~Kisah DiBalik Gempa Dahsyat Bengkulu~

Gempa Bengkulu yang terjadi 12-september-2007 membentuk sebuah memori yang tergambar pada gambar dibawah ini, Mengutip wikipedia, 100317bgempa-bengkuluGempa Bumi Bengkulu 2007 adalah rangkaian gempa yang terjadi di Palung Jawa, di lepas pantai Bengkulu, Sumatra, Indonesia. Gempa ini menimbulkan peringatan tsunami di pantai-pantai Samudra Hindia, yang kemudian dicabut. Gempa awal memiliki kekuatan 8.4 Mw atau 7.9 SR, terjadi pada tanggal 12 September 2007 pukul 18.10 WIB Pusat gempa terletak kira-kira 10 km di bawah tanah, sekitar 105 km lepas pantai Sumatra, atau sekitar 600 km dari ibukota Jakarta. Gempa utama ini diikuti oleh serangkaian gempa susulan, yang berkekuatan sekitar 5 through 6 Mw pada patahan yang sama. Gempa utama tersebut juga disusul dengan gelombang pasang yang kemudian membanjiri sedikitnya 300 rumah penduduk dan bangunan publik di Pulau Pagai, Kepulauan Mentawai sampai setinggi 1 meter.Gempa besar kedua terjadi dengan kekuatan 7.8 Mw, pada 13 September (WIB) di daerah Kepulauan Mentawai, 2.526°LS 100.963°BT — 188 km dari Padang, Sumatera Barat, di kedalaman 10 km. Gelombang pasang yang terjadi di Thailand dan pengamatan ilmiah lainnya di Samudra Hindia setelah gempa kedua ini memicu peringatan tsunami kedua.

Rabu, 12 September 2007 18:22 WIB, Metrotvnews.com, Bengkulu: Gempa bumi berkekuatan 7,9 pada skala Richter (SR) terjadi di perairan Bengkulu, Rabu (12/9). Menurut Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG), gempa terjadi pukul 18.10 WIB dan berpotensi tsunami.istana_pagaruyung_terbakar_27_2_2007(sumber gambar bbc online)

Korban Gempa Bengkulu, 14 Meninggal dan 63 Luka-luka , KESRA– 14 SEPTEMBER: Berdasarkan laporan terakhir Departemen Kesehatan, Jumat (14/9), pukul 16.30 WIB, tercatat total 14 orang meninggal, 63 orang luka-luka akibat gempa bumi tektonik berkekuatan 7,9 SR di Provinsi Bengkulu, Rabu (12/90).Kepala Pusat Penanggulangan Krisis Depkes Rustam Pakaya melalui pesan singkat yang diterima Media Indonesia, Jumat (14/9), mengabarkan dari Kabupaten Bengkulu utara, korban meninggal 3 orang, dengan 2 orang luka berat, 20 jiwa luka ringan.

Rabu, 12 September 2007 18:22 WIB,


gempa_bengkuluMetrotvnews.com, Bengkulu: Gempa bumi berkekuatan 7,9 pada skala Richter (SR) terjadi di perairan Bengkulu, Rabu (12/9). Menurut Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG), gempa terjadi pukul 18.10 WIB dan berpotensi tsunami. Data yang diperoleh Metro TV menyebutkan, pusat gempa berada pada kedalaman 10 kilometer di 4,67 Lintang Selatan dan 101,12 Bujur Timur. Setidaknya lokasi gempa berada di barat daya Bengkulu. Pihak BMG menyebutkan, gempa ini berpotensi tsunami.

Gempa di Bengkulu ini juga dirasakan di beberapa wilayah. Di Padang, Sumatra Barat, misalnya. Guncangan gempa membuat panik warga. Mereka berhamburan keluar rumah. Demikian juga pasien dan tim medis di rumah sakit-rumah sakit. Mereka mencari lokasi yang lebih tinggi dan dinilai aman. Guncangan gempa cukup keras. Sejauh ini belum diketahui kerusakan bangunan atau korban akibat gempa ini. Hingga berita ini dibuat, warga masih berada di luar rumah. Mereka khawatir terjadi gempa susulan dan mengancam jiwa. Imbauan agar warga tidak panik terus disuarakan dari pengeras suara sejumlah gedung. Sementara itu, situasi di pantai masih terlihat normal. Belum terlihat adanya peningkatan gelombang.

Kamis, 13 September 2007 03:16 WIB Sejumlah karyawan panik.

gempa_bengkulu_12_sep_2007Metrotvnews.com, Jakarta: Sebagian warga Jakarta merasakan getaran gempa 7,9 Skala Richter yang mengguncang Bengkulu, Rabu (12/9) kemarin sore. Kepanikan sempat terjadi di sejumlah gedung bertingkat di kawasan bisnis Jakarta. Getaran gempa yang terjadi pada saat jam pulang kantor membuat sejumlah karyawan berhamburan keluar gedung. Sejumlah karyawan gedung bertingkat di Jakarta mengaku merasakan guncangan yang sangat kuat sekitar pukul 18.10 WIB. Mereka kemudian memutuskan turun melalui tangga darurat. Sementara karyawan yang seharusnya masih bekerja, lebih memilih bertahan di luar gedung, sambil menunggu jam pulang kantor.(****/BEY)

Kamis, 13 September 2007 18:26 WIB

Metrotvnews.com, Bengkulu: Jumlah korban tewas akibat gempa bumi yang mengguncang kawasan pantai barat Pulau Sumatra bertambah menjadi delapan orang. Pusat Penanggulangan Krisis Departeman Kesehatan menyebutkan dari delapan korban tewas, enam di antaranya warga Bengkulu dan dua lainnya warga Padang, Sumatra Barat. Sedang korban luka dan cidera hingga kini mencapai 49 orang. Sementara jumlah bangunan yang rusak di Bengkulu tercatat sebanyak 100 bangunan rusak berat dan 66 rusak ringan. Di antara bangunan yang rusak, terdapat satu gedung pemerintah yang roboh dan dua rusak berat. Dua gedung sekolah di Kota Bengkulu juga rusak berat. Sementara di Padang, Sumatera Barat, ratusan bangunan rusak termasuk Kantor Gubernur Sumatera Barat, Kantor BPKP, Bank Mandiri dan beberapa rumah sakit yaitu RS Muhammad Jamil, RS Bunda Medika Center dan RS Sudarso.(NTF)

Kamis, 13 September 2007 12:16 WIB Lokasi gempa.

gempa_bengkulu_merusakMetrotvnews.com, Jakarta: Setidaknya sudah terjadi 25 kali gempa dengan kekuatan lebih dari 5 skala Richter sejak gempa mengguncang Bengkulu hingga Kamis (13/9) pukul 09.00 WIB. Sebagian besar terjadi di pesisir barat Sumatra. Dari jumlah itu, empat di antaranya berkekuatan besar dan berpotensi gelombang Tsunami. Gempa pertama berpotensi Tsunami terjadi di Bengkulu, Rabu pukul 18.10 WIB berkekuatan 7,9 skala Richter. Pusat gempa terletak di laut, sekitar 159 kilometer barat daya Bengkulu dengan kedalaman 10 kilometer. Peringatan Tsunami kedua dikeluarkan BMG pada hari yang sama pukul 21.40 WIB. Gempa berkekuatan 6,6 skala Richter terjadi pada kedalaman 18 kilometer. Ousat gempa terletak 76 kilometr barat laut Lais, Bengkulu.

Gempa berpotensi Tsunami ketiga terjadi Kamis ini pukul 06.49 WIB. Pusat gempa berada di sekitar 140 kilometer barat daya Sungai Penuh, Jambi. Kekuatan gempa mencapai 7,7 skala Richter. Terakhir, gempa berpotensi Tsunami terjadi pukul 08.26 WIB sesaat setelah BMG mencabut peringatan Tsunami sebelumnya. Kekuatan gempa mencapai 6,7 skala Richter yang berpusat sekitar 130 kilometer barat daya Painan, Sumatra Barat, dengan kedalaman mencapai 36 kilomete. BMG juga mencatat sebelum gempa 7,9 skala Richter di Bengkulu, gempa telah terjadi beberapa kawasan lainnya di Indonesia. Gempa melanda 33 kilometer barat daya Kalianda, Lampung dan 341 kilometer barat daya Tasikmalaya, Jawa Barat. Gempa juga terjadi di 447 kilometer timur laut Ternate, Maluku Utara.(BEY)

Kamis, 13 September 2007 19:05 WIB Metrotvnews.com, Bengkulu Utara: Sekitar tiga ribu rumah di Kecamatan Lais, Bengkulu Utara rusak akibat gempa. Daerah ini adalah wilayah yang mengalami kerusakan paling parah akibat gempa. Laporan terbaru menyebutkan di Kelurahan Rais yang berlokasi persis di bibir pantai, 463 rumah dilaporkan hancur dan rata dengan tanah. Sementara di Kecamatan Saba Penanjung, 944 rumah rusak berat dan 1.554 rumah lainnya rusak ringan. Dua masjid dan dua bangunan juga dilaporkan rusak parah. Hingga saat ini, belum ada tenda darurat untuk menampung warga yang kehilangan tempat tinggal. Sebagian korban gempa mengungsi ke rumah kerabat mereka dan sebagian lagi membangun pondok darurat dengan bahan-bahan seadanya. Banyak warga belum membersihkan rumah mereka karena khawatir akan terjadi gempa susulan.(NTF)

Korban Gempa Bengkulu, 14 Meninggal dan 63 Luka-luka

gempa_besar_dimuka_bumi_dan_simbol_99KESRA– 14 SEPTEMBER: Berdasarkan laporan terakhir Departemen Kesehatan, Jumat (14/9), pukul 16.30 WIB, tercatat total 14 orang meninggal, 63 orang luka-luka akibat gempa bumi tektonik berkekuatan 7,9 SR di Provinsi Bengkulu, Rabu (12/90).Kepala Pusat Penanggulangan Krisis Depkes Rustam Pakaya melalui pesan singkat yang diterima Media Indonesia, Jumat (14/9), mengabarkan dari Kabupaten Bengkulu utara, korban meninggal 3 orang, dengan 2 orang luka berat, 20 jiwa luka ringan. Sedangkan dari Kota Bengkulu, 2 orang dilaporkan meninggal, 2 orang luka berat dan 31 jiwa hanya mengalami luka ringan. Dari Kabupatem Mukomuko, 5 orang dilaporkan meninggalt dan 1 orang luka berat. Sementara dari Provinsi Jambi dilaporkan 1 orang mengalami luka ringan. Sedangkan dari Padang, Sumatera Barat, dilaporkan, 3 orang meninggal dunia, 1 luka berat dan 1 luka ringan. Di Solok dilaporkan 1 orang meninggal dan 3 orang mengalami luka ringan. “Telah dikirim 77 orang tenaga kesehatan, yaitu 47 orang dari Jakarta dan 30 orang dari Pusat Penanggulangan Krisis Regional Palembang,” tuturnya.

Untuk biaya operasional kesehatan, telah disetorkan ke lokasi dana sebesar Rp150 juta. Untuk menanggulangi masalah kesehatan akibat gempa bumi, Departemen Kesehatan telah mengirimkan bantuan logistik berupa 3 ton makanan pendamping air susu ibu (MP-ASI), 1 ton makanan siap saji, 1 ton obat paket gempa, 50 pasang sarung tangan, dan 100 kantong jenazah. Selain itu juga telah dikirim 2 unit ambulan dan 2 mobil klinik serta 2 buah unit tenda balon (miol/pd)


sebelas_kejadian_besar_2007_okPerumpamaan demi perumpamaan yang runtun dan rapi sebagai bentuk peringatanNya kepada manusia dan akhirnya memang terbukti bencana gempa bengkulu dekat tgl 11-09-2007 yang bisa dicegah, upaya untuk menyelamatkan masyarakat sebagaimana perumpamaan : Pola-pola yang sama berulang dimana dekat dengan 11-9-2007 atau 22-9-2007 …. (detil perjalanan demi peristiwa dijelaskan detil dihalaman akhir dari artikel ini

Gempa Bengkulu 12-september-2007 : Gempa ini adalah rentetan peristwa dari kejadian, demi kejadian sebelumnya, lihat disamping

siklus_sebelas2Allah swt membuat perumpamaan demi perumpamaan hingga muncul deretan kejadian tahun 2007 yang membentuk SEBELAS dan berjumlah 198 sebagai 99+99 dari angka kembar yang mudah di-ingat. Sebelum kejadian gempa bengkulu membawa korban jiwa, telah diperingatkan akan sebuah bahaya lewat SIKLUS SEBELAS dan akhirnya benar terjadi, lihat gambar berikut ini

Sebuah tulisan tgl 8-Feb-2007 yang menuliskan akan SEBELAS hingga terjadi SEBELAS itu adalah bukan kebetulan semata, karena tulisan itu pula dibarengi dengan tulisan lain di tahun 2006 tentang “Waspada yang Kembar”Hingga perumpamaan demi perumpamaan benar terjadi membentuk sebelas dan berjumlah kembar


cover_banjir_jkt_2007_99Banjir Jakarta 2007 adalah bencana banjir yang menghantam Jakarta dan sekitarnya sejak 1 Februari 2007 malam hari. Selain sistem drainase yang buruk, banjir berawal dari hujan lebat yang berlangsung sejak sore hari tanggal 1 Februari hingga keesokan harinya tanggal 2 Februari, ditambah banyaknya volume air 13 sungai yang melintasi Jakarta yang berasal dari Bogor-Puncak-Cianjur, dan air laut yang sedang pasang, mengakibatkan hampir 60% wilayah DKI Jakarta terendam banjir dengan kedalaman mencapai hingga 5 meter di beberapa titik lokasi banjir.

Pantauan di 11 pos pengamatan hujan milik Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) menunjukkan, hujan yang terjadi pada Jumat, 2 Februari, malam lalu mencapai rata-rata 235 mm, bahkan tertinggi di stasiun pengamat Pondok Betung mencapai 340 mm. Hujan rata-rata di Jakarta yang mencapai 235 mm itu sebanding dengan periode ulang hujan 100 tahun dengan probabilitas kejadiannya 20 persen. Banjir 2007 ini lebih luas dan lebih banyak memakan korban manusia dibandingkan bencana serupa yang melanda pada tahun 2002 dan 1996. Sedikitnya 80 orang dinyatakan tewas selama 10 hari karena terseret arus, tersengat listrik, atau sakit. Kerugian material akibat matinya perputaran bisnis mencapai triliunan rupiah, diperkirakan 4,3 triliun rupiah. Warga yang mengungsi mencapai 320.000 orang hingga 7 Februari 2007.


cover_lumpur_lapindo_99Sebelumnya deretan ini juga terjadi, mengutip wikipedia, “Banjir lumpur panas Sidoarjo, juga dikenal dengan sebutan Lumpur Lapindo (Lula) atau Lumpur Sidoarjo (Lusi), adalah peristiwa menyemburnya lumpur panas di lokasi pengeboran Lapindo Brantas Inc. di Dusun Balongnongo Desa Renokenongo, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Indonesia, sejak tanggal 29 Mei 2006. Semburan lumpur panas selama beberapa bulan ini menyebabkan tergenangnya kawasan permukiman, pertanian, dan perindustrian di tiga kecamatan di sekitarnya, serta memengaruhi aktivitas perekonomian di Jawa Timur.”, Lumpur Lapindo meledak 22-11-2006

Adam Air Jatuh 1-1-2007, mengutip wikipedia “Adam Air Penerbangan 574 (KI 574, DHI 574) adalah sebuah penerbangan domestik cover_adam_air_99terjadwal Adam Air jurusan Jakarta-Surabaya-Manado, yang hilang dalam penerbangan setelah transit di Surabaya.[2] Mengoreksi kekeliruan laporan sebelumnya, pesawat masih berstatus hilang. Kotak hitam ditemukan di kedalaman 2000 meter pada 28 Agustus 2007. Seluruh 102 orang di dalamnya tewas, angka kematian tertinggi dari setiap kecelakaan penerbangan yang melibatkan pesawat Boeing 737-400. Pada 25 Maret 2008, penyebab kecelakaan seperti yang diumumkan oleh Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) adalah cuaca buruk, kerusakan pada alat bantu navigasi Inertial Reference System (IRS) dan kegagalan kinerja pilot dalam menghadapi situasi darurat. Kecelakaan ini menjadikannya kecelakaan terburuk pertama Adam Air dalam kurun waktu 3 tahun sejarah perusahaan. Kecelakaan itu adalah salah satu dari beberapa kecelakaan transportasi, termasuk kecelakaan non-fatal berikutnya Adam Air Penerbangan 172, yang di antara mereka telah mengakibatkan reformasi keselamatan siklus_sebelas2transportasi berskala besar di Indonesia, serta Amerika Serikat merendahkan peringkat keselamatan penerbangan Indonesia, dan seluruh maskapai Indonesia yang ditambahkan ke daftar maskapai penerbangan yang dilarang di Uni Eropa. Adam Air kemudian dilarang terbang oleh pemerintah Indonesia, dan kemudian menyatakan bangkrut.”

Berikut Daftar yang kembar dan terjadi setelahnya,

  • 1-1-2007 : Adam Air Jatuh
  • 2-2-2007 : Jakarta Banjir Besar
  • 3-3-2007 : NTT longsor
  • 4-4-2007 : Bengkulu Gempa 5.9 yang akhirnya muncul beberapa bulan berikutnya , di 12-09-2007
  • 8-8-2007 : Indramayu Gempa 7.9 (+4 menit), terasa kuat di Jakarta

sebelas_kejadian_besar_2007_okTanggal 8-8-2007 itulah bab yang hilang, mari kita trace back kembali kejadian-kejadian menonjol setelah Gempa bengkulu ([Gempa] Bengkulu, Sebuah Bencana yang Berulang), adalah Gempa Besar saat setelah PILKADA DKIJakarta terbentuk tgl 9-8-2007 membentuk 9+8+2+0+0+7=26 dan Jika A=1, B=2 … JAKARTA=62 yang membentuk 26+62=88 sebagai simbol kembar yang mengingatkan,Al-quran surat ke 88 Surah Al-Gasyiyah الغاشية Hari Pembalasan berisi 26 ayat sebagai salah stu dari lima surat yang berpola nosurat+ayat=114 sebagai jumlah surat al-quran, 88+26=114 dan terdapat lima surat yakni 1+1+4+5=11 (SEBELAS)

Atau dengan memori yang lain yaitu Jika A=1, B=2 … DKIJAKARTA=86, sehingga 26+86=112 yang merupakan surat ke 112 Surah cover_22_surat_muhammadAl-Ikhlas الإخلاص‎‎ Ikhlas berisi 4 ayat di turunkan di Mekkah dalam urutan ke 22 (kembar). Atau dengan sederhana bahwa Gempa Dahsyat itu terjadi tgl 9-8-2007 yang membentuk 9+8+2+0+0+7=26 sebagai memori al-quran surat ke 26 Surah Asy-Syu’ara’ الشّعراء Penyair berisi 227 ayat diturunkan di Mekkah dalam urutan pewahyuan ke 47. sebagai 26+227+253 adalah deretan jumlah bilangan 1+2+3+…+22=253. dan Wahyu ke 47 merupakan surat ke 47 Surah Muhammad محمّد Muhammad berisi 38 ayat yang membentuk pola 4+7+3+8=22 … hingga benar 22 ini terjadi setelah peristiwa ini lewat duka bangsa ketika Pak Harto Meninggal Dunia

“Jenderal Besar TNI (Purn.) H. M. Soeharto, (O Jawa: Suharta; Jawa Latin: Suhartå; Hanacaraka:ꦯꦸꦲꦂꦠ) (ER, EYD: Suharto) (lahir di Dusun Kemusuk, Desa Argomulyo, Kecamatan Sedayu, Bantul, Yogyakarta, 8 Juni 1921 – meninggal di Jakarta, 27 Januari 2008 pada cover_soeharto_meninggal_22umur 86 tahun) adalah Presiden kedua Indonesia yang menjabat dari tahun 1967 sampai 1998, menggantikan Soekarno. Di dunia internasional, terutama di Dunia Barat, Soeharto sering dirujuk dengan sebutan populer “The Smiling General” (bahasa Indonesia: “Sang Jenderal yang Tersenyum”) karena raut mukanya yang selalu tersenyum.

Sebelum menjadi presiden, Soeharto adalah pemimpin militer pada masa pendudukan Jepang dan Belanda, dengan pangkat terakhir Mayor Jenderal. Setelah Gerakan 30 September 1965, Soeharto menyatakan bahwa PKI adalah pihak yang bertanggung jawab dan memimpin operasi untuk menumpasnya. Operasi ini menewaskan lebih dari 500.000 jiwa.

Soeharto kemudian mengambil alih kekuasaan dari Soekarno, dan resmi menjadi presiden pada tahun 1968. Ia dipilih kembali oleh MPR pada tahun 1973, 1978, 1983, 1988, 1993, dan 1998. Pada tahun 1998, masa jabatannya berakhir setelah mengundurkan diri pada tanggal 21 Mei tahun tersebut, menyusul terjadinya kerusuhan Mei 1998 dan pendudukan gedung DPR/MPR oleh ribuan mahasiswa. Ia merupakan orang terlama yang menjabat sebagai presiden Indonesia. Soeharto digantikan oleh B.J. Habibie.

aagm_22Peninggalan Soeharto masih diperdebatkan sampai saat ini. Dalam masa kekuasaannya, yang disebut Orde Baru, Soeharto membangun negara yang stabil dan mencapai kemajuan ekonomi dan infrastruktur. Soeharto juga dianggap membatasi kebebasan warga negara Indonesia keturunan Tionghoa, menduduki Timor Timur, dan dianggap sebagai rezim paling korupsi dengan jumlah $AS 15 miliar sampai $AS 35 miliar. Usaha untuk mengadili Soeharto gagal karena kesehatannya yang memburuk. Setelah menderita sakit berkepanjangan, ia meninggal karena kegagalan organ multifungsi di Jakarta pada tanggal 27 Januari 2008.”


surat_114_5Terus menerus 22 muncul di dunia, adalah memori Al-quran kitab suci mulia memiliki pola 22 sebanyak tujuh surat saja yang membentuk 2+2+7=11 (SEBELAS) dan sekali lagi gempa bengkulu terjadi tgl 12-9-2007 membentuk 1+2+9+2+0+0+7=21 dan Jika A=1, B=2 … BENGKULU=93 sebagai semuanya adalah 21+93=114, sama persis dengan Tsusnami pangandaran yang terjadi tgl 17-7-2006 yang membentuk 1+7+7+2+0+0+6=23 dan Jika A=1, B=2 … PANGANDARAN=91 sehingga 23+91=114. Adalah 114 merupakan memori jumlah surat al-quran yang berjumlah 114 dan hanya ada lima surat saja yang berpola nosurat+ayat=114 seperti tabel disamping, sehingga semua jumlah digitnya adalah 1+1+4+5=11 (SEBELAS)

Makna SEBELAS sebagai siklus SEBELAS

Ada apa dengan SEBELAS ? Klik Penjelasan berikutnya

Halaman 1

Berikutnya Halaman Ke 2: …

sebelumnya

Apa yang Terjadi Setelah itu Semua ?

berikutnya
Iklan