~Peringatan Waspada Gempa Jogya Sebelum Terjadinya~

KA_BBM_Clip1Sebelum gempa yogya 27-mei-2006 lalu, terdapat peristiwa sangat langka, namun merupakan ‘kiriman’ dari Allah sang Maha Penyayang, yakni perumpamaan Kereta Api BBM yang di kemudikan Orang gila, mulai tgl 11-05-2006 lalu KA BBM meluncur dari Surabaya Ke Malang, namun di tengah jalan di ‘serobot’ oleh wanita gila bernama MILA ROSA sehingga berjalan mundur lagi ke surabaya.

Sekiranya saat itu banyak yang memikirkan tanda-tanda Kekuasaan Allah, maka tertangkaplah pertanda itu dan terhindarlah korban gempa bumi itu (baca kisah perjalanan 2 hari sebelum gempa Jogja)

Peringatan dariNya saat Tsunami Aceh 26-des-2004 lalu berupa gagak-gagak besi yang berjatuhan, maka sebelum gempa yogya, gagak itu menjelma menjadi KA BBM yang di kemudikan orang gila bernama mila ROSA. Dikemudian mundur dari arahplay_vidio_youtube ketinggian (bangil) kembali ke Surabaya kemudian terguling.

Hal itu menunjukkan dengan jelas arti harfiahnya yaitu kejadian yang saat itu ramai diperbicangkan yakni G. Merapi, lalu mundur ke daratan sampai lautan, dan titik itulah terjadi gempa yogya 27-mei-2006 lalu

play_vidio_youtubeTidak cukup dengan itu peringatan Allah swt  yang menjelma menjadi KA BBM berjalan mundur dan amat sangat langka karena dikemudikan oleh orang Gila bernama mila ROSA, maka ada upaya dari sekelompok hamba Allah yang mengingatkan warga yogya tentang bahaya gempa bumi. Mereka menyebarkan brosur ajakan kebaikan dan menghindari bahaya gempa bumi yang akan terjad. Peta yang jelas ttg lokasinya

~Peringatan Waspada Gempa Jogya Sebelum Terjadinya~


cover_gempa_jogja2Sebuah ingatan akan brosur yang disebarkan sebelum gempa yogyakarta 27 mei 2006, brosur yang disebarkan (download),play_vidio_youtube Peta gambar gempa juga disertakan dan penyebab gempa juga ditulikan, Brosur Peta Gempa Yang Disebarkan Sebelum Gempa Yogya 27-mei-2006 Peta Gempa yang disebarkan ke yogya sebelum gempa besar 27-mei-2006.

Sebuah ingatan akan brosur yang disebarkan sebelum gempa yogyakarta 27 mei 2006, brosur yang disebarkan (download), Peta gambar gempa juga disertakan dan penyebab gempa juga ditulikan, Brosur Peta Gempa Yang Disebarkan Sebelum Gempa Yogya 27-mei-2006

Brosur dicetak 1000 lembar dan dibagikan di titik titik keramaian pusat kota, pasar bringharjo,perempatan malioboro dan terakhir di kampus UGM. Selain menyebarkan brosur, juga diberikan email dan ke media masa, berikut yang tercatat pada file arsip: (lihat arsip file di sini).

Kisah pemberi peringatan 3 hari sebelum gempa Jogja


Waspadai yang tidak terungkap dalam rentetan Meletusnya Merapi :  Mari kita telaah berita sekitar sebelum merapi meletus dan keanehannya, sekitar april-2006,

  • [Antara News April 16-2006], Masih sulit untuk memprediksi kapan Gunung Merapi meletus meskipunplay_vidio_youtube gempa fase banyak (MP) sudah mencapai 150 kali, kata staf Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta, Triyani ketika dihubungi Minggu.Menurut dia, kalau melihat aktivitas sekarang dengan jumlah kegempaan yang semakin meningkat terutama untuk MP tercatat 105 kali, maka kemungkinan Gunung Merapi mendekati untuk meletus.”Karena berdasarkan perhitungan, gunung meletus kalau MP sudah lebih dari 90 kali, dan apa yang terjadi di Merapi sudah melebihi, tercatat 150 kali,” katanya.Namun, menurut Triyani, meskipun aktivitas terus menunjukkan peningkatan termasuk MP, bahkan kondisi seperti ini sudah melampaui aktivitas sebelum meletus tahun 2001, tetap sulit memprediksi kapan Gunung Merapi meletus, bisa cepat atau lambat, karena setiap letusan memiliki karakteristik tersendiri.

Mengapa merapi secara ilmu pengetahuan seharusnya sudah meletus ternyata belum meletus, kemudian berita yang bertautan bahwa ada faktor pemicu sehingga merapi dinyatakan meletus

  • Aktivitas Kegunungapian,Gunung Aktif karena Gerak Lempeng Indoaustralia,Kebumen, Kompas – Kepala Unit Pelaksana Teknis Balai Informasi dan Konservasi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) di Karangsambung, Kebumen Dr Munasri, Selasa (18/4/05), mengatakan, meningkatnya aktivitas gunung api di Pulau Jawa, terutama Gunung Merapi, Dieng, dan Semeru berkorelasi dengan penajaman atau pergerakan lempeng Indoaustralia yang berada di bawah Pulau Jawa. Setiap tahun lempeng bagian dari lempeng Asia Tenggara itu bergerak sepanjang 10 sentimeter. Pada bagian lempeng yang menajam dengan dasar Pulau Jawa terjadi peleburan. Air yang dibawa partikel lempeng akan terpanaskan hingga menimbulkan uap yang membawa material magma ke atas permukaan bumi……baca lebih lengkap >

cover_gempa_jogja_okGempa Goyang Yogya dan Pacitan,Selasa, 19 Juli 2005 | 22:46 WIB,TEMPO Interaktif, Yogyakarta:Masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya dikejutkan dengan getaran yang terasa dalam beberapa detik. Sekitar pukul 19.20 WIB, terjadi gempa bumi yang berpusat di samudra Hindia. Dikhawatirkan, terjadinya gempa tektonik itu bisa mempengaruhi aktivitas gunung Merapi yang sekarang berstatus Waspada Kepala Stasiun BMG Yogyakarta, Tiar Prasetyo saat dikonfirmasi menyatakan, pusat gempa terjadi di 9,77 Lintang Selatan dan 110,71 Bujur Timur. “Pusat gempa, terjadi di 220 kilometer sebelah selatan Yogyakarta dengan kedalaman 33 kilometer di dalam tanah,”katanya.Gempa tektonik itu, terjadi pada pukul 19.21 WIB dengan kekuatan 5,5 skala Richter. “Kami juga sudah mendapat laporan dari beberapa daerah. Yang jelas memang gempa ini sangat terasa di Yogyakarta dan daerah Pacitan,”kata Tiar.Hingga berita ini ditulis, tidak ada laporan kerusakan yang terjadi di Yogyakarta akibat gempa tersebut. Sebagian warga Yogya bahkan tidak menyadari telah terjadi gempa.Di tempat terpisah, Kepala Seksi Gunung Merapi Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta, Subadriyo, membenarkan gempa yang terasa di kota Yogyakarta gempa tektonik. Menurut Subandriyo, gempa yang terjadi Selasa (19/7) malam itutidak ada kaitannya dengan aktivitas gunung Merapi.

Menurut Subadriyo, gempa tektonik yang bersumber di Samudera Indonesia itu bisa saja mempengaruhi aktivitas Merapi. “Dalam kondisi Merapi yang aktif saat ini, gempa tektonik bisa saja memicu peningkatan aktivitas, namun bisa juga tidak. Makanya, kami akan cermati efek gempa itu terhadap aktivitas Merapi,”katanya.Gempa tektonik seperti itu, bisa berpengaruh terhadap gerakan magma gunung Merapi. BPPTK, sejak adanya peningkatan aktivitas Merapi telah menyiagakan seluruh karyawannya, baik di kantor pusatnya di kawasan JlCendana Yogya maupun di seluruh pos-pos pengamatan Merapi. Sementara status aktivitas Merapi sampai saat ini masih Waspada.

