga umumnya ritual2x mbah marijan-lah yang dijawab oleh Allah swt. Bukti tentang gempa bumi yang terjadi, sesuai dengan peringatan yang dilakukan sehari sebelumnya, tidak mampu membuka mata hati penduduk negeri ini akan adanya rahmat Allah, dibalik letusan merapi itu.

mbah_marijan_shooting_kuku_bima_rosaMbah marijan semakin terkenal dimana2x, antara lain:


SepakBola & Piala Dunia:

Minggu, 04/06/2006 07:43 WIB, Mbah Marijan Emoh Diundang ke Piala Dunia, Anwar Khumaini – detikSport, Jakarta – Hampir setiap orang di muka bumi kini memimpikan bisa menonton Piala Dunia langsung dari pinggir lapangan. Tapi tidak buat Mbah Marijan. Juru kunci gunung Merapi itu menolak undangan gubernur Munich untuk hadir di pesta pembukaan Piala Dunia.


Juara Tinju

Jumat, 30 Juni 2006 – 03:02 wib Gara-gara Ngefans sama Mbah Marijan , JAKARTA,KCM – Mbah Marijan, Juru Kunci Gunung Merapi, menjadi “Lelaki Pemberani” bersama Chris John, juara tinju dunia versi WBA.  Bisa ketemu, bagaimana ceritanya? Gunung Merapi yang sampai kini masih menunjukkan aktivitas vulkaniknya bersamaan dengan gempa bumi yang melanda Yogyakarta pada 27 Mei 2006 lalu tak disangka membuahkan ide pembuatan variasi iklan minuman berenergi bentuk serbuk Kuku Bima Energi (KBE), salah satu andalan Sido Muncul.


26/08/2006 13:36 WIB Mbah Marijan Pimpin Labuhan Merapi,  Bagus Kurniawan – detikcom,  Sleman – Juru kunci Gunung Merapi, RP Suraksohargo yang lebih dikenal Mbah Marijan memimpin prosesi labuhan alit di Gerbang Srimanganti atau Pos 2 Merapi.


Mendapatkan Award

MBAH MARIJAN DI TEMUI PARA TOKOH & MENDAPAT AWARD JAWAPOS, Kamis, 07 Juni 2007, Kearifan Mbah Marijan,Oleh M. Mas’ud Said Otonomi Award 2007 Berbeda dengan perhelatan tahun-tahun sebelumnya, pada Otonomi Award 2007 ini, JPIP akan menampilkan Mbah Marijan sebagai salah satu pembaca nomine peraih Otonomi Award yang memiliki prestasi dalam pelestarian lingkungan pada pelaksanaan otonomi daerah.


Tamu Dari GOLKAR, Partai Terbesar

15-April-2007  ANTARA News :: Wapres Hadirkan Mbah Marijan,  Yogyakarta (ANTARA News) – Tidak seperti umumnya pertemuan politik, penutupan acara Rapat Konsultasi Nasional Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar di Yogyakarta, Minggu sore, justru dilakukan dengan menghadirkan tokoh kharismatik Mbah Marijan.


16/04/07 08:50  Mbah Marijan “Masuk” Golkar Yogyakarta (ANTARA News) – Mbah Marijan ikut-ikutan berpolitik?. Mbah Marijan masuk Partai Golkar?. “Luar biasa”, mungkin itu kata yang pas. Dan kenyataannya memang mbah Marijan, si “pawang” Gunung Merapi, benar-benar “masuk” Partai Golkar. Namun bukan sebagai anggota, tetapi justru mendapatkan kehormatan untuk memberi “khotbah” kepada para pimpinan Partai Golkar. “Untuk menutup Rapat Konsultasi Nasional DPP Partai Golkar ini, saya minta Mbah Marijan yang menutupnya dan memberikan pidatonya,” kata Ketua Umum DPP Partai Golkar, Jusuf Kalla. Menurut Jusuf Kalla kehadiran Mbah Marijan merupakan kehormatan bagi Partai Golkar, karena Mbah Marijan telah memberikan ketauladanan, disiplin, serta amanah dalam menjalankan tugasnya.


RADAR SEMARANG  Rabu, 20 Des 2006,  mbah Marijan Menjadi Lakon, … Tak ketinggalan Mbah Marijan, tokoh yang memopulerkan istilah >rosa rosa< juga menjadi incaran warga yang ingin melihat langsung sosok “Presiden Gunung Merapi” itu. Akibat serbuan warga itu, membuat tokoh dari Desa Kinahrejo tersebut kewalahan.


Pabrik Jamu

[ 28 Nov 2007 ] MBAH MARIJAN JURU KUNCI MERAPI RESMIKAN PERLUASAN PABRIK KUKU BIMA ENERGI SIDO MUNCUL Jumat (23/11), bertempat di Ungaran, Semarang diadakan peresmian perluasan pabrik Kuku Bima Energi. Pabrik ini diresmikan oleh Juru Kunci Merapi yang juga bintang iklan Kuku Bima Energi, Mbah Marijan dengan didampingi oleh Direktur Utama PT Sido Muncul, Irwan Hidayat serta para bintang iklan Kuku Bima Energi lainnya seperti Rieke Diah Pitaloka, Donny Kesuma, Vega Darwanthi, Ade Rai, Chris John, M. Rachman dan Trio Macan.

