Apakah berita yang menjadi sambungan dari artikel terakhir dari http://thephenomena.wordpress.com/ ? atau artikel Carrefour Pingsan Lagi, Siswa IPDN mati Lagi
Tidak ada yang aneh dengan berita tsb, namun jika di telaah lebih jauh setelah artikel Bakar Diri : Cara Lain Bunuh Diri yang menyatakan adanya perulangan terus menerus sehingga terbahas pada kasus ITC di Jakarta dan Surabaya seperti di tuliskan sbb :
Sebagaimana di sebutkan di awal, bahwa Bunuh diri dan Bakar diri di Surabaya dan Jakarta dalam waktu yang hampir bersamaan kemudian mengingatkan tahun 2007 dengan kejadian yang sama yakni Bakar Diri di Yogya si Ibu dengan Anaknya pula yang pada akhirnya menuju pada jatuh berurutan di ITC Surabaya, lalu seharusnya ada di ITC Jakarta kasus yang mirip, betulkah ada peristiwa di ITC Jakarta ?
Lho ini terlalu di hubung-hubungkan … begitulah banyak orang menyangka bahwa perulangan tsb tiada artinya sama sekali, namun dalam the untold stories hal tsb menunjukkan adanya permutasi yang luar biasa untuk di munculkan sebagai iktibar bagi manusia. Dalam kasus ITC beberapa teman (Fian) menuliskan artikel yang belum terjawab yakni Adakah Arti Dari “ITC“
Perhatikan kutipan artikel di atas yang menyatakan bahwa adanya bahasan ttg ITC yang sekali lagi ITC tsb dibahas atau ditulis ( Tulisan ini dikirim pada pada Mei 5, 2008 2:35)
Lalu apakah yang terjadi ? tidak menunggu terlalu lama maka kejadian tsb benar terjadi berulang yakni lewat pertantanyaan di atas “betulkah ada peristiwa di ITC Jakarta (yang sama dengan surabaya) ?” pasti anda teerkejut bahwa peristiwa itu memang ada dan nyata terjadi yaitu :
05/05/2008 17:45 WIB
Rafi, Korban Jatuh di ITC Fatmawati
Nala Edwin - detikcomJakarta - Korban jatuh di ITC Fatmawati diketahui bernama Rafi (6). Korban adalah warga Kebayoran Lama Jakarta Selatan.
“Korban jatuh saat berada di eskalator. Jatuh di lantai 1,” kata Kepala Bagian Sekuriti ITC Fatmawati Liil yang ditemui di lokasi kejadian, Senin (5/5/2008).
Akibat terjatuh, korban Rafi mengalami luka-luka. “Luka-lukanya tidak serius dan sudah dibawa ke rumah sakit,” ujar Liil.
Meskipun mengalami luka-luka tidak serius korban harus dijahit sebanyak 4 jahitan.
Korban Rafi, kata Liil, terjatuh saat akan menaiki eskalator di lantai 1 ITC Fatmawati. “Lokasinya sudah bersih dan tidak ada apa-apa,” urainya.
( mar / nrl )
Artinya bahwa artikel Carrefour Pingsan Lagi, Siswa IPDN mati Lagi benar berulang terjadi dan bukan ramalan atau paranormal, namun ini semua adalah fenomena yang memang terjadi untuk mengingatkan pada bangsa ini betapa banyak perulangan yang terjadi, namun manusia menganggap itu semua cuma kebetulan saja.
Sekali lagi kebetulan ini bukanlah karena kira-kira saja, namun itulah bentuk komunikasi efektif dimana semua melihat dan membuktikannya, lihat saja artikel BBM : Naik Naik ke Puncak Gunung dengan jelas artikel tsb membahas kenaikan BBM dan apa yang terjadi ?
Pemerintah Pastikan BBM Naik
Waktu dan Persentase Belum Ditentukan
JAKARTA - Pemerintah sudah tidak kuat mengikuti kenaikan subsidi bahan bakar minyak (BBM). Pilihan harus menaikkan harga BBM terpaksa diambil untuk mengantisipasi jebolnya anggaran negara yang terkuras akibat semakin membengkaknya subsidi.Bagi Presiden SBY, pilihan tersebut terpaksa diambil, meski melanggar janjinya. Sebelumnya, beberapa kali RI-1 itu bersikukuh tak akan menaikkan harga BBM bersubsidi hingga 2009. Tapi, kenaikan harga minyak dunia yang kini mencapai USD 116 per barel membuat presiden berubah pikiran.
Kepastian menaikkan harga BBM tersebut diputuskan dalam rapat terbatas sore kemarin (5/5). Hadir dalam rapat itu Menko Perekonomian Boediono, Menko Kesra Aburizal Bakrie, Menkeu Sri Mulyani, Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro, Menkominfo Mohammad Nuh, serta Menteri PPN/Kepala Bappenas Paskah Suzetta.
Rapat yang berlangsung 2,5 jam tersebut memang khusus membahas soal subsidi BBM. “Melihat situasi yang kita hadapi sekarang, dari keadaan di luar maupun situasi di dalam negeri, pemerintah segera mengeluarkan kebijakan untuk mengamankan APBN 2008 maupun 2009,” kata Boediono dalam konferensi pers usai rapat terbatas di Kantor Presiden kemarin.
Fokus kebijakan tersebut menyangkut subsidi BBM dan listrik. Akan dikeluarkan satu paket kebijakan yang terdiri atas tiga elemen yang saling terkait. “Yakni, penghematan total, kenaikan harga BBM bersubsidi secara terbatas, dan kompensasi untuk masyarakat miskin,” jelasnya.
Penghematan total, kata Boediono, mulai dilakukan. Misalnya, konversi minyak tanah ke elpiji, penghematan listrik, hingga penerapan smart card untuk premium dan solar serta penerapan kartu kendali untuk minyak tanah. Langkah-langkah penghematan akan ditingkatkan seoptimal mungkin.
Dia menyatakan, pemerintah juga akan mengoptimalkan penerimaan APBN. Termasuk, menghemat belanja negara dengan memotong anggaran di kementerian serta departemen.
Mengenai kenaikan harga BBM bersubsidi secara terbatas, Boediono tidak menjelaskan secara rinci. Namun, dia menjamin harga BBM baru nanti tetap bisa dijangkau masyarakat secara umum. “Soal waktu dan besarnya kenaikan, tunggu saja, sabar. Kalau sudah siap, akan kami umumkan,” ujar gubernur Bank Indonesia terpilih itu.
Pemerintah, kata dia, sedang menggodok program kompensasi kenaikan harga BBM. Dengan demikian, kelompok masyarakat miskin yang diprediksi mendapatkan dampak paling besar atas kenaikan harga BBM bisa diselamatkan.
Sebagian program kompensasi itu akan melanjutkan program lama seperti bantuan tunai langsung dan bantuan operasional sekolah. “Selain itu, akan disiapkan program kompensasi yang baru yang bisa meringankan masyarakat miskin,” tegasnya.
Kenaikan harga BBM nanti, jelas dia, sebenarnya tidak akan berdampak banyak. “Ini semacam realokasi subsidi. Kalau sebelumnya yang mampu ikut menikmati, sekarang khusus untuk yang tidak mampu,” katanya.
Menteri Keuangan Sri Mulyani menambahkan, besaran kenaikan harga BBM nanti memenuhi tiga hal. Yakni, harus bisa ditanggung masyarakat, pelaku ekonomi, dan sustainable terhadap APBN. “Dari sisi timing, tidak menimbulkan erosi terhadap kepercayaan atau ketidakpastian,” katanya.
Sinyal kenaikan harga BBM tersebut, menurut Sri Mulyani, memiliki arti penting agar masyarakat dan dunia usaha tahu bahwa pemerintah tidak membiarkan subsidi APBN meledak. “Kepercayaan jangan sampai merosot karena ketidakpastian subsidi,” tuturnya.
Setelah harga BBM naik, lanjut Sri Mulyani, APBN-P akan terus dipertahankan. Asumsi-asumsi yang dipakai di APBN-P, seperti harga minyak dunia USD 95 per barel dengan toleransi USD 100 per barel, akan tetap sama. “Defisit APBN juga harus di bawah 2 persen atau Rp 94,5 triliun,” katanya.
Sinyal kenaikan BBM memang sudah ditunjukkan SBY sebelumnya. SBY yang awalnya bersikukuh mempertahankan harga BBM hingga 2009, dalam sebulan terakhir mulai goyah. Apalagi setelah mendapat desakan dari sejumlah kalangan, seperti Kadin, DPR, hingga kalangan pers.
Siang kemarin, SBY mengundang pimpinan media cetak dan elektronik untuk santap siang bersama. Salah satu agenda yang dibahas adalah menyangkut subsidi BBM. Beberapa yang hadir, antara lain, Ketua Umum Serikat Pekerja Suratkabar (SPS) Dahlan Iskan (Chairman Jawa Pos Group), Pemimpin Umum Harian Kompas Jakob Oetama, CEO MNC Hary Tanoesoedibjo, Pemimpin Media Group Surya Paloh, dan Ketua Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI) Karni Ilyas (TV One).
Hadir juga sejumlah pemimpin redaksi, antara lain, Rohman Budijanto (Jawa Pos), Rosiana Silalahi (SCTV), Arif Suditomo (RCTI), dan Ramadhan Pohan (Jurnal Nasional).
Dalam pertemuan itu, SBY mengatakan persoalan sekarang bukan lagi menaikkan atau tidak menaikkan harga BBM. Perdebatan itu sudah selesai. “Sekarang kalau naik, naik berapa, komoditas apa saja, apakah 20 persen, apakah 25 persen, apakah 30 persen, dan mengapa sampai pada angka itu. Kemudian, instrumen yang menyertai itu apa saja,” kata SBY.
Menurut SBY, saat menaikkan harga BBM pada 2005 lalu, butuh waktu 2-3 minggu untuk menyiapkan kebijakan yang menyertai kenaikan harga BBM. Saat ini, kata SBY, pemerintah punya program sosial seperti bantuan langsung tunai yang bernilai triliunan rupiah. Juga program beras untuk rakyat miskin, bantuan operasional sekolah, dan askeskin atau jamkesmas.
Selain itu, lanjut SBY, juga ada bantuan tunai bersyarat, jaminan sosial bencana, Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) mandiri, dan kredit usaha rakyat dengan pola penjaminan pemerintah.
SBY lantas bercerita, beberapa waktu lalu, ada seorang businessman datang. Pengusaha itu menyatakan, kalangan menengah dan atas mampu menanggung kenaikan BBM. “Tolong presiden pikirkan rakyat miskin dan setengah miskin,” kata SBY menirukan perkataan pengusaha yang menemuinya. “Saya respek dengan yang seperti itu. Artinya, part of the solution. Mungkin, ada noise tapi that’s oke. Dalam demokrasi itu ada noise,” sambungnya.
Soal produksi minyak, menurut SBY, pemerintah menghendaki USD 1 juta per hari. Wakil Presiden Jusuf Kalla, kata SBY, telah mengumpulkan para production sharing contractor untuk mendapatkan komitmen tentang produksi minyak. “Memang dilakukan eksplorasi baru, tapi masih 2 atau 3 tahun lagi, kita bicara lifting, bicara production, bicara riset yang ada di maskapai itu,” jelasnya.
Dengan kenaikan harga minyak dunia, kata SBY, mestinya penerimaan negara makin besar. Hanya, persoalannya, subsidi negara itu berbeda. Tidak semua negara menyubsidi BBM. “Jadi, challenge kita adalah subsidi itu. Di samping masalah subsidi minyak, saya juga menggenjot produksi pangan. PLTU 10.000 megawatt juga kita kebut, tapi secepat-cepatnya 2009,” terangnya.
Sebelum ada kenaikan harga BBM, SBY ingin semua siap lebih dahulu. “Apakah ada risiko? Selalu ada. Risiko politik, sosial, keamanan, dan sebagainya. Semoga keputusan yang tidak mudah ini dirahmati dan membawa solusi bagi bangsa dan negara,” ungkapnya.
Data Penduduk Miskin Diperbarui
Sekretaris Utama Bappenas Syahrial Loetan mengatakan, pemerintah saat ini menyiapkan sejumlah skenario program kompensasi kenaikan harga BBM. “Mungkin pemerintah mempertimbangkan bagaimana daya mereka (penduduk miskin) yang sudah sedemikian rendah tersebut dibantu BLT (bantuan langsung tunai). Tapi, itu baru skenario, belum final diputuskan,” kata Syahrial di kantornya kemarin (5/5).
Untuk itu, lanjut Syahrial, pemerintah akan memperbarui data penduduk miskin yang dibuat pada 2005 dan 2006. “Itu memang seharusnya sekarang di-update kembali,” kata Syahrial. Namun, menurut dia, data tersebut masih cukup baik dijadikan patokan awal pemberian bantuan. Saat ini, pemerintah memiliki data 19,1 juta RTM (rumah tangga miskin).
Wakil Ketua Panitia Anggaran DPR Harry Azhar Azis mengatakan, jika pemerintah menggunakan skenario kenaikan harga BBM 28,7 persen pada 1 Juni, akan dihemat anggaran hingga Rp 25 triliun. “Sebagian dialokasikan untuk bantuan langsung tunai (BLT) Rp 11,5 triliun dan Rp 8,4 triliun untuk mengurangi defisit dari 2,1 persen PDB (produk domestik bruto) menjadi 1,9 persen,” jelas Harry.
Namun, Harry menyarankan agar defisit tetap berada di posisi 2,1 persen PDB. Dengan demikian, dana Rp 8,4 triliun bisa digunakan untuk program-program padat karya. “Dana tersebut, kalau untuk membayar tenaga kerja, akan membuka lapangan kerja baru hingga 700 ribu orang,” ungkap anggota Komisi Keuangan dan Perbankan DPR dari Fraksi Partai Golkar tersebut.
Salah satu simulasi kenaikan harga BBM yang sudah diterima DPR adalah harga premium dinaikkan dari Rp 4.500 menjadi Rp 6.000 per liter. Lalu, harga solar dari Rp 4.300 menjadi Rp 5.500 dan minyak tanah dari Rp 2.000 menjadi Rp 2.500. (tom/sof)
Uniknya semua yang terjadi yakni bocah ITC jatuh dan BBM naik semua terjadi tgl 5/5/2008 ini, ditambahkan dengan satu berita kejatuhan (selain bocah jatuh di ITC tadi) sebagai jawaban artikel Carrefour Pingsan Lagi, Siswa IPDN mati Lagi yang memuat :
Ya … paginya-pun masih memberi tanda dari jatuh sebagai jawaban mengapa banyak jatuh dari ketinggian
Apakah yang terjadi dengan kejatuhan yang berulang ?
05/05/2008 16:42 WIB
Terjun dari Apartemen Rasuna
Smith Konsumsi Sabu dan Ganja
Gagah Wijoseno - detikcomJakarta - Kamar Alexander Smith di Apartemen Rasuna ditemukan dalam kondisi berantakan. Antara lain ditemukan 2 kaleng bir. Menurut ahli forensik, Smith paranoid dan positif mengkonsumsi sabu dan ganja.
“Positif narkoba. Sabu dan ganja positif. Telah diperiksa urine-nya. Dia paranoid,” kata dokter ahli forensik dr Abdul Mun’im Idris di ruang jenazah RSCM, Jl. Salemba, Jakarta Pusat, Senin (5/5/2008).
Hanya itu keterangan dokter Mun’im. Hingga pukul 16.35 WIB, Mun’im dan tim masih mengotopsi jenazah Smith.
Sementara itu, di kamar jenazah RSCM juga sudah berdatangan 6 teman pria asal Inggris itu. 2 Di antaranya berkulit putih. Mereka menolak untuk diwawancarai.
“We won’t talk,” tolak bule wanita teman Smith.
Smith terjun dari lantai 21 Apartemen Taman Rasuna dan terjerembab di lantai 5. Saat jatuh, Smith masih mendekap laptopnya. Smith terjun setelah curhat melalui email kepada keluarganya.
( ana / asy )
Lalu apakah yang di harapkan dari fenomena si kembar 5/5/2008 ini, setelah jatuh 2x ?, baca
05/05/2008 23:29 WIB
Bus Mayasari Ludes Terbakar di Tol Cikampek
Ramadhian Fadillah - detikcomJakarta - Sebuah bus Mayasari terbakar habis di Tol Jakarta Cikampek. Untungnya tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini, namun arus kendaraan menuju Cikampek tersendat mulai dari Km 25.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 22.35 WIB di kilometer 28 arah Cikampek, Senin (5/5/2008).
“Saat ini sebuah mobil pemadam kebakaran telah berada di lokasi,” ujar petugas Tol Cikampek, Gunarto saat dihubungi lewat telepon Senin pukul 23.20 WIB.
Menurut Gunarto dari pengakuan supir bus, penyebab kebakaran diduga akibat korsleting pada bagian dashboard. “Saat itu bus sedang berhenti di titik peristirahatan dan tidak ada penumpangnya,” tandasnya.
( rdf / ndr )
Fenomena 5/5/2008 ini di tutup dengan sebuah kebakaran bus di Jakarta yang mirip dengan fenomena 22.2.2008 lalu yakni Bus Transjakarta Terbakar : Sebuah Perulangan. Selain hal tsb, maka fenomena warga inggris yang bunuh diri di atas tepat tgl 5.5.2008 tsb mengingatkan pada satu peristiwa sebelum Jakarta Banjir Besar (baca [Peringatan] Jakarta Banjir Besar Sebelum Terjadinya) Di artikel dengan tanggal yang jelas Menyambut 2-2-2007 telah tertulis masalah inggris dengan uangnya mas tommy