Misteri Semburan Lapindo dan PelajaranNya

Meneruskan fenomena alam Gunung kelud dan pelajaranNya bentuk fenomena lain adalah semburan lapindo yang sempat berhenti berbarengan dengan peringatan hari raya Nyepi. Berita ritual nyepi adalah sebagai berikut :

Hari Raya Nyepi,  Berdoa agar Alam Tak Murka Lagi

SIDOARJO–Ratusan Umat Hindu di Sidoarjo, Jawa Timur, menjalani Hari Raya Nyepi dengan penuh keprihatinan karena banyaknya bencana yang terjadi di Tanah Air. Mereka menjalani Catur Brata Penyepian sejak terbitnya matahari, Senin (19/3) pagi hingga matahari terbit kembali Selasa (20/3) pagi tadi. Terselip permohonan khusus agar alam tidak murka, sehingga bencana khususnya semburan lumpur panas di Porong, bisa segera berhenti. “Semburan lumpur panas Lapindo Brantas Inc merupakan salah satu bentuk kemurkaan alam, karena manusia kurang menjaga keseimbangan hubungan dengan alam,” kata I Ketut Suardhaka, Ketua I Parisadha Hindu Dharma Kabupaten Sidoarjo, saat ditemui SH di Pura Jala Siddhi Amertha, Juanda, Sidoarjo, usai upacara Mecaru (penyucian) di hari pengrukukan (hari penutup dalam tahun baru Saka 1928) untuk menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1929.

Di banyak media dan bahkan di beberapa milis di bahas bahwa semburan lapindo berhenti :

Lumpur Lapindo Sempat Berhenti 30 Menit
Senin, 19 Maret 2007 | 18:42 WIB

TEMPO Interaktif, Sidoarjo: Semburan lumpur Lapindo berhenti menyembur selama 30 menit pada hari Senin (19/3) pada pukul 11.30-12.00. Selama setengah jam itu semburan lumpur tidak tampak sama sekali kecuali asap yang mengepul dari lubang semburan….

Benarkah ritual Hindu diatas terjawab dengan berhentinya Lumpur Lapindo ? Sepintas memang selaras, dalam arti waktu dan tempatnya sudah sama, ritual Hindu dan akibatnya selaras, benarkah ? Mari kita lihat berita itu secara menyeluruh yakni tepat tgl 11/10/2007 lalu lumpur lapindo berhenti juga :

 Senin, 15 Okt 2007
BPLS: Semburan Berhenti Empat Kali

SIDOARJO – Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) mencatat aktivitas semburan lumpur panas di Porong berhenti beberapa kali. Fenomena itu masih diselidiki sebagai tanda-tanda atau gejala apa, mengingat terjadi empat kali dalam tiga hari. Menurut Humas Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) Achmad Zulkarnain, sejak Kamis (11/10), semburan lumpur berhenti empat kali. Kali pertama terjadi pada Kamis pukul 16.25 WIB sampai 17.50 atau sekitar 85 menit. Semburan berhenti untuk kali kedua pada hari yang sama pukul 22.30 hingga 23.30 atau sekitar 60 menit.

Keesokan hari, Jumat (12/10), kata Zulkarnain, semburan juga sempat berhenti pada pukul 10.30 hingga pukul 11.00. “Semburan berhenti sampai menjelang salat Jumat. Setelah itu, lumpur menyembur lagi,” ujarnya. Kejadian keempat berlangsung pada Sabtu (13/10). Semburan berhenti sekitar pukul 11.05 WIB dan menyembur lagi pukul 11.20 atau sekitar 15 menit. Dia menambahkan, berhentinya aktivitas semburan lumpur panas tersebut diikuti kenaikan kadar gas hydrogen sulfide (H2S) yang mencapai 22 PPM dari batas normal 20 PPM. Selain itu, 71 gelembung (bubble) yang ditemui di berbagai tempat menunjukkan penurunan aktivitas. “Mungkin, ada kaitan dengan berhentinya semburan sebanyak beberapa kali itu,” ucapnya.

Berhentinya aktivitas semburan juga ditandai ritme semburan lumpur yang berbeda. Di pusat semburan, sempat tidak tampak asap yang tinggi maupun gelembung air. Zulkarnain mengatakan, BPLS berencana mendatangkan ahli untuk meneliti lebih lanjut fenomena tersebut. Berhentinya aktivitas semburan itu juga pernah terjadi pada masa Tim Nasional Penanggulangan Lumpur sekitar Februari 2007. “Namun, kali ini kejadiannya berulang. Waktu terjadinya pun berdekatan,” paparnya. (riq)

Lihat secara menyeluruh bahwa tanpa ritual Nyepi diatas, semburan lapindo sempat berhenti pula, sehingga ketika lapindo berhenti pas hari raya nyepi adalah satu kasus ujian tentang pelajaranNya. Kemudian berhenti lagi tepat tgl 11/10/2007 dan 12/10/2007, bukankah itu adalah hari raya idul fitri ?, bukankah sebulan lalu 12/09/2007 gempa bengkulu ? (baca Gempa Bengkulu )

Perhatikan lagi tgl 11/10/2007 … sekali lagi tgl 11, ada apakah ? saya mencoba mencari di message milis ini, salah satunya dalam artikel Visi yang jelas : sebuah asa dari pencarian tuhan (posting Sep 11, 2007 3:51 am, atau sehari sebelum gempa bengkulu) memuat :

Asa yang terbukti benar
Pelan tapi pasti peringatan-peringatan diatas telah menunjukkan bentuknya lewat artikel Sebuah asa yang terbukti benar Nov 24, 2006
7:51 am, Dengan demikian semakin memperkuat uaraian pencarian mengapa 11 dan 22 ini penting. Salah satu artikel Misteri angka 11 Nov 29, 2006 6:14 pm mencoba menguak arti itu lewat artikel Harmonisasi ayat qauliyah dan qauniyah dalam model tiga dimensi Dec 1, 2006 9:37 am. Baca pula Foto-foto berlafal Allah di lapindo dan Merapi atau Berita-berita Foto lafal Allah

Menanti Kejadian besar 2-2-2007

Pada artikel sebelumnya telah di tuliskan tentang si ibu dan Peringatan Dini Air Meluap, secara indah pula penantian 2-2-2007 tersusun yakni : Terkena siklus 11 ? kemudian citra mimpi langit hitam , Menyambut 2-2-2007 , News of the News dan akhrinya Benarkah akan terjadi 2-2-2007 pertama adalah Jakarta Gempa ! Feb 1, 2007 7:41 am dan Garuda sudah bermasalah Feb 1, 2007 8:50 am

Termuat artikel Terkena siklus 11 ? artinya kita tidak boleh memandang remeh terhadap ketepatan lapindo berhenti tgl 11/10/2007 sebagaimana artikel yang menunggu Sidoarjo menjawab ….

siklus_sebelas2

Allah swt melalui kitabNya yakni kitab suci Al-Quran memberikan penekanan yang lebih pada numerikal 11 ini:

1) Kisah Yusuf yang memuat 11 :

, ketika Yusuf berkata kepada ayahnya: “Wahai ayahku , sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas bintang, matahari dan bulan; kulihat semuanya sujud kepadaku.” (QS 12:4)

2) Jumlah Surat dalam Al-quran memiliki 11 ayat berjumlah 5 surat (terbanyak bersama surat yang memiliki 8 ayat)

lima_surat_memiliki_11_ayat_

3) Jumlah surat AlQuran   terbanyak yang memiliki pola nosurat dan ayat digitnya berjumlah 11

sebelas_11_

Penekanan numerikal 11 pada Al-quran merupakan sesuatu yang patut di jadikan sebuah pijakan akan arti 11 ini, terlebih jumlah surat yang memiliki pola digit 11 sebanyak 11 surat, tiada lain arti dari 11 ini cukup penting, total adalah 121=99+22, dan 99 ada pada tangan manusia

kebesaran-allah-swt-pada-telapak-tangan-manusia

Arti 121 ini juga merujuk pada Quran surat ke 12 ayat 1, sebagai surat Yusuf (penjelasan diatas) yang ke 1 yang salah satunya menuliskan kode  alam semesta yaitu AlifLamRa, Jika Alif=1, Ba=2 maka AlifLamRa=34, sebegai catatan surat 34 (Saba’) berisi 54 ayat yang membentuk simbol 88=34+54, pegingat surat ke 88. AL GHAASYIYAH (PERISTIWA YANG DAHSYAT), memiliki 26 ayat sebagai lambang 88+26=114 adalah jumlah keseluruhan surat al-quran, berisi 5 surat

surat_114_5AlifLamRa juga berjumlah 5 surat

alif_lam_raa_62

Numerikal 62 ini merujuka pada surat ke 62 yang berisi 11 ayat yang di terangkan diatas, sebagai salah satu surat dari 5 surat yang memiliki 11 ayat dan jumlah digitnya adalah 6+2+1+1=10,  sebagai 10 jari manusia yang memiliki telapak membentuk 99. Disamping itu 10 juga merujuk pada quran surat 10 memiliki 109 ayat sehingga 10+109=119 yang juga termasuk kelompok sebelas ayat yang memiliki pola jumlah digit =11 yakni 1+0+1+0+9=11. Kemudian jumlah 119 juga memiliki arti yang luas, sebagai makna 99 lagi.

119_menjadi_99

Telah diterangkan diatas arti 121=99+22, dan  ini juga  cukup signifikan karena satu-satunya Surat Al-quran yang memiliki pola nosurat+ayat=121 adalah surat 69 yang memiliki 52 ayat sehingga 121=69+52

69    Surah Al-Haqqah    الحآقّة    Hari kiamat    memilik 52

Jumlah digit dari surat Al-Haqqoh membentuk 6+9+5+2=22 yang merupakan salah satu dari tujuh surat yang memiliki pola sama

tujuh_surat_22

Bacalah 29 tahun 2009 adalah makna perulangan dari Gempa TasikMalaya, dimana Istana Berguncang, dan makna ini membentuk 2+9+2+0+0+9=22,

Sebuah doa 22 yang pernah di panjatkan kepadaNya akan warning ini

doa_22

Sebelas  Surat yang bermakna digit 11 terbanyak dari surat lainnya, menunjukkan keteraturanNya dan penekanan makna, terlebih 11 surat berdigit 11 berjumlah 121, Arti 121 ini juga merujuk pada Quran surat ke 12 ayat 1, sebagai surat Yusuf (penjelasan diatas) yang ke 1 yang salah satunya menuliskan kode  alam semesta yaitu AlifLamRa dan  AlifLamRa juga berjumlah 5 surat masing-masing surat 10+11+12+14+15=62 sebagai makna surat ke 62 berisi 11 ayat yang membentuk jumlah digit 6+2+1+1=10 merepresentasikan makna 10 jari manusia yang unik, hingga surat 10 yang juga berdigit 11 merupakan surat berjumlah 109 sehingga makna yang dalam bahwa surat surat ke 10 berjumlah 109 menunjukkan makna 10+109=119, dan 4 surat alquran yang memiliki pola nosurat+ayat=119

119 adalah Makna Tidak Kekal


Ada apakah makna dari hal ini ? makna 119 tercatat pada 4 pola  quran yang memiliki ini

119_menjadi_99

Surat Alquran ke 10 berisi 109 ayat membentuk 119=10+109, kemudian surat ke 36 berisi 83 ayat sehingga 119=36+83, surat ke 83 berisi 36 ayat , membentuk 119=83+36, lalu surat ke 89 berisi 30 ayat membentuk 89+30=119, dan semua nomor surat tersebut berjumlah 10+36+83+89=218  hal ini pada ketetapanNya, bahwa manusia tidak-lah kekal sebagai iktibar bagi kita manusia, memori bahwa hidup tidaklah kekal abadi.

[21:8] Dan tidaklah Kami jadikan mereka tubuh-tubuh yang tiada memakan makanan, dan tidak (pula) mereka itu orang-orang yang kekal. (QS 21:8)

Ket: Kami tidak menjadikan rasul-rasul itu memiliki tubuh yang berbeda dengan tubuh manusia pada umumnya, seperti tahan hidup tanpa makanan berhari-hari, misalnya. Dan mereka bukanlah orang-orang yang hidup abadi di dunia.

Nomor surat dari bentuk pola 119 menujukkan keteraturan sebagai iktibar, yaitu 10,36,83,89 kesemuanya membentuk 1+0+3+6+8+3+8+9=38 yang tercatat di Quran sebagai Surat ke 38 (Shod) berisi 88 ayat.

[38:88] Dan sesungguhnya kamu akan mengetahui (kebenaran) berita Al Qur’an setelah beberapa waktu lagi***

Ket:***

Kebenaran berita-berita Al Quran itu ada yang terlaksana di dunia dan ada pula yang terlaksana di akhirat; yang terlaksana di dunia seperti kebenaran janji Allah kepada orang-orang mukmin bahwa mereka akan menang dalam peperangan dengan kaum musyrikin, dan yang terlaksana di akhirat seperti kebenaran janji Allah tentang balasan atau perhitungan yang akan dilakukan terhadap manusia.

Syaikh As Sa’diy berkata, “Surat yang agung ini mengandung peringatan yang bijaksana, berita yang besar, penegakkan hujjah dan dalil bagi orang-orang yang mendustakan Al Qur’an dan menentangnya, serta mendustakan orang yang membawanya, sekaligus pemberitahuan tentang hamba-hamba Allah yang mukhlas, balasan bagi orang-orang yang bertakwa dan orang-orang yang durhaka. Oleh karena itu Allah bersumpah di awalnya, bahwa ia mengandung peringatan dan di akhirnya Allah menyifatinya bahwa ia peringatan bagi alam semesta. Demikian pula Allah Subhaanahu wa Ta’aala memperbanyak peringatan di antara awal dan akhir surat, seperti firman-Nya, “Wadzkur ‘abdnaa”, “Wadz kur ibaadanaa”, “Rahmatan min indinaa wa dzikraa”, dan “Haadzaa dzikr.” Ya Allah, ajarilah kami darinya sesuatu yang tidak kami ketahui, ingatkanlah kami sesuatu yang kami lupa, baik lupa dalam arti lalai maupun meninggalkannya.

Huruf Shod adalah huruf yang ke 14, angka ini merujuk pada Surat ke 14 (Ibrahiim) berisi 52 ayat hingga 66=14+52 yang pada banyak pelajaran sebagai bapak Tauhid. Inilah muncul pada tahun 2010 dan tahun 2014

[UPDATE]


Siklus 11 yang dituliskan di sini tgl 22-okt-2007, hingga suatu masa terjadi, Tsunami jepang yang terjadi hari jumat tgl 11 maret 2011 yang didahului oleh gempa besar terjadi pkl 14:46:23, 11 Maret 2011 atau di indonesia menjadi 12.46, sebuah ilustrasi dari Tsunami ini tgl-bln-thn-jam-menit menjadi 11-maret 2011 pkl 12.46 WIB yang membuat sebuah arti 1+1+3+2+0+1+1+1+2+4+6=22. Pasti ada yang bertanya, kenapa menghitungnya memakai waktu WIB kenapa tidak waktu jepang saja ? perhatikan bahwa sebuah doa untuk memberikan tanda alam digaungkan selepas jumat di indonesia dan tidak seberapa lama tanda alam itu terjadi sesuai dengan doa 22 yang telah dipanjatkan tgl 9-des-2006 di sidoarjo atau lebih spesifik lagi sebagai WASPADA YANG KEMBAR pada tgl 23-nov-2006, terbukti beberapa tahun kemudian.

Perhatikan jika memakai waktu jepang yaitu 11-3-11 pkl 14.46 terjadi gempa, tidak-kah 1+1+3+1+1+1+4+4+6=22 juga, sebuah 22 yang terang, lebih detil di film berikut ini

Semua ini adalah sebuah Kisah Nyata yang benar terjadi, yang di vidiokan dibawah ini