Mengapa Bencana situ gintung tepat 27-Maret-2009 ?
Duka mendalam bagi keluarga atas korban dari bencana situ gintung, sebagaimana di lansir JawaPos: Tanggul Situ Gintung Jebol, 63 Orang Tewas
JAKARTA - Air bah menyapu permukiman penduduk di pinggiran selatan ibu kota Jakarta dini hari kemarin (27/3) sekitar pukul 03.30. Datangnya air secara tiba-tiba mirip gelombang tsunami itu terjadi akibat tanggul Situ Gintung di Kelurahan Cirendeu, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten, jebol. Setelah merobek tanggul hingga 70 meter, air bah langsung menerjang ratusan rumah penduduk yang posisinya lebih rendah….
Beberapa analisator telah dilakukan oleh para ahli atas bencana tsb, Tanggul Situ Gintung Jebol
Walhi: Indikasi Rusak Sejak November 2008, Pemerintah Lalai Benarkah hanya faktor alam saja ? atau kelalaian manusia yang tidak merawat situ tsb ? Tidak adakah cermin untuk keimanan kepada Allah swt ?
Agar jernih dalam menjawab sebab musabab situ gintung tsb, maka kita cek salah satu korban yang cukup terkenal secara nasional yakni 4 Mobil Kak Seto Jadi Korban Terseret Air Bah :
Jakarta – Bencana tanggul jebol di Cireundeu, Tangerang, sebelumnya disebut Jakarta Selatan, berimbas pula pada Seto Mulyadi. Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Indonesia (Komnas PA) ini rumahnya terendam 2,5 meter. 4 Mobil miliknya pun menjadi korban. “4 Mobil milik kami sampai terseret dari garasi hingga ke taman,” kata putri sulung Kak Seto, Minu saat dihubungi melalui telepon, Jumat (27/3/2009). Kendaraan tersebut yakni Suzuki Swift, Honda Jazz, Kijang Innova, dan Toyota Avanza. “Satu mobil Pregio untuk kelas keliling ikut terendam,” tambahnya.
Rumah yang terletak di kawasan Cireundeu Permai ini kini telah terendam air bah. “Ini kejadian luar biasa,” jelasnya. (ndr/gah)
Kak seto yang belakangan ngetop dengan kasus dukun cilik ponari lewat salah satu usulnya “Kak Seto Usulkan Pakai Tandon Air“
FENOMENA Ponari menarik minat pemerhati anak sekaligus Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), Seto Mulyadi bersuara. Pria yang akrab dengan sebutan Kak Seto ini turun langsung ke kediaman Ponari, di Dusun Kedungsari, Desa Balongsari, Kecamatan Megaluh, Minggu (15/2) malam.
Itu karena ada indikasi bahwa bocah kelas III SD ini sudah tereksploitasi untuk keperluan bisnis oleh pihak-pihak tertentu. Kedatangan Kak Seto juga didampingi Wakapolres Jombang Kompol Deden Supriyatna Imhar, Kasatreskrim AKP Boby P Tambunan, serta personel Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Jombang.
Begitu tiba di lokasi, rombongan Kak Seto langsung masuk ke rumah Painem alias Ny. Ndawuk, yang selama ini menjadi tempat menginap Ponari dan ibunya, Mukaromah. Pertemuan yang berlangsung tertutup itu hanya berlangsung sekitar 25 menit. Seusai pertemuan, Seto Mulyadi mengatakan bahwa kedatangannya hanya untuk menjenguk Ponari. Sekaligus memberikan pengertian kepada pihak keluarga, terkait hak-hak Ponari sebagai anak.
Menurut Kak Seto, Ponari memang mengaku lelah secara fisik karena harus mengobati ribuan orang. ”Ia senang mengobati. Tapi jika pengunjungnya membeludak, ia malah tidak suka dan merasa kelelahan,” ungkap Kak Seto menirukan perkataan Ponari.Kak Seto tidak memungkiri, bahwa perlakuan orang-orang sekitar terhadap Ponari sudah masuk ke arah eksploitasi. Ini terbukti saat Ponari menderita sakit demam dan muntah-muntah, setelah melayani puluhan ribu orang dalam sehari. Si bocah pun tidak bisa sekolah lagi.
Hal ini juga memantik keprihatinan pakar psikologi anak ini. Padahal, lanjut Kak Seto, Ponari bercita-cita menjadi tentara. Sehingga ia memerlukan jenjang pendidikan yang tinggi. ”Nanti akan kami bicarakan dengan Pak Bupati, untuk bersama-sama mencari solusi terbaik bagi Ponari dan para pengunjung,” paparnya.
Seusai dari kediaman Ponari, rombongan Kak Seto lalu diterima oleh Bupati Jombang, Suyanto. Agar pengunjung Ponari tidak terus-teruan telantar, Seto mengusulkan dibuatkannya semacam tandon air, yang dilengkapi instalasi untuk mengalirkan air ke beberapa tempat di area lokasi praktik.
Instalasi itu dihubungkan dengan pipa paralon, dan dikucurkan dengan kran. Setiap harinya, tandon itu diisi air. Kemudian Ponari mencelupkan batu miliknya ke dalam air tandon. Sehingga pengunjung dapat leluasa mengambil air dari tandon, melalui keran-keran yang ada.
Dengan penataan yang matang, sistem ini diyakini akan berjalan dengan baik. ”Sehingga pengunjung tidak perlu berdesak-desakan lagi, dan Ponari pun tidak perlu bekerja terlalu keras,” ujar Kak Seto.
Selain mengusulkan dibangunnya instalasi ”air sakti” model PDAM itu, Kak Seto juga usul agar waktu pengobatan dibatasi. Yakni Ponari hanya mengobati pada pukul 15.00 hingga pukul 17.00. Sehingga ia bisa sekolah, dan bermain pada siang harinya.
Dengan demikian, waktu dan tenaga Ponari tidak terlalu difokuskan untuk melakukan pengobatan alternatif itu. Atas usulan itu, Bupati Suyanto berjanji akan mempertimbangkan kedua usulan Kak Seto. Termasuk untuk membangun instalasi air yang dimaksud. ”Saya kira itu tidak akan memerlukan waktu lama untuk merealisasikan usulan itu,” ungkap Suyanto. (doy/yr)
Entahlah kebetulan atau tidak, maka setelah usul tandon kak seto diatas, maka giliran tandon raksasa di dekat rumah kak seto (situ gitung) jebol sehingga mengakibatkan korban jiwa yang tidak sedikit. Hal ini pernah di ungkap dalam artikel Batu Ajaib Ponari dan Akibatnya posting Feb 18, 2009 8:52 am dimana memuat suatu warning akan bahaya bencana masal :
Bak selebritis, maka hampir sebulan ini media di indonesia ramai-ramai menyiarkan ponari dan batunya, fenomena ini mirip terjadi pada tahun April-mei 2006 lalu dimana saat itu media di indonesia juga menyiarkan dengan gencar mbah marijan.
Ketika berhadapan dengan dunia yang tidak biasa, maka menjadi kabar tersendiri dan menjadi nilai jual lebih daripada berita-berita biasa saja. Lebih jauh lagi berita yang tidak biasa yang dekat dengan masalah mahluk halus, maka hal itu menjadikan sangat berbahaya. Sebut saja dua kejadian yang pernah terjadi yakni :
- Mbah marijan dengan gempa bumi yogya (baca Rosa-rosa)
- Paranormal Lapindo ( Pertempuran hebat tauhid dan non tauhid)
Dua kejadian tsb menjadi contoh terbaik, bahwa segala yang berhubungan dengan mahluk halus (keris, tombak dan jin dsb) justru akan membawa malapetaka yang lebih hebat. Kuat sesaat, namun efek negatifnya akan luar biasa.
Setelah berselang lama (2006), maka kini kembali tersiar ramai kabar tentang batu ajaib ponari, yang sebenarnya batu itu adalah sebuah ujian dari Allah sebagaimana ingatan 3 tahun lalu. Batu ajaib ponari tidak lain adanya jin yang menghuni dari batu itu
…..
Adakah akibat dari ujian itu ? ujian itu merupakan sebuah asa yang tertuang dalam artikel Pabrik – Pabrik Terbakar Secara Berjamaah dimana tertuang sekiranya akibat itu adalah bencana masal yang bertanda dari dua sebab
Hukum Allah QS 6:134 tentang bencana akan turun dengan sebab
- Penjahat besar, tokoh, pejabat, orang kaya dan terpandang berbuat kejelekakan (QS 6:123)
- Diantara manusia memanfaatkan manusia lainnya atau berkawan dengan jin (QS 6:128), seharusnya manusia itu memberi manfaat bagi manusia lainnya dan bukan malah berkawan dengan jin.
Sebulan berlalu warning tsb akan timbul malapetaka hebat , maka hukum Allah tentang bencana benar terjadi, amat sangat dekat dengan rumah kak seto … sebuah gambaran yang benar akan hukum Allah tentang bencana tsb
Lalu mengapa koq lama sekali bencana itu datang ? terhitung dari tgl posting 18-Februari-2009 ke 27-maret-2009 atau hampir sebulan berselang baru hukum bencana itu datang ?
Jawaban atas tgl bencana tsb tidak lain adalah suatu perjalanan kehidupan dari kami selaku penulis the_untold_stories, dimana kami sudah berazam setalah menulis Batu Ajaib Ponari dan Akibatnya maka kami berazam (berniat) hentikan tulisan kami sampai benar datangnya malapetaka yang dituliskan tsb. Dengan jelas pula kami tuliskan mengenai tempat dimana malapetaka itu terjadi yakni di BARAT (Jakarta sekitarnya) lewat iktibar burung amrozi, dimana dua burung telah terungkap di timur dan tinggal kini yang di barat.
Tidak hanya kami sebutkan tempat malapetaka itu, kami sebutkan pula kejadian bencana situ gintung-pun merupakan iktibar dari suatu pesan Misteri Mikrofon Presiden SBY posting Feb 13, 2009 10:16 am dimana tertulis sebuah iktibar
….
Kiranya tidak berlebihan bahwa semua telah di-ingatkan tentang kejadian – kejadian tsb, jika tidak mawas diri, maka peristiwa dengan korban jiwa cukup besar dapat terulang kembali, sampai-sampai presiden SBY ‘tersedak’ dalam keheningan kedukaan tanpa bisa berbicara sesaat sebagai gambaran 2 kali matinya mikrofon presiden
Benarkah SBY ‘tersedak’ sesaat akibat bencana situ gintung ? lihat berita ini di media ini, istilah tersedak tsb berganti menjadi break sebentar dari kampanye
….
Jebolnya Situ Gintung memaksa pejabat kunci negara merombak semua agenda acaranya kemarin. Musibah yang menelan korban puluhan jiwa dan terjadi hanya puluhan kilometer dari pusat pemerintahan itu membuat Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mencabut cutinya sebagai kepala negara hingga beberapa jam.
Pagi kemarin SBY sempat menghadiri kampanye Partai Demokrat di Lapangan Gazibu, Bandung. Selesai berkampanye di Bandung, SBY melanjutkan perjalanan untuk berkampanye ke Serang, Banten. Di rest area Km 62, Tol Cikampek, rombongan SBY yang naik bus kampanye Partai Demokrat berhenti. Di tempat tersebut SBY melepas baju birunya dan berganti mengenakan kemeja merah. SBY berperan lagi sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan. Kemudian, SBY memberikan pernyataan kepada wartawan. ”Atas nama negara, saya mengucapkan belasungkawa kepada keluarga korban. Semoga arwah saudara kita yang meninggal diterima di sisi Allah SWT,” kata SBY.
Yang kedua, kata SBY, sistem telah berjalan. SBY mengaku pagi itu telah berkomunikasi dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang sudah berada di lokasi bencana. Selain itu, SBY memerintah Menkes Siti Fadillah Supari dan Mensos Bachtiar Chamsyah untuk mengerahkan jajarannya menangani korban.
”Meski sistem sudah bekerja, saya break sebentar kampanye saya untuk melihat langsung ke lokasi dalam kapasitas saya sebagai presiden RI,” kata SBY.
Begitulah sebuah kisah malapetaka yang benar terjadi dan bak gayung bersambut, maka tandon raksasa tsb pecah di situ gintung, maka kemudian tak lama setelah itu berita bergulir lagi
JOMBANG – Daftar warga yang meninggal di lokasi praktik dukun cilik Ponari di Dusun Kedungsari, Kecamatan Megaluh, Jombang, bertambah lagi. Setelah pembukaan praktik sekitar dua pekan lalu, seorang pemuda yang menunggu pengobatan di rumah salah satu warga, mendadak meninggal dunia Minggu dini hari (29/3).
Korban tewas kelima itu adalah Nurul Cahyono, 17, warga Pakem, Kabupaten Bondowoso. Saiful, paman korban, saat ditemui Radar Mojokerto (Jawa Pos Group) di kamar jenazah RSD Jombang, sekitar pukul 01.30 kemarin mengungkapkan, saat akan masuk SMP Nurul mendadak sakit panas. Sakit itu pun berujung pada kelumpuhan. Berbagai upaya pengobatan yang dilakukan keluarga korban belum juga membuahkan hasil.
Keluarga akhirnya mencoba pengobatan dengan metode celup batu Ponari. Sekitar sebulan lalu, Arnito, 46, ayah korban, mengirim tembakau ke kawasan Nganjuk. Karena sudah mendengar soal pengobatan Ponari buka lagi, Arnito mampir ke Dusun Kedungsari untuk minta air ke bocah lugu kelas III SD itu untuk sang putra.
Saat itu, ketika diberi minum dan diolesi air Ponari, sebetulnya tidak ada hasil yang signifikan. Namun, bukti nyata tidak bergunanya meminum air dari celupan batu Ponari itu tidak kunjung membuat keluarga sadar. ”Kami memutuskan berobat lagi, dengan membawa korban agar bisa ditangani langsung oleh Ponari,” ungkap Saiful.
Dengan mobil pribadi, keluarga ini tiba di Dusun Kedungsari Sabtu (28/3) sekitar pukul 19.00. Karena praktik Ponari sudah tutup, rombongan kecil itu lalu numpang menginap di rumah salah satu warga, tak jauh dari kediaman Ponari. Rombongan itu berisi lima orang. Arnito, Kusnah, Saiful, Nurul, dan satu orang kerabat lagi.
Mereka berencana menunggu praktik Ponari buka pada Minggu pagi. Tetapi, baru tiga jam beristirahat, sekitar pukul 22.00, tiba-tiba tubuh Nurul kejang-kejang dan sempat tak sadarkan diri. Atas inisiatif tuan rumah, Nurul sempat dimintakan air ke Ponari. Air itu lalu diminumkan sedikit demi sedikit ke Nurul, sambil sesekali dioleskan ke kedua kakinya.
Namun, upaya tak rasional itu malah membuat kondisi Nurul semakin parah. Sekitar pukul 22.45, Nurul mendadak lemas. Keluarga mencoba membawa Nurul ke rumah sakit, namun sudah sangat terlambat. ”Ia meninggal dunia di tempat itu juga,” ujar Saiful penuh penyesalan.
Tak hanya sang paman, kematian mendadak Nurul itu membuat kedua orang tuanya shock. Kusnah, 43, ibu korban, terus histeris. Sedangkan sang ayah, Arnito, hanya bersimpuh lemas di samping jenazah anaknya. ”Mereka masih shock, tidak bisa ditanyai,” ujar Saiful meminta pengertian wartawan.
Oleh keluarga, kejadian ini lalu dilaporkan kepada petugas Polsek Megaluh. Petugas lalu mendatangi TKP dan mengevakuasi jenazah korban ke RSD Jombang. Di kamar jenazah, tampak sekali penyesalan kedua orang tua korban karena telah memaksa anaknya melakukan perjalanan jauh dalam keadaan sakit. ”Maaf Nak, ibu sudah mengajakmu pergi jauh dari Bondowoso ke Jombang, Nak,” ujar Kusnah sambil sesekali nyaris pingsan.
Meskipun ikhtiar mereka sia-sia dan Nurul meninggal dunia hanya beberapa saat setelah minum air Ponari, keluarga tetap tidak ingin memperpanjang masalah. Kedua orang tua Nurul menolak jasad Nurul diotopsi. Karena itu, setelah visum luar, jenazah dibawa pulang ke Bondowoso.
Kapolsek Megaluh AKP Sutikno mengatakan, dugaan sementara penyebab kematian korban adalah kelelahan. Karena dalam kondisi sakit, dia dipaksakan perjalanan jauh. “Sayangnya, keluarga korban menolak otopsi. Sehingga belum bisa dipastikan, apa penyebab kematian korban. Apakah hanya kelelahan ataukah ada sebab-sebab lain,” ujarnya.
Lalu apa langkah kepolisian setelah jatuh korban jiwa kelima di tempat praktik Ponari, seperti kejadian-kejadian sebelumnya, Sutikno kembali terlihat ragu untuk bertindak tegas. ”Kita tunggu saja perkembangannya,” dalihnya sambil meninggalkan kamar jenazah.
Sejak praktik dukun Ponari dibuka dua bulan lalu, tercatat sudah lima orang tewas. Sebelumnya, empat orang tewas karena berdesak-desakan dan akibat penyakit kambuh. Meski beberapa kali ditutup oleh aparat kepolisian, pihak keluarga Ponari tetap membuka tempat praktik itu. Celakanya, aparat berwenang membiarkan saja keputusan yang terbukti berkali-kali mengundang bencana itu. Setiap hari Ponari diberi kesempatan mengobati sekitar lima ribu pasien yang dimulai setelah Ponari pulang sekolah, sekitar pukul 14.00.
Sementara itu, kemarin praktik pengobatan Ponari berjalan seperti biasa meskipun satu orang pasiennya baru saja meninggal dunia. Lagi-lagi dalih yang sama dilontarkan panitia. “Kami tidak bisa menolak pasien yang ingin berobat kepada Ponari. Kami ini kan hanya membantu memberikan fasilitas kepada pasien yang ingin berobat?” kata Sujain, salah satu panitia pengobatan Ponari, tanpa rasa bersalah. (doy/yr/jpnn/kim)
Bencana situ gitung 27-Maret-2009, mengapa ?
Tgl tsb adalah tgl yang mengingatkan tentang gempa bumi yogya 27-mei-2006 atau tiga tahun lalu sebagai jawaban atas Batu Ajaib Ponari dan Akibatnya dimana dalam artikel tsb terdapat warning yakni
….
Setelah berselang lama (2006), maka kini kembali tersiar ramai kabar tentang batu ajaib ponari, yang sebenarnya batu itu adalah sebuah ujian dari Allah sebagaimana ingatan 3 tahun lalu. Batu ajaib ponari tidak lain adanya jin yang menghuni dari batu itu
Jadi tgl 27-maret-2009 adalah momen yang tepat untuk mengingatkan kejadian yang pernah terjadi, kami selaku penulis the untold stories-pun memberikan satu persatu fakta yang dekat dengan penulis akan iktibar bahwa malapetaka tsb memang benar terjadi.
Kronologis fakta pendukung malapetaka tgl 27-maret-2009, Artikel terakhir the untold stories adalah Batu Ajaib Ponari dan Akibatnya dimana tertuang sebuah asa yang benar tentang pertanyaan dari artikel-artikel sebelumnya
Misteri Meledaknya Depot BBM Pertamina Plumpang dimana tertuang sebuah tulisan akan ingatan tentang tgl 22 yang menjadikan fenomena atas banyak kejadian
Artikel Batu Ajaib Ponari dan Akibatnya menunjukkan posting tgl Feb 18, 2009 8:52 am, maka seperti biasa terhadap tgl-tgl yang mudah di-ingat yakni tgl 22-februari-2009, biasanya penulis diberikan olehNya suatu iktibar akan terjadinya malapetaka. Saat tgl sabtu, 21-Februari-2009 lalu, maka penulis ada di sekitar embong trengguli untuk ‘melekan’ pekerjaan PPOB yang harus di selesaikan. Tak lama setelah itu, maka tgl 22-02-2009 amat sangat dekat dengan penulis terjadilah kejadian yang merupakan kelanjutan dari Pabrik – Pabrik Terbakar Secara Berjamaah
Tepat subuh tgl 22-02-2009, maka kejadian kebakaran kembali terjadi yang amat sangat dekat dengan penulis yang bekerja melekan
Dealer Yamaha di Jantung Kota Surabaya Terbakar
Ketenangan hari libur di pusat Kota Surabaya terusik. Sebuah dealer motor Yamaha d Jalan Basuki Rachmat ludes terbakar, Minggu (22/2/2009). Gedung dua lantai tersebut nyaris tak luput dari amukan si jago merah.
Pantauan detiksurabaya.com, kebakaran yang diduga terjadi pukul 04.00 WIB itu langsung melalap semua ruangan di dalam bangunan. Api membara di dalam gedung yang tertutup rapat ini. Bahkan petugas kualahan menyeprotkan air di bagian dalam. Sebab pintu show room masih tertutup rapat.
Akibatnya beberapa petugas PMK nekat menjebol rolling door. Lebih 5 unit armada PMK dikerahkan untuk memadamkan kebakaran yang berada di jantung kota. Kerugian ditaksir cukup besar.
Karena di dalam show room terlihat cukup banyak motor yang masih kinyis-kinyis yang terpanggang api. Kebakaran ini membuat panik pertokoan di sekitarnya. Salah satunya dealer Honda yang langsung mengevakuasi harta bendanya.
Dealer Yamaha yang naas ini tepat bersebelahan dengan Dealer Honda Ramayana yang beberapa waktu lalu juga ludes terbakar. Hingga pukul 05.16 WIB, api masih belum bisa dijinakkan dan asap hitam membumbung tinggi.
Untuk mobilisasi armada PMK, petugas kepolisian menutup total Jalan Basuki Rachmat. Semua kendaraan dialihkan melalui Jl Kombes Pol Duriyat, Jl Pregolan dan Tegal Sari.
(gik/gik)
Kejadian tsb pernah terjadi yang berarti hal itu adalah sesuatu yang mengingatkan, sebagaimana artikel-artikel lain tentang banyaknya perulangan yang terjadi di sekitar penulis. PERHATIKAN KEJADIAN TERBAKARNYA dealer yamaha tsb terhadap tgl yang mudah di-ingat, maka di tahun 2007 lalu-pun kejadian yang serupa pernah terbakar pula dealer sebelahnya yang terbakar tepat tgl mudah di-ingat yaitu tgl 22-02-2009 (saat itu penulis amat sangat dekat dengan kejadian)
Ada Ledakan, Api Showroom Honda Merambat ke Dealer Yamaha,
Surabaya – Kobaran api yang membakar Showroom Honda Ramayana di Jalan Basuki Rachmad Surabaya mulai menjalar ke tetangganya, Rabu (28/3/2007). Atap bangunan Dealer Yamaha UD Nusantara dan Gedung Yamaha yang mengapitnya sudah dijilati api. Melihat kondisi yang mengkhawatirkan, karyawan ke dua delaer Yamaha ini dibuat sibuk mengevakuasi motor-motor dagangannya. Terlihat motor merek Vega R, Jupiter maupun Mio diseret keluar ke Jalan Basuki Rachmad. Evakuasi itu sendiri berlangsung dengan suasana cukup penuh kepanikan. Apalagi suara sirine mobil pemadam kebakaran terus meraung-raung. Sejumlah mobil pemadam kebakaran terus berdatangan untuk memadamkan api. Pantauan detikcom, tepat pukul 19.00 WIB, dari dalam showroom Ramayana terdengar suara ledakan yang cukup keras. Belum diketahui asal sumber ledakan itu. Sekitar lokasi kebakaran masih dipadati warga. (gik/gik)
Perhatikan kejadian terbakarnya honda tsb yakni tepat tgl 28-maret-2007 atau sehari persis dari kejadian bencana situ gintung, seolah bahwa Allah swt memberikan iktibar kepada penulis yang menanti dari artikel Batu Ajaib Ponari dan Akibatnya dimana ditunjukkan lewat perulangan itu bahwa saat tgl 22-02-2009 lalu bahwa terbakarnya delaer yamaha merupakan perulangan dari terjadinya dealer honda tgl 28-03-2007 . Tgl 28-03-2007 itu-lah seolah ditunjukkan oleh Allah swt bahwa artikel yang memuat malapetaka itu benar terjadi dekat dengan tgl 28-03 tsb
Cukupkah iktibar tsb yang ditunjukkan saja ? …. tak lama berselang maka sehari setelah kebakaran tgl 22-02-2009, secara beruntun lion air tergelincirtgl 23-02-2009
Pesawat Lion Air Mendarat Tanpa Roda Depan
BATAM, SENIN — Sebuah pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 972 mendarat darurat di Bandara Hang Nadim Batam tanpa roda depan, Senin (23/2) sekitar pukul 18.30. Pesawat berhasil mendarat dan sejauh ini dilaporkan tidak ada korban jiwa………
Mengapa lion air ini mengingatkan sesuatu ? tiada lain lion ini pula yang pernah ‘nabrak’ kuburan sebulan sebelum Tsunami Aceh 26/des/2006 lalu (baca [Gagak] qobil & Tsunami Aceh 26-des-2004). Kejadian lion air bermasalah-pun berulang-ulang terjadi saat ini, Lion Air Tergelincir di Bandara Cengkareng
Senin, 9 Maret 2009 | 16:44 WIBLaporan wartawan KOMPAS Soelastri Soekirno
TANGERANG, SENIN — Pesawat milik perusahaan penerbangan Lion Air jurusan Gorontalo-Makassar-Jakarta, Senin sore tadi sekitar pukul 16.10 tergelincir di landasan terminal 1A Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng.
Belum jelas mengapa peristiwa itu terjadi, tetapi seluruh penumpang yang mencapai lebih dari 100 orang kini sudah dievakuasi dari pesawat tersebut. Sampai sekarang pesawat masih berada di landasan tak jauh dari tempat kejadian.
Sampai-sampai pihak dephub-pun mengrounded jenis pesawat lion air tsb tepat tgl yang mudah di-ingat yakni 11-03-2009:
Departemen Perhubungan mengambil keputusan untuk meng-grounded.Rabu, 11 Maret 2009, 07:46 WIBIsmoko Widjaya
Lion Air Tergelincir di Soekarno Hatta (Antara/Malahayati
VIVAnews – Tidak sampai satu bulan, dua unit pesawat Lion Air mengalami insiden saat pendaratan. Akibat dari dua insiden itu, Departemen Perhubungan mengambil keputusan untuk meng-grounded atau mengandangkan sementara semua jenis MD-90 milik Lion Air.“Iya di-grounded (dilarang terbang sementara) untuk diperiksa,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Heri Bakti dalam keterangan kepada VIVAnews melalui telepon, Rabu, 11 Maret 2009.
Jumlah pesawat jenis MD-90 yang dimiliki Lion Air itu ada lima unit. Mulai hari ini kelima pesawat itu sudah menjalani pemeriksaan pemerintah, dalam hal ini oleh Departemen Perhubungan. “Tim kami sudah melakukan pemeriksaan mulai sekarang,” jelas mantan Kepala Administrator Bandara Soekarno-Hatta ini.
Heri mengakui bahwa kebijakan ini dilakukan atas pertimbangan dua insiden yang dialami Lion Air. Langkah ini semata-mata untuk kepentingan penerbangan sipil, terutama keselamatan penumpang. “Memang dasarnya dari sana. Kalau masalah tahun pembuatan itu tidak masalah,” jelas dia.
Pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT-793 yang jurusan Makassar-Jakarta tergelincir Minggu (9/3) sore. Pesawat yang mengangkut 168 penumpang itu mendarat sekitar pukul 16.45 WIB. Namun, karena landasan licin akibat hujan yang sangat deras, pesawat tidak dapat mendarat sempurna. Departemen Perhubungan sudah memeriksa langsung penyebab tergelincirnya Lion Air di bandara bertaraf internasional itu.
Sebelumnya, Senin (23/2) pukul 19.00 WIB, pesawat Lion Air yang juga jenis MD mendarat darurat tanpa roda depan di bandara Batam. Pesawat dengan dengan nomor penerbangan JT-972 ini berangkat dari Medan pukul 15.30 dengan tujuan Batam dan Surabaya.
Karena roda depan tidak bisa dibuka saat akan mendarat, pesawat terpaksa berputar putar selama dua jam di langit Batam untuk menghabiskan bahan bakar. Pesawat pun akhirnya mendarat.
Petugas bandara mengatakan, begitu bagian depan pesawat menyentuh landasan langsung disemprot pemadam kebakaran bandara dengan racun api. Penumpang berjumlah 159 selamat, sembilan diantaranya masuk rumah sakit.
Saat itu yaitu tgl 11-03-2009 adalah masa sulit bagi penulis yang merupakan kejadian serupa yang pernah penulis alami saat di di ‘adili’ (baca Hikmah di balik kebetulan). Kejadian yang sama persis sebelum Tsunami Aceh, dimana ribuan kali bahkan jutaan kali penulis meminta belas kasihan kepada Allah swt agar dimenangkan dalam pengadilan dunia ini. Tgl 12-03–2009 adalah penulis dan p. Wahyu harus ke Jakarta guna ‘diadili’ terdadap kasus yang semestinya kami adalah korban dari sebuah permainan besar para pemain besar.
Dengan mempersiapkan dokumen untuk pergi ke Jakarta, maka penulis dengan penuh harap dan cemas agar dihindarkan dari semua masalah. Tgl 11-03-2009 itulah kejadian langka terjadi yaitu sebuah meteor jatuh di jakarta
Video Meteor Jatuh di Jakarta
Sebuah benda langit yang diduga meteor, terlihat seperti jatuh ke bumi sesaat setelah sejumlah wilayah Jakarta dan sekitarnya diguyur hujan deras disertai angin kencang. Fenomena alam yang kini jarang bisa disaksikan tersebut, sempat diabadikan salah seorang warga Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Peristiwa terjadi pada 11 Maret 2009 sekitar pukul 18.00 WIB.
Endang Setyawati, perekam sempat mengira benda berapi itu petasan atau mercon. Dugaan itu sirna setelah benda yang sepertinya menuju ke bumi tersebut mengeluarkan cahaya selama lima menit. Endang menyaksikan peristiwa alam ini bersama suami dan seorang anaknya yang berusia enam tahun. Belum diketahui pasti benda apa yang terlihat menuju bumi tersebut. Namun, kuat dugaan benda tersebut adalah meteor. (metrotvnews.com)
Video meteor jatuh di Jakarta tsb mirip dengan kejadian serupa yang juga pernah terjadi saat sebelum Tsunami Aceh (baca Fenomena Meteor Jatuh & Tsunami Aceh ) terhadap tgl yang mudah di-ingat yakni 11-maret-2009, seolah menunjukkan kepada penulis bahwa asa dari artikel-artikel sebelumnya benar akan terjadi sebentar lagi.
Hari-demi hari dari warning sebuah malapateka yang telah di tuliskan, dimana pesawat-demi pesawat jatuh beruntun sebagaimana saat sebelum Tsunami Pangandaran (Gempa Bumi & Tsunami Pangandaran, sebelum terjadinya). Dimulai dari
- 23/03/2009 07:21 WIB Pesawat Jatuh di Montana, 17 Orang Tewas
- 23/03/2009 08:57 WIB Pesawat Kargo FedEx Jatuh di Narita, Pilot dan Kopilot Tewas
Seolah pesawat Kargo dari Cina ke Jepang MD-11 searah dengan grounded dari Lion Air, sedangkan pesawat motana di AS yang jatuh di kuburan
Selasa, 24/03/2009 09:56 WIB
Pesawat AS Jatuh ke Kuburan
Pesawat Kelebihan Muatan!
Rita Uli Hutapea – detikNews
Rita Uli Hutapea – detikNews
Reuters
Montana – Otoritas AS masih menyelidiki sebab-sebab jatuhnya sebuah pesawat di Montana, AS, yang menewaskan 14 orang. Ada dugaan pesawat kecil tersebut kelebihan muatan.Pesawat Pilatus PC-12 tersebut dirancang untuk mengangkut total 11 orang, termasuk pilot dan kopilot.
Demikian disampaikan Mark Rosenker, Pjs Ketua Dewan Keselamatan Transportasi Nasional pada konferensi pers seperti dilansir harian Sydney Morning Herald, Selasa (24/3/2009). “Kita butuh waktu untuk mengetahuinya,” ujar Rosenker.
“Kita harus mendapatkan bobot seluruh penumpang, kita harus mendapatkan bobot bahan bakar dan semua barang,” imbuhnya.
Namun pada kenyataannya, pesawat tersebut mengangkut 14 orang, termasuk 7 anak-anak. Pesawat naas tersebut jatuh dan terbakar di areal pemakaman sekitar 150 meter dari bandara kecil di Butte, Montana pada Minggu, 22 Maret waktu setempat.
Pesawat tersebut diyakini akan membawa para penumpangnya untuk perjalanan ski di Montana. Penyelidikan akan berlangsung sulit sebab pesawat tersebut tidak memiliki rekaman suara kokpit ataupun rekaman data penerbangan. Bahkan ternyata pesawat tersebut tidak memiliki sertifikasi untuk mengangkut penumpang komersil.
Pesawat tersebut bertolak dari Oroville, California menuju Bozeman, Montana. Namun pilot kemudian mengubah tujuan ke Butte dan di sanalah pesawat itu jatuh tak jauh dari Bandara Bert Mooney di Butte. Seperti halnya ribuan bandara kecil AS, bandara Butte tersebut tidak memiliki kontrol radar.
(ita/nrl)
Pesawat montana itupula yang menngingatkan kejadian serupa sebelum Tsunami Aceh dimana Lion air nabrak kuburan di solo. Dan dengan demikian terhadap tgl yang mudah di-ingat yakni tgl 22-03-2009, Allah swt memberikan pengingatan akan kejadian yang akan terjadi, hingga tepat sebelum Bencana Situ Gintung, maka kembali sebuah pesawat rontok bertipe F-22, 26/03/2009 04:30 WIB Jet Tempur F-22 Milik AS Jatuh di California
Dan benarlah akan ingatan tentang tgl yang mudah di-ingat yakni tgl 22 tsb, maka pesawat yang jatuh ke kuburan karena kelebihan muatan, hal ini pula yang terjadi di situ gintung kelebihan air saat hujan es melanda kawasan tsb.
Inilah sebuah kejadian yang mudah di-ingat dan lama terpendam yakni Bunuh Diri Istiqlal, mengapa tepat 01-10-2008 ? jatuh dari atas yang akan membawa korban jiwa. Berhentikah bencana situ gintung ?
Ingat-lah rentetan bencana tahun 2007 lalu yang berhenti cukup lama setelah di lakukan pertaubatan masal setelah bencana beruntun :
- Longsor NTT 3-3-2007
- Gempa Sumbar 6-3-2007
- Garuda Terbakar 7-3-2007
Maka seolah mengulang kejadian beruntun di tahun 2007 dimana semua berulang (ingat delaer sepeda motor yang terbakar 28-03-2007 dan kembali terbakar tgl 22-02-2009), maka bencana berikutnya dapat terjadi sebagai sesuatu perulangan yang jelas (wallahu ‘alam). Tinggal menunggu waktu dari apa yang pernah berulanng (baca [Gagak Qobil] Indonesia Menanti Gempa Yang Berbahaya)




