Terungkap Misteri Aneh Tsunami Pangandaran

[Penting]

Sebelum melihat,  membaca atau menonton vidio yang ada di situs  ini, perlu memahami bahwa situs ini bukanlah situs Ramalan, gotak gatik matuk atau Paranormal,detil penjelasan sbb  Beda Paranormal VS Hamba Allah


 Suasana Sebelum Tsunami Pangandaran 17 Juli 2006

Suasana sebelum Tsunami pangandaran terjadi gempa dahsyat Jogja 27-5-2006 , di-ikuti lumpur Lapindo 29-5-2006, kemudian merapi meletus dahsyat 14-6-2006,

Tsunami Pangandaran Sebelum Terjadinya


Mengutip wikipedia:

Gempa Bumi Jawa Juli 2006 ialah gempa Bumi berkekuatan 6,8 versi bmkg pada skala Richter di lepas pantai Jawa Barat, Indonesia. Terjadi pada 17 Juli 2006 pada pukul 8:19 UTC. Gempa Bumi ini menyebabkan tsunami setinggi 2 meter yang menghancurkan rumah di pesisir selatan Jawa, membunuh setidaknya 659 jiwa.

Tsunami itu menghantam desa-desa di pesisir selatan Jawa di Cipatujah, Tasikmalaya dan Pangandaran, Ciamis. Dilaporkan tempat liburan pantai Jawa Barat di Pangandaran mengalami rusak parah. Menurut U.S. Geological Survey gempa Bumi ini berpusat pada 9,295°LS 107,347°BT, 48,6 km di bawah dasar laut. Berada 225 km (140 mil) timur laut Pulau Natal dan 240 km (150 mil) tenggara Tasikmalaya, Indonesia, dan 358 km (222 mil) selatan Jakarta.

BMG telah menyatakan bahwa “Ada kemungkinan tsunami lokal yang dapat memengaruhi pesisir yang biasanya terletak tidak lebih daripada 100 kilometer dari pusat gempa,” menandakan ketidakmungkinan tsunami skala besar, seperti yang terjadi pada 26 Desember 2004.[8] Meski begitu, India masih mengeluarkan peringatan tsunami untuk Kepulauan Andaman, yang terletak di Teluk Benggala. Kepulauan ini menderita kerusakan parah akibat tsunami 26 Desember 2004. Peringatan juga dikeluarkan untuk Pulau Natal, namun laporan dari sana mengatakan bahwa tiada kerusakan yang disebabkan. Kini tiada laporan korban atau kerusakan di negara lain selain Indonesia. Sebuah tsunami 60 cm tercatat di meteran pasang surut Bureau of Meteorology di pulau itu. Peringatan juga diberikan di kawasan Kimberley di Western Australia.

Seorang warga Pangalengan mengatakan bahwa gelombang datang ke arah pesisir dengan kecepatan 40 kilometer per jam. Ia juga berkata bahwa tsunami itu “berketinggian setidaknya 5 m.” Warga lain mengatakan berlusin-lusin nelayan setempat takut basah kuyup karena gelombang besar itu.

Menurut juru bicara Kementerian Kesehatan Indonesia, sekitar 450 orang terluka dan 52.700 orang kehilangan rumahnya; 140 masih dinyatakan hilang

Tsunami pangandaran telah di berikan peringatanNya sebelum terjadinya, hal ini di vidiokan dibawah ini

PeringatanNya antara lain :

awan_panas_merapi_14_6_2006_33_hari_tsunami_pangandaran_17_7_2006

PeringatanNya Ke 1 : Orang Berpendidikan Tinggi, Tapi Tidak Waras


09-Juni-2006: IBU BUNUH TIGA ANAKNYA

Tragedi Ibu Habisi Tiga Buah Hati, “SAYA GAGAL SEBAGAI IBU” Sarjana Planologi ini membunuh tiga anaknya yang masih kecil-kecil. Akumulasi masalah tak terpecahkan ditambah kekhawatiran yang berlebihan, diduga sebagai pemicu perbuatan itu. Masyarakat Bandung geger ketika terdengar kabar seorang ibu membunuh tiga buah hatinya yang masih kecil. Anik

PeringatanNya ini terjadi tgl 09-6-2006 membentuk 9+6+2+0+0+6=23, terjadi di Bandung, Jika A=1, B=2 .. Bandung=63 sehingga membentuk 86=23+63 yang merupakan salah satu tujuh surat yang memiliki pola digitnya berjumlah 22, sebagai bagian memori gempa jogja yang terjadi sebelumnya

tujuh_surat_22

Gempa Jogja dan numerikal 22

gempa_bumi_yogya_27_mei_2006_simbol_22

Kejadian Ibu Kurang Waras ini adalah 13 hari dari Gempa Jogja Sebagai Memori Siklus Sebelas, dimana Salah satu Surat Al-Quran

sebelas_11_

Makna SEBELAS sebagai siklus SEBELAS


siklus_sebelas2

Allah swt melalui kitabNya yakni kitab suci Al-Quran memberikan penekanan yang lebih pada numerikal 11 ini:

1) Kisah Yusuf yang memuat 11 :

, ketika Yusuf berkata kepada ayahnya: “Wahai ayahku , sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas bintang, matahari dan bulan; kulihat semuanya sujud kepadaku.” (QS 12:4)

2) Jumlah Surat dalam Al-quran memiliki 11 ayat berjumlah 5 surat (terbanyak bersama surat yang memiliki 8 ayat)

lima_surat_memiliki_11_ayat_

3) Jumlah surat AlQuran   terbanyak yang memiliki pola nosurat dan ayat digitnya berjumlah 11

sebelas_11_Penekanan numerikal 11 pada Al-quran merupakan sesuatu yang patut di jadikan sebuah pijakan akan arti 11 ini, terlebih jumlah surat yang memiliki pola digit 11 sebanyak 11 surat, tiada lain arti dari 11 ini cukup penting, total adalah 121=99+22, dan 99 ada pada tangan manusia

kebesaran-allah-swt-pada-telapak-tangan-manusiaArti 121 ini juga merujuk pada Quran surat ke 12 ayat 1, sebagai surat Yusuf (penjelasan diatas) yang ke 1 yang salah satunya menuliskan kode  alam semesta yaitu AlifLamRa, Jika Alif=1, Ba=2 maka AlifLamRa=34, sebegai catatan surat 34 (Saba’) berisi 54 ayat yang membentuk simbol 88=34+54, pegingat surat ke 88. AL GHAASYIYAH (PERISTIWA YANG DAHSYAT), memiliki 26 ayat sebagai lambang 88+26=114 adalah jumlah keseluruhan surat al-quran, berisi 5 surat

surat_114_5AlifLamRa juga berjumlah 5 surat

alif_lam_raa_62Numerikal 62 ini merujuka pada surat ke 62 yang berisi 11 ayat yang di terangkan diatas, sebagai salah satu surat dari 5 surat yang memiliki 11 ayat dan jumlah digitnya adalah 6+2+1+1=10,  sebagai 10 jari manusia yang memiliki telapak membentuk 99. Disamping itu 10 juga merujuk pada quran surat 10 memiliki 109 ayat sehingga 10+109=119 yang juga termasuk kelompok sebelas ayat yang memiliki pola jumlah digit =11 yakni 1+0+1+0+9=11. Kemudian jumlah 119 juga memiliki arti yang luas, sebagai makna 99 lagi.

119_menjadi_99

Telah diterangkan diatas arti 121=99+22, dan  ini juga  cukup signifikan karena satu-satunya Surat Al-quran yang memiliki pola nosurat+ayat=121 adalah surat 69 yang memiliki 52 ayat sehingga 121=69+52

69    Surah Al-Haqqah    الحآقّة    Hari kiamat    memilik 52

Jumlah digit dari surat Al-Haqqoh membentuk 6+9+5+2=22 yang merupakan salah satu dari tujuh surat yang memiliki pola samatujuh_surat_22Sebuah doa 22 yang pernah di panjatkan kepadaNya akan warning inidoa_22Sebelas  Surat yang bermakna digit 11 terbanyak dari surat lainnya, menunjukkan keteraturanNya dan penekanan makna, terlebih 11 surat berdigit 11 berjumlah 121, Arti 121 ini juga merujuk pada Quran surat ke 12 ayat 1, sebagai surat Yusuf (penjelasan diatas) yang ke 1 yang salah satunya menuliskan kode  alam semesta yaitu AlifLamRa dan  AlifLamRa juga berjumlah 5 surat masing-masing surat 10+11+12+14+15=62 sebagai makna surat ke 62 berisi 11 ayat yang membentuk jumlah digit 6+2+1+1=10 merepresentasikan makna 10 jari manusia yang unik, hingga surat 10 yang juga berdigit 11 merupakan surat berjumlah 109 sehingga makna yang dalam bahwa surat surat ke 10 berjumlah 109 menunjukkan makna 10+109=119, dan 4 surat alquran yang memiliki pola nosurat+ayat=119

119 adalah Makna Tidak Kekal


Ada apakah makna dari hal ini ? makna 119 tercatat pada 4 pola  quran yang memiliki ini

119_menjadi_99

Surat Alquran ke 10 berisi 109 ayat membentuk 119=10+109, kemudian surat ke 36 berisi 83 ayat sehingga 119=36+83, surat ke 83 berisi 36 ayat , membentuk 119=83+36, lalu surat ke 89 berisi 30 ayat membentuk 89+30=119, dan semua nomor surat tersebut berjumlah 10+36+83+89=218  hal ini pada ketetapanNya, bahwa manusia tidak-lah kekal sebagai iktibar bagi kita manusia, memori bahwa hidup tidaklah kekal abadi.

[21:8] Dan tidaklah Kami jadikan mereka tubuh-tubuh yang tiada memakan makanan, dan tidak (pula) mereka itu orang-orang yang kekal. (QS 21:8)

Ket: Kami tidak menjadikan rasul-rasul itu memiliki tubuh yang berbeda dengan tubuh manusia pada umumnya, seperti tahan hidup tanpa makanan berhari-hari, misalnya. Dan mereka bukanlah orang-orang yang hidup abadi di dunia.

Nomor surat dari bentuk pola 119 menujukkan keteraturan sebagai iktibar, yaitu 10,36,83,89 kesemuanya membentuk 1+0+3+6+8+3+8+9=38 yang tercatat di Quran sebagai Surat ke 38 (Shod) berisi 88 ayat.

[38:88] Dan sesungguhnya kamu akan mengetahui (kebenaran) berita Al Qur’an setelah beberapa waktu lagi***

Ket:***

Kebenaran berita-berita Al Quran itu ada yang terlaksana di dunia dan ada pula yang terlaksana di akhirat; yang terlaksana di dunia seperti kebenaran janji Allah kepada orang-orang mukmin bahwa mereka akan menang dalam peperangan dengan kaum musyrikin, dan yang terlaksana di akhirat seperti kebenaran janji Allah tentang balasan atau perhitungan yang akan dilakukan terhadap manusia.

Syaikh As Sa’diy berkata, “Surat yang agung ini mengandung peringatan yang bijaksana, berita yang besar, penegakkan hujjah dan dalil bagi orang-orang yang mendustakan Al Qur’an dan menentangnya, serta mendustakan orang yang membawanya, sekaligus pemberitahuan tentang hamba-hamba Allah yang mukhlas, balasan bagi orang-orang yang bertakwa dan orang-orang yang durhaka. Oleh karena itu Allah bersumpah di awalnya, bahwa ia mengandung peringatan dan di akhirnya Allah menyifatinya bahwa ia peringatan bagi alam semesta. Demikian pula Allah Subhaanahu wa Ta’aala memperbanyak peringatan di antara awal dan akhir surat, seperti firman-Nya, “Wadzkur ‘abdnaa”, “Wadz kur ibaadanaa”, “Rahmatan min indinaa wa dzikraa”, dan “Haadzaa dzikr.” Ya Allah, ajarilah kami darinya sesuatu yang tidak kami ketahui, ingatkanlah kami sesuatu yang kami lupa, baik lupa dalam arti lalai maupun meninggalkannya.

Huruf Shod adalah huruf yang ke 14, angka ini merujuk pada Surat ke 14 (Ibrahiim) berisi 52 ayat hingga 66=14+52 yang pada banyak pelajaran sebagai bapak Tauhid. Inilah muncul pada tahun 2010 dan tahun 2014
Contoh angka 14 yang lain adalah ketika Al-Quran di bakar di tgl 11, tepatnya 11-9-2010 yang membentuk 1+1+9+2+0+1+0=14, maka terdapat balasanNya

Ajakan Pemurnian Ajaran Tauhid


Didalam milis tersebut terdapatlah suatu ajakan untuk memurnikan ajaran Islam yang disebut sebagai bagian dari kepedulian ketauhidan. Setting latar belakang ajakan adalah gempa jogja  adalah sebuah berita & pengagungan berlebihan terhadap sosok juru kunci merapi saat itu karena beribahdah kepadaNya dengan memakai ‘perantara’ dan membakar kemenyan

hingga terjadi gempa Jogja tgl 27-mei-2006, dan Gempa ini. telah diperingatkan sebelum terjadinya.

Tahun 2006 berlalu, 2007, 2008, 2009 dst …peristiwa pembawa peringatan gempa jogja tetap di kenang dan salah satunya lewat doa 22 yang benar terjadi ketika letusan merapi membawa pesan 22 dari tgl+bln+thn+jam+menit membentuk 22 yang di warningkan hingga mbah marijan selaku tokoh nasional yang di sentralkan ikut menjadi korban, sebagai bagian dari peringatanNya

Bapak Tauhid yakni N. Ibrahim di abadikan oleh Allah swt di surat ke 14 yang memiliki ayat 52, sehingga sebagai satu-satunya surat yang memiliki pola surat+ayat=66, tiada lain tokoh nasional yang terkenal tahun 2006-2010 ikut menjadi korban, adalah jika A=1, B=2 MARIJAN=66.

Sekali lagi ingat surat 14 ini adalah salah satu surat alquran dari 5 surat berawal AlifLamRa yang kesemua surat berjumlah 62 (ingat Jika A=1B=2 … MERAPI=62) …. AlifLamRa, Jika Alif=1, Ba=2 maka AlifLamRa=34, sebegai catatan surat 34 (Saba’) berisi 54 ayat yang membentuk simbol 88=34+54, pegingat surat ke 88. AL GHAASYIYAH (PERISTIWA YANG DAHSYAT), ingatlaqh marijan dan waktu meletus membentuk 66+22=88, qurran surat ke 88 memiliki 26 ayat sebagai lambang 88+26=114 adalah jumlah keseluruhan surat al-quran,.

Sebuah kejaiaban dari kejadian ini bahwa MARIJAN=66 letusan merapi yang membuat beliau tewas …. tgl+bln_thn adalah 26-10-2010 membentuk 2+6+1+0+2+0+1+012… Ajaib bahwa Quran surat ke 66 berisi 12 ayat

Tersebutlah tgl 22-05-2006 atau 5 sebelum gempa yogya, maka para penggiat milis the_untold_stories melakukan penyebaran brosur tentang gempa yogya, hal ini tercatat & terbukti sebagai saksi yang tidak terbantahkan karena tgl catatan milist tsb tidak bisa diubah (baca Lawan mbah Marijan, Mon May 22, 2006 5:41 am) Berikut cuplikan isi press release ke media terkenal: JPbukti_lawan_mbah_marijanpress_MPT_bag_1press_MPT_bag_2
Bagi yang ingin mengetahui bagaimana penyebaran brosur di yogyakarta, seperti yang telah dituliskan diatas, silahkan kunjungi halaman ini (Inilah Kisah Nyata Pembawa Peringatan Sebelum Gempa Yogya 27-mei-2006) Sebuah doa yang berisi harapan agar semua dapat terhindar dari letusan merapi, namun merapi membawa korban sedikit, cek tgl postingnya
doa_merapi_tgl
doa_merapi2

Apakah Doa Merapi Terjawab ? Ataukah Ritual2x Mbah Marijan Dijawab Oleh Allah Swt ?


Kenyataannya adalah merapi tidak meletus besar, justru terjadi gempa yogyakarta 27-mei-2006, dimana gempa ini oleh yang berdoa telah diperingatkan akan adanya gempa bumi sehari sebelum gempa bumi itu terjadi.


halo_matahari_padang_tandaNya_halo_matahari_padang_tandaNya_2Sebuah keputusan dariNya tentang kejadian demi kejadian, diawali dengan adanya Halo matahari tgl 21-Oktober-2010 yang terjadi dimana-mana (baca Halo Matahari di Padang, Apakah Pertanda Gempa Besar ?) kemudian setelah itu gempa disertai tsunami terjadi tgl 25-oktober-2010, dan akhirnya merapi meletus untuk kesekian kalinya yang menjadikan korban,mbah marijan


Manifestasi pelajaran tentang inspirasi n.Ibrahiim yang terjadi pada jaman modern, kini menjadi sebuah bahasa universal, ketika malapetaka, ketidak-amanan terjadi, maka sesungguhnya, disitulah bibit atau tunas bahkan sosok keadaan persekutuan Allah dengan yang lainnya dapat dicermati.Telah banyak bukti tentang malapetaka yang diakibatkan sikap manusia yang berlebihan ataupun sifat mempersekutukanNya.

“Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia; Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (kejalan yang benar). Katakanlah (Muhammad), “Bepergianlah di bumi lalu lihatlah bagaimana kesudahan orang-orang dahulu. Kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang mempersekutukan (Allah).” (Q.S. Ar Rum (30) : 41-42)

Ketika timbul malapetaka, bencana, kerusakan, kecelakaan, maka perlu dicermati dan diteliti apakah disitu terdapat unsur unsur yang universal yaitu persekutuan Allah dengan lainnya, sehingga ketika dibalik, ketika terdapat keadaan masyarakat yang banyak mempersekutukanNya, maka tinggal menunggu saat tertentu sehingga malapetaka tersebut datang.

PeringatanNya Ke 2:  29-Juni-2006: PESAWAT WAPRES PECAH KACA


Sebelum Tsunami pangandaran, pesawat nyaris celaka dialami oleh Wapres Jusuf Kalla

INSIDEN PENERBANGAN,  Kaca Kokpit Pesawat Rombongan,  Wapres Pecah di Udara,  Jumat, 30 Juni 2006 JAKARTA (Suara Karya): Pesawat Kepresidenan perlu diganti dengan yang baru. Itu karena pesawat yang sekarang digunakan tidak cukup aman. Buktinya, kemarin, pesawat jenis Fokker-28 milik TNI-AU yang mengangkut rombongan Wapres Jusuf Kalla dari Jakarta menuju Medan mengalami pecah kaca depan kokpit.

30-6-2006 membentuk 3+0+6+2+0+0+6=17 sebagai bagian peringatanNYa yang dituliskan sebelumnya, dimana Quran surat ke 17 termasuk kelompok sebelas surat yang memiliki pola siklus sebelas

sebelas_11_

 

PeringatanNya Ke 3: yang di Atas Jatuh


PeringatanNYa yang terdahulu  iktibar yang tinggi yang berbahaya sebagai orang yang ‘berpendidikan tinggi’ yang ‘berbahaya’ . Maksud dari ‘berpendidikan tinggi’ disini bukan ilmunya yang berbahaya, namun sikap humanis atau sisi sosiologisnya tsb yang berbahaya karena selalu berkata secara rumus empiris atau eksakta, padahal di kehidupan akhirat kelak, semua rumus tidak ada artinya. Unsur sosiologis yang dibangun pada masa dahulu sering terjadi sebagai peringatanNya  yang tidak bisa diterima secara rumus :

Kisah Unta Betina dari n. Sholeh,  Kisah ini sangat tidak masuk akal bahkan dijamannya-pun diolok sebagai hal yang mengada-ada, karena mereka berpikir mengapa pertanda dari Tuhan hanyalah seekor unta ? Namun Allah membenarkan pertanda itu (unta betina).  Dan  kepada kaum Tsamud saudara mereka Shaleh.   Ia berkata: “Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain-Nya. Sesungguhnya telah datang bukti yang nyata kepadamu dari Tuhammu. Unta betina Allah ini menjadi tanda bagimu, maka biarkanlah dia makan di bumi Allah, dan janganlah kamu mengganggunya dengan gangguan apapun,   kamu akan ditimpa siksaan yang pedih.” (al-a’raaf:73)

Sekiranya kita saat ini hidup dijaman n.Sholeh maka kemungkinan besar pula kita akan berpendapat sama seperti kaumnya n.Sholeh. Pelajaran yang berulang akan peringatanNya, seri berikutnya sebagai kisah sebelum Tsunami pangandaran dengan diawali iktibar: “Orang selalu menggunakan hanya mengandalkan rumus eksakta saja itulah yang akan mengabaikan pelajaran Allah”. PeringatanNya ke 3  ‘berpendidikan tinggi’ itulah yang berbahaya, hal ini  dilanjutkan lewat sebuah siklus-siklus  tercatat dalam milis (tidak dapat diubah tanggalnya) sebagai  [Jul 9, 2006[S] 3:12 pm “Siklus – siklus yang aneh”]

Pertama :05-Juli-2006:Pesawat Jatuh Di Lapindo


PeringatanNya sebuah pesawat Jatuh di lumpur lapindo:

PESAWAT JATUH DI SEKITAR LUMPUR PANAS Metrotvnews.com, Sidoarjo: Pesawat latih jenis Ultralight milik Institut Teknologi 10 November (ITS) jatuh di areal persawahan di kawasan Gedung Cangkring, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (5/7) sekitar pukul 16.00 WIB. Pesawat jatuh ketika sedang melakukan pemotretan lokasi semburan lumpur panas dari sumur eksplorasi milik PT Lapindo Brantas di Porong, Sidoarjo.

Adalah sesuatu yang mengherankan bahwa ibu yang ‘berpendidikan tinggi’  membunuh anaknya sebagai iktibar yang memiliki ‘pendidikan tinggi’ yang berbahaya ditegaskan dengan pesawat milik perguruan tinggi, seolah menegaskan peringatanNya

 Kedua :06-Juli-2006:Adam Air Pecah Ban


Tanggal  6-juli-2006, pesawat kembali bermasalah:

Kompas/Bahana Patria Gupta, Pesawat terbang milik Adam Air jurusan Jakarta-Solo parkir setelah pecah roda depan saat mendarat di Bandara Adisumarmo, Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (6/7) pagi.  Kompas/Bahana Patria Gupta
Pesawat terbang milik Adam Air jurusan Jakarta-Solo parkir setelah pecah roda depan saat mendarat di Bandara Adisumarmo, Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (6/7) pagi. Adam Air Pecah Ban Saat Mendarat di Bandara Adisumarmo, Laporan Wartawan Kompas Sri Rejeki  BOYOLALI, KOMPAS – Pesawat Adam Air tujuan Jakarta-Solo mengalami pecah ban saat mendarat di Bandara Adisumarmo, Boyolali, Kamis (6/7). Pesawat dengan nomor penerbangan KIO160 yang berangkat dari Jakarta pukul 08.00 membawa 129 penumpang ini, dirasakan penumpang tidak ada masalah ketika lepas landas dari Cengkareng. Namun saat hendak mendarat dan menyentuh landasan Bandara Adisumarmo, penumpang merasakan bau asap yang menyengat. Pesawat terasa direm mendadak dan tubuh pesawat berguncang-guncang keras. “Semua penumpang panik saat itu, apalagi tidak ada pemberitahuan apapun sampai kami turun dari pesawat,” tutur salah satu penumpang, Henis.

Ketiga :08-Juli-2006:Pesawat Merpati Gagal Terbang


Tidak berselang lama sebuah pesawat kembali bermasalah yakni:

Sabtu, 08/07/2006 20:17 WIB,  Alarm Bunyi, Merpati Gagal Terbang, Gede Suardana – detikNews Denpasar – Sebuah pesawat milik Maskapai Merpati Nusantara Airlines (MNA) jenis Fokker-27 dengan nomor lambung 6550 dengan rute Denpasar-Labuhan Bajoe, NTT mengalami gagal terbang. Pesawat mengalami gangguan 10 menit setelah take off dari Ngurah Rai. Pesawat itu lepas landasan sekitar pukul 14.00 Wita.  Setelah sempat berada di udara, pilot terpaksa mendaratkan pesawat karena alarm indikator kerusakan berbunyi di kokpit. “Indikator itu menyala dan berbunyi sehingga pilot memutuskan untuk kembali ke Ngurah Rai,” ujar Distrik Manager MNA Asrianto kepada wartawan di Denpasar, Bali, Sabtu (8/7/2006).

Keempat :08-Juli-2006:Pesawat Jatuh Lagi Di Lapindo


PeringatanNya dari yang diatas Jatuh  perulangan kembali terjadi lewat jatuhnya peswat dilapindo untuk kedua kalinya

PESAWAT TANPA AWAK JATUH KE LUMPUR Metrotvnews.com, Jakarta: Pesawat tanpa awak jenis Uaf milik Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Surabaya, Jawa Timur, jatuh di sekitar jalan tol Gempol-Surabaya di kilometer 38, Sabtu (8/7). Pesawat seberat 3,5 kilogram dan dikendalikan dengan remote kontrol itu sesuai rencana dimanfaatkan untuk memotret kondisi lumpur di sekitar jalan tol. Pesawat dilengkapi kamera digital dan handycam. … Namun, setelah terbang selama satu menit, angin kencang datang secara tiba-tiba. Pesawat seharga Rp 15 juta itu tidak terkendali dan jatuh di lumpur dekat Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Porong. Pesawat mengalami kerusakan di bagian sayap dan ekor. Sedangkan badan dan mesin pesawat masih utuh. Bukan kali pesawat jatuh di sekitar lokasi semburan lumpur panas. Sebelumnya pesawat pemantau dengan satu awak juga terjatuh di Desa Cangkring, Kecamatan Jambon, Sidoarjo. Tak ada korban dalam kecelakaan ini. Hanya pilot pesawat mengalami luka-luka dan harus dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Sidoarjo.(BEY)

Daftar rangkaian Peristiwa Sebelum Tsunami Pangandaran

  1. Tgl 09-juni-2006: Ibu ‘berpendidikan tinggi’ bunuh anak
  2. Tgl 29-juni-2006: Pesawat WAPRES pecah kaca kopkit:sebulan lapindo
  3. Tgl 05-juli-2006: Pesawat Jatuh di lapindo dari yang berpendidikan tinggi
  4. Tgl 06-juli-2006:Pesawat Adam Air pecah ban, s
  5. Tgl 08-juli-2006:Pesawat Merpati Gagal Terbang
  6. Tgl 08-juli-2006:Pesawat Jatuh yang kedua kali di lapindo dari yang berpendidikan tinggi sebagai penutup seri yang diatas jatuh

Pelajaran Besar dariNya


Yang diatas jatuh kembali terjadi jelang Tsunami Pangandaran. Jul 10, 2006 [s] 1:48 pm “siklus yang aneh [Aneh 2 pesawat ” Aneh bin ajaib, sengaja yang kebetulan atau sengaja dibetulakan

pesawat-pakistan-jatuh(Pesawat Pakistan Jatuh, 
sumber gambar merdeka.com)
  1. [P] Minggu, 09 Juli 2006 12:03 WIB,PESAWAT AIRBUS JATUH, 150 ORANG TEWAS
  2. [P] Senin 10 juli 2006 19:11  PESAWAT PAKISTAN AIRLINES PESAWAT JATUH, 45 TEWAS

Dua jawaban tertuang cukup cepat selang hanya beberapa jam saja dari tulisan tsb dibuat (tgl 9-juli-2006 pagi), maka siangnya sebuah pesawat  jatuh dan diulang sebagai penegasan pesawat jatuh lagi.

Hari Pertama Penantian:13-Juli-2006


PELAJARAN BESAR akan terjadi  Jul 13, 2006 [I] 10:18 am “Inikah yang di tunggu ? “. Tulisan itu, 4 hari menjelang gempa dan tsunami pangandaran.

Hari Kedua Penantian:14-Juli-2006


Berdoa kepada Allah swt akan sebuah makna peringatanNya

  • [D] 2:11 am Doa Pertanda (dipanjatkan tgl 12-07-06, pkl 03.00 dinihari dan berulang-ulang)

doa_pangandaran

Detik-detik menjelang gempa bumi dan Tsunami Pangandaran, tertulis artikel-artikel yang sarat ajakan kebaikan

Hari Terakhir  Penantian:17-Juli-2006


Pagi hari sesaat sebelum Tsunami pangandaran, maka tertuliskan dengan jelas

  • [T] 6:31 am, “Tidak Sama” , dimana sekali lagi melihat dengan trenyuh bahwa kekalahan kebenaran itu ( Senin, 17/07/2006 12:28 WIB Pakai Bikini, Nadine Dinilai Tak Peka Pornografi ) Tak sampai berselang jam, artikel kedua terpostingkan lagi satu artikel yang cukup heboh masa itu
  • [A] 7:48 am, “Awan Vertikal di Yogyakarta Bukan Pertanda Gempa Bumi, Tapi Pertanda “, dimana berkaitan dengan doa pertanda, inilah artikelnya dimana tertulis dengan jelas siklus Pesawat sebelumnya sudah terjawab, maka untuk menyakinkan lagi, di-ingatkan ttg berita komet sbg Tsunami Aceh dari artikel yang oleh BMG bukan pertanda bencana (“sebatas diamati”)

Pelajaran Besar Telah Tiba : Senin, 17/07/2006 15:34 WIB Gempa Goyang Jakarta & Bandung


Rahasia Allah swt terjawab atas peringatanNya

gempa_hamburan_keluar(Gambar dari internet)

Secara fisiologis lokasi gempa dapat dijejaki lewat tanda pesawat wapres JK yang merupakan teguran dari Allah swt akan bencana yang akan datang. Dan itulah iktibar akhir sebagai jawaban atas artikel [A] 7:48 am, “Awan Vertikal di Yogyakarta Bukan Pertanda Gempa Bumi, Tapi Pertanda “, dimana berkaitan dengan doa pertanda, inilah artikelnya dimana tertulis dengan jelas siklus Pesawat sebelumnya sudah terjawab, maka untuk menyakinkan lagi, di-ingatkan ttg berita komet sbg Tsunami Aceh dari artikel yang oleh BMG bukan pertanda bencana (“sebatas diamati”). Pada kasus lain ada ibu yang berpendidikan tinggi tega membunuh anaknya sendiri, ini berarti secara sosiologi pula sebatas diamati adalah mirip dengan ibu yang berpendidikan tinggi namum membunuh anaknya. Ya …. awan yang langka itu tidaklah harus berujung pada gempa, karena ilmu pengetahuan untuk kesekian kalinya ‘menyerah’ pada fenomena alam.

Kita sebagai mahluk ciptaan Allah peringatanNya dari Allah untuk orang-orang yang yakin. Mari kita ikuti sedikit perintah untuk mengamati langit dan bumi sebagai pertanda kekuasaan Allah Himbauan dari BMG untuk sebatas di-amati, di jelaskan di artikel tsb bahwa justru itulah dengan pertanda dari Allah sebagai untaian artikel tsb, “Masih ingat dengan berita komet ???, sebagai pertanda “Tsunami Aceh des-2004” dan dijelaskan di bawahnya tulisan awan vertikal. Terpakai bahasa yang halus itu sebagai lawan dari ramalan  Inilah beritanya

Selasa, 11 Juli 2006, Isu Gempa 6,5 SR Resahkan Warga, sumber suara merdeka, SEMARANG – Pemprov Jateng, khususnya Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben), kemarin resah. Sebuah edaran yang disebar dalam pengajian di Klaten, memastikan empat hari lagi atau 15 Juli mendatang di daerah itu akan kembali diguncang gempa susulan 6,5 skala Richter (SR).

PeringatanNya dapat di hindarkan akan korban, manakala kita dekat kepadaNya

Tsunami pangandaran terjadi 17-7-2006 membentuk 1+7+7+2+0+0+6=23 dan Jika A=1, B=2 maka pangandaran=91 sehingga 114=23+91, sebagai memori 114 adalah jumlah sutat pada Kitab Suci Al-Quran dan Tsunami ini terjadi 33 setelah letusan dahsyat merapiawan_panas_merapi_14_6_2006_33_hari_tsunami_pangandaran_17_7_2006Quran Surat ke 114 berisi 6 ayat yang jumlah digitnya 1+1+4+6=12 sebagai surat ke 12 (Yusuf) yang diterangkan sebelumnya tentang Siklus Sebelas.

Kliping berita metronews.tv


 Senin, 17 Juli 2006 18:09 WIB, Perincian informasi gempa., Metrotvnews.com, Jakarta: Tiga kali gempa bumi, Senin (17/7) sore tadi, mengguncang ibukota Jakarta dan sebagian kota di wilayah selatan Jawa Barat. Menurut Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG), pusat gempa berada di Samudera Hindia, sekitar 620 kilometer selatan Kota Bandung di kedalaman 33 kilometer dari permukaan laut. Kekuatan gempa mencapai 5,5 hingga 6,8 pada skala Richter. Gempa pertama berkekuatan 6,8 pada skala Richter terjadi sekitar pukul 15:19 WIB. Guncangan gempa sekitar 30 detik membuat panik warga ibukota Jakarta, terutama mereka yang berkantor di gedung bertingkat tiga ke atas. Gempa juga membuat panik warga di Kota Bandung, Sukabumi dan Ciamis. Beberapa menit setelah gempa pertama terjadi gempa kedua berkekuatan 5,5 pada skala Richter. Gempa susulan ini kembali membuat warga panik. Apalagi, sekitar pukul 16:13 WIB gempa berkekuatan 6,1 pada skala Richter kembali mengguncang. Menyusul terjadinya gempa di kawasan Pantai Pangandaran, Kabupaten Ciamis, dilaporkan terjadi air pasang setinggi satu meter yang masuk ke darat hingga sejauh satu kilometer. Sementara saksi mata menyatakan, sebuah hotel di Pantai Pangandaran mengalami kerusakan akibat guncangan gempa. Seorang saksi mata bernama Yanto, warga Cilacap, sempat melihat gelombang pasang. Saat itu ia berada di pinggiran pantai Teluk Benyu. Ia melihat air bergetar. Kafe-kafe lesehan di pinggir laut terkena ai dengan ketinggian sekitar setengah meter. Ia belum melihat ada korban. Bangunan kafe hanya terendam air. Namun, warga sempat panik. Hardi, seorang saksi lain di Pangandaran, menceritakan gelombang pasang diawali gempa. Tak lama kemudian datang air setinggi lima meter masuk ke daratan sekitar lima puluh meter. Setelah air surut, ada beberapa orang tersangkut di pohon. Ada beberapa yang meninggal akibat tertimpa reruntuhan rumah atau hotel. “Saya melihat tiga korban,” kata Hardi. Ketiganya meninggal tersangkut di pohon. Hardi tinggal sekitar 50 meter dri pantai. Namun, rumah dia tidak terkena air.  Menurut penglihatan Hardi, mobil-mobil hancur, rumah hancur. Warga panik dan mencari anggota keluarga mereka yang hilang. Tiang-tiang listrik roboh, makanya listrik dimatikan. Setidaknya ada tiga hotel yang rusak, yakni Hotel Surya, Hotel Uni dan Hotel Balabar.  Agus, Kapolsek Pangandaran, menceritakan bahwa sekarang situasi masih kacau balau. Ia telah mengecek ke lapangan, sepanjang bibir pantai selatan bangunan yang tidak permanen rata dengan tanah. Yang meninggal banyak. Namun, karena situasi kacau balau, ia belum bisa memastikan jumlahnya. Yang ia tahu, enam orang meninggal. Sekarang ini, warga dievakuasi ke lokasi yang lebih tinggi. Mereka dievakuasi dengan jalan kaki karena jalan raya tertutup oleh sampah dan reruntuhan bangunan yang terbawa air.(***)

Senin, 17 Juli 2006 21:09 WIB,  Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berbicara dengan bupati Ciamis., Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta bupati Ciamis memprioritaskan keselamatan warga, menyusul terjadinya gempa bumi dan gelombang tsunami di Pangandaran, Ciamis. Presiden menginstruksikan hal tersebut melalui pembicaraan telepon dengan bupati Ciamis, Senin (17/7) petang. Gempa tektonik berkekuatan 6,8 pada skala Richter di pantai selatan Jawa Barat ini menyebabkan dua kampung di sekitar Pantai Pangandaran terkena gelombang pasang tsunami. Kepala Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Suharjono mengatakan, gempa terjadi karena patahan di sebelah selatan Pulau Jawa, yakni di pertemuan lempeng Indo Australia dengan Eurasia. Hingga menjelang maghrib hari ini telah terjadi tujuh kali gempa susulan dengan skala bervariasi, antara 4,8 hingga 6,1 pada skala Richter. BMG memperkirakan, masih akan terjadi gempa susulan.(***)

Selasa, 18 Juli 2006 16:03 WIB,  Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Aburizal Bakrie.  Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Koordinator (Menko) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Aburizal Bakrie, Menteri Kesehatan Siti Fadillah Supari dan Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah, Selasa (18/7) siang, berangkat menuju Pangandaran, Jawa Barat. Rombongan menteri ini berangkat dari base ops lapangan udara Halim Perdana Kusumah untuk meninjau langsung ke lokasi bencana gempa dan tsunami. Sebelum bertolak ke lokasi bencana, Menko Kesra selaku Ketua Pelaksana Harian Bakornas mengatakan, akan mendata kebutuhan pengungsi di lokasi bencana. Namun, Menko Kesra belum mengetahui jumlah dana yang akan dikeluarkan pemerintah untuk menanggulangi bencana tersebut. Sementara itu, Menteri Kesehatan Siti Fadillah Supari mengatakan, saat ini Dinas Kesehatan Pusat sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Pemerintah Propinsi Jawa Barat, yakni untuk melakukan upaya evakuasi dan penyelamatan korban gempa. Dinas kesehatan juga akan segera mengirim tenaga medis dan sukarelawan untuk membantu penanggulangan korban bencana gempa di Pangandaran, Ciamis.(***)

Cari_Tewas_Pangandaran_2006Selasa, 18 Juli 2006 17:05 WIB,  Seorang warga mencari keluarganya yang tewas., Metrotvnews.com, Ciamis: Sedikitnya 337 orang tewas dan 510 lainnya terluka akibat gempa dan Tsunami yang mengguncang garis Pantai Selatan, Pulau Jawa, Senin (17/7) sore. Sebagian besar korban tewas berasal dari kawasan Wisata Pangandaran, Ciamis, Jawa Barat. Sedangkan korban yang dilaporkan hilang sebanyak 150 orang. Menurut Kepala Penanggulangan Bencana Departemen Kesehatan, Rustam Pakaya, dua warga asing tewas dalam bencana tersebut. Namun, ia belum dapat menjelaskan identitas kedua warga asing tersebut.  Bencana tersebut juga mengakibatkan 52.700 warga kehilangan tempat tinggal. Sedikitnya 23 ribu warga mengungsi. Kebanyakan dari mereka yang rumahnya hancur. Selain itu, mereka juga khawatir akan terjadinya Tsunami susulan.  Gelombang pasang Tsunami yang dipicu gempa berkekuatan 6,8 skala Richter menerjang kawasan wisata pantai sepanjang 177 kilometer dari bibir pantai. Kepala Penanggulangan Korban Gempa, Agus Sutrisno menyebutkan lebih dari 1.500 pekerja telah dikerahkan untuk mengevakuasi korban. Namun, mereka kekurangan peralatan, sehingga evakuasi korban tidak dapat berlangsung cepat.(BEY)

Selasa, 18 Juli 2006 05:01 WIB, Metrotvnews.com, Jakarta: Tiga kali gempa bumi, Senin (17/7) sore, mengguncang Jakarta dan sebagian kota di wilayah selatan Jawa Barat. Menurut Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG), pusat gempa berada di Samudra Hindia, sekitar 620 kilometer selatan Kota Bandung di kedalaman 33 kilometer dari permukaan laut. Gempa pertama berkekuatan 6,8 pada Skala Richter terjadi sekitar pukul 15.19 WIB. Guncangan gempa sekitar 30 detik membuat panik warga Ibukota Jakarta, terutama yang berkantor di gedung bertingkat tiga ke atas. Gempa juga membuat panik warga di Kota Bandung, Sukabumi dan Ciamis. Beberapa menit setelah gempa pertama, terjadi gempa kedua berkekuatan 5,5 pada Skala Richter. Gempa susulan ini kembali membuat warga panik. Apalagi, sekitar pukul 16.13 WIB, gempa berkekuatan 6,1 pada Skala Richter kembali mengguncang.  Menyusul terjadinya gempa di kawasan Pantai Pangandaran, Kabupaten Ciamis, dilaporkan terjadi air pasang setinggi satu meter yang masuk ke darat hingga sejauh satu kilometer. Sementara, saksi mata menyatakan sebuah hotel di Pantai Pangandaran mengalami kerusakan akibat guncangan gempa.(AMR)

Berikut kliping berita dari detik.com

Senin, 17/07/2006

  • [G] 15:34 Gempa Goyang Jakarta & Bandung.
  • [G] 15:39 Gempa Panikkan Pekerja Kantoran
  • [G] 15:54 Gempa Jakarta 5,5 SR
  • [G] 16:14 Gempa Tak Dirasakan di Pantai Pangandaran
  • [G] 16:27 Gempa Susulan Mengguncang
  • [B] 16:30 BMG Jepang: Gempa Jakarta Bisa Picu Tsunami
  • [G] 16:47 Gempa Susulan 6,1 SR
  • [U] 17:01 USGS Catat Gempa Jakarta 7,2 SR
  • [P] 17:06 Pangandaran Dilanda Tsunami
  • [A] 17:11 Air Laut Surut Setelah Gempa, Warga Cilacap Panik Mengungsi]
  • [A] 17:22 Air Laut Mulai Naik di Desa Bunton Cilacap
  • [W] 17:31 Warga Gombong Ikut Panik
  • [W] 17:35 Warga Cilacap Luber di Terminal
  • [W] 17:36 Warga Pangandaran Panik, Berlarian ke Gunung
  • [K] 17:38 Khawatir Tsunami, Warga Cilacap Tumpah Ruah ke Jalan
  • [S] 17:41 Sepanjang Bibir Pantai Pangandaran Terendam Air Laut
  • [G] 17:43 Gelombang Laut Hingga 5 M, RS Cilacap Diminta Waspada
  • [O] 17:44 Ombak Dahsyat Bikin Takut Warga Teluk Penyu Cilacap
  • [P] 17:57 Polisi Sibuk Tenangkan Warga Desa Buton Cilacap
  • [T] 17:59 Tsunami Pangandaran, SBY Langsung Telepon Bupati Ciamis
  • [T] 18:02 Tsunami di Pangandaran SBY: Korban Tewas 5 Orang
  • [C] 18:03 Cipatujah, Tasikmalaya, Gelombang Pasang 3 Meter
  • [J] 18:15 Jalan Cilacap ke Tritih Macet Total
  • [T] 18:17 Tsunami Juga Melanda Kebumen
  • [C] 18:18 Cipatujah, Lokasi Gempa Terparah di Tasikmalaya
  • [A] 18:23 Atasi Tsunami Pangandaran, Ical-Gubernur Jabar Koordinasi
  • [S] 18:26 Suara Mirip Meriam Bikin Panik Warga Pantai Petanahan
  • [G] 18:39 Gerbang Pangandaran Terendam Sepinggang Orang Dewasa
  • [P] 18:46 Pantai Ayah Diterjang Tsunami, Warga Naik ke Gunung
  • [T] 18:56 Tsunami, RS Kebumen Kirim Tim Medis ke Pantai Suwuk
  • [D] 19:12 Diterjang Tsunami, 2 Napi LP Permisan Nusakambangan
  • [A] 19:20 Akibat Gempa, PLTU Cilacap Alami Gangguan
  • [T] 19:35 Tsunami di Cilacap, LP Permisan Dilanda Kepanikan
  • [T] 20:31 Tsunami di Bantul Terjang Restoran, Parkiran, Batas Sawah
  • [U] 21:00 USGS Catat Gempa Kelima 5,9 SR
  • [D] 21:42 Dua Hotel Pangandaran Hancur
  • [T] 21:58 Tsunami, Ratusan Warga Cibalong Garut Lari ke Hutan Karet
  • [R] 21:59 Ratusan Warga Suwuk Mengungsi

Selasa, 18/07/2006

  • [P] 05:39 Pangandaran Porak-poranda
  • [J] 09:14 Jerit Tangis Warnai Evakuasi Korban Tsunami di Cilacap
  • [G] 09:58 Gubernur Jabar: Tsunami Pangandaran Bukan Bencana Nasional
  • [99] 10:43 99% Hotel di Pangandaran Rusak
  • [P] 11:57 Puluhan Warga Kecamatan Ayah Hilang Disapu Tsunami
  • [T] 19:54 Tsunami di Laut Selatan Kesra: 341 Orang Tewas,229 Hilang

Rabu, 19/07/2006

  • [T] 10:56 Tsunami Laut Selatan, Kawasan Elit Cikembulan Hancur
  • [U] 17:52 UpdatedKorban Tewas 471 Orang
  • [G] 18:03 Gempa Gede Goncang Jakarta
  • [D] 18:06 DPR Akan Minta BMG Klarifikasi Soal Informasi Tsunami
  • [G] 18:14 Gempa 6,2 SR Berpusat di Selat Sunda
  • [W] 18:19 Waspadalah! Gempa Jakarta Berpotensi Tsunami
  • [G] 18:20 Gempa 6,2 SR Guncang Jabotabek, Warga Keluar dari Rumah
  • [G] 18:28 Gempa Goyang Jakarta, Penghuni Apartemen Menteng Berhamburan
  • [G] 18:28 Gempa Berpotensi Tsunami, BMG Sibuk Kirim SMS & Faks
  • [G] 18:29 Gempa Panikkan Pegawai di Gedung BEJ
  • [G] 18:31 Gempa Mengguncang, Anggota DPR Berhamburan Keluar
  • [G] 19:02 Gempa Jakarta, Banyak Pegawai Terjebak di Lift
  • [P] 19:42 Polisi Jakarta Sempat Tunggang-langgang karena Gempa
  • [B] 20:34 BMG Batalkan Potensi Tsunami Pascagempa Jabotabek

Kamis, 20/07/2006

  • [G] 10:42 Gempa Susulan Lingkari Jakarta
  • [M] 12:32 Menkominfo ke BMG, Gempa Susulan pun Datang
  • [S]14:13 SBY: Giatkan Sosialisasi Cara Selamatkan Diri dari Gempa
  • [S] 16:10 SBY Ceramah Gempa 2 Jam

Jumat, 21/07/2006

  • [P] 08:20 Presiden Kunjungi Pangandaran
  • [T] 10:30 Tsunami Laut SelatanDepkes: Korban Tewas 565 Orang
  • [T] 10:26 Tsunami Laut SelatanDepsos: 557 Korban Tewas
  • [S] 13:09 SBY Ikuti Salat Gaib untuk Korban Tsunami

Sabtu, 22/07/2006

  • [S] 11:14 SBY: Gempa Bumi Karya Agung Tuhan


Gempa Bumi & Tsunami Pangandaran, sebelum terjadinya

Rate This

Quantcast

// Kasih sayang Allah terhadap umatnya tanpa batas waktu dan ruang, setiap ada bencana besar maka Allah ‘mengirimkan’ petunjukNya, sayang petujuk itu kadang diabaikan.

Sesungguhnya Allah tidak berbuat zalim kepada manusia sedikitpun, akan tetapi manusia itulah yang berbuat zalim kepada diri mereka sendiri. (Yunus:44)

Berkaca pada kasus ‘ilmu yang hilang’ dari n. Khidir, tersebutlah suatu kisah tiga penyelamatan yang dilakukan oleh n. Khidir, berikut petikan artikel Mengais Kasih Sayang Allah posting May 4, 2007 12:21 pm

Mengais Kasih Sayang Allah

Informasi atau kejadian yang lalu lalang di depan kita merupakan tumpukan tumpukan informasi yang dapat dibaca, didengar dan di analisa. Sebagian kita sering mengabaikan informasi yang tidak berkaitan dengan kepentingan kita, bahkan sebagian orang menyaring informasinya berdasarkan ukuran keuntungan materi

Bagai tumpukan sampah yang jutaan kubik, kejadian hari demi hari bulan demi bulan tahun demi tahun akhirnya berupa onggokan sampah yang tidak menguntungkan jika kita mengingatnya.

Tidak semua tumpukan sampah itu tidak berguna, bahkan diantara peristiwa yang menurut rasional kita tidak berguna, justru itulah yang berguna. Kata mengais adalah tepat ketika informasi yang kita buang itu ternyata adalah bentuk Kasih Sayang Allah (baca artikel Kasih sayang-Nya Allah)

Tiga kejadian adalah untuk meyakinkan

Sebagaimana artikel Fenomena 3 hari yang menentukan , maka tidak serta merta manusia meyakini tumpukan informasi sampah itu adalah salah satu bentuk Kasih sayang-Nya Allah.

Perhatikan cerita ahli syariat yakni n. Musa dengan ahli ilmu Allah lain yakni n. Khidir. Musa sebagai pencetus aturan tertulis di muka bumi lewat Ten Commander’ justru mengakui ‘kekalahan’ ilmu n. Khidir

QS 18:65-66 Lalu mereka bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami Musa berkata kepada Khidhr: “Bolehkah aku mengikutimu supaya kamu mengajarkan kepadaku ilmu yang benar di antara ilmu-ilmu yang telah diajarkan kepadamu?”.

Dengan rangkaian indah cerita melobangi perahu, membunuh anak dan membangun tembok runtuh tanpa minta upah menunjukkan bahwa untuk meyakinkan n. Musa di perlukan tiga kejadian peristiwa bahwa dibalik kejadian yang menurut kacamata ahli syariat seperti n. Musa, maka pelajaran Allah atau ilmu Allah sangatlah luas

Bahkan tercermin dari cerita itu adalah adanya Kasih Sayang Allah lewat cerita menyedihkan itu terutama pembunuhan anak (baca Filosofi tangan kosong)

Terakhir perpisahan musa dengan khidir tercermin adanya perbedaan ilmu-ilmu Allah
QS 18:77 Khidhr berkata: “Inilah perpisahan antara aku dengan kamu; kelak akan kuberitahukan kepadamu tujuan perbuatan-perbuatan yang kamu tidak dapat sabar terhadapnya.

Lautan ilmu Allah

Dari kejadian tersebut, maka kita perlu membuka cakrawala berpikir baik yang rasional sebagaimana kisah fir’aun dengan ilmunya mampu membuat piramid, patung, tulisan dan istana megah

Kebudayaan yang dihasilkan oleh firaun merupakan peradaban yang sangat maju dan itupula ilmu Allah. Diantara ilmu Allah lain adalah kisah n. Musa mengenai mukjizat dan di tutup dengan ilmu n. Khdiri

Secara bertingkat adanya perbedaan ilmu sebagaimana firaun lewat ilmu pengetahuan yang terlihat secara fisik dari bangunan yang indah, tulisan yang tertata, teknik pembalseman, kemudian ke mukjizat dan hukum Allah dan terakhir adalah ilmu hikmah dari n. Khidir

Arti itu semua adalah apapun yang terjadi di alam ini adalah ilmu Allah. Tak terbatas oleh pikiran rasio manusia :

QS 18:109: Katakanlah: Sekiranya lautan menjadi tinta untuk kalimat-kalimat Tuhanku, sungguh habislah lautan itu sebelum habis kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu “.
Salah satu ciri dari tumpukan informasi sampah yang dapat berarti bagi kita adalah adanya tiga kejadian sebagaimana kisah N. Khidir

Ya filosofi ‘ilmu yang hilang’ adalah pengorbanan yang kecil untuk menyelamatkan yang besar (baca Mengapa Korban Bencana selalu orang Kecil ?)

Filosofi yang lain adalah berulang-ulang kejadian itu adalah untuk meyakinkan, sama dengan filosofi ilmu gagak qobil (baca Gagak qobil & Tsunami Aceh 26-des-2004)

Dua filosofi itu sangat universal dan banyak di temukan pada kehidupan, maka dengan dua filosofi ini-lah kita dapat mengaruingi lautan ’sampah’ berita yang terus menerus terdengar, terbaca oleh kita

Bagaimana kasih sayang Allah sebelum gempa bumi dan Tsunami Pangandaran ?

Permulaan kisah ini adalah gempa yogya 27-mei-2006 lalu dimana di dahului oleh satu peristiwa langka yakni orang Gila menjadi masinis KA BBM yang pada akhirnya berjalan mundur (baca “‘Gagak’ Allah sebelum Gempa Yogya“) Kisah pemberi peringatan gempa yogya ini dapat dibaca pada artikel “Peringatan Waspada Gempa Yogya Sebelum Terjadinya“.

Keterlanjutan dari fenomena orang Gila inilah yang terus diulang sebagai filosofi berulang-ulang, Adakah yang gila sebelum Gempa Bumi & Tsunami Pangandaran ?

Sumber Tabloid Nova

Tragedi Ibu Habisi Tiga Buah Hati
“SAYA GAGAL SEBAGAI IBU”

Sarjana Planologi ini membunuh tiga anaknya yang masih kecil-kecil. Akumulasi masalah tak terpecahkan ditambah kekhawatiran yang berlebihan, diduga sebagai pemicu perbuatan itu.

Masyarakat Bandung geger ketika terdengar kabar seorang ibu membunuh tiga buah hatinya yang masih kecil. Anik Khoriah Sriwijaya (31), nama ibu itu, kini menjadi tersangka tunggal dan ditahan di Polresta Bandung Timur. Ia didakwa mengakhiri hidup Abdullah Faras Elmaki (5,5), Nazhif Aulia Rahmatullah (3), dan Umar Nasrullah (9 bulan).

KLIK - Detail Kenapa peristiwa tragis ini mesti terjadi? Iwan Hilmansyah, SH,MH kuasa hukum Anik mengungkapkan, Jumat (9/6), Iman Abdullah (31), pulang ke rumah mengendarai mobil kantor, disertai rekannya bernama Mislam. Ketika masuk rumahnya di kawasan perumahan Margahayu Raya Barat Blok U II, Kelurahan Margacinta, Bandung, ia mendapati tiga anaknya sudah tidak bernyawa.

Ayah muda ini pun panik. Apalagi, sang istri, Anik Khoriah, tak menjawab pertanyaan Imam. “Dibantu temannya, Pak Iman lalu membawa anak-anaknya ke RS. Al-Islam. Warga dan teman-teman kantor menduga, ketiga anak itu meninggal akibat flu burung atau keracunan,” terang Iwan.

Untuk memastikan penyebab kematian tiga anak itu, RS.Al-Islam meminta izin Iman agar jenazah ketiganya diotopsi. Tapi, Iman menolak. Khawatir ada wabah flu burung, warga melalui Ketua RT melaporkan kejadian itu ke Polsek Margacinta. Sementara Anik yang terlihat shock, diungsikan ke rumah teman di Lembang. “Maksudnya agar bisa menenangkan diri,” ujar Iwan.

Esok harinya, Sabtu (10/6) ayah Anik tiba dari Boyolali. Ia langsung bergabung dengan orang tua Iman yang menyusul Anik ke Lembang. Keluarga besar ini menanyai Anik, kenapa anak-anaknya meninggal. “Saat itulah Bu Anik baru bisa menangis keras-keras. Ia mengaku telah membunuh ketiga darah dagingnya sendiri.”

Karuan saja keluarga jadi tercengang seakan tak percaya dengan pengakuan sarjana Planologi ITB itu. Terlebih alasannya, “Karena mencemaskan masa depan ana-anaknya. Takut anak-anak kelak tidak bisa jadi anak yang soleh. Bu Anik merasa sebagai ibu yang gagal,” tutur Iwan.

TERUS DILANDA KECEMASAN
Iwan bersama timnya, Adardam Ahyar, S.H., M.H., M. Irwan Nasution, S.H., dan T. Raihansyah,S.H. yang ditunjuk Iman sebagai penasihat hukum istrinya menyarankan segera menyerahkan diri ke polisi. Menurut pengakuan Anik, seperti dituturkan Iwan, peristiwa tragis itu berawal Kamis (8/6) pagi di rumahnya.

KLIK - Detail Pagi itu, Anik menyuruh suaminya lekas berangkat kerja. Kala itu, si sulung Faras sudah berangkat sekolah di TK Zakaria. Entah kenapa, ia cemas masa depan anak-anaknya suram. Bayangan buruk itu terus menggelayuti benaknya. Sampai akhirnya sekitar pukul 10.00, Anik membekap wajah Umar yang masih bayi dengan bantal di kamar depan.

Setelah anaknya meninggal, Anik semakin cemas. Sepanjang siang itu ia gelisah karena takut perbuatannya diketahui Nazhif. Anak keduanya yang tengah nonton teve ini dibunuh dengan cara yang sama dengan Umar. Kedua anaknya ini disatukan di kamar belakang.
Rupanya kecemasan Anik bertambah besar. Dia terus berpikir, bagaimana bila Faras sepulang sekolah nanti tidak mendapati kedua adiknya? Bagaimana kalau Faras tahu adik-adiknya sudah dibunuh ibunya? Kecemasan makin membayang ketika Faras tiba di rumah pukul 17.00.

Tak tahan lagi membayangkan pertanyaan Faras, Sabtu (9/6) pukul 05.00, nyawa Faras dihabisi Ani dengan cara membekap dengan bantal. Faras sempat meronta, namun ia kalah tenaga. Bocah malang ini pun terkulai tak bernyawa. Ketika mobil jemputan anaknya datang pukul 07.00, Anik menjawab Faras tak bisa masuk sekolah karena sakit. Rupanya hari itu suami Anik tak pulang ke rumah.

Pagi itu, Anik dilanda kegelisahan, sampai akhirnya mendapat telepon dari sahabatnya bernama Yayuk (baca Boks). Dalam percakapan lewat telepon, Yayuk menanyakan keadaan anak-anak Anik. Anik menjawab, anaknya sakit. Dari sinilah Yayuk berinisiatif menghubungi suami Anik di kantor dan mengabarkan anaknya sakit. Selanjutnya, Iman pulang seperti cerita di awal tulisan.

SUAMI KURANG PERHATIAN
Dugaan Iwan, Anik melakukan perbuatan itu karena adanya gangguan kejiwaan. Anik memiliki obsesi atau kekecewaan yang bertumpuk-tumpuk sehingga Anik khawatir terhadap masa depan anak-anaknya. “Saya gagal sebagai ibu,” begitu kata Iwan menirukan Anik.
Anik juga mengeluhkan, kenapa ketiga anaknya tak bisa ceria setiap kali bersama dirinya. Sebaliknya ketika mertuanya berkunjung, anak-anak terlihat bahagia. “Ketika anaknya sakit, kecemasan Bu Anik semakin menjadi. Dia takut anaknya tidak bisa menjadi anak yang soleh.”

Ada lagi kekecewaan Anik yang begitu besar. Sebagai sarjana Planologi lulusan ITB dengan IPK 3,24, kenapa ia hanya menjadi ibu rumah tangga. “Kasihan anak-anak punya Ibu seperti saya,” tutur Anik seperti ditirukan Iwan.

Akumulasi masalah yang diam-diam dipendam Anik, bisa jadi tak akan menimbulkan masalah bila komunikasi antara suami-istri lancar. “Ada tengara komunikasi itu macet dan suaminya kurang care terhadap keluhan istrinya selama ini,” tutur Iwan.

Bagi orang lain, lanjut Iwan, hal-hal seperti yang diinginkan Anik mungkin sesuatu yang biasa dan kecil. “Tapi bagi Anik menjadi seuatu yang besar. Karena hal-hal seperti ini lama dipendam, akhirnya terakumulasi seperti itu.”

Sayang, Iman Abdullah tak bersedia diwawancarai NOVA seputar masalah ini. Ia selalu saja menjawab belum siap. Anik pun tidak bisa ditemui wartawan karena tidak diperbolehkan petugas. Bahkan untuk mengambil gambar Anik wartawan perlu menunggu seharian.
Iman yang tengah mengenyam pendidikan S2 mengaku masih bingung. Itu sebabnya, ia mendatangi Aa Gym ke pesantrennya di Gegerkalong minta doa dan nasihat. Tak hanya nasihat, Aa Gym dan istrinya Hj. Ninih Muthmainah serta putri bungsunya Gheriya, malah mengunjungi Anik yang kini mendekam di tahanan Polres Bandung Tengah.

Pada Aa Gym dan istrinya yang menemui Anik di ruang kerja Kapolres Bandung Timur, AKBP. Edison Sitorus, Anik menyatakan penyesalan yang amat dalam telah membunuh ketiga darah daging sendiri. Ekspresi penyesalan Anik, diungkapkan oleh dai kondang itu. ” Ia menangis terus. Wajar seorang ibu yang kehilangan anak.”

Hj. Ninih juga memberi nasihat pada Anik, “Jangan terus bersedih. Yang penting benar-benar bertobat untuk memperbaiki diri. Meski nanti berada di tahanan, harus berbuat yang terbaik. “

Usai bertemu Aa Gym, Iman Abdullah sempat ditanya wartawan, “Apakah ia tetap mencintai istrinya?” Iman hanya menjawab singkat, “Insya Allah.”

KLIK - Detail CEMASKAN ANAK
Terketuk rasa persahabatan yang mendalam, Jumat (9/6) pagi kurang lebih pukul 09.30, Ny.Yayuk (38) menelepon Anik. Yayuk menanyakan kabar ketiga anak Anik. Dari seberang telepon, Anik menjawab, ketiga anaknya masih sakit. “Saya agak curiga karena suaranya kecil. Dia juga bilang, suaminya tak ada di rumah,” ujar Yayuk.

Sebagai sahabat lama sejak sama-sama kuliah di ITB (Anik di Planologi, sedangkan Yayuk di Fakultas MIPA jurusan Matematika), Yayuk merasakan kegelisahan Anik. Terdorong naluri keibuannya, “Saya menelepon suami Anik. Saya sampaikan ketiga anaknya sakit,” kata Yayuk.

Setelah itu, Yayuk mengaku tak tahu bagaimana kondisi sahabatnya. Tahu-tahu ia mendengar kabar, tiga anak Anik meninggal. Semula Yayuk juga beranggapan tiga anak sahabatnya itu meninggal karena sakit. “Setelah mendengar kabar duka itu, saya langsung menemui Anik di rumah sakit. Saya tidak menyangka waktu menelepon Anik, sebenarnya anak-anaknya sudah meninggal.”

Ketika mendengar kabar, ternyata ketiga anak itu dibunuh Anik Yayuk merasa kaget. “Saya seperti bermimpi. Tidak percaya sampai sekarang.”

Yayuk menceritakan persahabatan mereka yang terus dijalin meski mereka sama-sama sudah berumah tangga. “Kami saling mengunjungi bersama anak-anak dan suami. Pembicaraan tak lepas dari masalah anak-anak,” ucap Yayuk yang memiliki enam buah hati.
Setiap kali bertemu Anik, diam-diam Yayuk memperhatikan ketelitian Anik mengasuh buah hatinya. “Dia selalu memperhatikan tumbuh-kembang anak hingga sekecil-kecilnya. Bila anaknya sakit, Anik kerap minta pendapat saya. Saya selalu anjurkan agar dia membawa anaknya ke dokter.”

Suatu kali, ujar Yayuk, Anik memang pernah mengeluhkan masa depan anak-anaknya. “Saya bilang, sebagai ibu, kita hanya bisa mendidik disertai doa. Saya sendiri pun tak pernah tahu bagaimana nanti masa depan anak-anak saya. Sampai di sini saya tidak tahu sebesar apa kecemasannya.”

Meski tidak saban hari bergaul dengan Anik, Yayuk bisa menilai sahabatnya itu adalah tipe perempuan yang introvert. Anik tidak mudah curhat pada orang yang tak dikenalnya. “Saya pun tidak tahu apa yang dia inginkan . Dia tidak pernah mengungkapkan isi hatinya soal keinginannya yang tinggi, sehingga dia merasa gagal sebagai ibu.”

Kini, Yayuk hanya berpesan agar sahabatnya bertobat dan tidak putus asa. “Allah Maha Pemaaf, Penyayang dan Pemurah. Taubat nasuha, istilahnya.”

Ya … sebuah tragedi yang amat sangat memilukan, namun jika kita melihat kisah N. Khidir yang membunuh anak agar orang tuanya selamat, maka ibu anik ini-lah ‘penyelamatnya’ dalam arti luas fenomena ibu anik ini sangat menarik perhatian kita, dimana kejadian tgl 9-juni-2006 lalu di bandung

….. BANDUNG – Entah setan apa yang merasuki pikiran Anik Koriah (31). Ibu muda ini diduga kuat menghabisi nyawa 3 anaknya sekaligus. Ketiga anak itu, Faras (6), Najib (4) dan Umar (9 bulan), ditemukan meninggal dunia di rumahnya, Jalan Galaksi I No 124, Kompleks Margahayu Raya, Bandung, pada Jumat 9 Juni pukul 11.00 WIB. ……

Rangkaian yang kalau boleh di bilang ke’Gilaan’ ini di buktikan adanya gangguan jiwa yang terbukti dibebaskannya ibu anik

Kamis, 04 Januari 2007 12:45 WIB

ANIK KOMARIAH DIPASTIKAN BEBAS

Anik Komariah dalam persidangan.

Metrotvnews.com, Bandung: Kepastian Anik Komariah, terdakwa pembunuh tiga orang anaknya, divonis bebas semakin kuat. Dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Bandung, Kamis(4/1), kuasa hukum Anik Komariah menegaskan perbuatan kliennya membunuh ketiga anaknya hingga tewas akibat gangguan jiwa berat.

Kuasa hukum terdakwa sepakat dengan jaksa penuntut umum agar terdakwa dibebaskan. Namun kuasa hukum terdakwa tetap menolak tuduhan jaksa bahwa pembunuhan tersebut direncanakan. Kuasa hukum pun meminta terdakwa dirawat di rumah sakit jiwa untuk memulihkan kondisi kejiwaan terdakwa. Majelis hakim akan membacakan vonis bagi terdakwa pada sidang Senin 15 Januari mendatang.(YUL)

Sekali lagi ke’gila’an (bandingkan dengan gagak yogya) yang bertempat di bandung itu itu merupakan satu jejak pengenal terjadinya musibah besar di kemudian hari. Dari kasus itulah tertulis dalam milis http://groups.yahoo.com/group/the_untold_stories yakni ,

Jul 5, 2006

  • [S] 7:50 pm “Sebuah pertanda yang terlupakan” tertulis “Pelajaran Besar”, berikut petikan

…… Sidoarjo, 3-juli-2006, 01.00 dini hari, menunggu piala dunia jerman dan italia. Pertanda-pertanda yang semakin banyak dan pertanda yang menunjukkan semakin dekatnya ‘Pelajaran Besar’ dari Allah sebagai konsekwensi teori Siklus Bencana di Indonesiayang belum dapat dipatahkan siklusnya karena belum bisa mengambil inti yang terdapat pada pelajaran bencana itu.

Pelajaran Allah dilupakan manusia dan Allah senantiasa mengulangi PelajaranNya sehingga lahirlah suatu Siklus. “Pelajaran Besar” dari Allah tidak harus berupa bencana, namun juga bisa jadi bencana, yang penting kita harus selalu siap dalam ketakwaan. Dalam rangkaian peristiwa ini terlalu banyak peristiwa kebetulan yang terkait dalam susunan cerita sebagai wujud dari makna dalam teori “orang Gila” untuk kejelasannya dari teori ini dapat anda lihat pada‘’.

…. seorang ibu di bandung tega membunuh tiga anaknya. Peristiwa ini cukup langka di dunia bahkan di dunia hewanpun tidak pernah di jumpai induk memakan anankya sendiri…..”

Terakhir pertanda di tutup dengan lagi-lagi orang Gila (Surabaya) tampil di menara reklame dan terjun. Jelas pertanda ini digerakkan oleh orang yang tidak waras untuk menarik perhatian bagi yang waras, ada sesuatu kekuatan yang mendorong orang Gila (Surabaya) untuk naik reklame dan terjun bebas. Pertanda lain yang cukup langka lagi adalah pesawat yang beurutan