Terungkap Misteri Gempa Jogja, Mbah Marijan dan G.Merapi

[Penting]

Sebelum melihat,  membaca atau menonton vidio yang ada di situs  ini, perlu memahami bahwa situs ini bukanlah situs Ramalan, gotak gatik matuk atau Paranormal,detil penjelasan sbb  Beda Paranormal VS Hamba Allah


Gempa yogya yang telah terjadi tgl 21-8-2010 merupakan sebuah gempa yang dituliskan oleh para ahli sebagai Gempa Yogya Berasal dari Patahan Baru. Disamping itu, akibat gempa berikutnya diketahui, Akibat Gempa 5 SR, Bangunan Kraton Yogya Rusak

merapi_meletus_dan_gempa_yogya

Bagus Kurniawan – detikNews
Yogyakarta – Sejumlah tembok bangunan Kraton Yogyakarta rusak akibat gempa 5 Skala Richter (SR) yang terjadi pada hari Sabtu 21 Agustus. Bangunan yang rusak diantaranya di Bangsal Sri Manganti dan Bangsal Kencono yang ada di tengah komplek kraton. “Batu umpak penyangga tiang/saka di Bangsal Sri Manganti itu bergeser atau meleset,” kata KGPH Hadiwinoto, adik Sri Sultan hamengku Buwono X yang mengurusi aset Kraton Yogyakarta, Minggu (22/8/2010). Menurut dia, empat buah batu umpak yang merupakan landasan tiang/saka kayu jati Bangsal Srimanganti rusak. Ada yang pecah atau bergeser 0,5 cm hingga 2 cm. Dua buah tiang di Bangsal Kencono yang biasa digunakan untuk upacara kraton juga bergeser. “Beberapa bagian tembok di Bangsal Tepas Kawedanan Ageng Punokawan Puroyokoyo juga retak-retak,” ungkapnya.

Dia mengatakan saat ini pihak kraton sudah melakukan inventarisasi bangunan-bangunan yang rusak. Saat ini sudah ada tim yang telah meneliti kerusakan tersebut. “Dari hasil sementara, memang harus segera diperbaiki agar kerusakan tidak menjalar kemana-mana kalau dibiarkan tidak diperbaiki. Bergeser kayu dari umpak landasan pasti akan menggeser semua bangunan kayu yang ada di atasnya,” katanya. Menurut dia, bangunan yang rusak seperti Bangsal Kencono merupakan bangunan
utama yang ada di kraton. seperti Bangsal Kencono, Bangsal Sri Manganti merupakan bangunan yang biasanya digunakan untuk berbagai kegiatan upacara adat kraton. Sedangkan tembok di Bangsal Sarang Boyo yang rusak biasanya dipakai untuk menyimpan sejumlah benda-benda pusaka milik kraton.(bgs/rdf)

Nusantara [ Senin, 23 Agustus 2010 ] Gempa 5 SR Pecahkan Umpak Keraton Jogja

Diyakini Tak Ganggu Konstruksi, Dinas PU Tetap Turunkan Tim, JOGJA – Gempa berkekuatan 5,0 skala Richter (SR) yang mengguncang Jogja Sabtu malam (21/8) merusak sejumlah bangunan utama di kompleks Keraton Jogja. Beruntung, kerusakannya ringan. ”Kerusakannya tidak berat kok. Tidak mengganggu konstruksi bangunan,” tutur Pengageng Wahon Sarto Kriyo Keraton Jogja KGPH Hadiwinoto kemarin (22/8). Menurut adik Sultan Hamengku Buwono X itu, kerusakan terjadi di Bangsal Kencono dan Bangsal Srimanganti. Di Bangsal Kencono, salah satu umpak (penyangga tiang) di sisi utara bergeser sekitar 5 sentimeter.  Bangsal Kencono merupakan bangsal utama keraton. Di tempat itu, Sultan kerap mengadakan acara. Salah satunya acara ngabekten tiap Idul Fitri. Bangsal Kencono juga biasa dipakai untuk upacara tinggalan dalem (ulang tahun) kelahiran raja.

Di Bangsal Srimanganti, tambah Hadiwinoto, ada empat umpak yang pecah. Meski begitu, kekuatan tiang tidak terpengaruh. “Umpak itu lebih bersifat sebagai aksesori. Sebab, tiang di Bangsal Srimanganti menyentuh lantai,” terang pangeran yang dipercaya menjabat semacam menteri pekerjaan umum dan aset bangunan keraton tersebut.  Bangsal Srimanganti biasa dipakai Sultan untuk menjamu tamu. Bangsal yang lokasinya berhadap-hadapan dengan Bangsal Trajumas itu kerap dipakai untuk pentas tari bedoyo keraton. Sementara itu, Bangsal Trajumas yang baru selesai direnovasi setelah ambruk akibat gempa pada 27 Mei 2006 tidak mengalami kerusakan sedikit pun. ”Bangsal Trajumas tetap kukuh, meski memakai umpak lama,” lanjut Hadiwinoto. Setelah meneliti kerusakan, Hadiwinoto memastikan segera memperbaikinya. “Bila tidak parah, kami akan pakai anggaran keraton,” ungkapnya.

Kabar rusaknya sejumlah bangunan keraton itu tak urung memancing perhatian Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan ESDM Provinsi DIJ Rani Sjamsinarsi. Kemarin Rani meninjau ke lokasi dengan didampingi Kabid Cipta Karya Gatot Saptadi dan tim ahli bangunan cagar budaya dari Fakultas Teknik Sipil Universitas Atma Jaya. Rani menyatakan segera menerjunkan tim khusus untuk memeriksa semua kerusakan tersebut. “Kami juga pikirkan biaya renovasi. Kami akan berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan karena bangunan itu termasuk cagar budaya,” terangnya. Meski tak ada korban jiwa, gempa malam itu membuat warga panik. Maklum, mereka masih trauma gempa hebat pada 2006 lalu. Apalagi, gempa Sabtu malam tersebut cukup terasa. Indikasinya, puluhan rumah di perbatasan Kabupaten Bantul-Gunungkidul rusak, meski ringan. (kus/jpnn/c6/soe)

