Jakarta Gempa (Teriakan Kecil)
Kemarin gempa Jakarta terjadi sesuai berita di bawah ini
Gempa Jakarta Berkekuatan 6,6 SR, Berpotensi Tsunami
Ken Yunita – detikNews
Hal ini (gempa) merupakan rangkaian dari gempa Yogyakarta sebelumnya (baca artikel Dunia Terbalik posting Aug 23, 2008 3:28 am yakni :
Jadi setelah gempa NTB, maka giliran sumbar, dan beberapa waktu papua Gempa 5,5 SR Guncang Papua lalu giliran yogya yang terkena gempa
Rabu, 20/08/2008 23:26 WIB
Gempa Guncang Yogya
Arifin Asydhad – detikNews
Yogyakarta – Sekitar pukul 23.10 WIB, Yogyakarta dan sekitarnya diguncang gempa cukup besar. Goyangan gempa membuat warga DI Yogyakarta bangun dari tidurnya. “Goyangannya cukup kuat,” kata warga Godean, Sleman, Kadarusman, kepada detikcom, Rabu (20/8/2008). Dia merasa goncangan gempa cukup kuat, sehingga membuat sanggarnya agak bergoyang. “Saya mau bangun, jadi bangun beneran ini,” ujar dia. Belum diketahui secara persis berapa kekuatan gempanya. Namun, gempa ini memang mengejutkan warga Yogyakarta.
Artinya bahwa di saat penantian tsb, maka alam-pun mulai bergerak berlahan, lempeng benua penyebab gempa-pun berdentingan, tinggal satu ‘tiupan terompet’ kecil yang akan menjadi-kan dunia terbalik menjadi kenyataan sebagai asa yang benar
Dan untunglah gempa itu tidak membawa korban jiwa, dan hanya getaran yang membuat orang panik
Selasa, 26/08/2008 11:07 WIB
Gempa, Pegawai Kantoran di Lampung Berhamburan Keluar
Didit Tri Kertapati – detikNews

“Di kompleks perkantoran, mayoritas keluar berhamburan,” ujar Aiptu Rosihan, petugas di Polres Tanggamus Lampung saat dihubungi oleh detikcom, Selasa (26/8/2008).
Menurut Aiptu Rosihan, para pegawai kantoran berada di luar gedung sekitar lima menit. Sekarang para pegawai tersebut telah beraktifitas normal kembali.
Polisi Tanggamus tidak mempersiapkan secara khusus langkah antisipasi atas gempa susulan yang kemungkinan akan timbul. “Biasa sajalah,” ujar Aiptu Rosihan. Gempa berpusat di Selat Sunda ini terjadi pada pukul 10.07 WIB. BMG menyatakan gempa ini berpotensi tsunami. (ddt/iy)
ref baca
Sekiranya asa itu benar yang termuat di artikel Dunia Terbalik yakni penantian yang jelas sesuai artikel tsb paling bawah :
Untung-lah eksekusi amrozi di tunda, sekiranya eksekusi amrozi itu terjadi, maka teriakan kecil itu dapat menjadi terompet kematian bagi penduduk Jakarta, lihat dan baca artikel tsb yang mencatat hal itu :
Artinya bahwa di saat penantian tsb, maka alam-pun mulai bergerak berlahan, lempeng benua penyebab gempa-pun berdentingan, tinggal satu ‘tiupan terompet’ kecil yang akan menjadi-kan dunia terbalik menjadi kenyataan sebagai asa yang benar
Lho apa kaitannya eksekusia amrozi dengan gempa Jakarta ? …. coba urut dengan teliti artikel-artikel the_untold_stories dimulai dari Dunia Terbalik … nanti akan ketemu mengapa kesimpulannya bahwa etnik manusia berkepala dua harus di peringatkan dan peringatan itu menunggu eksekusi amrozi, lihat, lagi-lagi lihat etnik manusia berkepala dua muncul lagi, selang setelah posting Dunia Terbalik tgl 23-agustus-2008, sekali lagi lihat setelah itu, maka kini munculah bayi berkelapa dua lagi
Kamis, 28/08/2008 02:59 WIB
Kiron, Bayi Berkepala Dua
E Mei Amelia R – detikNews

Bayi yang bernama Kiron ini terlahir secara cesar, pada hari Senin 25 Agutus 2008 di sebuah klinik di Kesbhobpur, 135 km dari Kota Dhaka, Bangladesh. Berat badannya mencapai 5,5 kg.
Menurut salah seorang dokter kandungan yang menanganinya, Mohamad Abdul Bari, Kiron memiliki satu perut dan dapat makan dengan normal melalui kedua mulutnya.
“Dia memiliki satu alat kelamin dan anggota badan lainnya yang lengkap. Dia terlahir dari satu embrio, tetapi memang ada kelainan,” ujar Bari seperti diberitakan AFP dan dilansir news.com.au, Rabu (27/8/2008).
Meski bayi malang ini tidak dalam keadaan berbahaya, namun sang bayi dan ibunya (22) telah pindah ke rumah sakit yang lebih besar dekat Kota Jessore.
Untuk mengantisipasi banyaknya warga yang ingin tahu, pihaknya pun sudah meminta bantuan polisi untuk berjaga-jaga disekitar rumah sakit di Kota Jessore. Maklum saja, lebih dari 150 ribu orang yang datang untuk melihat langsung sosok Kiron.”Ini menyulitkan kami yang merawat Kiron,” keluh Bari.(mei/fiq)
Sekali lagi peringatan-peringatan itu telah berulang-ulang diperingatkan, khususnya bagi penduduk dengan etnik berkepala dua, namun mereka tiada sadar bahwa itulah peringatan itu, kecuali hanya berkata “Kalo bayi itu khan di bangladesh” koq jauh sekali hubungannya dengan indonesia ?
Saat dulu tahun 2006 dimana bayi berkepala dua banyak lahir di Indonesia, namun mereka juga mengatakan hal yang sama .. “Tiada lain mereka hanya mengulang perkataan yang sama” bahwa itu (bayi berkepala dua) hanya gejala alam semata
Perhatikan sekali lagi saat artikel Dunia Terbalik yang memuat adanya pesawat spanAir terjatuh dan salah satu korbannya meninggal adalah kembar
BOGOR, KAMIS – Keluarga Nguni Toka Rondonuwu (30) alias Joy, warga negara Indonesia (WNI) korban kecelakaan pesawat Spanair, di bandara Madrid, Spanyol, akan segera berangkat ke Madrid. Paman korban, Toar Mainsioyw mengatakan, sebanyak dua orang anggota keluarga korban kemungkinan akan difasilitasi Departemen Luar Negeri (Deplu) untuk melihat jenazah.
“Berdasarkan musyawarah keluarga, diputuskan yang akan berangkat adalah saudara kembar dan kakak korban,“
Banyak yang mengatakan bahwa itu ndak ada kaintannya dengan indonesia, lihat dan saksikan setelah pesawat tsb, maka pesawat kembali jatuh
Pesawat Jatuh di Kyrgyzstan, 68 Penumpang Tewas
Vina Martina Sianipar – detikNews
Jakarta – Pesawat Boeing 737-200 jatuh tidak lama setelah lepas landas di Kyrgyzstan. Dalam kecelakaan itu, sebanyak 68 penumpang dinyatakan tewas.
Pesawat yang berpenumpang 90 orang itu jatuh beberapa kilometer dari bandara Manas di Bishkek, ibukota Kyrgyzstan. Sebelumnya diduga terjadi penurunan tekanan udara di dalam kabin pesawat.
Demikian kata Perdana Menteri Kyrgyzstan, Igor Chudinov, seperti dikutip dari Reuters, Minggu (24/8/2008).
“Menurut informasi terbaru, 68 orang tewas,” kata jubir Chudinov, Rosa Daudova.
Rosa merinci, korban tewas terdiri dari 24 warga Kyrgyzstan, 52 Iran, 1 Turki, 2 dari Kanada, 3 Kazakhstan, dan 1 Cina. Awalnya, juru bicara menteri kesehatan Kyrgyzstan, Yelena Bayalinova, mengungkapkan 65 penumpang tewas, 22 terluka, dan 3 lainnya hilang.
Pesawat maut tersebut adalah milik perusahaan pribadi Itek Air. Pesawat tersebut mendapat larangan terbang dari Uni Eropa (UE).(vna/irw)
Apa yang sama dengan Indonesia ? lihat alinea terakhir “Pesawat tersebut mendapat larangan terbang dari Uni Eropa (UE)”, tidak-kah pesawat-pesawat RI juga mengalami hal yang sama.
Beberapa orang masih mengatakan bahwa hal hubungan itu diada-adakan, lihat akhrinya apa yang terjadi
Nirwan Yahya, 36, salah seorang penumpang, saat ditemui Jambi Ekspres (grup Jawa Pos) setelah proses evakuasi mengatakan, pesawat yang ditumpanginya berangkat dari Jakarta sekitar pukul 15.45 WIB dan mendarat di Jambi sekitar satu jam kemudian. Dia mengungkapkan, sejak awal keberangkatan dirinya merasa ada pelayanan yang tidak beres. ”Rupanya, keberangkatan sangat dipaksakan pihak maskapai. Akhirnya, saat akan mendarat, sayap pesawat tidak berkembang hingga sekitar 3 kursi penumpang lepas dan terpental ke depan,” cerita Nirwan yang merupakan anggota DPRD Merangin.
Abdul Hakim, penumpang yang lain, mengungkapkan bahwa saat pesawat akan mendarat, semua berjalan mulus. Namun, begitu menyentuh landasan, roda pesawat keluar run way
Kejadian lebih tragis dialami sekeluarga, yaitu pasangan suami istri Seno, 50, dan Sri, 50, serta anak mereka Rahmat, 5. Saat kejadian, ketiganya sedang menggarap lahan perkebunan sayur di ujung landasan bandara. Ketika pesawat Sriwijaya Air keluar lintasan, Seno yang tengah berada di kebun terhantam sayap pesawat. Dia pun terkulai di bawah sayap kanan pesawat. Kedua kaki bapak nahas itu patah dan tangan kanan terluka serius. Seno akhirnya tidak sadarkan diri.
Rahmat yang posisinya tak jauh dari ayahnya ikut tersambar badan pesawat hingga menyebabkan dua kakinya patah. Sedangkan, Sri, istri Seno, saat kejadian sedang berada di dalam pondok kebun. Di duga, badan pesawat juga mengenai pondok sehingga Sri juga mengalami luka berat. Satu keluarga itu dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Asia Medika oleh petugas bandara.
Hingga tadi malam, penyebab tergelincirnya pesawat belum bisa dipastikan. Namun, dari kesaksian beberapa penumpang, penyebab tergelincirnya pesawat dengan nomor penerbangan SJ062 itu adalah gangguan sistem rem pesawat. ”Sesaat sebelum mendarat, pilot memberitahukan bahwa sistem rem pesawat terganggu,” ungkap Arifin, salah seorang penumpang.
Kesaksian penumpang itu diperkuat pernyataan pihak Angkasa Pura, pengelola bandara. Kepala Devisi Teknik PT Angkasapura Bandara Sultan Thaha Jambi Dedi Setiono mengatakan, dugaan sementara penyebab kecelakaan adalah rem pesawat kurang berfungsi dan menerobos kebun sayur sekitar 300 meter di sisi landasan tersebut. ”Saat pesawat tergelincir, semua penumpang langsung panik,” ujarnya.
Juru Bicara KNKT J.A. Barata mengatakan, KNKT belum bisa memberikan argumentasi apa pun mengenai tergelincirnya pesawat tersebut. Sebab, kejadian itu belum diteliti secara menyeluruh oleh tim yang ahli. Hari ini tim KNKT akan terbang ke Jambi untuk menyelidiki penyebab kecelakaan itu.(cr3/pin/wir/kim)
Apa yang dapat dibaca dari itu ? … itulah rangkaian yang pada akhirnya ke Indonesia juga sebagai jawaban keraguan bahwa peringatan (gempa) untuk manusia berkepala dua itu nyata adanya dan efeknya bisa terkena bagi yang lain sebagaimana petani sayur yang jadi korban “ Sriwijaya Air Tabrak Petani Sayur, 18 Luka, 3 Kritis“