Merapi Meletus Dahsyat 26-oktober-2010 Sebagai Titik Utama


Setelah itu, titik utama dari bencana demi bencana adalah meletusnya Gunung Merapi Sedahsyat-dahsyatnya hingga tokoh yang dikagumi para pejabat dan negara ikut menjadi korban.Tgl 26-10-2010 pkl 17.02 membentuk 22 yang diterangkan sebelumnya (diatas)


Catatan:[Penting] Sebelum melihat, membaca atau menonton vidio yang ada di situs ini, perlu memahami bahwa situs ini bukanlah situs Ramalan, gotak gatik matuk atau Paranormal,detil penjelasan sbb Beda Paranormal VS Hamba Allah


Mengutip wikipedia,

Letusan Merapi 2010 adalah rangkaian peristiwa gunung berapi yang terjadi di Merapi di Indonesia. Aktivitas seismik dimulai pada akhir September 2010, dan menyebabkan letusan gunung berapi pada hari Selasa tanggal 26 Oktober 2010, mengakibatkan sedikitnya 353 orang tewas, termasuk Mbah Maridjan.
Rumah hancur di Kecamatan Cangkringan akibat letusan Merapi.

Kronologi:

  1. 20 September, Status Gunung Merapi dinaikkan dari Normal menjadi Waspada oleh BPPTK Yogyakarta.
  2. 21 Oktober, Status berubah menjadi Siaga pada pukul 18.00 WIB.
  3. 25 Oktober, BPPTK Yogyakarta meningkatkan status Gunung Merapi menjadi Awas pada pukul 06.00 WIB.
  4. 26 Oktober, Gunung Merapi memasuki tahap erupsi. Menurut laporan BPPTKA, letusan terjadi sekitar pukul 17.02 WIB. Sedikitnya terjadi hingga tiga kali letusan. Letusan diiringi keluarnya awan panas setinggi 1,5 meter yang mengarah ke Kaliadem, Kepuharjo. Letusan ini menyemburkan material vulkanik setinggi kurang lebih 1,5 km.
  5. 27 Oktober, Gunung Merapi pun meletus. Dari sekian lama penelitian gunung teraktif di dunia ini pun meletus.
  6. 28 Oktober, Gunung Merapi memuntahkan Lava pijar yang muncul hampir bersamaan dengan keluarnya awan panas pada pukul 19.54 WIB.

Berikut adalah kronologi letusan Gunung Merapi

  1. Pukul 17.02 mulai terjadi awan panas selama 9 menit
  2. Pukul 17.18 terjadi awan panas selama 4 menit
  3. Pukul 17.23 terjadi awan panas selama 5 menit
  4. Pukul 17.30 terjadi awan panas selama 2 menit
  5. Pukul 17.37 terjadi awan panas selama 2 menit
  6. Pukul 17.42 terjadi awan panas besar selama 33 menit
  7. Pukul 18.00 sampai dengan 18.45 terdengar suara gemuruh dari Pos Pengamatan Merapi di Jrakah dan Selo
  8. Pukul 18.10, pukul 18.15, pukul 18.25 terdengan suara dentuman
  9. Pukul 18.16 terjadi awan panas selama 5 menit
  10. Pukul 18.21 terjadi awan panas besar selama 33 menit
  11. Dari pos Pengamatan Gunung Merapi Selo terlihat nyala api bersama kolom asap membumbung ke atas setinggi 1,5 km dari puncak Gunung Merapi
  12. Pukul 18.54 aktivitas awan panas mulai mereda    Luncuran awan panas mengarah ke sektor Barat-Barat Daya dan sektor Selatan-Tenggara

merapi_22Dan Tokoh ikut menjadi korban yang membentuk siklus sebelas yaitu 1+2+3…+11=66 adalah nama beliau jika A=1, B=2 … MARIJAN=66

marijan_dan_kode_66

Ada apa dengan 11,22 dan 66 yang di tampakkan olehNya?


Adalah SEBELAS (11) pada Tsunami Mentawai kemudian 22 dan 66 pada Letusan Merapi, merupakan iktibar, bahwa  Kunci sebelas dari al-quran merupakan sebuah pola yang teratur dan indah terbingkai dalam rentetan makna yang dalam yaitu jumlah digit dari semua surat di alquran yaitu digit nomor surat dan digit ayat di jumlahkan, maka hasil terbanyak adalah SEBELAS dari jumlah yang SEBELAS, seperti di tabel dibawah ini

sebelas_11_

Keajaiban dari numerikal 11 membentuk pola jumlah dgiti nosurat dan ayat terbanyak berisi SEBELAS dari semua pola yang ada, hal ini menunjukkan adanya PENEKANAN khusus akan makna SEBELAS ini. Sekali lagi hitung keteraturan ini, bahwa no surat digitnya di jumlahkan 1+0+1+3+1+7+1+8+2+0+3+1+6+3+9+0+1+0+2+1+0+5+1+0+6=62 dan jika ayatnya dijumlahkan keseluruhan berjumlah 59 yang terdiri dari semua jumlah ayatnya, 1+0+9+4+3+1+1+1+1+1+0+1+3+5+3+4+1+1+2+0+8+5+4=59, sehingga keseluruhan digit yang membentuk 62 dan 59 adalah 6+2+5+9=22

