Gempa Tapanuli, Mengapa Terjadi Tepat 14-Juni-2011 ?

Gempa besar yang melanda indonesia,  setelah gempa blitar tertanggal 17-mei-2011 (baca  Gempa Blitar, Sebuah Peringatan Bencana Besar) terjadi selang waktu dengan terjadinya gempa yang berurutan yaitu: Senin, 13/06/2011 21:47 WIB Gempa 6,9 SR Landa Tahuna Sulut  disisi timur kemudian // Gempa 6,9 SR Terasa Kuat di Ternate, Warga Pusing-pusing dibelahan dunia, guncangan gempa pun terjadi  Senin, 13/06/2011 20:41 WIB  Gempa 6 SR Guncang Selandia Baru . Esok harinya  disusul di sisi barat yaitu Selasa, 14/06/2011 07:22 WIB Gempa 5,5 SR Guncang Tarutung Sumut  Gempa 5,5 SR Guncang Tarutung Sumut

Gempa Tapanuli atau Taruntung berakibat Sejumlah Sekolah Rusak Berat Akibat Gempa Tapanuli 

Jakarta – Gempa 5,5 SR yang mengguncang Tapanuli Utara, Sumatra Utara, mengakibatkan sejumlah rumah rusak ringan dan berat. Selain itu, 26 ruangan belajar di dua gedung sekolah mengalami rusak berat. Gempa yang terjadi, Selasa (14/6) malam, pukul 07.08 WIB dan pukul 10.01 WIB. Sebanyak 11 ruang belajar di SMA Negeri 1 mengalami rusak berat. Sementara di gedung SMP Negeri 1 sebanyak 15 ruang belajar juga mengalami rusak berat. Selain itu, satu gedung PAUD dan TK juga megalami kerusakan. Berdasarkan data yang dikeluarkan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, selain merusakkan rumah-rumah warga, gempa juga sempat menyebabkan longsornya bukit dan menimbun badan jalan. Namun pembersihan material longsor sudah dilakukan, dan jalanan sudah mulai dapat dilalui. Sebanyak 150 unit rumah mengalami rusak ringan dan 29 unit rumah rusak berat. 3 unit gereja dan satu masjid juga mengalami kersakan. Korban luka ringan tercatat sebanyak 50 orang “Penduduk yang rumahnya rusak disarankan untuk tinggal sementara di tenda yg telah disediakan,” tulis Sutopo dalam paparan dampak gempa. (ahy/lrn)

Tercatat 28 hari dari kejadian gempa blitar 17-mei-2011, maka terjadi gempa taruntung Ratusan Rumah di Tapanuli Rusak Parah Diguncang Gempa  sebuah jeda 28 yang merupakan sebuah jawaban dari tulisan terakhir thephenomena yaitu Aneh, Seri Mobil Nyemplung Di Kolam bundaran HI, Ada Apa ? tercatat diakhir alinea

………Jadi keanehan demi keanehan dari seri mobil yang nyemplung ke kolam bundaran HI, pada akhirnya merupakan sebuah jawaban tentang 11, 22 dan 28……

Dari tulisan tersebut semua mengacu pada sebuah nilai 11, dan itulah mengapa gempa yang  merusak terjadi tepat tgl 14-6-2011 - Korban Gempa di Tapanuli Utara Dirikan Tenda tiada lain 14-6 adalah sebuah elemen 1+4+6 yang tiada lain adalah 11. Gempa yang lebih besar yang terjadi sehari sebelumnya tidak-lah merusak, Gempa 6,9 SR Dekat Tahuna Sulut namun justru tepat tgl 14-juni-2011 hanya dengan kekuatan lebih kecil, Gempa 5,5 SR guncang Tapanuli maka gempa itu merusak, MENGAPA ?

Selain sebagai jawaban dari peringatan akan SEBELAS (ingat tentang gempa jepang, yang terjadi tepat 11-maret-2011 dan gempa selandia baru 22-2-2011, Kejadian Aneh pada Gempa dan Tsunami Jepang ) maka  SEBELAS pada gempa taruntung ini merupakan sebuah miniatur dari gempa yang lebih besar dan merusak, mengapa ?

Perhatikan sebelum gempa itu terjadi, maka sebuah kejadian aneh terjadi, yaitu Pipa Pertamina Terbakar, Warga Langkat Bersiap Selamatkan Diri 

Medan – Kebakaran yang terjadi pada pipa gas milik Pertamina di Langkat, Sumatera Utara (Sumut), membuat warga sekitar khawatir. Sebagian di antara mereka bersiap-siap untuk mengungsi sekiranya keadaan memburuk. Sebagian warga yang bermukim di jalur pipa yang terbakar itu, yakni di Desa Pangkalan Batu, Kecamatan Pangkalan Brandan Barat, Langkat, sudah mulai menyiapkan diri. Mereka mengemas pakaian dan barang-barang yang akan dibawa langsung sekiranya kondisinya sudah memaksa untuk mengungsi. “Umumnya warga di sini sudah bersiap, termasuk keluarga saya. Kondisinya mengkhawatirkan. Kalau api menyambar atau meledak pua pipanya, bisa gawat,” kata Feri, salah seorang warga kepada wartawan melalui telepon, Selasa (14/6/2011).

Hingga Selasa dini hari, upaya pemadaman masih terus berlangsung. Daniel Munthe, Kepala Layanan Operasi PT Pertamina E&P, Field Pangkalan Susu, menyatakan, sejauh ini mereka terus berupaya agar api segera padam, tetapi belum bisa dipastikan waktunya. “Kita terus berupaya ini. Kita berharap sesegera mungkin apinya padam. Setelah itu baru kita lakukan pemeriksaan, termasuk untuk mengetahui penyebab kebakaran,” kata Daniel Munthe. Api dari pipa yang terbakar itu yang tingginya sempat mencapai sekitar 25 meter, kini sudah semakin mengecil. Selain itu proses pemompaan atau distribusi gas dari lapangan Manifold sudah dihentikan sehingga potensi masalah semakin kecil. Pipa yang terbakar tersebut merupakan jalur pemompaan gas dari Manifold menuju Pangkalan Susu. Kendati merupakan milik Pertamina, namun selama ini digunakan Salamander Energy (North Sumatra) Ltd, yakni perusahaan Technical Assistance Contractor untuk PT Pertamina E&P.  (rul/irw)

Kejadian ini nyaris sama dengan kilang minyak pertamina yang terbakar di cilacap tgl 2-april-2011, kemudian di susul gempa besar 7 SR tanggal 4-4-2011 (Gempa Aneh di Cilacap 7.1 SR Terjadi 4-4-2011) Kejadian aneh ini adalah kilang yang terbakar hanyalah kilang 31 sebagaimana halnya Kasus Nazaruddin Mirip Dengan Kejadian Sebelum Tsunami Aceh

Gempa merusak di tapanuli adalah gempa yang kembali ke asal dari nazarudin yang mana dekat dengan daerah tsb, Melihat Desa Kelahiran Nazaruddin

………. Desa Bangun, desa kelahiran Nazaruddin berjarak sekitar 10 kilometer dari kota Pematang Siantar, kota terbesar kedua di Propinsi Sumatra Utara. Desa ini berada di perlintasan Kota Pematang Siantar menuju Kota Kerasaan, Kabupaten Batubara. Desa Bangun ini masuk dalam wilayah Kabupaten Simalungun, meskipun jaraknya lebih dekat ke Kotamadya Pematang Siantar daripada ke Ibukota Kabupaten Simalungun….

Akhirnya dengan adanya gempa tapanuli utara yang merusak, terjadi tepat tgl 14-juni-2011 adalah sebuah peringatan akan sebuah bencana besar yang nyaris berulang seperti yang terus menerus dituliskan di sini.