Beranda > Fenomena, Islam > Soeharto dan Banjir Bandara Soekarno Hatta

Soeharto dan Banjir Bandara Soekarno Hatta

Mei 8, 2008 thephenomena

Judul di atas adalah sandingan dari para pemimpin yang paling terkenal dan paling di kenang oleh rakyat indonesia, entah kebetulan atau, perisitwa kematian soeharto 27-januari-2008 lalu di ikuti dengan banjir yang melumpuhkan bandara soekarno hatta.

Kejadian ini sudah pernah di warning oleh the untold stories lewat artikel [Misteri Kematian Soeharto] Ada apa di balik Kematian Soeharto? posting Jan 29, 2008 8:31 am, dimana artikel tsb menunjukkan satu pertanyaan tentang hari berkabung 7 hari

Jadi di-ingat-ingat saja setelah ini apakah tujuh hari berkabung ini menjadi berulang pendek atau panjang ?

Kopassus Jaga Makam 7 Hari

Keluarga Pak Harto Berlalu, Giribangun Hujan Deras

Perhatikan dengan benar bahwa perulangan itu terjadi di artikel Banjir Jakarta 2008 sebuah Perulangan dimana dengan jelas menjawab pertanyaan di atas :

Banjir Jakarta 2008 sebuah Perulangan
Tepat setalah artikel -artikel sebelumnya ([Misteri Kematian Soeharto] Ada apa di balik Kematian Soeharto? posted Tue Jan 29, 2008 8:23 am di alinea terakhir telah menyebutkan adanya perulangan itu
Jadi di-ingat-ingat saja setelah ini apakah tujuh hari berkabung ini menjadi berulang pendek atau panjang ?
Dan bahkan di artikel tsb, telah tertuang suatu memori ingatan yang akan berulang apakah itu (berikut ini cuplikannya) ?
Mari berhitung sedikit dari tgl 27.01.08 ke tujuh hari, tanggal berapakah itu ? tgl 2.2.2008, ada apakah itu ? ya … setahun lalu Jakarta Lumpuh akibat banjir besar (selengkapnya baca [Peringatan] Jakarta Banjir Besar Sebelum Terjadinya)
Jadi tgl kematian pak Harto ini penuh hikmah untuk mengingatkan bangsa ini agar segera berbenah, jika tidak mereka akan menuju pada jurang kehancuruan sebagaimana di lansir artikel [Misteri Kematian Soeharto] Mengapa Tepat pkl 01.10 PM ?

Jawabannya adalah Iktibar suatu keadaan kita “
KONDISI MASYARAKAT SAAT INI ADALAH KEHILANGAN PEMIMPIN YANG DI TELADANI, SEMUA MASYARAKAT SAAT INI IBARAT BAYI BERKEPALA DUA YAKNI KEMAMPUAN TERBATAS (SATU TUBUH) NAMUN MAUNYA BANYAK, SEHINGGA SALING REBUT, SIKUT DAN BERSAING TIDAK SEHAT”

Sekali lagi banjir melanda Jakarta sesuai dengan kesimpulan terakhir yakni “Jadi di-ingat-ingat saja setelah ini apakah tujuh hari berkabung ini menjadi berulang pendek atau panjang ?”
Berulang pendek atau panjang ? ya inilah beritannya urut dari menit-ke-menit, kliping berita detik.com (link sumber berita ada di antara kurung siku [] tsb
Jumat, 01/02/2008
  • 00:18 [H]ujan Deras dan Kilat Hiasi Langit Jakarta
  • 01:39 [H]ujan Petir 2 jam, Jakarta Dikepung Genangan Air
  • 06:15 [A]wan Hitam dan Hujan Sambut Awal Bulan Februari
  • 07:05 [J]aringan Listrik Terkena Petir, KRL Serpong Macet
  • 09:15 [B]ogor dan Jakarta Hujan Deras, Awas Banjir!
  • 09:35 [G]enangan Air Merata di Jakut, Rel KA Tak Bisa Dilalui
  • 10:24 [J]akarta Hujan Seharian, Jalan yang Tergenang Bertambah
  • 10:28 [G]enangan Air di Tol Bandara, Antrean Mobil 1 Km
  • 10:45 [P]ohon Tumbang di Manggarai, Semua Kendaraan Lewat Busway
  • 10:55 [H]ujan Deras, Bandara Cengkareng Ditutup Hingga Pk 12.30
  • 11:08 [B]andara Cengkareng Banjir, Sejumlah Mobil Terjebak
  • 11:15 [G]ang Langgar Kebayoran Banjir Sepaha, Warga Ungsikan Barang
  • 11:18 [K]olong Semanggi Dikepung Banjir, Lalu Lintas Terkunci
  • 11:35 [H]ujan Guyur Jakarta, SBY Juga Jadi Korban Macet
  • 11:44 [H]ujan Kian Deras, Ratusan Kendaraan Terjebak di Jl Sudirman
  • 11:50 [G]enangan Air Makin Tinggi, Tol Bandara Macet Parah
  • 11:56 [S]BY Terjebak Macet Bikin Paspampres Jadi Polantas Dadakan
  • 12:02 [B]anjir di Jalan Arteri, Tol Tanjung Priok Tak Bergerak
  • 12:04 [S]udirman Matot, Kendaraan Masuk Busway Tosari-Sarinah
  • 12:06 [I]stana Wapres Tergenang Semata Kaki, JK Anggap Pemerataan
  • 12:11 [K]awasan Sarinah Banjir Selutut – Sepinggang, Thamrin Lumpuh
  • 12:13 [S]tuck di Sarinah, SBY Pindah Mobil, Melaju Tanpa Patwal
  • 12:17 [B]anjir Sepaha, Busway Koridor II, III dan IV Stop Operasi
  • 12:21 [Brakk!] Pohon Besar di Istana Tumbang
  • 12:28 [J]arak Pandang 300 Meter, Bandara Soekarno Masih Ditutup
  • 12:42 [H]ujan Makin Deras, Delay Pesawat di Cengkareng Makin Menggila
  • 12:57 [I]stana Merdeka Kebanjiran
  • 13:00 [S]edan Cadangan RI 1 Diderek ke Istana Merdeka
  • 13:28 [T]embus Banjir, Kalla Ganti Mobil
  • 14:06 [H]ujan-hujanan, SBY Salat Jumat di Masjid Baiturrahim
  • 14:34 [T]ol Bandara Tidak Bisa Dilewati
  • 14:41 [B]usway Koridor II-VII Ikut Lumpuh, Hanya Koridor I yang Bertahan
  • 14:44 [P]enutupan Bandara Diperpanjang Lagi Hingga Pukul 15.30 WIB
  • 14:45 [M]enteri SBY Rame-rame Ganti Sedan dengan Mobil Besar
  • 15:15 [S]emanggi-Grogol Lumpuh, Penumpang Bus Jalan Kaki 2 Km
  • 15:36 [B]anjir di Mana-mana, Gubernur Batal Resmikan Terowongan Kota
  • 16:24 [K]alla: Hujan Deras Jakarta Dampak Climate Change
  • 16:40 [H]ingga Pukul 16.40 WIB, Tol Bandara Masih Ditutup
  • 18:06 [B]anjir Jakarta Bukan Kiriman
Sabtu, 02/02/2008
  • 00:03 [T]engah Malam, Tol Cawang-Tomang Masih Belum Bergerak
  • 06:48 [T]ol Jakarta-Tangerang Macet, Tol Bandara Tertutup
  • 11:26 [B]anjir Jakarta Telan 3 Nyawa
  • 11:41 [R]ibuan Korban Banjir Jakarta Mulai Mengungsi
Apa yang menarik dari berita-berita di atas ? semua menjadi headline news surat kabar yakni
JawaPos
Sabtu, 02 Feb 2008,
Istana Dikepung Banjir, Cengkareng Lumpuh
Iring-iringan mobil yang membawa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (kedua dari kiri) terjebak banjir di Jalan M.H. Thamrin, Jakarta, kemarin (1/2).