Allah swt yang menunjukkan keberadaanNya, saat AD Isarel serang gaza, maka terlihat tglnya 1+7+1+2+0+1+4=22, sebagaimmana perang itu sendiri yang membentuk 22, hingga 22 benar-benar nyata seperti dibawah iniperang_israel_gaza_tanda_2008_dan_2014

Perhatikan bahwa mereka memulai perang tgl 27/12/2008, sebuah kode aneh 2+7+1+2+2+0+0+8=22 dan kini mereka menyerang lagi tepat tgl 8/7/2014 dengan cara yang sama 8+7+2+0+1+4=22.

Sebuah perang yang aneh, karena dua kejadian ini dimulai dari tanggal-bln-tahun yang dijumlahkan semua berjumlah 22, dan sebuah jawaban dari langit akan tanda 22 ini, ketika satu demi satu pesawat jatuh membentuk simbol 22 yang aneh [Update … 22 ini muncul dan terbukti sebagai peristiwa besar dunia, lihat film ini, Dan Ajaib Sangat Ajaib …. bahwa Perang Israel-Gaza di awali 8/7/2014, maka 868 hari berikutnya Israel dilanda Kebakarann di hampir Seluruh Negeri Israel, tiada lain 8+6+8=22!

Sebuah pesan 22 yang universal, terdapat pada tujuh surat yang memiliki pola 22, seperti tabel dibawah initujuh_surat_22

Dan yang paling nyata tentang 22 ini adalah surat Muhammad yang ditakdirkan olehNyacover_22_surat_muhammad

merupakan peringatan bagi umat manusia, jumlahnya 154 merupakan memori

[15:4] Dan Kami tiada membinasakan sesuatu negeripun, melainkan ada baginya ketentuan masa yang telah ditetapkan.

dan deretan 1+2+3+4….+22=253, merupakan memori

[25:3] Kemudian mereka mengambil tuhan-tuhan selain daripada-Nya (untuk disembah), yang tuhan-tuhan itu tidak menciptakan apapun, bahkan mereka sendiri diciptakan dan tidak kuasa untuk (menolak) sesuatu kemudharatan dari dirinya dan tidak (pula untuk mengambil) suatu kemanfaatanpun dan (juga) tidak kuasa mematikan, menghidupkan dan tidak (pula) membangkitkan.

Baik jumlah 154 maupun 253 membentuk 1+5+4=10 dan 253 juga membentuk 2+5+3=10 merupakan simbol dua jari manusia yang berjumlah 10 dengan memori yang unik Sebagai bagian dari keberadaanNya di muka bumi, quran surat ke 10 berisi 109 ayat yang membentuk 1+0+1+0+9=11 (SEBELAS) sebagai salah satu kunci kitabNYa


Perhatikan pola al-quran yang memiliki pola dibawah ini yang memuat 119 tiada lain 1+1+9=11 (SEBELAS) dalam bentuk lain

119_menjadi_99

Perhatikan nomor suratnya yaitu 10,36,83,89 …. dan jumlahkah digitnya membentuk , Nomor surat dari bentuk pola 119 menujukkan keteraturan sebagai iktibar, yaitu 10,36,83,89 kesemuanya membentuk 1+0+3+6+8+3+8+9=38 yang tercatat di Quran sebagai Surat ke 38 (Shod) berisi 88 ayat.

Huruf Shod adalah huruf yang ke 14, angka ini merujuk pada Surat ke 14 (Ibrahiim) berisi 52 ayat hingga 66=14+52 yang pada banyak pelajaran sebagai bapak Tauhid. Inilah muncul pada tahun 2010 dan tahun 2014 dan Contoh angka 14 yang lain adalah ketika Al-Quran di bakar di tgl 11, tepatnya 11-9-2010 yang membentuk 1+1+9+2+0+1+0=14, maka terdapat balasanNya

Sebagai numerikal yang khusus numerikal 11, bahwa semua bilangan sampai 11 berjumlah 66 = 1+2+3+4+5+6+7+8+9+10+11,dan 66 adalah bentuk pokok penting dari ketuhanan, sebagai satu-satunya surat yang memiliki pola nosurat+jumlah ayat=66 adalah surat ke 14 berisi 52 ayat, surah ibraahiim sebagai bapak Tauhid di tempatkan di no surat ke 14 dan berisi 52 ayat, sesehingga 66=14+52 merupakan salah satu konsep ketuhanan yang penting akan arti Tauhid. Arti 66 sebagai Numerikal yang berarti bahwa dengan memurnikan Tauhid, maka manusia akan selamat, tertuang dalam vidio dalam era modern sebagai kisah nyata dengan bukti lengkap di abad modern