Akibat Gempa 21-Agustus-2010


  1. Minggu, 22 Agustus 2010 21:28 WIB, Tiga bangunan, seperti Bangsal Srimanganti, Bangsal Kencono,Bangsal Boyo retak-retakakibat-akibat gempa pada Sabtu (21/8) kemarin.
  2. Minggu, 22 Agustus 2010 09:41 WIB, Gempa yang mengguncang Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan sekitarnya, Sabtu (21/8/10), mengakibatkan beberapa fasilitas rumah sakit rusak.
  3. Minggu, 22 Agustus 2010 01:22 WIB, Gempa tektonik 5,0 skala richter yang mengguncang Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya, pada Sabtu sekitar pukul 18.41 WIB membuat panik
  4. Minggu, 22 Agustus 2010 01:08 WIB, Gempa tektonik 5,0 SR di Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya, membuat sejumlah warga dilarikan ke rumah sakit
  5. Minggu, 22 Agustus 2010 01:00 WIB,Gempa 5.0 SR yang terjadi di Yogyakarta tadi sore ternyata membuat sebagian umat Katolik yang sedang menjalankan ibadah ekaristi
  6. Minggu, 22 Agustus 2010 00:38 WIB, Gempa 5 SR (skala ricther) yang terjadi Sabtu (21/8/2010), sekitar pukul 18.41 WIB menyebabkan satu rumah sakit di wilayah Wirosaban
  7. Sabtu, 21 Agustus 2010 23:30 WIB, Suasana Kota Sleman pascagempa sore tadi sudah cukup tenang. Keadaan sudah berangsur normal, kendati tetap menjaga kewaspadaan, Sabtu (21/8/2010).
  8. Sabtu, 21 Agustus 2010 22:59 WIB,Gempa bumi tektonik berkekuatan 5,0 skala richter yang mengguncang sebagian wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya
  9. Sabtu, 21 Agustus 2010 21:34 WIB, Daerah Istimewa Yogyakarta, bergetar kuat. Saat itu Sabtu (21/8/2010) pukul 18.40 WIB.
  10. Sabtu, 21 Agustus 2010 20:18 WIB, Gempa yang menguncang Yogjakarta dan sekitarnya, Sabtu (21/8/2010) membuat seluruh warganya Kota Gudek ini panik
  11. Sabtu, 21 Agustus 2010 19:44 WIB,Sekitar pukul 18.50 WIB, Sabtu (21/8/2010) gempa mengguncang Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Warga panik dan mereka berhamburan keluar rumah.
  12. Sabtu, 21 Agustus 2010 19:06 WIB,Gempa buni kembali terjadi di Indonesia. Kali ini mengguncang Bantul, Yogyakarta. pusat gempa terjadi di 8.03 LS,110.39 BT atau 15 km Tenggara

Misteri Gempa Jogja, Mbah Marijan dan G.Merapi


Sumber gempa yang dahsyat dengan memakai SIKLUS SEBELAS, maka Gempa yogya inilah tertulis sebagai SIKLUS sebelas itu sendiri. Mengapa disebut sebagai siklus SEBELAS ?

marijan_dan_kode_66

Gempa Jogja 21-8-2010 membentuk 2+1+8+2+0+1+0=14, adalah peringatanNya tercatat pada quran surat ke 14 berisi 52 ayat dan ajaib … surat tersebut adalah surat N.Ibrahiim yang dikenal sebagai Bapak TAUHID … dan ajaib lagi … surat tersebut membentuk 14+52=66, yaitu gempa jogja ini terjadi, maka 66 hari berikutnya, merapi meletus sangat dahsyat dan menewaskan tokoh nasional, Jika A=1, B=2 … MARIJAN=66

quran surat ke 14    Surah Ibrahim    إبراهيم    Nabi Ibrahim    , memiliki 52 ayat, surat ini merupakan salah satu dari lima surat yang berawal aliflamra

alif_lam_raa_62Jumlah surat yang berawal aliflamra=62 merupakan memori surat ke 62    Surah Al-Jumu’ah    الجمعة    Hari Jum’at   memiliki  11 ayat, dan surat ini adalah salah satu dari lima surat yang memiliki 11 ayat

lima_surat_memiliki_11_ayat_

Ada Apakah dengan SEBELAS ?

Makna SEBELAS sebagai siklus SEBELAS


siklus_sebelas2

Allah swt melalui kitabNya yakni kitab suci Al-Quran memberikan penekanan yang lebih pada numerikal 11 ini:

1) Kisah Yusuf yang memuat 11 :

, ketika Yusuf berkata kepada ayahnya: “Wahai ayahku , sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas bintang, matahari dan bulan; kulihat semuanya sujud kepadaku.” (QS 12:4)

2) Jumlah Surat dalam Al-quran memiliki 11 ayat berjumlah 5 surat (terbanyak bersama surat yang memiliki 8 ayat)

lima_surat_memiliki_11_ayat_

3) Jumlah surat AlQuran   terbanyak yang memiliki pola nosurat dan ayat digitnya berjumlah 11

sebelas_11_

4) Allah swt mentakdirkan Alquran berjumlah 114 surat, dan hanya 5 surat saja yang memiliki pola 114, sehingga numerikal ini membentuk 1+1+4+5=11 (SEBELAS) surat_114_5

Penekanan numerikal 11 pada Al-quran merupakan sesuatu yang patut di jadikan sebuah pijakan akan arti 11 ini, terlebih jumlah surat yang memiliki pola digit 11 sebanyak 11 surat, tiada lain arti dari 11 ini cukup penting, total adalah 121=99+22, dan 99 ada pada tangan manusia

kebesaran-allah-swt-pada-telapak-tangan-manusiaArti 121 ini juga merujuk pada Quran surat ke 12 ayat 1, sebagai surat Yusuf (penjelasan diatas) yang ke 1 yang salah satunya menuliskan kode  alam semesta yaitu AlifLamRa, Jika Alif=1, Ba=2 maka AlifLamRa=34, sebegai catatan surat 34 (Saba’) berisi 54 ayat yang membentuk simbol 88=34+54, pegingat surat ke 88. AL GHAASYIYAH (PERISTIWA YANG DAHSYAT), memiliki 26 ayat sebagai lambang 88+26=114 adalah jumlah keseluruhan surat al-quran, berisi 5 surat

surat_114_5AlifLamRa juga berjumlah 5 surat

alif_lam_raa_62Numerikal 62 ini merujuka pada surat ke 62 yang berisi 11 ayat yang di terangkan diatas, sebagai salah satu surat dari 5 surat yang memiliki 11 ayat dan jumlah digitnya adalah 6+2+1+1=10,  sebagai 10 jari manusia yang memiliki telapak membentuk 99. Disamping itu 10 juga merujuk pada quran surat 10 memiliki 109 ayat sehingga 10+109=119 yang juga termasuk kelompok sebelas ayat yang memiliki pola jumlah digit =11 yakni 1+0+1+0+9=11. Kemudian jumlah 119 juga memiliki arti yang luas, sebagai makna 99 lagi.

119_menjadi_99

Telah diterangkan diatas arti 121=99+22, dan  ini juga  cukup signifikan karena satu-satunya Surat Al-quran yang memiliki pola nosurat+ayat=121 adalah surat 69 yang memiliki 52 ayat sehingga 121=69+52

69    Surah Al-Haqqah    الحآقّة    Hari kiamat    memilik 52

Jumlah digit dari surat Al-Haqqoh membentuk 6+9+5+2=22 yang merupakan salah satu dari tujuh surat yang memiliki pola samatujuh_surat_22Sebuah doa 22 yang pernah di panjatkan kepadaNya akan warning inidoa_22Sebelas  Surat yang bermakna digit 11 terbanyak dari surat lainnya, menunjukkan keteraturanNya dan penekanan makna, terlebih 11 surat berdigit 11 berjumlah 121, Arti 121 ini juga merujuk pada Quran surat ke 12 ayat 1, sebagai surat Yusuf (penjelasan diatas) yang ke 1 yang salah satunya menuliskan kode  alam semesta yaitu AlifLamRa dan  AlifLamRa juga berjumlah 5 surat masing-masing surat 10+11+12+14+15=62 sebagai makna surat ke 62 berisi 11 ayat yang membentuk jumlah digit 6+2+1+1=10 merepresentasikan makna 10 jari manusia yang unik, hingga surat 10 yang juga berdigit 11 merupakan surat berjumlah 109 sehingga makna yang dalam bahwa surat surat ke 10 berjumlah 109 menunjukkan makna 10+109=119, dan 4 surat alquran yang memiliki pola nosurat+ayat=119

119 adalah Makna Tidak Kekal


Ada apakah makna dari hal ini ? makna 119 tercatat pada 4 pola  quran yang memiliki ini

119_menjadi_99

Surat Alquran ke 10 berisi 109 ayat membentuk 119=10+109, kemudian surat ke 36 berisi 83 ayat sehingga 119=36+83, surat ke 83 berisi 36 ayat , membentuk 119=83+36, lalu surat ke 89 berisi 30 ayat membentuk 89+30=119, dan semua nomor surat tersebut berjumlah 10+36+83+89=218  hal ini pada ketetapanNya, bahwa manusia tidak-lah kekal sebagai iktibar bagi kita manusia, memori bahwa hidup tidaklah kekal abadi.

[21:8] Dan tidaklah Kami jadikan mereka tubuh-tubuh yang tiada memakan makanan, dan tidak (pula) mereka itu orang-orang yang kekal. (QS 21:8)

Ket: Kami tidak menjadikan rasul-rasul itu memiliki tubuh yang berbeda dengan tubuh manusia pada umumnya, seperti tahan hidup tanpa makanan berhari-hari, misalnya. Dan mereka bukanlah orang-orang yang hidup abadi di dunia.

Nomor surat dari bentuk pola 119 menujukkan keteraturan sebagai iktibar, yaitu 10,36,83,89 kesemuanya membentuk 1+0+3+6+8+3+8+9=38 yang tercatat di Quran sebagai Surat ke 38 (Shod) berisi 88 ayat.

[38:88] Dan sesungguhnya kamu akan mengetahui (kebenaran) berita Al Qur’an setelah beberapa waktu lagi***

Ket:***

Kebenaran berita-berita Al Quran itu ada yang terlaksana di dunia dan ada pula yang terlaksana di akhirat; yang terlaksana di dunia seperti kebenaran janji Allah kepada orang-orang mukmin bahwa mereka akan menang dalam peperangan dengan kaum musyrikin, dan yang terlaksana di akhirat seperti kebenaran janji Allah tentang balasan atau perhitungan yang akan dilakukan terhadap manusia.

Syaikh As Sa’diy berkata, “Surat yang agung ini mengandung peringatan yang bijaksana, berita yang besar, penegakkan hujjah dan dalil bagi orang-orang yang mendustakan Al Qur’an dan menentangnya, serta mendustakan orang yang membawanya, sekaligus pemberitahuan tentang hamba-hamba Allah yang mukhlas, balasan bagi orang-orang yang bertakwa dan orang-orang yang durhaka. Oleh karena itu Allah bersumpah di awalnya, bahwa ia mengandung peringatan dan di akhirnya Allah menyifatinya bahwa ia peringatan bagi alam semesta. Demikian pula Allah Subhaanahu wa Ta’aala memperbanyak peringatan di antara awal dan akhir surat, seperti firman-Nya, “Wadzkur ‘abdnaa”, “Wadz kur ibaadanaa”, “Rahmatan min indinaa wa dzikraa”, dan “Haadzaa dzikr.” Ya Allah, ajarilah kami darinya sesuatu yang tidak kami ketahui, ingatkanlah kami sesuatu yang kami lupa, baik lupa dalam arti lalai maupun meninggalkannya.

Huruf Shod adalah huruf yang ke 14, angka ini merujuk pada Surat ke 14 (Ibrahiim) berisi 52 ayat hingga 66=14+52 yang pada banyak pelajaran sebagai bapak Tauhid. Inilah muncul pada tahun 2010 dan tahun 2014
Contoh angka 14 yang lain adalah ketika Al-Quran di bakar di tgl 11, tepatnya 11-9-2010 yang membentuk 1+1+9+2+0+1+0=14, maka terdapat balasanNya

Ajakan Pemurnian Ajaran Tauhid


Didalam milis tersebut terdapatlah suatu ajakan untuk memurnikan ajaran Islam yang disebut sebagai bagian dari kepedulian ketauhidan. Setting latar belakang ajakan adalah gempa jogja  adalah sebuah berita & pengagungan berlebihan terhadap sosok juru kunci merapi saat itu karena beribahdah kepadaNya dengan memakai ‘perantara’ dan membakar kemenyan

hingga terjadi gempa Jogja tgl 27-mei-2006, dan Gempa ini. telah diperingatkan sebelum terjadinya.

Tahun 2006 berlalu, 2007, 2008, 2009 dst …peristiwa pembawa peringatan gempa jogja tetap di kenang dan salah satunya lewat doa 22 yang benar terjadi ketika letusan merapi membawa pesan 22 dari tgl+bln+thn+jam+menit membentuk 22 yang di warningkan hingga mbah marijan selaku tokoh nasional yang di sentralkan ikut menjadi korban, sebagai bagian dari peringatanNya

Bapak Tauhid yakni N. Ibrahim di abadikan oleh Allah swt di surat ke 14 yang memiliki ayat 52, sehingga sebagai satu-satunya surat yang memiliki pola surat+ayat=66, tiada lain tokoh nasional yang terkenal tahun 2006-2010 ikut menjadi korban, adalah jika A=1, B=2 MARIJAN=66.

Sekali lagi ingat surat 14 ini adalah salah satu surat alquran dari 5 surat berawal AlifLamRa yang kesemua surat berjumlah 62 (ingat Jika A=1B=2 … MERAPI=62) …. AlifLamRa, Jika Alif=1, Ba=2 maka AlifLamRa=34, sebegai catatan surat 34 (Saba’) berisi 54 ayat yang membentuk simbol 88=34+54, pegingat surat ke 88. AL GHAASYIYAH (PERISTIWA YANG DAHSYAT), ingatlah marijan dan waktu meletus membentuk 66+22=88, qurran surat ke 88 memiliki 26 ayat sebagai lambang 88+26=114 adalah jumlah keseluruhan surat al-quran,.

Sebuah kejaiaban dari kejadian ini bahwa MARIJAN=66 letusan merapi yang membuat beliau tewas …. tgl+bln_thn adalah 26-10-2010 membentuk 2+6+1+0+2+0+1+0=12… Ajaib bahwa Quran surat ke 66 berisi 12 ayat

Tersebutlah tgl 22-05-2006 atau 5 sebelum gempa yogya, maka para penggiat milis the_untold_stories melakukan penyebaran brosur tentang gempa yogya, hal ini tercatat & terbukti sebagai saksi yang tidak terbantahkan karena tgl catatan milist tsb tidak bisa diubah (baca Lawan mbah Marijan, Mon May 22, 2006 5:41 am) Berikut cuplikan isi press release ke media terkenal: JPbukti_lawan_mbah_marijanpress_MPT_bag_1press_MPT_bag_2
Bagi yang ingin mengetahui bagaimana penyebaran brosur di yogyakarta, seperti yang telah dituliskan diatas, silahkan kunjungi halaman ini (Inilah Kisah Nyata Pembawa Peringatan Sebelum Gempa Yogya 27-mei-2006) Sebuah doa yang berisi harapan agar semua dapat terhindar dari letusan merapi, namun merapi membawa korban sedikit, cek tgl postingnya
doa_merapi_tgl
doa_merapi2

Apakah Doa Merapi Terjawab ? Ataukah Ritual2x Mbah Marijan Dijawab Oleh Allah Swt ?


Kenyataannya adalah merapi tidak meletus besar, justru terjadi gempa yogyakarta 27-mei-2006, dimana gempa ini oleh yang berdoa telah diperingatkan akan adanya gempa bumi sehari sebelum gempa bumi itu terjadi.


halo_matahari_padang_tandaNya_halo_matahari_padang_tandaNya_2Sebuah keputusan dariNya tentang kejadian demi kejadian, diawali dengan adanya Halo matahari tgl 21-Oktober-2010 yang terjadi dimana-mana (baca Halo Matahari di Padang, Apakah Pertanda Gempa Besar ?) kemudian setelah itu gempa disertai tsunami terjadi tgl 25-oktober-2010, dan akhirnya merapi meletus untuk kesekian kalinya yang menjadikan korban,mbah marijan


Manifestasi pelajaran tentang inspirasi n.Ibrahiim yang terjadi pada jaman modern, kini menjadi sebuah bahasa universal, ketika malapetaka, ketidak-amanan terjadi, maka sesungguhnya, disitulah bibit atau tunas bahkan sosok keadaan persekutuan Allah dengan yang lainnya dapat dicermati.Telah banyak bukti tentang malapetaka yang diakibatkan sikap manusia yang berlebihan ataupun sifat mempersekutukanNya.

“Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia; Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (kejalan yang benar). Katakanlah (Muhammad), “Bepergianlah di bumi lalu lihatlah bagaimana kesudahan orang-orang dahulu. Kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang mempersekutukan (Allah).” (Q.S. Ar Rum (30) : 41-42)

Ketika timbul malapetaka, bencana, kerusakan, kecelakaan, maka perlu dicermati dan diteliti apakah disitu terdapat unsur unsur yang universal yaitu persekutuan Allah dengan lainnya, sehingga ketika dibalik, ketika terdapat keadaan masyarakat yang banyak mempersekutukanNya, maka tinggal menunggu saat tertentu sehingga malapetaka tersebut datang.

Noted: Ada pula mbah marijan disebut dengan mbah maridjan dengan j ditambahkan dj, kesemuanya sama saja sebagai bagian dari peringatanNya

sebelas_akibat_sirikJika A=1, B=2 … MBAHMARIDJAN=94, sebagai bagian dari 9+4=13 yang telah di terangkan sebelumnya

dan Ajaib … muncul lagi tahun 2009, sebagai memori yang mengingatkan

yang_diatas_jatuh_2009_ok

Tahun 2010


Rekor gempa terhebat muncul di tahun 2010, sebagai gempa Haiti, jika A=1, B=2 … HAITI=47 (4+7=11), sama persis dengan doa 22 sebelumnya, hingga terjadinya memuat 22, sebagai referensi dibawah ini

cover_22_surat_muhammad

Gempa Dahsyat Haiti, record #1 Dunia

gempa_terhebat_haiti

gempa_haiti_12_jan_2010_pkl_16_53

Kejadian ini semua tercatat dalam vidio dibawah ini

gempa_tasikmalaya_2_9_2009_gempa_haiti_gempa_turki_tsunami_mentawai

Terus terjadi Gempa demi Gempa, Peristiwa demi peristiwa 2010 yang membawa numerikal kembar yang mengingatkan, hingga 47 (4+7=11) kembali muncul sebagai rangkuman di bawah ini

bencana_2010

Hingga terus menerus deretan kembar agar mudah di-ingat terjadi, satu persatu ditampakkanNya ….

