Mitos Gunung Kelud & Kota Kediri …

[Penting]

Sebelum melihat,  membaca atau menonton vidio yang ada di situs  ini, perlu memahami bahwa situs ini bukanlah situs Ramalan, gotak gatik matuk atau Paranormal,detil penjelasan sbb  Beda Paranormal VS Hamba Allah


Sebuah Mitos tentang Kelud, “Sepatan” Lembu Sura dan Runtuhnya Majapahit, Mitos dan Sains Gunung Kelud…

lembu_suro_gunung_kelud

Yoh, Kediri mbesuk bakal pethuk piwalesku sing makaping-kaping, yaiku Kediri bakal dadi kali, Blitar dadi latar, lan Tulungagung dadi kedung” ~Lembu Sura~

KOMPAS.com – Kalimat di atas adalah “sepatan” alias kutukan yang diucapkan Lembu Sura, tokoh legenda yang mewarnai sejarah Kabupaten Kediri di Jawa Timur. Juga, sejarah kerajaan Majapahit. Ada beragam versi soal Lembu Sura yang berakhir dengan kutukan dan menjadi sejarah lisan kehadiran Gunung Kelud ini. Meski demikian, semua bertutur tentang cara seorang perempuan cantik menolak lamaran Lembu Sura.

Satu versi, adalah cerita dengan perempuan cantik Dewi Kilisuci yang adalah anak Jenggolo Manik. Versi lain, ini adalah kisah tentang Dyah Ayu Pusparani, putri dari Raja Brawijaya, penguasa tahta Majapahit. Ada versi-versi lain tetapi inti cerita sama. Kisah ini bermula dari kecantikan yang tersohor, mendatangkan para pelamar, sayangnya yang datang tak sesuai harapan. Tak enak menolak, maka cara sulit diterapkan. Tak beda dengan kisah Rorojonggrang dan legenda candi Prambanan.

Namun, dalam legenda Gunung Kelud, pelamar sang putri ini masih pula bukan manusia. Dia makhluk berkepala lembu. Itulah Lembu Sura. Untuk menolak lamaran Lembu Sura, dibuatlah syarat pembuatan sumur sangat dalam hanya dalam waktu semalam. Tak dinyana, Lembu Sura ini punya kekuatan dan kemampuan untuk mewujudkan syarat itu. Melihat perkembangan tak menggembirakan, sang putri pun menangis. Ayahnya, dalam versi kisah yang mana pun, kemudian memerintahkan para prajurit untuk menimbun Lembu Sura yang masih terus menggali di sumur persyaratan itu.

Batu demi batu dimasukkan ke lubang sumur, menjadi sebentuk bukit menyembul karena ada Lembu Sura di dalamnya. Saat batu dilemparkan, Lembu Sura masih memohon untuk tak ditimbun.  Begitu menyadari bahwa permohonannya akan sia-sia, keluarlah “sepatan” sebagaimana menjadi kutipan di atas. Sejak saat itulah legenda Gunung Kelud dan kedahsyatan letusan maupun dampaknya mengemuka.

Hancurnya Majapahit

Terlepas dari mitos Lembu Sura, tiga wilayah yang disebut dalam kutukannya itu memang kemudian luluh lantak. Para ahli sejarah memperkirakan letusan pada 1586 yang menewaskan lebih dari 10.000 orang adalah akhir dari sejarah kekuasaan Kerajaan Majapahit. Betul, catatan sejarah menyebutkan Kerajaan Majapahit diperkirakan runtuh pada kisaran angka tahun 1478. Namun, para sejarawan hari ini pun mengakui masih banyak yang belum terkuak soal sejarah kerajaan itu, seperti misalnya dugaan ada dua Majapahit pada satu masa.

Apa kaitannya dengan Gunung Kelud? Tentu saja letusannya.

……
Jarak waktu peningkatan status hingga terjadinya letusan, tak sampai dua jam. Kalaupun kutukan Lembu Sura tak lagi relevan sebagai mitos, barangkali perlu dibaca ada simbol-simbol budaya dalam tradisi lisan sebagai “kode” mitigasi bencana.  Percaya atau tidak, hari ini selain 11 sungai ada di Kediri, di Tulungagung pun ada Bendungan Wonorejo, dan Blitar menjadi sebidang tanah datar di kawasan yang dikelilingi danau dan sungai itu. Agak terdengar familiar? Betul, kalimat dalam legenda Lembu Sura

Selasa, 13 Nov 2007, Kubah Lava Pecah, Kediri Hujan Abu
KEDIRI – Gunung Kelud yang sempat turun status menjadi waspada kemarin kembali menggeliat. Bahkan, keluar semburan abu putih. Meski tak sehebat letusan 1990, material berwujud putih lembut itu terbawa angin hingga Kota Kediri. Hujan abu muncul pukul 10.00 selama satu jam. Abu putih itu mengagetkan warga Kota Kediri. Mobil-mobil di tempat terbuka tersaput debu. Memang hanya tipis, tapi cukup membuat para pemilik mobil terpaksa mengelap mobilnya. Genting rumah juga tampak keputih-putihan.

Menurut Kasubbid Pemantauan Gunung Api Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Agus Budianto, abu tersebut merupakan pecahan dinding kubah lava akibat letusan freatik yang terjadi sejak Minggu (11/11) sore lalu. Sedangkan material yang lebih besar berupa bebatuan, hanya terlontar sekitar 100 meter di sekeliling kawah. “Semua dapat kita pantau dari CCTV (closed circuit television),” ujarnya kepada Radar Kediri kemarin. Agus mengingatkan, karena produk vulkanik, dipastikan abu itu banyak mengandung karbondioksida dan silika. Karena itu, masyarakat harus berhati-hati. “Kalau terkena mata bisa menyebabkan iritasi dan bila terhirup bisa mengganggu pernapasan,” ingatnya.

Untuk mencegahnya, Agus menyarankan warga memakai masker atau kaca pelindung. Apalagi, hujan abu dikhawatirkan masih muncul akibat letusan freatik yang terus terjadi. Letusan kecil-kecil ini cukup potensial karena sekarang masuk musim penghujan. Air danau kawah juga masih ada. Jika meresap ke rekahan kubah lava dan bersenyawa dengan magma, bisa meledak. Hujan abu tersebut, jelas Agus, merupakan akumulasi letusan freatik sejak Minggu sore hingga Senin pagi. Terakhir, sebelum berita ini ditulis, letusan tercatat pada pukul 08.48 WIB. Ini diketahui dari munculnya gempa tremor vulkanik overscale selama 660 detik. “Gempa overscale yang tercatat lebih dari 20 milimeter,” jelas doktor geologi lulusan Prancis itu. Sebelumnya, letusan freatik tercatat empat kali sejak pukul 00.00 hingga 03.05. Lamanya antara 100 detik hingga 600 detik. Jumlah itu berkurang dari Minggu lalu yang bisa mencapai sepuluh kali dengan durasi 105 detik hingga 260 detik.

Selain memecahkan material kubah lava, letusan memunculkan asap putih tebal. Ketinggiannya mencapai dua kilometer. Asap itu diiringi gempa embusan yang tercatat 171 kali hingga sore kemarin. Amplitudonya antara 5,5-19 milimeter dengan kurun waktu 10-50 detik. “Yang perlu diwaspadai adalah embusan asapnya yang mempunyai energi tinggi. Juga lontaran material pijarnya,” kata Agus. Hingga kemarin sore, kubah lava terus bertumbuh. Ini diketahui dari terekamnya gempa tremor yang terjadi terus-menerus. Amplitudonya antara 0,5-10 milimeter. Agus menambahkan, turunnya hujan justru membantu menekan energi yang keluar dari dalam tubuh kawah. Dengan demikian, letusan yang muncul maksimal mencapai tiga kilometer. “Sekarang, inilah PR (pekerjaan rumah) kita. Terus kita pantau tenaga dan dampak letusannya bagaimana,” jelasnya.

Karena itu, Agus mengimbau masyarakat untuk tidak mendatangi langsung kawah. Sebab, lontaran material dari lava sangat panas dan berbahaya. Belum lagi gas beracun yang bisa muncul sewaktu-waktu. Tim vulkanologi sendiri bahkan tidak bisa turun langsung ke kawah untuk menghitung luasan kubah lava. “Kondisi seperti ini, kita tidak berani ke kawah. Bisa-bisa saya dipecat,” tandasnya. Untuk diketahui, terakhir kubah lava mempunyai garis tengah 250 meter dengan ketinggian 120 meter dari dasar kawah. Tetapi, diduga, besarannya telah berkurang karena sebagian pecah akibat letusan freatik. (dea)

 

Bayi Rakasa Kelud Meletus 11 (Kembar) Hari Setelah ‘Berulah’ Tgl 2-2-2014


Waspada kepada yang kembar, akhirnya terjadi sebagai selang 11 hari dari anak raksasa kelud berulah, Gunung Kelud Meletus (erupsi) tepat tgl 13 Februari 2014, Kamis, 13/02/2014 23:20 WIB, Gunung Kelud Berstatus Awas, Radius 10 Km dari Puncak Dikosongkan

Makna SEBELAS sebagai siklus SEBELAS

siklus_sebelas2

Allah swt melalui kitabNya yakni kitab suci Al-Quran memberikan penekanan yang lebih pada numerikal 11 ini:

1) Kisah Yusuf yang memuat 11 :

, ketika Yusuf berkata kepada ayahnya: “Wahai ayahku , sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas bintang, matahari dan bulan; kulihat semuanya sujud kepadaku.” (QS 12:4)

2) Jumlah Surat dalam Al-quran memiliki 11 ayat berjumlah 5 surat (terbanyak bersama surat yang memiliki 8 ayat)

lima_surat_memiliki_11_ayat_

3) Jumlah surat AlQuran   terbanyak yang memiliki pola nosurat dan ayat digitnya berjumlah 11

sebelas_11_

Penekanan numerikal 11 pada Al-quran merupakan sesuatu yang patut di jadikan sebuah pijakan akan arti 11 ini, terlebih jumlah surat yang memiliki pola digit 11 sebanyak 11 surat, tiada lain arti dari 11 ini cukup penting, total adalah 121=99+22, dan 99 ada pada tangan manusia

kebesaran-allah-swt-pada-telapak-tangan-manusia

Arti 121 ini juga merujuk pada Quran surat ke 12 ayat 1, sebagai surat Yusuf (penjelasan diatas) yang ke 1 yang salah satunya menuliskan kode  alam semesta yaitu AlifLamRa, Jika Alif=1, Ba=2 maka AlifLamRa=34, sebegai catatan surat 34 (Saba’) berisi 54 ayat yang membentuk simbol 88=34+54, pegingat surat ke 88. AL GHAASYIYAH (PERISTIWA YANG DAHSYAT), memiliki 26 ayat sebagai lambang 88+26=114 adalah jumlah keseluruhan surat al-quran, berisi 5 surat

surat_114_5AlifLamRa juga berjumlah 5 surat

alif_lam_raa_62

Numerikal 62 ini merujuka pada surat ke 62 yang berisi 11 ayat yang di terangkan diatas, sebagai salah satu surat dari 5 surat yang memiliki 11 ayat dan jumlah digitnya adalah 6+2+1+1=10,  sebagai 10 jari manusia yang memiliki telapak membentuk 99. Disamping itu 10 juga merujuk pada quran surat 10 memiliki 109 ayat sehingga 10+109=119 yang juga termasuk kelompok sebelas ayat yang memiliki pola jumlah digit =11 yakni 1+0+1+0+9=11. Kemudian jumlah 119 juga memiliki arti yang luas, sebagai makna 99 lagi.

119_menjadi_99

Telah diterangkan diatas arti 121=99+22, dan  ini juga  cukup signifikan karena satu-satunya Surat Al-quran yang memiliki pola nosurat+ayat=121 adalah surat 69 yang memiliki 52 ayat sehingga 121=69+52

69    Surah Al-Haqqah    الحآقّة    Hari kiamat    memilik 52

Jumlah digit dari surat Al-Haqqoh membentuk 6+9+5+2=22 yang merupakan salah satu dari tujuh surat yang memiliki pola sama

tujuh_surat_22

Bacalah 29 tahun 2009 adalah makna perulangan dari Gempa TasikMalaya, dimana Istana Berguncang, dan makna ini membentuk 2+9+2+0+0+9=22,

Sebuah doa 22 yang pernah di panjatkan kepadaNya akan warning ini

doa_22

Sebelas  Surat yang bermakna digit 11 terbanyak dari surat lainnya, menunjukkan keteraturanNya dan penekanan makna, terlebih 11 surat berdigit 11 berjumlah 121, Arti 121 ini juga merujuk pada Quran surat ke 12 ayat 1, sebagai surat Yusuf (penjelasan diatas) yang ke 1 yang salah satunya menuliskan kode  alam semesta yaitu AlifLamRa dan  AlifLamRa juga berjumlah 5 surat masing-masing surat 10+11+12+14+15=62 sebagai makna surat ke 62 berisi 11 ayat yang membentuk jumlah digit 6+2+1+1=10 merepresentasikan makna 10 jari manusia yang unik, hingga surat 10 yang juga berdigit 11 merupakan surat berjumlah 109 sehingga makna yang dalam bahwa surat surat ke 10 berjumlah 109 menunjukkan makna 10+109=119, dan 4 surat alquran yang memiliki pola nosurat+ayat=119

119 adalah Makna Tidak Kekal


Ada apakah makna dari hal ini ? makna 119 tercatat pada 4 pola  quran yang memiliki ini

119_menjadi_99

Surat Alquran ke 10 berisi 109 ayat membentuk 119=10+109, kemudian surat ke 36 berisi 83 ayat sehingga 119=36+83, surat ke 83 berisi 36 ayat , membentuk 119=83+36, lalu surat ke 89 berisi 30 ayat membentuk 89+30=119, dan semua nomor surat tersebut berjumlah 10+36+83+89=218  hal ini pada ketetapanNya, bahwa manusia tidak-lah kekal sebagai iktibar bagi kita manusia, memori bahwa hidup tidaklah kekal abadi.

[21:8] Dan tidaklah Kami jadikan mereka tubuh-tubuh yang tiada memakan makanan, dan tidak (pula) mereka itu orang-orang yang kekal. (QS 21:8)

Ket: Kami tidak menjadikan rasul-rasul itu memiliki tubuh yang berbeda dengan tubuh manusia pada umumnya, seperti tahan hidup tanpa makanan berhari-hari, misalnya. Dan mereka bukanlah orang-orang yang hidup abadi di dunia.

Nomor surat dari bentuk pola 119 menujukkan keteraturan sebagai iktibar, yaitu 10,36,83,89 kesemuanya membentuk 1+0+3+6+8+3+8+9=38 yang tercatat di Quran sebagai Surat ke 38 (Shod) berisi 88 ayat.

[38:88] Dan sesungguhnya kamu akan mengetahui (kebenaran) berita Al Qur’an setelah beberapa waktu lagi***

Ket:***

Kebenaran berita-berita Al Quran itu ada yang terlaksana di dunia dan ada pula yang terlaksana di akhirat; yang terlaksana di dunia seperti kebenaran janji Allah kepada orang-orang mukmin bahwa mereka akan menang dalam peperangan dengan kaum musyrikin, dan yang terlaksana di akhirat seperti kebenaran janji Allah tentang balasan atau perhitungan yang akan dilakukan terhadap manusia.

Syaikh As Sa’diy berkata, “Surat yang agung ini mengandung peringatan yang bijaksana, berita yang besar, penegakkan hujjah dan dalil bagi orang-orang yang mendustakan Al Qur’an dan menentangnya, serta mendustakan orang yang membawanya, sekaligus pemberitahuan tentang hamba-hamba Allah yang mukhlas, balasan bagi orang-orang yang bertakwa dan orang-orang yang durhaka. Oleh karena itu Allah bersumpah di awalnya, bahwa ia mengandung peringatan dan di akhirnya Allah menyifatinya bahwa ia peringatan bagi alam semesta. Demikian pula Allah Subhaanahu wa Ta’aala memperbanyak peringatan di antara awal dan akhir surat, seperti firman-Nya, “Wadzkur ‘abdnaa”, “Wadz kur ibaadanaa”, “Rahmatan min indinaa wa dzikraa”, dan “Haadzaa dzikr.” Ya Allah, ajarilah kami darinya sesuatu yang tidak kami ketahui, ingatkanlah kami sesuatu yang kami lupa, baik lupa dalam arti lalai maupun meninggalkannya.

Huruf Shod adalah huruf yang ke 14, angka ini merujuk pada Surat ke 14 (Ibrahiim) berisi 52 ayat hingga 66=14+52 yang pada banyak pelajaran sebagai bapak Tauhid. Inilah muncul pada tahun 2010 dan tahun 2014
Gunung Kelud Meletus Dahsyat

Kemudian tidak berapa lama, meletus, Gunung Kelud Erupsi, Warga Dievakuasi Menuju Pos Pengungsian hingga sampai saat ini letusan berkali-kali

  1. Dentuman Gunung Kelud Terdengar Hingga Jateng
  2. Jumat, 14/02/2014 00:21 WIB, Letusan Gunung Kelud Masih Terus Belangsung, Hujan Kerikil Radius 15 KM
  3. Letusan Gunung Kelud Bikin Kaca Rumah di Pati Jateng Bergetar
  4. Hujan Kerikil Gunung Kelud Sampai Pare Jatim
  5. Getaran Dentuman Gunung Kelud Bikin Rumah di Kediri Ambruk
  6. Gemuruh Genung Kelud Terdengar Hingga Bali
  7. Hujan Abu Gunung Kelud Sampai ke Yogyakarta

Anak Raksasa Kelud Meletus Sebagai Tanda Lonceng Alam Semesta


Tepat tgl 2-2-2014 ditanggal kembar status naik jadi waspada, maka 11 hari setelahnya, status naik jadi AWAS dan meletus, seolah hendak mengatakan tentang 11 hari ini, mengapa kelud meletus tidak menunggu esok hari (jumat) tepat valentine day ?, mengapa tepat tgl 13-februari-2014 ?. Inila sebelas yang telah diberikan pada 11-2-2014 (baca Kejadian Aneh Sebelum Dokter Meninggal Karena Asap Genset).

Perhatikan dengan seksama sinabung yang membawa korban, menunggu tgl 1-februari-2014, mengapa harus tgl tsb, itulah sebuah rentetan peristiwa yang tergambar dibawah, Kejadian Aneh Sebelum Dokter Meninggal Karena Asap Genset: yaitu 33 hari (nilai kembar) setelah sebuah RS jatuh, maka itulah awan panas sinabung membawa korban.

Ada apakah perubahan Gunung Kelud tepat tgl 2-2-2014 dan kemudian meletus juga selang 11 hari setelah perubahan status itu ?

Tiada lain gunung kelud menyebutkan dengan tegas tentang nilai kembar 2-2 bukankah kembar dan 11 juga kembar ?, sebuah ingatan akan 22-11-2006 ketika lumpur lapindo yang meledak hingga muncul lafal Allah swt, G. Kelud membentuk simbol 22, 66, 88 dan simbol kembar lain (baca Antara Lumpur Lapindo dan Gunung Kelud). Kesemua itu menunjukkan kebenaran dari artikel Inilah Bukti Kiamat Sudah Dekat yang menunjukkan hak itu

Sebelum G. Kelud Meletus,  meteor Raksasa jatuh di bumi sebelum Kelud Meletus, 

Kejadian demi kejadian setelah G.Kelud Meletus,   Rentetan peristiwa yang runut dan runtun,  Bahkan di Ibukota pula terkena dampak setelahnya,Simbol yang unik

Jika di indonesia di kenal dengan simbol 22 yang muncul pada dua letusan dahsyat G. Merapi & G. Kelud, perhatikan gambar dibawah gunung_merapi_dan_gunung_kelud_meletus_22_kebetulankah_

Kesemua adalah Kisah Nyata yang Benar Terjadi dan di vidiokan di bawah ini