Jadwal Keberangkatan 177 Pesawat Terganggu
JAKARTA – Hujan lebat dan angin kencang kemarin (1/2) nyaris membuat ibu kota lumpuh total. Sebagian besar lalu lintas di jalan utama dan jalan tol di kota raksasa berpenduduk sekitar 10 juta itu macet total. Lalu lintas di beberapa titik banjir tak bergerak dan merayap lambat.Jakarta juga terisolasi dari transportasi udara. Sebab, Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, ditutup lebih dari lima jam (pukul 10.00-15.30). Otoritas bandara menghentikan aktivitas karena jarak pandang di bawah 300 meter. Padahal, normalnya minimal 500 meter.

Sabtu, 02 Feb 2008,
SBY Pindah Mobil, Kalla Pinjam Anak

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wapres Jusuf Kalla memang kebal gangguan keamanan. Tapi, kali ini Paspampres harus melawan musuh yang tak bisa ditembak: banjir. Inilah kisah perjuangan pimpinan republik itu menembus banjir.
Surya
Kebanjiran, SBY Ngompreng Saturday, 02 February 2008
Jakarta-Surya, Banjir yang hampir merata di kota Jakarta, Jumat (1/2) kemarin, ternyata tak hanya membuat masyarakat awam kerepotan. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pun ikut jadi korban banjir. Itu terjadi setelah mobil kepresidenan, sedan Mercy dengan plat nomor RI-1, terjebak kemacetan karena jalan yang dilalui rombongan presiden tergenang air.Saat itu, sekitar pukul 11.30 WIB, rombongan kendaraan kepresidenan yang baru pulang dari Karawang, Jawa Barat, sudah sampai di Jl MH Thamrin, Jakarta, untuk kembali ke istana kepresidenan. SBY memang baru saja melakukan inspeksi mendadak ke Kawarang untuk melihat perkembangan harga bahan kebutuhan pokok.
Setelah beberapa kali sedan yang ditumpangi Presiden zig-zag berganti-ganti lajur untuk menghindari genangan air, tepat di depan pertokoan Sarinah sedan benar-benar tak bisa bergerak. Ketinggian air di situ hampir sebetis orang dewasa.

Mobil cadangan kepresidenan yang sama-sama sedan, yakni Mercy B 2076 BS, juga tak berani melintas. Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) beberapa kali harus turun dari kendaraannya untuk melakukan pengawalan.
Akhirnya, mobil sekuriti 1 dari Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang berada di belakang mobil kepresidenan, terpaksa masuk ke jalur busway. Genangan air di bagian ini masih bisa ditembus oleh mobil jenis jip (SUV) merek Ford Escape itu. Sebab, chassis-nya lebih tinggi.

Ford kemudian disejajarkan dengan mobil kepresidenan. Lalu SBY yang mengenakan kemeja batik tenun biru gelap keluar dari mobil kepresidenan, dan ngompreng alias pindah ke Ford sambil memegang payung.
Iring-iringan mobil kepresidenan di belakangnya juga pindah ke jalur busway. Rombongan kemudian melaju di jalur busway tanpa mobil patroli pengawal (patwal) yang tak berani menerjang banjir karena takut mogok.
Pada pukul 12.45, Mercy RI-1 yang sempat ditinggalkan di depan gedung BII, dibawa pulang ke istana. Mobil itu diganti dulu plat nomornya menjadi B 1905 BS. Selisih lima menit kemudian, mobil cadangan Mercy B 2076 BS juga diambil dengan diderek oleh jip. Sekitar pukul 14.00 WIB, Presiden SBY menggelar rapat kabinet paripurna di Kantor Presiden.

Para menteri yang ikut sidang paripurna ternyata juga menghadapi masalah serupa, terhadang banjir di mana-mana. Tapi, mereka sudah mengantisipasinya.
Oleh karena itu, saat datang ke Kantor Presiden untuk ikut sidang kabinet, sejumlah menteri mengganti mobil dinas sedan Toyota Camry dengan mobil yang lebih tinggi, yakni jenis SUV (sport utility vehicle).

