~Kisah DiBalik Larung Sesaji Gunung Kelud~

Ada pelajaran bagus di awal ramadahn ini mirip dengan artikel (Wangsit Lagi, Bencana Lagi ? Fri Jun 9, 2006 10:46 am), kali ini larung lagi, malah suhu naik. Berikut beritanya , lihat tanda ,merah: sumber JawaPos

RADAR KEDIRI , Rabu, 12 Sept 2007, Suhu Kawah Kelud Naik, Lebihi Batas Normal, Pengunjung Diminta Waspada
KEDIRI- Awas! Aktivitas Gunung Kelud mulai meningkat. Suhu air kawahnya melebihi batas normal. Menurut Khoirul Huda, petugas Pos Pengamat Gunung Kelud, perubahan aktivitas itu terjadi sejak Senin malam, sekitar pukul 19.00. Tepat sehari setelah prosesi larung sesaji yang digelar di sana pada Minggu pagi. “Suhunya naik menjadi 33 derajat celcius. Normalnya 30 derajat,” ujarnya saat ditemui Radar Kediri di posnya, kemarin. Peningkatan suhu air kawah itu, ungkap Khoirul, diiringi sejumlah peristiwa lain. Yaitu, keluarnya bau belerang yang semakin menyengat dan terjadinya gempa vulkanik hingga 16 kali.

Perubahan ini dirasakan sejumlah pekerja yang sedang menggarap outlet. Yaitu, tempat pembuangan air kawah yang akan dijadikan kolam renang air hangat. Jaraknya sekitar satu kilometer dari kawah. Sekitar pukul 09.00, kemarin pagi, tiba-tiba mereka mengeluh sesak napas. “Mereka (pekerja) datang ke sini (kantor pengamat) untuk melapor,” jelas Khoirul. Para pekerja tersebut memang berasal dari desa setempat, Sugihwaras. Khoirul menduga, sesak napas yang mereka alami merupakan reaksi dari gas yang dihirupnya. “Biasanya dari kawah yang muncul CO2 dan H2S. Tetapi, kita tidak bisa memastikan,” katanya. Untuk menjaga kemungkinan terburuk, dia lantas melapor ke Badan Kesbanglinmas Kabupaten Kediri. Saat itu juga, atas permintaan badan kesbanglinmas, loket masuk kawasan Kelud ditutup sementara sekitar dua jam. Selanjutnya, pengunjung yang masuk ke kawasan wisata dilarang mendekati kawah. “Kami khawatir sewaktu-waktu terjadi letupan gas membahayakan. Jadi, sementara ini, jangan ke kawah dulu,” saran Khoirul. Meski demikian, dia mengatakan bahwa status gunung berapi yang pernah meletus pada 10 Februari 1990 pukul 11.41 itu masih aktif normal. “Kita lihat dulu perkembangannya. Bisa kembali seperti biasanya atau tidak,” lanjut pria berkacamata ini.

Dia menerangkan, meski ada kenaikan suhu, belum bisa dipastikan bahwa gunung akan meletus. Sebab, masih banyak faktor lain yang mempengaruhi. Di antaranya dengan melihat seismik, deformasi, serta unsur kimiawi air kawah. Kenaikan suhu itu sendiri merupakan gejala yang wajar pada gunung berapi aktif seperti Kelud. “Makanya, besok wisatawan tetap boleh masuk. Tetapi, jangan ke kawah. Pekerja juga bisa kembali kerja,” tutur Khoirul. Lebih lanjut dikatakannya, untuk menentukan kenaikan status gunung berapi, harus melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi yang berada di Bandung.

Pengamat gunung berapi seperti dia hanya bertugas mengumpulkan dan mengirimkan data yang kemudian diolah di Kota Kembang tersebut. “Setelah itu, hasil dari Bandung, naik atau tidaknya status, disampaikan ke Pemkab Kediri untuk menentukan langkah selanjutnya,” jelas Khoirul. Untuk itu, dia meminta masyarakat tidak panik dan tetap beraktivitas seperti biasa. Sementara itu, sejumlah pejabat pemkab kemarin langsung meluncur ke lokasi. Mereka mendatangi kantor Khoirul untuk memantau keadaan. Di antaranya adalah Kepala Kantor Pariwisata Mujianto, Kabid Linmas Bakesbanglinmas Dedy Sadria, Plt Kepala Dinas Kimpraswil Moh. Mir’an, dan Kabag Humas Pemkab Sigit Rahardjo. Saat ditemui di rest area, Sigit mengaku, kedatangan mereka karena dilatarbelakangi kepanikan warga Desa Sugihwaras. “Kebetulan kami ada di Ngancar, ada evaluasi acara kemarin (larung sesaji, Red),” katanya. Dia menegaskan, kondisi Gunung Kelud baik-baik saja. Hanya ada kenaikan suhu. Bahkan, wisatawan tetap boleh berkunjung. “Tetapi, memang jangan sampai ke kawah. Kalau ke gardu pandang tidak apa-apa,” tuturnya. (dea)

Sedangkan berita untuk larungnya adalah

……. semoga yang melarung tambah sadar, bahwa perbuatan mereka sia-sia belaka

larung_sesaji_gunung_kelud RADAR KEDIRI , Senin, 10 Sept 2007, Melihat Prosesi Larung Sesaji di Kawah Gunung Kelud (1), Bangun Dini Hari, Tidurnya di Bak Pikap
Prosesi larung sesaji kembali digelar oleh Pemkab Kediri. Walaupun pengunjung yang datang tidak seramai tahun lalu, tapi antusiasme masyarakat tidak berkurang. Termasuk para peserta pawa.

PUSPITORINI DIAN H., Kediri

Pawai larung sesaji itu benar-benar menarik minat masyarakat. Tidak hanya orang tua, anak-anak pun rela berjejal di sekitar lokasi. Perhatian mereka, sebagian, tertuju pada dua gadis cantik di urutan ketiga dalam pawai. Dua gadis itu ditandu beberapa pemuda yang berdandan ala prajurit. Laiknya selebritis, berbagai jenis kamera sibuk dijepretkan. Baik ponsel maupun kamera dari jenis tercanggih. Sang gadis yang berdandan ala putri kerajaan itu pun tersenyum manis. Tetapi, siapa sangka, perjuangan panjang harus dilalui Ringgit dan Patrick, nama dua gadis itu. Seperti diakui Ringgit, gadis asal Kras ini harus rela mengurangi waktu tidurnya.

“Bangun jam dua (pukul 02.00, Red), masalahnya jam tiga (pukul 03.00, Red) harus berangkat ke sini (Gunung Kelud, Red),” terang Ringgit. Bisa dibayangkan, dinginnya hawa di pegunungan harus dirasakan oleh Ringgit dan enam anggota rombongan lainnya. Mereka memang harus datang pagi-pagi. Karena baik Ringgit maupun Patrick harus didandani lebih awal. Belum lagi, mereka harus menempuh perjalanan dari Kras-tempat rombongan menginap-menuju aula parkir yang ada di puncak gunung yang menjadi lokasi berkumpul sementara para pengisi acara dengan naik pikap. Berbagi dengan peralatan karawitan milik Kantor Pariwisata lainnya.

“Dingin sekali, dikuat-kuatin aja,” aku Ringgit saat ditanya rasanya menempuh perjalanan sepagi itu. Bahkan, karena dingin yang menusuk tulang itu membuat Ringgit memilih tidak mandi. Hal sama juga dilakukan oleh Patrick. Siswi SMAN 1 Kediri ini juga memilih langsung didandani. Tentu saja, setelah cuci muka. “Dingin mbak,” ujarnya. Bila rombongan Ringgit dan Patrick memilih datang dini hari, rombongan dari SMAN Plosoklaten memilih menginap di aula yang ada di lokasi parkir wisata Gunung Kelud. Bersama 36 siswa lainnya dan guru, mereka telah mendatangi lokasi larung sesaji sejak Sabtu. “Datang tiga sore, terus gladi resik,” jelas Anik Fitria. Siswa kelas X SMAN 1 Plosoklaten dan teman-temannya menjadi pengiring putri kerajaan dan berada di barisan sembilan.

Tetapi, selama menunggu dirias, Anik mengaku tidak bisa tidur. Maklum saja, menginap di puncak gunung menjadi pengalaman pertama baginya. Untuk menghilangkannya, pukul dua dini hari, dara 15 tahun ini memilih berjalan menuju kawah. “Dengan pembimbing. Jadi lumayan hangat,” imbuhnya. Paginya, seperti pengisi acara lainnya, Anik memilih tidak mandi. Tetapi, ada alasan lainnya mengapa Anik dan peserta lain tidak mandi. Ternyata air yang ada di kamar mandi tidak lagi mengalir. Kalaupun ada, jumlahnya sangat terbatas. Hanya satu ember. Tidak hanya air yang terbatas, tidak ada ruang ganti baju membuat para pengisi acara juga ekstra berpikir keras saat harus berganti baju. Akhirnya, mereka harus rela berganti pakaian di balik lembaran kain. Bergantian dengan teman-temannya. Persiapan lainnya juga harus dilakukan oleh para sesepuh Desa Sugihwaras. Sebanyak 17 uba rampe (sesajian) harus mereka siapkan. Di antaranya tumpeng setinggi satu meter lengkap dengan lauk-pauknya. Selain itu harus disediakan bubur tujuh warna dan buah-buahan berwarna merah dan hijau. “Cuma enam orang yang menyiapkan sehari penuh,” jelas Pj Kades Sugihwaras Susiadi.

Hanya khusus memasak lodho, Susiadi mengaku harus wanita tua yang melakukan. Sayangnya, Susiadi tak bisa menyebut alasannya. “Tradisinya seperti itu,” dalihnya. Untuk menyiapkan berbagai sesajian itu, Susiadi mengaku harus mengeluarkan dana hingga Rp 1,5 juta. Meski butuh waktu sehari semalam, Susiadi mengaku tidak banyak mengalami kesulitan saat menyiapkan sesaji. Termasuk menyiapkan tumpeng. “Hanya menempelkan adonan beras dan ketan saja yang susah,” jelasnya. Memang, tidak seperti tumpeng biasa, kali ini mereka harus menggunakan kerangka. Dibutuhkan enam kilo beras dan tiga kilo beras ketan untuk membuat tumpeng ini. Tetapi, kelelahan dan perjuangan para pengisi acara ini terbayar ketika acara larung sesaji berjalan lancar. Sejak diberangkatkan Bupati Kediri Sutrisno, sesajian akhirnya sukses dilarung ke kawah Gunung Kelud. Namun, tidak seperti tahun sebelumnya, tidak semua pengunjung mengikuti prosesi larung sesaji ini. (bersambung)


. Hal ini menjadi penting saat Anak Kelud juga muncul tahun 2007, Pelan tapi pasti, kelud dan juga anak krakatau ‘menyembunyikan’ kekuatan yang sebenarnya (baca ‘Anak Raksasa’ yang siap menjadi bencana). Fenomena kawah G. Kelud yan tampak nyata menjadi ‘anak baru’ , sedangkan anak krakatau yang merupakan anak yang sudah lama akhirnya tumbuh terus dan berkembang.


Kamis, 29 Nov 2007, ”Hamil” Kian Besar, Kubah Kelud Lelehkan Lava
Kondisi kubah lava Gunung Kelud yang terus mengeluarkan lelehan lava merah membara kemarin. Semburan lava itu mencapai 700 ribu meter kubik per hari.KEDIRI – Kawah Kelud yang kini berubah jadi kubah lava terus menunjukkan pertumbuhan. Rata-rata laju aliran lava yang keluar dari perut bumi mencapai 700 ribu meter kubik per hari. Berbeda dengan sebelumnya, semburan lava tidak lagi membentuk gundukan ke atas, tapi jatuh lereng kubah. “Sekarang tingginya sudah maksimal, sehingga leleran lava yang keluar menumpuk terus dan jatuh lagi ke bawah,” kata Kepala Seksi Pengamatan Gempa Bumi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) I Gede Swandika. Menurut Gede, ketinggian kubah lava saat ini diperkirakan mencapai 190 meter. Diameternya lebih dari 250 meter, sehingga hampir seluruh danau kawah tertutup. “Mungkin air yang tersisa tinggal lima persen,” ungkap I Gede. Sedikitnya air itu menyebabkan asap yang keluar dari dalam kawah terus berkurang. “Cuma sesekali saja munculnya,” terang Gede. Semburan lava yang melorot turun menjadi pemandangan menarik di sekitar Kelud. “Bubur” pijar warna merah tampak mengalir dari puncak kubah. Meski status Kelud sudah turun dari awas ke siaga, sampai saat ini jumlah kegempaan yang muncul masih sangat tinggi. Jumlahnya lebih dari 300 kali per enam jam. Terakhir, pada rekaman data pukul 12.00 hingga 18.00, kegempaan yang muncul 334 kali gempa embusan. Menurut Gede, semburan kubah lava diperkirakan terus berlangsung dalam kurun waktu dua minggu. “Kita akan evaluasi dalam dua minggu itu,” terangnya. Jika seluruh kawah Kelud telah tertutup, tidak tertutup kemungkinan kubah lava kembali tumbuh. Tetapi, itu pun tidak melebihi lerengplay_vidio_youtube Kelud yang sudah ada sebelumnya. Karena kondisi tidak menentu itulah, Gede kembali mengingatkan bahwa masyarakat dilarang mendekati kawah hingga jarak tiga kilometer. “Status sekarang masih siaga. Rentan terjadi letusan freatik,” tegas Gede. Larangan yang sama berlaku bagi petugas pemantau. Gede mengaku tidak memperbolehkan petugas turun ke inti kawah. Selama ini petugas cukup mengandalkan closed circuit television (CCTV) milik Pemkab Kediri. “Cukup dari situ, tidak usah ke kawah,” katanya. (dea/jpnn)

Bayi Rakasa Kelud ‘Berulah’ Di Tgl Kembar 2-2-2014


Waspada kepada yang kembar, terjadi setelah sekian lama bayi raksasa kelud ‘tidur’, Tepat tgl 2-2-2014, maka status, Minggu, 02/02/2014 14:47 WIB Statusnya Dinaikkan Jadi Waspada, Gunung Kelud Ditutup untuk Wisatawan

anak-kelud-Kediri – Status Gunung Kelud di Kabupaten Kediri dinaikkan dari Normal menjadi Waspada. Obyek wisata itu kini disterilkan dari wisatawan dengan jarak 2 kilometer. “Sesuai rekomendasi PVMBG kita tutup,” kata kepala Pos Pengamantan Gunung Kelud Khoirul Huda kepada wartawan, Minggu (2/2/2014). Akibat peningkatan status ini, pukul 09.40 WIB pagi tadi seluruh wisatawan yang sedang berkunjung di obyek wisata Gunung Kelud diimbau untuk segera meninggalkan obyek wisata, Gunung Kelud Waspada, Bupati Kediri Minta Jajaran Siaga DAN Muncul Gelembung di Sekitar Anak Gunung Kelud

Bayi Rakasa Kelud Meletus 11 (Kembar) Hari Setelah ‘Berulah’ Tgl 2-2-2014


Waspada kepada yang kembar, akhirnya terjadi sebagai selang 11 hari dari anak raksasa kelud berulah, play_vidio_youtubeGunung Kelud Meletus (erupsi) tepat tgl 13 Februari 2014, Kamis, 13/02/2014 23:20 WIB, Gunung Kelud Berstatus Awas, Radius 10 Km dari Puncak Dikosongkan

kelud anak membaraJakarta – Status Gunung Kelud naik menjadi Awas (level IV). Warga dilarang tinggal dalam radius 10 kilometer dari puncak gunung berapi yang terletak di Jawa Timur ini. “Kenaikan Status AWAS adalah status peringatan tertinggi dari gunung berapi berdasarkan ancamannya. Radius ditetapkan 10 km dari puncak kawah Gunung Kelud tidak ada aktifitas masyarakat,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho melalui surat elektroniknya, Kamis (13/2/2014). Penetapan status ini berlaku sejak pukul 21.15 WIB karena ada peningkatan aktifitas vulkanis. Sedikitnya 200 ribu orang tinggal dalam radius 10 Km dari puncak. “Ada sekitar 200.000 jiwa lebih masyarakat dari 36 desa yang tinggal di dalam radius 10 km,” ujar Sutopo. Belum ada informasi proses evakuasi yang akan dilakukan. Pada Senin (10/2) lalu, status Gunung Kelud adalah siaga (level III). Pusat Vulkanologi, Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG) merekomendasikan masyarakat tidak mendekati puncak kawah Gunung Kelud.

Kemudian tidak berapa lama, meletus, Gunung Kelud Erupsi, Warga Dievakuasi Menuju Pos Pengungsian hingga sampai saat ini letusan berkali-kali

  1. Dentuman Gunung Kelud Terdengar Hingga Jateng
  2. Jumat, 14/02/2014 00:21 WIB, Letusan Gunung Kelud Masih Terus Belangsung, Hujan Kerikil Radius 15 KM
  3. Letusan Gunung Kelud Bikin Kaca Rumah di Pati Jateng Bergetar
  4. Hujan Kerikil Gunung Kelud Sampai Pare Jatim
  5. Getaran Dentuman Gunung Kelud Bikin Rumah di Kediri Ambruk
  6. Gemuruh Genung Kelud Terdengar Hingga Bali
  7. Hujan Abu Gunung Kelud Sampai ke Yogyakarta

Anak Raksasa Kelud Meletus Sebagai Tanda Lonceng Alam Semesta


Tepat tgl 2-2-2014 ditanggal kembar status naik jadi waspada, maka 11 hari setelahnya, status naik jadi AWAS dan meletus, seolah hendak mengatakan tentang 11 hari ini, mengapa kelud meletus tidak menunggu esok hari (jumat) tepat valentine day ?, mengapa tepat tgl 13-februari-2014 ?. Inila sebelas yang telah diberikan pada 11-2-2014. Perhatikan dengan seksama sinabung yang membawa korban,play_vidio_youtube menunggu tgl 1-februari-2014, mengapa harus tgl tsb, itulah sebuah rentetan peristiwa yang tergambar dibawah, Kejadian Aneh Sebelum Dokter Meninggal Karena Asap Genset: yaitu 33 hari (nilai kembar) setelah sebuah RS jatuh, maka itulah awan panas sinabung membawa korban. Ada apakah perubahan Gunung Kelud tepat tgl 2-2-2014 dan misteri_gunung_kelud_meletus_dan_66kemudian meletus juga selang 11 hari setelah perubahan status itu ?

Tiada lain gunung kelud menyebutkan dengan tegas tentang nilai kembar 2-2 bukankah kembar dan 11 juga kembar ?, sebuah ingatan akan 22-11-2006 ketika lumpur lapindo yang meledak hingga muncul lafal Allah swt (baca Antara Lumpur Lapindo dan Gunung Kelud).

Dimulai anak kelud tahun 2007 yang terbentuk, hingga 2007 ini marijan_dan_kode_66penting untuk di -ingat sebagai memori yang dalam akan sebuah makna, Gunung Kelud meletus membentuk 66 adalah tanggal meletus 13-2-2014 membentuk 1+3+2+2+0+1+4=13 dan jika A=1, B=2 … KELUD=53, hingga semuanya adalah 13+53=66 dan adalah deretan jumlah 1 sd 11 yakni 1+2+3+…+11=66, sebagai memori 4 tahun sebelumnya dalam bingkai tokoh nasional yakni Jika A=1, B=2 … MARIJAN=66 yang menjadi heboh tahun 2006 hingga ikut menjadi korban meletusnya G.Merapi


gunung_merapi_dan_gunung_kelud_meletus_22_kebetulankah_Dalam Order sampai menit, maka waktu terjadinya dua Gunung Meletus membawa simbol kembar 22 yang runtun, antara G.Kelud dan G. Merapi, simbol 22 yang muncul pada dua letusan dahsyat G. Merapi & G. Kelud, perhatikan gambar disamping

Sebelum G. Kelud Meletus, meteor Raksasa jatuh di bumi sebelum Kelud Meletus, Kejadian demi kejadian setelah G.Kelud Meletus, Rentetan peristiwa yang runut dan runtun, Bahkan di Ibukota pula terkena dampak setelahnya,Simbol yang unik Kesemua adalah Kisah Nyata yang Benar Terjadi dan di vidiokan

Ada Apa yang Kembar ?, 11,22, 66 yang muncul diatas ?


‘Monumen atau jejak’ yang paling mudah untuk menemukan KEMBAR adalah pada Lumpur Lapindo, berikut ini, Kliping berita untuk ledakan lapindo di bawah ini:

cover_lumpur_lapindo_99Rabu, 22/11/2006 : [L] 22:26 Pipa Pertamina Meledak di Lapindo, 2 Orang Tewas, [L] 22:40 Ledakan Pipa, 3 Orang Masih Hilang, [K] 23:05 Korban Tewas Ledakan Pipa Dievakuasi, [T] 23:31 Tim SAR Coba Evakuasi Mobil Yang Terhanyut Lumpur, [J] 23:36 Jalan Tol Porong Lumpuh Total, [L] 23:45 Ledakan Pipa Gas Pertamina Akibat Land Subsidence

Kamis, 23/11/2006 :[K]00:02 1 Korban Pipa Meledak Ditemukan Lagi,[K]00:05 Korban Tewas Ledakan Pipa Gas 3 Orang,[S] 00:23 Sedikitnya 8 Orang Hilang,[T] 00:33Tim SAR Kesulitan Mengevakuasi,[P] 00:47 Pertamina Turunkan Tim Selidiki Penyebab Ledakan,[E] 00:51 Evakuasi Ledakan Pipa Dihentikan,[K] 01:02 Korban Tewas Ledakan Pipa 5 Orang,[T] 01:32 Timnas Lumpur Tahu Tanah Pipa Labil,[T] 03:56 Tim SAR Evakuasi Korban dari Atas Pohon,[T] 04:20 waspada_kembar_duniaTimnas: Pipa Meledak karena Tanah Turun 5 Meter,[J] 05:26 Jalan Tol Porong Terbelah,[K] 05:35 Korban Tewas Ledakan Pipa Gas di Tol Porong 8 Orang,[T] 07:53 Tanggul Porak Poranda, Semburan Lumpur Mengganas,[T] 12:18 Tol Porong-Gempol Tidak Layak, Harus Ditutup Total,[S] 12:31 SBY Berduka Ledakan Pipa Gas Makan Korban,[S] 14:05 SBY Pastikan Korban Ledakan Pipa Gas Mendapat Santunan,[P] 14:05 Pemerintah Larang Warga Dekati Area Semburan Lumpur,[S] 14:07 SBY Gelar Sidang Kabinet Bahas Ledakan Pipa Gas Porong,[A] 14:37 Anggota TNI Korban Ledakan Pipa Gas Akan Naik Pangkat,[K] 15:57 Korban Hilang Ledakan Pipa Gas Jadi 6 Orang,[ P] 21:21 Presiden SBY: Kasus Lumpur Lapindo adalah Bencana,[ S] 21:29 SBY Instruksikan Penutupan Area Segitiga di Sidoarjo

Jumat, 24/11/2006:[P] 07:06 Penghentian Semburan Lumpur Tetap Gunakan Relief Well,[ J] 10:23 Jasad Danramil Taman Ketemu, Total Korban Tewas Pipa 10 Orang,[H] 15:08 Haryo, Korban Tewas Ledakan Pipa ke-11 Ditemukan

Sabtu, 25/11/2006 : [C] 10:45 Cenayang Dikerahkan Cari Korban Ledakan Pipa Gas

Minggu, 03 Desember 2006: Satu Lagi Korban Ledakan di Sidoarjo Meninggal | 13:26 WIB

Lumpur Lapindo Meledak


doa_22Sebelumnya deretan ini juga terjadi, mengutip wikipedia, “Banjir lumpur panas Sidoarjo, juga dikenal dengan sebutan Lumpur Lapindo (Lula) atau Lumpur Sidoarjo (Lusi), adalah peristiwa menyemburnya lumpur panas di lokasi pengeboran Lapindo Brantas Inc. di Dusun Balongnongo Desa Renokenongo, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Indonesia, sejak tanggal 29 Mei 2006. Semburan lumpur panas selama beberapa bulan ini menyebabkan tergenangnya kawasan permukiman, pertanian, dan perindustrian di tiga kecamatan di sekitarnya, peristiwa demi peristiwa terjadi setelah lunpur lapindo meledak yang sebenarnya dapat dicegah seperti pada doa 22 disamping yang dipanjatkan tgl 9-des-2006 di sidoarjo

Setelah Ledakan Pipa Pertamina di Lumpur Lapindo


Adam Air Jatuh 1-1-2007, mengutip wikipedia “Adam Air Penerbangan 574 (KI 574, DHI 574) adalah sebuah penerbangan domestik cover_adam_air_99terjadwal Adam Air jurusan Jakarta-Surabaya-Manado, yang hilang dalam penerbangan setelah transit di Surabaya.[2] Mengoreksi kekeliruan laporan sebelumnya, pesawat masih berstatus hilang. Kotak hitam ditemukan di kedalaman 2000 meter pada 28 Agustus 2007. Seluruh 102 orang di dalamnya tewas, angka kematian tertinggi dari setiap kecelakaan penerbangan yang melibatkan pesawat Boeing 737-400. Pada 25 Maret 2008, penyebab kecelakaan seperti yang diumumkan oleh Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) play_vidio_youtubeadalah cuaca buruk, kerusakan pada alat bantu navigasi Inertial Reference System (IRS) dan kegagalan kinerja pilot dalam menghadapi situasi darurat. Kecelakaan ini menjadikannya kecelakaan terburuk pertama Adam Air dalam kurun waktu 3 tahun sejarah perusahaan. Kecelakaan itu adalah salah satu dari beberapa kecelakaan transportasi, termasuk kecelakaan non-fatal berikutnya Adam Air Penerbangan 172, yang di antara mereka telah mengakibatkan reformasi keselamatan siklus_sebelas2transportasi berskala besar di Indonesia, serta Amerika Serikat merendahkan peringkat keselamatan penerbangan Indonesia, dan seluruh maskapai Indonesia yang ditambahkan ke daftar maskapai penerbangan yang dilarang di Uni Eropa. Adam Air kemudian dilarang terbang oleh pemerintah
Indonesia, dan kemudian menyatakan bangkrut.”

Jatuhnya Pesawat Adam Air Ditanggal Kembar 1-1-2007


Pesawat Adam Air jatuh tepat tgl 1-1-2007, dan kita sudah berusaha untuk mengingatkan akan bahaya di tanggal 1-1-2007 ini dalam berbagai kesempatan. Waspada kembar dan juga sebuah tulisan tentang “INDONESIA AKAN MENANGIS DI TAHUN 2007″

Banjir Jakarta 2-2-2007


cover_banjir_jkt_2007_99Banjir Jakarta 2007 adalah bencana banjir yang menghantam Jakarta dan sekitarnya sejak 1 Februari 2007 malam hari. Selain sistem drainase yang buruk, banjir berawal dari hujan lebat yang berlangsung sejak sore hari tanggal 1 Februari hingga keesokan harinya tanggal 2 Februari, ditambah banyaknya volume air 13 sungai yang melintasi Jakarta yang berasal dari Bogor-Puncak-Cianjur, dan air laut yang sedang pasang, mengakibatkan hampir 60% wilayah DKI Jakarta terendam banjir dengan kedalaman mencapai hingga 5 meter di beberapa titik lokasi banjir.

Pantauan di 11 pos pengamatan hujan milik Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) menunjukkan, hujan yang terjadi pada Jumat, 2 Februari, malam lalu mencapai rata-rata 235 mm, bahkan tertinggi di stasiun pengamat Pondok Betung mencapai 340 mm. Hujan rata-rata di Jakarta yang mencapai 235 mm itu sebanding dengan periode ulang hujan 100 tahun dengan probabilitas kejadiannya 20 persen. Banjir 2007 ini lebih luas dan lebih banyak memakan korban manusia dibandingkan bencana serupa yang melanda pada tahun 2002 dan 1996. Sedikitnya 80 orang dinyatakan tewas selama 10 hari karena terseret arus, tersengat listrik, atau sakit. Kerugian material akibat matinya perputaran bisnis mencapai triliunan rupiah, diperkirakan 4,3 triliun rupiah. Warga yang mengungsi mencapai 320.000 orang hingga 7 Februari 2007.

Jakarta Banjir Besar & Hebat Tepat Ditanggal Kembar Tgl 2-2-2007


indonesia_menangis_2007Setelah Adam Air Jatuh di Laut, maka berikutnya doa 22 untuk memberi peringatan akan bencana yang akan datang dituliskan kembali dalam sebuah tulisan yang penuh makna yaitu (cek tgl pemuatan yaitu 13 januari 2007)

Sebelum bencana itu datang, telah diperingatkan agar benar-benar mewaspadai terhadapplay_vidio_youtube yang kembar, sesuai dengan doa 22 yang menyatakan bahwa perkiraan orang yang pada umumnya akan salah, justru orang orang yang terpinggirkan akan lebih bermakna. Sebuah bencana lanjutan adalah terjadi banjir besar dan dahsyat di Jakarta tepat tgl 2-2-2007

Terbakarnya Kmp Levina I Tepat Ditanggal Kembar Tgl 22-2-2007


KMP_Levina_terbakarSetelah Adam Air Jatuh di Laut, Jakarta Banjir Besar, kesemuanya di tanggal kembar, maka peringatan demi peringatan terus di tuliskan agar korban jiwa tidak masal. Sebuah kewaspadaan akan tanggal yang kembar, kembali terjadi lewat peristiwa kelam, dimana sebuah kapal penumpang terbakar di tengah laut.


22/02/2007 10:58 WIB Kapal Levina I Terbakar 80 Km dari Priok, 350 Orang Terjebak, Metrotvnews.com, Jakarta: Jumlah korban penumpang Kapal Motor (KM) Levina I yang tewas terus bertambah. Hingga Kamis (22/2) sore ini, korban tewas dilaporkan berjumlah delapan orang. Siang tadi, semua korban sudah dievakuasi ke Pelabuhan Tanjungpriok, Jakarta Utara., serta memengaruhi aktivitas perekonomian di Jawa Timur.”, Lumpur Lapindo meledak 22-11-2006


Memori Rentetan 2007 tentang 11


bila_kah_22Tulisan ini adalah bagian ke dua dari sebuah cara untuk mencegah bencana besar yang telah terbukti. Pada bagian pertama merupakan beberapa kejadian yang telah terbukti dari rentang waktu 2006 sampai 2007 (baca Inilah Cara dan Terbukti Mencegah Bencana Besar (1)), dimana sudah terbukti tulisan yang dapat mencegah bencana besar, salah satunya

Akhirnya sesuai dengan yang dituliskan bahwa indonesia menangis dan berbela sungkawa sebagai HARI BERKABUNG, URUT DENGAN LONGSOR NTT 3-3-2007, GEMPA SUMBAR 6-3-2007 DAN PESAWAT GARUDA JATUH DAN TERBAKAR 7-3-2007, urutan demi urutan diterangkan dibawah ini dan akan tersambung dengan SEBELAS yang dijelaskan sebelumnya

Berikut Daftar yang kembar dan terjadi setelahnya,

  • 1-1-2007 : Adam Air Jatuh
  • 2-2-2007 : Jakarta Banjir Besar
  • 3-3-2007 : NTT longsor
  • 4-4-2007 : Bengkulu Gempa 5.9 yang akhirnya muncul beberapa bulan berikutnya , di 12-09-2007
  • 8-8-2007 : Indramayu Gempa 7.9 (+4 menit), terasa kuat di Jakarta

Peristiwa ke 1 :Longsor


Longsor Ntt Tepat Ditanggal Kembar Tgl 3-3-2007, Sebuah peringatan akan terjadinya bencana telah dituliskan, tepat tgl 3-3-2007 terjadi longsor di NTT, Sabtu, 03 Maret 2007 18:05 WIB KORBAN LONGSOR DI MANGGARAI 61 ORANG

Alat berat kesulitan mencapai lokasi tanah longsor
Alat berat kesulitan mencapai lokasi tanah longsor
Metrotvnews.com, Manggarai: Setelah diguyur hujan deras selama lima hari berturut-turut, siang dan malam, sejumlah kecamatan di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, dilanda longsor, Jum’at (2/3) malam. Dua kecamatan yang dilaporkan paling parah adalah Kecamatan Cibal dan Lambaleda. Hingga Sabtu (3/3) pagi ini semua jalan masih terputus, terutama di Kecamatan Cibal dan Kecamatan Lambaleda. Di Kecamatan Cibal, sekitar 30 titik jalan propinsi di kawasan ini longsor. Bahkan, kata Bupati Manggarai Christian Rotok yang memberi keterangan kepada Metro TV via telepon, badan jalan propinsi ini terputus. “Kita tidak bisa ke sana,” kata Rotok yang kini berada di posko. Untuk sementara, korban jiwa dari dua kecamatan, kata Rotok, diperkirakan mencapai 65 orang. Mereka diperkirakan tertimbun longsoran tanah. Pagi ini, di Kecamatan Cibal sudah ditemukan 12 orang meninggal. Sementara di Kecamatan Lambaleda, dilaporkan ada 11 rumah sudah meluncur ke danau. Rumah tersebut hanyut bersama penduduk yang ada di dalam rumah. Korban luka belum teridentifikasi karena sulitnya medan

Sesuai dengan peringatan yang telah dituliskan agar dapat dibaca dan diantisipasi sebelumterjadinya, setelah longsor, adalah gempa, apakah benar gempa terjadi ?


Peristiwa ke 2 Gempa


Gempa Sumbar Tgl 6-3-2007, Sebuah kejadian yang telah dituliskan dan diperingatkan sebelum terjadinya akhirnya terbukti, bahwa setelah longsor, gempa terjadi di sumbar,

Gempa bumi di Sumbar Gempa Sumbar ! Mar 6, 20078:04 am, Selasa, 06 Maret 2007 19:02 WIB Wapres Menyampaikan Keprihatinan dan Berduka Cita

berduka_wapresMetrotvnews.com, Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla, Selasa (6/3), menyatakan keprihatinan mendalam dan turut berduka ……….Hingga saat ini korban tewas akibat gempa berkekuatan 5,8 pada skala Reichter tersebut sudah mencapai 71 orang. Data Satkorlak Penanggulangan Bencana dan Pengungsi Sumatra Barat mengungkapkan, korban tewas terdapat di tujuh kabupaten dan kota. Korban tewas terbanyak terdapat di Kabupaten Solok, yaitu 19 orang, disusul di Kabupaten Tanah Datar 16 orang dan di Kota Solok 14 orang. Gempa juga mengakibatkan dua pasar di Kabupaten Bukit Tinggi terbakar. Kedua pasar tersebut adalah Pasar Atas dan Pasar Aur. Selain itu, puluhan rumah dan gedung ambruk. Sementara jalur jalan Padang ke Padang Panjang juga putus akibat jalan retak dan tertutup longsoran tanah.(DOR)
SBY_pangandaran_2006(ilustrasi presiden SBY)
Selasa, 06 Maret 2007 18:23 WIB Presiden Yudhoyono Menyampaikan Bela Sungkawa, Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Selasa (6/3) siang, menyampaikan bela sungkawa atas terjadinya bencana gempa bumi di Batusangkar, Sumatra Barat. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi.

Ketika longsor, gempa sudah terbukti sesuai peringatan yang dituliskan sebelum terjadinya, maka peristiwa yang ketiga adalah pesawat jatuh, benarkah ada pesawat jatuh, sesuai dengan tulisan sebelumnya ?


Peristiwa ke 3 Pesawat Jatuh


Pesawat Garuda Jatuh Dan Terbakar Di Yogyakarta Tgl 7-3-2007, Sehari setelah gempa sumbar, maka esoknya sebuah kejadian yang pernah dituliskan sebelumnya yakni pesawat jatuh, benar benar terjadi,play_vidio_youtube Pesawat Boeing 737-400 Garuda terbakar saat mendarat di bandara Adi Sutjipto, Yogyakarta. “Jumlah Tewas Versi Garuda 22 Orang, KOMPAS, 7 Maret 2007 Garuda GA-200 meledak dan terbakar ketika mendarat,

garuda_terbakarGaruda Indonesia Penerbangan GA-200 adalah sebuah penerbangan dari maskapai penerbangan Garuda Indonesia jurusan Jakarta-Yogyakarta, yang meledak ketika terperosok saat melakukan pendaratan pada tanggal 7 Maret 2007 pukul 06:55 WIB di Bandar Udara Adi Sutjipto Yogyakarta setelah lepas landas dari Bandar Udara Soekarno-Hatta Cengkareng, Jakarta pukul 06:00 WIB. Pesawat ini membawa 133 penumpang, 1 pilot, 1 copilot, dan 5 awak kabin. Pilot pesawat adalah Kapten Marwoto Komar. Jumlah korban tewas adalah 22 orang (21 penumpang dan 1 awak pesawat). Beberapa tokoh Indonesia juga ikut dalam penerbangan ini antara lain yaitu Ketua Umum PP Muhammadiyah Dien Syamsuddin (luka ringan), kriminolog Adrianus Meliala (luka), dan mantan rektor UGM Yogyakarta Prof Dr. Kusnadi Hardjosumantri (meninggal).. Pesawat tersebut juga membawa 19 warga negara asing antara lain dari Jepang, Brunei Darussalam dan 8 orang warga Australia yang merupakan rombongan jurnalis yang akan meliput kunjungan Menteri Luar Negeri Australia Alexander Downer di Yogyakarta

Saksi mata mengatakan api dipicu dari meledaknya ban depan saat mendarat sehingga menjalar ke badan pesawat. Dilaporkan pula bahwa badan pesawat terbelah memanjang dari bagian kabin hingga ekor pesawat, sementara salah satu sayap pesawat pecah dan terbelah.Pesawat yang naas tersebut dibuat pada 19 Oktober 1992 dan telah memiliki total jam terbang 34.112 jam per 31 Oktober 2006. Sebelum dipakai Garuda pada 7 Oktober 2002, pesawat tersebut sudah dipakai oleh sejumlah maskapai penerbangan.

Indonesia Bertaubat

 


Sungguh peristiwa demi peristiwa yang tragis, dimana sebenanya dan seharusnya dapat dicegah dan di antisipasi, namun mengapa tidak berhasil meyakinkan banyak pihak akan pentingnya doa yang dapat mencegah bencana ?

Akhirnya sesuai dengan yang dituliskan bahwa indonesia menangis dan berbela sungkawa sebagai HARI BERKABUNG, URUT DENGAN LONGSOR, GEMPA DAN PESAWAT JATUH, sehingga menggelar tobat nasional, berikut ini

  • Presiden Instruksikan Shalat Tobat Nasional Jumat, 09 Maret 2007 10:07:00 | Berita Nasional |
  • “Shalat tobat diharapkan dapat mengurangi cobaan yang banyak dialami bangsa ini dalam beberapa tahun terakhir,” kata Menteri Agama Maftuh Basyuni ketika bersilaturrahmi dengan para ulama se-Sumut, di Asrama Haji Medan, Kamis. Pemerintah juga mengintruksikan semua masjid untuk menggelar shalat tobat bersama usai melaksanakan shalat Jumat (9/3). Dianjurkan, kegiatan itu juga dilakukan di daerah, baik di instansi pemerintah, swasta, masyarakat maupun pondok-pondok pesantren. Usai pertemuan itu, Menag mengatakan, tobat nasional itu didorong oleh berbagai macam musibah yang terjadi secara beruntun dan mengharapkan pertolongan dari Allah SWT agar bangsa dan negeri ini segera terlepas dari berbagai musibah dan bencana. (Yudhiarma/M Kardeni/Kartoyo)

Deretan Terus Terjadi, Hingga Anak Kelud Muncul


sebelas_kejadian_besar_2007_okTanggal 8-8-2007 itulah bab yang hilang, mari kita trace back kembali kejadian-kejadian menonjol setelah Gempa bengkulu ([Gempa] Bengkulu, Sebuah Bencana yang Berulang), adalah Gempa Besar saat setelah PILKADA DKIJakarta terbentuk tgl 9-8-2007 membentuk 9+8+2+0+0+7=26 dan Jika A=1, B=2 … JAKARTA=62 yang membentuk 26+62=88 sebagai simbol kembar yang mengingatkan,Al-quran surat ke 88 Surah Al-Gasyiyah الغاشية Hari Pembalasan berisi 26 ayat sebagai salah stu dari lima surat yang berpola nosurat+ayat=114 sebagai jumlah surat al-quran, 88+26=114 dan terdapat lima surat yakni 1+1+4+5=11 (SEBELAS)

Atau dengan memori yang lain yaitu Jika A=1, B=2 … DKIJAKARTA=86, sehingga 26+86=112 yang merupakan surat ke 112 Surah cover_22_surat_muhammadAl-Ikhlas الإخلاص‎‎ Ikhlas berisi 4 ayat di turunkan di Mekkah dalam urutan ke 22 (kembar). Atau dengan sederhana bahwa Gempa Dahsyat itu terjadi tgl 9-8-2007 yang membentuk 9+8+2+0+0+7=26 sebagai memori al-quran surat ke 26 Surah Asy-Syu’ara’ الشّعراء Penyair berisi 227 ayat diturunkan di Mekkah dalam urutan pewahyuan ke 47. sebagai 26+227+253 adalah deretan jumlah bilangan 1+2+3+…+22=253. dan Wahyu ke 47 merupakan surat ke 47 Surah Muhammad محمّد Muhammad berisi 38 ayat yang membentuk pola 4+7+3+8=22 … hingga benar 22 ini terjadi setelah peristiwa ini lewat duka bangsa ketika Pak Harto Meninggal Dunia

“Jenderal Besar TNI (Purn.) H. M. Soeharto, (O Jawa: Suharta; Jawa Latin: Suhartå; Hanacaraka:ꦯꦸꦲꦂꦠ) (ER, EYD: Suharto) (lahir di Dusun Kemusuk, Desa Argomulyo, Kecamatan Sedayu, Bantul, Yogyakarta, 8 Juni 1921 – meninggal di Jakarta, 27 Januari 2008 pada cover_soeharto_meninggal_22umur 86 tahun) adalah Presiden kedua Indonesia yang menjabat dari tahun 1967 sampai 1998, menggantikan Soekarno. Di dunia internasional, terutama di Dunia Barat, Soeharto sering dirujuk dengan sebutan populer “The Smiling General” (bahasa Indonesia: “Sang Jenderal yang Tersenyum”) karena raut mukanya yang selalu tersenyum.

Sebelum menjadi presiden, Soeharto adalah pemimpin militer pada masa pendudukan Jepang dan Belanda, dengan pangkat terakhir Mayor Jenderal. Setelah Gerakan 30 September 1965, Soeharto menyatakan bahwa PKI adalah pihak yang bertanggung jawab dan memimpin operasi untuk menumpasnya. Operasi ini menewaskan lebih dari 500.000 jiwa.

Soeharto kemudian mengambil alih kekuasaan dari Soekarno, dan resmi menjadi presiden pada tahun 1968. Ia dipilih kembali oleh MPR pada tahun 1973, 1978, 1983, 1988, 1993, dan 1998. Pada tahun 1998, masa jabatannya berakhir setelah mengundurkan diri pada tanggal 21 Mei tahun tersebut, menyusul terjadinya kerusuhan Mei 1998 dan pendudukan gedung DPR/MPR oleh ribuan mahasiswa. Ia merupakan orang terlama yang menjabat sebagai presiden Indonesia. Soeharto digantikan oleh B.J. Habibie.

aagm_22Peninggalan Soeharto masih diperdebatkan sampai saat ini. Dalam masa kekuasaannya, yang disebut Orde Baru, Soeharto membangun negara yang stabil dan mencapai kemajuan ekonomi dan infrastruktur. Soeharto juga dianggap membatasi kebebasan warga negara Indonesia keturunan Tionghoa, menduduki Timor Timur, dan dianggap sebagai rezim paling korupsi dengan jumlah $AS 15 miliar sampai $AS 35 miliar. Usaha untuk mengadili Soeharto gagal karena kesehatannya yang memburuk. Setelah menderita sakit berkepanjangan, ia meninggal karena kegagalan organ multifungsi di Jakarta pada tanggal 27 Januari 2008.”


surat_114_5Terus menerus 22 muncul di dunia, adalah memori Al-quran kitab suci mulia memiliki pola 22 sebanyak tujuh surat saja yang membentuk 2+2+7=11 (SEBELAS) dan sekali lagi gempa bengkulu terjadi tgl 12-9-2007 membentuk 1+2+9+2+0+0+7=21 dan Jika A=1, B=2 … BENGKULU=93 sebagai semuanya adalah 21+93=114, sama persis dengan Tsusnami pangandaran yang terjadi tgl 17-7-2006 yang membentuk 1+7+7+2+0+0+6=23 dan Jika A=1, B=2 … PANGANDARAN=91 sehingga 23+91=114. Adalah 114 merupakan memori jumlah surat al-quran yang berjumlah 114 dan hanya ada lima surat saja yang berpola nosurat+ayat=114 seperti tabel disamping, sehingga semua jumlah digitnya adalah 1+1+4+5=11 (SEBELAS)

Sekali lagi: Bayi Rakasa Kelud Meletus 11 (Kembar) Hari Setelah ‘Berulah’ Tgl 2-2-2014, Gunung Kelud meletus membentuk 66 adalah tanggal meletus 13-2-2014 membentuk 1+3+2+2+0+1+4=13 dan jika A=1, B=2 … KELUD=53, hingga semuanya adalah 13+53=66 dan adalah deretan jumlah 1 sd 11 yakni 1+2+3+…+11 (SEBELAS)=66,

Makna SEBELAS sebagai siklus SEBELAS

Ref Bacaan :

  1. [‘G]Peringatan Allah sebelum Gempa Yogya,
  2. [P] eringatan Waspada Gempa Yogya Sebelum Terjadinya

Ada apa dengan SEBELAS ? Klik Penjelasan berikutnya

Halaman 1

Berikutnya Halaman Ke 2: …

sebelumnya

Apa yang Terjadi Setelah itu Semua ?

berikutnya
Iklan