Misteri Ledakan Pipa Gas Pertamina di Lumpur Lapindo Sidoarjo

[Penting]

Sebelum melihat,  membaca atau menonton vidio yang ada di situs  ini, perlu memahami bahwa situs ini bukanlah situs Ramalan, gotak gatik matuk atau Paranormal,detil penjelasan sbb  Beda Paranormal VS Hamba Allah


Ledakan pipa gas pertamina di lumpur lapindo 22-11-2006, membuat heboh dunia, karena membawa korban jiwa, Meledaknya pipa gas milik Pertamina akibat penurunan tanah karena tekanan lumpur dan sekitar 2,5 kilometer pipa gas terendam

14/12/2006 07:42 WIB
Api Ledakan Pipa Pertamina di Lapindo Berlafal Allah & Kuda Laut
Budi Sugiharto – detikcom

cropped-api-lapindo-dalam.jpgJilatan api pipa Pertamina di Lapindo membentuk lafal Allah dan kuda laut

Jilatan api pipa Pertamina di Lapindo membentuk lafal Allah dan kuda laut
Surabaya – Allah Maha Besar! Ledakan pipa gas milik Pertamina di lokasi lumpur Lapindo, jalan Tol Porong-Gempol KM 38 22 November 2006 lalu yang menewaskan 13 orang masih menyimpan misteri. Ada yang mengejutkan sesaat api melumat tanggul di sekitar pusat semburan lumpur tersebut.

Seorang pekerja PU yang tergabung dalam Tim Nasional Penanggulangan Semburan Lumpur Sidoarjo diam-diam berhasil mengabadikan jilatan api yang cukup mecengengangkan. Bagaimana tidak! Tanpa disadarinya, hasil bidikan fotografer amatir yang namanya dirahasiakan itu menunjukkan keagungan Tuhan Yang Maha Esa. Kok bisa? Api yang membubung setinggi hampir 1 kilometer itu ternyata sempat membentuk lafal Allah dalam tulisan Arab beberapa saat. Selain itu, api itu juga menunjukkan gambar logo lama perusahaan minyak negara, PT Pertamina: kuda laut. Boleh percaya, boleh juga tidak. Yang jelas, wartawan detikcom yang menerima softcopy foto ini sempat terkejut menyaksikan foto yang selama ini dianggap biasa oleh Timnas itu.

Pengamatan detikcom, foto tersebut kemungkinan dibidik dari tanggul Desa Renokenongo yang berada di bagian utara pusat ledakan. Memang jika dilihat sekilas, foto itu terkesan biasa. Namun jika foto itu dicermati dan diteliti lebih lama, terlihat jelas apinya membentuk lafal Allah dan kuda laut. Pertanyaan yang muncul apakah itu jilatan api yang membentuk lafal Allah ini kebetulan saja atau memang memuat pesan-pesan dari Allah? Wallau a’lam. ( gik / asy )

Baca : Foto Api Ledakan Pertamina yang Berlafal Allah Itu Asli

Pipa Gas yang meledak adalah kejadian alamiah  Meledaknya pipa gas milik Pertamina akibat penurunan tanah karena tekanan lumpur dan sekitar 2,5 kilometer pipa gas terendam, terlebih meledak pada tgl yang mudah di-ingat yakni 22-11–2006 yang membentuk arti spiritual yang dalam sebagai umat ber-agama akan kejadian ini

cover_lumpur_lapindo_99

Kejadian demi kejadian tentang lumpur lapindo adalah sarana untuk intropeksi akan sebuah makna yang dalam dari sebuah peristiwa di dunia.

 

Mengapa pipa gas pertamnia meledak tepat tgl 22 ?mengapa tidak hari lain saja ? ….

Secara Teknis  hal ini dijelaskan sebagai kejadian yang alamiah  Meledaknya pipa gas milik Pertamina akibat penurunan tanah karena tekanan lumpur dan sekitar 2,5 kilometer pipa gas terendam

Dalam dimensi spiritual dan sosiologis, hal ini bagian dari “Tanda tanda kebesaran Allah” yang ditunjukkan kepada manusia. Dan sekali lagi tidak tanggung-tanggung bahwa ledakan itu-pun memuat fenomena lafal Allah ….. ya sekali lagi 22 dan lafal Allah, sebuah kebetulan ? tiada kebetulan di dunia ini, lafal Allah dan 22 adalah satu rangkaian (baca Wahyu Diturunkan 22 tahun 2 bulan dan 22 hari)

cover_22_surat_muhammad

[Update]

