Madiun : Bunuh Diri yang Aneh

By thephenomena

Pendahuluan

Kejadian demi kejadian seakan saling mengisi dari terakhir artikel Aneh, Para Turis Banyak Sial Di Bali dimana menunjukkan kesialan turis Amerika di Bali yang naik Helikopter dan setelah itu-lah kejadian Pesawat Latih jatuh di TMII :

Minggu, 27 Apr 2008,
Nyungsep di Halaman Museum Soeharto

JAKARTA – Tingkat keselamatan pesawat latih di Indonesia masih rendah. Kemarin pesawat jenis Cesna A 2005, warna biru putih yang bergabung dalam Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) mengalami kecelakaan. Pesawat itu mendarat tak sempurna saat pilot berusaha melakukan pendaratan darurat di Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Kejadian tersebut berlangsung di siang bolong, tepatnya pukul 11.50. Pesawat nyungsep di halaman rumput Museum Purna Bhakti Pertiwi, yang berada di kompleks TMII. Museum itu identik dengan almarhum mantan Presiden Soeharto. Sebab, di museum itulah dipajang cenderamata kebanggaan presiden kedua RI itu.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan pesawat tersebut. Pilot Arif Hidayat, 31, hanya terluka ringan. Dia menjadi awak tunggal dalam pesawat sial itu. Untungnya, pesawat itu tidak jatuh atau mendarat darurat di anjungan wisata rumah Nusantara yang sedang penuh pengunjung. Kemarin wisatawan lumayan banyak karena Sabtu.

Menurut saksi mata, karyawan Museum Purna Bhakti Pertiwi, TMII, Sambodo Budi S, 48, saat itu dia akan makan siang. Dia melihat pesawat itu berputar-putar di atas TMII lalu jatuh di halaman museum.

Saat Sambodo mendekat, muncul pilot Arif Hidayat. Rupanya pilot yang mengenakan kaus biru dan celana jins hitam berhasil keluar begitu pesawat jatuh. “Tidak ada percikan api pada pesawat,” ujar pria berseragam abu-abu itu.

Danlanud Halim Perdanakusumah Marsma Boy Syahril Qamar mengatakan, penerbang adalah warga sipil, bukan dari TNI-AU. “(Walaupun sipil) Arif Hidayat dibawa ke POM AU untuk diperiksa,” ujarnya.

Berdasarkan informasi, Cesna A2005 itu lepas landas dari lapangan terbang Halim Perdanakusumah menuju lapter Pondok Cabe, Tangerang.

Setelah take off, mesin rusak sehingga pilot berusaha mengendalikan pesawat dengan memanfaatkan angin. Pesawat berputar-putar mengelilingi TMII untuk mencari lokasi mendarat darurat.

Saat mencari lokasi layak darat, pesawat latih tersebut menabrak penangkal petir yang tertancap di atas baliho TMII milik Pemda DKI. Baliho itu berada di perempatan lampu merah TMII.

Pilot berusaha mendaratkan pesawat di halaman di dekat parkir museum. Pesawat lantas menabrak pagar pembatas museum dan menyambar pohon pisang serta sawo kecik. Pesawat mendarat dengan posisi roda depan dan roda belakang bagian kanan menyentuh tanah.

Bodi pesawat bagian depan ringsek. As roda patah dan kaca depan berantakan. Satu kendaraan operasional Dinas Pemadam Kebakaran TMII diturunkan. “Kita antisipasi jika ada percikan api. Tapi, sejauh ini tidak ada api,” ujar Danru Pos TMII Margono kepada Indo.Pos.

Lima menit setelah pesawat jatuh, petugas Polsek Cipayung datang untuk melakukan penyelidikan. Petugas membentangkan police line di sekitar lokasi kejadian. Areal di atas rumput itu pun dijaga ketat jajaran TNI-AU.

Warga, pengunjung TMII, dan pengguna jalan raya penasaran dan ingin melihat evakuasi bangkai Cesna tersebut. Sekitar pukul 14.30, pihak perusahaan pesawat dibantu jajaran TNI-AU mengevakuasinya. Bahan bakar pesawat dipindahkan ke jeriken. Hal itu dilakukan untuk menghindari bahaya kebakaran. Kedua sayap pesawat juga dilepas untuk memudahkan evakuasi.

