Fenomena Alam Semesta

Kumpulan Fenomena Alam Sebagai Bahasa Universal Untuk Menyelamatkan Bumi Dari Kehancuran

Jakarta Hancur Dihantam Meteor ?

PENGANTAR TULISAN


Tulisan ini merupakan sebuah seri dari  Misi Penyelamatan Manusia Dari Bencana di Bumi, dimana kejadian besar yang menjadi perhatian banyak publik  merupakan sarana untuk lebih mendekatkan diri pada Allah swt. Berpijak dari itu, peristiwa besar juga merupakan sebuah kunci untuk menguak rahasia alam semesta.

Salah satu yang telah terbukti adalah pada kisah gempa yogya 27 mei 2006 lalu (bagi yang belum pernah membaca,silahkan dicek Inilah Kisah Nyata Pembawa Peringatan Sebelum Gempa Yogya 27-mei-2006) , rahasia itu dapat terkuak, tentunya dengan berdoa iklash kepada Allah swt semata, rahasia itu diberika kepada siapa yang dikehendakiNya.

Berkaca dari yang terdahulu, sebuah kejadian yang kadang tidak masuk akal saat itu, sesungguhnya disitulah terdapat jejak ekspresi ketuhanan. Misalnya Qobil dengan gagaknya (baca Gagak qobil & Tsunami Aceh 26-des-2004), N Sholeh dengan Unta, N.  Musa dengan tongkat dan sapi, N Muhammad dengan hajar aswad dll. Semuanya merupakan jejak Ekspresi Ketuhanan yang merupakan sebuah pelajaran universal tanpa harus lekang dan di telan masa. Masa kini dapat dilihat dalam Tanda Tanda Sebelum Bencana Besar Terjadi

Jakarta Hancur Dihantam Meteor ?


Semua berawal dari waspada dengan tanggal yang mudah di-ingat, dalam hal ini adalah tanggal kembar, agar dengan tanggal kembar ini manusia dapat mengingatinya akan sebuah peristiwa besar. Hal ini telah dibuktikan tahun 2006 dan 2007 lalu (baca Kejadian Aneh Aneh Tahun 2007) yang memuat waspada dengan yang kembar sebagai KEJADIAN ANEH YANG PERLU DIPERHATIKAN untuk menarik perhatian manusia agar senantiasa mendekatkan diri kepadaNya, berikut bukti kewaspadaan tsb

Lafal Allah dalam Ledakan Pertamina di Lumpur Lapindo Sidoarjo

Setelah ledakan lapindo yang tertanggal 22 bulan 11 tahun 2006, maka sebuah inspirasi muncul akan bahaya kedepan terhadap sesuatu yang kembar, karena bayi berkepala dua yang meninggal pula tgl 22 agustus 2006 dan ledakan lapindo tertanggal 22 november 2006. Sebuah inspirasi muncul yang disebabkan keprihatinan masalah ini, berikut doa tersebut, perhatikan posting yang tidak dapat diubah (http://groups.yahoo.com/neo/groups/the_untold_stories/files)

doa_22Isi dari doa itulah sebuah pengharapan untuk orang orang yang terpinggirkan agar diberi kemudahan didalam mengambil hikmah pelajaran, daripada orang orang yang banyak akal.

Sebelumnya jauh hari dari doa 22 itu, peringatan akan bencana demi bencana terjadi didalam sebuah ingatakan akan kewaspdaan terhadap tanggal tanggal yang kembar, lihat email yang mencatat tanggal penyimpanan cek disini, :

waspada_terhadap_kembarTsunami terhebat yakni Gempa danTsunami Jepang Telah di Tuliskan Sebelumnya  tgl KEMBAR 11 3 2011 yang terkait dengan waspada kembar dari tgl terjadinya dengan tsunami aceh 26 12 2004 (baca Inilah Bukti Kiamat Sudah Dekat) Tsunami Aceh, minggu 26-desember-2004, setelah itu terjadi tsunami jepang tgl 11-3-2011, sebuah rentang 2266 hari dari waktu terjadi antara dua tsunami tersebut.

Apakah ada yang tahu simbol 22 dan 66 yang telah terjadi ?

Inilah simbol 22 yang banyak dibahas, dimana lafal Allah sebagai pencipta semua mahluk muncul dalam lafaz arab, tertanggal 22-11-2006 yang lalu dalam Api ledakan di lumpur lapindo. Sebuah 22 lain muncul pada gempa & tsunami jepang tgl 11 maret 2011 dengan ledakan kilang pertamina berhari-hari 2 april 2011, seperti gambar berikut ini

gempa_jepang_ledakan_pertamina

Jika simbol 22 sudah muncul dalam bentuk lafaz Allah swt, maka, apakah arti simbol 66 ?

Simbol 66 adalah sebuah makna penting dalam penghambaan diri kepada Allah swt tanpa melakukan sekutu dengan Dia.(baca Kejadian Aneh-Aneh Sebelum Mbah Marijan Meninggal)

Jakarta Hancur Dihantam Meteor ?


Peristiwa metoer jatuh adalah biasa, bahkan menjadi sebuah siklus tahunan, bilamana terjadi hujan meteor yang bisa dilihat dari bumi. Menenggarai meteor-meteor yang jatuh akhir-akhir ini, maka dalam permutasi yang rumit sebuah meteor yang tidak terdeteksi oleh radar, dapat saja jatuh di bumi.

(ilustrasi meteor jatuh, 
sumber gambar inilah.com)

Perjalanan meteor jatuh sebagai peristiwa besar, titik awal tercatat pada abad modern adalah peristiwa Tsunami Aceh 26-desember-2004, dimana sebelum terjadi Tsunami tsb, maka di ibukota terdapat meteor yang jatuh, baca Fenomena Meteor Jatuh & Tsunami Aceh

meteor-sporadis(ilustrasi meteor jatuh, 
7 hari berikutnya 
terjadi tsunami aceh )

Minggu, 19/12/2004 22:15 WIB Ledakan yang Didengar Warga Jakarta Meteor Besar  Arif Shodiq Pujiharto – detikcom Jakarta – Sejumlah warga Jakarta dan sekitarnya mengaku mendengar ledakan dan kilatan benda di langit, Minggu (19/12/2004) pagi. Benda itu tergolong meteor besar atau fireball (bola api), khususnya yang menimbulkan ledakan dinamakan “bolide”. Hal itu diungkapkan Peneliti Matahari dan Antariksa LAPAN Bandung Dr. Thomas Djamaluddin dalam emailnya yang diterima detikcom, Minggu (19/12/2004) malam.

Setelah meteor jatuh di ibukota tgl 19, maka 7 hari berikutnya, terjadilah tsunami Aceh, dimana sebelum terjadi kejadian tsb, maka gangguang gelombang radio banyak terjadi pada bulan-bulan oktober-november-2004. Tsunami Aceh sebagai bencana yang hebat terpotret dalam foto dibawah ini

(tsunami aceh 26 des 2006,
 sumber gambar internet)

Dua kejadian dimana meteor jatuh dengan ledakan keras, kemudian menunjukkan sebuah peristiwa besar, kembali berulang di tahun 2009. Tidak berapa lama kemudian meteor skala kecil jatuh pula di ibukota 11-maret-2009, seperti digambar dibawah ini // sumber gambar metrotvnews.com


(meteor jatuh, 16 hari berikutnya 
terjadi 'tsunami' situ gintung, 
dua tahun berikutnya tsunami 
jepang di tanggal yang sama)

Setelah meteor jatuh tsb,akhirnya terjadilah peristiwa situ gintung 27-maret-2009 (atau 16 hari setelah meteor tsb jatuh). Orang menyebut sebagai tsunami kecil di ibukota.

(bencana situ gintung, 27 maret 2009, 
sumber gambar internet)

Peristiwa yang bertautan antara meteor jatuh dengan peristiwa bencana besar yang terjadi tentulah tidak mutlak, dalam arti sebuah bencana besar TIDAK harus di dahului oleh meteor jatuh, begitupula dengan meteor jatuh tidak pula langsung dianggap sebagai pertanda akan terjadinya bencana besar.

Jakarta Hancur Dihantam Meteor ?


Peristiwa demi peristiwa dimana meteor jatuh di ibukota tsb, tentunya mengingatkan kepada kita bahwa ibukota sering kejatuhan meteor, walau dalam skala kecil. Bagaimana jika meteor tsb membesar dan tidak terdetekSi sebelumnya ?. Sebuah contoh meteor jatuh yang mampu meluluhlantakkan sebuah kota pernah terjadi di Bone. (sumber dari berbagai sumber pencarian)


Analisa dari ledakan bone tsb didapatkan pada warta berita luar negeri yang menganalisis sebagai berikut:

Ledakan Diatas Pulau Bone Setara 3 Bom Atom Probabilitas planet mini menubruk bumi, bukanlah sekedar plot dalam film layar lebar, sesuai siaran Metro TV yang ditayangkan situs You Tube, diduga sebuah planet mini pada 8 Oktober pagi meledak di angkasa Pulau Bone yang kekuatan ledakannya setara dengan 3 buah bom atom (Hiroshima). Sesuai gambar yang ditayangkan Metro TV terlihat di angkasa sebuah bola api yang menyilaukan mata dan terbalut oleh benda berbentuk awan yang kemudian diiringi ledakan dahsyat, sejumlah murid-murid SD di Kecamatan Bone terperanjat bahkan ada yang sampai menangis. Warga Bone mengatakan kepada Metro TV bahwa mereka melihat sebuah bola api besar meluncur dari langit, kemudian terjadi ledakan hebat dan akhirnya meninggalkan seberkas kabut asap di langit.

meteor_jatuh_hancur(ilustrasi meteor jatuh)

Majalah New Scientist berdasarkan laporan observasi NASA menyatakan, planet mini yang berdiameter 5 sampai 10 meter meledak di ketinggian 20 km di atas angkasa Sulawesi Selatan pada 8 Oktober lalu. Data observasi itu menunjukkan, planet mini tersebut meluncur dengan kecepatan 45.000 meter per jam, bersamaan itu bergesekan dengan atmosfer bumi, kemudian meledak lantaran suhu panas yang melonjak dan melepaskan energi sekitar 50.000 ton bom TNT, setara dengan kekuatan 3 buah bom atom yang dijatuhkan AS di Hiroshima-Jepang. NASA berpendapat, ini semestinya adalah ledakan planet mini terbesar selama ada pencatatan. Selain itu, laporan ilmuwan Universitas Western Ontario-Kanada menunjukkan, suara ledakan planet mini itu dapat didengar dari stasiun pendeteksi yang terletak 15.000 km jauhnya. Sejumlah kalangan ilmuwan beranggapan punahnya dinosaurus yang pernah merajai bumi pada zaman dahulu kala lantaran ada planet mini atau komet yang menubruk bumi dan menimbulkan ledakan. Ledakan planet mini di angkasa Indonesia kali ini sekali lagi telah menimbulkan keresahan para ilmuwan yang khawatir kejadian hantaman planet mini barangkali bisa terulang lagi, apalagi kalau diameternya mencapai 20 hingga 30 meter, pasti akan membawa akibat menghancurkan bagi bumi dan umat manusia. Menurut laporan NASA, kejadian ledakan planet mini seperti di atas angkasa negara kita ini, kirakira akan terjadi sekali dalam setiap 2 hingga 12 tahun. Itulah mengapa AS sedang merundingkan dan meneliti sebuah perencanaan, dimana melalui stasiun pendeteksi planet kecil dan program penelitian pendaratan di atas planet mini dan lain-lain, diharapkan dapat menemukan solusi proteksi yang lebih baik bagi bumi kita, agar terhindar dari benturan planet kecil yang bisa berakibat fatal. (CNA/whs)

Dua peristiwa, ledakan meteor sebelum Tsunami dan meteor sebelum situ gintung dengan meteor di Bone menunjukkan sebuah probabilitas yang mungkin bahwa ibukota pernah terjadi metoer jatuh, sedangkan di Bone menunjukkan ledakan yang dahsyat.

Bagaimana jika di balik ? dalam arti ledakan bone tsb terjadi di ibu kota ?

Bagai cerita disiang bolong  jika ledakan bone terjadi di Jakarta, dan tentunya penduduk jakarta tidak akan menerima teori tsb, dengan segala argumen.

Teori Bencana Akibat Polah Manusia


Menakar seberapa benar Jakarta Hancur dihantam meteor, tentulah sangat sulit,  berkaca dari kasus terdahulu yang telah benar terjadi sebagai ujung dari bencana adalah karena tingkah manusia. Iktibar N.Nuh berkaitan dengan banjir besar yang berkaitan dengan sosialita masyarakat saat itu, ikitbar n. Luth sebagai hujan meteor atas negeri sodom dan gomorah dalam sosialita homoseksual. Iktibar kisah-kisah terdahulu semua membenarkan akan teori bencana adalah akibat polah manusia itu sendiri.

Bagaimana dengan saat ini ?

Berkaitan dengan bahasan meteor diatas, Teori bencana akibat polah manusia dapat pula ditemukan pada tsunami Aceh, dimana sebelum tsunami terjadi, maka penggede Aceh yakni Gubernur Aceh saat itu terlibat kasus korupsi helikopter, sehingga, menjelang tsunami aceh, terjadilah heli-heli saling berjatuhan // baca Tanda Tanda Sebelum Tsunami Aceh

Benarkah Jakarta (akan) hancur dihantam meteor ?  kita berharap hal itu tidak terjadi, dan milis ini akan senantiasa memberikan warning dengan langkah demi langkah jika hal itu terjadi sehingga manakala itu terjadi, maka korban jiwa tidak menjadi masal.

KEJADIAN YANG BENAR DARI SEBUAH BENCANA AKIBAT POLAH MANUSIA


Berikut ini salah satu contoh dari kejadian yang benar dari sebuah bencana yang diakibatkan oleh polah manusia,

PENANTIAN BENCANA SEBAGAI PENARIK MANUSIA TERHADAP KEANEHAN SIFAT

Tercatat penantian panjang dari agustus ke november-2006, setelah 2 bencana yang berhasil dibuktikan sebagai adanya “Teori Siklus Bencana di Indonesia”: Adapun pembuktian tsb adalah lewat artikel

  1. Sebelum Gempa Yogya 27-mei-2006
  2. Tanda Tanda Sebelum Tsunami Pangandaran

Setelah bulan juli-2006 yang menuangkan artikel Tanda Tanda Sebelum Tsunami Pangandaran kehidupan terus berlangsung dengan keanehan -keanehan yang mulai muncul. Tgl 22-Agustus-2006 tercatat  artikelWaspadai petunjuk bayi lahir aneh yang memuat sebuah pertanyaan:

bayi_berkepala_dua….. Dan kalau kita percaya dengan pertanda ini, maka cukuplah pertanda itu tanpa harus di jelaskan oleh ilmu pengetahuan, ketika orang ramai tentang awan gempa, padahal Allah hendak menguji kita tentang pengetahuan yang tidak masuk akal sebagai tanda Allah (Berkaca dari Kaum Tsamud) …… Ini semua terjadi pada tanggal 22-agustus-2006, artinya perlu campur tangan Allah dengan variabel yang kompleks untuk memunculkan pertanda bayi ini

Setelah bencana Tsunami pangandaran yang menyatakan sebuah kegilaan dimana seorang ibu membunuh anaknya, padahal sang ibu adalah orang yang berpendidikan tinggi, sebagai kegilaan berikutnya adalah munculnya bayi-bayi berkepala dua sebagai iktibar Munculnya Manusia Berkepala Dua Kematian bayi lahir berkepala dua tsb untuk pertama kali, tepat tgl 22-08-2006 memunculkan sebuah warning “Waspada dengan Bayi yang lahir aneh”, yakni

…… Ini semua terjadi pada tanggal 22-agustus-2006, artinya perlu campur tangan Allah dengan variabel yang kompleks untuk memunculkan pertanda bayi ini

Sebagaimana diceritakan oleh artikel Tanda Tanda Sebelum Tsunami Pangandaran tentang adanya PELAJARAN BESAR namun mentok pada pemikiran yang hanya bersifat eksak saja, maka iktibar tsb dijelaskan sebagai orang-orang yang  mengandalkan HANYA rumus saja dalam mengarungi kehidupan ini, AKAN mengabaikan pertanda dari Allah swt yang tidak masuk akal sebagaimana dilansir diatas. Sebuah asa dari kelompok penyebar brosur waspada gempa yogya [baca Tanda Tanda Sebelum Gempa Yogya] melakukan sebuah perjalanan mencari arti kehidupan lewat Perjalanan Mencari “Malaikat” posting Aug 25, 2006 9:40 am. Asa-asa yang senantiasa berharap agar didengar akan petunjuk-petunjuk dari Allah yang tidak masuk akal kepada masyarakat luas sebagai iktibar dari sebuah teori SIKLUS BENCANA di INDONESIA [baca Sebelum Gempa Yogya 27-mei-2006 ]:

Memutus Siklus Bencana, Pendekatan menanti pembawa pembaharu seperti komunitas eden, ahmadiyah dsb untuk memutus siklus ini jelas resiko besar bagi kelangsungan kehidupan, justru tafsir yang tepat adalah kita semua adalah pembaharu dengan memberikan suri tauladan bagi masyarakat lain.

Harapan untuk melakukan pembaharuan mentok pada sebuah titik kepandaian manusia yang selalu HANYA mengandalkan rumus saja dalam melakukan penyelesaian, sehingga sebuah doa dipanjatkan untuk melakukan pembaruan Tuhan kami menangkanlah kami posting Aug 27, 2006 7:47 am

doa_tuhan_menangkanlah_kami_27_agustus_2006doa_tuhan_menangkanlah_kami_27_agustus_2006_2doa_tuhan_menangkanlah_kami_27_agustus_2006_3

[UPDATE TULISAN] Doa ini berjawab 4 tahun kemudian atau tepatnya  1521 hari dengan kematian mbah marijan akibat letusan merapi yang dahsyat (baca Kejadian Aneh-Aneh Sebelum Mbah Marijan Meninggal). Tepat tgl 26 oktotober 2010 gunung merapi meletus sedahsyat-dahsyatnya

merapi_meletus_dan_gempa_yogya

Sebuah doa tgl 27-agustus-2006 agar memenangkan pembaharuan yang menjadi visi dari asa bahwa bayi-bay tsb adalah SEBUAH PERTANDA. Penantian panjang dari pertanda itu dipertegas lagi dengan artikel Petunjuk Bayi berkepala dua psoting Sep 3, 2006 5:39 am yang menceritakan :

…….Petunjuk BAYI itu diulang terus-menerus dengan kejadian rententan bayi yang lahir aneh-aneh dalam bulan agustus, artinya kita di haruskan untuk mengarah papa petunjuk bayi ini, dibanding dengan petunjuk lainnya. Adapun dukungan petunjuk itu terus-menerus ada ………Dengan petunjuk yang sudah jelas, semoga tidak salah petunjuk maka seharusnya kita mengajak semua pihak agar intropeksi agar tidak menjadi pembenar terjadinya bencana (dolly)….. mari bertakwa

Tambahan artikel tsb termuat sebagai artikel Misteri o|o posting Sep 3, 2006 5:49 am, berisi sebuah tulisan O|O atau bayi berkepala dua

Ada apa dari karakter o|o, secara mudah adalah dua o dengan satu  |, ingat dengan kejadian bayi yang lahir langka di dunia yakni dua kepala dan sau tubuh (dua o dan satu |). Rententan o kiri tgl 27-mei-06 (gempa bumi yogya), | tengah (posisi stabil, tgl 28-mei-06) dan o kanan adalah mulai lumpur lapindo (29-mei-06)
o|o = 27-mei-06 | 28-mei-06 | 29-mei-06
Setelah itu, doa-doa kembali dipanjatkan setelah merasa yakin bahwa lapindo merupakan sebuah bencana berikutnya, adapun doa-doa tsb adalah Tuhan, Berilah petunjuk posting Sep 14, 2006 1:05 pm yang memuat agar bencana lumpur lapindo di ‘ringan’kan jangan seperti yogyakarta:

doa_tuhan_berilah_petunjuk_14_september_2006_1doa_tuhan_berilah_petunjuk_14_september_2006_2doa_tuhan_berilah_petunjuk_14_september_2006_3doa_tuhan_berilah_petunjuk_14_september_2006_5[UPDATE TULISAN] “(26) Sesungguhnya orang-orang yang sebelum mereka telah mengadakan makar, maka Allah menghancurkan rumah-rumah mereka dari fondasinya, lalu atap  jatuh menimpa mereka dari atas, dan datanglah azab itu kepada mereka dari tempat yang tidak mereka sadari.” Ayat ini terbukti dengan keadaan rumah yang hilang dari fondasinya, atapnya jatuh menimpa mereka dan mereka tidak menyadari akan bahaya itu

wedhus-

Merapi

evakuasi_mbah_marijan

Information

This entry was posted on April 30, 2010 by in Berita, Fenomena, Islam.
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 48 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: