Misteri Aneh Ritual Gunung Kelud

[Penting]

Sebelum melihat,  membaca atau menonton vidio yang ada di situs  ini, perlu memahami bahwa situs ini bukanlah situs Ramalan, gotak gatik matuk atau Paranormal,detil penjelasan sbb  Beda Paranormal VS Hamba Allah


Misteri Aneh Ritual Gunung Kelud

Kamis, 20/09/2007 13:05 WIB25 Paranormal Gelar Ritual di Danau Kawah Gunung Kelud

Kamis, 20/09/2007 13:05 WIB, 25 Paranormal Gelar Ritual di Danau Kawah Gunung Kelud Samsul Hadi – DetikSurabaya, Kediri – Aktivitas Gunung Kelud yang terus meningkat membuat khawatir. Tak kurang dari 25 paranormal yang berada di sekitar Gunung Kelud, Kamis (20/9/2007) menggelar ritual di sekitar danau kawah untuk meminta agar bencana letusan gunung api tidak terjadi.

Ritual yang dimulai pukul 06.00 WIB itu melibatkan paranormal yang tidak hanya berada di Desa Sugihwaras, sebagai desa terdekat dengan Gunung Kelud. Namun juga melibatkan beberapa paranormal yang berasal dari Kabupaten Blitar, yang juga berbatasan langsung dengan Gunung Kelud.

Mbah Ronggo, sebagai juru kunci Gunung Kelud mengungkapkan, tujuan digelarnya ritual ini untuk meminta kepada penguasa Gunung Kelud, agar bencana letusan gunung api batal terjadi. “Kita yakin kepada penguasa Gunung Kelud permintaan kami akan dikabulkan, karena selama ini kami juga menghormatinya,” kata Mbah Ronggo.
Dalam ritual tersebut, beberapa paranormal dan sesepuh Desa Sugihwaras juga kembali mempersembahkan sesaji kepada penguasa Gunung Kelud.

“Namun ini tidak sama dengan yang dipersembahkan dalam larung sesaji beberapa saat lalu,” lanjut Mbah Ronggo. Namun sayang Mbah Ronggo enggan menyebutkan secara detail isi sesaji yang dipersembahkan kepada penguasa Gunung Kelud. Sebelumnya pada 9 September yang lalu, Pemkab Kediri telah menggelar larung sesaji di Gunung Kelud dengan tujuan memperingati sejarah Gunung Kelud. Namun sehari setelah digelarnya larung sesaji, kondisi Gunung Kelud justru menunjukkan peningkatan aktivitas. Hingga hari ini status waspada masih belum berubah, mengingat aktivitasnya yang terus meningkat.

 Bayi Rakasa Kelud ‘Berulah’ Di Tgl Kembar 2-2-2014


Waspada kepada yang kembar, terjadi setelah sekian lama bayi raksasa kelud ‘tidur’, Tepat tgl 2-2-2014, maka status, Minggu, 02/02/2014 14:47 WIB Statusnya Dinaikkan Jadi Waspada, Gunung Kelud Ditutup untuk Wisatawan

anak-kelud-Kediri – Status Gunung Kelud di Kabupaten Kediri dinaikkan dari Normal menjadi Waspada. Obyek wisata itu kini disterilkan dari wisatawan dengan jarak 2 kilometer. “Sesuai rekomendasi PVMBG kita tutup,” kata kepala Pos Pengamantan Gunung Kelud Khoirul Huda kepada wartawan, Minggu (2/2/2014). Akibat peningkatan status ini, pukul 09.40 WIB pagi tadi seluruh wisatawan yang sedang berkunjung di obyek wisata Gunung Kelud diimbau untuk segera meninggalkan obyek wisata, Gunung Kelud Waspada, Bupati Kediri Minta Jajaran Siaga DAN Muncul Gelembung di Sekitar Anak Gunung Kelud

Bayi Rakasa Kelud Meletus 11 (Kembar) Hari Setelah ‘Berulah’ Tgl 2-2-2014


Waspada kepada yang kembar, akhirnya terjadi sebagai selang 11 hari dari anak raksasa kelud berulah, Gunung Kelud Meletus (erupsi) tepat tgl 13 Februari 2014, Kamis, 13/02/2014 23:20 WIB, Gunung Kelud Berstatus Awas, Radius 10 Km dari Puncak Dikosongkan

Jakarta – Status Gunung Kelud naik menjadi Awas (level IV). Warga dilarang tinggal dalam radius 10 kilometer dari puncak gunung berapi yang terletak di Jawa Timur ini. “Kenaikan Status AWAS adalah status peringatan tertinggi dari gunung berapi berdasarkan ancamannya. Radius ditetapkan 10 km dari puncak kawah Gunung Kelud tidak ada aktifitas masyarakat,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho melalui surat elektroniknya, Kamis (13/2/2014). Penetapan status ini berlaku sejak pukul 21.15 WIB karena ada peningkatan aktifitas vulkanis. Sedikitnya 200 ribu orang tinggal dalam radius 10 Km dari puncak. “Ada sekitar 200.000 jiwa lebih masyarakat dari 36 desa yang tinggal di dalam radius 10 km,” ujar Sutopo. Belum ada informasi proses evakuasi yang akan dilakukan. Pada Senin (10/2) lalu, status Gunung Kelud adalah siaga (level III). Pusat Vulkanologi, Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG) merekomendasikan masyarakat tidak mendekati puncak kawah Gunung Kelud.

Kemudian tidak berapa lama, meletus, Gunung Kelud Erupsi, Warga Dievakuasi Menuju Pos Pengungsian hingga sampai saat ini letusan berkali-kali

  1. Dentuman Gunung Kelud Terdengar Hingga Jateng
  2. Jumat, 14/02/2014 00:21 WIB, Letusan Gunung Kelud Masih Terus Belangsung, Hujan Kerikil Radius 15 KM
  3. Letusan Gunung Kelud Bikin Kaca Rumah di Pati Jateng Bergetar
  4. Hujan Kerikil Gunung Kelud Sampai Pare Jatim
  5. Getaran Dentuman Gunung Kelud Bikin Rumah di Kediri Ambruk
  6. Gemuruh Genung Kelud Terdengar Hingga Bali
  7. Hujan Abu Gunung Kelud Sampai ke Yogyakarta

Anak Raksasa Kelud Meletus Sebagai Tanda Lonceng Alam Semesta


Tepat tgl 2-2-2014 ditanggal kembar status naik jadi waspada, maka 11 hari setelahnya, status naik jadi AWAS dan meletus, seolah hendak mengatakan tentang 11 hari ini, mengapa kelud meletus tidak menunggu esok hari (jumat) tepat valentine day ?, mengapa tepat tgl 13-februari-2014 ?. Inila sebelas yang telah diberikan pada 11-2-2014 (baca Kejadian Aneh Sebelum Dokter Meninggal Karena Asap Genset).

Perhatikan dengan seksama sinabung yang membawa korban, menunggu tgl 1-februari-2014, mengapa harus tgl tsb, itulah sebuah rentetan peristiwa yang tergambar dibawah, Kejadian Aneh Sebelum Dokter Meninggal Karena Asap Genset: yaitu 33 hari (nilai kembar) setelah sebuah RS jatuh, maka itulah awan panas sinabung membawa korban.

asap_genset_11_2_2014Ada apakah perubahan Gunung Kelud tepat tgl 2-2-2014 dan kemudian meletus juga selang 11 hari setelah perubahan status itu ?

kelud_meletus_13_2_2014_abuTiada lain gunung kelud menyebutkan dengan tegas tentang nilai kembar 2-2 bukankah kembar dan 11 juga kembar ?, sebuah ingatan akan 22-11-2006 ketika lumpur lapindo yang meledak hingga muncul lafal Allah swt (baca Antara Lumpur Lapindo dan Gunung Kelud). Kesemua itu menunjukkan kebenaran dari artikel Inilah Bukti Kiamat Sudah Dekat yang menunjukkan hak itu

Berulang, kasus Mbah MArijan dan Mbah Ronggo, padahal telah jelas Larung sesaji, malah suhu G. KELUD naik , namun tidak malah intropeksi, justru malah memperdalam ritualnya.