Fenomena Alam Semesta

Kumpulan Fenomena Alam Sebagai Bahasa Universal Untuk Menyelamatkan Bumi Dari Kehancuran

Misteri Maut Di Indramayu

Indramayu adalah suatu tempat yang pernah terjadi gempa bumi cukup besar saat agustus-2007, lalu, dimana saat itu hampir bersamaan dengan pilkada DKI 8/8/2007, maka tengah malam setelah itu, maka Gempa indramayu terjadi cukup keras (baca Gempa Indramayu sebuah keniscayaan)

Selain pilkada DKI, maka peristiwa cukup penting lainnya adalah kebuntuan kekinian tradisi ULTAH coba diterobos oleh soerang Kyai petinggi ormas Islam Terbesar (baca Banjir Besar Jakarta, Mengapa Tepat 2-2-2007 ?) yang artikel itu memuat antara lain

Jakarta (GP-Ansor): Perayaan ulang tahun dalam tradisi NU untuk kiai yang telah meninggal atau “Haul”. Namun Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi tetap merayakan hari ulang tahunnya yang ke-63 di Jakarta.

Pemangku Pesantren Al-Hikam Malang yang lahir di Tuban, 8 Agustus 1944 itu, saat merayakan hari ulang tahun (ultah) ke-63 bahkan mendapatkan kado istimewa berupa dukungan untuk kembali menjadi Ketua Umum.

LEwat hari ULTAH beliau tepat saat itu p. Jawa berguncang hebat (baca Gempa Indramayu sebuah keniscayaan)

Picture not Available

bb

Kamis, 09 Agustus 2007 01:16 WIB

Metrotvnews.com, Indramayu: Gempa bumi berkekuatan 7,0 skala Richter terjadi di 75 kilometer barat laut Indramayu, Jawa Barat, Kamis (9/8) sekitar pukul 00.05 WIB. Gempa berada di kedalaman 286 kilometer di bawah laut.

Getaran gempa dirasakan di sejumlah wilayah Jabar, Banten, Jakarta, Yogyakarta, Jawa Tengah, Lampung, bahkan hingga Bengkulu. Menurut Badan Meteorologi dan Geofisika, gempa tersebut tidak berpotensi Tsunami. Hingga kini, belum diketahui adanya korban jiwa maupun kerusakan akibat gempa ini.(BEY)

Mengapakah terjadi gempa ? ya … sebuah peristiwa alam biasa terjadi di Indonesia, jika gempa ini berkait dengan pilkada DKI & ULTAH pak KH Hasyim Muzadi, dapatkah kita pecahkan misteri gempa tsb di indramayu itu ?

Agar dapat menjawab pertanyaan tsb, maka dalam artikel Banjir Besar Jakarta, Mengapa Tepat 2-2-2007 ? telah dengan jelas memuat bahwa betapa pimpinan negeri ini di-ingatkan oleh Allah lewat banyak kejadian kejadian antara lain

  1. Rabu, 22/12/2004 17:01 WIB Heli TNI AL yang Jatuh di Nabire, Bagian dari Pengawalan SBY
  2. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima gelar Yang Dipertuan Maharajo Pamuncak Sari Alam pada 22 September 2006, yang akhirnya tgl 27-Februari-2007 tersambar petir & terbakar, hingga akhirnya 11 hari setelah itu gempa di wilayah tsb terjadi tgl 6-Maret-2007
  3. Ketua PP Muhammadiyah Dien Samsudin yang ikut menjadi ‘korban’ Garuda terbakar 7-maret-2007 lalu
  4. Ketua PBNU KH Hazim Muzadi, yang merayakan ULTAH 8/8/2007, setelah itu terjadilah gempa bumi yang cukup dahsyat
  5. Ketua MPR Hidayat Nur Wahid yang istrinya, meninggal tepat tgl 22-01-2008

Dari kesemua rangkaian peringatan tsb atas pimpinan umat , adakah hubungannya dengan maut di indramayu ?, sekali lagi untuk menjawab hal ini, kita melihat ke belakang satu peristiwa sebelum hari raya idul Adha 20-12-2007 lalu, tiga hari sebelum itu maut di indramayu terjadi

Picture not Available

Kendaraan panitia COP-13 UNFCCC yang mengalami kecelakaan di jalur pantura di Indramayu.

bb

Senin, 17 Desember 2007 09:01 WIB

Metrotvnews.com, Indramayu: Sebanyak lima staf Departemen Luar Negeri, Senin (17/12) pukul 04.30 WIB, tewas dalam kecelakaan lalu lintas di jalur Pantura, Desa Canting, Kecamatan Losarang, Indramayu, Jawa Barat. Mereka adalah Darmaji warga Ciomas, Kabupaten Bogor; Tatang Santoni warga Depok; Alis Suraji warga Harapan Mulya, Bekasi; Kusiono warga Citereup; dan Suryadi warga Tambun, Bekasi.

Kecelakaan diduga karena pengemudi mengantuk setelah menempuh perjalanan dari Bali. Mereka adalah panitia Pertemuan Para Pihak (COP) ke-13 Konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Perubahan Iklim (UNFCCC) di Nusa Dua, Bali. Seluruh korban kini berada di kamar mayat Rumah sakit Bhayangkara, Indramayu. Sebagian besar korban tewas mengalami luka di bagian kepala akibat benturan keras. Korban luka berat bernama Rasto kini dirawat intensif di rumah sakit yang sama.(YUL)

Sampai-sampai SBY-pun ikut mengirimkan duka cita atas kecelakaan itu, sebagaimana berita di bawah ini

5 Staf Deplu Tewas, SBY, Menneg LH & UNFCCC Kirim Bunga
Anwar Khumaini – detikNews
Jakarta – Karangan bunga terus mengalir menyusul tewasnya 5 staf Deplu di Indramayu, Jawa Barat. Presiden SBY pun mengirimkan bunga dukacita. Karangan bunga ukuran sekitar 2×1,5 meter dari SBY tiba di kantor Deplu, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat, Selasa (17/12/2007) pukul 14.45 WIB. Selain bunga dukacita dari SBY, tampak karangan bunga dari Menneg LH Rachmat Witoelar beserta seluruh staf dan panitia UNFCCC dan media massa. 5 Foto almarhum dipasang di gedung Nusantara lantai 2. Nama-nama 4 almarhum dipasang di 8 meja panjang yang telah dijejerkan rapih.

Keempat jenazah yang akan disemayamkan di Deplu adalah Darmadja, Tatang Santoni, Alif Suraji dan Suryadi. Sementara jenazah atas nama Kusyono, tidak ikut disemayamkan di Gedung Deplu. Sesuai permintaan keluarga, jenazah akan langsung dimakamkan di tempat kelahirannya di Kuningan, Jawa Barat.(aan/sss)

Tidak berapa lama, maka maut kembali terjadi tepat saat idul adha terjadi di indramayu, dimana korbannya adalah para santri

Picture not Available

Kecelakaan maut terjadi di Desa Karanganyar, Kecamatan Kandanghaur, Indramayu, Jawa Barat.

bb

Kamis, 20 Desember 2007 12:10 WIB

Metrotvnews.com, Indramayu: Kecelakaan maut terjadi di hari Idul Adha, hari ini. Kecelakaan terjadi di jalur pantai utara (pantura), Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Lima orang santri yang akan melaksanakan salat Idul Adha tewas seketika setelah ditabrak truk. Enam santri lainnya luka parah dan kini dirawat di Rumah sakit Bhayangkara Indramayu.

Kecelakaan terjadi saat rombongan santri di Desa Karanganyar, Kecamatan Kandanghaur, Indramayu, akan menuju masjid. Namun, dari arah Cirebon, sebuah truk pengangkut meubel melaju kencang dan menabrak para santri.

Dua orang santri tewas di tempat, sedangkan tiga lainnya meninggal saat dalam perjalanan menuju rumah sakit. Kelima korban tewas adalah Sudirman, Robi, Hadi Winata, Pendi dan Wawan. Sementara itu, enam santri lainnya dalam kondisi kritis karena mengalami luka di bagian kepala dan kaki.

Satuan Polisi Lalu Lintas Kepolisian Resor Indramayu tengah menyelidiki penyebab kecelakaan. Dugaan sementara, insiden ini disebabkan sopir truk yang mengemudi dalam keadaan mengantuk. Saat ini, sopir truk bernama Dedi, warga Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, ditahan polisi untuk mempertanggung-jawabkan perbuatannnya.(DEN)

Beruntunnya maut yang terjadi di indramayu itu mendapati dua hal yang berbeda yakni kejadian pegawai DEPLU mendapat ucapan duka cita dari presiden. Setelah lama berselang maut indramayu terjadi lagi, kali ini adalah para pemabuk yang tewas di bulan suci ramadhan (baca Pesta Miras & Raja Jemblung )

Satu demi Satu Tewas Beruntun selama Sepekan

INDRAMAYU – Pesta minuman keras yang dilakukan sekelompok warga Kecamatan Terisi, Indramayu, pekan lalu terus berdampak hingga kemarin (14/9). Satu demi satu peserta pesta miras tersebut tewas.

Belum sempat berhenti di situ, maka beberapa saat lagi, tepatnya menyambut lebaran, maka pesta miras kembali merengut nyawa

10 Tewas, 200 Masuk RS

INDRAMAYU – Minuman keras (miras) beracun masih beredar luas di masyarakat. Miras penebar maut yang dikenal dengan Vodka Blending itu kembali merenggut 10 nyawa warga Indramayu.

Radar Cirebon (Jawa Pos Group) melaporkan, pada malam takbiran (malam Lebaran), ratusan nelayan di Desa Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur, Indramayu, mengadakan pesta miras. Hal semacam itu memang kerap dilakukan warga setelah pulang berlayar. Acara malam itu semakin ramai dengan bergabungnya para pemudik di desa tersebut.

Pesta miras itu mulai memakan korban pada Jumat pagi (3/10). Satu demi satu nyawa peserta pesta miras terenggut. Hingga tadi malam, korban mencapai 10 orang. Selain itu, lebih dari 200 orang lainnya -puluhan di antaranya kritis- dirawat di RS Permata Medical Center (PMC) Indramayu, RSU Pantura MA Sentot, dan RS Bhayangkara. Dua di antaranya adalah perempuan. RSU Pantura saja merawat 203 orang.

Korban pertama adalah Beni bin Dulgani, 18, yang tewas Jumat pagi. Disusul kemudian oleh Rusdi bin Ramun, 17, serta Herman bin Durahman, 32, dan adiknya, Heryanto bin Durahman, 26.

Begitu diketahui ada yang tewas, peserta pesta miras lainnya langsung dilarikan ke RS. Bahkan, ada yang dengan kesadaran sendiri pergi ke RS. Padahal, mereka bukan sekelompok pesta dengan yang tewas.

”Botolnya sama, tapi kelompoknya beda-beda. Saya dengan empat teman ini,” ujar Candra, 21, sambil menunjuk kawan-kawannya yang tergeletak lemas di ruang kelas II RSU Pantura.

Mendapati banyaknya warga yang keracunan miras, aparat kepolisian beserta komponen masyarakat langsung mendata para korban sekaligus mengevakuasi mereka ke RS. ”Jangan sampai jatuh korban lagi. Lebih baik diselamatkan sekarang daripada terlambat,” tegas Maryadi, salah seorang tokoh pemuda setempat.

Semula, kata dia, pendataan sulit dilakukan. Sebab, masih banyak yang menolak mengaku. Namun, setelah diberi tahu telah ada warga yang meninggal lantaran menenggak miras, akhirnya mereka mau dibawa ke RS. ”Tampaknya belum semua terdata. Masih ada yang menutup-nutupi,” katanya.

Beberapa korban mengaku, miras yang ditenggak adalah jenis Vodka merek W&N. Minuman itu dibeli dari Karisem alias Ondol, 55, warga desa setempat. Karisem ikut menjadi korban keracunan miras dan masih dirawat bersama puluhan korban lainnya.

Bukan itu saja, anak serta menantunya, yaitu Warnadi, 35, dan Agus, 30, tidak luput dari petaka yang sama. Selain menjual, keluarga pedagang miras itu dikenal sebagai pemabuk berat.

Kepada Radar Cirebon, Karisem mengaku, miras yang dijual diperoleh dari salah satu agen di Desa Karang Anyar Blok Sewo, Kecamatan Pusakanegara, Subang. Jumlah keseluruhannya 10 dus atau 120 botol (satu dus berisi 12 botol). Miras tersebut dijual Rp 12 ribu per botol. ”Semua sudah habis terjual,” ungkapnya.

Sejak malam takbiran, kata wanita bertubuh kurus tersebut, miras dagangannya laris manis dibeli orang. Bahkan, pembelinya datang dari sejumlah desa dan kecamatan tetangga. Benar saja, tadi malam diketahui korban tewas juga berasal dari Kecamatan Gabus Wetan dan Haur Geulis. ”Kalau Lebaran, yang dicari ya miras,” ujarnya.

Tradisi menenggak miras ramai-ramai pada malam Lebaran itu dia manfaatkan untuk berbelanja kebutuhan pokok para penggemar teler. Karisem beserta keluarganya ikut merasakan betapa mabuknya setelah mencicipi barang yang dijual itu. ”Saya nggak tahu kalau minuman itu beracun,” ucapnya lirih.
Informasi terakhir, ada tujuh orang yang tewas di tengah laut. Mereka adalah peserta pesta miras yang kemudian langsung berlayar mencari ikan dengan tiga kapal. Namun, kabar tersebut masih belum diketahui kebenarannya. (kho/jpnn/nw)

Dengan kejadian itu, maka sudah 2 kali kejadian maut miras terjadi, benarkah hanya karena tradisi saja miras itu terengut jiwanya ? mengapa sampai beruntun terjadi, mengapa pula tahun-tahun sebelumnya tradisi itu tidak berbuah petaka ?

Tradisi dulu tidak berbuah petaka, namun kini berbuah petaka, mirip dengan kasus zakat maut (baca Zakat Maut & Manusia Berkepala Dua) dimana sebelumnya tidak pernah terjadi korban jiwa dalam pembagian zakat di pasuruan, namun saat itu justru zakat maut terjadi dan yang cukup aneh adalah saat ramai miras maut itu maka berita zakat maut pun terjadi

Bisakah kita mengambil iktibar pelajaranNya ? sebuah pelajaran universal bahwa manusia tidak pandai mengambil pelajaran, jika dulu tidak ada korban jiwa, maka bukan berarti berikutnya juga aman. Perhatikan iktibar itu-pun terkuak pada artikel Banjir Besar Jakarta, Mengapa Tepat 2-2-2007 ? menyatakan bahwa presiden SBY sampai terkena dampak banjir 2 kali saat tahun 2007, maka tepat tgl itu SBY retreat ke Bogor, maka tahun 2008-pun SBY terkena dampaknya pula, tertulis dalam artikel itu yakni

Kembali SBY di-ingatkan dengan banjir besar di tahun 2008 ini yang mana hal ini berarti SIA-SIA LAH SELAMA SATU TAHUN pelajaran banjir besar Jakarta 2-2-2007 lalu belum di temukan inti sarinya, namun hanya berputar masalah teknis penanganan banjir, padahal jelas teguran itu sebagai ingatan yang mudah di-ingat

Manusia yang tidak pandai mengambil pelajaran atas kejadian yang pernah terjadi, itulah jawaban atas misteri Maut Di Indramayu, hal ini pernah pula terjadi pada kasus gempa yogya (baca [Peringatan] Waspada Gempa Yogya Sebelum Terjadinya Dimana pada tahun 2005 tepatnya 19-juli-2005 lalu saat itu merapi & gempa yogya terjadi, namun tidak ada korban

Gempa Goyang Yogya dan Pacitan
Selasa, 19 Juli 2005 | 22:46 WIB

TEMPO Interaktif, Yogyakarta:Masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya dikejutkan dengan getaran yang terasa dalam beberapa detik. Sekitar pukul 19.20 WIB, terjadi gempa bumi yang berpusat di samudra Hindia. Dikhawatirkan, terjadinya gempa tektonik itu bisa mempengaruhi aktivitas gunung Merapi yang sekarang berstatus Waspada

Kepala Stasiun BMG Yogyakarta, Tiar Prasetyo saat dikonfirmasi menyatakan, pusat gempa terjadi di 9,77 Lintang Selatan dan 110,71 Bujur Timur. “Pusat gempa, terjadi di 220 kilometer sebelah selatan Yogyakarta dengan kedalaman 33 kilometer di dalam tanah,”katanya.

Gempa tektonik itu, terjadi pada pukul 19.21 WIB dengan kekuatan 5,5 skala Richter. “Kami juga sudah mendapat laporan dari beberapa daerah. Yang jelas memang gempa ini sangat terasa di Yogyakarta dan daerah Pacitan,”kata Tiar. Hingga berita ini ditulis, tidak ada laporan kerusakan yang terjadi di Yogyakarta akibat gempa tersebut. Sebagian warga Yogya bahkan tidak menyadari telah terjadi gempa. Di tempat terpisah, Kepala Seksi Gunung Merapi Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta, Subadriyo, membenarkan gempa yang terasa di kota Yogyakarta gempa tektonik. Menurut Subandriyo, gempa yang terjadi Selasa (19/7) malam itu tidak ada kaitannya dengan aktivitas gunung Merapi.

Menurut Subadriyo, gempa tektonik yang bersumber di Samudera Indonesia itu bisa saja mempengaruhi aktivitas Merapi. “Dalam kondisi Merapi yang aktif saat ini, gempa tektonik bisa saja memicu peningkatan aktivitas, namun bisa juga tidak. Makanya, kami akan cermati efek gempa itu terhadap aktivitas Merapi,”katanya.

Gempa tektonik seperti itu, bisa berpengaruh terhadap gerakan magma gunung Merapi. BPPTK, sejak adanya peningkatan aktivitas Merapi telah menyiagakan seluruh karyawannya, baik di kantor pusatnya di kawasan Jl Cendana Yogya maupun di seluruh pos-pos pengamatan Merapi. Sementara status aktivitas Merapi sampai saat ini masih Waspada.

Lalu apa yang terjadi dengan tahun 2006 ? …. maka merapi kembali berulah & gempa tepat terjadi 27-mei-2006 dengan korban yang cukup banyak. Jelas sebuah pelajaran yang pernah terjadi namun sedikit sekali manusia dapat mengambil hikmahnya bahwa perulangan itu telah terjadi terjadi namun dengan korban jiwa yang cukup banyak

Mirip dengan kasus iktibar pesta miras, maka tahun-tahun sebelumnya tidak ada korban, namun justru tahun inilah korban berjatuhan secara masal, satu pertanyaan penting adalah Gempa Indramayu tahun 2007 lalu hanya menggetarkan p. Jawa & Sumatra, tanpa ada korban jiwa, lalu bagaimana hal itu dapat berulang ? Bagaimana pula efeknya bagi DKI Jakarta ?

Jawaban perulangan ini telah nyata, jika tahun 2007 lalu tepat idul adha, maka santri tewas di indamayu dimana 3 hari sebelumnya DEPLU berduka, sampai Pak SBY ikut berduka cita, maka di hari raya idul fitri tepat 01-10-2008 ini, kembali pak SBY di-ingatkan dengan peristiwa bunuh diri seorang miskin (baca Bunuh Diri Istiqlal, mengapa tepat 01-10-2008 ?)

Benarkah perulangan-demi perulangan terjadi untuk mengingatkan bangsa ini akan maut di indramayu ? untuk menjawab hal ini kita telusuri artikel Pesta Miras & Raja Jemblung Termuat di situ bahwa setelah pesta miras di surabaya, maka terjadilah gempa Cina, berikut kutipannnya

Lalu dimanakah perulangan itu ? lihat baik-baik dalam artikel Gempa Cina 12 mei 2008 : Lanjutan Jawaban Hari Yang Menentukan dengan jelas memuat pesta minuman keras tsb

Artinya tidak ada yang menyangka bahwa ITC itu berulang terjadi dan sekali lagi terjadi jatuh di ITC Vihara Terbakar, ITC Jatuh Lagi : Jawaban Hari Penentuan yang akhirnya berulang dengan tahun 2007 lalu yakni Gempa di Cina … kebetulankah ? ….

baca doa-doa di atas tentang sesuatu pertandaNya atau hal yang mengingatkan … jika anda belum percaya bahwa hal tsb adalah yang mengingatkan tentang tahun 2007 lalu, maka lihat dengan seksama artikel tahun 2007 lalu yakni artikel Maut yang menjadi-jadi Jun 4, 2007 6:56 am

Benarkan sebelum tragedi gempa cina 12-mei-2008 yang merupakan perulangan tahun 2007 lalu di ikuti dengan sebelumnya maut menjadi-jadi ?

Lihat berita aneh bin kocak di bawah ini tentang Tewas, KERACUNAN, para Pemabuk

Raja Jemblung Terus Makan Korban

………

Mei-2008 lalu di surabaya terjadilah pesta minum keras Raja Jemblung di tiga tempat sekaligus yang akhirnya kini berulang di indramayu, lebih aneh lagi adalah korban pesta di indramayu ini terjadi tepat 9/9/2008 dan kebetulan tempatnya di indramayu, mengapa indramayu ?

Itulah tempat yang dinantikan sebagai bagian dari keputusan penantian itu … lho apalagi ini ? Perhatikan artikel yang bersambung yang akhirnya pada ujung penantian termuat dari artikel itu yakni Pesawat Qantas Berlubang : Sublimasi Amrozi

Lihat artikel itu memuat hubungan indramayu, gempa cina yang tersebut sebagai “Dengan demikian telah jelas dan lugas bahwa banyak kejadian perulangan tahun lalu yang muncul dan itulah jawaban dari doa hal yang mengingatkan bahwa gempa indramayu nyaris 8-8-2007 terkait dengan gempa Cina 12-mei-2008″ atau baca Jakarta, Bab Bencana yang Hilang …. yang memuat hal itu

Dari perulangan tsb, maka wajar muncul pertanyaan benarkah setelah pesta maut indramayu itu, terjadi gempa di Cina (sesuai perulangan diatas) ? Lihat berita di bawah ini

Picture not Available

Bangunan pasca gempa

bb

Selasa, 07 Oktober 2008 10:08 WIB

Metrotvnews.com, Alays: Sebanyak 72 orang tewas dan 100 lainnya luka-luka akibat gempa berkekuatan 6,3 skala Richter yang terjadi di daerah Alays, bagian selatan Kirgistan, hari ini. Gempa ini juga menghancurkan 90 persen bangunan di Desa Nura. Diperkirakan jumlah korban terus bertambah karena masih banyak yang tertimbun puing-puing bangunan.

Perdana Menteri Kirgistan Igor Chudinov menyatakan bahwa jumlah korban gempa yang tewas mencapai 74 orang. Sedangkan media setempat melaporkan jumlah korban tewas sebanyak 72 orang. Presiden Kirgistan Kurmanbek Bakiyev langsung menyatakan tanggal 7 Oktober sebagai hari berkabung nasional bagi para korban gempa.

Sementara itu, dalam kurun waktu kurang dari 24 jam, negara tetangga Kirgistan, yaitu daerah barat laut China, Xin Jiang, juga terjadi gempa berkekuatan 6,8 SR. Sejauh ini, belum ada laporan korban jiwa di daerah tersebut. Di daerah barat daya China, Tibet, terjadi gempa berskala 6,6 SR yang menewaskan sembilan orang.(DEN)

Ternyata, setelah pesta mabuk maut di indramayu, maka di Cina terjadilah Gempa bumi, begitulah perulangan terjadi …. lho itu koq ada kirgistan ? Penjelasan mengenai kirgistan ini dapat di baca dari artikel Jakarta Gempa (Teriakan Kecil) artikel itu memuat ttg kirgistan yakni

Banyak yang mengatakan bahwa itu ndak ada kaintannya dengan indonesia, lihat dan saksikan setelah pesawat tsb, maka pesawat kembali jatuh

Senin, 25/08/2008 07:28 WIB
Pesawat Jatuh di Kyrgyzstan, 68 Penumpang Tewas
Vina Martina Sianipar – detikNews
Jakarta – Pesawat Boeing 737-200 jatuh tidak lama setelah lepas landas di Kyrgyzstan. Dalam kecelakaan itu, sebanyak 68 penumpang dinyatakan tewas.Pesawat yang berpenumpang 90 orang itu jatuh beberapa kilometer dari bandara Manas di Bishkek, ibukota Kyrgyzstan. Sebelumnya diduga terjadi penurunan tekanan udara di dalam kabin pesawat.

Demikian kata Perdana Menteri Kyrgyzstan, Igor Chudinov, seperti dikutip dari Reuters, Minggu (24/8/2008).

“Menurut informasi terbaru, 68 orang tewas,” kata jubir Chudinov, Rosa Daudova.

Rosa merinci, korban tewas terdiri dari 24 warga Kyrgyzstan, 52 Iran, 1 Turki, 2 dari Kanada, 3 Kazakhstan, dan 1 Cina. Awalnya, juru bicara menteri kesehatan Kyrgyzstan, Yelena Bayalinova, mengungkapkan 65 penumpang tewas, 22 terluka, dan 3 lainnya hilang.

Pesawat maut tersebut adalah milik perusahaan pribadi Itek Air. Pesawat tersebut mendapat larangan terbang dari Uni Eropa (UE).(vna/irw)

Apa yang sama dengan Indonesia ? lihat alinea terakhir “Pesawat tersebut mendapat larangan terbang dari Uni Eropa (UE)”, tidak-kah pesawat-pesawat RI juga mengalami hal yang sama.

Beberapa orang masih mengatakan bahwa hal hubungan itu diada-adakan, lihat akhrinya apa yang terjadi Rem Blong, Sriwijaya Air Tubruk Petani

Akhir dari artikel itu adalah Sriwijaya nubruk petani, benarkah sriwijaya nubruk lagi saat ini ?

Burung ”Bakar” Sayap Pesawat

Penerbangan Perdana Sriwijaya Air Kacau, Pesawat Balik ke Ambon
AMBON – Penerbangan perdana Sriwijaya Air dengan rute Ambon-Makassar-Jakarta Sabtu (4/10) ternoda. Pesawat Boeing 737-200 dengan nomor penerbangan 593 terbakar sesaat setelah lepas landas dari Bandara Pattimura, Ambon. Dengan sayap kiri berasap, pesawat tersebut berhasil membawa 114 penumpangnya kembali ke Ambon.

Hasil pemeriksaan sementara, kebakaran itu terjadi setelah seekor burung masuk ke mesin jet pesawat sisi kiri. Adanya burung dalam pesawat tersebut baru diketahui setelah terdengar ledakan di bagian itu. Sebelumnya, keberangkatan pesawat yang dijadwalkan lepas landas pukul 12.30 WIT tersebut ditunda selama kurang lebih enam jam. Yang disesalkan oleh para penumpang, tidak ada penjelasan apa pun terkait dengan penundaan itu. “Kami hanya diminta menunggu,” ujar salah seorang penumpang yang ditemui di bandara.

Ketidakberesan berikutnya terjadi saat pesawat mulai ancang-ancang untuk take-off. Terdengar ledakan yang membuat para penumpang panik. Situasi bertambah panik saat kobaran api terlihat pada bagian bawah sayap kiri pesawat. “Ada yang berteriak pesawat terbakar,” kata seorang penumpang.Beberapa saat kemudian, terlihat salah seorang teknisi masuk ke ruang kemudi untuk berdiskusi dengan pilot Achmad Hariry. Tidak tahu apa yang diperbincangkan. Namun, para penumpang menyatakan, setelah keluar mekanik itu menyampaikan bahwa pesawat tidak mengalami gangguan apa-apa, melainkan hanya menabrak burung.

Dalam situasi panik, pesawat berhasil take-off menuju Makassar. Namun, penumpang terus dihinggapi rasa waswas. Setelah 30 menit terbang, tiba-tiba terdengar bunyi ledakan lagi yang membuat penumpang kembali panik. “Semuanya lantas saling bertatap-tatapan,” ucap Ruben, penumpang lainnya.

Sejumlah penumpang dengan cepat mengambil pelampung yang sudah disiapkan di bawah kursi masing-masing. Salah seorang penumpang bahkan pingsan karena terlalu panik. Sedangkan beberapa penumpang lainnya langsung meluapkan kemarahan kepada mekanik yang awalnya menyatakan bahwa kondisi pesawat baik-baik saja dan siap terbang tersebut. “Kamu harus bertanggung jawab,” tutur Irfan Karo Karo, penumpang yang marah.

Ratusan penumpang yang sudah panik tersebut nyaris menghakimi mekanik itu di atas pesawat. Untung, mereka masih bisa ditenangkan oleh penumpang lainnya dan pramugari.
Beberapa penumpang mulai melepaskan seat belt (sabuk pengaman) dari tempat duduk masing-masing, lalu menggedor-gedor pintu kokpit yang terkunci dari dalam. Sementara itu, dalam kabin pesawat, papar Ruben, sudah tercium asap. Bahkan, di bagian kiri pesawat, sudah terlihat api dan asap yang mengepul. Kondisi tersebut membuat ratusan penumpang dalam kabin pesawat itu bertambah panik.

Situasi yang makin kacau dalam kabin kembali memaksa teknisi pesawat tersebut masuk ke ruang kokpit dan berdiskusi lagi dengan pilot yang sebelumnya ngotot melanjutkan penerbangan. Selang beberapa saat, disampaikan bahwa pesawat itu akan kembali ke Bandara Pattimura. Penjelasan tersebut membuat penumpang sedikit tenang. Pesawat tiba di Bandara Pattimura pukul 19.10 WIT. Setelah ratusan penumpang berhamburan keluar, tim patroli gabungan bandara memeriksa mesin pesawat itu. Dari pemeriksaan tersebut, ditemukan bangkai burung belibis yang diduga menjadi penyebab ledakan mesin.
Kapolsek Bandara AKP Mozes Alfons yang dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya kejadian tersebut. “Saat lepas landas, keadaan pesawat normal. Kemudian, terjadi gangguan pada bagian engine nomor satu sebelah kiri. Akhirnya, pilot memilih kembali ke Ambon dan tiba lagi sekitar pukul 19.10 WIT,” ujar dia yang juga berada di TKP saat itu. (CR2/M7/jpnn/ruk)

Dengan demikian saat miras maut merajalela dibulan oktober-2008 ini, maka kembali perulangan terjadi diantara beberapa maskapai penerbangan RI, mengapa Sriwijaya saja yang nabrak burung ? bukankah kejadian itu mengingatkan pada sriwijaya yang nabrak petani di bulan agustus 2008 lalu ?

Jika perulangan-perulangan ini telah banyak terjadi, adapakah sebenarnya yang di tunggu sebagai bentuk final perulangan itu agar yakin dengan apa yang di tunggu ? Demi menjawab hal ini, maka kita tengok saja artikel menarik yakni Cina, Melamin & Bunuh Diri

Termuat Disitu adanya pesawat Cina yang mengalami turbulensi dan seorang pakar IT surabaya yang bunuh diri karena mainan valas

Suami Habisi Istri dan Dua Anaknya, lalu Bunuh Diri

SURABAYA – Seminggu menjelang Lebaran, polisi dibuat bekerja ekstrakeras. Ini setelah kemarin pagi satu keluarga penuh (sepasang suami-istri berikut dua anak balita) ditemukan tewas terbunuh di kamar rumah mereka sendiri di Jalan Ngagel Jaya 82, Surabaya.

Benarkah itu-pun terjadi lagi kasus bunuh diri & turbulensi ? Kasus bunuh diri karena motif ekonomi kembali berulang, namun kali ini di negara super power :

Pria AS Bantai Keluarganya karena Kesulitan Ekonomi

Plusberita News – Los Angeles, Gara-gara kesulitan ekonomi, seorang pria AS tega menghabisi istri dan anak-anaknya. Bahkan setelah membantai keluarganya, pria pengangguran ini bunuh diri. Peristiwa tragis ini terjadi di San Fernando Valley, pinggiran Los Angeles, California, AS seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (7/10/2008).

Pelaku adalah seorang pria berusia 45 tahun. Dia membunuh istrinya (39), ibu mertuanya (70) dan ketiga putranya yang masing-masing berumur 19 tahun, 12 tahun dan 7 tahun. Mereka semua dihabisi di rumah keluarga tersebut. Identitas pelaku dan para korban dirahasiakan.
Pelaku telah bekerja di perusahaan akunting Price Waterhouse dan Sony Pictures sebelum menganggur baru-baru ini. Demikian disampaikan wakil kepala kepolisian Los Angeles Michael Moore. “Kami yakin orang ini baru-baru ini sangat bersedih karena masalah keuangannya dan situasi finansial rumah tangganya. Kejadian pembunuhan-bunuh diri ini merupakan akibat langsung dari hal itu,” kata Moore.

Dikatakannya, sebuah surat yang tampaknya ditulis pelaku menggambarkan masalah keuangan yang dihadapi keluarganya. Dijelaskan Moore, semua korban tewas ditembak dengan pistol yang baru saja dibeli pelaku. Pria tersebut tidak pernah memiliki sejarah penyakit mental.

Sedangkan untuk turbulensi terkena pesawat qantas, hal itu menjadi warning karena untuk kesekian kalinya pesawat tsb terkena masalah (baca Pesawat Qantas Berlubang : Sublimasi Amrozi)

40 Penumpang Qantas Luka akibat Turbulensi

Rabu, 8 Oktober 2008 | 01:14 WIB
PERTH, Selasa – Tak kurang dari 40 penumpang pesawat Qantas, Selasa (7/10), menderita luka-luka akibat turbulensi. Pesawat Airbus A330-300 yang terbang dari Singapura menuju Perth itu berhasil melakukan pendaratan darurat di bandar udara dekat kota Exmouth di negara bagian Australia Barat.

”Tak kurang dari 40 orang luka-luka akibat insiden dalam penerbangan tersebut. Akan tetapi, belum diketahui pasti apa penyebab insiden tersebut,” kata Sersan Greg Lambert dari Kepolisian Australia Barat.

Biro Keselamatan Transportasi Udara Australia, dalam pernyataan tertulisnya, menjelaskan, ketika tengah terbang di ketinggian yang semestinya, pesawat tiba-tiba mengalami guncangan hebat. Akibatnya, sejumlah awak pesawat dan penumpang menderita luka-luka, khususnya yang berada di bagian belakang.

”Kru kemudian mengumumkan keadaan darurat dan mengarahkan pesawat ke Learmonth, dekat Exmouth, di mana pesawat kemudian mendarat tanpa insiden lebih jauh,” tambahnya.
Qantas menjelaskan, pesawat berkode QF72 itu berpenumpang 303 orang dan 10 awak. ”Laporan pendahuluan menunjukkan tiga awak kabin dan sekitar 30 penumpang menderita luka-luka, termasuk 15 yang terluka serius, khususnya patah tulang dan luka karena tersayat atau bagian tubuh robek.

Para petugas tanggap darurat dan staf medis langsung bersiap di bandara yang berada sekitar 1.100 km timur laut Perth itu. Learmonth hanya mempunyai satu landasan pacu dengan panjang sekitar 3.000 meter. Bandara itu selama ini terutama digunakan oleh pesawat milik perusahaan-perusahaan minyak dan gas Australia.

Kesekian kalinya

Insiden itu merupakan insiden kesekian kalinya bagi perusahaan penerbangan nasional Australia itu belakangan ini. Pada 25 Juli 2008, sebuah pesawat Boeing 747-400 milik Qantas terpaksa mendarat darurat di Filipina dalam penerbangan langsung dari Hongkong ke Melbourne. Hal itu dilakukan setelah sebuah tabung oksigen meledak di ruang bagasi yang menimbulkan lubang seukuran mobil minibus di badan pesawat tersebut. Ke-346 penumpang dan 19 awak pesawat selamat dalam insiden ini.

Empat hari setelah insiden itu, sebuah pesawat penerbangan domestik Australia dipaksa kembali ke Adelaide setelah pintu roda pendarat tidak bisa ditutup.

Kemudian pada 2 Agustus lalu, sebuah Boeing 767 dengan 200 penumpang di dalamnya terpaksa kembali ke bandara Sydney segera setelah lepas landas karena petugas pengawas penerbangan melihat adanya cairan yang keluar dari sayap pesawat tersebut.(AFP/Reuters/OKI)

Maut indramayu akhirnya melebar ke luar negeri (bunuh diri di AS) sebagaimana maut itu menjemput pegawai DEPLU, bagaimana dengan dalam negeri ? yang sama pula ada yang bunuh diri.

About these ads

Information

This entry was posted on Oktober 8, 2008 by in Fenomena, Islam.
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 54 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: