Fenomena Alam Semesta

Kumpulan Fenomena Alam Sebagai Bahasa Universal Untuk Menyelamatkan Bumi Dari Kehancuran

Tanda Tanda Sebelum Tsunami Aceh

Tulisan ini adalah salah satu seri Misi Penyelamatan Manusia Dari Bencana di Bumi, salah satu yang telah terbukti adalah pada kisah gempa yogya 27 mei 2006 lalu (bagi yang belum pernah membaca,silahkan dicek Inilah Kisah Nyata Pembawa Peringatan Sebelum Gempa Yogya 27-mei-2006) .

Rahasia alam semesta dapat terkuak, tentunya dengan berdoa iklash kepada Allah swt semata, rahasia itu diberikan kepada siapa yang dikehendakiNya

doa_hindari_bencana

Adalah fenomena cukup langka sebelum Tsunami Aceh 26-desember-2004, kejadian aneh dan unik ketika rentetan Helikopter TNI AL & TNI AU jatuh berurutan, empat hari menjelang Tsunami Aceh yakni tgl 22-desember-2006, kemudian tgl 23, dimana pada saat itu Gubernur Aceh ditahan perkara korupsi Helikopter. Adalah kebetulan yang ‘disengaja’ untuk menarik perhatian manusia  ketika heli yang jatuh di Nabire adalah bagian pengawalan dari presiden yang akan berkunjung ke Nabire dimana tepat tgl 26-November-2004, sebuah gempa terjadi TEPAT sebulan sebelum Tsunami Aceh

Bencana Tsunami Aceh yang maha dahsyat adalah sebuah bencana yang terjadi di abad modern, sehingga dapat direkontruksi kembali, apakah terdapat tanda tanda sebelum bencana tersebut terjadi.

Tsunami Aceh Minggu, 26/12/2004 16:07 WIB Berkekuatan 8,9 SR, Gempa Aceh Terbesar No 5 Sejak 1900 yang maha dahsyat terjadi Minggu, 26/12/2004 08:30 WIB Gempa Berkekuatan Besar Guncang Medan

Sampai akhirnya presiden SBY mengumumkan Minggu, 26/12/2004 20:57 WIB Presiden SBY Tetapkan Gempa Aceh sebagai Bencana Nasional

knowing_ilustrasi(ilustrasi pengetahuan 
berusaha menguak rahasia alam)

Empat jenis tanda tanda bencana besar dapat dilihat sebagai dari atas, bawah dan pertentangan/keganasan satu dengan lain. [Bahasan tematik disu-bab di bawah: BAHASAN TEMATIK REKONTRUKSI KEJADIAN DENGAN MENGACA KAUM TERDAHULU].  Sebelum Tsunami Aceh, maka selayaknya keputusanNya tsb telah di dahului oleh tanda-tanda tsb yakni:

  • Tanda dari ATAS: pembesar ‘bertingkah’
  • Tanda dari BAWAH: rakyat jelata terzalimi
  • Tanda dari SESAMA: Perselisihan atau Bentrokan manusia

Dari sosiologis tanda-tanda tsb biasanya ditegaskan sebagai bentuk fisik dari tanda tsb, sebelum terjadi keputusanNya.

Al-kisah secara sosiologis, pada masa itu terjadilah tanda-tanda tsb yakni:

Kisah sosiologis tersebut diatas, ditandai pula dengan tanda-tanda fisik sebagai penarik umat islam agar terhindar dari bencana dahsyat tersebut. Adapaun tanda-tanda fisik tersebut adalah:

  • Tanda ATAS: pesawat, heli jatuh/bermasalah
  • Tanda BAWAH: Gempa bumi, banjir, longsor
  • Tanda SESAMA: secara sosiologis sama dengan fisik


TANDA PERTAMA: 22-11-2004: PILOT GARUDA MENINGGAL

Tersebutlah sebulan berselang sebelum Tsunami Aceh, maka tersebutlah sebuah celaka yang nyaris celaka tepat tgl 22-11-2004 yakni:

Senin, 22/11/2004

Pilot garuda meninggal adalah sebuah takdir yang terjadi yang telah ditetapkan olehNya, namun hal tsb akan berarti manakala ditemukan berita lanjutan dari masalah pesawat & kematian sebagai iktibar pertama dari pilot garuda yang meninggal. Demikianlah iktibar tsb terjadi sebagai pesawat yang gagah perkasa (GARUDA) untuk menarik perhatian manusia