Jika di indonesia di kenal dengan simbol 22 yang muncul pada dua letusan dahsyat G. Merapi & G. Kelud, perhatikan gambar dibawah gunung_merapi_dan_gunung_kelud_meletus_22_kebetulankah_

Sebelum G. Kelud Meletus,  meteor Raksasa jatuh di bumi sebelum Kelud Meletus,

Kejadian demi kejadian setelah G.Kelud Meletus,   Rentetan peristiwa yang runut dan runtun, Bahkan di Ibukota pula terkena dampak setelahnya,Simbol yang unik Kesemua adalah Kisah Nyata yang Benar Terjadi dan di vidiokan di bawah ini

Kliping berita untuk ledakan lapindo di bawah ini

Rabu, 22/11/2006

  • [L] 22:26 Pipa Pertamina Meledak di Lapindo, 2 Orang Tewas
  • [L] 22:40 Ledakan Pipa, 3 Orang Masih Hilang
  • [K] 23:05 Korban Tewas Ledakan Pipa Dievakuasi
  • [T] 23:31 Tim SAR Coba Evakuasi Mobil Yang Terhanyut Lumpur
  • [J] 23:36 Jalan Tol Porong Lumpuh Total
  • [L] 23:45 Ledakan Pipa Gas Pertamina Akibat Land Subsidence

Kamis, 23/11/2006

  • [K]00:02 1 Korban Pipa Meledak Ditemukan Lagi
  • [K]00:05 Korban Tewas Ledakan Pipa Gas 3 Orang
  • [S] 00:23 Sedikitnya 8 Orang Hilang
  • [T] 00:33Tim SAR Kesulitan Mengevakuasi
  • [P] 00:47 Pertamina Turunkan Tim Selidiki Penyebab Ledakan
  • [E] 00:51 Evakuasi Ledakan Pipa Dihentikan
  • [K] 01:02 Korban Tewas Ledakan Pipa 5 Orang
  • [T] 01:32 Timnas Lumpur Tahu Tanah Pipa Labil
  • [T] 03:56 Tim SAR Evakuasi Korban dari Atas Pohon
  • [T] 04:20 Timnas: Pipa Meledak karena Tanah Turun 5 Meter
  • [J] 05:26 Jalan Tol Porong Terbelah
  • [K] 05:35 Korban Tewas Ledakan Pipa Gas di Tol Porong 8 Orang
  • [T] 07:53 Tanggul Porak Poranda, Semburan Lumpur Mengganas
  • [T] 12:18 Tol Porong-Gempol Tidak Layak, Harus Ditutup Total
  • [S] 12:31 SBY Berduka Ledakan Pipa Gas Makan Korban
  • [S] 14:05 SBY Pastikan Korban Ledakan Pipa Gas Mendapat Santunan
  • [P] 14:05 Pemerintah Larang Warga Dekati Area Semburan Lumpur
  • [S] 14:07 SBY Gelar Sidang Kabinet Bahas Ledakan Pipa Gas Porong
  • [A] 14:37 Anggota TNI Korban Ledakan Pipa Gas Akan Naik Pangkat
  • [K] 15:57 Korban Hilang Ledakan Pipa Gas Jadi 6 Orang
  • [ P] 21:21 Presiden SBY: Kasus Lumpur Lapindo adalah Bencana
  • [ S] 21:29 SBY Instruksikan Penutupan Area Segitiga di Sidoarjo

Jumat, 24/11/2006

  • [P] 07:06 Penghentian Semburan Lumpur Tetap Gunakan Relief Well
  • [ J] 10:23 Jasad Danramil Taman Ketemu, Total Korban Tewas Pipa 10 Orang
  • [H] 15:08 Haryo, Korban Tewas Ledakan Pipa ke-11 Ditemukan

Sabtu, 25/11/2006

  • [C] 10:45 Cenayang Dikerahkan Cari Korban Ledakan Pipa Gas

Minggu, 03 Desember 2006

Satu Lagi Korban Ledakan di Sidoarjo Meninggal | 13:26 WIB

TEMPO Interaktif, Sidoarjo:Jumlah Korban meninggal akibat ledakan pipa gas milik PT Pertamina pada Rabu (22/11), di lokasi luberan Lumpur lapindo, bertambah. Eko Riyadi (43 tahun), yang sempat dirawat di Rumah Sakit Umum DR Soetomo Surabaya, meninggal Ahad (3/12) dini hari tadi. “Hingga kini kami belum memberi tahu istrinya,” kata Edo Panca, kakak Eko.

Kondisi fisik Eko sejak dirawat di rumah sakit cenderung membaik. Namun penderita luka bakar 52 persen ini akhirnya meninggal setelah mengalami kegagalan multi organ. Eko merupakan karyawan CV Guna Bangun Pratama. Dia menjabat sebagai supervisi proyek tanggul lumpur.

Jenazah Eko dibawa ke rumah duka di Desa Kebonsari, Kecamatan Candi, Sidoarjo. Usai salat jenazah, warga memakamkannya di pemakaman setempat. Ratusan warga dan keluarga memenuhi areal pemakaman. Eko meninggalkan satu istri bernama Nurul Hasanah, dan 2 orang anak Rio Adam F (10 tahun), serta Firda Amalia Hapsari (12 tahun). Meninggalnya Eko, sempat membuat sock seluruh keluarganya. Istri Eko, saat ini sedang hamil 9 bulan dan tinggal menunggu kelahiran anak ketiganya di RSU Dr Soetomo Surabaya.

Ledakan pipa itu total telah menelan 13 korban meninggal. Sebanyak 11 korban meninggal saat kejadian. Dua korban masih belum diketahui keberadaannya.

Minggu, 03 Desember 2006 12:05 WIB Korban Tewas Ledakan Gas Porong Menjadi 13 Orang

Metrotvnews.com, Sidoarjo: Korban meninggal dunia akibat ledakan gas milik Pertamina di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, bertambah menjadi 13 orang. Korban terakhir adalah Eko Riyadi, karyawan CV Guna Bangun Pratama. Ia meninggal dunia, hari ini Ahad (3/12) pukul 02.00 WIB. Setelah dua pekan dirawat di rumah sakit, Koordinator Lapangan CV Adiguna Bangun Pratama mengalami kegagalan multiorgan. Padahal, kondisinya terlihat makin stabil. Eko mengalami luka bakar 52 persen. Karenanya pihak keluarga tidak percaya ketika Eko dikabarkan meninggal.

Tadi pagi, jenazah Eko disemayankan di rumah duka di Jalan Pendowo Nomor 45, Kebon Sari, Candi, Sidoarjo. Keluarga korban tak bisa membendung air mata saat peti jenazah dibuka. Jenazah Eko dimakamkan di Taman Pemakaman Umum Kebun Sari, pukul 09.00 WIB. Isrinya, Nurul Hazanah tidak menghadiri pemakaman karena tengah mempersiapkan kelahiran anak ketiganya di rumah sakit.

Selain Eko, ledakan pipa gas milik Pertamina menewaskan 12 orang lainnya. Sedangkan dua orang lainnya masih dinyatakan hilang. Para korban tewas adalah Kapten Afandi (Danramil Balong Bendo), Kapten Hendro (Danramil Taman), Sersan Dua Hafid (anggota Yonzipur 5 Brawijaya), Brigadir Polisi Kepala Slamet (PJR tol), dan Brigadir Polisi Dua Fani (PJR tol). Korban tewas lainnya, yakni Yusman Edi Wanto (karyawan Jasamarga), Triyadi (karyawan Jasamarga), Dodi Adiguna (pekerja proyek), Stefanus Prasetya (Jasamarga), Haryo (karyawan Adhi Karya), dan Andre Kuntoro (karyawan Fergaco).

Musibah semburan lumpur panas di Porong tak hanya menyisakan duka. Bencana ini juga telah melenyapkan harta benda warga sekitar. Sebanyak 13 blok rumah di Kompleks Perumahan Tanggulangin Anggun Sejahtera telah tergenang lumpur panas sejak sepekan terakhir. Sekitar 1.000 warga setempat tempat memilih mengungsi dan menyelamatkan barang-barang menyusul kondisi ini. Sejauh ini warga belum sepakat dengan ganti rugi yang ditawarkan. Mereka tidak setuju dengan harga yang ditawarkan kepada warga lainnya yang berada di luar perumahan. “Harga tanah mungkin sama, tapi bangunannya lain,” kata seorang warga setempat.(BEY)