Satu per satu menteri datang. Menteri Perhubungan Djusman Syafii Djamal menggunakan Land Rover warna abu-abu RI 26. Menko Polhukam Widodo AS mengendarai Lexus Cygnus warna hitam dengan nopol R1 11. Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono menggunakan Toyota Fortuner warna hitam nopol RI 18 dan Menko Kesra Aburizal Bakrie mengendarai Toyota Alphard warna hitam dengan nopol RI 13.
Semua menteri menggunakan SUV lantaran kantornya yang berlokasi di Jalan Medan Merdeka Barat tergenang air setinggi 50 centimeter.

Begitu pula dengan para menteri yang kantornya merupakan lokasi rawan banjir. Menneg Lingkungan Hidup Rachmad Witoelar tiba dengan mengendarai BMW M5 warna silver. Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari mengendarai Toyota Fortuner nopol RI 30, Mendiknas pakai Nissan X-Trail dengan nomor RI 31 dan Menteri Kehutanan MS Ka`ban menumpang Toyota Prado RI 25.
Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla juga tak luput dari dampak banjir. Pada pukul 13.00 WIB kemarin, Kalla hendak berangkat menghadiri Simposium Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin di Hotel Millennium, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Biasanya, Kalla menggunakan kendaraan Wapres berjenis sedan Mercy berplat nomor RI-2. Namun kali ini, Kalla menumpangi mobil yang lebih tinggi yaitu Toyota Fortuner. Plat nomor RI-2 pun berpindah pada mobil itu.
“Bapak (Kalla) ganti mobil, soalnya jalanan banjir,” kata seorang petugas protokoler di Istana Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.
Usai acara, mobil itu pula yang mengantar Kalla ke Kantor Presiden untuk menghadiri sidang kabinet.jbp/ade

Seputar Indonesia

Headline

Banjir Lumpuhkan Jakarta
Sabtu, 02/02/2008
ImageMELAWAN ARUS, Seorang pedagang nekat melewati derasnya arus banjir yang menggenangi Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Banjir akibat hujan lebat seharian kemarin telah melumpuhkan hampir seluruh aktivitas vital di Ibu Kota. Beberapa akses keluar masuk Jakarta juga macet total.
Presiden Pun Terpaksa Ganti Mobil
Sabtu, 02/02/2008
BANJIR yang melanda Jakarta kemarin menyebabkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terpaksa berganti mobil.

Bandara Ditutup 4 Jam,233 Penerbangan Terganggu
Sabtu, 02/02/2008
JAKARTA (SINDO) – Sebanyak 233 penerbangan domestik maupun internasional terganggu akibat hujan lebat yang menyebabkan banjir di wilayah Jakarta kemarin.
([Misteri Kematian Soeharto] Ada apa di balik Kematian Soeharto? posted Tue Jan 29, 2008 8:23 am di alinea terakhir telah menyebutkan adanya perulangan itu
Jadi di-ingat-ingat saja setelah ini apakah tujuh hari berkabung ini menjadi berulang pendek atau panjang ?
Dengan demikian Jakarta sudah berulang namun pendek (lebih cepat sehari dibanding setahun lalu)

Dan kini di tahun 2008 tsb maka perulangan kembali terjadi ketika peringatan pak Harto 100 hari meninggalnya pak Harto yakni :

Minggu, 04 Mei 2008 22:04 WIB

Haul 100 hari meninggalnya mantan Presiden Soeharto di Solo, Jateng<!–
()–>

Metrotvnews.com, Solo: Peringatan 100 hari meninggalnya mantan Presiden Soeharto dihadiri sekitar 5.000 jamaah di Ndalem Kalitan, Solo, Jawa Tengah, Ahad (4/5) malam. Acara berjalan khusuk meski tak ada satu pun keluarga Cendana yang hadir.

Ribuan jamaah rela antre untuk measuk Ndalem Kalitan Solo meski hujan terus mengguyur. Tujuan mereka tunggal: ingin mendoakan arwah Pak Harto. Acara diawali dengan salat Isya berjamaah yang dipimpin Kiai Haji Abdul Azis dari Wonogiri. Dalam tradisi masyarakat Jawa, peringatan 100 hari digelar sebagai ritual lanjutan setelah tiga hari dan 40 hari.(***)

Apakah yang terjadi setelah itu ? …. SAMA dengan pebruari lalu yakni 2008 dimana Jakarta banjir lagi untuk yang kedua kalinya (baca Peringatan Jakarta Banjir Besar Sebelum Terjadinya)

Jl Sedyatmo menuju Bandara Udara Soekarno Hatta saat tergenang air.

Kamis, 8 Mei 2008 | 05:52 WIB

JAKARTA, KAMIS – Lalu lintas Jakarta – Bandara Cengkareng sejak Kamis (8/5) sekitar pukul 00..00 malam WIB terputus akibat jebolnya bagian tanggul antara Pluit – Kamal Jalan Tol Sedyatmo, Jakarta. Akibatnya, perhubungan melalui lintas tersebut terpaksa dibelokkan melalui Tangerang.

Apa penyebab jebolnya tanggul bangunan jalan tersebut belum diketahui. Namun lintasan sementara ditutup total. Kalangan pengemudi taksi terutama yang biasa bgeroperasi di sana, mengetahui gangguan tanggul jebol itu. “Kami mengetahuinya dari radio, namun tidak tahu apa penyebabnya,” tutur Ferry Irman, pengemudi taksi Blue Bird saat mengantarkan peumpangnya dari Hotel Santika Jakarta menuju Bandara Cengkareng, Kamis dinihari.

Informasi dari situs Traffic Management Center (TMC) Ditlantas Polda Metro Jaya, Kamis, menyebutkan, genangan air terjadi di KM 26 dan KM 27 Tol Sedyatmo Bandara arah Pluit maupun sebaliknya, penyebab genangan air ini adalah air pasang yang menjebol tanggul di KM 26.600.

Kamis, 08 Mei 2008 08:13 WIB

Banjir air pasang merendam tol Sedyatmo menuju Bandar Udara Soekarno-Hatta, Cengkareng<!–
()–>

Metrotvnews.com, Jakarta: Banjir air pasang merendam tol Sedyatmo menuju Bandar Udara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten. Banjir terjadi akibat tanggul di kilometer 26-27 tol tersebut jebol. Ketinggian air lebih dari satu meter. Hingga Kamis (8/5) pagi, banjir hanya bisa dilewati kendaraan besar seperti truk. “Kami telah meminta pihak maskapai penerbangan untuk tidak menghanguskan tiket penumpang yang terlambat,” kata Kepala Cabang Utama PT Angkasa Pura II Bandara Soekarno-Hatta, Haryanto lewat telpon

Pihak Angkasa Pura II bekerja sama dengan pihak Marinir dan Brigade Mobil juga telah mengerahkan truk-truk tronton di ujung jalan tol Sedyatmo. Angkutan tersebut disiapkan untuk mengangkut penumpang yang menuju bandara melewati banjir. Mereka kemudian diangkut dengan bus-bus DAMRI menuju bandara. Bagi pengendara yang akan menuju bandara disarankan melewati jalur alternatif. Seperti melalui jalur tol TB simatupang menuju Kota Tangerang. Kemudian menuju perempatan Tanah Tinggi dan masuk pintu M1 belakang bandara.

Bisa juga melewati tol Kebun Jeruk-Merak keluar di Kota Tangerang. Kemudian menuju perempatan Tanah Tinggi dan masuk Pintu M1 belakang bandara. Saat ini juga pom air telah dikerahkan untuk menyedot air banjir. Tanggul yang jebol juga diatasi dengan karung-karung pasir. “Saya masih mengkhawatirkan jika sampai sore tol Sedyatmo ditutup akan terjadi penumpukan penumpang,” ujar Haryanto.(BEY)

Ah … terlalu di hubung-hubungkan itu namanya jika pak Harto dengan bandara soekarno-hatta, begitu sebagian besar orang berpikir. Sekali lagi jika anda berpikir jernih, di sini tidak ada yang berbau klenik, ini adalah perulangan perulangan yang terjadi untuk mengingatkan pada masyarakat bahwa Allah mengawasi segala tindakan mereka dan menguji mereka lewat perulangan-perulangan ini.

Sekali lagi lihat dan baca dengan pelan tentang artikel [Misteri Kematian Soeharto] Ada apa di balik Kematian Soeharto? Dimana ada kejadian yang mengiringi kepergian pak Harto

  1. PerSapian ( Tabrak Sapi, Boeing 737 Rusak Berat,)
  2. [Air Mata Soeharto] Papua Longsor, 11 Tewas

Dua kejadian tsb cukup unik yakni sapi tertabrak dan papua longsor, lalu apakah yang terjadi pada saat ini 4-8:mei-2008 ?

Seperti yang di tuliskan diawal bahwa 4/5/2008 masyarakat mengingat tentang kematian pak Harto, maka adakah persapian dan papua yang longsor ?

Air Pasang, Sapi Hanyut ke Laut
Thursday, 08 May 2008
Surabaya-Surya-Gelombang pasang setinggi 1,5 meter menerjang kawasan pantai Kenjeran, Surabaya, dan sejumlah kawasan pantai lainnya di Jatim, Rabu (7/5) pagi. Akibatnya, puluhan rumah rusak, dan ratusan hektare tambak udang/ikan serta ternak terhanyut ke laut. Di Kenjeran, kerasnya gelombang membuat tiga rumah di kawasan itu rusak. Yakni rumah milik Hasyim, warga Desa Nambangan/Kelurahan Kedungcowek, Kecamatan Bulak. Serta rumah milik Waginten dan Mar Kojar, keduanya warga Desa Kejawan Lor/Kelurahan Kenjeran, Kecamatan Bulak.Kerusakan paling parah menimpa rumah Hasyim.Bagian belakang rumah yang terbuat dari bata putih seperti kamar mandi, kamar tidur, dapur dan kandang ambrol akibat sapuan gelombang.

Sesaat sebelum ambrol, gelombang ini mengenai tumpukan kulit kerang di belakang rumah Hasyim, yang selama ini menjadi barikade untuk menepis gelombang. Akibatnya tumpukan kerang itu terhanyut sehingga dengan mudah gelombang berikutnya menyapu pondasi hingga rumah roboh.

Tidak ada korban jiwa saat bencana terjadi, hanya dua ekor sapi yang hilang disapu gelombang. Sementara rumah Waginten dan Mar Kojar bagian dinding yang terbuat dari kayu jebol.

Menurut Hasyim, gelombang pasang itu mulai terjadi sekitar pukul 07.00 WIB dan mengalami puncaknya pada pukul 10.00 WIB. “Biasanya gelombang juga sampai rumah tapi tidak seperti tadi yang begitu kencang dan disertai angin,” kata bapak lima anak ini, Rabu (7/5).

Meski sebagian rumahnya sudah roboh, Hasyim yang sehari-harinya melaut ini tidak berkeinginan untuk mengungsi. “Kalau gelombangnya lebih besar, mungkin kami baru mengungsi,” katanya yang mengaku menghabiskan Rp 23 juta untuk membangun rumah tersebut.

Hingga pukul 13.30 WIB gelombang di sepanjang Pantai Kenjeran masih cukup tinggi setinggi leher orang dewasa. Hal itu terlihat ketika ada seorang nelayan turun ke laut untuk menyandarkan perahunya di pinggir pantai.

Tingginya gelombang ini juga membuat tambak seluas 1,3 hektare milik Abdul Hamid rusak akibat tersapu air laut. Kerugian yang dialami Abdul Hamid dari kerusakan ini mencapai Rp 15 juta. “Ada sekitar satu ton ikan saya hilang karena tersapu air laut,” kata Abdul Hamid.

Selain di Surabaya, pasang air laut juga terjadi di daerah-daerah lain namun dengan ketinggian berbeda-beda. Di Kalianget (kabupaten Sumenep) dan Pamekasan ketinggian air pasang mencapai 150 cm, di Banyuwangi 130 cm, dan Trenggalek 120 cm.

Gelombang air pasang ini membuat beberapa desa pesisir di Pulau Madura (seperti Pamekasan, Sampang, dan Sumenep) terputus jalur daratnya dengan dunia luar.
Kampung Kotasek, Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, misalnya, menjadi kampung terisolir. Selain sebagian rumah warga digenangi air laut rata-rata setinggi 50 centimeter, juga satu-satunya jalan ke lokasi itu terendam air sepanjang 300 meter.

“Pasang air laut kali ini beda dengan tahun-tahun sebelumnya. Selain airnya tinggi, ombaknya juga besar. Warga khawatir sekali,” kata Junaidi, salah seorang warga Kotasek, Tanjung, Rabu (7/5).
Gelombang pasang juga membuat ratusan nelayan di sepanjang pantai Pamekasan, Kenjeran dan Panarukan (Situbondo) tidak melaut. Bahkan sebagian kembali ke darat meski sudah berada di tengah laut. Seperti Nur Ali Shodikin dan Mukhtar, nelayan asal Kelurahan Kenjeran.

Kedua nelayan ini pergi melaut sekitar pukul 06.00 WIB, dan sudah kembali pukul 09.00 WIB. “Padahal biasanya saya pulang pukul 16.00 WIB. Tapi sekarang belum dapat ikan sudah pulang,” sesal Ali Shodikin.

Ali memperkirakan gelombang pasang ini akan terus berlangsung minimal seminggu ke depan. Dan itu berarti selama seminggu dia tidak mendapatkan penghasilan. Padahal biasanya dalam sehari tidak kurang RP 50.000 didapatnya dari hasil tangkapan ikan.
“Ya, puasa dululah mbak,” kata bapak empat anak ini.

Sementara itu, Kepala Seksi Observasi & Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Surabaya, Arif Triono, menilai masuknya air laut hingga membanjiri perkampungan warga lebih akibat keadaan geografis. Bukan karena cuaca yang tidak bersahabat.
“Sebenarnya kalau dilihat dari kondisi alam, tidak ada yang salah, semua masih normal,” ujar Arif. “Masuknya air laut lebih akibat kondisi topografi. Artinya, letak rumah warga yang berbatasan langsung dengan laut itu sebenarnya kan tidak boleh,” tambahnya saat ditemui di ruang kerjanya di Jl Kalimas Baru Tanjung Perak.

“Saya tidak habis pikir, mengapa dinas yang terkait memperbolehkan ada rumah yang berbatasan langsung dengan laut. Bagaimanapun itu berbahaya,” lanjutnya.

Arif lalu menunjukkan kepada Surya, sebuah bagan di layar komputer yang menunjukkan keadaan tinggi gelombang serta kecepatan angin saat ini. “Dari pantauan kami, kecepatan angin di pantai Kenjeran dan sekitarnya masih dalam level terendah, yaitu kurang dari 5 knot (8 km/jam),” jelas Arif. “Bila kecepatan angin rendah, maka ketinggian gelombang juga rendah,” lanjutnya.

Ia menambahkan, masyarakat harap mewaspadai serangan gelombang dengan efek yang sama bakal terjadi antara tanggal 19 hingga 22 Mei ini. “Gelombang akan menghantam sekitar pukul 09.00 – 12.00 WIB, lalu surut pukul 19.00 WIB. Ketinggiannya bisa 150 centimeter,” ungkapnya. k3/sda/k1/st30/st6/st2

Bagaimana dengan papua ? adakah longsor ? semua tertetulis di artikel ITC itu Benar Terjadi dimana dengan jelas menyebutkan papua longsor terjadi

Rabu, 07 Mei 2008 21:26 WIB

<!–
()–>

Metrotvnews.com, Timika: Sebanyak 19 jenazah korban tanah longsor di Tembagapura, Timika, Papua, Rabu sore, dievakuasi ke Rumah Sakit Mitra Masyarakat, Timika, untuk diidentifikasi. Longsor terjadi dekat Ridge Camp, sekitar 72 mil dari Timika pada ketinggian 3.000 meter di atas permukaan laut.

Jenazah korban longsor dievakuasi dengan menggunakan truk kontainer pendingin dan satu ambulans. Setelah diidentifikasi, jenazah baru akan diserahkan kepada pihak keluarga. Di rumah sakit, keluarga korban berkumpul di kamar mayat untuk menunggu datangnya jenazah. Keluarga korban tidak dapat menahan kesedihan akibat musibah ini.

Sebanyak 19 penambang liar itu tewas tertimbun longsor Senin malam. Warga yang menjadi korban tanah longsor ini sehari-hari bekerja sebagai pendulang di Kalikabur, dekat lokasi longsoran. Longsor di Tembagapura bukan yang pertama kali terjadi. Menurut warga setempat, jika curah hujan tinggi, bencana longsor sering menimpa para pekerja tambang di wilayah ini. Pada 2006, bencana tanah longsor juga merenggut korban jiwa di wilayah ini.(DEN)

Setelah kePapua-an longsor dan keSapian, maka teranglah masalah Soekarno-Hatta ini muncul sebagai berita di bawah ini :

Tol Bandara Soekarno-Hatta Terputus
Thursday, 08 May 2008
JAKARTA-KAMIS-Putusnya jalan tol Dr. Sedyatmo menuju Bandara Soekarno-Hatta berdampak terhadap penerbangan Garuda Indonesia. Dua penerbangan, Kamis (8/5) pagi ini, sempat mengalami keterlambatan 15 hingga 20 menit. Direktur Humas Garuda Indonesia Pujobroto mengatakan, dua penerbangan yang mengalami keterlambatan itu penerbangan menuju Surabaya dan Balikpapan.”Penerbangan pertama kita, jam 5 pagi. Setelah mengetahui adanya genangan air, petugas penjemput kru penerbangan sudah mulai jalam sejak jam 2 pagi. Tapi, ternyata tetap ada imbasnya. Dua penerbangan mengalami gangguan, yang ke Surabaya seharusnya take off jam 6, baru berangkat jam 06.20. Kemudian, yang menuju Balikpapan dijadwalkan 06.30, baru take off jam 06.45,” kata Pujo kepada Kompas.com, Kamis (7/5).

Untuk itu, Pujo mengimbau kepada calon penumpang Garuda agar berangkat jauh lebih awal dari jadwal keberangkatan dan menggunakan jalur alternatif menuju bandara. Namun, jika ada penumpang yang terlambat Garuda akan memberikan dispensasi, dengan memberang katkannya menggunakan pesawat berikutnya.

“Kalau dalam situasi normal, telat atau ganti penerbangann akan dikenakan biaya tambahan. Tapi karena ini force majeur tidak ada biaya tambahan. Misalnya, seharusnya ikut penerbangan jam 8 ternyata karena ada hambatan menuju bandara baru tiba jam 8.30 maka kita akan menerbangkannya dengan penerbangan berikutnya,” ujar Pudjo. (ING)/kcm

Apakah arti dari Soeharto yang meninggal dan banjirnya akses jalan tol ke Bandara Soekarno Hatta ? Sekali lagi pak Karno dan pak Hatta ini adalah pendiri bangsa sedangkan pak Harto adalah penerus dari kedua pemimpin tsb, setelah mereka bertiga meninggal apa yang terjadi ? Dengan jelas hal itu di jawab di artikel [Misteri Kematian Soeharto] Ada apa di balik Kematian Soeharto? :

Jadi tgl kematian pak Harto ini penuh hikmah untuk mengingatkan bangsa ini agar segera berbenah, jika tidak mereka akan menuju pada jurang kehancuruan sebagaimana di lansir artikel [Misteri Kematian Soeharto] Mengapa Tepat pkl 01.10 PM ?
KONDISI MASYARAKAT SAAT INI ADALAH KEHILANGAN PEMIMPIN YANG DI TELADANI, SEMUA MASYARAKAT SAAT INI IBARAT BAYI BERKEPALA DUA YAKNI KEMAMPUAN TERBATAS (SATU TUBUH) NAMUN MAUNYA BANYAK, SEHINGGA SALING REBUT, SIKUT DAN BERSAING TIDAK SEHAT
…. JAdi dua korban dari lantai 8 itu adalah ORANG KECIL, dan setelah di selidiki mereka adalah kaum pribumi asli dan hal inilah yang akan menjadi perumpamaan ke depan bahwa merekalah yang menjadi korban akibat kebijakan makro yang berpedoman pada keuntungan semata ( baca Orang Terkaya di Indonesia dan PelajaranNya)

Berkali-kali diperingatkan akan terjadinya bencana masal, berkali kali diperingatkan arti pentingnya persaudaraan, maka jika peringatan-peringantan itu tidak di indahkan, maka tunggu saja kehancuran masal tsb

Dan yang patut di waspadai adalah arah kita saat ini sebenarnya mengarah pada BUNUH DIRI, mengapa ?

Sekali lagi benarkah artikel tsb yang menuju pada bunuh diri ? lihat dan baca BBM : Naik Naik ke Puncak Gunung.

Anda belum melihat itu sebagai kebetulan dan ada faktor X sebagai teguran dari bangsa ini ? lihat bandara banjir tsb tgl berapa ? sekali lagi tgl 8 , lihat-lah sekali lagi tgl 8, sebuah kebetulan yang luar biasa

Kamis, 08 Mei 2008 14:13 WIB

Hingga pukul 14.00 WIB, banjir masih menggenangi kilometer 26-27 tol Sedyatmo<!–
()–>

Metrotvnews.com, Jakarta: Banjir air pasang yang merendam tol Sedyatmo menuju Bandar Udara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten, telah mengakibatkan keberangkatan pesawat terlambat. Sejak Kamis (8/5) pagi hingga siang, sebanyak 26 penerbangan domestik dan enam penerbangan internasional mengalami keterlambatan antara 30 menit hingga dua jam. Untung saja, penumpang yang telat datang tiketnya tidak hangus. Sebab, telah terjadi kesempatan antara pengelola bandara dan maskapai penerbangan untuk memberikan toleransi kepada penumpang yang telah.

Hingga pukul 14.00 WIB, banjir masih menggenangi kilometer 26-27 tol Sedyatmo. Namun, banjir telah menyusut. Ketinggian air saat ini di bawah satu meter. Truk dan bus telah boleh lewat. Tapi ada juga kendaraan kecil seperti mobil boks yang nekat melewati banjir. Kepala Kepolisian Resor Bandara Soekarno-Hatta, Ajun Komisaris Besar Polisi Guntur Setyanto mengkhawatirkan arus lalu lintas menuju bandara pada sore nanti. Sebab, kawasan sekitar bandara padat jam-jam bubaran pabrik. “Antisipasi jam-jam keluar pabrik, kita sudah berkoordinasi dengan Jasa Marga, Polres Jakbar, Polreta Tangerang,” ujar Guntur. Ia berharap personel polisi yang dikerahkan setiap kesatuan memberikan petunjuk kepada pengguna bandara.(BEY)

Lho kebetulan apa ? sekali lagi perhatikan arikel [Misteri Kematian Soeharto] Ada apa di balik Kematian Soeharto? yang dengan jelas memuat 8 tsb:

Jatuh (Terjun dari Lantai Delapan, Accord Bentur Honda City) dan bunuh diri dari lantai 8 (Bunuh Diri dari Lt 8 ) ? siapakah pemilik simbol 8 ini ? itulah pak Harto yang memiliki simbol 8 pada kehidupannya (tulisan ini mengambil dari sisi artikel koran)
Soeharto lahir 8 Juni 1921, meninggal Januari 2008 dalam usia 87 tahun delapan bulan setelah delapan kali dirawat di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Jakarta Selatan pasca lengser dari jabatan Presiden pada 21 Mei 1998.
Perhitungan orang Jawa, salah satunya perhitungan yang disebut windu, menurut orang Jawa adalah perhitungan delapan tahunan dan dalam satu siklus terdapat empat windu.
Tumbuk warsa, delapan windu memperingati hari lahir Siti Hartinah, istri Soeharto, dengan nama hari pasaran dirayakan dalam pesta tradisi pada 1985. Hari dan bulan dengan tahun yang sama menjadi peristiwa besar dalam hidup Soeharto. “Tumbuk warsa hanya datang sekali seumur hidup,” kata Soeharto dalam Pikiran, Ucapan, dan Tindakan Saya.
Bagi para pembantu pemerintahannya, Soeharto dikenal memiliki “hasta brata” atau delapan perilaku seperti surya melambangkan sikap menghidupi, candra (bulan) menenangkan, kartika (bintang) yang menjadi pedoman, angkasa yang adil, dahono (api) yang berani mengambil keputusan, maruta (angin) yang mengerti, samodra (lautan) yang berpandangan luas, dan bumi yang melambangkan kesentosaan dan realistis.
Lahir tanggal 8 Juni 1921, rumahnya Jl Cendana 8, tahun 1998 lengser dari presiden, 2008 kritis, dan akhirnya mencapai titik nol …. sumber Di Balik Angka Delapan
Di dahului dengan kejatuhan dari lt 8, bunuh diri-pun dari lt 8, maka meninggalah pak Harto tiga hari setelah bunuh diri itu. Cukupkah dan apa arti bagi bangsa ini ?
Lihat lah kenyataan saat ini dimana kebutuhan pokok, semua pada impor bergantung pada luar negeri, lihat pula pada perumpaam Terjun dari Lantai Delapan, Accord Bentur Honda City , siapa yang nahas ? tidak lain si sopir yang pribumi Selasa, 22/01/2008 14:10 WIB Heryawan Antar Bos WN Jepang Meeting di Menara Jamsostek)
Lalu siapa yang bunuh diri di lt 8 ? baby sitter
24/01/2008 13:51 WIB
Bunuh Diri di Kampus Maranatha
Pamit ke Swalayan, Yani Malah Terjun Bebas dari Lantai 8
Baban Gandapurnama – detikcom
Bandung – Yani Anggraeny alias Roroy Royani (29), janda anak dua asal Garut bekerja sebagai baby sitter di keluarga Alberta, baru satu bulan. Minta izin ke swalayan, Yani malah terjun bebas dari lantai 8 Universitas Maranatha Bandung, Jalan Surya Sumantri, Kamis (24/1/2008).
Majikan Yani, Alberta, mengaku kaget mendengar kematian tragis baby sitter-nya tersebut. Alberta menuturkan, sekitar pukul 09.30 WIB, Yani yang dia kenal sebagai Roroy, pamit ke swalayan Tujuh Sebelas yang juga berada di Jalan Sumantri.
“Dia minta izin sama saya untuk beli krim muka di swalayan. Tapi tiba-tiba setelah kejadian polisi datang memberi kabar mengenai kejadian ini, saya engga tahu apa-apa,” ujar Alberta saat ditemui di kampus Maranatha, Kamis (24/1/2008). Alberta sendiri beralamat di Jalan Dengder 5, Surya Sumantri, Bandung.
Dengan terburu-buru, Alberta meninggalkan kampus dan tidak mau lagi memberikan keterangan. Dia hanya mengatakan jika Yani alias Roroy baru bekerja satu bulan di rumahnya.
Menurut Kapolsek Sukasari AKP Andry Kurniawan, Yani alias Roroy merupakan janda anak dua asal Garut. Hingga saat ini belum diketahui motif bunuh diri korban tersebut. Jenazahnya sedang diotopsi di RS Hasan Sadikin, Bandung. ( ern / lom )
JAdi dua korban dari lantai 8 itu adalah ORANG KECIL, dan setelah di selidiki mereka adalah kaum pribumi asli dan hal inilah yang akan menjadi perumpamaan ke depan bahwa merekalah yang menjadi korban akibat kebijakan makro yang berpedoman pada keuntungan semata ( baca Orang Terkaya di Indonesia dan PelajaranNya)
Berkali-kali diperingatkan akan terjadinya bencana masal, berkali kali diperingatkan arti pentingnya persaudaraan, maka jika peringatan-peringantan itu tidak di indahkan, maka tunggu saja kehancuran masal tsb

Dan yang patut di waspadai adalah arah kita saat ini sebenarnya mengarah pada BUNUH DIRI, mengapa ? jawaban ini ada di artikel Misteri Bunuh Diri dan Angka 8

Cukupkah hal tsb sebagai pengingat ? coba kapan pak Harto meninggal ? tgl 27, dimana tol menuju bandara soekarno-hatta jebol tgl 8-5-2008 ini ? kilometer 26-27 tol Sedyatmo, kebetulankah atau hanya ilusi semata ….

Ilusi … lalu siapakah yang menuliskan artikel Bocah di ITC Jatuh, BBM pasti Naik di posting 2 hari menjelang tgl 8-mei-2008 di mana tol bandara Soekarno-Hatta terputus ? Lihat dan buktikan tulisan tsb dengan jelas tanpa mengubah isinya atau menambahi isinya :

Fenomena 5/5/2008 ini di tutup dengan sebuah kebakaran bus di Jakarta yang mirip dengan fenomena 22.2.2008 lalu yakni Bus Transjakarta Terbakar : Sebuah Perulangan. Selain hal tsb, maka fenomena warga inggris yang bunuh diri di atas tepat tgl 5.5.2008 tsb mengingatkan pada satu peristiwa sebelum Jakarta Banjir Besar (baca [Peringatan] Jakarta Banjir Besar Sebelum Terjadinya) Di artikel dengan tanggal yang jelas Menyambut 2-2-2007 telah tertulis masalah inggris dengan uangnya mas tommy

Sekali lagi dari penjelasan tsb termuat akan memori Menyambut 2-2-2007 yang merupakan warning beberapa hari menjelang banjir besar Jakarat (baca Peringatan Jakarta Banjir Besar Sebelum Terjadinya). Sekali lagi tersambunglah artikel artikel the untold stories yang menuju pada satu kesimpulan …

Kliping berita :

Minyak Tembus 124 Dollar AS

NEW YORK, KAMIS – Minyak terus mengamuk. Harga emas hitam ini kembali membuat rekor baru dengan menembus posisi 124 dollar AS per barrel pada perdagangan di New York Mercantile Exchange, Kamis (8/5) waktu setempat.

Minyak jenis light sweet pengiriman Juni ditutup naik 123,69 dollar AS per barrel setelah menyentuh 124,61 dollar AS. Di ICE Futures exchange, London, minyak jenis Brent ditutup pada 122,84 dollar AS per barrel.

Menurut analis, volume yang rendah membuat harga mudah didorong ke level tinggi. “Bagiku ini seperti pembelian oleh komputer,” kata Linda Rafield, analis minyak senior Platts.Beberapa investor menggunakan software komputer untuk membeli secara otomatis saat harga minyak menyentuh level tertentu. Rekor terbaru harga minyak tersebut kemungkinan dipicu oleh perintah pembelian komputer. “Tidak ada berita fundamental yang membuat pasar bergerak seperti ini,” katanya.

Menurut Rafield, momentum bullish dan ekspetasi bahwa dollar akan terus melemah terhadap mata uang utama dunia, termasuk euro, sepertinya akan terus mendorong minyak menciptakan rekor harga baru.
Sementara itu, Sekjen Organisasi Negara Pengekspor minyak (OPEC) Abdalla Salem El-Badri kembali menegaskan bahwa tidak ada kekurangan pasokan minyak di pasar, karena itu kartel ini tidak akan menaikkan produksi minyak untuk mengguyur pasar.

Banjir Lagi, Akses ke Bandara Lumpuh

TERULANG: Bus Damri mengangkut calon penumpang pesawat di Tol Bandara Km 25-27, Tangerang, Kamis (8/5). Genangan ini akibat tanggul tol jebol. Ketinggian air di kiri-kanan tol memang lebih tinggi daripada permukaan jalan.

Puluhan Penerbangan Tertunda Tiga Jam
TANGERANG – Akses tol Sedyatmo yang menghubungkan Jakarta dengan Bandara Soekarno-Hatta kembali lumpuh akibat banjir. Kali ini banjir disebabkan jebolnya dua tanggul akibat luapan rob (air pasang laut tinggi) yang berlokasi di Kampung Kamal Muara, RW 02, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

Jebolnya tanggul sepanjang 7 meter dan dua meter pukul 02.50 kemarin (08/05) itu berimbas terendamnya jalan tol di Km 25/800 hingga Km 26/700. Tinggi genangan hingga satu meter lebih dengan panjang 1,8 kilometer. Akibatnya, jalan tersebut tidak bisa dilalui kendaraan jenis sedan. Tapi, ketinggian air itu bisa diterjang truk Brimob dan TNI.

Ratusan warga yang terjebak, baik yang hendak ke Bandara Soekarno-Hatta maupun ke Jakarta, harus naik truk-truk milik Brimob Kelapa Dua dan TNI-AL. Mereka menyiapkan 10 unit.

Hingga kemarin, petugas jasa marga terus berupaya menutup jebolan tanggul dengan karung berisi pasir. Banjir yang sudah terjadi 3 kali selama 2008 itu menyebabkan penumpang pesawat terlambat. Tercatat sedikitnya 36 penerbangan domestik ke berbagai tujuan se-Indonesia dan dua penerbangan internasional ke Singapura dan Hongkong terlambat lebih dari 3 jam.

Bukan itu saja, kedatangan pesawat domestik dari berbagai bandara di tanah air juga terlambat, yakni 25 penerbangan. Kepala Cabang Utama Bandara Soekarno-Hatta Hariyanto mengatakan, pihaknya tidak menutup operasional bandara yang menjadi gerbang masuk ke Indonesia tersebut.

“Hingga sore ini (kemarin), belum ada penerbangan yang cancel (tertunda, Red). Tapi, memang mengalami penundaan hingga lebih dari 3 jam,” katanya kepada Indo Pos (Grup Jawa Pos) usai memantau kondisi banjir dengan menggunakan helikopter milik Polri bersama Administrator Bandara Herty Bakti dan Kapolres Metro Bandara Kombespol Guntur Setyanto.

Bagi calon penumpang yang terjebak kemacetan cukup parah di lokasi banjir, pihaknya telah meminta manajemen penerbangan untuk memberikan toleransi atas keterlambatan itu. “Semua maskapai telah sepakat. Dan, mereka juga bisa mengerti dan tidak ada pembatalan tiket,” terangnya.

Jadi, bila ada penumpang yang telat dan tidak bisa terbang, tiket tidak hangus dan bisa dipergunakan pada hari selanjutnya. Selain itu, dia meminta penumpang datang lebih awal agar terhindar dari kemacetan akibat banjir di satu-satunya akses masuk ke bandara itu.

Pantauan Indo Pos sepanjang hari kemarin, banyak penumpang yang menunggu, baik di terminal 1 keberangkatan dan kedatangan domestik maupun terminal 2 keberangkatan dan kedatangan internasional. Bahkan, ada penumpang yang sampai tertidur di sembarang tempat lantaran lamanya menunggu angkutan.

Akibat banjir tersebut, berbagai jalur alternatif terjadi kemacetan kendaraan hingga 5 kilometer. Begitu juga yang terjadi di jalan-jalan wilayah Kota Tangerang yang biasanya lengang kini dipenuhi berbagai kendaraan. Akibatnya, terjadi kemacetan di jalanan yang sempit itu hingga beberapa kilometer.

Hingga pukul 15.00 kemarin, ketinggian air di jalan tol tersebut 50 sentimeter. Dan, pada pukul 17.30, ketinggian air 10 sentimeter. (din/jpnn/kum)

Categories: Fenomena, Islam