TANDA KEDUA :  26-11-2004: GEMPA NABIRE

Selang beberapa hari dari penegasan bahwa pilot tsb meninggal dunia adalah sebagai penarik perhatian, maka empat hari kemudian, maka terjadilah gempa nabire yang merupakan penegasan bahwa pilot garuda tersebut memang berarti untuk menarik perhatian manusia. Adapun gempa tersebut adalah:

26/11/2004 12:23 WIB
Gempa 6,4 SR, Gedung Indosat-Gereja Nabire Roboh
Nurul Hidayati – detikcom

Jakarta – Untuk kedua kalinya dalam tahun ini, Nabire-Papua diguncang gempa dahsyat, Jumat (26/11/2004). Gempa hari ini berkekuatan 6,4 Skala Richter (SR). Menurut informasi dari Pusat Gempa Nasional pada detikcom, gempa itu terjadi pukul 09.25.04 WIB. Pusat gempa terletak pada 3.52 LS-135.47 BT, kedalaman 35 km.

TANDA KETIGA : 30-11-2004: Lion Air Tergelincir di SOLO

Tidak menunggu terlalu lama, maka empat hari beriktunya setelah gempa nabire, maka sebuah pesawat Lion Air Nyungsep di Kuburan, dan beberapa penumpang adalah peserta muktamar NU di boyolali SOLO. Pesawat Lion air tsb secara kebetulan, celaka di SOLO yang bisa diartikan sebagai penegasan dari pertanda kedua yakni Gempa Nabire sebagai lanjutan dari tanda-tanda yang telah ada sebelumnya., 26 Korban Tewas Dalam Kecelakaan Lion Air

lion_air_tabrak_kuburan_solo_30_november_2004(lion air, sumber gambar internet)

Semarang, 1 Desember 2004 19:22,  Jumlah korban musibah pesawat Lion Air MD-82 yang meninggal dunia sebanyak 26 orang, sedangkan yang menderita luka berat 56 orang, 60 orang luka ringan, dan dua penumpang lainnya tidak cidera. Informasi itu diperoleh kantor berita Antara dari Bandara Adi Sumarmo Solo, Rabu pukul 16.00 WIB. Pilot pesawat Lion Air, Dwi Mawastoro yang dievakuasi Selasa malam, atau beberapa jam setelah kejadian, dilaporkan meninggal dunia Rabu pagi, dan jenazahnya masih berada di Rumah Sakit TNI AU. Seperti yang diwartakan, pesawat Lion Air dari Jakarta menuju Solo mengalami kecelakaan pada saat mendarat di Bandara Adi Sumarmo. Pesawat dengan nomor penerbangan JF 536 itu tergelincir dan masuk ke sawah kemudian terjerembab di areal tempat pemakaman umum di dekat bandara tersebut, Selasa pukul 18.15 WIB. Korban yang meninggal dunia:


TANDA PENENTU

Setalah tiga tanda yang saling menegaskan yakni pilot pesawat tewas sebagai pembuka tanda, kemudian gempa sebagai penegas bahwa pilot tewas tsb bermakna, maka berikutnya benar terjadi yakni masalah pesawat nabrak kuburan. Tiga tanda diatas semua berawal dari tgl 22 (pilot Garuda) tewas kemudian 4 hari berikutnya gempa nabire dan empat hari beriktunya lagi adalah pesawat lion Air yang nabrak kuburan. Berulangnya sampai 2 kali selang empat hari adalah sebuah penegasan, lihatlah sebulan setelah itu dimulai lagi tgl 22 dan lihatlah sekali lagi tambahkan 4 hari sebagai penegasan

Selang sebulan setelah tiga pertanda tsb, maka al-kisah sebuah kebetulan Gub Aceh korupsi Heli di tahan: Rabu, 08/12/2004 12:41 WIB Puteh Ditahan, Kantor Gubernur Aceh Tetap Aktif

MI-2_rusia(Ilustrasi jenis 
Heli MI-2 Yang Dikorupsi)

Nur Raihan – detikNews,     Banda Aceh – Para pegawai di kantor gubernur NAD yang terletak di Jl.T.Nyak Arief , Banda Aceh tetap bekerja seperti biasa, Rabu (8/12/2004).      ……. KPK resmi menahan Puteh di Rutan Salemba selama 20 hari ke depan terkait kasus korupsi pembelian helikopter oleh Pemda NAD. Dalam kasus ini, negara disebut-sebut dirugikan senilai Rp 4 miliar. (nrl/)

TANDA MEYAKINKAN (1)

Sebuah kebetulan yang berulang terjadi dalam tanda pertama yakni tepat tgl 22-12-2004, sebuah heli jatuh (hal ini mengingatkan tanda penentu diatas sebagai bencana yang akan terjadi), mengapa 22 penting (baca Rahasia Gempa TasikMalaya & Gempa Sumbar)

Al-kisah sebuah heli jatuh dengan korban jiwa sebagai berikut ini, DAN adalah aneh bahwa heli tsb JATUH DI NABIRE tempat tanda kedua sebagai gempa nabire

Rabu, 22/12/2004 16:29 WIB,  Heli TNI AL Jatuh di Nabire, 5 Orang Tewas
Arifin Asydhad – detikNews,  Jakarta – Helikopter TNI AL jenis Bell jatuh di sungai di daerah Siriwo, Nabire, Papua. Semua awak pesawat yang terdiri dari satu pilot, satu kopilot, satu mekanik, dan dua penumpang tewas. Heli itu jatuh sekitar pukul 11.00 WIT, Rabu (22/12/2004). …… Namun, menurut Wakapolres, berdasarkan informasi yang diterimanya dari TNI AL, heli itu jatuh saat melakukan ujicoba landas. (asy/)

Lebih aneh lagi, bahwa heli tsb adalah bagian dari pengawalan pak presiden, berita itu paling mengejutkan adalah berkaitan dengan Presiden SBY Rabu, 22/12/2004 17:01 WIB Heli TNI AL yang Jatuh di Nabire, Bagian dari Pengawalan SBY

22/12/2004 17:01 WIB Heli TNI AL yang Jatuh di Nabire, Bagian dari Pengawalan SBY
Arifin Asydhad – detikcom  Jakarta – Helikopter TNI AL yang jatuh di sungai berarus deras di daerah Siriwo, Nabire, Papua sebenarnya ikut menjadi bagian pengamanan terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) 25 Desember nanti. Lima korban tewas akibat kecelakaan heli ini. ……… “Jadi, heli ini ikut kapal perang yang saat ini stand by di sini. Kapal perang TNI AL ini untuk mengawal kunjungan SBY pada 25 Desember nanti,” ungkap Wakapolres Nabire Kompol Wempie Batlayery saat dihubungi detikcom, Rabu (22/12/2004).

Seperti diketahui, Presiden SBY dan rombongan akan berkunjung ke Nabire pada 25 Desember untuk merayakan Natal Bersama. Nabire, merupakan daerah yang beberapa hari lalu, menjadi korban gempa dahsyat.(asy)

Kamis, 23 Des 2004 Menyiapkan Kunjungan SBY, Heli AL Jatuh
JAYAPURA – Musibah penerbangan seolah tak kunjung berhenti terjadi di tanah air. Setelah kecelakaan yang menimpa pesawat Lion Air di Bandara Adi Sumarmo, Solo, pada 30 November lalu yang menewaskan 26 orang, kemarin sebuah helikopter jenis Bell HU-416 terjatuh di pinggir Sungai Kiriworo, Nabire, Papua. Lima orang dilaporkan tewas seketika dalam musibah tersebut…


TANDA MEYAKINKAN (2)

Bagai tanda yang berulang terus menerus dari tgl 22-11-2004, kemudian berulang 2 kali dengan selang 4 hari sebagai perurutan tanda beriktunya, maka hal tsb ditegaskan lagi sebuah heli jatuh di nabire tempat gempa tgl 26-11-2004 terjadi.