Ketua TIM SAR Nasional Hadi Tugiman mengatakan, jika dilihat posisinya, pesawat itu bukan jatuh. Sang pilot berusaha mengendalikan pesawat dan mencoba mendaratkannya dengan darurat. “Pilotnya shock dan belum bisa dimintai keterangan,” ujarnya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombespol I Ketut Untung Yoga Ana mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan awal adanya pesawat latih yang jatuh di kawasan TMII. Dia bersama Polres Jakarta Timur masih mengumpulkan data-data informasi di lokasi kejadian. “Baru kemudian melakukan penyelidikan bersama pihak lain untuk mengetahui penyebab jatuhnya pesawat itu,” tutupnya. (ibl/ind/tof)

Sebenarnya pesawat cessna jatuh adalah hal yang lumrah di Indonesia terbukti banyaknya kejadian tsb antara lain :

Senin, 17 Mar 2008,
Coba Mesin, Pesawat Jatuh

TANGERANG – Pesawat latih swayasa jenis Pelikan bernomor kabin PK-SKI jatuh dari ketinggian sekitar 500 meter di Villa Pamulang, Tangerang, sekitar pukul 07.30 WIB. Pesawat bermesin tunggal itu jatuh menghujam atap rumah warga perumahan setempat.

Pilot pesawat Twin Otter milik Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) itu pun tewas di tempat. Kondisi tubuhnya beserpihan. Dia adalah Ir Herudi Kartowisastro, kakek enam cucu berusia 63 tahun. Sedangkan warga yang atap rumahnya ambrol lolos dari maut.

Sabtu, 17 Nov 2007,
Pesawat Malaysia Terbalik di Bangka
Pesawat latih Cessna 172 N milik Malaysia jatuh terbalik dengan posisi roda menghadap ke atas di Pantai Pesaren, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung (Babel), sekitar pukul 13.20 kemarin (16/11).

BANGKA – Diduga mengalami kerusakan mesin, pesawat latih bermesin tunggal Cessna 172 N milik Malaysia mendarat darurat di Pantai Pesaren, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung (Babel), sekitar pukul 13.20 kemarin.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu karena pesawat tidak meledak meski posisi roda menghadap ke atas. Saat ini, kedua awaknya – Mohammad Razib, 25, dan Mohammad Nor Aiman, 25, warga Malaysia- dibawa ke Markas Polda Babel untuk menjalani pemeriksaan.

Minggu, 08 Apr 2007,
Lost Power, Cessna Nyungsep

Kecelakaan udara juga terjadi kemarin. Pesawat latih jenis Cessna 172-P nyungsep ke areal persawahan di Tangerang. Meski tidak menelan korban jiwa, dua di antara tiga awak pesawat terluka parah.

Cessna milik Alfa Flying School (AFS) itu sedianya mendarat di Halim Perdanakusumah Jakarta. Setelah 35 menit lepas landas dari tempat latihan landasan Budiarto, Curug, muncul masalah di mesin. Pilot Bangkit Santoso, 40, berusaha mendarat darurat. Tapi, pendaratan tidak mulus dan pesawat jatuh di kawasan Perumahan Nirwana Ciputat Indah.

Sekali lagi tidak ada yang aneh dari kejadian jatuhnya pesawat latih itu, namun jika kita tengok beberapa saat sebelumnya dimana terdapat Ikon Ibu Kota Terbakar , maka hal tsb adalah rangkaian dari siklus siklus yang aneh …

Tengok saja pak Wapres yang heli-nya ngadat, kemudian Grand Hotel Indonesia terbakar, lalu di Bali turis pada sial, hingga saat ini munculah kejadian di pesawat cessna jatuh di TMII (lambang kebanggaan Indonesia) dimana dengan jelas mengarah pada tokoh Pak Harto

Masih ingat dengan artikel Fenomena Guru Porno, Selingkuh dan Bunuh Diri yang dengan jelas memuat tulisan ibu Ketua MPR meninggal tgl 22-01-2008 lalu dengan di ikuti 2 kejadian pada hari yang sama yakni bunuh diri ?

Setelah itu kejadian apakah yang terjadi ? pak Harto meninggal dunia tgl 27-01-2008 (baca [Misteri Kematian Soeharto] Ada apa di balik Kematian Soeharto?) Atau 5 hari setelah kematian ibu Ketua MPR, maka pak Harto di panggil Oleh yang Maha Kuasa (baca [Misteri Kematian Soeharto] Mengapa Tepat pkl 01.10 PM ?

Lihat-lah setelah bahasan bahasan ttg kasus Bunuh diri berkelanjutan …yang memuat permintaan atas pengingatan kembali atas meninggalnya ibu Ketua MPR tsb dimana saat itu pak KEtua MPR akan menikah lagi, maka saat ini sebagai kelanjutan dari hikmah ibu Ketua MPR meninggal, maka berikutnyanya muncul ingatan atas kematian Pak Harto lewat :

Minggu, 27 Apr 2008,
Nyungsep di Halaman Museum Soeharto

JAKARTA – Tingkat keselamatan pesawat latih di Indonesia masih rendah. Kemarin pesawat jenis Cesna A 2005, warna biru putih yang bergabung dalam Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) mengalami kecelakaan. Pesawat itu mendarat tak sempurna saat pilot berusaha melakukan pendaratan darurat di Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Agak berbeda dengan pak Harti yang terus menduda, maka pak Ketua MPR ini tidak terlalu lama untuk menduda yang di iringi dengan maraknya kasus bunuh diri di masyarakat dan kasus bayi-bayi (baca Bayi Mati Akibat Gizi Buruk, Sebuah Pertanda)

Madiun : Bunuh Diri yang Aneh

Seakan ingin menegaskan dua hal yang patut menjadi perhatian yakni kasus bunuh diri dan kasus anak, maka terjadilah kasus bunuh diri yang aneh di bawah ini :

* Dinilai Kasus Bunuh Diri Langka
JOMBANG – SURYA
, Warga di sekitar traffic light dekat terminal bus Kepuhsari, Jombang, tepatnya di depan Taman Tirta Wisata, gempar, Minggu (27/4) siang. Seorang lelaki usia 40 tahunan nekad bunuh diri dengan menusuk tubuh dan lehernya dengan pisau berkali-kali hingga tewas.

Peristiwa harakiri itu sama sekali tidak terduga. Awalnya, bus nopol W 6260 PU jurusan Surabaya-Jogjakarta yang dikemudikan Kusno, 42, asal Surabaya, sekitar pukul 10.30 WIB memasuki terminal Kepuhsari.

Seperti biasa, bus transit beberapa saat untuk menurunkan dan menaikkan penumpang. Saat itulah, seorang lelaki berbadan agak gemuk, naik bus tersebut. Lelaki itu duduk dekat sopir, tepatnya di atas kap mesin bus.

Awalnya sama sekali tak ada yang mencurigakan. Hingga akhirnya Kusno mulai menjalankan busnya meninggalkan terminal. Saat itu, kernet bus, Sayuti, berdiri di samping lelaki misterius tersebut. Sayuti bertanya kepada lelaki itu, kemana tujuannya.

Sepintas Sayuti mendengar kata ‘Madiun’ dari mulut lelaki tersebut. Namun setelah itu, lelaki itu ngomel seakan menggerutu kepada Sayuti maupun Kusno.

“Melihat gelagat seperti itu, jangan-jangan orang ini hanya bikin masalah dan nggak mau bayar. Maka dia saya minta turun saja di traffic light tak jauh dari terminal,” kata Kusno dibenarkan oleh Sayuti, usai kejadian menghebohkan itu. Maka, ketika bus berhenti saat lampu merah traffic light menyala, Kusno memaksa lelaki tersebut turun.

Tak disangka-sangka, tiba-tiba lelaki itu mengeluarkan sebilau pisau dari balik bajunya. Tak urung Kusno dan Sayuti yang melihat itu kaget dan mengantisipasi kemungkinan orang itu berbuat kekerasan.

Tetapi Kuno dan Sayuti salah. Hanya dalam hitungan detik, tanpa mengeluarkan sepatah katapun, lelaki itu justru menghunjamkan pisau itu ke perutnya berkali-kali secara membabi-buta. Semua penumpang menjerit melihat pemandangan sadis itu. Perut lelaki itu entah berapa kali ditusuknya.

Dengan luka parah, lelaki itu masih bertahan dengan memegangi perutnya. Penumpang makin menjerit histeris, ketika lelaki itu mengarahkan pisaunya ke lehernya dan menusukkannya berkali-kali.

Seketika itu darah mengucur deras dan menggenangi lantai bus bagian depan. Hanya dalam hitungan detik, lelaki agak tambun itu kemudian roboh bersimbah darah.

Kejadian harakiri itu berlangsung sangat cepat, terjadi ketika bus berhenti saat traffic light menyalakan lampu merah. Setelah berkali-kali menjerit histeris, para penumpang pun semburat keluar bus.

“Kami yang ada di dalam bus langsung semburat. Untung di dekat stopan (traffic light) ada pos polisi, kernet dan sopir segera melaporkan,” kata Sujianto, 40, kondektur bus.

Mendengar keributan itu, beberapa polisi mendatangi lokasi kejadian, dan mengevakuasi korban. Bus kemudian juga diamankan di Mapolres Jombang. “Untuk sementara kita belum mengetahui motif korban kenapa nekad bunuh diri seperti itu. Apalagi kita juga tidak menemukan identitasnya,” kata AKP Irfan, Kasatreskrim Polres Jombang.

Mayat lelaki misterius itu hingga tadi malam masih ada di RSUD Jombang.

Kasus Langka

Psikolog Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Dra Hamidah MSi PSi mengatakan kasus bunuh diri dengan mempertontonkan kepada orang lain itu tergolong langka terjadi. Biasanya, bunuh diri dilakukan oleh orang-orang yang tidak melihat ada jalan keluar untuk masalah yang dihadapi atau tidak ada orang yang bisa membantunya untuk memecahkan masalahnya. “Dan itu biasanya dilakukan secara sembunyi-bunyi,” kata Hamidah, saat dikonfirmasi, Minggu.

Karena langka terjadi itulah, sampai saat ini belum ada istilah psikologi untuk bunuh diri di depan banyak orang seperti kasus di Jombang itu.

Hamidah menduga pada kasus ini korban mengalami depresi akut. Penyebabnya macam-macam, bisa karena masalah hubungan dengan anggota keluarga atau masalah lain yang membuatnya melihat negatif dirinya sendiri. “Namun untuk memastikan itu butuh observasi mendalam,” katanya.

Hamidah menduga si korban ini sudah melalui fase menyendiri dan menutup diri sebelum akhirnya mengambil keputusan di luar kendalinya. Kenekatannya mengakhiri hidup di depan banyak orang kemungkinan besar si korban merasa tidak diterima, dikucilkan, atau tidak dianggap oleh anggota keluarganya. Dengan mempertontonkan pada orang lain, dia ingin menarik perhatian orang. “Jadi pada kasus ini kemungkinan memang karena depresi yang dialami sudah akut,” tukas Hamidah. st8/k1

PErhatikan yang di ucapkan bapak yang bunuh diri tsb yakni

“Sepintas Sayuti mendengar kata ‘Madiun’ dari mulut lelaki tersebut. Namun setelah itu, lelaki itu ngomel seakan menggerutu kepada Sayuti maupun Kusno.”

Satu kata yakni Madiun …. ada apakah madiun yang telah dibahas di pendahuluan yakni dua kasus menonjol yakni bunuh diri dan anak-anak ….

Sekali lagi ada apakah di madiun yang kaitannya dengan anak-anak sebagai ucapan terhubung dari sang Bapak yang bunuh diri tsb ? Tepat dini hari sebelum si Bapak Bunuh diri, maka muncul bayi mati di pohon, berikut beritanya :

Senin, 28 Apr 2008
Mayat Bayi Tergantung di Pohon

Diduga Baru Lahir
MADIUN – Warga RT 7/RW 2, Desa Banyukambang, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, gempar. Sesosok mayat bayi ditemukan di dalam tas anyaman plastik tergantung di sebuah pohon johar dekat sungai desa tersebut kemarin (27/4) sekitar pukul 00.30.

Penemuan orok tidak bernyawa itu membuat warga setempat penasaran. “Warga langsung keluar bahkan sampai jam 02.30,” ujar salah seorang warga saat menyaksikan olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan petugas Polsek Wonoasri, kemarin.

Sukar, 40, saksi yang pertama menemukan mayat bayi dalam tas itu mengungkapkan, waktu itu dia hendak pulang ke rumah dari mencari katak di sawah. “Saya mau pulang, namun ada tas menggantung di pohon,” katanya.

Karena penasaran lalu dia memegang tas anyaman plastik warna biru putih yang menggantung setinggi sekitar 1,5 meter itu. Setelah menggerayangi bagian luar membuatnya semakin bertanya-tanya isi di dalamnya. “Saya pikir teman saya mengerjai saya dengan mengisi ular di tas itu,” ujarnya ditemui wartawan koran ini di TKP.

Karena segera ingin tahu isi tas tersebut dia langsung menurunkan tas itu dan meletakannya di tanah. Satu per satu isinya dibuka, mulai dari tas kresek warna hitam dan selembar kain. “Setelah, membuka kain dan saya terangi dengan lampu yang saya bawa, ternyata isinya bayi,” jelasnya.

Spontan dia berteriak dan terbirit-birit lari ke rumah ketua RT setempat. Selanjutnya ketua RT melapor ke kades dan diteruskan ke mapolsek setempat. Petugas yang tiba di TKP langsung membawa mayat bayi itu ke RSD Kabupaten Madiun untuk diotopsi.

“Pelaku dan motifnya masih dalam proses penyelidikan,” jelas Kapolsek Wonoasri AKP Mudjari mendampingi Kapolres Madiun AKBP Andhi Hartoyo, kemarin.

Sementara itu, informasi dari RSD Kabupaten Madiun menyebutkan bayi itu diduga baru lahir. Itu terlihat dari tali pusarnya yang masih menempel dan juga dalam tubuhnya masih ada bercak darah. “Beratnya 1,5 kilogram dan panjangnya 40 sentimer,” ujar salah seorang dokter jaga yang tidak mau disebut namanya. (fik/sad)

Anehnya bayi mati tsb adalah bertempat yang sama dengan ucapan si bapak yang bunuh diri di dalam bus dan ingatlah bus tsb jurusan Surabaya-Yogyakarta dimana di yogya situlah si ibu Ketua MPR meninggal dunia :

PKS-Jaksel: Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Telah berpulang ke rahmatullah Ibu Kastian Indriawati (46), istri dari Ketua MPR RI, Dr. Hidayat Nurwahid, pada hari Selasa (22/1) dini hari pukul 00.49 WIB di RS Jogya International Hospital (JIH), Jawa Tengah.

“Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Telah meninggal ibu Kastina, istri Hidayat Nurwahid, Ketua MPR,” kata Presiden PKS Tifatul Sembiring kepada detikcom.

Rencananya jenazah akan dimakamkan pada pukul 14.00 di TPU Kebon Dalem, Prambanan, Klaten, Jawa Tengah.

Segenap Keluarga Besar PKS-Jaksel menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam dan mendoakan semoga almarhumah diterima di sisi-Nya.

Perhatikan sekali lagi dan seakan ingin mengingatkan pada elit negeri ini akan bahayanya bunuh diri dan korban anak-anak, maka jangan sampai fenomena tsb menjadi nyata dalam arti kebijakan para elit saat ini ibarat bunuh diri bagi anak-anak kelak sebagaimana ilustrasi hikmah [Misteri Kematian Soeharto] Mengapa Tepat pkl 01.10 PM ?

Kapan pak Harto meningal ? tgl 27 dan tgl itulah bunuh diri langka terjadi beserta bayi perempuan mati di tiang pohon …. aneh bukan ? … lebih aneh lagi sinyalemen dari artikel [Misteri Kematian Soeharto] Mengapa Tepat pkl 01.10 PM ? yang memuat warning

KONDISI MASYARAKAT SAAT INI ADALAH KEHILANGAN PEMIMPIN YANG DI TELADANI, SEMUA MASYARAKAT SAAT INI IBARAT BAYI BERKEPALA DUA YAKNI KEMAMPUAN TERBATAS (SATU TUBUH) NAMUN MAUNYA BANYAK, SEHINGGA SALING REBUT, SIKUT DAN BERSAING TIDAK SEHAT

Nanti mereka yang saat ini menjadi bayi, giliran berikutnya menjadi pimpinan yang pada akhirnya generasi penerus hancur !. Sekali lagi jika hal ini tidak diperhatikan, maka kembali sang Maha Kuasa mengirimkan peringatan lewat kematian pak Harto yang tepat kl 0110 PM ? Apakah arti ini ? tidak lain mengingatkan pada kita semua kehancuran di depan jika kita mau berubah

Lihat-lah semua pada mahal :

Harga Minyak Mentah Dunia Hampir Sentuh US$ 120
Senin, 28 April 2008 | 09:24 WIB

TEMPO Interaktif, Perth:Harga minyak mentah dunia mencapai rekor tertinggi baru US$ 119,93 per barel pada hari ini.

Alasannya, penutupan pipa minyak utama di Inggris dan kekacauan di Nigeria, sehingga timbul kekhawatiran terhadap pasokan. Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran juga mendorong melambungnya harga minyak.

Minyak mentah jenis light crude Amerika untuk pengiriman bulan Juni naik 88 sen menjadi US$ 119,40 per barel. Minyak mentah jenis Brent Londong naik 66 sen menjadi US$ 117 per barel.

Lalu negeri maju-pun pada antre beras …

Minggu, 27 Apr 2008,
Di AS, Beli Beras Sampai Dijatah

SACRAMENTO – Kepanikan akibat kenaikan harga beras tak hanya terjadi di Indonesia atau Asia Tenggara. Kepanikan itu juga menyentuh kekuataan ekonomi raksasa Amerika Serikat. Di beberapa negara bagian, harga beras impor dari Asia menanjak. Akibatnya, para konsumen panik dengan memborong berkarung-karung beras.
Sampai-sampai, ada supermarket yang membatasi pembelian beras.

Konsumen beras di Sacramento, California, memborong beras begitu melihat harga terkerek. “Ketika orang melihat harga naik USD 2-USD 3, mereka mulai gila-gilaan memborong beras, 10 kantong, 15 kantong,” kata Cu Van, manajer Goldstar Supermarket di Sacramento, Kamis (24/4), dikutip McClatchy Newspapers. Setiap kantong itu seberat 50 pon (sekitar 22,7 kg).

Kenaikan harga memang bisa sangat tajam. Beras Jasmine dari Thailand, misalnya. Kantong 50 pon naik dua kali lipat dari harga USD 20 menjadi USD 40 atau dari Rp 184 ribu ke Rp 368 ribu. Konsumen utama beras di AS adalah warga keturunan Asia dan restoran-restoran Asia.

Selain di Sacramento, menurut Philadelphia Inquirer, kenaikan harga beras meresahkan konsumen di Philadelphia, San Fransisco, dan Utah, serta di kawasan lain konsentrasi warga Asia-Amerika.

Naiknya harga beras Thailand itu memang memicu kenaikan semua komoditas makanan di tingkat global, seperti kedelai, gandum, jagung, dan aneka produk susu. Pakar menyebut kenaikan harga itu terjadi karena naiknya permintaan akibat bergairahnya ekonomi Asia, tetapi tak diimbangi dengan pasokan yang cukup. Negara pengekspor beras utama, seperti Australia, tak mengalami panen yang bagus.

Selain itu, kenaikan permintaan kedelai dan jagung untuk membuat biofuel juga meningkat. Muncul kritik, tak etis menggunakan bahan makanan untuk bahan bakar saat pasokan terbatas.

Karena kekhawatiran pasokan kian terbatas, sampai-sampai ada supermarket di AS yang membatasi pembelian. Supermarket Costco Wholesale di Mountain View, California, membatasi pembelian beras kepada konsumen. Berapa jatah jumlah yang bisa dibeli dilihat dari catatan pembelian beras sebelumnya.

Ketika para konsumen resah, bagi petani beras California, keadaan itu anugerah. Harga beras lokal Amerika naik sekitar 50 persen sejak Februari menjadi USD 20 untuk 100 pon. Harga beras lokal yang bentuknya lebih panjang itu memang murah. Sebab, hanya cocok untuk nasi goreng. Bila ditanak, tak bisa menyatu satu sama lain.

Kenaikan harga itu juga menggairahkan petani AS untuk menanam padi. Petani California sekarang sedang musim tanam. Lahan seluas 222.172 hektare di Lembah Sacramento ditanami padi (ini sepertiga lahan padi di Jatim yang 767.977 hektare). Penanaman diperkirakan bernilai sekitar USD 500 juta (sekitar Rp 4,6 triliun). Menurut San Francisco Chronicle, panennya diperkirakan 4 miliar pon (1,8 juta ton). Sebanyak 40 persen produk diekspor ke Turki, Korsel, dan Jepang.

Untuk bercocok tanam, mereka menggunakan cara sangat modern. Yakni, tanah yang luas digemburkan, lantas digenangi air. Untuk menyebar benih, mereka menggunakan pesawat, tak ditanam satu per satu. (roy)

Jika semua pada terbatas yang pada akhirnya terjadi benturan atau tabrakan di masyarakat akibat sumber daya yang semakin menipis, maka fenomena ini tergambarkan dalam waktu yang tepat yakni tgl 27.04.2008 dimana bunuh diri langka dan bayi mati sebagaimana di bahas di atas, dengan hikmah masa depan bangsa ini jika tidak mau berubah … maka inilah akibatnya :

Terbawa Arus, Dua Kapal Tabrakan

SURABAYA – Sebuah kapal kargo bertabrakan dengan kapal penumpang di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak, kemarin (27/4). Meski tak ada korban jiwa, insiden itu membuat kedua salah satu kapal mengalami kerusakan sangat berat.

Peritiwa yang terjadi sekitar pukul 10.00 itu terjadi antara KMP Labobar dengan KM Dharisti Putra (kapal kargo). Pantauan Jawa Pos kemarin siang, KMP Labobar mengalami kerusakan di bagian buritan (belakang) kapal. Sedangakn KM Dharisti Putra mengalami kerusakan parah di bagian depan kapal.

Menurut Perwira Jaga Adpel Arifien, tabrakan itu bermula ketika kapal Labobar yang dinakhodai Captain Abd Ghani datang dari Jakarta. Kapal itu hendak menuju Gapura Surya, Pelabuhan Tanjung Perak. “Ketika itu, Kapal Labobar sudah dipandu TB Martha Indah yang dikemudikan Agus Pudjoutomo,” katanya.

Setelah berada pada posisi out of ship, seluruh pengoperasian KMP Labobar pun diambil alih TB Martha Indah. Saat itulah KM Dharisti Putra yang dinakhodai Aswin tiba-tiba muncul dari arah Pelabuhan Kalimas. “KM Dharisti Putra yang hendak menuju Sampit itu terus bergerak ke arah KM Labobar,” terangnya.

Pengakuan Aswin kepada Arifien, KM Dharisti Putra yang dikemudikannya bergerak tak terkendali ke arah KMP Labobar. Alasan Aswin, arus laut yang begitu kuat membuat dirinya tak bisa menguasai kendali kapal. “Akhirnya, bagian depan KM Dharisti Putra menabrak buritan KM Labobar,” terangnya.

Ketika tabrakan terjadi, sekitar 281 penumpang kapal langsung panik. Pasalnya tabrakan tersebut menimbulkan getaran yang cukup keras. “Saya langsung berlari menuju anjungan,” kata Muladi, seorang penumpang kelas ekonomi.

Muladi melihat sebagian KM Dharisti Putra sudah menabrak bagian buritan KM Labobar. Beruntung kepanikan penumpang dapat mereda setelah petugas kapal memastikan KM Labobar dalam kondisi baik-baik saja. “Akhirnya kami diturunkan di Pelabuhan Tanjung Perak sekitar pukul 10.00,” terangnya.

Akibat tabrakan tersebut KM Labobar mengalami penundaan keberangkatan. Kapal milik Pelni dengan rute Jakarta – Surabaya – Papua itu hingga pukul 15.00 belum diberangkatkan. Sebanyak 941 penumpang dari Surabaya pun terlantar bersama 281 penumpang yang berasal dari Jakarta. Kebanyakan mereka memilih duduk lesehan di ruang tunggu dermaga Gapura Surya, Pelabuhan Tanjung Perak. (ded/fat)

Kebetulan yang aneh bukan ? dimana pak Harto meninggal, sehari sebelumnya nya pesawat cessna jatuh di halaman museum pak Harto, lalu tepat tgl 27-nya untuk mengingatkan artikel [Misteri Kematian Soeharto] Mengapa Tepat pkl 01.10 PM ? maka munculah kejadian langka, unik dan aneh ….


Kliping berita
:

Bayi Perempuan Digantung Di Pohon Buat halaman ini dalam format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail
Monday, 28 April 2008
Madiun – Surya-Penemuan mayat bayi perempuan yang baru dilahirkan menggegerkan warga Desa Banyu Kambang, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, Minggu (27/4) dinihari pukul 01.30 WIB. Bayi tersebut digantung di pohon di pinggiran irigasi desa tersebut dan dimasukkan dalam sebuah tas warna biru.
Mayat bayi itu ditemukan warga setempat, Sukar, 40, yang sedang mengecek saluran irigasi di sawahnya. Ia penasaran ketika melihat benda mencurigakan tergantung di pohon. Ketika tas itu dibuka, ternyata berisi mayat bayi perempuan.”Tas itu sebenarnya sudah ada di pohon itu sejak maghrib kemarin (Sabtu malam, 26/4). Tapi sampai tengah malam kok masih ada, maka saya memberanikan diri mengeceknya. Nggak tahunya isinya mayat bayi. Saya langsung lapor ke perangkat desa,” kata Sukar kepada Surya, Minggu.
Polisi kemudian melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), kemudian membawa mayat bayi yang dibungkus kain putih dan berlumuran darah itu ke RSU Panti Waluyo, Caruban, Kabupaten Madiun.

Kapolsek Wonoasri AKP Mudjari mengatakan, melihat kondisinya bayi itu baru dilahirkan, karena ari-arinya masih utuh. Meski berdasarkan hasil visum tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas penganiayaan, bayi itu diduga sengaja dibuang orangtuanya. Kematian bayi itu, kata Kapolsek, kemungkinan karena kedinginan dan kekurangan asupan makanan.

“Kami masih menyelidiki kasus ini untuk mengungkap siapa ibu kandung bayi yang tega berbuat seperti itu, termasuk mencari warga sekitar yang baru melahirkan atau hamil sebelumnya,” tandasnya.
Hingga Minggu malam, polisi belum menemukan titik terang mengenai kasus ini. Berdasarkan hasil penyelidikan petugas, di Desa Banyu Kambang dan sekitarnya juga tidak ditemukan warga yang sebelumnya hamil tua.

Kasat Reskrim Polres Madiun AKP Muhammad Zaini menduga bayi tersebut hasil hubungan gelap yang tidak diharapkan kelahirannya. “Dari keterangan beberapa saksi dan warga sekitar, tidak ada warga desa itu dan sekitarnya yang diketahui hamil tua. Bisa jadi bayi tersebut dibuang oleh orang yang berasal dari luar daerah itu, karena lokasi penemuannya dekat dengan jalan raya,” katanya.

Sampai saat ini mayat bayi perempuan tersebut masih disimpan di kamar mayat RSU Panti Waluyo, Caruban, Kabupaten Madiun, untuk kelanjutan proses penyelidikan. st14