longsor_ciwidey_23_feb_2010_bentuk_simbol_88

pesawat_air_india_jatuh_22_mei_2010_dan_duka_di_tanah_air

letusan_merapi_26_10_2010_sebelum_terjadinya

awan_panas_merapi_14_6_2006_dan_26_10_2010

Hingga Akhirnya Gunung Merapi Meletus Dahsyat membawa numerikal 22,

dan deretan kembar yang mudah di ingat sebagai memori letusan thn 2006

merapi_22

Rangkuman Kejadian Dahsyat 2010 Membentuk Kembar yang Mudah di-ingat

8_kejadian_dahsyat_dunia_membentuk_99

Kemudian… Jika A=1. B=2 … Merapi=62, maka pesawat demi pesawat Jatuh

pesawat_pesawat_jatuh

Hingga Membentuk sesuatu yang mudah di-ingat

161_allah_n-muhammad

Memori Jika A=1, B=2 … SituGintung=161 yang pernah jebol menciptakan miniatur Tsunami di tengah kota ….. sebagai memori 99+62=161

Puncak dari Tahun 2010 adalah Merapi Meletus Dahsyat yang Membawa Numerikal 22

merapi_22

Kliping Berita


Tiga Bangsal di Keraton Yogyakarta Retak-retak

TRIBUNNEWS.COM, YOGYAKARTA Gempa bumi 5,0 skala richter (SR) yang melanda Yogyakarta, Sabtu (21/8/2010) kemarin, berimbas pada rusaknya sebagian bangunan Keraton Jogja. Tiga bangunan, seperti Bangsal Srimanganti, Bangsal Kencono, Bangsal Tepas Kawedanan Ageng Punokawan Puroyokoyo atau Bangsal Boyo terlihat retak-retak. Di Bangsal Koncono, misalnya, terjadi kerusakan pada bagian umpak (landasan/bantalan tiang) hingga menyebabkan posisi Bangsal tersebut bergeser 0,5 hingga 2 centimeter. Bangsal Srimanganti juga rusak pada empat umpak penyangga. Selain itu, ada beberapa tembok yang retak halus bagian luar dan dalam di Bangsal Tepas Kawedanan Ageng Punokawan Puroyokoyo atau Bangsal Sarang Boyo.

Menurut Ketua Konsultan Sipil dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Benny Puspantoro, kerusakan yang menimpa beberapa bangunan keraton tidak terlalu mengkhawatirkan. Meski demikian harus segera ditangani agar kerusakan tak merambat. “Untuk saat ini kami akan mengukur dulu tingkat kemiringan dan pergeseran dengan waterpass. Sesudah kami mengetahui tingkat kemiringan dan pergeserannya, kami baru bisa menentukan rehabnya seperti apa,” kata Benny, di Yogyakarta, Minggu (22/8/2010). Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Daerah Istimewa Yogyakarta Rani Sjamsinarsi yang ikut memantau kerusakan bangunan keraton menyatakan tim dari dinas masih terus melakukan pemeriksaan sejumlah bangunan yang diperkirakan rusak. Dan tentunya merencanakan bersama konsultan untuk rehab bangunan tersebut. “Besok Senin, tim dari kami akan memeriksa kerusakan yang ada, sekaligus untuk menghitung biaya yang harus dikeluarkan untuk rehab,” kata Rani sembari mengungkapkan kerusakan yang terjadi ini tak mempengaruhi aktivitas wisatawan yang ingin berkunjung.

Kerabat keraton KGPH Hadiwonoto dan KGPH Prabukusumo ikut mendampingi Rani memeriksa kerusakan bangunan. Gusti Hadi, panggilan akrab KGPH Hadiwinoto mengatakan, kerusakan umumnya memang terjadi pada umpak bangunan namun ini bisa memperlemah batang kayu penyangga atap. “Jika nanti telah keluar total biaya rehab kami akan mengusahakan dananya. Jika memang tak seberapa parah, kami bisa memperbaiki sendiri dengan dana kraton,” ujar Gusti Hadi. Bangsal Kencono ini dibangun Sultan Hamengku Buwono I sekitar tahun 1756 silam. Bangungan ini biasa dipergunakan untuk upacara-upacara keraton, seperti Jumenangan (peringatan Sultan naik tahta), Ngabekten (saat Idul Fitri) atau peringatan ulang tahun Sultan. Sementara Sarang Boyo yang terletak di belakang atau sebelah barat Bangsal Kencono, dipakai untuk menyimpan sejumlah pusaka keraton. Namun, tidak semua orang diperbolehkan masuk ke tempat tersebut, karena di tempat itu banyak tersimpan pusaka-pusaka keraton.(Joko Nugroho)

Sejumlah Fasilitas Rumah Sakit Rusak

TRIBUNNEWS.COM, YOGYAKARTA  – Gempa yang mengguncang Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan sekitarnya, yang berpusat di 15 kilometer Tenggara Bantul atau Barat Daya Wonosari, berkekuatan 5,0 skala Richter, Sabtu (21/8/10), pukul 18.41 WIB, mengakibatkan kerusakan ringan sejumlah rumah sakit. Menurut salah seorang petugas operator telepon Rumah Sakit Wirosaban, Kota Yogyakarta Subarjo, sejumlah eternit jebol di ruang Cempaka dan pintu kaca di pavilliun pecah. “Akibat gempa yang terjadi habis Magrib tadi, sejumlah kaca di tempat ini pecah,” katanya.

Ia juga mengatakan, sejumlah pasien yang trauma dengan gempa meminta untuk dikeluarkan dari ruang perawatan ke halaman rumah sakit. “Mereka adalah sebagian dari pasien yang dirawat di ruang Bougenville dan Vinollia yang masih trauma dengan gempa pada 2006,” katanya. Sementra itu, Kepala Stasiun Geofisika Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta Budi Waluyo mengatakan, gempa tersebut bersumber dari patahan atau sesar di bawah perbukitan kapur di Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, DIY. “Pusat gempa di kedalaman 10 kilometer di darat, tidak di laut, sehingga tidak menimbulkan atau berpotensi tsunami,” katanya. Budi mengatakan, gempa yang memiliki intensitas mencapai III-V Mercalli Modifty Intensity (MMI) ini, getarannya juga akan dirasakan pada wilayah yang berdekatan dengan pusat gempa seperti Kabupaten Klaten, Jawa Tengah dan sekitarnya. Sementara itu, berdasarkan catatan BMKG Yogjakarta, gempa susulan terjadi dua kali setelah gempa pertama, yaitu pukul 19.04 WIB dan pukul 19.05 WIB. Namun, gempa susulan itu kekuatannya hanya 2,8 SR dan 2,6 SR dengan pusat gempa di 12,5 kilometer dan 9,14 kilometer Tenggara Bantul, dengan kedalaman yang sama yaitu 10 kilometer di darat.

Pasien RS Bantul Panik Berteriak Histeris

TRIBUNNEWS.COM Gempa tektonik 5,0 skala richter yang mengguncang Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya, pada Sabtu sekitar pukul 18.41 WIB membuat panik warga bahkan pasien di rumah sakit.  Rudi petugas operator RSUD Bantul, Rudy di Bantul, Sabtu malam mengatakan gempa yang terjadi sempat membuat pasien yang ada di kamar berhamburan keluar kamar dan berlari-lari sambil berteriak histeris ketakutan, namun selang beberapa waktu kemudian pasien telah kembali ke kamar masing-masing. “Pasien di lantai 2 memang sangat histeris, namun setelah beberapa waktu mereka sudah tenang dan perawat telah melakukan cek untuk memastikan kondisi para pasien, dan semua dalam baik-baik saja,” katanya. Ia menambahkan gempa yang sempat mengagetkan seluruh manajeman rumah sakit itu tidak mengakibatkan kerusakan fisik yang berarti, baik sarana dan prasarana yang ada.

Warga Bantul Dilarikan ke RS Akibat Gempa

TRIBUNNEWS.COM Gempa tektonik 5,0 skala richter yang mengguncang Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya, pada Sabtu sekitar pukul 18.41 WIB membuat sejumlah warga dilarikan ke rumah sakit Panembahan Senopati Bantul. “Memang ada beberapa yang sempat dilarikan ke rumah sakit ini, namun ada juga yang langsung dibawa pulang,” kata seorang petugas operator RSUD Bantul, Rudy di Bantul, Sabtu malam. Menurut dia, warga yang sempat dilarikan ke rumah sakit tersebut hanya luka ringan sehingga langsung bisa dibawa pulang ke rumah masing-masing setelah mendapatkan perawatan dokter.

“Korban luka luka disebabkan kejatuhan genteng atap rumahnya, namun hanya lecet-lecet, dan oleh pihak dokter diperbolehkan pulang,” katanya. Sementara itu, petugas Posko Palang Merah Indonesia (PMI) Bantul, Mufti Kamal di Bantul mengatakan, berdasarkan informasi sementara tidak ada korban jiwa dalam peristiwa gempa itu.

“Berdasarkan informasi yang kami kumpulkan di lapangan tidak korban jiwa, namun hanya menyebabkan trauma, sehingga masih ada beberapa yang menunggu diluar rumah menunggu situasi aman,” katanya. Ia mengatakan, meski begitu ada laporan dari warga bahwa ada seorang anak kecil yang pingsan karena berlari menabrak pintu seusai gempa, namun selang beberapa waktu sudah sadar. “Kemungkinan anak kecil tersebut kaget, karena sehabis buka puasa sehingga tersedak dan jatuh pingsan,” katanya. Mufti mengatakan, berdasarkan data sementara kerusakan akibat korban gempa yang dikumpulkan ada dua rumah yang tergolong rusak berat milik warga Dusun Giriloyo, Desa Wukirsari, Imogiri Bantul. “Selain itu ada beberapa rumah warga yang mengalami rusak ringan, yaitu retak dan genteng berjatuhan, juga pagar rumah yang roboh di Desa segoroyoso Kecamatan Pleret, Bantul,” katanya.

Umat Berhamburan keluar Gereja

YOGYAKARTA, TRIBUNNEWS.COM Gempa 5.0 SR yang terjadi di Yogyakarta tadi sore ternyata membuat sebagian umat Katolik yang sedang menjalankan ibadah ekaristi, berhamburan keluar rumah. Goncangan bumi yang berpusat 15 kilometer arah Tenggara Bantul-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) itu juga terasa sampai di Muntilan dan Kota Magelang.   Pastor Noegroho Sriwidodo Pr mengatakan getaran gempa dia rasakan saat mengikuti rapat di Aula Pasturan Sanjaya Muntilan.  “Kami ada pertemuan di lantai dua dan Aula tiba-tiba bergoyang. Terus pada bergumam, eee ada gempa. Kendati terasa guncangan, tapi kami tetap bertahan di Aula. Tidak turun ke luar,” ujarnya, Sabtu (22/8/2010) malam. Noegroho kemudian menulis status di facebook (FB) dan meminta tanggapan teman-temannya seputar gempa. Imaculata Ami, temannya di FB mengaku di Magelang, goncangan terasa cukup besar. “Magelang terasa walau cuma sebentar,” tutur Yustinus Slamet Witokaryono di FB.

Pastor diosesan itu kemudian menuturkan pengalaman rekan-rekannya yang sedang mengikuti misa di Yogyakarta. “Teman saya yang misa (ibadah ekaristi) di Gereja Katolik Kota Baru menuturkan, sebagian umat pada berhamburan ke luar gedung gereja. Mereka pada lari. Misa sempat terhenti beberapa saat, tapi kemudian situasi kondusif karena pastor yang memimpin ekaristi kemudian mengajak umat berdoa. Ketika suasana sudah tenang, banyak umat tetap tak mau kembali ke tempat duduknya,” tuturnya seperti yang diceritakan Hanny, Umat yang berada di tempat kejadian.

Kalau dari Gereja Paroki Kumetiran lain lagi, tambahnya.

“Nalika wonten gempa, misa ing Kumetiran nembe prefasi badhe mlebet kudus. Sawetawis umat sami “mblirit” medal pados slamet. Romo Atas ingkang mimpin misa boten tumut mlajar, nanging anggenipun ngidung “kudus” kanthi sora sanget, kaliyan sajak “wedos”, dadi ketok eliiiks hehe  (Ketika terjadi gempa, misa di Kumetiran sedang prefasi akan masuk kudus. Seketika itu umat takut dan keluar cari selamat. Pastor yang memimpin misa tidak ikut lari keluar, tetapi nyanyi lagu kudusnya jadi keras sekali, suaranya jadi jelek),” tutur Noegroho seperti diceritakan Pastor Yamto Pr. (ton)

Kaca Pintu RS Wirosaban Hancur Berantakan

BANTUL, TRIBUNNEWS.COM – Gempa 5 SR (skala ricther) yang terjadi Sabtu (21/8/2010), sekitar pukul 18.41 WIB menyebabkan satu rumah sakit di wilayah Wirosaban, Yogyakarta mengalami kerusakan. Pantauan wartawan di Jogjakarta, RS Wirosaban Jogyakarta mengalami kerusakan di pintu kaca salah satu ruang inap pasien dan internit di ruang perawat.  Bahkan salah satu daun pintu kaca seluruhnya pecah.  Gempa ini sempat membuat pasien berhamburan ke luar rumah sakit. Seorang perawat ruang inap Vinolia mengaku kerusakan terjadi akibat gempa.

“Saat itu, terdengar keras suara pecahan kaca. Karena takut pasien dibantu keluarga dan perawat lari ke luar. Bahkan perawat juga lari, karena ingat ada pasien jadi balik lagi, kalau pasiennya ada yang di bantu keluarganya ada juga yang perawat,” ujarnya. Akibat gempa ini juga membuat shock pasien terutama yang di kamar 8 yang letaknya dekat dengan pintu kaca.  Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan gempa berpusat sekitar 15 kilometer tenggara Kabupaten Bantul. Pusat gempa berada sekitar 8.03 Lintang Selatan dan 110.39 bujur timur dengan kedalaman diprediksi 10 kilometer. (*)

Fransiska: Tanah Terasa Ambles ke Dalam

YOGYAKARTA, TRIBUNNEWS.COM Suasana Kota Sleman  pascagempa sore tadi sudah cukup tenang. Keadaan sudah berangsur normal, kendati tetap menjaga kewaspadaan, Sabtu (21/8/2010).  Warga Gamping, Sleman Fransiska Rina Widayanti (36) menuturkan saat terjadinya gempa sekitar pukul 19.30 WIB, dirinya sedang berada di Jalan Malioboro.  “Gempa yg saya rasakan tadi berbeda dengan gempa yang selama ini terjadi. Tanah terasa ambles ke dalam. Semua orang panik dan keluar dari toko,” ujarnya.   Selang 15 menit setelah gempa, banyak orang masih berada di luar dan takut masuk ke dalam pertokoan. “Ada yg sudah berani masuk, tapi tetap berdiri di dekat pintu supaya bisa lekas keluar ketika ada gempa susulan,” katanya.

Ibu satu anak ini menambahkan gempa tadi memang tidak sebesar gempa dasyat beberapa tahun lalu yg menyebabkan ribuan rumah hancur.  Warga lain, Mariana Prastuti (58) menuturkan saat kejadian ia sedang berada di luar rumah. “Saat itu gempa terasa kencang sekali, tapi saya memberanikan diri untuk masuk ke dalam rumah mengambil cucu saya yang masih berada di dalam,” tuturnya.  Sekitar 5-10 menit dia masih berada di luar untuk mengantisipasi gempa susulan. Setelah dirasa aman, ia masuk ke dalam dan memantau perkembangan berita gempa melalui televisi.  “Saat ini sudah kembali normal. Namun masyarakat tetap waspada. Bapak-bapak  berjaga di luar rumah,” katanya.  Menurut informasi yg ia dengar, beberapa warga Bantul yg ada dipesisir pantai. Memilih untuk mengungsi sementara sebagai langkah antisipasi terjadinya tsunami. “Kabarnya ada 10 rumah yg rusak parah di sana,” imbuhnya. Lain lagi dituturkan Butet. “Keadaan sekarang sudah aman. Cuma tadi memang jaringan komunikasi terganggu. Mungkin karena terlalu banyak orang yg telfon menanyakan kabar. Saya juga kesulitan telfon tadi,” katanya. (rob)

Saat Makan pun Lari Berhamburan

BANTUL, TRIBUNNEWS.COM — Gempa bumi tektonik berkekuatan 5,0 skala richter yang mengguncang sebagian wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya, pada Sabtu (21/8/2010) sekitar pukul 18.41 WIB sempat membuat pengunjung Pantai Depok Kabupaten Bantul menjadi panik. “Guncangan gempa sempat membuat panik pengunjung yang sedang makan di warung kuliner Pantai Depok, Parangtritis Bantul, sehingga mereka berhamburan lari ke luar,” kata Sekretaris SAR Parangtritis Taufiq di Bantul, Sabtu malam.

Menurut dia, meski gempa membuat kepanikan warga, tetapi kondisi laut selatan pascagempa cukup normal,tidak ada perubahan, dan dipastikan sejauh ini tidak ada kerusakan ataupun korban jiwa. “Gempa yang terjadi di Bantul ini membuat trauma sebagian warga Bantul, namun tidak berpotensi menimbulkan tsunami,” kata Taufiq. Petugas Posko Palang Merah Indonesia (PMI) Bantul, Mufti Kamal di Bantul mengatakan, berdasarkan informasi sementara ada beberapa rumah yang retak dan genteng ambrol yang terjadi di Dusun Giriloyo, Desa Wukirsari, Imogiri Bantul.

“Saat ini baru ada laporan terdapat dua warga yang rumahnya retak dan genteng ambrol, teman-teman kami saat ini masih menyelidiki kondisi di lapangan,” katanya. Mufti menambahkan berdasarkan laporan dari warga juga ada beberapa pagar rumah yang roboh di Desa Segoroyoso Kecamatan Pleret, Bantul. Kepala Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jogjakarta, Budi Waluyo mengatakan, gempa yang terjadi disebabkan patahan kulit bumi di bawah perbukitan kapur yang berada di Wonosari, Gunungkidul. “Dari pantauan kami gempa terjadi di kedalaman 10 kilometer bumi, jadi tidak di dasar laut, sehingga tidak menimbulkan atau berpotensi tsunami,” katanya. Menurut Budi, gempa yang terjadi memiliki intensitas mencapai III-V MMI (Mercalli Modifty Intensity), oleh karena itu getaran gempa yang terjadi akan dirasakan pada wilayah yang berdekatan dengan pusat gempa seperti kabupaten Klaten dan sekitarnya. Berdasarkan catatan BMKG Yogyakarta, kata Budi, gempa susulan yang terjadi setelah gempa pertama diketahui sebanyak dua kali, yaitu pukul 19.04 WIB dan 19.05 WIB. “Namun gempa susulan terjadi dengan skala yang kecil dengan kekuatan 2,8 SR dan 2,6 SR dengan pusat gempa yang terjadi 12,5 dan 9,14 di sebelah tenggara dengan kedalaman yang sama, 10 kilometer di dalam bumi,” katanya. (*)

Guncangan Sih Biasa! Tapi Traumanya Luar Biasa

TRIBUNNEWS.COM, YOGYAKARTA ADNAN (28), seorang karyawan operator selular, sedang asyik bercengkerama dengan istri dan bayinya yang baru berumur tujuh bulan saat rumahnya di Desa Tirtohargo, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, bergetar kuat. Saat itu Sabtu (21/8/2010) pukul 18.40 WIB. Ia sontak berlari keluar, tetangga di kiri kanan menjerit seraya berlari menjauhi rumah. Gempa petang itu hanya berlangsung tak lebih dari sepuluh detik dan tidak merusak bangunan apapun, namun ingatan pada gempa Mei 2006 silam membuat Adnan dan keluarganya sedikit diliputi kecemasan. “Untungnya tidak terjadi apa-apa. Gempanya bersusulan tiga kali,” ujar Adnan.

Kecemasan saat terjadi gempa juga dirasakan Buruh Meiatun (48), ibu tiga anak yang yang tinggal di kecamatan lain di Kabupaten Bantul. Buruh bercerita, tetangga di perumahannya di Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, menjerit-jerit histeris karena guncangan yang keras. “Suaranya gluduk-gluduk, tapi tidak selama gempa yang dulu,” kata Buruh. Saking kerasnya, gempa singkat di Rumah Buruh sempat menjatuhkan beberapa genteng. Ia pun mengucap syukur karena tidak ada kerusakan dan cidera. Buruh pun memantau siaran radio setempat tentang dampak gempa tadi, namun belum ada laporan apakah ada korban akibat gempa.  Gempa berkekuatan 5 skala richter itu memang belum dikabarkan meninggalkan korban. Guncangannya yang relatif kecil tapi warga panik ketakutan akibat ingatan soal gempa sebelumnya yang menakutkan. “Guncangannya sich biasa tapi traumanya ini luar biasa,” katanya.(fan)

Fadjroel Rahman Mengira Guest House Roboh

TRIBUNNEWS.COM, YOGYAKARTA Gempa yang menguncang Yogjakarta dan sekitarnya, Sabtu (21/8/2010)  membuat seluruh warganya Kota Gudek ini panik. Begitu juga dengan pengamat politik yang tak lain Koordinator Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi (Kompak).  Fadjroel, yang  kebetulan berada di Yogyakarta untuk menghadiri sebuah diskusi. Ia  menginap di Guest House di Bulak Sumur, dekat Universitas Gadjah Mada (UGM). Pada saat gempa terjadi, Fadjreol ikut berlari ke jalan raya karena  merasa penginapannya akan rubuh.

“Meski hanya sebentar, goncangannya kuat sekali. Begitu bunyi krek-krek, saya langsung ikut lari keluar, menuju halaman.  Salah seorang pembantu di Guest House sudah lari duluan. Saya mengira, penginapan tempat saya beristirahat akan rubuh,” cerita Fadjroel kepada tribunnews, Fadjroel kemudian melanjutkan ceritanya. Saat goncangan gempa terjadi, dirinya baru saja berbuka puasa.  Saat guncangan terasa, sontak ia langsung meninggalkan kamar. Saat itu,  Fadjroel sedang asik membaca sebuah buku, usai melaksanakan shalat Magrib. Berdasar informasi di situs Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, gempa berlangsung pada pukul 18:41 WIB. “Saya lari keluar. Tiba-tiba saja, di kamar bunyi krek-krek, kuat sekali. Wah, gempa nih, gempa. Saat itu juga saya bergegas keluar ke halaman. Padahal, guncangannya hanya setengah menit. Saya berfikir, waduh, ini gempanya bahaya apa nggak ya.  Saya kebayang bangunan, penginapan saya rubuh karena bangunannya sudah tua sekali,” tutur Fadjroel. “Saya juga melihat beberapa warga, termasuk pembantu di guest house  lainnya sampai lari terhuyung-huyung, ketakutan. Alhamdulillah, tidak terjadi apa-apa,” ceritanya Fadjroel. (*)

Guncangan Gempa Bikin Panik Warga Sleman

TRIBUNNEWS.COM, SLEMAN Sekitar pukul 18.50 WIB, Sabtu (21/8/2010) gempa mengguncang Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Warga panik dan mereka berhamburan keluar rumah. Seperti dituturkan Gloria, warga Sleman, guncangan gempa terasa begitu keras. “Keras sekali, lampu rumah sampai bergoyang kencang, kita lari keluar semua,” katanya kepada Kompas.com, Sabtu (21/8/2010). Menurutnya, gempa terjadi sekitar 1 menit. “Pokoknya kencang, orang-orang yang pada sembahyang langsung lari keluar rumah, warga pada memukul kentongan,” kata Gloria.

Warga panik karena mereka trauma saat gempa mengguncang DIY beberapa waktu lalu. Saat ini warga Sleman masih berada di luar rumah. Tidak terjadi kerusakan berarti akibat gempa ini. Hingga berita ini diturunkan, pusat gempa dan kekuatan gempa belum diketahui. (*)

Gempa 5 SR Guncang Bantul

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTAGempa bumi kembali terjadi di Indonesia. Kali ini gempamengguncang kawasan Bantul, Yogyakarta. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, pusat gempa bumi terjadi di Lokasi 8.03 LS,110.39 BT atau 15 km Tenggara BANTUL-DIY,dengan kedalaman 10 km di bawah permukaan laut. Bencana tersebut terjadi pada pukul 18.41 WIB dengan kekuatan 5,0 Skala Richter. Sampai berita ini diturunkan belum terdapat laporan korban jiwa yang jatuh. (*)