Dahlan Iskan, dari Menteri Hingga Kini …

[Penting]

Sebelum melihat,  membaca atau menonton vidio yang ada di situs  ini, perlu memahami bahwa situs ini bukanlah situs Ramalan, gotak gatik matuk atau Paranormal,detil penjelasan sbb  Beda Paranormal VS Hamba Allah


Dahlan Iskan (lahir tanggal 17 Agustus1951 di Magetan, Jawa Timur), adalah CEO surat kabar Jawa Pos dan Jawa Pos News Network, yang bermarkas di Surabaya.

Hari-hari belakangan ini media JawaPos group memberikan kisah transaplantasi liver bos media tersebut yakni Dahlan Iskan. Hal ini mengingatkan pada kisah artikel N. Ayyub dan penyakitnya. Sama-sama kaya dan bahkan super kaya menurut bilangan orang Indonesia yakni nomer 11 berdasarkan majalah Asia Globe dengan kekayaan 1.5 T: Perbedaan mencolok adalah nabi Ayyub di coba kesabarannya dari kaya menjadi miskin dan dahlan iskan masih kaya walau sakit (baca kisahnya, berikut kutipan di artikel Selasa, 04 Sept 2007, Pengalaman Pribadi Menjalani Transplantasi Liver (10) )

Sekitar pukul 10.00 saya sudah dipindahkan dari ranjang ICU ke kereta angkut. Kereta ini dilengkapi sistem hidrolis. Ini untuk memudahkan memindah badan saya dari ranjang ICU. Tidak perlu ada orang yang mengangkat, yang bisa saja membuat badan saya berubah posisi dan menimbulkan bahaya bagi bekas-bekas operasi. Dari kereta itu secara otomatis menjulur sebuah papan besi menyekop ke bawah badan saya. Badan saya terbawa di atasnya. Kereta ini yang membawa saya turun ke lantai 11, ke kamar lama saya yang sudah dibuat bersih sebersih-bersihnya.

Dibandingkan dengan beberapa waktu lalu saat menulis artikel, beliau tidak pernah menulis nomor SMS hp dan emailnya, namun saat menulis kisah penyakitnya, maka beliau tuliskan hal itu. Perbedaan ini dapat kita pahami sebagai permintaan dukungan moral, dan yang lebih penting adalah pada sugesti beliau sendiri agar intropeksi.

Dulu saat menjadi santri dan sekarang kaya raya dan kemudian sakit bahkan dalam salah satu artikelnya beliau menyatakan Sempat Berpikir Lebih Baik Mati daripada Melanjutkan Kemo. Beberapa kerikil yang sempat mengganggu beliau adalah kasus tuduhan korupsi , baca Sakit Hati Disodok Korupsi

TUDINGAN miring dialamatkan pada Dahlan Iskan. Tokoh pers nasional asal Surabaya yang juga CEO ( chief executive officer) Grup Jawa Pos itu dituduh menggelapkan pajak dan menjual obligasi dengan jaminan perusahaan fiktif. Dahlan juga dituding tidak mengikutsertakan karyawannya dalam program Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek). Sialnya, tuduhan itu justru dilontarkan bekas karyawannya, Widjojo Hartono alias Tony. Ia mantan Direktur Keuangan PT Jawa Pos Radar Timur, anak perusahaan Grup Jawa Pos. Tony dipecat oleh rapat umum pemegang saham luar biasa PT Jawa Pos Radar Timur, 28 Agustus lalu. Sehari kemudian, pemecatan Tony, 44 tahun, diumumkan di koran Jawa Pos. Tony sakit hati, lantaran foto dan alamat rumahnya dicantumkan dalam pengumuman pemecatan itu. “Ini sama saja pembunuhan buat keluarga saya,” ujar Tony. Yang lebih membuatnya meradang, katanya, pengumuman itu tidak menyebutkan alasan pemecatan dirinya.

Dahlan iskan sosok yang istimewa dari santri menjadi orang yang super kaya dan berkuasa penuh atas nasib banyak orang (bos) sebagaimana kisah mantan karyawannya diatas. Kiranya dengan penyakit beliau dan tulisan ini mengingatkan kembali sepak terjang beliau agar mentauladani kisah N. Ayyub dan penyakitnya.

[Update … setelah sekian lama tahun 2007, kini tahun 2016 atau 9 tahun berselang dari tulisan ini beliaunya di uji dengan kesabaran,

Empat Kali Diperiksa soal Kasus Korupsi, Dahlan Iskan Banyak Lupa

SURABAYA, KOMPAS.com
– Pemeriksaan terhadap mantan menteri BUMN Dahlan Iskan sebagai saksi dalam kasus dugaan pelepasan aset BUMD Provinsi Jawa Timur memakan waktu cukup lama. Sepekan terakhir, Dahlan setidaknya diperiksa hingga empat kali. Bahkan di pemeriksaan terakhir, Senin (24/10/2016) kemarin, pemeriksaan dilakukan hingga 12 jam, dari pukul 09.00 WIB sampai pukul 21.00 WIB…. Dalam kasus tersebut, Dahlan yang saat itu menjadi direktur utama BUMD yakni PT Panca Wira Usaha dianggap bertanggung jawab atas pelepasan 33 aset negara.

Tercatat kembar 33, ama-sama kaya dan bahkan super kaya menurut bilangan orang Indonesia yakni nomer 11 berdasarkan majalah Asia Globe dengan kekayaan 1.5 T:

dan beliaunya … memiliki kantor, PT. Graha Pena Jawa Pos,Alamat: Jl. Jend. A. Yani No.88, Ketintang, Gayungan, Kota SBY, Jawa Timur 60234 ….

Tercatat 11, 33 dan 88 yang bersamaan muncul di tahun 2016 saat beliau di hadapkan pada masalah, ingat bahwa 33 asset dan 88 alamat beliau membentuk 3+3+8+8=22 yang merupakan hal penting dibahas di awah ini

Media Massa, gempa yogya dan mbah M


Catatan kelam lainnya adalah bentuk tanggung jawab media yang beliau pimpin dalam peredaran klenik (ajaran mbah marijan). Sebelum gempa yogya, Masyarakat Peduli Tauhid sudah pula mengadakan press release ke banyak media salah satunya JawaPos (baca Lawan mbah Marijan sebagai bukti posting tglnya May 22, 2006 5:41 am namun sayang tidak ada tanggapan sama sekali, kemudian setelah gempa yogya benar terjadi, masyarakat peduli tauhid mengunjungi redaksi JP tentang kisah pembawa peringatan gempa yogya, yang kemudian di janjikan untuk di muat pada kolom opini. Bukti demi bukti terekam di vidio ini.

Tunggu punya tunggu, janji itu tidak pernah dimuat, bahkan brosur yang berisi peta gempa yogya dan permohonan mengurangi pemberitaan tentang mbah M tidak di gubris. Hal ini termuat pada tulisan kisah itu dalam Keberpihakan media massa pada paranormal Sep 11, 2006 1:28 pm

Seolah pepatah anjing mengonggong dan kafilah berlalu, maka mbah M-pun di panggil dalam acara agung JP award seolah ‘mengejek’ dengan mempertontonkan Pujian pada Mbah M dalam JP Award 2007 Jun 7, 2007 10:43 am

Tinggal Menunggu …..


Kisah-kisah oang kaya yang lupa merupakan peringatan bagi kita semua, tertuang dalam kisah :

Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan , kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya. (al-isra’16)

Dengan melihat model Keruntuhan Jakarta ,

maka pola-pola tersebut menjalar ke surabaya. Dimulai dari kisah lumpur lapindo (baca Di balik semburan baru porong ), kisah unik Pak M. Nuh menjadi menkoninfo yang sebelumnya kalah dalam pilihan rektor, kemudian terbakarnya pasar turi ( Di balik terbakarnya pasar turi Surabaya ) , kemudian putri Indonesia -2007 dari ITS.

Perhatikan pertanyaan ini : mengapa harus orang ITS yang menjadi putri Indoensia ?

Ternyata ….. perhatikan berita ini :

Miss Universe 2007 Ingin Menari Bali,
Jakarta, Miss Universe 2007 Riyo Mori sudah dua hari ini berada di Indonesia. Sejak tiba sudah ada yang diidam-idamkannya. Ia ingin ke Bali dan belajar menari.

Riyo Mori asal Jepang, memang dikenal sebagai penari. Dara 20 tahun itu bercita-cita membuka sekola tari internasional. Jadi tak heran tentunya jika ia ingin belajar menari Bali

Ya …. putri Indonesia yang di proyeksikan dalam kejuaraan Mis Uninerser, dimana saat ini adalah orang Jepang, sehingga terjawab sudah artikel Mengapa harus jepang ? Aug 27, 2007 7:59 am

Setelah kisah putri Indoensia, berita berikutnya adalah sakitnya dahlan iskan sebagai icon orang sukses yang dulunya alim atau santri, saat ini beliau sangat kaya-raya

[Update Kejadian tentang 11 ini benar-benar terjadi sebagai kejadian dahsyat yakni Tsunami Japan tgl 11-3-2011, terekam pada vidio ini]

Impacting


Dari kisah tersebut, maka link berita yang hilang dapat tersusun kembali, bahkan telah dituliskan di milis ini tentang kisah-kisah unik tentang Keunikan Siklus 11 dan siklus kobe . Mengapa siklus 11 ? cobalah cari berapa kali kisah dahlan iskan termuat dalam siklus 11, mulai beliau di operasi di lantai 11 (1102), paling kaya di Indonesia nomer 11 dsb yang kalau di tuliskan di sini kuatir disalah artikan sebagai paranormal

Dilain sisi, Putri Indonesia 2007 dari ITS ini mengungkapkan tentang wacana bikini yang dipakai oleh Nadine dimana termuat dalam artikel Keunikan Siklus 11 dan siklus kobe dan artikel Waktu tangguh hampir habis dimana mengingatkan saat Tsunami pangandaran :

Telah dekat saatnya dari apa yang dituliskan, semua berulang dengan pola yang sama namun berbeda pelaku. Semua berita saling mengait dan menyusun cerita indah dalam al-qur’an tentang kisah kota mekah (sindiran terhadap orang-orang kaya). Yang dicetak tebal adalah pesan khusus untuk orang-orang kaya termasuk pak Dahlan Iskan

Aku benar-benar bersumpah dengan kota ini ,dan kamu bertempat di kota Mekah ini,dan demi bapak dan anaknya. Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia berada dalam susah payah. Apakah manusia itu menyangka bahwa sekali-kali tiada seorangpun yang berkuasa atasnya?
Dan mengatakan: “Aku telah menghabiskan harta yang banyak”.
Apakah dia menyangka bahwa tiada seorangpun yang melihatnya?
Bukankah Kami telah memberikan kepadanya dua buah mata,lidah dan dua buah bibir.
Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan ,Tetapi dia tiada menempuh jalan yang mendaki lagi sukar.
Tahukah kamu apakah jalan yang mendaki lagi sukar itu? melepaskan budak dari perbudakan,atau memberi makan pada hari kelaparan,anak yatim yang ada hubungan kerabat,atau kepada orang miskin yang sangat fakir.Dan dia termasuk orang-orang yang beriman dan saling berpesan untuk bersabar dan saling berpesan untuk berkasih sayang.
Mereka adalah golongan kanan.Dan orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, mereka itu adalah golongan kiri.Mereka berada dalam neraka yang ditutup rapat. (al-qur’an surat al-balad)

[Update] Tulisan ini diterbitkan 4-september-2007, maka Jepang yang dimaksudkan siklus sebelas ini nyata terjadi 11-3-11 terjadi Tsunami Jepang

Tsunami jepang yang terjadi hari jumat tgl 11 maret 2011 yang didahului oleh gempa besar terjadi pkl 14:46:23, 11 Maret 2011 atau di indonesia menjadi 12.46, sebuah ilustrasi dari Tsunami ini tgl-bln-thn-jam-menit menjadi 11-maret 2011 pkl 12.46 WIB yang membuat sebuah arti 1+1+3+2+0+1+1+1+2+4+6=22. Pasti ada yang bertanya, kenapa menghitungnya memakai waktu WIB kenapa tidak waktu jepang saja ? perhatikan bahwa sebuah doa untuk memberikan tanda alam digaungkan selepas jumat di indonesia dan tidak seberapa lama tanda alam itu terjadi sesuai dengan doa 22 yang telah dipanjatkan tgl 9-des-2006 di sidoarjo atau lebih spesifik lagi sebagai WASPADA YANG KEMBAR pada tgl 23-nov-2006, terbukti beberapa tahun kemudian.
Perhatikan jika memakai waktu jepang yaitu 11-3-11 pkl 14.46 terjadi gempa, tidak-kah 1+1+3+1+1+1+4+4+6=22 juga, sebuah 22 yang terang, lebih detil di film berikut ini

Selain Tsunami Jepang yang terjadi, maka ditulisan ini juga dituliskan tokoh utama Dahlan Iskan yang saat menjadi menteri BUMN hampir celaka terjadi, baca Misteri Kecelakaan Mobil Listrik Dahlan Iskan

Kini di tahun 2016 beliaunya menghadapi masalah yang beruntun, Dahlan Iskan Marah pada Tersangka Korupsi BUMD “Dia merasa ditipu oleh tersangka saat penjualan aset.”

 

[Semua berjejak dari Tahun 2013]

fakta_kecelakaan_tucuxi_5_1_2013Tucuxi mobil listrik kecelakaan, yang memuat WASPADA YANG KEMBAR seperti gambar dibawah ini, akhrinya benar terjadi, yaitu T=20,U=21,C=3,U=21,X=24,I=9, semua berjumlah 98 dan Tucuxi kecelakaan tgl 5-1-2013, maka 98 hari jatuh pada tgl 13-4-2013, terjadi kecelakaan Pesawat Lion Air

tucuxi_celaka_5_1_2013_dan_lion_air_jatuh_13_4_2013

Fakta demi Fakta Kecelakaan Publik Figure tahun 2013 memuat simbol kembar Sebagai Warning penarik perhatian


Tahun 2013 dikenal sebagai tahun yang banyak kecelakaan untuk publik Figure spt berikut, Daftar kecelakan yang melibatkan para pubik figure sebagai iktibar yang kuat

  1. Anak Mentri Hatta Rajasa 1-1-2013 (baca Fenomena Kecelakaan maut BMW anak Hatta Rajasa)
  2. Mentri Kecelakaan 5-1-2013 (baca Misteri Kecelakaan Mobil Listrik Dahlan Iskan)
  3. Ustad UJE yang masih muda kecelakaan 26-4-2013 (baca Kejadian Aneh-Aneh Sebelum Ustad Jefri Al Buchori Wafat)
  4. Dul anak musisi Top kecelakaan 8-9-2013 (baca Kejadian Aneh-Aneh Sebelum Anak Ahmad Dani Kecelakaan)
  5. Paul Walker Kecelakaan 30-11-2013 (baca Kejadian Aneh Aneh Sebelum Paul Walker Meninggal Kecelakaan)
  6. Michael Scumi kecelakaan 29-12-2013 (baca Kejadian Aneh Sebelum Michael Schumacher Kecelakaan)

Kita ambil kasus di Indonesia yaitu celaka dari anak mentri dan selebritis, Fakta – Fakta Kecelakaan antara lain :

  1. Plat nomor B 272 HR dan B 80 SAL, BHR=28 dan BSAL=34, & 34+28=62 (Jakarta) = UJE
  2. Plat 80 dan 272, sebuah 8+0+2+7+2=19. (mobil pak Mentri) ,
  3. Dul D=4, U=21 dan L=12 adalah 4+21+12=37, => 62+37=99 sebagai simbol kembar
  4. Dul kecelakaan 8-9-2013, maka 44 hari tgl 22-oktober-2013 Terjadi Gempa Besar di Aceh
  5. Dul kecelakaan 8-9-2013, maka 62 hari jatuh tgl 9-11-2013, kecelakaan Heli Milik AD Terbakar, 13 Tewas, 6 Terluka
  6. Doa penutup UJE dipanjatkan 13-maret-2013 dan 44 hari berikutnya beliau kecelakaan tgl 26-april-2013, ada apa dengan 44 ini ? perhatikan gambar diatas dimana plat nomor UJE adalah 44, Sebuah simbol kembar 44 yang ada di kecelakaan mobil itu, hingga itulah nomor plat dari sepeda UJE yang membentuk simbol kembar 44, perhatikan Plat nomor Sepeda UJE yang kecelakaan B 3590 SGQ yang terkandung bahwa huruf B=2, S=19, G=7 dan Q=17, sehingga membentuk 2+1+9+7+1+7=27, sedangkan 3590 adalah 3+5+9+0=17 hingga 27+17=44

Kemiripan yang paling fenomenal terjadi selain yang disebutkan diatas adalah pada simbol 22 yang dimunculkan pada peristiwa ini, pada peristiwa anak Hatta Rajasa, simbol ini jelas terlihat muncul pada nopol, maka pada ahmad dhani adalah rangkaian 22 yang lain yaitu tanggal terjadi 8-9-2013, maka 22 hari sebelumnya adalah tgl 17-8-2013.

Dua puluh dua (22) hari sebelum anak ahmad dhani celaka, maka itulah tgl 17-8-2013 yang biasa disebutkan sebagai hari kemerdekaan RI. Hari kemerdekaan yang ke 68 itulah sebuah simbol 22 muncul lagi yaitu pada semua angka yang muncul pada hari kemerdekaan RI tsb dijumlahkan 1+7+8+2+0+1+3=22 juga. Gempa Aceh terjadi 44 hari setelah Dul kecelakaan 8-9-2013, seperti gambar dibawah ini

Adalah kebetulan demi kebetulan dari kecelakaan anak dari orang terkenal di negeri ini selalu memunculkan simbol 22 merupakan sebuah warning dari sang pencipta, dimana secara mudah 22 ini adalah ajakan kembali kepada al-quran yang sudah lama di dengun dengun-kan pada tulisan demi tulisan di blog maupun situs ini. Inilah 22 yang mudah di-ingat sebagai [Misteri Kematian Soeharto] Mengapa Tepat pkl 01.10 PM ?

Kita dipertontonkan anak anak orang terkenal di negeri ini,mengapa ketika kecelakaan terjadi, maka plat nomor mereka selalu nomor cantik2x ? anak Pak Hatta B 272 HR, anak Ahmad Dani B 80 SAL seolah merupakan penciri khusus yang akan dikuatirkan sebagai jawaban dari “generasi yang maka maunya banyak dan pada akhirnya kehancurannya yang terjadi,

Apa buktinya jika dua kecelakaan dari anak2x tokoh publik adalah sebuah warning ? perhatikan DUL yang cukup populer karena artis dibandingkan anak Hatta Rajasa, perhatikanlah D=4, U=21 dan L=12 sehingga 4+21+12=37. Perhatikanlah lagi BHR dan BSAL dari plat nomor tsb BHR=28 dan BSAL=34 sehingga 34+28=62 yang merupakan susunanan huruf kota JAKARTA.

Sebuah 99 muncul dari dua kecelakaan ini yakni 37+62=99 yang merupakan peringatanNya akan masalah ini.

Mengapa 80 dan 272 dari plat nomor tesb tidak dijumlahkan ? perhatikan sekali lagi 80 dan 272, sebuah 8+0+2+7+2=19. Inilah sebuah 19 yang pernah muncul dan celaka pula (baca Misteri Kecelakaan Mobil Listrik Dahlan Iskan )

fakta_kecelakaan_tucuxi_5_1_2013tucuxi_celaka_5_1_2013_dan_lion_air_jatuh_13_4_2013Lalu apa arti 62 dari BHR dan BSAL ? selain kota jakarta, maka kejadian kecelakaan si DUL tgl 8-9-2013, maka 62 hari berikutnya jatuh pada tgl 11-9-2013 (9 november 2013) yang terjadi sebuah kecelakaan helikopter, baca Helikopter TNI MI 17 Jatuh, 9-11-2013

Heli Milik AD Terbakar, 13 Tewas, 6 Terluka

JAKARTA – Kecelakaan Helikopter MI-17 milik TNI Angkatan Darat di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, Sabtu (9/11) menelan korban jiwa. Dari 19 orang yang ada di dalam helikopter naas itu, 13 di antaranya meninggal dunia. Enam korban lainnya mengalami luka bakar yang cukup serius sehingga harus dilarikan rumah sakit di Tarakan.

“13 meninggal dunia dan enam luka bakar,” kata Kepala Pusat Penerangan TNI Laksamana Muda Iskandar Sitompul kepada JPNN, Sabtu (9/11) malam. Informasi yang dihimpun 13 korban tewas terdiri dari lima Anggota TNI AD dan delapan warga sipil. Penumpang selamat adalah dua Anggota TNI dan empat warga sipil. Korban yang selamat dibawa ke Rumah Sakit di Tarakan. Evakuasi diinformasikan akan dilanjutkan besok. Helikopter itu berangkat dari Bandara Juwata, Tarakan, menuju ke Pos Perbatasan Indonesia-Malaysia di Malinau. Selain mengangkut 19 orang, Heli membawa material bangunan untuk pembangunan Pos Pengamanan Perbatasan Indonesia-Malaysia. Capung mesin yang dibawa oleh Pilot Lettu CPN Agung Budiharjo berangkat pada pukul 9.09 Wita dari Bandara Juwata Tarakan menuju Desa Long Bulan melintasi Long Apung. Harusnya diperkirakan Helikopter mendarat pada pukul 10.06. Namun, hingga pukul 10.10 belum juga landing dan dikabarkan telah terbakar. (boy/jpnn)

Warning 911 Atas Jatuhnya Helikopter dari 62 Hari sejak AQJ Kecelakaan


SBY Sampaikan Belasungkawa pada Korban Heli Jatuh Jakarta – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan belangsukawa bagi korban tewas dalam kecelakaan helikopter MI-17 di Kalimantan Utara. SBY mendoakan keluarga korban tegar. “Saya sampaikan duka yg mendalam atas gugurnya para prajurit TNI & warga sipil dlm kecelakaan Heli MI-17 TNI AD,” kata SBY melalui akun twitternya, Sabtu (9/11/2013) malam.

Warning 911 atas jatuhnya Heli TNI AD ini merupakan sebuah simbol dariMI-17 dimana M=13 dan I=9, sehingga 1+3+9+1+7=30, hingga 30 hari setelah heli jatuh, terjadi kecelakaan yang menarik perhatian Jakarta (62 seperti yang dijelaskan diawal, Tabrakan Maut Kereta Api (KRL) vs Truk BBM, Mengapa Terjadi Tepat Tgl 09-12-2013?)

Bagaimana dengan kelanjutan truk BBM vs KRL ? sebagaimana 911 yang telah digaungkan maka tahu 2014 itulah bencana menjadi-jadi, di Indonesia

  1. Gunung Kelud Meletus dahsyat 13-feb-2014 yang membawa pesan 22 seperti KRL vs Truk BBM
  2. Longsor Banjar Negara 12-12-2014, di tanggal kembar
  3. Air Asia Jatuh 28-12-2014, memuat yang kembar seperti dibawah ini
  4. Di dunia semakin ditandai dengan Pesawat demi pesawat Jatuh membentuk 22

 

Waspada yang Kembar Terbukti di Tahun Kembar 2011

Lampiran :

 Daftar Orang Terkaya di Indonesia Agt 4th, 2007 by MFA-WP

Di bawah ini adalah daftar orang terkaya di Indonesia saat ini yang merupakan versi dari majalah Globe Asia. Mereka adalah : (Kurs Rp. 9.300/ US$1)

  1. Budi Hartono (66 tahun). Pemilik perusahaan rokok Djarum, Kudus. Kekayaan : US$4,2 miliar = Rp. 39.060.000.000.000 atau Rp. 39 Triliun lebih.
  2. Rachman Halim (60 tahun). Pemilik perusahaan rokok Gudang Garam. Kekayaan : US$3,5 miliar= Rp. 32.550.000.000.000 atau Rp. 32 Trilin lebih.
  3. Eka Tjipta Widjaja . Pemilik Sinar Mas Grup. Kekayaan : US$3,1 miliar = Rp. 28.830.000.000.000 atau Rp. 28 Trilun lebih.
  4. Soedono Salim (92 tahun). Pemilik Salim Grup. Kekayaan : US$2,8 miliar = Rp. 26.040.000.000.000 alias Rp. 26 Triliun lebih.
  5. Putera Sampoerna. Mantan Pemilik PT HM Sampoerna. Kekayaan : US$2,2 miliar = Rp. 20.460.000.000.000 atau Rp. 20 Triliun lebih.
  6. Teddy Wiliam Katuari . Pemilik Wings Grup. Kekayaan : US$1,1 miliar = Rp. 10.230.000.000.000 atau Rp. 10 Triliun lebih.
  7. Harry Tanoesudibjo. Pemilik Global Mediacom. Kekayaan : US$820 juta = Rp. 7.626.000.000.000 atau Rp. 7,6 Triliun lebih.
  8. Hashim Djojohadikusumo. Pemilik Nations Energy. Kekayaan : US$595 juta = Rp. 5.533.500.000.000 atau Rp. 5,5 Triliun lebih.
  9. Chairul Tanjung. Pemilik Para Group. Kekayaan :US$565 juta = Rp. 5.254.500.000.000 atau Rp. 5,2 triliun lebih.
  10. Bachtiar Karim. Pemilik Musim Mas. Kekayaan US$230 juta = Rp. 2.139.000.000.000 atau Rp. 2,1 triliun lebih.
  11. Dahlan Iskan. Pemilik Jawa Pos Group. Kekayaan US$ 172 Juta = Rp. 1.599.600.000.000 atau Rp. 1,5 triliun lebih.
  12. Aksa Mahmud (62 tahun). Pemilik Bosowa Grup. Kekayaan US$145 juta = Rp. 1.348.500.000.000 atau Rp. 1,3 triliun lebih.
  13. Sri Sultan Hamengkubuwono X (61 tahun). Guburnur DIY. Kekayaan US$140 juta = Rp. 1.302.000.000.000 atau Rp. 1,3 triliun lebih.
  14. Jusuf Kalla (65 tahun). Wapres RI & Hadji Kalla Grup. Kekayaan $125 juta = Rp. 1.162.500.000.000 atau Rp. 1,1 triliun lebih.

—————————–

Minggu, 11 Nopember 2001 Dahlan Iskan: ‘‘Saya Sosok di Perbatasan”

Ada sindiran yang sering ditujukan kepada Dahlan Iskan (50 tahun). Tokoh pers dan CEO Jawa Pos Network News (JPNN) ini konon kakinya nyaris tak pernah menginjakkan tanah. Karena satu pagi hari dia berada di Surabaya, siang di Medan, sore di Pontianak dan esoknya bukan tidak mungkin sudah ada di Cina atau negara lain.

Sindiran di atas memang lebih bertujuan menggambarkan kesibukan Dahlan. Maklum koran Jawa Pos yang dikelola suami Siti Napsiah sejak tahun 1982 itu, kini telah beranak-pinak. Tidak kurang sekitar 140 perusahaan yang berada di bawah bendera JPNN. Baik berupa penerbitan koran nasional, lokal, tabloid, percetakan, hingga pabrik kertas.

Kesibukan Dahlan hari-hari ini akan semakin bertambah. Sebab, sayap bisnis media yang dikibarkan kini mulai merambah bisnis penyiaran televisi swasta. Apalagi sejak dua tahun belakangan ini Dahlan juga diminta memimpin beberapa perusahaan daerah (BUMD) di Jatim.
Namun penampilan putra ketiga dari pasangan Mohamad Iskan dan Siti Khalisnah yang dianugerahi dua anak, Azzrul Ananda dan Isna Fitriana ini, nyaris tidak menampilkan layaknya pemimpin bisnis papan atas. Keseharian lelaki pemilik bola mata yang lebar ini sering dijumpai mengenakan sepatu kets serta baju yang ujung bawahnya dibiarkan di luar celana.

Setelah beberapa kali gagal memburu Dahlan melalui sekretarisnya, wartawan Republika Elsa Fifajanti dan Sigit Pamungkas menemui Dahlan di Stadion Gelora 10 November, Tambaksari, Surabaya. Dahlan yang saat itu sedang menyaksikan pertandingan Arema Junior melawan Persebaya Junior memberikan waktu satu setengah jam untuk sebuah wawancara. Berikut petikannya:

Sulit sekali mencari Anda.
Ah, nggak, saya ada di Surabaya saja kok. Tapi kalau bulan Oktober seperti saat ini, intensitas kesibukan saya makin meningkat. Saya jarang ada di Surabaya karena harus keliling ke seluruh perusahaan yang saya pimpin. Kira-kira ada 140-an perusahaan di seluruh Indonesia.

Ada 140 perusahaan?
Kira-kira. Saya tak pernah menghitung berapa tepatnya. Kenapa bulan Oktober, karena ini merupakan triwulan ketiga yang sangat penting pada sebuah perusahaan. Saya harus melakukan evaluasi kinerja perusahaan. Pada triwulan ketiga ini, evaluasinya agak berbeda, agak spesial. Saya biasanya memberikan perhatian agak serius pada triwulan ketiga, biasanya bulan Oktober. Pada triwulan pertama atau kedua biasanya belum bisa dilihat dengan jelas. Kalau triwulan ketiga ini jelek, berarti tahun depan harus diapain, sekaligus untuk merencanakan tahun ke depannya.

Anda sulit sekali dihubungi. Kabarnya Anda tidak pernah melengkapi diri dengan handphone?
Begini, saya menganut prinsip pendelegasian penuh kepada teman-teman. Kan setiap perusahaan itu ada penanggungjawabnya. Saya memberikan wewenang yang relatif penuh kepada mereka. Misalnya, saya tidak pernah menandatangani cek. Untuk membuat suatu keputusan, saya tidak pernah meminta kepada mereka agar minta persetujuan saya. Kalau semua orang minta persetujuan saya kan repot.

Bagaimana kalau ada hal-hal penting yang harus disampaikan kepada Anda, sementara ada sulit dihubungi?
Ya biarkan mereka memutuskan sendiri.

Kalau misalkan ada berita duka yang harus segera disampaikan?
Saya punya sekretaris, mbak Oemi namanya. Ia pasti tahu di mana keberadaan saya. Meskipun saya tidak bawa handphone tapi orang di sekitar saya kan bawa handphone. Jadi menurut saya tidak punya handphone itu baik-baik saja, sepanjang orang di sekitarnya punya handphone. Saya kan bisa pinjam orang di sekitar saya. Kalau saya tidak berada di Surabaya, mesti berada di salah satu perusahaan di suatu daerah. Dan sekretaris saya pasti tahu. Kalau tidak di Surabaya bukan berarti saya sendirian di tengah hutan, yang tidak bisa dihubungi. Sekretaris saya pasti tahu saya sedang bersama siapa. Dan di sekitar saya pasti ada telepon, ada tim manajemen yang pasti punya handphone

Kalau anda tiba-tiba membutuhkan handphone?
Ya pinjam orang di sekeliling saya, ha..ha..

Wah bayar pulsanya nebeng dong?
Kalau pakai telepon perusahaan ya perusahaan dong.

Lho kalau pinjam telepon anak buah Anda?
Ya masak sih saya pinjam nggak boleh. Ya bolehlah, saya toh pinjamnya nggak berjam-jam. Saya tahu diri kok. Paling-paling saya menghubungi seseorang agar menghubungi balik ke salah satu nomor telepon. Itu kan masalah manajemen saja.

Dahlan memang menjadi tokoh unik. Ia sering secara tiba-tiba nongol di suatu tempat, sehingga mengagetkan anak buah yang disidaknya. Cara ini, ia tempuh dengan secara tiba-tiba datang di bandara. Di bandara baru ia berpikir mau ke mana, sehingga ia sendiri yang beli tiket. Baru setelah tiba di tujuan, ia telpon sekretarisnya, memberitahukan posisinya. Ia juga sering memesan kamar hotel sendiri. Dengan penampilannya yang seperti itu, memang membuat resepsionis tak percaya. Suatu kali, di pertengahan 90-an, ia datang di Hotel Preanger Bandung, malam hari.
Ia pesan hotel. ”Tapi tarif di sini pakai dolar, Pak,” kata resepsionis menolak halus dahlan.
”Ya saya tahu,” jawab Dahlan.
Dua kali resepsionis menyatakan tarifnya pakai dolar. Dua kali pula Dahlan menyatakan bisa membayar dengan dolar.
Orang yang belum tahu isi kepala Dahlan memang tak percaya pada penampilan Dahlan. Karena sudah tahu isi kepala Dahlan-lah, Gubernur Jatim menawari Dahlan memimpin perusahaan milik Pemerintah Provinsi Jatim.

Bagaimana awalnya Anda menangani perusahaan daerah (BUMD Jatim-red)?
Saya memang diminta menangani perusahaan daerah, kira-kira ada 18 perusahaan daerah. Sebelum memutuskan untuk menjadi dirut di perusahaan daerah saya mengajukan beberapa syarat. Antara lain saya tidak digaji, saya tidak usah terlalu sering melapor kepada gubernur karena waktu akan habis, yang ketiga, saya minta diberi wewenang relatif penuh, diberi kepercayaan.

Apa alasan Anda tidak mau digaji?
Bagaimana perusahaan daerah mau menggaji, kondisinya semua jelek. Okelah, tidak apa-apa, supaya bisa memacu teman-teman lainnya di perusahaan daerah. Kalau saya yang tidak digaji saja bekerja keras, apalagi mereka yang digaji. Harusnya bekerja lebih keras dong.

Tentang doktrin Anda kepada para direktur di perusahaan daerah, bisa diceritakan?
Hari pertama menangani perusahaan daerah, seluruh direktur saya kumpulkan. Doktrin saya, ”mulai hari ini saudara-saudara harus berani mengambil keputusan. Tidak boleh datang minta petunjuk, pertimbangan dan lain-lain. Jika mau memutuskan tentang suatu hal, putuskan.”
Doktrin ini membuat para direktur dan manajer di perusahaan daerah ramai. Menurut mereka, sebelumnya tidak pernah ada doktrin seperti ini. Selama ini para manajer selalu berbudaya minta petunjuk. Saya bilang itu harus diubah. Akhirnya ada yang bertanya, nanti kalau mengambil keputusan sendiri tanpa petunjuk ternyata salah bagaimana? Saya jawab salah boleh saja. Uhh mereka ramai,.. salah nggak apa-apa, salah nggak pa-pa…

Lantas selanjutnya?
Saya katakan salah tidak masalah asalkan ada dua syarat. Keputusan yang diambil tidak boleh dilatarbelakangi oleh kepentingan tertentu. Kepentingan pribadi, temannya atau siapa pun. Kalau memang salah, ya memang betul-betul salah ini tidak apa-apa. Pengambil keputusan itu tidak akan mengulangi lagi.

Kenapa boleh salah, kalau fatal bagaimana?
Pertama, salah boleh karena orang harus belajar dari kesalahannya. Memangnya saya tidak pernah berbuat salah. Saya ribuan kali, bahkan jutaan kali berbuat salah. Tapi karena saya bertanggungjawab terhadap kesalahan itu, akhirnya saya harus belajar dari kesalahan itu, dan membalas kesalahan itu dengan bekerja lebih baik. Akhirnya kesalahan itu tertutupi dengan kesempatan berikutnya, yang nilainya lebih baik. Jadi manusiawi sekali kalau sampai orang itu berbuat salah.

Kedua, salah boleh, asalkan tidak mengulangi kesalahan yang sama, di tempat yang sama pula. Karena apa? para manajer atau direktur itu akan mengambil banyak keputusan. Lha kalau salah di tempat yang sama kan jadi salah terus. Kalau begitu dia memang tidak pintar. Tidak boleh dijadikan manajer.

Setelah itu apakah kelihatan hasilnya?
Sejak itu perusahaan daerah di Jatim maju sekali. Semua direktur dan manajernya berani mengambil keputusan. Justru setelah diberi wewenang seperti itu, mereka tidak berani main-main. Tetapi tidak semuanya begitu. Dari keseluruhan perusahaan daerah yang saya tangani, sepertiganya tidak berani mengambil keputusan. Mereka datang kepada saya biang, ”Pak, saya tidak berani memutuskan,”. Mereka ini tetap minta pertimbangan. Namun saya tetap bersikukuh, tidak. Saya katakan,”Anda sudah jadi manajer, gaji dinaikkan, berarti harus berani mengambil keputusan. Kalau tidak, berhenti saja, ganti yang lain”.

Apa yang terjadi?
Manajer tadi balik ke kantornya. Mengajak teman-temannya berunding untuk mengambil keputusan. Wah, ini bagus sekali. Lantas keputusan itu menjadi keputusan tim. Akhirnya tanggungjawabnya bersama. Menurut saya, ini jauh lebih baik dibanding mereka yang mengambil keputusan sendiri. Artinya, keputusan itu diambil dengan kontrol teman-temannya.

Sudah berapa lama anda menangani perusahaan daerah?
Hampir dua tahun ini. Alhamdulillah kondisi perusahaan daerah berangsur-angsur membaik. Tahun pertama jika diakumulasikan semua, labanya mencapai Rp 4 miliar. Tahun ini kemungkinan labanya mencapai Rp 8 miliar.

Tapi, ada juga perusahaan daerah yang ditutup?
Ya, buat apa mempertahankan yang sudah tidak ada harapannya, SDM-nya kita carikan jalan keluar.

Ngomong-ngomong filosofi hidup Anda apa sih?
Ahh,.. saya tidak mempunyai filosofi, jalani saja hidup ini. Kalau dianggap sebuah filosofi ya istiqomah itu yang utama.

Sebetulnya apa sih cita-cita Anda?
Saya merupakan orang yang tidak pernah mempunyai cita-cita.

Mengalir seperti air?
Tapi menurut saya, sangat beruntung lho orang yang tidak mempunyai cita-cita. Ia akan menjadi lebih fleksibel. Kelemahan orang yang mempunyai cita-cita akan menjadi kaku. Karena dia punya tujuan. Padahal belum tentu kalau di tengah jalan tidak ada hambatan, yang seharusnya dia belok, tapi karena punya cita-cita dia tabrakin terus sehingga… (tidak dilanjutkan -red). Tapi kalau orang yang tidak punya cita-cita ketika nabrak di sini, akan belok, kepentok di sana belok … demikian seterusnya. Itulah saya.

Apakah sewaktu kecil tidak pernah punya cita-cita menjadi dokter, insinyur, dan sebagainya?
Mana punya orang desa seperti saya ini punya cita-cita seperti itu. Saya kan orang desa tulen, lahir di desa Tegalarum, Magetan. Kalau dikatakan sebuah cita-cita saat kecil, adalah keinginan memiliki sebuah sepeda pancal.

Kapan anda dilahirkan.
Saya tidak pernah tahu kapan dilahirkan. Tanggalnya pun saya tidak tahu.

Kok begitu, kalau ingin memperingati hari ulang tahun bagaimana?
Sepanjang hidup saya tidak pernah memperingati hari ulang tahun. Begini, ketika saya lahir, menurut saudara-saudara saya, tanggal lahirnya ditulis dengan kapur tulis di belakang lemari dapur, yang menuliskannya saudara-saudara saya itu. Karena ibu saya tidak bisa menulis, sedangkan ayah saya hanya bisa baca tulis huruf Arab. Di kemudian hari ternyata lemari dapur itu dijual untuk membeli beras. Tanggal yang ditulis dengan kapur itu turut hilang. Tidak pernah ada yang mencatat lagi. Tapi yang pasti tahunnya 1951.

Lemari tersebut satu-satunya lemari yang kami miliki. Mana ada orang desa punya lemari baju. Pakaian hanya satu. Saya dulu ketika kecil, kalau mencuci baju mandi dulu di kolam, sambil mencuci terus bajunya dijemur. Kita mandi terus sambil menunggu sampai baju itu kering.

Bagaimana memberikan keterangan untuk ijazah Anda?
Nah, karena saya tidak punya tanggal lahir, akhirnya saya buat sendiri. Karena setiap ijazah harus ada penjelasan. Saya buat sebagai 17 Agustus, yang pasti tahunnya 1951. Ini tercantum mulai ijazah Ibtidayah, Tsanawiyah sampai Aliyah.

Kenapa anda memilih tanggal 17 Agustus, apakah supaya diperingati di seluruh Indonesia?
Nggak, nggak, saya tidak pernah punya keinginan seperti itu. Gampang saja, tanggal itu gampang diingat.

Orang yang tidak tahu, tidak akan mengira kalau Anda adalah seorang direktur dari sekian perusahaan. Apalagi melihat penampilan Anda. Apakah Anda sengaja menyembunyikannya?
Nggak, saya tidak pernah berniat menyembunyikan identitas diri. Ya, terus terang saya mempunyai tokoh yang saya kagumi seperti Gunawan Mohamad. Dia adalah senior saya. Penampilan beliau ya begitu-begitu saja. Saya kan malu kalau lebih mentereng dibanding beliau. Lagipula untuk apa sih. Saya punya prinsip dari bapak saya, untuk apa kita beli baju dengan cara ngutang. Tidak usah beli baju bagus-bagus kalau harus ngutang. Karena apa, ketika kita membeli satu baju bagus, pasti ada orang lain yang memiliki lebih bagus. Biar kamu memiliki baju jelek, masih ada orang lain yang memiliki baju lebih jelek. Jadi biarkan apa adanya. Saya biasa pakai sepatu kets. Ketika untuk satu keperluan, saya harus tampil formal, biasanya saya pinjam sepatu teman-teman yang kebetulan ada di dekat saya.

Apakah telah menyiapkan generasi penerus untuk kerajaan bisnis Anda?
Begini, dua anak saya sengaja saya sekolahkan di Amerika, jauh dari hiruk-pikuk kehidupan koran. Sejak SMA mereka saya kirim sekolah di sana. Saya ingin mereka tidak terjun ke dunia koran karena dunia ini saya anggap berat sekali. Anak saya yang pertama, laki-laki mengambil jurusan marketing. Yang nomor dua, perempuan mengambil jurusan akuntansi. Saya pikir keduanya jauh dari kehidupan koran. Akan tetapi, tahukah Anda, ternyata orang tua angkat anak saya yang pertama adalah seorang pemilik koran daerah di Kansas, Amerika dan seorang master jurnalistik. Jadi ketika SMA anak saya tinggal di situ, ya tiap hari diajari tentang jurnalistik, mengelola koran, fotografi maupun lay out. Saya pikir ya sudahlah, dia lebih koran dibanding saya. Kecintaannya terhadap koran melebihi saya, tapi sama sekali itu bukan keinginan saya.

Terus putri Anda yang kedua?
Dia kelihatannya tidak tertarik bekerja di koran. Lebih ke bidang akuntansi. Selain itu dia juga tertarik di bidang kesenian. Dia nampaknya suka membuat puisi. Saya pernah dibuat trenyuh olehnya. Saya pikir anak-anak saya jauh dari saya. Namun suatu ketika saya menemukan satu puisi yang dibuat khusus untuk saya dalam bahasa Inggris. Aduh saya terharu sekali, ternyata dia sangat mencintai saya.

Bagaimana cara melakukan pendekatan dan memberikan penghargaan untuk kedua anak Anda?
Suatu ketika saya panggil mereka berdua ke restoran yang cukup bagus di Amerika. Saya katakan kepada mereka, sengaja mereka saya undang dan saya ajak makan di restoran yang cukup bagus, khusus sebagai ucapan terima kasih saya untuk mereka berdua. Karena selama ini mereka berdua tidak pernah membuat repot saya, tidak aneh-aneh. Seandainya mereka berdua aneh-aneh, karena uang ada, kesempatan ada, dengan usia yang memungkinkan untuk berbuat aneh-aneh, apakah itu narkotik atau terlibat kenakalan remaja, apakah menghamili anak orang, alangkah repotnya saya, dan alangkah saya tidak akan bisa bekerja. Karena itu saya betul-betul secara khusus mengucapkan terima kasih kepada mereka secara khusus.

Kehidupan Anda rasanya kok diwarnai keberhasilan terus.
Ahh, nggak saya juga pernah mengalami banyak kegagalan, puluhan kali. Tapi yang gagal kan tidak pernah diberitakan. Bahkan puluhan miliar pula saya membuat kesalahan. Tapi karena yang tidak salah ratusan miliar, okelah orang menganggap saya selalu berhasil.

Barangkali dari sekian kegagalan ada yang paling membekas?
Hmmm (Dahlan menerawang -red) kalau di bidang usaha ini adalah kegagalan koran pertama di luar Jawa Pos, anak Jawa Pos yang pertama, Cahaya Siang di Menado, yang dalam hitungan bulan sudah gulung tikar. Ah, sudahlah yang gagal tidak usah diceritakan, wong gagal kok. Tapi kalau suatu ketika ada seminar yang membicarakan kegagalan-kegagalan Dahlan Iskan, saya mau menjadi pembicaranya.

Akhir-akhir ini Anda kelihatan dekat dengan warga keturunan China.
Kenapa? Memangnya tidak boleh? Sejak dulu saya dekat dengan warga keturunan Cina ini. Karena saya punya prinsip keanekaragaman itu perlu. Saya punya prinsip inklusif dan , fairness itu perlu.
Saya ingin untuk toleransi kemasyarakatan itu perlu orang-orang yang berada dalam daerah perbatasan. Mungkin saya sulit di satu posisi, karena saya berada di perbatasan antara Islam dan Kristen, perbatasan antara pribumi dan non pribumi, perbatasan antara gerakan politik dan bisnis, perbatasan antara sosial dan olah raga. Biasanya orang yang berada di perbatasan itu, kalau tidak enak di dua sisinya, ya terjepit di dua sisinya. Itu saya sadarilah, dan di Indonesia ini sebetulnya memerlukan banyak orang yang berada di perbatasan ini, supaya yang disebut kesalahpahaman ada yang menjembatani. Saya menyadari sebagai orang di perbatasan itu dengan segala konsekuensinya. Saat ini kan ada kecenderungan keberpihakan orang. Kalau tidak di sini ya di sana. Lantas siapa yang akan menjembatani jika ada konflik. Saya pikir ya orang di perbatasan seperti saya ini.

Apakah ini bisa disebut sebagai sosok yang abu-abu. Tidak jelas putih dan tidak jelas hitam?
Ya terserahlah, abu dulu, jangan abu-abu. Kalau baik ya Abu Thalib, kalau jelek ya Abu Jahal, kalau lucu ya Abunawas. Dilihat perkembangannya, kalau nggak jelas terus ya abu-abu. Suatu saat di komunitas Islam saya pernah didoakan oleh mereka, setelah menjelaskan posisi saya yang berada di perbatasan itu. Doa mereka semoga nanti Pak Dahlan Iskan chusnul khotimah. Saya mengelus dada, sampai sebegitu ya doa mereka.

Dari sisi kesehatan apakah Anda pernah punya gangguan kesehatan yang serius?
Pernah kudisen, korengan, kena disentri. Itu waktu kecil. Kemungkinan saat ini sudah habis penyakitnya. Karena sepanjang waktu saya lebih banyak habis di pondok pesantren. Di pesantren kan belum lengkap kalau tidak kudisen. Saya enam tahun berada di ponpes Takeran, Magetan.

Sampai saat ini barangkali Anda masih punya obsesi?
Nggak ada, nggak ada bener nggak ada. Saya jalani saja hidup ini.

Barangkali Anda sudah puas dengan anda yang capai?
Puas juga nggak, tidak puas juga nggak, pokoknya jalani saja hidup ini. Darah daging saya tetap sebagai wartawan. Kemana saya pergi saya sempatkan untuk menulis. Kalau saya lihat wartawan yang tulisannya tidak bagus, masih gregeten, aduh gimana ini. Saya sempatkan memanggil wartawan tersebut untuk saya ajak ngomong. Eh mestinya Anda begini dan sebagainya.

Apakah Anda punya tokoh idola?
Saya kagum dengan Goenawan Moehammad, senior saya. Dia itu seniman tapi mampu menjadi manajemen yang baik. Biasanya kalau seniman selalu dikritik soalnya pasti tidak mampu menjadi manajemen yang baik. Dia seniman yang baik juga manajer yang handal.