Jateng Selatan Juga Daerah Rawan Gempa ; Oleh: Chusni Ansori26 Jan, 2005 – 07:50 suaramerdeka.com ~ MINGGU, 26 Desember 2004 lalu Aceh diguncang gempa bumi berskala 8,9 skala Richter yang diikuti oleh gelombang besar tsunami…. Gempa bumi tersebut yang merupakan gempa tektonik besar akibat adanya patahan pada posisi 3.30 o N, 95.78 o E yang berada di Samudera Indonesia. …..Sumber gempa … adalah adanya pertemuan lempeng Samudera Hindia – Australia dengan lempeng benua Asia. .. yang berbeda berat jenisnya tersebut membentuk zona subduksi/tunjaman.. Jawa Tengah bagian selatan bukan merupakan daerah bebas gempa. Hanya, ia merupakan daerah yang tetap mempunyai potensi gempa dengan frekuensi yang berbeda dari Sumatera. Jika kita lihat morfologi selatan Jawa Tengah dari Cilacap hingga Parangtritis, daerah ini merupakan dataran rendah dengan kemiringan lebih dari 5 derajat dan ketinggian 5 – 30 meter di atas laut. Bentangan dataran ini ke utara bisa mencapai 12 km tanpa pembatas rangkaian pegunungan kecuali di sekitar Karangbolong.Jawa Tengah selatan bukan daerah yang bebas gempa. Walaupun frekuensi gempanya tidak sesering di Sumatera ataupun Jawa Barat, bukan berarti tidak akan terjadi gempa bumi tektonik besar di kawasan ini.


Jelas dari penyebaran brosur ke yogya secara langsung dan bahkan mengirimkan ke media massa di Indonesia untuk mengingatkan GEMPA BUMI yang akan terjadi, dan bahkan memuat dalam gambar peta yang jelas serta ulasan-ulasan ttg GEMPA BUMI secara ilmiah dengan kata-kata WASPADA. Berikut ini adalah Salah satu Press Release yang di edarkan ke media massa tgl sebelum gempa yogya May 22, 2006 5:41 am,


Press Release

MASYARAKAT PEDULI TAUHID

Sekretariat : Jln. Marinas Barat IV/0 Surabaya

Assalamu’alaikum wr. Wb

Dengan hormat redaksi media JawaPos

Pada hari sabtu 20-mei-2006, halaman 3, kolom berita utama dengan Judul “Tapa Bisu Keliling Kampung”, disebutkan adanya ritual yang bertujuan untuk meminta keselamatan warga yang terus menerus di hantui aliran lava dan awan panas yang dimuntahkan merapi. Prosesi itu seakan tidak aneh dan menjadi salah satu budaya bangsa Indonesia khususnya adat jawa.

cover_gempa_jogjaBerita tersebut bersejajar dengan satu muatan tentang menurunnya aktifitas merapi, sehingga untuk masyarakat awam hal ini bisa dijadikan mitos atau simbol kesaktian yang melakukan ritual tersebut. Seakan bertentangan dengan ilmu pengetahuan dimana mbah marijan (sang guru kunci) di minta mengungsi tidak mau karena memiliki keyakinan bahwa merapi tidak meletus. Pembenaran ini seakan terus bergulir di bumbui dengan keselamatan presiden Yudoyono saat berkunjung ke merapi yang tertuang dalan alinea 1, berita tersebut berbunyi :

“Sleman-Mbah Marijan terus menjadi bintang Merapi. Setelah naik ke Gapura Srimanganti tatkala Presiden Susilo Bambang Yudhowono berkunjung ke lereng gunung yang tengah batuk itu, kemarin dia melakukan ritual tapa bisu keliling desa. Prosesi itu dimulai pukul 21.00 dari halaman rumahnya di Dusun Kinahrejo, Desa UmbulHarjo, Cangkringan, Sleman.”

Pertautan berita itu mengandung makna yang sangat berbahaya karena unsur klenik dimasukkan ke dalam fakta sehingga kalau dipahami oleh orang awam menjadi berita yang sangat menyesatkan walaupun kami memahami itulah fakta yang terjadi. Tetapi kalau kita jeli tentang perilaku Mbah Marijan adalah : “Mengapa dia melakukan itu saat merapi aktifitasnya cenderung turun dan secara ilmu pengetahuan juga menyatakan begitu, terbukti pihak yang berwenang dalam hal ini BPPTK Jogyakarta, memutuskan untuk menerima kunjungan presiden Yudoyono. Pertanyaan besar mengapa mbah marijan tidak melakukan saat tanggal 13 atau 14 mei di mana itulah letusan atau guguran lava atau awan panas paling besar terjadi ? “

Tentunya pertautan berita diatas jika dipahami oleh orang Islam dengan kadar iman tinggi tidak menjadi masalah, tetapi jika dipahami oleh masyarakat awam, tentu akan sangat membahayakan sifat ketauhidan. Pendidikan masyarakat khususnya pembaca harus di-imbangi dengan berita yang memuat pendapat orang yang berilmu agama dalam hal ini adalah agama Islam, sehingga pembaca dapat membandingkan berita tersebut dan mendapat berita berimbang. Dengan pemberitaan berimbang maka masyarakat tidak membaca berita itu mentah-mentah dan menjadi opini yang benar.

Untuk itulah kami mohon agar redaksi dalam menyajikan berita dapat lebih selektif memilih antara fakta dan opini dengan berita berimbang. Kami masyarakat peduli tauhid sangat berterima kasih jika redaksi memahami kerisauan kami tentang ‘kesaktian mbah marijan’, sebab banyaknya bencana dan musibah yang terjadi di Indonesia adalah pelajaran besar bagi umat Islam dan alhamdulilah banyak masyarakat yang sekarang lebih paham tentang ketauhidan dengan adanya pelajaran itu. Jangan sampai pelajaran besar yang merupakan ‘grand design’ dari Allah, bisa kacau ke arah klaim sempit perseorang seperti mbah marijan atau klaim kelompok seperti komunitas Eden. Sifat pelajaran yang universal atas bencana dan musibah di Indonesia harus di tonjolkan untuk menuju masyarakat yang bertakwa.

Sebagai informasi dalam melawan opini mbah marijan, kami, Masyarakat Peduli Tauhid InsyaAllah akan ke yoyga hari kamis tgl 26-mei-2006 untuk membagikan brosur melawan opini mbah marijan yang terbangun dari media-media di Indonesia

Sekian, terima kasih

Wassalam u’alaikum wr wb.


cover_gempa_jogja_sebelummerapiDengan biaya sendiri, para relawan berangkat naik bus , selengkapnya kisah selengkapnya [detail ] Surat Surat Yang Dikirimkan Ke Petinggi Negeri Dan Media Massa Akan Terjadinya Gempa Bumi,  Hampir semua media massa, bahkan MUI di kirimkan surat akan terjadinya gempa di yogya ini, berikut bukti-bukti surat tsb, Bukti Surat Ke Mui, 5 Hari Jelang Gempa Yogya 27 Mei 2006,Bukti Surat Ke Jawapos, 5 Hari Jelang Gempa Yogya 27 Mei 2006,Bukti Surat Ke Humas Antv, 5 Hari Jelang Gempa Yogya 27 Mei 2006,Bukti Surat Ke Pks Dan Detik.Com, 5 Hari Jelang Gempa Yogya 27 Mei 2006,Bukti Surat Ke Manajemen Qolbu, 5 Hari Jelang Gempa Yogya 27 Mei 2006,Bukti Surat Ke Pks Dan Eramuslim, 5 Hari Jelang Gempa Yogya 27 Mei 2006,Bukti Surat Ke Rcti , 5 Hari Jelang Gempa Yogya 27 Mei 2006,Bukti Surat Ke Suara Surabaya, 5 Hari Jelang Gempa Yogya 27 Mei 2006, Bukti Surat Ke Tv7, 5 Hari Jelang Gempa Yogya 27 Mei 2006


Ya ….. tercatat tgl 22-mei-2006 lalu press release di edarkan ke media massa dan hampir seluruh orang terkenal di negeri ini, bandingkan meomen tgl 22 ini dengan ‘gagak’ Allah yang lain : Rabu, 22/12/2004 17:01 WIB Heli TNI AL yang Jatuh di Nabire, Bagian dari Pengawalan SBY [Sebelum Tsunami Aceh] Kamis, 22/02/2007 10:58 WIB Kapal Levina I Terbakar 80 Km dari Priok, 350 Orang Terjebak [Sebelum bencana berurutan Longsor-Gempa-Pesawat Garuda]


Sungguh indah kemiripan tgl 22 itu seakan mengatakan sesuatu betapa pentingnya tgl itu, dan saat dicari-cari ternyata angka 22 itu bukanlah ajaib melainkan sebuah perumpamaan berupa “ajakan kembali kepada quran” Wahyu Diturunkan 22 tahun 2 bulan dan 22 hari Jika di indonesia di kenal dengan simbol 22 yang muncul pada dua letusan dahsyat G. Merapi & G. Kelud, perhatikan gambar dibawah

  • Gunung Kelud Merapi letus dahsyat 26-okto-2010 yang membawa ‘pesan’ khusus berjejak sama, Gunung Kelud Meletus dahsyat 13-feb-2014 yang membawa ‘pesan’ khusus berjejak sama

Di dunia muncul pada: gempa hebat di haiti 12-jan-2010,Tsunami Jepang 11-3-11,

Tsunami jepang yang terjadi hari jumat tgl 11 maret 2011 yang didahului oleh gempa besar terjadi pkl 14:46:23, 11 Maret 2011 atau di indonesia menjadi 12.46, sebuah ilustrasi dari Tsunami ini tgl-bln-thn-jam-menit menjadi 11-maret 2011 pkl 12.46 WIB yang membuat sebuah arti 1+1+3+2+0+1+1+1+2+4+6=22,  Pasti ada yang bertanya, kenapa menghitungnya memakai waktu WIB kenapa tidak waktu jepang saja ? perhatikan bahwa sebuah doa untuk memberikan tanda alam digaungkan selepas jumat di indonesia dan tidak seberapa lama tanda alam itu terjadi sesuai dengan doa 22 yang telah dipanjatkan tgl 9-des-2006 di sidoarjo atau lebih spesifik lagi sebagai WASPADA YANG KEMBAR pada tgl 23-nov-2006, terbukti beberapa tahun kemudian.,  Perhatikan jika memakai waktu jepang yaitu 11-3-11 pkl 14.46 terjadi gempa, tidak-kah 1+1+3+1+1+1+4+4+6=22 juga, sebuah 22 yang terang,


Ya …. berita KA BBM di kemudikan oleh orang Gila sangat langka (termuat di hampir semua media) kemudian di tambah pembawa surat peringatan bahaya gempa bumi yang jelas. Sungguh pertanda yang masuk akal dan di ulang agar manusia dapat selamat dari bencana itu. Mari kita kenang perjalanan dari hari ke hari sebelum gempa yogya, dengan di-iringi mulainya gejala-gejala merapi, Perjalanan menuju Gempa yogya dalam catatan kliping urut waktu dan jam secara ascending, sumber ada di link kurung siku [..]). Di bandingkan dengan surat Waspada Gempa yogya,  Jika di indonesia di kenal dengan simbol 22 yang muncul pada dua letusan dahsyat G. Merapi & G. Kelud, perhatikan gambar dibawah,  Sebelum G. Kelud Meletus,  meteor Raksasa jatuh di bumi sebelum Kelud Meletus,

Kejadian demi kejadian setelah G.Kelud Meletus,Rentetan peristiwa yang runut dan runtun, Bahkan di Ibukota pula terkena dampak setelahnya,Simbol yang unik Kesemua adalah Kisah Nyata yang Benar Terjadi

Selasa, 09-05-2006: Mulai mendirikan milis untuk mencatat perjalan dan sebagai saksi catatan yang tidak dapat diubah tgl postingnya [http://groups.yahoo.com/group/the_untold_stories/]

Group Information Category: Islam Founded: May 9, 2006 Language: Indonesian :[A] 14:20 Aktivitas Vulkanik Gunung Talang Kembali Meningkat, [K] 16:06 Ketoprak di Pos Pengungsian, Lava Pijar Jadi Tontonan

Rabu, 10-05-2006 : Sehari setelah membuat milis, tidak ada aktivitas apapun, kecuali menghubungi kolega agar mau bergabung,[P] 12:25 Pengungsian Kosong, Warga Merapi Gelar Pentas Kubro Siswo,[G] 14:13 Gempa di Puncak Merapi Semakin Meningkat

KA_BBM_clip31Kamis, 11-05-2006:[S] 01:08 Sultan HB X Mengaku Jenuh Ngurusi Merapi,[K] 08:24 Kalla Kunjungi Gunung Merapi,[I] 14:23 Ical Puji Antisipasi Bencana Merapi,[W] 14:30 Wapres Tunda Umumkan Status Awas Merapi,[K] 15:25 Kalla Minta Separo Warga Lereng Merapi Radius 12 Km Dievakuasi,[G]20:25 Gunung Merapi Keluarkan Lava Pijar Cukup Lama,[L] 20:34 Lava Pijar Merapi Jadi Tontonan, Jalanan Yogya Macet,[K] 22.00 Kereta Pengangkut Solar Mulai Berangkat,[K] 23.15 Kereta mengangkut BBM bernomor lokomotif CC 20179 itu masuk ke Stasiun Bangil, Kamis (11/05) pukul 23.15 WIB dan harus berhenti karena ada kereta lain yang akan lewat. Sesuai prosedur, untuk masuk ke Malang maksimal 1 lokomotif hanya bisa membawa 5 gerbong BBM, sehingga dibutuhkan setidaknya 5 kali pemberangkatan.

KA_BBM_clip3[K] KA Ngguling Dikira Gempa Bumi Tergulingnya kereta api (KA) pengangkut BBM, tak jauh dari Depo Lokomotif Sidotopo, Jumat (12/05) malam, mengagetkan masyarakat sekitar. Awalnya, dikira terjadi gempa bumi.“Tadi malam itu, saya baru pulang dari terop. Kebetulan ada tetangga hajatan. Tiba-tiba rasanya ada yang bergetar gitu, saya lari. Ternyata ada kereta api yang terguling,” terang BUDI KARSIDI warga Simokerto gang 3, Jumat (12/05). Kepada suarasurabaya.net, BUDI menceritakan tergulingnya kereta api pengangkut BBM di dekat Depo Lokomotif Sidotopo, Kamis (11/05) malam itu, awalnya dikira gempa bumi.Sejumlah warga Simokerto yang sedang melekan tak jauh dari lokasi Depo Lokomotif Sidotopo, beberapa diantaranya langsung semburat dan mencari sumber suara dan getaran yang cukup keras tersebut.“Mungkin karena gerbongnya berisi muatan penuh jadi nggak terlalu kerasa suaranya. Tapi akibat gerbong yang terguling itu, getarannya cukup keras. Orang-orang langsung berlarian menyelamatkan diri,” lanjut BUDI KARSIDI yang juga Ketua RT 3 Simokerto itu.Demikian juga SUJAK petugas sinyal Depo Lokomotif Sidotopo, yang sedang bertugas Kamis (11/05) malam menjelang dini hari itu, langsung lari keluar dari lantai 2 tempatnya berjaga.“Ternyata gerbong terguling. Langsung saya hubungi kepala depo, dan Polisi. Dibantu warga, ada perempuan gila yang ditangkap, dan diduga mengemudikan kereta BBM itu,” terang SUJAK pada suarasurabaya.net

awanpanasmerapiJumat, 12-05-2006 : “Wedhus Gembel mulai muncul”, selain itu Jakarta di guncang gempa, [W] 14:34 Wedhus Gembel Merapi Muncul, [H] 15:18 Hindari Letusan Merapi, Warga Sembelih 4 Kambing, [G] 15:30 Gempa Guncang Jakarta!, [G] 18:50 Gubernur Jateng: Tanda Letusan Merapi Makin Kelihatan, [S] 18:55 Seluruh Pos Pengungsian Merapi di Klaten Kosong

Sabtu, 13/05/2006 :Hari ke dua mulai-lah status AWAS Merapi, di barengi dengan gempa di Aceh, [G] 10:10 Guguran Lava Pijar Merapi 1 Km, Warga Dievakuasi Besar-besaran, [S] 10:25 Status Gunung Merapi Awas! ,[M] 11:29 Merapi Awas: 27 Gempa Fase, 25 Gempa Guguran, 14 Awan Panas, [S] 12:12 Sultan Perintahkan Juru Kunci Merapi Ikut Mengungsi, [A] 11:20 Aceh Diguncang Gempa 5,9 SR, [G] 16:29 Guguran Lava Kacaukan Evakuasi di Balerante, [E] 21:36 Evakuasi Total Warga Lereng Merapi Terus Berlangsung, [ L] 22:32 Lava Pijar Merapi Jadi Tontonan

Minggu, 14/05/2006:Hari ketiga merapi terus keluarkan Pijaran, namun Gempa tidak muncul lagi, [M] 08:21 Merapi Terus Muntahkan Lava Pijar, [M] 22:56 Malam Cerah, Warga Tonton Lava Pijar Merapi

Senin, 15/05/2006:Hari ke-empat, semakin membesar Merap, tanda ** berarti aktivitas yang di lakukan oleh milis untuk menandingi gemerlap merapi dan bukannya merapi itu yang berbahaya, namun bencana gempa bumi-lah yang berbahaya, [M] 7:31 **  Misteri Teorema Alif-Lam-HaÂ’, [K ] 8:03 ** KEAJAIBAN DAN BUKTI KEBENARAN BENCANA TSUNAMI ACEH, [G] 08:21 Gunung Merapi Meletus, Awan Panas Meluncur 4 Km, [M] 09:07 Merapi Tunggu Letusan Besar, [T] 09.54 ** Teori Siklus Bencana di Indonesia [Memutus siklus bencana di Indonesia], [G] 11:18 Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Terbesar, [M] 11:43 Merapi Terus-Menerus Keluarkan Awan Panas, [S] 19:28 SBY akan Bermalam Bersama Pengungsi Merapi

Selasa, 16/05/2006:Hari ke-lima tetap akitivitas merapi, dan Gempa meningkat lagi, [M] 01:10 Merapi Terus Keluarkan Lava Pijar, [D] 05.42 ** Doa Merapi, ,[A] 08:20 Aktivitas Merapi Lebih Kecil, [S] 16:41 SBY Tidur di Tenda, Tapi Pakai Springbed, [S] 20:45 SBY: Salam Buat Mbah Marijan, [G] 23:30 Gempa 6,9 SR Guncang Padang

merapi_2006Rabu, 17/05/2006: Hari ke-enam, merapi tetap beraktivitas, [M] 08:29 Merapi Kembali Luncurkan Lava Pijar dan Awan Panas, [G] 09:58 Gunung Merapi Terus Semburkan Awan Panas, [D] 10:29 Dikawal Dua Pemuda, Mbah Marijan Dekati Puncak Merapi, [M] 16:42 Merapi Kembali Muntahkan Awan Panas, [M] 18:11 Merapi Kalem, Status Tetap Awas, [W] 19:15 Wedhus Gembel Muncul Lagi, Hujan Abu Guyur Magelang

Kamis, 18/05/2006 :Hari ke tujuh, merapi aktivitas fluktuatif, [M] 08:56 Merapi Relatif Masih Tenang, ,[M] 10:44 Mbah Marijan Sudah Kembali ke Rumah dengan Selamat ,[L] 11:29 Luncuran Awan Panas dan Lava Merapi Berkurang, [M] 12:47 Mbah Marijan Ngaku Dapat Wangsit: Merapi Tidak Berbahaya, [M] 15:46 Mbah Marijan Ritual Keliling Kampung dengan Membisu, [K] 16:38 Ki Joko Bodo Temui Mbah Marijan

mbah_marijan_tv_oneJumat, 19/05/2006: Hari ke-delapan, mbah marijan jadi lakon, [M] 00:21 Mbah Marijan Kritik Wartawan, [L] 07:27 Lava dan Awan Panas Merapi Terus Muncul, [M] 14:29 Mbah Marijan Jadi Selebritis, Kedatangan Tamu Mulai Dijadwal, [P] 19:49 Puncak Merapi Hujan Deras, Lahar Dingin Terancam Longsor, [M] 20:04 Mbah Marijan Kelelahan, Keluarga Sesalkan Ulah Wartawan TV,

Minggu, 21/05/2006 : Enam hari menjelang gempa yogya, [P] 13:00 Pengungsi Merapi Kibarkan Bendera Setengah Tiang, [M] 13:40 Merapi Masih Keluarkan Awan Panas, [M] 16:42 Mbah Marijan Ditawari Jadi Bintang Iklan, [A] 17:19 Awan Panas dan Lava Pijar Masuk Hulu Kali Krasak, [T] 18:18 Terlihat dengan Mata Telanjang Wedhus Gembel Kembali Muncul, [G] 21:11 Gunung Merapi Muntahkan Lava Pijar Tiap Menit

Senin, 22/05/2006: Lima hari menjelang gempa yogya, mulai team menyebarkan email ke seluruh media dan orang penting di negeri ini, serta pesan brosur untuk di sebarkan di yogya, ,[L] 05.41 ** Lawan mbah Marijan, [W] 15:25 Wedhus Gembel Terus Terjadi, Mbah Marijan Topo Bisu

cover_gempa_jogjaSelasa, 23/05/2006: Empat hari menjelang gempa yogya, brosur tetap di sebarkan ke email-email penting, [M] 08:41 Merapi Kembali Semburkan Awan Panas, ,[K] 11:32 Kediaman Mbah Marijan Diguyur Hujan Abu Tebal, [K] 12:14 Klaten Utara Diguyur Hujan Abu Tebal, [B] 18.10 Brosur Lawan Mbah Marijan

Rabu, 24/05/2006: Tiga hari menjelang gempa yogya, team berangkat ke yogya pkl 23.0, kisah selengkapnya baca dibawah ini, Kisah Perjalanan 2 Hari Ke Jogja,,Mengenang – Surabaya, 24 Mei 2006 malam yang lalu –
Antara kebimbangan dan keyakinan tak terasa kita berdo’a agar dilindung oleh Allah. Dan sampailah di Jogja sekitar pukul 08.30 dalam keadaan terang. Di terminal Umbulharjo Jogja kami kebingungan mau kemana dan bagaimana ? [ detail ], ,[H] 11:21 Hujan Abu & Awan Panas Masih Mengancam Lereng Merapi

gempa_bumi_yogya_27_mei_2006_simbol_22Kamis, 25/05/2006 : Dua hari menjelang gempa yogya, cuti bersama dan kaliurang di buka lagi, sedangkan team penyebar brosur waspada gempa bumi sudah sampai di yogya dan sekitar pkl pagi sampai sore, team keliling yogya untuk menyebar brosur, terakhir sampai di UGM, kemudian istirahat dan malamnya pulang ke surabaya, [C] 07:42 Cuti Bersama, Tiket Kereta Api Keluar Jakarta Laris, [A] 18:20 Awas Merapi Kawasan Kaliurang Dibuka

Jumat, 26/05/2006 :Sehari menjelang gempa yogya, team sudah sampai di surabaya, sholat jum’at dan kemudian malamnya berdoa kepada Allah, kuatir bahwa brosur itu salah, maka akan di caci banyak orang (baca  Kisah di Balik UGM), hening tidak ada berita ttg aktivitas Merapi, ,[K] 23:43 Kereta Jayabaya Anjlok di Madiun



merapi_22Sabtu, 27/05/2006: 
Dan terjadilah gempa yogya, sama persis lokasinya dengan peta yang disebarkan di yogya, perasaan berdosa dan bersalah karena tidak mampu meyakinkan banyak pihak sehingga timbulah korban jiwa, ,[G] 06:10 Gempa Besar Goncang Yogya, [G] 07:11 Gempa Bergoncang, Awan Panas Merapi Bergulung-gulung, Bencana itu tetap tidak dapat di-elak-kan dengan korban jiwa yang tidak mampu di cegah. Sekiranya ada yang memperhatikan ‘Gagak’ Allah sebelum Gempa Yogya atau sekiranya ada yang mau mendengar brosur itu …….. semua sudah terlambat, tinggal kita kedepan apakah tetap mengabaikan gagak-gagak Allah ?


  • Kemudian Kami jadikan kamu pengganti-pengganti di muka bumi sesudah mereka, supaya Kami memperhatikan bagaimana kamu berbuat. (Yunus:14)

Berikut ini kliping Gempa yogya dari beberapa sumber, agar mengingatkan bencana itu telah datang gagak dan di tambahkan dengan pembawa peringatan gempa bumi itu (terdapat di artikel terkahir)


Gempa Jogja terjadi tgl 27-5-2006 membentuk makna yang sangat dalam karena 2+7+5+2+0+0+6=22, sebagai simbol dalam al-quran pada surat ke 47 Surah Muhammad محمّد Muhammad berisi 38 ayat yang membentuk pola 4+7+3+8=22, dan pola ini ditemukan hanya tujuh surat saja pada al-quran sebagai bentuk sederhana 2+2+7=11 (SEBELAS). Hal ini berulang lagi, saat Merapi meletus yang menewaskan mbah marijan dalam waktu yang detil yakni tgl 26-10-2010 pkl 17.02 yang membentuk 2+6+1+0+2+0+1+0+1+7+0+2=22

 

Ada apa dengan SEBELAS ? Klik Penjelasan berikutnya

Halaman 1

Berikutnya Halaman Ke 2: …

sebelumnya

Apa yang Terjadi Setelah itu Semua ?

berikutnya
Iklan