Fenomena Alam Semesta

Kumpulan Fenomena Alam Sebagai Bahasa Universal Untuk Menyelamatkan Bumi Dari Kehancuran

Penampakan Bidadari Pada Letusan Merapi

Tulisan ini merupakan sebuah seri dari  Misi Penyelamatan Manusia Dari Bencana di Bumi, dimana kejadian besar yang menjadi perhatian banyak publik  merupakan sarana untuk lebih mendekatkan diri pada Allah swt. Berpijak dari itu, peristiwa besar juga merupakan sebuah kunci untuk menguak rahasia alam semesta.

Salah satu yang telah terbukti adalah pada kisah gempa yogya 27 mei 2006 lalu (bagi yang belum pernah membaca,silahkan dicek Inilah Kisah Nyata Pembawa Peringatan Sebelum Gempa Yogya 27-mei-2006) , rahasia itu dapat terkuak, tentunya dengan berdoa iklash kepada Allah swt semata, rahasia itu diberika kepada siapa yang dikehendakiNya.

Letusan merapi terus terjadi, sejak tgl 26-oktober-2010, sampai munculnya lava pijar tgl 2-november-2010. Lava pijar yang muncul di malam hari, oleh beberapa kalangan di sebut sebagai serupaan bidadari, berikut foto di detik.com:

GB
(sumber gambar detik.com)

Lava pijar Merapi keluar dari kubah lava tampak merah menyala terlihat dari pinggir Kali Woro Desa, Balerante Kecamatan Kemalang, Klaten Jawa Tengah pada hari Selasa (2/11/2010) pukul 23.00 WIB.

Foto dimalam hari dengan lava pijar membentuk kilatan lava seorang wanita dengan kedua tangan menenelentang, itulah berita-berita yang ramai, sebagaimana penampakan mbah petruk (baca Penampakan Mbah Petruk Sebelum Gunung Merapi Meletus)

Foto (detik.com) tersebut milik Suswanto (40), 
warga Dusun Anom,Desa Sudimoro, 
Kecamatan Srumbung, Magelang, Jawa Tengah

Benarkah foto-foto itu menampakkan foto dengan kesan tertentu bagi yang melihatnya ?


Mbah Marijan tidak mau mengungis karena masih menunggu wangsit mbah petruk, padahal bayangan ‘mbah petruk’ sudah menampakkan diri sebelumnya,Kronologi Detik-detik Wedhus Gembel Sergap Rumah Mbah Maridjan

Selain Mbah Marijan, dua orang lain yang terjebak dan tidak bisa dievakuasi adalah Mbah Poniman dan istrinya, tokoh masyarakat Desa Kepuhardjo. Seperti juga Mbak Marijan, Mbah Poniman juga enggan dievakuasi sejak dini karena menunggu wangsit dari Petruk.

Sisi lain, agar menjawab hal itu, maka sesungguhnya dialam semesta ini, semuanya adalah milik Allah swt semata, entah oleh Allah dibentuk sebagai awan yang mirip dengan ornamen tertentu, atau pijaran api yang membentuk simbol tertentu, semua adalah kehendak Allah swt semata. Merujuk pada letusan merapi yang terjadi tgl 26-10-2010, kemudian tampak lava pijar yang berkesan tertentu tgl 2-11-2010, tersebutlah Surat ke 20 ayat ke 6 yang menyebutkan:

Kepunyaan-Nya-lah semua yang ada di langit, semua yang di bumi, semua yang di antara keduanya dan semua yang di bawah tanah.

Sebuah foto dengan kesan tertentu adalah wajar saja, dimana hal itu dapat diartikan sebagai sebuah pesan Allah swt tentang kebesaranNya, khususnya di bulan novemver ini, yaitu tgl 2-11-2010 itulah lava pijar mulai muncul. Kemunculan ini sebagai sebuah memori tahun 2006 lalu, tentang sebuah kesan pula tercatat tgl 22-11-2006, ledakan lumpur lapindo yang membentuk asma Allah, (sumber detik.com)

Sebuah foto dengan kesan tertentu sebagai simbol simbol dialam ini, sesungguhnya adalah sebuah peringatanNya, terlebih pada ledakan foto 22-11-2006 lalu sebagai sebuah iktibar bagi kita semua yaitu tercatat pada surat 22 ayat 11 yang menyebutkan salah satu sifat manusia secara umum dimana sebuah pengabdian bergantung kepada nasib yang menimpa diri masing-masing.

11. Dan di antara manusia ada orang yang menyembah Allah dengan berada di tepi [981]; maka jika ia memperoleh kebajikan, tetaplah ia dalam keadaan itu, dan jika ia ditimpa oleh suatu bencana, berbaliklah ia ke belakang [982]. Rugilah ia di dunia dan di akhirat. Yang demikian itu adalah kerugian yang nyata.
[981]. Maksudnya: tidak dengan penuh keyakinan. [982]. Maksudnya: kembali kafir lagi.

Foto ‘bidadari’ yang di foto tgl 2-11-2010 itulah pula menceritakan tentang kepuran-puraan dari sebuah keimanan kepada Allah swt, dimana pada surat 2 ayat 11 telah dijelaskan siapa sesungguhnya yang membuat kerusakan dimuka bumi ini, surat 2 ayat 11:

11. Dan bila dikatakan kepada mereka:”Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi”. Mereka menjawab: “Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan.”

Inilah sebuah pesan dari gunung merapi yang lebih luas daripada hanya sekedar mbah petruk, seorang bidadari atau apapun itu namanya, sesungguhnya telah terang akan gunung merapi itu yang telah mengubur ‘tokoh bangsa’ yaitu mbah marijan yang dielu-elukan sebagai pembuat kebaikan di muka bumi (merapi), Menag: Mbah Maridjan Memberikan Inspirasi Keteladanan sesungguhnya korban yang banyak justru berada di sekitar beliau, Korban tewas di sekitar Mbah Maridjan jadi 16 orang

Mengapa pesan dari gunung merapi lebih tertuju pada mbah marijan ?


Hal ini berkaitan dengan beberapa hal yang telah berlalu di masa jaya beliau yaitu tahun 2006 lalu, dimana itulah beliau, 26/08/2006 13:36 WIB Mbah Marijan Pimpin Labuhan Merapi

iklan_mbah_marijan(in memoriam Mbah Marijan
 menjadi Iklan, sumber kompas.com)

Bagus Kurniawan – detikcom
Sleman – Juru kunci Gunung Merapi, RP Suraksohargo yang lebih dikenal Mbah Marijan memimpin prosesi labuhan alit di Gerbang Srimanganti atau Pos 2 Merapi. Upacara labuhan alit yang jatuh setiap tanggal 30 Rejeb penanggalan Jawa 1939 itu dilakukan untuk memperingati jumenengan dalem atau naik tahta Sri Sultan Hamengku Buwono X sebagai raja Kraton Ngayogyakarto Hadiningrat.

Upacara adat Labuhan Merapi hari ini, Sabtu (26/8/2006) di Dusun Kinahrejo, Desa Umbulharjo Kecamatan Cangkringan Sleman yang juga menjadi kediaman juru kunci Merapi, Mbah Marijan. Prosesi ini digelar sehari setelah dilakukan upacara labuhan di Parangkusumo Bantul. Sebelum dilakukan prosesi, pada hari Jumat  kemarin telah dilakukan upacara serah terima ubarampe labuhan dari utusan kraton kepada pejabat Kabupaten Sleman di Kecamatan Cangkringan. Dari kecamatan, barang-barang yang akan dilabuh ini pada sore harinya akan diserahkan kepada kepada juru kunci Merapi, untuk disemayamkan. Baru pada hari Sabtu pagi, prosesi labuhan dimulai dipimpin Mbah Marijan bersama beberapa abdi dalem kraton lainnya. Ratusan warga turut hadir memadati halaman rumah Mbah Marijan untuk menyaksikan prosesi tahunan ini.

Sebelum prosesi arak-arakan dimulai, warga yang ingin ngalap berkah sudah ada yang mendaki lebih dulu melalui jalur pendakian bagian selatan. Menjelang subuh sudah banyak warga yang berkumpul di pendopo Srimanganti tempat prosesi labuhan dimulai yakni di Pos 2 di wilayah Kendhit yang merupakan batas hutan vegetasi Merapi. Sejak pagi hingga acara berlangsung langit cerah dengan suhu udara sekitar 20 derajat Celcius. Menjelang dilaksanakan upacara labuhan sejak Jumat sore hingga Sabtu pagi, Merapi tampak jelas, meski beberapa hari sebelumnya gunung itu selalu tertutup kabut. Beberapa barang yang dilabuh sebanyak 8 macam meliputi, kain sinjang cangkring, semekan gadhung melati, semekan bango tolak, peningset yudharaga, selendang cindhe, kain kampuh poleng, minyak wangi, kemenyan ratus, uang kepeng dan beberapa sesaji diantaranya nasi ingkung lengkap danlain-lain.

Labuhan-merapi(sumber gambar tempo.co.id)

Semua ubarampe labuhan dibawa oleh para abdi dalem. Mbah Marijan langsung memimpin sendiri jalannya prosesi sebagai pembuka jalan. Turut mendampingi selama berlangsung prosesi hingga menuju tempat acara di Pos 2 beberapa anggota Tim SAR DIY dan relawan lainnya. Setelah berjalan mendaki selama lebih kurang 2 jam, rombongan tiba di tempat upacara. Ratusan orang yang sudah datang lebih dulu maupun yang datang bersamaan rombongan Mbah Marijan langsung duduk di sekitar tempat prosesi. Setelah dilakukan wilangan atau pengecekan satu-persatu barang yang akan dilabuh. Setelah dinyatakan lengkap semua ubarampe labuhan kemudian di tempat yang telah disediakan. Bersamaan dengan dibakarnya kemenyan dilakukan doa bersama memohon keselamatan. Usai dilakukan doa bersama barang-barang yang dilabuh kemudian diperebutkan warga yang ingin ngalap berkah.

Ubarampe yang dilabuh itu sebagai bentuk permohonan untuk mendapatkan kesejahteraan dan keselamatan terutama kepada Sultan, negara Indonesia, Kraton Yogyakarta beserta warga Yogyakarta seluruhnya diberi keselamatan di jauhkan dari berbagai bencana terutama pasca erupsi Merapi tahun ini maupun berbagai bencana dan musibah lainnya.

Labuhan itu juga sebagai persembahan kepada penguasa Gunung Merapi yang dipimpin Eyang Kyai Sapu Jagad, Empu Rama, Empu Ramadi, Krincing Wesi, Branjang Kawat, Sapu Angin, Mbah Lembang Sari, Nyai Gadhung Mlati dan Kyai Megantoro yang kesemuanya sebagai penguasa di Gunung Merapi. (jon)

Mbah Marijan yang ikut menjadi korban keganasan merapi (baca Kejadian Aneh-Aneh Sebelum Mbah Marijan Meninggal) menjadi headline dari banyak media. Hampir  semua media memberitakan kejadian ini yang menunjukkan betapa beliau menjadi tokoh sentral di negeri indonesia. Apalagi jasad mbah marijan ditemukan dalam posisi bersujud, (baca Mbah Marijan Meninggal, Posisi Sujud Atau Disujudkan ?)  maka tafsir dari posisi sujud beliau tentu sangat-lah beragam, yang rata-rata menunjukkan betapa jasad beliau ini adalah bentuk tunduk patuh kepada Allah swt, bukan tunduk kepada merapi yang konon di jaga oleh para jin ( Eyang Kyai Sapu Jagad, Empu Rama, Empu Ramadi, Krincing Wesi, Branjang Kawat, Sapu Angin, Mbah Lembang Sari, Nyai Gadhung Mlati dan Kyai Megantoro yang kesemuanya sebagai penguasa di Gunung Merapi, 26/08/2006 13:36 WIB Mbah Marijan Pimpin Labuhan Merapi).

evakuasi_mbah_marijan(sumber gambar tvone)

Entah mengapa kejadian meninggalnya mbah marijan menjadi bahan yang kontroversial, sama dengan ketika beliau masih hidup saat tahun 2006 lalu, dimana semua mata tertuju pada sosok mbah marijan yang menolak mengungsi,


MBAH MARIJAN TIDAK MAU IKUT MENGUNGSI


Maklum, dia adalah bagian dari abdi dalem keraton, yang  hidupnya memang hanya mengabdi kepada raja.Alasan Mbah Maridjan Tak Mau Mengungsi

mbah_marijan_jangan(sumber gambar tempo.co.id)

……Jadi kalau diminta pemerintah untuk mengungsi bagaimana Mbah? Lha saya ini kerasan tinggal di sini. Saya pilih tinggal di masjid. Ndonga (berdoa). Karena tamu-tamu saya banyak. Waktu saya ke Bekasi, banyak tamu yang kecele. Coba lihat di buku tamu itu. Kalau ketemu tamu-tamu kan saya tidak melamun, malah menghibur saya. Bisa tertawa. Karena kalau saya diam, itu bisa ditandai stres…..

Selain itu, ternyata dia tidak mau mengungsi karena menunggu wangsit dari mbah petruk (baca Penampakan Mbah Petruk Sebelum Gunung Merapi Meletus), tetapi akhirnya tewas menjadi korban keganasan awan merapi. Itulah makna kehendak Allah swt atas diri mbah marijan yang di tutup usia pada 83 yang ketika itu masih menunggu wangsit mbah petruk, padahal bayangan ‘mbah petruk’ sudah menampakkan diri sebelumnya,Kronologi Detik-detik Wedhus Gembel Sergap Rumah Mbah Maridjan

Selain Mbah Marijan, dua orang lain yang terjebak dan tidak bisa dievakuasi adalah Mbah Poniman dan istrinya, tokoh masyarakat Desa Kepuhardjo. Seperti juga Mbak Marijan, Mbah Poniman juga enggan dievakuasi sejak dini karena menunggu wangsit dari Petruk.

Dengan demikian, baik bayangan mbah petruk dan meninggalnya mbah marijan, tiada lain sesungguhnya kehendak Allah swt atas peristiwa itu, hingga itulah, pesan yang cukup jelas bagi yang percaya kepada mbah petruk, “agar kamu tidak menyembah selain Allah.”

INILAH BUKTI KEBENARAN AJARAN TAUHID


Tahun 2006 menjadi momen yang spesial (baca Inilah Bukti Gempa Yogya Telah Diperingatkan Sebelum Terjadinya) , dimana akhirnya mbah marijan menjadi sosok yang penting di negeri ini, mulai menjadi bintang iklan jamu, Mbah Marijan, Juru Kunci Gunung Merapi, menjadi “Lelaki Pemberani” bersama Chris John, juara tinju dunia versi WBA. Kemudian beliau mendapatkan penghargaan otonomi award dari jawapos Kamis, 07 Juni 2007, Kearifan Mbah Marijan sampai akhirnya 15-April-2007  ANTARA News :: Wapres Hadirkan Mbah Marijan, 16/04/07 08:50  Mbah Marijan “Masuk” Golkar

mbah_marijan_dan_jk(ILUSTRASI Mbah Marijan 
dekat dengan Jusuf Kalla)

Pada saat April-mei 2006 lalu, masyarakat terhipnotis dengan sosok juru kunci mbah marijan, dan memang terbukti beliau selamat pada letusan merapi tahun 2006 lalu, sehingga dari keyakinan itulah, beliau merasa aman dari letusan tahun 2010 ini. Saat April-Mei 2006 itu, masyarakat lupa dengan bahaya lain yang mengincar yaitu gempa bumi yogya, dan memang benar terjadi gempa bumi yogyakarta 27-mei-2006, dimana sebelum kejadian itu telah diperingatkan akan terjadinya bencana itu sebelum terjadinya.(brosur itu telah disebarkan, berupa himbauan agar tidak terlena dengan masalah merapi, dan akan datangnya gempa bumi tsb, brosur silahkan unduh di sini).

  • [L] 05.41 ** Lawan mbah Marijan
  • [W] 15:25 Wedhus Gembel Terus Terjadi, Mbah Marijan Topo Bisu
    bukti_lawan_mbah_marijan(Brosur dan Press Release)

Disaat itulah segelintir orang mengingatkan akan sebuah peristwa yang memuat gempa bumi akan terjadi di yogya 27-mei-2006, sebelum itu hampir semua media di berikan sebuah press release, Tersebutlah tgl 22-05-2006 atau 5 sebelum gempa yogya, maka para penggiat milis the_untold_stories melakukan penyebaran brosur tentang gempa yogya, hal ini tercatat & terbukti sebagai saksi yang tidak terbantahkan karena tgl catatan milist tsb tidak bisa diubah (baca Lawan mbah Marijan, Mon May 22, 2006 5:41 am) Berikut cuplikan isi press release ke media terkenal: Jawa Pos

  • [B] 18.10 Brosur Lawan Mbah Marijanpress_MPT_bag_1press_MPT_bag_2

Setelah brosur disebar, gempa yogya yang diwarningkan telah benar terjadi,  maka hal itu tidak membuat sadar akan arti ketaudian, hingga datanglah 26-10-2010, dimana tokoh sentral dari brosur tersebut dipanggil oleh Allah swt sebagai bentuk kesempurnaan dari sebuah pelajaran yang dapat diambil hikmahnya.

:::::>>>>>Rabu, 24/05/2006 <<<<<:::::

Tiga hari menjelang gempa yogya, team berangkat ke yogya pkl 23.0, kisah selengkapnya baca dibawah ini

Kisah Perjalanan 2 Hari Ke Jogja, Mengenang – Surabaya, 24 Mei 2006 malam yang lalu -
Antara kebimbangan dan keyakinan tak terasa kita berdo’a agar dilindung oleh Allah. Dan sampailah di Jogja sekitar pukul 08.30 dalam keadaan terang. Di terminal Umbulharjo Jogja kami kebingungan mau kemana dan bagaimana ? [ detail ]

brosur_1brosur_2brosur_3

  • [H] 11:21 Hujan Abu & Awan Panas Masih Mengancam Lereng Merapi

:::::>>>>>Kamis, 25/05/2006 <<<<<:::::

Dua hari menjelang gempa yogya, cuti bersama dan kaliurang di buka lagi, sedangkan team penyebar brosur waspada gempa bumi sudah sampai di yogya dan sekitar pkl pagi sampai sore, team keliling yogya untuk menyebar brosur, terakhir sampai di UGM, kemudian istirahat dan malamnya pulang ke surabaya

  • [C] 07:42 Cuti Bersama, Tiket Kereta Api Keluar Jakarta Laris
  • [A] 18:20 Awas Merapi Kawasan Kaliurang Dibuka

:::::>>>>>Jumat, 26/05/2006 <<<<<:::::

Sehari menjelang gempa yogya, team sudah sampai di surabaya, sholat jum’at dan kemudian malamnya berdoa kepada Allah, kuatir bahwa brosur itu salah, maka akan di caci banyak orang (baca  Kisah di Balik UGM), hening tidak ada berita ttg aktivitas Merapi

  • [K] 23:43 Kereta Jayabaya Anjlok di Madiun

:::::>>>>>Sabtu, 27/05/2006 <<<<<:::::

Dan terjadilah gempa yogya, sama persis lokasinya dengan peta yang disebarkan di yogya, perasaan berdosa dan bersalah karena tidak mampu meyakinkan banyak pihak sehingga timbulah korban jiwa

Hingga tersebutlah letusan merapi sampai kini terjadi dengan berbagai macam kesan foto demi foto, dimana sesungguhnya semua mengacu pada arti tauhid itu sendiri, dimana foto lafal Allah di lapindo di bulan november 2006 lalu yang di-ingatkan kembali dengan foto ‘bidadari’ pada lava pijar lapindo, sesungguhnya lumpur lapindo tgl 29-5-2006, tiada lain surat 29 ayat 5 yang menyebutkan:

5. Barangsiapa yang mengharap pertemuan dengan Allah, maka sesungguhnya waktu (yang dijanjikan) Allah itu, pasti datang. Dan Dialah Yang Maha mendengar lagi Maha Mengetahui.

Sebuah bukti penantian 4 tahun berselang dan Allah swt menepati, akhirnya beliau berpulang ke Penguasa Alam yang sebenarnya (baca Kejadian Aneh-Aneh Sebelum Mbah Marijan Meninggal)

Information

This entry was posted on November 4, 2010 by in Berita, Fenomena, Islam.
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 52 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: