Fenomena Alam Semesta

Kumpulan Fenomena Alam Sebagai Bahasa Universal Untuk Menyelamatkan Bumi Dari Kehancuran

Ryan Penjagal Jombang: Killings Free

Bagai tulisan yang sambung menyambung dalam kehidupan manusia, maka hari-hari terakhir semua sorotan, pandangan perhatian si ryan yang tak lain penjagal manusia dari jombang. Mengapa si Ryan adalah salah satu rangkaian perjalanan kehidupan ? semua terjawab lewat siklus 11 yang termuat di artikel Pesawat Qantas Berlubang : Sublimasi Amrozi

Si Ryan yang Gila seide dengan pertanda sebelum bencana yakni ‘Gagak’ Allah sebelum Gempa Yogya Gila benar-benar gila sesuai artikel di bawah ini :

Selasa, 29/07/2008 15:53 WIB
Ryan Pemarah, Pernah Mau Pukul Ayahnya Karena Disebut Gila
Tamam Mubarok – detikNews

Jakarta – Dari kecil, Verry Idam Henyansyah alias Ryan memang sudah pemarah. Jika sudah marah, tersangka kasus pembunuhan berantai di Jakarta dan Jombang itu akan membanting semua benda di sekitarnya.

“Dulu dia pemarah, bisa tiba-tiba marah dan bisa membanting semua yang ada di dekatnya,” kata ayah Ryan, Ahmad di sela-sela pemeriksaan di Polres Jombang, Jawa Timur, Selasa (29/7/2008).

Bahkan, kata Ahmad, Ryan pernah hampir memukul ayahnya karena salah paham. Saat itu, kata pria paruh baya itu, Ryan menyangka ayahnya mengatainya gila.

“Sampeyan kon ngarani aku gendeng (kamu kok menyebut aku gila),” kata Ahmad menirukan kata-kata Ryan sasat itu.

“Ora Le, aku ora ngarani kowe gendeng (nggak nak, aku nggak menyebut kamu gila),” jawab Ahmad saat itu.

Meski Ahmad mengatakan dia salah paham, Ryan tetap tidak peduli. Ryan pun hendak memukul ayahnya. Namun untung saja aksi itu dihentikan oleh beberapa tetangganya.(ken/iy)

Lho yang ndak sama dong antara mila rosa si ‘gagak’ Allah sebelum gempa yogya dengan si Ryan, begitu pikir banyak orang …. Perhatikan berbagai macam kebetulan yang terjadi, bagai game dotA dimana salah satu hero yang berhasil meng-kill 3 kali hero lawan, maka di juluki sebagai killings free, jika berhasil membunuh lagi, maka di juluki sebagai monster kill dan terakhirnya adalah julukan God Like dan muncul pesan “some one must kill him”

Berapa yang di bunuh Ryan sampai saat ini ?

SURABAYA – Polisi makin mendalami keterlibatan keluarga Very Idham Henyansyah alias Ryan dalam pembunuhan berantai yang menewaskan 11 korban. Sebab, penyidik menemukan fakta bahwa beberapa kerabat ditengarai ikut menikmati hasil kejahatan si jagal manusia asal Jombang tersebut.

Misalnya, sepeda motor. Kendaraan roda dua milik korban pembunuhan itu dipakai salah satu kerabat Ryan berinisial Mulyo Wasis. Sepeda motor tersebut milik korban Muhammad Achsoni alias Soni yang hilang sejak November 2007 lalu.

Kendaraan itu ikut menjadi barang bukti. Kemarin tim Polda Jatim berangkat ke Jombang untuk menyita hasil kejahatan Ryan tersebut. ”Hari ini (30/7), anggota kami sudah mengamankan tiga sepeda motor,” kata Direktur Reskrim Polda Jatim Kombespol Rusli Nasution kemarin (30/7).

Rusli mengatakan, ada tiga unit motor yang disita petugas. Ketiganya berada di Jatiwates, Tembelang, Jombang. ”Dua motor hanya dititipkan kepada orang lain. Satu motor dipergunakan saudaranya,” jelasnya.

Dua motor lain itu juga milik korban pembunuhan. Mereka adalah Abidin alias Zaki dan Nanik Hidayati. Hasil penyidikan sementara, setelah dirampas dari korban-korbannya, sepeda motor tersebut tidak sempat dijual atau digadaikan oleh Ryan.

Sepeda motor Suzuki Thunder milik Soni dititipkan kepada Mulyo Wasis sejak empat bulan lalu. Bahkan, kendaraan itu sering digunakan sebagai alat transportasi oleh saudara tiri Ryan tersebut.

Perwira dengan mawar di pundak itu tak membantah bahwa barang bukti motor tersebut bisa jadi petunjuk bagi penyidik menelusuri keterlibatan keluarga Ryan. ”Tapi, saat ini kami belum bisa simpulkan. Apakah keluarganya terlibat atau tidak,” ucapnya.

Rusli menjelaskan, sejauh ini polisi sudah memeriksa 25 saksi dalam kasus pembunuhan yang dilakukan Ryan. Mereka dari keluarga korban, kerabat, teman, dan tetangga pria yang pernah menjadi guru mengaji tersebut.

Mantan Kapolres Sukabumi itu mengatakan, keterangan Ryan dalam pemeriksaan masih sering berubah-ubah. Karena itu, polisi juga berencana melakukan tes kebohongan dengan menggunakan mesin lie detector. ”Hal itu (tes kebohongan) sangat diperlukan. Kita upayakan minggu depan. Jika bisa minggu ini lebih baik,” katanya.

Dari Polres Jombang, sejak Selasa (29/7) lalu penyidik memeriksa delapan orang (detail namanya, lihat grafis). Lima di antaranya penggali lubang di belakang rumah Ryan.

Informasi yang dihimpun Radar Mojokerto (Grup Jawa Pos), Suwarto alias Sarto mendapat giliran pertama pemeriksaan. Itu karena polisi mendapat informasi bahwa Suwarto kerap disuruh menggali lubang di belakang rumah Ryan. Saat itu alasan Ryan, lubang tersebut untuk kolam ikan mujair. Ternyata, lubang itu diketahui sebagai lokasi penguburan tiga mayat yaitu Grendy, Vincent, dan Guntur alias Guruh yang digali Senin (21/7) lalu.

Anehnya, Sarto tidak disuruh oleh Ryan, tapi oleh Kasiyatun. Dugaan keterlibatan keluarga pun menguat meski masih samar.

Bahkan, Sarto dan Budiono sempat dikeler petugas ke tempat kejadian perkara (TKP) kemarin (30/7) pukul 09.00. Mereka diminta menunjukkan titik-titik yang pernah digali.

Kepada petugas, mereka mengaku menggali sedikitnya tiga titik. Titik pertama di sebelah barat septic tank. Titik kedua di lubang sebelah selatan tembok belakang (tempat mengubur Zainul Abidin). Lubang ketiga di samping rumah. Lokasi ketiga itu menarik karena belum dibongkar.

Kemudian, Sumarsono dimintai keterangan terkait pekerjaannya sebagai kuli angkut. Dia pernah diminta mengangkut barang-barang dari rumah kos di Jl Merdeka, Jombang. Barang-barang seperi kulkas, televisi, VCD, dan dispenser diangkut dari Jombang ke rumah Ryan di Jatiwates.

Belakangan diketahui bahwa rumah kos itu pernah ditempati Vincent, salah satu korban Ryan yang bekerja sebagai sales sebuah toko elektronik. Dia diduga menguras barang-barang Vincent setelah dibunuhnya.

Bagaimana dengan Solikhan yang merupakan sepupu Ryan? Keterkaitan Solikhan, Mbok Par, dan tiga penggali lain, belum tampak dengan jelas. Hanya, Solikhan dan Mbok Par dipanggil sebagai tetangga dekat Ryan.

Saksi lain adalah Supardi, Slamet, dan Sunggono. Mereka diduga pernah disuruh Ryan dan keluarganya menggali lubang di pekarangan tersebut. Untuk setiap pekerjaan, mereka diupah Rp 20 ribu.

Kapolres Jombang AKBP M. Khosim melalui Wakapolres Kompol Rosa Thomas Setyawati mengatakan, peran para saksi tersebut masih didalami petugas. Selain itu, belum ada indikasi yang mengarah pada keterlibatan mereka dalam pembunuhan berantai yang dilakukan Ryan. ”Seluruhnya masih kita dalami,” ujar Wakapolres.

Polres Jombang kemarin kembali mendatangi TKP rumah Ryan. Tim penyidik tersebut dipimpin Wakapolres dan Kasatreskrim AKP Kasyanto.

Kali ini mereka menyisir rumah Ryan dan mencari sejumlah barang bukti lain. Petugas juga membawa dua saksi. Yakni, Suwarto alias Sarto, warga Desa Jatiwates, dan Budiono, warga Desa Sentul, Tembelang, Jombang. Dua penggali itu diminta menunjukkan sejumlah titik yang pernah digali.

Suwarto merupakan orang suruhan Kasiyatun. Suwarto sering disuruh Kasiyatun menggali sejumlah lubang. Begitu pula Budiono, yang juga pernah menggali di kebun tersebut. Hanya, Budiono disuruh Ryan.

Pada kesempatan itu petugas berhasil mendapatkan sejumlah barang bukti. Semuanya dari dalam rumah Ryan. Tapi, petugas tidak merinci barang bukti tersebut.

Namun, menurut informasi yang diperoleh Radar Mojokerto, ada beberapa dompet yang diamankan sebagai barang bukti. Dompet pertama berisi lima gelang, satu kalung, dan tiga gelang rantai. Dompet kedua berisi surat-surat gadai dan struk Hotel Karya Buana (lokasi belum diketahui). Dompet ketiga berisi cincin, bros, dan sepasang anting. Selain itu, petugas mendapatkan dua buku tabungan, satu bendel bukti penyetoran dan penarikan bank BNI, serta sebilah parang.

Penyidik sempat mencurigai salah satu titik di dalam kamar. Di lantai ubin itu terdapat satu titik yang terasa kosong di bagian bawahnya. “Saat diketuk-ketuk, bunyinya tidak sama dengan yang lain. Kesannya ada rongga di bawahnya,” ujar sumber Radar Mojokerto.

Orang Tua Ryan Dites Kejiwaan

Setelah Ryan, pemeriksaan psikotes dilakukan terhadap orang tua Ryan, Ahmad dan Kasiyatun, serta kakak sulungnya, Mulyo Wasis. Selasa (29/7) malam tim dokter psikiater Mabes Polri mendatangi Polres Jombang. Pemeriksaan dilakukan secara bergiliran, pukul 19.30 hingga 22.00. Sedikitnya lima psikiater memeriksa ketiganya. Hasil pemeriksaan itu akan digunakan sebagai penunjang terhadap hasil pemeriksaan Ryan.

AKP Rini Wowor, salah seorang anggota tim psikiater mengatakan, timnya juga memeriksa orang tua Ryan. Mereka ingin menggali keterangan tentang kondisi kejiwaan Ryan sejak kecil. Kendati demikian, Rini tidak bersedia memberikan gambaran apa pun mengenai hasil pemeriksaan itu.

”Kita belum bisa menentukan, apakah ada gangguan (psikologis pada Ryan, Red) atau tidak. Kita masih perlu mendalami hasilnya,” ujarnya. Usai pemeriksaan, tim psikiater langsung meninggalkan Mapolres Jombang dengan mobil Kijang Innova bernopol L 9 W.

Takut Hukuman Mati

Adil Pranadjaja, kuasa hukum Ryan, kemarin juga mendatangi Mapolda Jatim. Usai bertemu kliennya, dia menceritakan bahwa kliennya dicekam ketakutan. ”Dia takut dihukum mati. Makanya, dia bertanya, hal apa saja yang meringankan hukuman sehingga tidak dihukum mati,” terangnya di gedung Ditreskrim Polda Jatim.

Kepada Ryan, Adil berpesan, salah satu hal yang meringankan adalah tidak memberikan keterangan berbelit selama penyidikan hingga persidangan nanti. ”Saya minta dia kooperatif,” ucap Adil.

Adil menambahkan, kliennya juga bicara soal jumlah korban. ”Pengakuan terakhir, dia membunuh 11 orang. Dia belum menyebut ada korban lain. Motifnya harta,” terangnya.

Dalam proses pembuktian, Adil minta polisi lebih teliti dalam melakukan tes psikologi. Sebab, dia menengarai bahwa kliennya memang mengalami gangguan psikologi luar biasa. ”Ngakunya sih, kalau membunuh, dia seperti mendapat bisikan gaib gitu,” tukasnya.

Lagi, 2 Orang Hilang Dilaporkan

Polres Jombang terus kebanjiran laporan orang hilang. Setelah nama Hendro Liyono, posko pengaduan Polres Jombang kembali menerima laporan dua orang hilang kemarin. Pelapor pertama adalah M. Lukman Khakim, 46, warga Jl Krapak Gang 2 Desa Mojokrapak, Kecamatan Tembelang.

Lukman melapor bahwa adiknya, Mohammad Affandi, 27, hingga kini belum kembali ke keluarganya.

Menurut Khakim, Affandi pergi dari rumah sejak April 2006. Saat itu Affandi berpamitan akan pergi ke Pulau Bali. Di sana dia akan bekerja di sebuah pabrik roti. Pada Oktober 2007, Affandi sempat menghubungi telepon rumah.

Saat itu Affandi menggunakan nomor HP: 0857370266xx yang tidak diketahui milik siapa. Affandi sempat berbincang dengan adiknya, M. Achlis. Namun, isi pembicaraan masih belum jelas.

Pelapor kedua adalah Supriyatin, 32, warga Desa Dapur Kejambon, Kecamatan Jombang. Supriyatin melaporkan bahwa adik kandungnya, Tulus Purwanto, 28, tidak pulang sejak September 2006 lalu. Saat itu Tulus berpamitan jalan-jalan dengan sepeda angin. Tapi, dia tak kunjung kembali ke rumah.

Pada Oktober 2006, sepeda angin Tulus ditemukan di Stasiun KA Jombang. Hingga kini Tulus juga belum pulang. Sementara itu, belum ada keterkaitan antara kedua orang hilang tersebut dengan pembunuhan yang dilakukan Ryan.

Namun, para keluarga orang hilang itu baru melapor setelah mendengar kasus yang menggemparkan tersebut. Hingga kini petugas Polres Jombang masih menampung pengaduan orang hilang tersebut. (fid/doy/yr/lal/nk/agm)

Lalu tanggal berapa korban terakhir Ryan sehingga aibnya terbongkar ? baca artikel Pesawat Qantas Berlubang : Sublimasi Amrozi yang memuat hal tsb

Ada apakah hubungannga 11-juli-2008 dimana secara berjamaah terbakarnya KA di Surabaya dan Bus di Jakarta sesuai tulisan di atas dengan amrozi dan bahkan kasus penjagal dari jombang (Ryian) ? “Semua akan di eksekusi mati, karena membunuh berantai sebagaimana si Ryian.

Lihat kebetulan ini yang sangat luar biasa, ketika tgl 11-juli-2008 di surabaya KA cantik terbakar, di Jakarta Bus PPD terbakar, maka jagal jombang si ryan beraksi dan dari aksi terakhir itulah dia tertangkap

lebih tegas hal itu di ungkap lagi dalam sebutan Meski memiliki istri dan seorang anak, Heri yang dibunuh dan dimutilasi Ryan pada 11 Juli lalu itu, juga menyukai sesama lelaki.”

Perhatikan kesamaan dengan si mila Rosa yang menjadi terkenal dengan sebutan Rosa-Rosa oleh iklan jamu obat kuat mbah marijan, pada tgl berapakah si mila Rosa itu ‘mengendarai’ KA ? Semua terjadi mirip dengan si Ryan yakni tgl 11-mei-2006 lalu

Sebelum gempa terjadi, maka Allah menyuruh seorang wanita bernama Mila Rosa, 11/05/2006 lalu atau 16 hari menjelang gempa yogya, seorang kurang waras untuk membajak kereta yang tengah berhenti di stasiun bangil saat akan menuju malang.

“Kereta itu berjalan mundur dari ketinggian ke arah daratan, bayangkan dengan kejadian G. Merapi di ketinggian yang akhirnye terjadi adalah gempa yogya di daratan “

Kereta BBM itu berhenti karena untuk menambah kepala, karena jalan naik ke malang, jika dengan hanya satu kepala, maka di pastikan tidak kuat.

Masinis turun dari KA dan ‘istirahat’ sebentar di stasiun dan tidak berapa lama, naik-lah si Mila Rosa itu ” KA ini, berangkat pukul 22.00 Kamis (11/5), berangkat dari Surabaya tujuan Malang. Setiba di Bangil, berhenti sejenak dan melanjutkan ke Wonokerto. Karena tidak kuat membawa beban, KA kembali ke Bangil dan akan dilansir di dipo. Dua masinis kereta Durahman dan Tri Iswitoyo turun dan memeriksa kondisi KA. Saat itulah kereta dijalankan mundur ke arah Surabaya dan dalam waktu 50 menit tiba di Sidotopo, Surabaya” sumber (Kompas: Wanita Gila Bajak Kereta Pengangkut Solar)

Polisi Libatkan Ahli Jiwa RSJ Menur
suarasurabaya.net| Satrekrim Polresta Surabaya Timur akan melibatkan ahli jiwa dari Rumah Sakit Jiwa Menur untuk memastikan kondisi kejiwaan perempuan yang pada polisi mengaku bernama MILA ROSA.MILA ROSA adalah perempuan muda yang ditemukan berada di dalam kabin lokomotif bernomor CC 20179. Dalam penampilan yang berantakan, ia sempat meracau saat ditanya petugas PT Kereta Api (KA) Daop VIII. Saat diperiksa di Polresta Surabaya Timur pun, polisi mengalami kesulitan memeriksanya.

AKP CHOIRUL ANAM Kasatreskrim Polresta Surabaya Timur yang dijumpai suarasurabaya.net, Jumat (12/05) mengatakan dirinya belum sempat memeriksa perempuan itu lebih detil. “Bagaimana memeriksanya, wong kalau ditanya nggak pernah nyambung. Ditanya apa, jawabnya ngawur. Namanya juga orang nggak waras,” kata CHOIRUL dengan nada gemas.

Lho ya beda … si mila khan ada di Surabaya-Sidoarjo-Malang, sedangkan si Ryan Jakarta-Jombang, tidak ada petunjuk sama sekali yang di sidoarjo.

Sekali lagi perhatikan berita heboh yang di nantikan beberapa waktu lalu oleh “the untold stories”.

Perhatikan artikel di bulan mei-2008 lalu sebagaimana kemunculan si mila ROSA di bulan mei-2006 yakni Awas, Bunuh Diri sebagai pertandaNya . Artikel itu menyebutkan secara ekplisit tentang gempa Cina, Topan Myanmar yang mencapai ribuan orang

Awas, Bunuh Diri sebagai pertandaNya (1)

Inilah artikel pentingnya yakni di Cina gempa bumi dengan korbanribuan jiwa 14/05/2008 15:44 WIB Korban di China Tembus 20.000, Kota-kota Rata dengan Tanah Tidak-kah sebelum itu Cina lagi giat-giatnya menunpas gerakan Tibet Kerusuhan Tibet menyebar Setelah itu musiab-demi musibah menimpa Cina, mulai kecelakaan, penyakit dan Gempa bumi 66 Tewas Sewaktu 2 Kereta Api Penumpang Tabrakan di Cina Timur Dilanjutkan kecelakaan masal terjadi di Hongkong-Cina Cina Tabrak Pembatas Jalan Tol, 17 Tewas Setelah kecelakaan, maka penyakit menular merajalela yakni China Siaga Satu Setelah 22 Orang Tewas

Dari serangkaian bencana yang melanda Cina, beberapa orang mengkaitkan dengan maslah tibet dalam arti Cina kualat dengan Dalai Lama …. Pendapat tsb wajar dan masuk akal namun tidak universal sebab selain di Cina maka bencana hebat lainnya juga melanda Myanmar (Birma) (baca ITC itu Benar Terjadi)

Jadi jika anda berpendapat bahwa Cina sedang kualat dengan Dalai Lama, maka 100% anda keliru dan tidak universal, yang benar terjadi adalah bencana tsb merupakan pertandaNya sebagai empati terhadap orang orang yang tertindas, mirip dengan Tsunami Aceh dimana rakyat Aceh menderita sedangkan pimpinannya rajin korupsi ( baca [Gagak] qobil & Tsunami Aceh 26-des-2004) , maka di buatlah satu keputusan yang mengubah segalanya walau dengan keputusan tsb banyak korban terjadi. Cina menindas Tibet seperti di jelaskan di atas, Myanmar menindas …

Awas, Bunuh Diri sebagai pertandaNya (2)

Kembali ke masalah bunuh diri : Gempa Cina & Badai Myanmar yang mengisyaratkan bahwa jika penguasa berlaku lalim dan asyik dengan perlakuan tsb dan orang orang membiarkan kelalilam tsb, maka tinggalah keputusanNya yakni : Bencana Masal

Bagaimana dengan negeri kita ?

Pemimpin tiada yang lalim, namun mengapa bunuh diri ini terus terjadi ? … artinya adalah rakyat kecil bunuh diri hampir tiap hari, maka mengapa para pemimpin tidak ada yang peduli ?

Inilah kuncinya bahwa kepedulian terhadap kehidupan manusia atau rakyatnya masih sangat kurang utamanya masalah-masalah realitas dan apalagi kasus bunuh diri ini marak dengan akan naiknya BBM (baca BBM : Naik Naik ke Puncak Gunung)

….

Jadi perumpamaan yang indah antara kejadian bunuh diri dengan naiknya BBM dimana janji akan tiada di tepati. Sekali lagi rakyat kecil yang termakan janji tahun itu, maka siap-siap bakal kecewa dan ketika para pemimpin asyik dengan argumentasinya bahwa naiknya BBM adalah untuk keadilan

….

Bencana Gempa Cina sudah menjadi peringatanNya, bencana badai Myanmar sudah menjadi pertandaNya, lalu harusnya itu terjadi di Indonesia, dimana para pemimpin tiada janji tsb dan Ketua MPR-nya tiada peduli dengan email tentang akan datannya gempa bumi yogya 2006 lalu (baca Hari Penentuan : 11 Mei 2008)

…. Semoga peringatan ini tidak diabaikan dan bahkan sebagaimana kasus sebelum gempa yogya yang dulu pernah kami kirim email kepada beliau namun tidak di tanggapi [baca [Peringatan] Waspada Gempa Yogya Sebelum Terjadinya], padahal harapan kami kepada beliau sebagai sesama manusia (muslim dan simpatisan PKS) agar lebih memperhatikan sesama, sehingga bencana gempa yogya dapat di hindarkan dari banyaknya korban, namun harapan tsb sia-sia alias tidak ditanggapi, maka kami berdoa kepada Allah agar memberikan pertandaNya lewat peristiwa yang mengingatkan pada tgl 11-mei-2008 atau dekat dengan tgl itu sehingga menjadi iktibar bagi masyarakat lain bahwa jangan sampai setelah di puncak (menjadi tokoh penting) bagai menara gading yang tiada mau mendengarkan orang di bawah (simpatisan PKS) …. semoga Allah memperkenan doa hambanya

Jelas ketika nabi tiada menghiraukan orang miskin/lemah dan malah lebih asyik dengan orang kaya, maka Allah menegur nabi :

dia bermuka masam dan berpaling, karena telah datang seorang buta kepadanya, Tahukah kamu barangkali ia ingin membersihkan dirinya ,atau dia mendapatkan pengajaran, lalu pengajaran itu memberi manfa’at kepadanya? Adapun orang yang merasa dirinya serba cukup , maka kamu melayaninya. (abasa:1-6)

Ketika artikel Hari Penentuan : 11 Mei 2008 dengan jelas tgl tsb adalah bertepatan dengan tgl pernikahan pak Wahid …. semoga saja beliau dan para pemimpun sadar bahwa tindakan mereka yang tiada peduli dengan kaum kecil dan hanya peduli dengan seremonial saja adalah tindakan yang menjauhkan dari simpati

Semoga sekali lagi mereka sadar, sehingga bencana masal dapat di hindarkan

Apakah yang terjadi saat ini dimana telah dimuncul-kan si ryan 11-juli-2008 lalu ? dimana kemunculan kasus si Ryan itu dibarengi dengan jamaah alat tranportasi terbakar yakni KA Cantik di Surabaya dan Bus PPD di Jakarta ?

Mana bunuh dirinya ? mana sidoarjonya ? dan mana SMP-nya sesuai Awas, Bunuh Diri sebagai pertandaNya yang memuat kasus-kasus bunuh diri anak SMP ?

Selagi asyik memperhatikan kasus si Ryan, maka munculah jawaban yang ditunggu sebagaimana atas pertayaan di atas

Siswa Gantung Diri, Ingin ke Surga
Thursday, 31 July 2008
Sidoarjo-Surya-Karena kasihan pada orangtuanya lantaran gagal diterima di SMP negeri, Septian Catur Wibowo, 15, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Warga RT 14/RW3 Desa Tawangsari, Kecamatan Taman, Kab. Sidoarjo itu ditemukan tewas tergantung di belandar (kayu balok penyanggah atap) rumahnya, Rabu (30/7) sekitar pukul 11.00 WIB. Kejadian itu langsung menggegerkan warga setempat. Apalagi, Catur, bungsu dari empat bersaudara, dianggap sebagai anak yang peduli pada kesulitan ekonomi orangtuanya, pasangan Purdiono-Mujiatin, yang sehari-hari sebagai petani.

Catur diduga bunuh diri karena tidak ingin memberatkan orangtuanya dengan mengeluarkan biaya mahal untuk sekolahnya. Yang mengejutkan, dalam surat wasiat yang ditulis tangan pada selembar kertas, Catur meminta didoakan oleh orangtua dan keluarganya agar masuk surga.

Setelah meminta keterangan beberapa saksi, polisi menduga Catur gantung diri lantaran kecewa tidak diterima di SMP Negeri 3 Taman, Sidoarjo.

“Dia ingin sekolah di SMPN 3 Taman, tapi gagal dan kemudian bersekolah di SMP swasta. Sepertinya korban kecewa dan merasa bersalah pada orangtuanya,” jelas Ipda Sulistyo, Kepala Unit Reskrim Polsek Taman, Rabu (30/7). Saat ini, Catur tercatat sebagai siswa kelas 1 SMP YPM Taman.

Gantung diri Catur pertama kali diketahui oleh neneknya, Mbah Sam. Catur menggelantung di belandar dengan tali plastik warna hijau menjerat lehernya. “Saya diberitahu Mbah Sam, Catur gantung diri di rumahnya,” terang Agus, seorang saksi mata.

Agus yang masih kaget mendengar informasi dari Mbah Sam, langsung memberitahukan kepada sejumlah warga untuk memberikan pertolongan. Namun, warga yang datang ke tempat kejadian perkara (TKP) tak bisa berbuat banyak karena Catur sudah dalam kondisi tak bernyawa.
Saat ditemukan, dari mulut Catur keluar busa dan darah, sementara celananya terlihat basah karena ada cairan yang keluar dari kemaluan dan bagian duburnya.

Sejumlah teman sekolah Catur di SMP YPM yang kemarin datang ke rumahnya mengatakan, pelaku pernah bercerita bahwa dirinya kasihan dengan orangtuanya yang membiayai sekolahnya. “Dia bilang kasihan dengan bapak dan ibunya karena biaya sekolahnya dianggapnya mahal. Dia ingin pindah sekolah saja,” kenang Bagus, salah-satu teman sekolah Catur.

Dalam surat wasiat yang ditulisnya dengan tinta hitam di kertas putih agak kusam, Catur menyatakan permintaan maaf karena merasa banyak bersalah dan berdosa pada orangtuanya. Lengkapnya surat wasiat dengan bahasa campuran Jawa dan Indonesia itu berbunyi sebagai berikut:

Bu/Pak dan sekeluarga, timbangane aku duso kakean salah kale sampean, aku mati ae dengan cara iki supoyo sampean iso tenang (Bu/Pak dan sekeluarga, daripada aku berdosa karena banyak salah pada kalian, aku mati saja dengan cara ini supaya kalian bisa tenang, red).

Dan aku juga tenang di alamku sendiri. Aku doakan agar kalian semua hidup bahagia. Dan titip salam buat Mbak Eny, Mas Rokim, Mas Ayik, Linda dan kalian semua dan do`akan aku agar bisa masuk surga dan di terima di sisi Allah SWT amin.

Orangtua korban hanya bisa menangis dan tampak syok berat melihat kenyataan ini. Beberapa kali ibu Catur pingsan, sementara bapaknya terlihat pasrah di samping jenazah anaknya yang sudah membujur kaku di ruang tengah rumah. Mbah Sam, nenek korban yang melihat pertama kali korban ditemukan tergantung, juga terus menangis.

“Umurmu sek enom le, lapo mati dhisik, awakmu gorong wayae mati le,” (Usiamu masih muda nak, kenapa meninggal dulu, kamu belum waktunya meninggal nak), “ ujar Mbah Sam sambil menangis.
Purdiono, 55, bapaknya Catur, sempat kaget ketika petugas menunjukkan surat wasiat anaknya.

“Orangtua merasa bersalah, seakan-akan mereka menjadi pemicu bunuh diri kalau melihat isi surat wasiat itu,” terang petugas Polsek Taman yang menunjukkan surat wasiat tersebut kepada Purdiono.

Kepada petugas, Purdiono mengatakan dirinya tak pernah keras terhadap anak lelaki satu-satunya di keluarga itu. Namun, Purdiono mengakui dirinya memang melarang keras Catur merokok. “Tapi, apakah ini salah, karena Catur kan masih SMP,” kata Purdiono seperti ditirukan petugas.

Terkait tulisan bagian akhir, di mana Catur minta didoakan agar masuk surga, dan diterima di sisi Allah SWT, Purdiono juga tidak mengetahui apa maksudnya. “Surat wasiat itu dibuat tanpa sepengetahuan orangtuanya,” tambahnya.

Sementara itu Ketua YPM Taman, Akhmad Makki, menyangkal bahwa biaya di sekolah di bawah kelolaannya terbilang mahal. Malahan, kata dia, biaya sekolah di SMP YPM tergolong murah.
“Kalau dijumlah total, untuk uang pangkal SMP, seragam, buku dan keperluan sekolah lainnya, besarnya hanya Rp 975.000 hingga Rp 1.250.000. Itu pun, untuk siswa tidak mampu, dapat potongan 50 persen,” jelas Makki.iit

Dimana dia bunuh diri ? Sidoarjo, mengapa dia bunuh diri ? karena motif ekonomi (ingin meringankan orang tua) ….. SIAPA YANG PEDULI ? Artinya sudah kebetulan yang sangat banyak saat penantian eksekusi amrozi dengan penantian keputusan atas ketidakpedulian terhadap persoalan realitas.

Tunggu saja atas keputusan itu sehingga semua menjadi jelas, mengapa negeri kaya tapi masyarakatnya miskin ? Karena korupsi ? seperti yang banyak di jelaskan oleh KPK ? ….

Lihat semuanya bukan karena korupsi saja, namun kejahatan legal atas penguasaan segelintir manusia adalah karena sifat tamak, rakus dan manusia yang berkepala dua (baca [Misteri Kematian Soeharto] Mengapa Tepat pkl 01.10 PM ?) Dimanakah manusia berkepala dua tinggal ? Kebanyakan ada di pusat-pusat keuangan. Catatan dibawah ini menunjukkan salah satu kekayaan anak negeri, apakah termasuk tamak, rakus atau manusia berkepala dua ? wallau’alam yang jelas ini menjadi catatan kliping, kita tidak menghakimi

Resepsi Nikah Keluarga Bakrie

JAKARTA – Resepsi pernikahan Adinda Bakrie, keponakan orang terkaya di Indonesia versi majalah Forbes Aburizal Bakrie, dengan pengusaha asal Singapura Seng-Hoo Ong di Hotel Mulia, Jakarta, tadi malam, berlangsung meriah. Dekorasi mewah berkonsep Eropa dan tata cahaya kuning keemasan menyambut sekitar 2.500 tamu undangan yang memenuhi ballroom.

Jawa Pos yang berhasil menembus pengawalan superketat ke ruang resepsi menyaksikan kue tar pernikahan setinggi 2,5 meter dipajang di panggung sebelah kiri pintu masuk ballroom Hotel Mulia. Di panggung, dua presenter kondang Becky Tumewu dan Farhan memandu jalannya acara.

Tepuk tangan membahana memenuhi ruangan ketika penyanyi senior Vina Panduwinata tampil dengan iringan Twilight Orkestra pimpinan Addie M.S. Vina dengan balutan busana merah muda menyenandungkan lagu-lagu hitsnya hingga acara usai. Di beberapa lagu, penyanyi berjuluk si Burung Camar itu sempat berduet dengan Intania Bakrie (saudara Adinda). Seluruh personel orkestra menempati sisi kiri panggung.

Saat mengeliligi ruang resepsi, Jawa Pos menyaksikan hampir semua pejabat teras dan pengusaha kelas atas hadir di antara undangan. Beberapa di antara mereka adalah Wakil Presiden Jusuf Kalla, Ginandjar Kartasasmita (ketua DPD), Jimly Asshiddiqie (ketua MK), Anwar Nasution (ketua BPK), Aksa Mahmud (wakil ketua DPD), Djoko Kirmanto (menteri PU), Djoko Tjandra (bos PT Era Giat Prima), Agus Martowijoyo (Dirut Bank Mandiri), Prabowo Subianto (ketua umum HKTI), dan Ery Firmansyah (Dirut BEI).

Undangan dari kalangan artis juga hadir. Namun, yang menjadi pusat perhatian adalah kedatangan pasangan Mayang Sari dan Bambang Trihatmojo. Mereka datang mengendarai mobil BMW X5 hitam. Bambang mengenakan kemeja putih serta jas dan celana hitam. Mayangsari mengenakan gaun warna krem.

Keluarga Bakrie terlihat full team menyambut tamu di resepsi putri Indra Bakrie, adik kandung Aburizal, itu. Di barisan keluarga dengan kekayaan USD 5,4 miliar itu terlihat Ical (Aburizal Bakrie), Nirwan Bakrie, Indra Bakrie, serta Anindya dan Ardyinsyah (keduanya putra Ical) mengenakan pakaian adat Lampung dengan warna seragam merah bata.

Setelah menyempatkan bersalam-salaman dengan para tamu dan undangan, kedua mempelai melakukan prosesi berjalan ke arah kue tar dan memotong kue. Seng-Hoo Ong terlihat gagah dengan jas hitam formal, sedangkan Adinda mengenakan gaun Barat serba putih. Seuntai kalung mutiara putih mengkilat menjuntai di lehernya.

Untuk mempermudah perjalanan dari panggung ke lokasi kue, beberapa sahabat mempelai, antara lain, Sosialita Wulan Guritno dan Shelomita, membentuk pagar hidup. Seluruh personel pagar hidup itu mengenakan seragam berwarna merah muda.

Selain keamanan hotel, polisi terlihat berjaga-jaga. Termasuk satu peleton tentara dari Kodam Jaya. Tak hanya itu, sejumlah personel Paspampres (Pasukan Pengamanan Presiden) stand-by di sekitar lokasi. Maklum saja, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Wapres Jusuf Kalla termasuk dalam list undangan keluarga paling makmur di Indonesia itu.

Puluhan wartawan yang berniat mengabadikan pernikahan tersebut gagal masuk, meski telah bernegosiasi dengan penyelenggara. Sebab, tak satu pun yang dapat menunjukkan undangan dari keluarga Bakrie.�Hanya wartawan dari Antv dan Tvone yang diperbolehkan masuk. Keluarga Bakrie memang memiliki saham di kedua televisi itu. Namun, untuk masuk ke dalam, reporter dan kamerawan Antv dan Tvone tetap harus menunjukkan undangan bertanda khusus.

Ketatnya pengamanan itu tak membuat Jawa Pos ciut nyali. Dengan bermodal tampil rapi dengan jas dan dasi lengkap, penjaga justru membiarkan Jawa Pos melenggang bebas sampai ruang resepsi.

Pernikahan mewah tadi malam mendapatkan liputan luas media karena Adinda adalah anak Indra Bakrie, adik Aburizal Bakrie. Indra merupakan bos PT Lapindo Brantas yang dinilai turut bertanggung jawab atas kasus semburan lumpur panas di Sidoarjo, Jawa Timur, itu.

Acara resepsi tadi malam juga menjadi sorotan publik karena dikabarkan menghabiskan dana puluhan miliar. Bahkan, berembus kabar bahwa Bakrie akan menghadirkan kelompok musik Il Divo dan penyanyi kawakan Sting, meskipun akhirnya tidak terbukti benar.

Adinda Bakrie adalah putri bungsu Indra Bakrie dan Dotty Suraida. Adinda memiliki saudara, yakni Eda Bakrie dan Intania Bakrie.

Orangtua Adinda berpisah. Kini, Indra Bakrie beristrikan Gaby Bakrie (dulu sebelum menikah memakai nama Gaby Djorghi).

Sementara ibu kandungnya, Dotty Suraida, menikah lagi dengan Arwin Rasyid, bankir senior yang memimpin bank hasil merger Bank Niaga dan Bank Lippo, Bank CIMB Niaga Tbk.

Untuk urusan pendidikan, Adinda cukup cerdas. Ia lulus dengan gelar magna cumlaude dari sekolah bisnis terkemuka, Babson College, Massachusetts, Amerika Serikat. Kabarnya, setelah lulus Adinda diterima bekerja di Morgan Stanley, lembaga keuangan bergengsi di New York. Namun, ia kemudian memilih untuk kembali pulang ke tanah kelahirannya, Indonesia.

Sementara itu, hampir sama dengan Adinda, tak banyak keterangan siapa sebenarnya caIon suami Adinda Bakrie, Seng Hoo Ong. Berdasarkan penelusuran di internet, melalui milismilis yang beredar diketahui bahwa Seng-Hoo Ong adalah warga negara Singapura.

Di situs pertemanan Friendster, tertulis keterangan bahwa pria jangkung ini berusia 31 tahun. Seng bekerja di perusahaan financial Lazard Freres, Central Proteinamira. Seng dan Adinda sama-sama lulusan Babson College, Massachusetts, Amerika Serikat. Soal hobi, lelaki 31 tahun berambut cepak yang sudah menjadi mualaf ini gemar dengan golf, sepak bola, dan menyelam. (iw/zul)

Lihat semua mencatat yakni “- Resepsi pernikahan Adinda Bakrie, keponakan orang terkaya di Indonesia versi majalah Forbes Aburizal Bakrie” sebagai pelengkap lihat kliping bawah

Lalu apa hubungannya dengan dekatnya pertanda dariNya ? sebagai keputusan yang menjadi jelas ? … lihatlah entah kebetulan atau tidak, maka dekat dengan penantian itu, maka Bakrie tower memakan korban sebagaimana berita di bawah ini :

Picture not Available

Jenazah Syafei diusung pekerja lainnya

Rabu, 30 Juli 2008 02:04 WIB

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebuah gondola terjatuh dari lantai 32 proyek pembangunan Rasuna Epicentrum di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (29/7). Seorang pekerja tewas. Sedangkan seorang lainnya dalam kondisi kritis.

Saksi mata menyatakan gondola yang ditumpangi Syafei dan Suryawan jatuh ke lantai satu karena satu tali terputus. Saat itu keduanya tengah membersihkan kaca di lantai 32. Mereka dilarikan ke Rumah Sakit Metropolitan Medical Centre (MMC). Nyawa Syafei tak tertolong. Sementara Suryawan kritis.

Akibat peristiwa nahas ini proses pembangunan Rasuna Episentrum dihentikan sementara. Adapun proyek ini merupakan bagian dari pembangunan Bakrie Tower yang 80 persen hampir rampung.(**)

Ada yang tahu artinya epicentrum ? mengingatkan pada apa ? …. apakah hubunganya dengan bunuh diri anak SMP di bawah ini

Picture not Available

Jenazah Septian

Kamis, 31 Juli 2008 02:03 WIB

Metrotvnews.com, Sidoarjo: Seorang remaja di Sidoarjo, Jawa Timur, tewas gantung diri. Jenazah Septian Catur Wibowo ditemukan di belakang rumahnya di RT 14/03 Desa Tawangsari, Kecamatan Taman. Diduga dia bunuh diri karena tidak diterima di sekolah negeri. Dalam pesan terakhirnya, dia mengaku kasihan kepada orang tuanya yang harus membiayai sekolah.

Korban saat ini masih duduk di kelas satu Yayasan Pendidikan Maarif Taman. Septian sempat mendaftar ke Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Sawungaling Taman. Tapi dia tidak diterima. Aksi nekat Septian kontan membuat kedua orang tuanya, Mujiatin dan Purgiono sangat terpukul. Mereka tidak mengira anaknya senekad itu.(**)

Tidak-kah itu terjawab dalam artikel Awas, Bunuh Diri sebagai pertandaNya di sidoarjo khan tempat bunuh dirinya dekat dengan lapindo yang di kelola oleh mas Bakrie, lihat komentar pak Wapres di bawah, jika kekayaan gas seperti sumur-sumur di sidoarjo di rasakan oleh masyarakat kecil, maka tidak ada kasus bunuh diri diatas …. ” “Dengan itu (Bakrie terkaya) membuktikan semua pasti dibayar. Toh cuma sekitar Rp3,4 triliun. Jadi masyarakat Sidoarjo tak usah kawatir,” kata Wapres.”

Si Ryan, si Septian semuanya adalah Killing free dapat berubah menjadi monster kill bahkan menjadi god like, berkaca dari al-quran

Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan , kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.(al-israa’:16)

Penilaian Majalah Forbes Patut Dihargai, Kata Wapres
Jakarta (ANTARA News) – Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan penilaian majalah Forbes yang menempatkan Aburizal Bakrie sebagai orang terkaya di Indonesia patut dihargai dan untuk pertama kalinya pribumi bisa menjadi orang terkaya.

“Saya tak mau dikotomi soal pribumi atau non-pribumi. Tetapi ini untuk pertama kalinya dalam sejarah orang pribumi (Aburizal Bakrie) menjadi nomor satu, terkaya di Indonesia,” kata Wapres Jusuf Kalla seusai shalat Jumat di Jakarta.

Menurut Wapres, banyaknya orang kaya Indonesia seperti yang dilansir majalah Forbes justru menunjukkan adanya pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

“Kita harus hargai itu. Artinya itu usaha keras, keberanian dan sebagainya. Dan berarti pertumbuhan ekonomi baik, jadi kemiskinan akan turun,” kata Wapres.

Menurut Wapres, dengan banyaknya orang kaya Indonesia, maka mereka akan menjalankan perusahaannya dengan baik. Dengan demikian akan terbuka lapangan kerja yang menampung para pengganguran. Pada akhirnya akan mempunyai efek mengurangi kemiskinan.

Ketika ditanyakan soal ganti rugi korban lumpur Lapindo, Wapres dengan cekatan mengatakan soal ganti rugi korban lumpur Lapindo sudah dilakukan sesuai dengan perjanjian yang sudah ada.

“Dengan itu (Bakrie terkaya) membuktikan semua pasti dibayar. Toh cuma sekitar Rp3,4 triliun. Jadi masyarakat Sidoarjo tak usah kawatir,” kata Wapres.

Ketika ditanya soal kekayaan Wapres Jusuf Kalla yang menurut majalah bisnis itu hanya menempati urutan 30 dan Wakil Ketua MPR Aksa Mahmud diurutan 24, Wapres dengan cepat mengatakan:

“Kalau digabung (kekayaan JK dan Aksa) – kan tinggi juga,” kata Wapres sambil tertawa.

Menurut Wapres, banyaknya orang kaya Indonesia harus dijaga terus supaya berkembang lebih baik. Wapres menilai hal itu bisa terjadi karena adanya pertumbuhan ekonomi yang baik. (*)

Kliping derita :

Aburizal Bakrie Terkaya di Indonesia JAKARTA, KAMIS—Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Aburizal Bakrie dan keluarga jadi orang terkaya di Indonesia berdasarkan laporan Majalah Forbes Asia’s 2007.

Seperti dilansir Majalah Forbes Asia’s, Kamis (13/12), tahun ini Aburizal Bakrie dan keluarganya memiliki kekayaan 5,4 miliar dollar AS, meningkat beberapa kali lipat dari tahun 2006 sebesar 1,2 miliar dollar AS. Tahun lalu, Bakrie ditempatkan Forbes di urutan ke-6 dalam daftar orang terkaya.

Kontribusi terbesar kekayaan keluarga Bakrie berasal dari anak perusahaan Bakrie Group, produsen batubara Bumi Resources yang nilai sahamnya melonjak. “Keluarga Bakrie memiliki usaha di infrastuktur, properti dan telekomunikasi, namun yang paling memberikan kontribusi pada kekayaannya adalah kenaikan saham batubara sampai 600 persen,” sebut Forbes.

Forbes mengeluarkan daftar 40 orang terkaya di Indonesia seperti tahun 2006. Tahun lalu, orang terkaya di Indonesia, menurut Forbes, adalah pengusaha Sukanto Tanoto. Tahun ini, Sukanto berada di urutan kedua dengan jumlah kekayaan 4,7 miliar dollar AS. Tahun lalu kekayaan Sukanto berjumlah 2,8 miliar dollar AS.

Putra mantan Presiden Soeharto, Bambang Trihatmodjo, jadi pendatang baru dalam daftar Forbes. Bambang berada di urutan ke-33 dengan jumlah kekayaan 200 juta dollar AS.

Keluarga Bakrie Terkaya se-Asia Tenggara

JAKARTA– Majalah Globe Asia menabalkan Bakrie sebagai keluarga pengusaha terkaya di Asia Tenggara dengan nilai total kekayaan mencapai 9,2 miliar dolar AS. Kekayaan keluarga Bakrie melonjak drastis dalam empat tahun ini, dengan disumbang aksi right issue Bakrie and Brother senilai Rp 45 triliun, April lalu.

Aburizal Bakrie sebagai anggota keluarga paling senior, tahun lalu hanya berada di urutan delapan nasional dengan kekayaan 1,05 miliar dolar AS yang kini sudah berlipat hampir sembilan kali. Di urutan kedua nasional bertengger Budi Hartono dari Grup Djarum, dengan kekayayaan 6,8 miliar dolar AS, urutan pertama tahun lalu.

Eka Tjipta Widjaja dengan Grup Sinar Mas tetap di urutan ketiga dengan 3,8 miliar dolar AS; dan Sudono Salim (Grup Salim) tetap di tempat keempat dengan 3,04 miliar dolar AS, disusul Putra Sampoerna dengan 2,42 miliar dolar AS.

Kekayaan Aburizal itu mengalahkan miliarder negara jiran. Kekayaan Robert Kuok yang terkaya di Malaysia dengan kekayaan 7,6 miliar dolar AS, Ng Teng Fong dari Singapura dengan 6,7 miliar dolar AS, Chaleo Yoovidhya dari Thailand dengan 3,5 miliar dolar AS, dan Jaime Zobel de Ayala dari Filipina dengan 2 miliar dolar AS, masih di bawah kekayaan Bakrie.

Tanri Abeng, pemilik Globe Asia, mengatakan, total kekayaan 150 orang terkaya di Indonesia itu naik 30 persen dari 2007 menjadi 69,3 miliar dolar AS. Naiknya kekayaan mereka itu banyak disumbang tingginya harga energi dan komoditas yang menjadi andalan ekonomi Indonesia. ”Dari 15 terkaya di Indonesia, delapan di antaranya berbisnis di sektor energi dan komoditas,” kata Tanri.

Dia juga menekankan, penambahan kekayaan para pengusaha nasional itu lebih banyak karena aksi bisnis, bukan karena kedekatan dengan politisi seperti masa Orba. Khusus untuk Aburizal, Tanri mengingatkan, empat tahun lalu keluarga Bakrie hanya mempunyai lima persen saham di Bakrie and Brothers (BNBR).

”Tapi dengan multiplikasi aset di luar BNBR dan kepintaran melakukan leverage aset dengan utang dan ekspansi, dalam empat tahun dia bisa menjadi nomor satu. Investasi Bakrie berisiko tinggi tapi berhasil,” kata Tanri.

Pemimpin redaksi Globe Asia, SK Zainuddin, mengatakan, kekayaan Bakrie memang tak bisa lepas dari aksi right issue April lalu. ”Tapi kita juga tahu harga saham berbagai perusahaan Bakrie naik tajam, seperti Bumi Resources yang naik 400 persen,” kata Zainuddin.

Kekayaan para pengusaha itu dihitung melalui kepemilikan mereka pada berbagai perusahaan dan nilai saham perusahaan itu. Bila perusahaan tidak terdaftar di bursa, dicari perbandingan dengan perusahaan sejenis yang sudah terbuka.

Ketua Umumm Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HPMI), Sandiaga Salahudin Uno, mengatakan, pengusaha selama ini menjadi penggerak ekonomi. Dengan makin besar kekayaan mereka, diharapkan makin banyak pajak dibayarkan, makin banyak investasi ditanamkan sehinga bisa menambah lapangan pekerjaan. rto

Terkaya Se-Asia Tenggara

Pengusaha Aburizal Bakrie semakin kaya. Menko Kesra ini disebut sebagai orang terkaya se Asia Tenggara. Dia pengusaha yang terbilang paling gemilang pada sepuluh tahun reformasi di Indonesia. Selain bisa keluar dari krisis ekonomi yang mengancam perusahaannya Bakrie Grup, malah menduduki posisi penting di pemerintahan dan dalam tempo singkat semakin kaya.

Politisi Partai Golkar ini, sempat menjabat Menteri Koordinator Perekonomian sebelum menjabat Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Kabinet Indonesia Bersatu.