Tidak berapa lama kemudian tanda meyakinkan berikutnya muncul sebagai penegasan akan bencana nan dahsyat dapat terjadi, Sekali lagi ketika manusia ragu bahwa itu adalah petunjukNya, maka Dia kirim si gagak lagi yakni tepat sehari setelah kecelakaan TNI-AL, maka berikutnya adalah giliran dari Udara yaitu belum sempat evakuasi awak heli yang jatuh kemarin Kamis, 23/12/2004 13:31 WIB Cuaca Buruk, Evakuasi Korban Jatuhnya Heli TNI AL Gagal maka ‘gagak’ si qobil jatuh lagi, tidak ada alasan karena mesin sebab heli yang jatuh berikutnya adalah heli yang masih baru ( Kamis, 23/12/2004 18:52 WIBHeli TNI yang Jatuh di Wonosobo Buatan IPTN Terbaru)

Kapankah heli itu jatuh ?  Kamis, 23/12/2004 17:28 WIB Heli Jatuh dan Terbakar di Wonosobo, 14 Orang Tewas. Milik siapakah itu ? Kamis, 23/12/2004 18:09 WIB Heli Jatuh di Wonosobo Milik TNI AU, 13 Prajurit Tewas

23/12/2004 18:09 WIB
Heli Jatuh di Wonosobo Milik TNI AU, 13 Prajurit Tewas
Suwarjono – detikcom Jakarta – Heli yang jatuh di Wonosobo pada Kamis siang (23/12/2004) ternyata milik TNI AU. Heli berjenis Super Puma itu berisi 13 orang dan semuanya tewas. Sebelumnya petugas Polres Wonosobo menyebut jumlah korban 14 orang. Dengan demikian, ini adalah helikopter milik TNI kedua yang jatuh dalam dua hari ini. Rabu kemarin, heli milik TNI AL jatuh di Nabire. Jumat, 24 Des 2004 Heli AU Tabrak Dieng, 14 Tewas Hanya Dua Jasad Yang Masih Utuh JAKARTA – Awan duka benar-benar menyelimuti dunia penerbangan Indonesia.Dua hari berturuti-turut, helikopter jatuh. Setelah sebelumnya helikopter milik TNI-AL jenis Bell 416 jatuh di Nabire, kemarin heli Super Puma AS-330 milik TNI-AU beregistrasi H-3201 menabrak pegunungan Dieng,Wonosobo, Jateng.

Sekali lagi semua media massa merekam perulangan itu, dari Laut jatuh, dari udara-pun jatuh, seakan tiada tempat berlindung …..

Sungguh Allah membuat perumpamaan yang indah dengan 2 heli ini dan lion air (nabrak kuburan). Dua heli menunjukkan dimana lokasi bencana yang akan terjadi yaitu dimana gub Aceh korupsi Helikopter, sedangakan heli TNI-AL yang jatuh 22.12.2004 lalu menunjukkan fenomena 22 dan menunjukkan kapan terjadinya bencana itu lewat heli itu merupakan pengawal pres SBY ke Nabire.

Kebetulan yang luar biasa bahwa 26-nov-2004 nabire gempa bumi, lalu dimana di tunjukkan oleh heli TNI-AL tgl 22-12-2004 yang jatuh, sekali lagi fenomena 22 muncul [baca subab di bawah bahasan tematik rekontruksi kejadian dengan mengaca pada kaum terdahulu] dari sini sebagaimana yang kita cari dan tidak sadar di temukan, namun terus-menerus diulas dalam milis ()

Diulang-nya terus fenomena 22 ini terus menerus sampai manusia indonesia ini sadar bahwa Allah mengajak umat indonesia ini agar sesuai dengan ajaran al-qur’an ( Wahyu Diturunkan 22 tahun 2 bulan dan 22 hari )

TANDA TANDA YANG BERATURAN

Peranan Gub Aceh muncul sebagai tanda penentu, yang artinya dari beliau yang bermasalah dengan helikopter, maka sebelum bencana Tsunami Aceh, dua hari berurutan helikopter TNI AL dan TNI AU jatuh semua.

Keanehan dan keunikan sebagai tanda tanda yang beraturan, dimana selalu muncul tgl 26 yang bergerak sebagai penambahan 4. Dimulai  tgl jatuh heli pertama adalah tgl 22-12-2004 yang jatuh di nabire, dimana sebulan yang sebelumnya tepatnya tgl 26-11-2004 gempa nabire terjadi.

merapi_knowing(ilustrasi pengetahuan untuk mengetahui hikmah)

Seolah hendak mengatakan melalui Heli yang jatuh di Nabire tgl 22-12-2004 ini, merupakan bencana dahsyat akan terjadi, hingga berulang-ulang tgl 26 muncul berulang-ulang, berikut ini tgl 26 tsb:

  1. tgl 22-11-2004 (pilot Garuda meninggal)+ 4 hari adalah Gempa Nabire
  2. tgl 26-11-2004(Gempa Nabire) + 4 hari adalah Lion Air Nabrak kuburan di Solo dengan korban 26 orang
  3. tgl 22-12-2004 (heli AL jatuh di Nabire) tempat gempa tgl 26 sebulan sebelumnya
  4. tgl 23-12-2004 (heli AU jatuh di wonosobo) sebagai perulangan heli sebelumnya
  5. tgl 22-12-2004 (Heli Nabire) + 4 hari = 26-12-2004 Tsunami Aceh

Allah-lah  Yang  meninggikan  langit tanpa tiang  yang kamu lihat,  kemudian  Dia bersemayam di atas ‘Arasy, dan menundukkan  matahari dan bulan. Masing-masing beredar hingga waktu yang ditentukan.  Allah  mengatur  urusan ,  menjelaskan tanda-tanda , supaya kamu meyakini  pertemuan  dengan Tuhanmu. QS Ar ra’d:2


MAKNA TANDA-TANDA

Setelah tertulis dengan jelas tanda-tanda tersebut, maka lahirlah sebuah kode bencana dahsyat 26+12=38, dimana 3 dan 8 di jumlah menjadi 3+8=11.  Apakah arti 11 ini ?

Sebelas inilah yang menjadi itibar bagi seluruhnya terutama umat islam bahwa pada abad milenium ini telah terjadi dua bencana dahsyat yang kesemuanya memuat angka 11 ini (baca Yusuf dan Siklus Sebelas)

, ketika Yusuf berkata kepada ayahnya: “Wahai ayahku , sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas bintang, matahari dan bulan; kulihat semuanya sujud kepadaku.” QS: Yusuf:4

Fakta dari mimpi n.Yusuf ini terbukti sebagai pengingat yang terus terjadi sampai akhir jaman sebagai iktibar perbedaan penanggalan sistem bulan (hijirayah) dan sistem matahari (masehi)

Pada sistem kalender hijriyah, sebuah hari atau tanggal dimulai ketika terbenamnya matahari di tempat tersebut. Kalender hijriyah dibangun berdasarkan rata-rata silkus sinodik bulan yang memiliki 12 bulan dalam setahun.

Dengan menggunakan siklus sinodik bulan, bilangan hari dalam satu tahunnya adalah (12 x 29,53059 hari = 354,36708 hari). Hal inilah yang menjelaskan hitungan satu tahun kalender hijriyah (bulan/lunar system) lebih pendek sekitar 11 hari dibanding dengan penghitungan satu tahun dalam kalender masehi( matahari/solar system).

BAHASAN TEMATIK REKONTRUKSI KEJADIAN DENGAN BERKACA DARI KAUM TERDAHULU

Dalam rangka renkontruksi ini, didapat suatu anchor atau titik point sebagai fenomena 22, apa dan bagaimana fenomena 22, berikut cuplian dan updatenya.

Misteri angka 22 ini terjawab pada tgl 22 11 2006 atau 696 hari setekh tsunami Aceh terjadi, maka terjadilah ledakan lumpur lapindo yang memunculkan lafaz Allah swt (baca Kejadian Aneh Aneh Tahun 2006)

LEDAKAN LUMPUR TEPAT TGL 22  11 2006 SEBAGAI INGATAN SIKEMBAR


Setelah ujian demi ujian, muncullah sebuah kejadian yang menghenyakkan kita semua, dimana pipa pertamina meledak, tepat tgl 22 bulan 11 tahun 2006, sehingga muncul lafal Allah swt:

Rabu, 22/11/2006

lafal_allah

[L] 22:26 Pipa Pertamina Meledak di Lapindo, 2 Orang Tewas, [L] 22:40 Ledakan Pipa, 3 Orang Masih Hilang, [K] 23:05 Korban Tewas Ledakan Pipa Dievakuasi, [T] 23:31 Tim SAR Coba Evakuasi Mobil Yang Terhanyut Lumpur, [J] 23:36 Jalan Tol Porong Lumpuh Total, [L] 23:45 Ledakan Pipa Gas Pertamina Akibat Land Subsidence

Dari simbol 22 itu adalah sebuah keadaan dimana Wahyu Diturunkan 22 tahun 2 bulan dan 22 hari yang pada akhirnya mewujudkan sebuah doa 22 yang  dipanjatkan 9 desember 2006, kemudian terbukti akan hal itu, berikut doa-nya. Sesuai yang dituliskan pada bagian pertama akan kewaspadaan yang kembar dan doa 22, berikut cuplikannya diambil pada bagian pertama tulisan Inilah Bukti Keajaiban Kedahsyatan Doa Dapat Mencegah Bencana

Setelah ledakan lapindo yang tertanggal 22 bulan 11 tahun 2006, maka sebuah inspirasi muncul akan bahaya kedepan terhadap sesuatu yang kembar, karena bayi berkepala dua yang meninggal pula tgl 22 agustus 2006 dan ledakan lapindo tertanggal 22 november 2006. Sebuah inspirasi muncul yang disebabkan keprihatinan masalah ini, berikut doa tersebut, perhatikan posting yang tidak dapat diubah (http://groups.yahoo.com/neo/groups/the_untold_stories/files)

doa_22Isi dari doa itulah sebuah pengharapan untuk orang orang yang terpinggirkan agar diberi kemudahan didalam mengambil hikmah pelajaran, daripada orang orang yang banyak akal

doa_22

Sebelumnya jauh hari dari doa 22 itu, peringatan akan bencana demi bencana terjadi didalam sebuah ingatakan akan kewaspdaan terhadap tanggal tanggal yang kembar, lihat email yang mencatat tanggal penyimpanan cek disini, :

waspada_terhadap_kembar

Apakah makna dari fenomena 22 tsb ? tiada lain kembali kepada Al-quran dengan melepaskan ego kebenaran masing-masing hingga berakibat bentrok yang disimbolkan sebagai manusia berkepala dua :: [Misteri Kematian Soeharto] Mengapa Tepat pkl 01.10 PM ? :: Al-quran dengan jelas menuliskan pentingnya persaudaraan umat Islam (GAM-RI adalah sesama muslim, namun mereka saling angkat senjata pada waktu itu, maka keputusanNya telah berlaku atas negeri mayoritas muslim ini)

Untuk tiap-tiap berita (yang dibawa oleh rasul-rasul) ada (waktu) terjadinya dan kelak kamu akan mengetahui.(QS. 6:67)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Tafsir / Indonesia / Sebab turun / Surah Al An’aam 67
لِكُلِّ نَبَإٍ مُسْتَقَرٌّ وَسَوْفَ تَعْلَمُونَ (67)
Ibnu Abu Hatim mengetengahkan melalui Zaid bin Aslam yang telah mengatakan, bahwa tatkala ayat ini turun, yaitu firman-Nya, “Katakanlah! ‘Dialah yang berkuasa untuk mengirimkan azab kepadamu dari atas kamu…’” (Q.S. Al-An’am 65) Rasulullah saw. bersabda, “Janganlah kamu kembali menjadi kufur sesudahku di mana sebagian kamu memukul leher sebagian lainnya dengan pedang.” Kemudian para sahabat berkata, “Bukankah kami telah bersaksi, bahwa tidak ada tuhan selain Allah dan sesungguhnya engkau adalah sebagai utusan-Nya?” Sedangkan sebagian orang-orang mengatakan, “Tidak akan terjadi selamanya sebagian di antara kami memukul sebagian lainnya sedangkan kami sama-sama sebagai kaum muslimin.” Kemudian turunlah ayat, “Perhatikanlah, betapa Kami mendatangkan tanda-tanda kebesaran Kami silih-berganti agar mereka memahaminya. Dan kaummu mendustakannya (azab) padahal azab itu benar adanya. Katakanlah, ‘Aku ini bukanlah orang yang diserahi mengurus urusanmu.’ Untuk tiap-tiap berita (yang dibawa oleh rasul-rasul) ada (waktu) terjadinya dan kelak kamu akan mengetahui.” (Q.S. Al-An`am 65-67).

Information

This entry was posted on November 18, 2009 by in Fenomena, Islam.
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 48 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: