Inilah PeringatanNya Sebelum Gempa Padang & Maknanya

[Penting]

Sebelum melihat,  membaca atau menonton vidio yang ada di situs  ini, perlu memahami bahwa situs ini bukanlah situs Ramalan, gotak gatik matuk atau Paranormal,detil penjelasan sbb  Beda Paranormal VS Hamba Allah


Mengutip wikipedia:

Gempa Bumi Sumatera Barat 2009 terjadi dengan kekuatan 7,6 Skala Richter di lepas pantai Sumatera Barat pada pukul 17:16:10 WIB tanggal 30 September 2009. Gempa ini terjadi di lepas pantai Sumatera, sekitar 50 km barat laut Kota Padang. Gempa menyebabkan kerusakan parah di beberapa wilayah di Sumatera Barat seperti Kabupaten Padang Pariaman, Kota Padang, Kabupaten Pesisir Selatan, Kota Pariaman, Kota Bukittinggi, Kota Padangpanjang, Kabupaten Agam, Kota Solok, dan Kabupaten Pasaman Barat. Menurut data Satkorlak PB, sebanyak 1.117 orang tewas akibat gempa ini yang tersebar di 3 kota & 4 kabupaten di Sumatera Barat, korban luka berat mencapai 1.214 orang, luka ringan 1.688 orang, korban hilang 1 orang. Sedangkan 135.448 rumah rusak berat, 65.380 rumah rusak sedang, & 78.604 rumah rusak ringan

Gempa Padang  telah diperingatkan sebelum terjadinya, sebagai visualisasi berikut vidio tentang Gempa Padang yang telah di peringatkan sebelum terjadinya

Tulisan ini menjelaskan tentang bencana gempa padang, mengapa padang yang terkena atau secara umum sumbar dan menjelaskan pula mengapa gempa padang tepat terjadi tgl 30-september-2009 (mengapa tidak hari lain saja).

Tulisan ini bukanlah klenik ataupun ilmu gotak gatik matuk,

Gempa padang (sumbar) terjadi tepat tgl 30-september-2009, sesuai berita dibawah ini:

Rabu, 30/09/2009 17:32 WIB,  Gempa 7,6 SR Landa Sumbar  Amanda Ferdina – detikNews
Sumbar – Gempa berkekuatan 7.6 SR melanda Sumatra Barat. Gempa terjadi pukul 17.16 WIB. “Gempa terjadi pada kedalaman 71 km,” pesan singkat Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika kepada detikcom, Rabu (30/9/2009). Gempa berlokasi di 0.84 LS-99.65 BT atau 57 km barat daya Pariaman, Sumatra Barat. Belum diketahui apakah gempa berpotensi tsunami. (amd/nrl)

Gempa tersebut terjadi beberapa jam saja setelah warning akan bencana besar dituliskan dan diposting lewat artikel Bacalah 29, Jakarta Telah Diperingatkan bukti posting :Sep 30, 2009 11:35 am (yang hal ini tidak bisa diubah oleh siapapun). Di dalam artikel tsb merupakan artikel iktisar yang sebelumnya telah dituliskan pula dalam artikel PeringatanNya Sebelum Gempa TasikMalaya posting Sep 3, 2009 4:17 pm.

Tertulis pada  PeringatanNya Sebelum Gempa TasikMalaya disebutkan bahwa gempa tasikmalaya hanyalah PENGINGAT saja, sebelum gempa yang lebih dahsyat terjadi, berikut cuplikannya :

Gempa yang terjadi hanyalah: gempa pengingat sebelum gempa induk yang lebih dahsyat sehingga terjadilah tanggal 2-9-2009 atau dibaca 2 dan 9 sekali lagi 2 dan 9, apakah 2 dan 9 itu ? ingat kisah n. yusuf dan adiknya beserta saudara-saudara hingga n. yusuf di penjara ? (baca Yusuf dan Siklus Sebelas) Artinya induk dari bencana yang lebih dahsyat terjadi…..

Terungkap fakta makna siklus sebelas

siklus_sebelas2

Sembari penantian waktu demi waktu tertulis satu demi satu lewat artikel yang menunjukkan peringatanNya yang akan mendekat sebagai  induk peringatanNya  yang semakin dekat tanpa ada tendensi meramal, melainkan hanya berdoa kepada Allah swt semata.

Makna SEBELAS sebagai siklus SEBELAS


siklus_sebelas2

Allah swt melalui kitabNya yakni kitab suci Al-Quran memberikan penekanan yang lebih pada numerikal 11 ini:

1) Kisah Yusuf yang memuat 11 :

, ketika Yusuf berkata kepada ayahnya: “Wahai ayahku , sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas bintang, matahari dan bulan; kulihat semuanya sujud kepadaku.” (QS 12:4)

2) Jumlah Surat dalam Al-quran memiliki 11 ayat berjumlah 5 surat (terbanyak bersama surat yang memiliki 8 ayat)

lima_surat_memiliki_11_ayat_

3) Jumlah surat AlQuran   terbanyak yang memiliki pola nosurat dan ayat digitnya berjumlah 11

sebelas_11_Penekanan numerikal 11 pada Al-quran merupakan sesuatu yang patut di jadikan sebuah pijakan akan arti 11 ini, terlebih jumlah surat yang memiliki pola digit 11 sebanyak 11 surat, tiada lain arti dari 11 ini cukup penting, total adalah 121=99+22, dan 99 ada pada tangan manusia

kebesaran-allah-swt-pada-telapak-tangan-manusiaArti 121 ini juga merujuk pada Quran surat ke 12 ayat 1, sebagai surat Yusuf (penjelasan diatas) yang ke 1 yang salah satunya menuliskan kode  alam semesta yaitu AlifLamRa, Jika Alif=1, Ba=2 maka AlifLamRa=34, sebegai catatan surat 34 (Saba’) berisi 54 ayat yang membentuk simbol 88=34+54, pegingat surat ke 88. AL GHAASYIYAH (PERISTIWA YANG DAHSYAT), memiliki 26 ayat sebagai lambang 88+26=114 adalah jumlah keseluruhan surat al-quran, berisi 5 surat

surat_114_5AlifLamRa juga berjumlah 5 surat

alif_lam_raa_62Numerikal 62 ini merujuka pada surat ke 62 yang berisi 11 ayat yang di terangkan diatas, sebagai salah satu surat dari 5 surat yang memiliki 11 ayat dan jumlah digitnya adalah 6+2+1+1=10,  sebagai 10 jari manusia yang memiliki telapak membentuk 99. Disamping itu 10 juga merujuk pada quran surat 10 memiliki 109 ayat sehingga 10+109=119 yang juga termasuk kelompok sebelas ayat yang memiliki pola jumlah digit =11 yakni 1+0+1+0+9=11. Kemudian jumlah 119 juga memiliki arti yang luas, sebagai makna 99 lagi.

119_menjadi_99

Telah diterangkan diatas arti 121=99+22, dan  ini juga  cukup signifikan karena satu-satunya Surat Al-quran yang memiliki pola nosurat+ayat=121 adalah surat 69 yang memiliki 52 ayat sehingga 121=69+52

69    Surah Al-Haqqah    الحآقّة    Hari kiamat    memilik 52

Jumlah digit dari surat Al-Haqqoh membentuk 6+9+5+2=22 yang merupakan salah satu dari tujuh surat yang memiliki pola samatujuh_surat_22Sebuah doa 22 yang pernah di panjatkan kepadaNya akan warning inidoa_22Sebelas  Surat yang bermakna digit 11 terbanyak dari surat lainnya, menunjukkan keteraturanNya dan penekanan makna, terlebih 11 surat berdigit 11 berjumlah 121, Arti 121 ini juga merujuk pada Quran surat ke 12 ayat 1, sebagai surat Yusuf (penjelasan diatas) yang ke 1 yang salah satunya menuliskan kode  alam semesta yaitu AlifLamRa dan  AlifLamRa juga berjumlah 5 surat masing-masing surat 10+11+12+14+15=62 sebagai makna surat ke 62 berisi 11 ayat yang membentuk jumlah digit 6+2+1+1=10 merepresentasikan makna 10 jari manusia yang unik, hingga surat 10 yang juga berdigit 11 merupakan surat berjumlah 109 sehingga makna yang dalam bahwa surat surat ke 10 berjumlah 109 menunjukkan makna 10+109=119, dan 4 surat alquran yang memiliki pola nosurat+ayat=119

119 adalah Makna Tidak Kekal


Ada apakah makna dari hal ini ? makna 119 tercatat pada 4 pola  quran yang memiliki ini

119_menjadi_99

Surat Alquran ke 10 berisi 109 ayat membentuk 119=10+109, kemudian surat ke 36 berisi 83 ayat sehingga 119=36+83, surat ke 83 berisi 36 ayat , membentuk 119=83+36, lalu surat ke 89 berisi 30 ayat membentuk 89+30=119, dan semua nomor surat tersebut berjumlah 10+36+83+89=218  hal ini pada ketetapanNya, bahwa manusia tidak-lah kekal sebagai iktibar bagi kita manusia, memori bahwa hidup tidaklah kekal abadi.

[21:8] Dan tidaklah Kami jadikan mereka tubuh-tubuh yang tiada memakan makanan, dan tidak (pula) mereka itu orang-orang yang kekal. (QS 21:8)

Ket: Kami tidak menjadikan rasul-rasul itu memiliki tubuh yang berbeda dengan tubuh manusia pada umumnya, seperti tahan hidup tanpa makanan berhari-hari, misalnya. Dan mereka bukanlah orang-orang yang hidup abadi di dunia.

Nomor surat dari bentuk pola 119 menujukkan keteraturan sebagai iktibar, yaitu 10,36,83,89 kesemuanya membentuk 1+0+3+6+8+3+8+9=38 yang tercatat di Quran sebagai Surat ke 38 (Shod) berisi 88 ayat.

[38:88] Dan sesungguhnya kamu akan mengetahui (kebenaran) berita Al Qur’an setelah beberapa waktu lagi***

Ket:***

Kebenaran berita-berita Al Quran itu ada yang terlaksana di dunia dan ada pula yang terlaksana di akhirat; yang terlaksana di dunia seperti kebenaran janji Allah kepada orang-orang mukmin bahwa mereka akan menang dalam peperangan dengan kaum musyrikin, dan yang terlaksana di akhirat seperti kebenaran janji Allah tentang balasan atau perhitungan yang akan dilakukan terhadap manusia.

Syaikh As Sa’diy berkata, “Surat yang agung ini mengandung peringatan yang bijaksana, berita yang besar, penegakkan hujjah dan dalil bagi orang-orang yang mendustakan Al Qur’an dan menentangnya, serta mendustakan orang yang membawanya, sekaligus pemberitahuan tentang hamba-hamba Allah yang mukhlas, balasan bagi orang-orang yang bertakwa dan orang-orang yang durhaka. Oleh karena itu Allah bersumpah di awalnya, bahwa ia mengandung peringatan dan di akhirnya Allah menyifatinya bahwa ia peringatan bagi alam semesta. Demikian pula Allah Subhaanahu wa Ta’aala memperbanyak peringatan di antara awal dan akhir surat, seperti firman-Nya, “Wadzkur ‘abdnaa”, “Wadz kur ibaadanaa”, “Rahmatan min indinaa wa dzikraa”, dan “Haadzaa dzikr.” Ya Allah, ajarilah kami darinya sesuatu yang tidak kami ketahui, ingatkanlah kami sesuatu yang kami lupa, baik lupa dalam arti lalai maupun meninggalkannya.

Huruf Shod adalah huruf yang ke 14, angka ini merujuk pada Surat ke 14 (Ibrahiim) berisi 52 ayat hingga 66=14+52 yang pada banyak pelajaran sebagai bapak Tauhid. Inilah muncul pada tahun 2010 dan tahun 2014
Contoh angka 14 yang lain adalah ketika Al-Quran di bakar di tgl 11, tepatnya 11-9-2010 yang membentuk 1+1+9+2+0+1+0=14, maka terdapat balasanNya

Ajakan Pemurnian Ajaran Tauhid


Didalam milis tersebut terdapatlah suatu ajakan untuk memurnikan ajaran Islam yang disebut sebagai bagian dari kepedulian ketauhidan. Setting latar belakang ajakan adalah gempa jogja  adalah sebuah berita & pengagungan berlebihan terhadap sosok juru kunci merapi saat itu karena beribahdah kepadaNya dengan memakai ‘perantara’ dan membakar kemenyan

hingga terjadi gempa Jogja tgl 27-mei-2006, dan Gempa ini. telah diperingatkan sebelum terjadinya.

Tahun 2006 berlalu, 2007, 2008, 2009 dst …peristiwa pembawa peringatan gempa jogja tetap di kenang dan salah satunya lewat doa 22 yang benar terjadi ketika letusan merapi membawa pesan 22 dari tgl+bln+thn+jam+menit membentuk 22 yang di warningkan hingga mbah marijan selaku tokoh nasional yang di sentralkan ikut menjadi korban, sebagai bagian dari peringatanNya

Bapak Tauhid yakni N. Ibrahim di abadikan oleh Allah swt di surat ke 14 yang memiliki ayat 52, sehingga sebagai satu-satunya surat yang memiliki pola surat+ayat=66, tiada lain tokoh nasional yang terkenal tahun 2006-2010 ikut menjadi korban, adalah jika A=1, B=2 MARIJAN=66.

Sekali lagi ingat surat 14 ini adalah salah satu surat alquran dari 5 surat berawal AlifLamRa yang kesemua surat berjumlah 62 (ingat Jika A=1B=2 … MERAPI=62) …. AlifLamRa, Jika Alif=1, Ba=2 maka AlifLamRa=34, sebegai catatan surat 34 (Saba’) berisi 54 ayat yang membentuk simbol 88=34+54, pegingat surat ke 88. AL GHAASYIYAH (PERISTIWA YANG DAHSYAT), ingatlaqh marijan dan waktu meletus membentuk 66+22=88, qurran surat ke 88 memiliki 26 ayat sebagai lambang 88+26=114 adalah jumlah keseluruhan surat al-quran,.

Sebuah kejaiaban dari kejadian ini bahwa MARIJAN=66 letusan merapi yang membuat beliau tewas …. tgl+bln_thn adalah 26-10-2010 membentuk 2+6+1+0+2+0+1+012… Ajaib bahwa Quran surat ke 66 berisi 12 ayat

Tersebutlah tgl 22-05-2006 atau 5 sebelum gempa yogya, maka para penggiat milis the_untold_stories melakukan penyebaran brosur tentang gempa yogya, hal ini tercatat & terbukti sebagai saksi yang tidak terbantahkan karena tgl catatan milist tsb tidak bisa diubah (baca Lawan mbah Marijan, Mon May 22, 2006 5:41 am) Berikut cuplikan isi press release ke media terkenal: JPbukti_lawan_mbah_marijanpress_MPT_bag_1press_MPT_bag_2
Bagi yang ingin mengetahui bagaimana penyebaran brosur di yogyakarta, seperti yang telah dituliskan diatas, silahkan kunjungi halaman ini (Inilah Kisah Nyata Pembawa Peringatan Sebelum Gempa Yogya 27-mei-2006) Sebuah doa yang berisi harapan agar semua dapat terhindar dari letusan merapi, namun merapi membawa korban sedikit, cek tgl postingnya
doa_merapi_tgl
doa_merapi2

Apakah Doa Merapi Terjawab ? Ataukah Ritual2x Mbah Marijan Dijawab Oleh Allah Swt ?


Kenyataannya adalah merapi tidak meletus besar, justru terjadi gempa yogyakarta 27-mei-2006, dimana gempa ini oleh yang berdoa telah diperingatkan akan adanya gempa bumi sehari sebelum gempa bumi itu terjadi.


halo_matahari_padang_tandaNya_halo_matahari_padang_tandaNya_2Sebuah keputusan dariNya tentang kejadian demi kejadian, diawali dengan adanya Halo matahari tgl 21-Oktober-2010 yang terjadi dimana-mana (baca Halo Matahari di Padang, Apakah Pertanda Gempa Besar ?) kemudian setelah itu gempa disertai tsunami terjadi tgl 25-oktober-2010, dan akhirnya merapi meletus untuk kesekian kalinya yang menjadikan korban,mbah marijan


Manifestasi pelajaran tentang inspirasi n.Ibrahiim yang terjadi pada jaman modern, kini menjadi sebuah bahasa universal, ketika malapetaka, ketidak-amanan terjadi, maka sesungguhnya, disitulah bibit atau tunas bahkan sosok keadaan persekutuan Allah dengan yang lainnya dapat dicermati.Telah banyak bukti tentang malapetaka yang diakibatkan sikap manusia yang berlebihan ataupun sifat mempersekutukanNya.

“Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia; Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (kejalan yang benar). Katakanlah (Muhammad), “Bepergianlah di bumi lalu lihatlah bagaimana kesudahan orang-orang dahulu. Kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang mempersekutukan (Allah).” (Q.S. Ar Rum (30) : 41-42)

Ketika timbul malapetaka, bencana, kerusakan, kecelakaan, maka perlu dicermati dan diteliti apakah disitu terdapat unsur unsur yang universal yaitu persekutuan Allah dengan lainnya, sehingga ketika dibalik, ketika terdapat keadaan masyarakat yang banyak mempersekutukanNya, maka tinggal menunggu saat tertentu sehingga malapetaka tersebut datang.

 

Gempa Padang Memuat 66

Gempa Padang  Memuat simbol 66 seperti diterangkan diatas, yaitu Gempa Padang 30-9-2009 memuat 3+0+9+2+0+0+9=23, dan Jika A=1, B=2 … PADANG=43, sehingga semuanya adalah 23+43=66

gempa_padang_membentuk_66Gempa padang berkaitan dengan peringatan ke 44 G 30 SPKI, 30-9-2009, sebagai makna 44 yang kembar, bagian dari peringatanNya tentang 44

cover_surat_44

Dari Situ Gitung Jebol, terjadilah Gempa Dahsyat Padang dalam kelipatan Kembar

situ_gintung_27_maret_2009_terhitung_99_88_hari_gempa_padang_30_9_2009

Sembari menantikan gempa induk yang lebih dahsyat, disitu pula tertulis baca 2 dan 9 yang berarti miniatur bencana sebagai gempa induk yang lebih dahsyat akan ditampakkan pada tgl 29-09-2009 (adapaun miniatur bencana dahsyat, detilnya baca: Bacalah 29, Jakarta Telah Diperingatkan)

Penantian gempa induk yang lebih dahsyat setelah gempa tasikmalaya, di-ikuti terus-menerus dengan memberikan keyakinan akan bencana tsb bukan isapan jempol belaka, hal ini terus menerus digaungkan sampai pada level keyakinan tertentu, lewat tulisan PeringatanNyaTelah Genap posting Sep 17, 2009 1:29 pm. Tertulis :

tanda_bencana_itu_telah_genap

Arti dari tulisan tsb adalah insyaAllah sebagai induk peringatanNya terjadi bencana dahsyat laksana atau mirip Aceh 2004 (walau dalam skala miniatur), dan peringatanNya itu telah genap. Tgl 17-september-2009 atau jauh hari sebelum gempa padang, maka tanda tsb telah cukup untuk membuat sebuah keyakinan bahwa bencana yang lebih dahsyat dari tasikmalaya segera terjadi, tanda tersebut tetap konsisten dengan tulisan pertama yakni PeringatanNya Sebelum Gempa TasikMalaya yang memuat 2 dan 9.  Adapun ikhtisar atau kesimpulan dari artikel tsb termuat di akhir artikel berupa :

Dari kelima kebetulan itu, maka 2 dan 9 itulah genap pertanda itu, tidak dan bukan ilmu gothak gatuk, namun berdoa kepada Allah saja yang berkenan, Apakah rentenan bencana itu insyaAllah terjadi sesuai doa itu ? wallau ‘alam

Sekali lagi, artikel PeringatanNya Telah Genap tgl 17-september-2009, tetap konsisten dengan artikel pertamanya yakni “menunggu gempa induk yang lebih dahsyat dari tasikmalaya“, lewat 2 dan 9 sebagai tanda yang genap pertanda tsb

Pertanyaan akhir dari artikel tsb  “Apakah rentenan bencana itu insyaAllah terjadi sesuai doa itu ?” yang berarti terdapat rentetan bencana yang segera terjadi dimana pelengkap atau genap pertanda tsb adalah 2 dan 9.

Mendekati 2 dan 9 tersebutlah artikel penantian berikutnya yang berjudul PeringatanNya Semakin Meyakinkan posting Sep 23, 2009 6:48 am yang berarti bahwa setelah peringatanNya telah genap, maka giliran peringatanNya tsb telah yakin terjadi, bahkan dituliskan dari keyakinan tsb : Tulisan PeringatanNya Semakin Meyakinkan (cek tgl postingnya 23 september 2009 atau 7 hari jelang gempa besar di padang) tahapan_yang_menentukanTidak banyak yang menyadari bahwa keadaan saat ini adalah peringatanNya berupa  perulangan yang sama dengan kejadian sebelum Tsunami Aceh 2004 walau dengan oknum, obyek dan tempat yang berbeda, namun secara esensi SAMA yakni peringatan-peringatan dari Allah akan bahaya bencana besar yang insyaAllah bakal terjadi. Tanda tanda kekuasaan Allah terus menerus disampaikan secara universal, namun sesuai sunnatullah, tanda itu tidak akan pernah diyakini kecuali sedikit sekali yang mau berpikir.

Didalam artikel tsb, tanda yang semakin meyakinkan dimunculkan dalam pertanyaan: Kapankah induk bencana tsb terjadi ? …..Kejadian tsb menunggu hari demi hari sampai tahap paling menentukan Apakah tahap yang paling menentukan ? setelah gempa pengingat, maka baca 2 dan 9 adalah memasuki tahapan paling menentukan, sehingga kesimpulan artikel tsb adalah:

Tahapan yang menentukan segera terjadi, tanggal 22/09/2009 adalah tanggal pengingat sebagai peristiwa gempa tasikmalaya

Sehari sebelum gempa padang, yakni tgl 29-09-2009, sesuai dengan bacalah 2 dan 9 menjadi nyata sebagai bentuk penantian tgl tsb, tertulis “Bacalah 29: “berarti sesuatu yang besar yang menjadi miniatur atas bencana yang segera terjadi dan menjadi induk dari segala bencana”

Apakah yang terjadi tgl 29-09-2009 sesuai dengan bacalah 2 dan 9 ? tertulis sebelum gempa padang :” Semua berisi tanda-tanda tentang induk bencana yang semakin dekat tanpa ada tendensi meramal, melainkan hanya berdoa kepada Allah swt semata. Puncak dari penantian semakin dekatnya induk bencana, maka tertulislah bacalah 29 tersebut sebagai hari penantian untuk melihat miniatur bencana yang ditampakkan Allah kepada semua masyarakat, BAHKAN miniatur bencana ini pula dibaca oleh masyaralat internasional. (cek tgl posting, Bacalah 29, Jakarta Telah Diperingatkan)

peringatan_yang_nyataTidak menunggu terlalu lama dari bacalah 2 dan 9, maka tepat tgl 30-september-2009 terjadi gempa padang (sumbar). Gempa padang (sumbar) adalah gempa penjelas (dalam istilah adalah gempa pemicu) dan menjadi miniatur dari bencana yang merupakan induk dari segala induk bencana. Gempa tersebut adalah tahapan yang paling menentukan dari induk gempa yang dahsyat. Gempa sumbar 30-september-2009 (terjadi pada 11-hari setelah akhir ramdahan yakni  19-september-2009+11 hari adalah 30-september-2009). Terjadinya tsb  adalah memuat siklus 11 yang telah dituliskan sebelumnya di artikel penantian PeringatanNya Sebelum Gempa TasikMalaya

….. ingat kisah n. yusuf dan adiknya beserta saudara-saudara hingga n. yusuf di penjara ? (baca Yusuf dan Siklus Sebelas) Artinya induk dari bencana yang lebih dahsyat terjadi…..

Gempa padang (sumbar) adalah  gempa intermediari dari gempa induk yang sesungguhnya terjadi, sehingga layak diambil pertanyaan:

  1. Mengapa terjadi di Padang/Sumbar ? mengapa tidak daerah lain saja
  2. Mengapa terjadi tepat tgl 30-september-2009? mengapa tidak hari lain saja ?

 

Gempa Padang / Sumbar 30-september-2009, Mengapa terjadi di padang/Sumbar ?


Menjawab pertanyaan mengapa gempa tsb terjadi di padang (sumbar) ? tiada lain kita harus melihat rangkaian gempa di padang/sumbar. Tertulislah gempa sumbar adalah rangkaian tahun 2007.

Pakar Gempa LIPI: Gempa Sumbar Masih Rangkaian 2007

Senin, 17 Agustus 2009,  Padang, (ANTARA) – Pakar gempa dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Danny Hilman Natawidjaja mengatakan, gempa yang terjadi di Mentawai, Sumatera Barat, Minggu dan Senin, masih rangkaian gempa 2007. “Memang masih rangkaian gempa 2007. Dari penelitian kami di Mentawai, kawasan ini menyimpan energi gempa yang masih banyak,” kata Danny, yang dihubungi di Jakata, Senin. Sebelumnya, LIPI melalui penelitiannya beberapa tahun terakhir, pernah mengungkapkan temuan bakal terjadinya gempa besar Sumatera yang perlu diwaspadai. “Masyarakat yang bermukim di pantai barat Sumatera memang perlu waspada. Namun jangan sampai panik,” kata Danny yang ikut dalam penelitian bersama Kerry Sieh, ahli geologi dari Institut Teknologi California (Caltech), pada 2008. Penelitian berdasarkan sejarah kegempaan di sekitar Kepulauan Mentawai. Para peneliti menemukan empat siklus tsunami selama 700 tahun terakhir, yakni peristiwa tahun 1350 ke 1380, tahun 1606 ke 1685, dan tahun 1797 ke 1833. Tim mempelajari karang yang tumbuh di sepanjang 700 kilometer di sebelah selatan pusat gempa Aceh, terutama di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat.

Danny mengakui saat ini ancaman gempa di Sumbar memiliki kecenderungan meningkat. Lokasinya bahkan semakin mendekat ke sumber yang bisa menimbulkan gempa besar. Gempa-gempa yang terjadi saat ini berpusat di pinggiran yang besar, di bawah laut sekitar Siberut. Sebagian inti yang mengancam dan bisa menyebabkan gempa besar tersebut berada di antara Siberut-Sipora- Padang. “Itu yang yang perlui diwaspadai. Namun sekali lagi masyarakat jangan sampai panik,” kata doktor jebolan Institut Teknologi California itu. “Kita tidak bisa memprediksi kapan gempa besar Sumatera terjadi. Bisa dua tahun atau 10 tahun lagi. Untuk itu, masyarakat dan pemerintah daerah perlu meningkatkan kewaspadaan,” katanya, mengingatkan.

Kepada masyarakat diimbau agar berusaha melatih diri untuk menyelamatkan diri dan keluarga di saat gempa. Sementara pemerintah dan pihak terkait dari sekarang secara bersama harus memfasilitasi masyarakat dalam upaya evakuasi ke tempat yang aman. Selama Minggu dan Senin, sudah terjadi 14 gempa di Sumatera Barat yang sebagian besar berpusat di Siberut. Gempa terkuat terjadi Minggu, pukul 14:38:22, dengan kekuatan 6.9 skala richter di 43 km Tenggara Siberut. (*/wij) Antara-Sumbar.com (17 Agustus 2009)

Pakar gempa menyatakan bahwa gempa sumatera berkaitan dengan gempa yang terjadi berturut-turut tgl 16,17-agustus-2009, dapat terjadi 2 atau 10 tahun lagi.

Nyatanya, prediksi pakar 2 atau 10 tahun telah di ‘cicil’ sebulan lebih setelah gempat besar 17-agustus-2009 itu lewat gempa padang tepat tgl 30-september-2009. Pakar tsb mengiyakan bahwa setelah lama ‘tidur’ gempa sumatera khususnya sumbar bangkit lagi. Tidurnya gempa selama 2 tahun, dari 2007 sampai 2009,  merupakan sebuah pengingat gempa yang terjadi di sumbar yakni gempa 6-maret-2007 dan gempa bengkulu 12-september-2007
Tidur dan bangkit kembali gempa tsb tentu ada hikmahnya, tidak hanya sekedar peristiwa alam semata, lebih jauh lagi tidur dan bangkit adalah makna yang mendalam bagi umat manusia, khususnya di indonesia. Agar menjawab makna yang mendalam bagi umat manusia, maka telusuran sejarah gempa 2007 tersbeut harus di telaah, sehingga dapat diambil kesimpulan “MENGAPA DAPAT BANGKIT KEMBALI ?”

Gempa Padang / Sumbar 30-september-2009, Mengapa terjadi tepat tgl 30-september-2009 ?


Menurut pakar Gempa padang/sumbar (Pakar: Gempa Sumbar rangkaian gempa 2007) adalah rangkaian gempa di tahun 2007, secara kemanusiaan telah dijelaskan diatas bahwa gempa tsb mengingatkan akan tahun 2007 yakni tahun bencana nasional, lalu mengapa terjadi tepat tgl 30-september-2009 ? mengapa tidak hari lain saja ? Secara fase demi fase telah dijelaskan diatas lewat bacalah 2 dan 9 sehari sebelum memasuki tahapan paling menentukan.

Hari peringatan G-30S-PKI

misteri_g_30_s_membentuk_33Semua bangsa indonesia PASTI ingat hari apakah tgl 30-september-2009 ? hari yang dikenang seluruh bangsa indonesia sebagai G-30S-PKI, perhatikan betapa Allah swt menetapkan gempa padang/sumbar tsb tepat dengan peringatan G30S-PKI tiada lain agar memberikan pelajaran kepada bangsa Indonesia, terhadap tanggal yang mudah di-ingat (lihat tahun 2007, bencana nasional terhadap tanggal yang mudah di-ingat yaitu 1-1-2007->Adam Air, 2-2-2007->Banjir besar Jakarta, 3-3-2007->NTT longsor).

Gempa sumbar ditepatkan oleh Allah swt sama persis dengan peringatan G-30S-PKI adalah bukannya tanpa makna atau hanya kebetulan belaka, melainkan agar bangsa indonesia segera intropeksi akan teguran Allah ini, dimana kedepan mereka (bangsa indonesia) akan mengalami nasib yang buruk namun nasib yang buruk itu dapat berubah, manakala mereka menyadari kesalahan yang diperbuat

Gempa Dahsyat  terjadi tepat 44 tahun peringatan G 30 SPKI, yang memuat numerikal 44 yang mudah di-ingat sebagai bagian peringatanNya lewat surat 44 tentang Surah Ad-Dukhan    الدّخان    Kabut

cover_surat_44
Gempa Dahsyat Padang yang Memuat 66 dari terjadinya, yaitu 30-9-2009 membentuk 3+0+9+2+0+0+9=23 dan Jika A=1, B=2 … Padang=43 sehingga 66=23+43

gempa_padang_membentuk_66Dan terjadinya Gempa Padang bertepatan dengan G 30 S PKI, sehingga muncul simbol 99 sebagai roh dari siklus sebelas yang di terangkan di awal.

misteri_gempa_padang_g_30_s_pki

Peringatan hari kemerdekaan 17-agustus


Ketepatan gempa sumbar dengan peringatan G-30S-PKI tidak hanya sekali, kembali ketepatan itu ditemukan dalam makna luas yakni rentetan gempa sumbar tersebut sebelumnya tepat terjadi tgl 17-agustus-2009. Hari tersebut amat sangat mudah di-ingat sebagai hari sakral, namun di hari itu rentetan gempa sumbar terjadi sebagai pelajaran yang universal dari Allah swt.

Gempa & Kebakaran Ikut “Warnai” HUT RI

JAKARTA – Peringatan 17 Agustus hari ini tidak hanya diwarnai upacara bendera dan ramainya lomba yang digelar warga di mana pun mereka berada, melainkan juga “diwarnai” dengan bencana gempa bumi dan kebakaran. Berdasarkan data yang dihimpun, sejak 16 Agustus hingga 17 Agustus pagi ini telah terjadi gempa bumi sebanyak 14 kali yang semuanya terjadi di wilayah Sumatera Barat. Menurut data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa berkekuatan terkecilnya 5.0 skala richter hingga 6,9 skala richter mengguncang Kepulauan Mentawai dan Bengkulu, Sumatera Barat. Tidak dapat diketahui pasti berapa banyak korban atas gempa yang terjadi secara bertubi-tubi itu. Namun pada gempa berkekuatan 6,9 SR di Mentawai yang terjadi Minggu 16 Agustus sore, diketahui puluhan rumah rusak dan 10 orang luka-luka.

Kemudian pada pukul 07.07 WIB, gempa dengan kekuatan 5,0 skala richter mengguncang kawasan barat daya Bengkulu, Sumatera Barat. Sementara itu, si jago merah mengamuk di dua wilayah di Jakarta Selatan. Dini hari tadi, sebuah warung di kawasan Pasar Santa, Jakarta Selatan ludes terbakar. Lalu pukul 08.30 WIB, kebakaran terjadi di Pasar Rumput. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam dua peristiwa kebakaran itu. Mengenai penyebab kebakaran, belum dapat dipastikan. (lsi)

Peringatan hari kebangkitan nasional 20-mei-2009


Pada tgl yang mudah di-ingat musibah datang yakni G-30S-PKI->Gempa Sumbar, 17-Agustus-2009->Gempa sumbar (tanpa korban jiwa), maka hari yang mudah di-ingat lainnya, musibah terjadi lagi sebagai rentetan tanggal yang mudah di-ingat,

Ingat bahwa Gempa Dahsyat padang terjadi tepat 30-9-2009 sebagai peringatan 44 tahun G 30 S PKI, maka jauh sebelumnya terjadi 44 ini memberi peringatanNya yang membentuk 22 seperti diterangkan sebelumnya

cover_pesawat_jatuh_44

Selama 101 Tahun Hari Kebangkitan Nasional ternyata hari ini (20 mei 2009) adalah hari kebangkitan nasional sudah melewati masa satu abadnya memang SETIAP tanggal 20 Mei, diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional walau di kalender tidak menunjukan tanggal merah .. hari kebangkitan Nasional adalah adalah masa bangkitnya semangat persatuan, kesatuan, dan nasionalisme serta kesadaran untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, yang sebelumnya tidak pernah muncul selama penjajahan 350 tahun. Masa ini ditandai dengan dua peristiwa penting, yaitu berdirinya Boedi Oetomo (20 Mei 1908) dan ikrar Sumpah Pemuda (28 Oktober 1928) Saat ini, tanggal berdirinya Boedi Oetomo, 20 Mei, dijadikan sebagai Hari Kebangkitan Nasional

Saat Hari Kebangkitan Nasional ke 101, terjadi Hercules jatuh, sebenarnya membentuk simbol yang unik dari peringatan itu yaitu sebagai salah satu surat Al-Quran dari lima surat yang memiliki pola memiliki 11 ayat

lima_surat_memiliki_11_ayat_Quran surat ke 101 menyebutkan tentang kegoncangan “Hari Kiamat”

Tepat hari kebangkitan nasional yakni 20-mei-2009 terjadilah musibah yang dahsyat bagi prajurit TNI, Rabu, 20/05/2009 07:50 WIB Pesawat Hercules Jatuh dan Terbakar di Magetan

Kadispen TNI AU: Korban Tewas 98, Selamat 15 Rabu, 20 Mei 2009 | 16:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Dari data yang diterima 15 menit lalu, korban meninggal kecelakaan pesawat Hercules A-1325 berjumlah 98 orang termasuk penduduk, sementara korban selamat 15 orang. Demikian dikatakan Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsekal Pertama TNI FHB Soelistyo saat memberikan keterangan pers di lapangan parkir Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Rabu (20/5). “Lima belas orang yang selamat itu 10 di antaranya mengkhawatirkan, sedangkan lima yang lain sudah bisa berkomunikasi,” ungkap Soelistyo. Lebih lanjut ia mengatakan, pesawat tersebut mengangkut 110 orang, yang terdiri dari 99 penumpang dan 11 kru. Anggota TNI-nya ada 41 orang. “Salah satu korban meninggal ada satu perwira tinggi, yaitu Marsekal Pertama Harsono,” katanya.

Tiga Peringatan hari besar bangsa Indonesia


Terhadap hari hari besar bangsa indonesia ditahun 2009 ini, maka Allah swt memberikan iktibar berupa bencana, ataupun miniatur bencana sebagaimana tgl 17-08-2009 dimana bukan bencana yang terjadi, namun sebuah miniatur bencana. Sebagai lanjutan kisah hari-hari besar bangsa indonesia terhadap bencana ini, maka tepat Hari Kesaktian Pancasila  01-oktober-2009 (Kamis, 01/10/2009 08:20 WIB Upacara Kesaktian Pancasila Diikuti Anggota DPR Baru) kembali gempa besar terjadi yakni Gempa Jambi+Bengkulu : Kamis, 01/10/2009 09:33 WIB Gempa di Jambi-Bengkulu Terasa Hingga Singapura dan Malaysia Korban dari gempa jambi-bengkulu pun juga membuat miris bangsa ini seperti berikut ini

ANCAMAN gempa susulan di ta­nah air diperkirakan terus terjadi. Se­­hari setelah gempa bumi 7,6 skala Richter (SR) mengguncang Suma­te­ra Barat, pukul 08.52 kemarin (1/10) gi­liran Kabupaten Kerinci, Provinsi Jam­bi, dihantam gempa berkekuatan 7,0 SR. Pusat gempa itu berada di ke­dalaman 10 km atau sekitar 48 km teng­gara Kota Sungaipenuh, tepatnya di Kecamatan Gunung Raya, sekitar 460 km barat daya Jambi, ibu kota Pro­vinsi Jambi.

Gempa tersebut dirasakan seluruh war­ga Kabupaten Kerinci dan Kota Sungaipenuh. Warga yang panik ber­hamburan keluar rumah guna menye­lamatkan diri. Karena panik dan trauma, warga ti­dak berani menyentuh rumah atau har­ta mereka. Mereka hanya diam di tenda pengungsian di depan rumah. Apa­lagi, pukul 09.20 terjadi gempa susulan dengan kekuatan 5,5 SR. Pusat gempa itu berada di kedalaman 10 km atau sekitar 28 km dari Sungaipenuh, tepatnya di Kecamatan Gunung Raya. Hampir seluruh 16 desa di Kecamatan Gunung di kabupaten itu rusak akibat gempa. Kondisi terparah dialami Desa Tanjung Sam, Lolo Kecil, dan Lolo Besar. Di tiga desa tersebut, bangunan rumah milik warga rata dengan tanah. Berdasar data yang dihimpun Radar Sarko (Jawa Pos Group), sedikitnya 1.100 rumah rusak akibat gempa itu. Dua warga tewas, 25 luka berat, dan 12 orang patah tulang. Korban dievakuasi ke RSU Mayjen AH Thalib, Kota Sungaipenuh.

Data sementara di lapangan menyebutkan, di antara 1.100 rumah yang rusak, 600 unit rusak berat dan bahkan nyaris rata dengan tanah. Sebanyak tiga masjid nyaris hancur dan 20 masjid lain rusak ringan. Selain itu, 16 gedung sekolah dasar (SD), tiga SMP, dan dua SMA rusak parah. Salah seorang korban luka dirawat inap di RSU Mayjen AH Thalib. Meri Eliani, 19, warga Lempur Tengah, Kecamatan Gunung Raya, yang hamil tua, terjatuh dan tertimpa reruntuhan saat menyelamatkan diri keluar rumah. Ratusan pasien RSU juga dievakuasi demi keselamatan. Mereka dipindahkan ke pelataran parkir di depan RSU dengan menggunakan tenda bantuan Pemkab Kerinci dan Polisi Militer (PM) Kerinci. ”Mereka dievakuasi untuk mengantisipasi hal yang terburuk,” jelas Arman Pengabean, direktur RSU Mayjen AH Thalib Sungaipenuh. Setelah gempa atau sekitar pukul 11.00, jajaran Muspida Kabupaten Kerinci meninjau lokasi gempa di Kecamatan Gunung Raya. Wakil Bupati Kerinci HM. Rahman menyatakan, gempa dan data korban telah dilaporkan ke gubernur Jambi dan Wapres Jusuf Kalla. ”Gempa tadi pagi cukup kuat dan merusak banyak bangunan,” katanya. Menurut dia, Pemkab Kerinci telah menya­lurkan bantuan berupa makanan, tenda, selimut, dan obat-obatan.

Bangunan di Kota Sungaipenuh, umumnya, hanya rusak ringan. Selain terus mendata kerusakan rumah, Pemkot Sungaipenuh sudah membentuk tim posko Satkorlak di se­tiap kecamatan. Aktivitas ekonomi di Kota Sungaipenuh tetap berjalan seperti sedia kala. Warga kota sudah kembali ke rumah masing-masing sore kemarin. Tetapi, aktivitas belajar di Kabupaten Ke­rinci dan Kota Sungaipenuh diliburkan kemarin (1/10). Sejumlah sekolah menghentikan proses belajar mengajar dan memulangkan siswa karena alasan keamanan. Sejumlah kantor juga menghentikan aktivitas. Kepala Dinas Pendidikan (Diknas) Kabupaten Kerinci Armidis mengatakan, penghen­tian aktivitas belajar dan mengajar merupakan inisiatif sekolah karena keadaan yang tidak memungkinkan. ”Tetapi, kami akan memantau kalau ada sekolah yang roboh. Kami juga akan carikan solusi agar siswa bisa belajar di tempat yang aman dari ancaman gempa,” ujar Armidis. (wdo/ysp/aji/jpnn/dwi)

Makna Bencana 2009


Setelah dituliskan fakta yang terjadi bahwa banyak dihari peringatan hari besar bangsa Indonesia terdapat bencana atau musibah, maka tidak berlebihan mengatakan bahwa ketepatan ini tidak semata kebetulan (utamanya mengapa gempa padang tepat tgl 30-september-2009 ?) tapi ada maksud lain yang lebih luas yang ingin ditampilkan oleh Allah swt.

Apakah makna gempa padang/sumbar tsb ?

Sebagaimana diulas bahwa gempa padang/sumbar merupakan gempa yang bangkit dari tidur atau sebuah ‘fase yang menentukan’ sebagai induk bencana, menengok tahun 2007 lalu sebagai tahun bencana nasional, maka makna gempa padang ini adalah memberikan peringatan dan pelajaran akan bahaya yang lebih besar atau induk dari segala induk bencana dapat terjadi dan bagaimana menghadapi induk bencana tsb ?

SEMUA DIMULAI di bulan MARET-2009. Sekali lagi maret-2009 …

Dimulai 27-maret-2009 situ gintung longsor maka beruntunlah bencana atau musibah terjadi cover_f_27_jatuh_99… dst-dst bencana demi bencana terjadi khususnya nahas dialami oleh para prajurit kita yang gugur bukan di medan perang, namun karena celaka.

Tahun 2009

  1. Senin, 06/04  Pesawat Fokker TNI AU Jatuh di Bandara Hussein Sastranegara
  2. Rabu, 20/05 Pesawat Hercules Jatuh dan Terbakar di Magetan
  3. Senin, 08/06 Heli TNI AD Jatuh di Cianjur Ricky Samuel, Kolonel Kopassus yang Suka Panjat Tebing
  4. Senin, 07/09  Pesawat TNI AL Jatuh, Pesawat Nomad P 837 Layak Terbang
  5. Kamis, 17/09/ Pesawat TNI Jatuh di Sragen Korban Tewas Bernama Letda Felix

Dengan jumlah kecelakaan para prajurit kita, kemudian terdapat ketepatan bencana di hari-hari besar nasional bangsa indonesia, lalu apakah maknanya selain memang hal tsb adalah peringatanNya ?

  1. Simbol tentara adalah kekuatan, penjaga persatuan, ditahun 2009 mereka banyak yang gugur karena celaka tanpa perang
  2. Simbol hari hari besar nasional yang disakralkan, hari kebangkitan nasional, hari proklamasi, G-50S-PKI dan hari kesaktian pancasila terdapat bencana / musibah di hari itu

Dua simbol tersebut,  maka tiada lain makna dari gugurnya mereka, makna simbol hari besar nasional yang datang justru bencana adalah akan datangya sesuatu bencana besar bagi bangsa indonesia.  Berkaca dari tahun bencana nasional 2007, maka untuk menghentikan arah bencana besar tsb adalah dengan tobatnya para petinggi kita disertai tindakan yang lebih baik dan ADIL, sehingga tidak ada masyarakat yang dizolimi. Cukupkah dua simbol tsb ? Bagaimana dengan yang lain ? baca JPNN.COM | Ruki : Silakan KPK vs Polri Adu Kuat

Tidak-kah itu semua merepresentasikan sebuah ayat quran, al-an’aam:65

Katakanlah: ” Dialah yang berkuasa untuk mengirimkan azab kepadamu, dari atas kamu atau dari bawah kakimu atau Dia mencampurkan kamu dalam golongan-golongan  dan merasakan kepada sebahagian kamu keganasan sebahagian yang lain. Perhatikanlah, betapa Kami mendatangkan tanda-tanda kebesaran Kami silih berganti  agar mereka memahami”.

  1. Bencana dari atas : situ gintung, longsor, pesawat jatuh
  2. Bencana dari bawah : gempa bumi, banjir
  3. Ganasnya : pertengakaran antar lembaga maupun tawuran suku, adat anak-anak sekolah

Dengan iktibar ayat tsb, maka lengkaplah semuanya sehingga benarlah apa yang terjadi agar kita paham teguran ini  , yakni Perhatikanlah, betapa Kami mendatangkan tanda-tanda kebesaran Kami silih berganti  agar mereka memahami