Mantan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (1999-2004) ini memang telah lama dikenal sebagai pengusaha yang cukup sukses, mewarisi kekayaan ayahnya. Tak heran, bila kini, Ical – demikian ia biasa disapa – disebut-sebut sebagai orang terkaya di Indonesia. Bahkan, Globe Asia, majalah ekonomi lokal berbahasa Inggris, menobatkan lelaki kelahiran Jakarta, 15 November 1946 itu sebagai orang terkaya se-Asia Tenggara. Kabarnya, kekayaan Ical mencapai 9,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp 84,6 triliun.
Melimpah ruahnya kekayaan Ical, tentu tidak dikaitkan karena dirinya sebagai pejabat negara (Menko Kesra). Melainkan, karena ia adalah seorang pengusaha. Walaupun memang, semenjak menjadi menteri, penikmat lagu romantis ini tidak lagi terjun langsung dalam mengelola bisnis-bisnisnya. Tapi, Ical sudah mempersiapkan penggantinya.
“Itu semua sudah ada yang ngurus,” katanya sebagaimana dikutip Indo Pos (8/11/08). Namun, bukankah kapasitasnya sebagai pejabat tinggi negara bisa berpengaruh dalam memuluskan target-target bisnis-bisnisnya? “Saya akan bersikap profesional. Kepentingan negara tetap saya utamakan,” tambah Ical.

Menurut Globe Asia, dengan jumlah kekayaan sebanyak itu, berarti kekayaan mantan anggota MPR RI (1993-1998) ini lebih “wah” dibandingkan dengan harta kekayaan Robert Kuok (orang terkaya di Malaysia – memiliki 7,6 miliar dolar AS), Teng Fong (terkaya di Singapura – memiliki 6,7 miliar dolar AS), Chaleo Yoovidya (terkaya di Thailand – memiliki 3,5 miliar dolar AS), dan Jaime Zobel de Ayala (terkaya di Filipina – memiliki 2 miliar dolar AS).Dari manakah Ical memiliki kekayaan yang melimpah ruah?
Di bawah grup perusahaan Bakrie yang dipimpinnya, Ical mempunyai beragam bidang usaha: pertambangan batubara, perkebunan, minyak, properti, telekomunikasi, dan media massa. Di tahun 2008 ini saja, kabarnya, perusahaannya mendulang keuntungan yang tidak sedikit dari melonjaknya harga energi dan komoditas.
Mantan Presiden of Asean Chamber of Commerce & Industry ini, memang masih menghadapi masalah dengan salah satu perusahaannya (PT Lapindo Brantas) terkait meluapnya lumpur panas di Sidoarjo, Jawa Timur. Namun, hal tersebut tidak membuat bisnis yang dijalankan keluarga Bakrie terhenti. Tampaknya, grup perusahaan Bakrie terlalu tangguh untuk bisa dilumpuhkan hanya dengan semburan lumpur panas. Dengan gagah, grup perusahaan Bakrie tetap melangkah, maju ke depan.
Menurut publisher Globe Asia Tanri Abeng, alumni ITB itu berhasil meraih kekayaan yang melimpah berkat strategi bisnis yang diterapkannya. Dengan kepiawaiannya mengelola aset yang dimiliki perusahaan, termasuk melalui modal pinjaman, Ical mampu membangun usaha demi usaha hingga bisnisnya menggurita.
“Jadi, kalau dia awalnya punya aset 100, dijadikan jaminan untuk meminjam 400. Tapi, hasil dari 400 itu untungnya sangat besar. Itu yang digunakan untuk membayar,” ujarnya.
Tanri, mantan manejer satu milyar Bakrie Grup mengakui, dirinya sama sekali tidak merasa heran melihat keberhasilan Ical menjadi orang terkaya di Indonesia bahkan di Asia Tenggara. Pasalnya, mantan Menko Perekonomian itu sangat lihai dalam melihat peluang investasi di Indonesia dan pandai dalam itung-itungan bisnis. “Dia itu pintar sekali itung-itungannya,” puji Tanri.

Boleh Berbangga
Aburizal Bakrie boleh berbangga dengan penobatan dirinya sebagai orang terkaya di Indonesia dan se-Asia Tenggara. Tapi, yang menjadi kebanggaan itu sejatinya bukanlah semata-mata terletak dari besarnya kekayaan yang dimiliki. Melainkan, lebih kepada prestasi dalam membangun serta memajukan beragam bidang usaha.

Sebab, dengan begitu, berarti ia dan keluarganya telah menunjukan peran yang cukup besar dalam memajukan roda perekonomian nasional, khususnya menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.
Kalaulah kebanggaan itu hanya karena banyaknya kekayaan yang dimiliki, barangkali, seorang koruptorlah yang paling “pantas” merasakan kebanggaan tersebut. Pasalnya, ia memang hanya memikirkan dirinya. Dia, bagai benalu yang sama sekali tidak memberi manfaat. Malah, menimbulkan mudharat.
Sungguh, tidak ada yang salah menjadi orang terkaya selama ditempuh dengan cara-cara yang elegan. Apalagi, kedudukan menjadi orang terkaya itu tercapai melalui upaya yang profesional, serta berdampak pada manfaat yang bisa dirasakan orang banyak. Bukan malah sebaliknya. (Spn)

Trade Mark Kadin, Masih Melekat
Sebelum menjabat menteri, Aburizal Bakrie atau Ical, adalah trade mark-nya Kadin. Sebutan itu bukan tidak beralasan. Pasalnya, selama sepuluh tahun (1994-2004) ia dipercaya memimpin induk organisasi industri dan perdagangan itu. Seiring dengan itu pula namanya kian dikenal sebagai salah seorang pengusaha nasional terkemuka.
Selama menduduki Ketua Umum Kadin, Ical telah berhasil menjadikan Kadin sebagai organisasi yang sangat penting dalam mempengaruhi kebijakan pemerintah. Lebih dari itu, Kadin pun telah menunjukan kontribusi dan partisifasi konkret dan langsung menyentuh masyakat ketika misalnya terkait berbagai kasus penyelundupan gula, kayu, beras yang saat itu marak terjadi. Kadin, “menggandeng” pemerintah guna mengatasi masalah tersebut.
Reputasi Ical sebagai bos besar Kadin dan pengusaha yang cukup sukses, kiranya menjadi pertimbangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk mengangkatnya sebagai Menko Perekonimian. Namun, saat terjadi perombakan kabinet, Ical kemudian ditempatkan menjadi menteri yang tidak kalah pentingnya: Menko Kesra (sampai sekarang).
Ketika pertama kali dipanggil SBY terkait rencana pengangkatannya sebagai menteri, Ical, telah mengungkapkan berbagai langkah ekonomi yang harus dilakukan pemerintah dengan cepat. Tujuannya, kata dia, agar dunia usaha sebagai penopang ekonomi bisa tumbuh dengan baik.
Pengangkatan Ical sebagai menteri waktu itu sempat menimbulkan pro dan kontra. Namun baginya, reaksi seperti itu adalah wajar dan demokratis. Penggiat olahraga ini sempat menegaskan, dirinya akan berjalan dan bertindak sesuai kapasitasnya sebagai seorang menteri.
Memang, kini Aburizal Bakrie atau Ical sudah tidak lagi menjadi Ketua Umum Kadin. Ia telah menjadi seorang menteri. Namun, rasa-rasanya, nama besarnya itu masih tidak terpisahkan dari sejarahnya di Kadin. Jadi, orang terkaya di Indonesia dan Asia Tenggara itu adalah Aburizal Bakrie, mantan Ketua Umum Kadin itu lho. ►ti/spn

About these ads

Information

This entry was posted on Juli 31, 2008 by in Fenomena, Islam.
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 55 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: