Aneh, Para Turis Banyak Sial Di Bali
Entahlah kebetulan atau tidak pada bulan april 2008 ini tercatat kejadian beruntun yang menimpa para turis asing di bali dalam sebuah kecelakaan, ambil berita terbaru :
Dan sebelumnya-pun terjadi kecelekaan pula yang menimpa turis asal korea :
Selasa, 15 April 2008 02:04 WIB
![]()
Jenazah Uka Yomi<!–
()–>
Metrotvnews.com, Nusa Dua: Seorang wisatawan asal Korea tewas di Pantai Nusa Dua, Bali, Senin (14/4). Uka Yomi, 40 tahun, terluka serius di kepala. Jenazah Yomi kini disemayamkan di Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah, Denpasar.
Saksi mata menuturkan korban sebelumnya tengah bermain parasaling. Sekejap, angin kencang datang. Korban pun terhempas ratusan meter. Dia membentur bebatuan dan pepohonan di pantai hingga akhirnya tewas.(**)
Dimana pada bulan April-2008 di susul turis asal jepang
Flying Fish Terbalik, Turis Jepang Tewas
Sabtu, 19 April 2008 – 19:17 wibNUSA DUA – Permainan wisata bahari di Tanjung Benoa, Bali, kembali makan korban. Seorang turis asal Jepang, Fushida Aki (21) tewas setelah flying fish yang ditumpanginya terbalik.
Naas bermula saat Fushida Aki dan suaminya, Fushida Osamu, asik bermain flying fish di perairan Tanjung Benoa, Sabtu (19/4/2008).
Setelah melakukan transaksi dengan pemilik flying fish dari PT Bali Cipta Arum, sejoli itu lantas siap menikmati permainan.
Pihak pengelola lantas menyiapkan dua orang, yakni Edi Yusman sebagai instruktur dan Komang Wirata selaku driver flying fish. Begitu siap, flying fish lantas ditarik oleh speed boat berkecepatan tinggi melawan arah angin. Flying fish pun melayang setinggi dua meter di atas permukaan air.
Namun, tanpa diduga saat itu muncul angin dengan kecepatan tinggi dan membuat flying fish terpental dan terbalik menghujam laut. Semua penumpang pun terlempar hingga membuat Fushida Aki tewas di tempat kejadian. Sedangkan suaminya mengalami patah pada lengan kirinya.
Oleh polisi, korban akhirnya dibawa ke sebuah rumah sakit di Denpasar. Sedangkan pengemudi yang selamat masih diperikasa secara intensif di markas PolAir Polda Bali. “Ada indikasi kecelakaan tersebut terjadi karena human error,” kata Direktur PolAir Polda Bali AKBP Oka C Eswara.
Dengan demikian sudah tiga kejadian turis sial di bali pada bulan April-2008 ini yaitu Turis AS : 23-April-2008, Turis Jepang : 19-April-2008 dan Turis Korea 14-April-2008, Ada apakah ini ?
Secara keseluruhan hal ini adalah fenomena cukup unik dimana di barengi dengan Ikon Ibu Kota Terbakar yang terjadi tgl 17-April-2008
Kamis, 17 April 2008 19:04 WIB
![]()
Hotel Grand Indonesia Terbakar.<!–
()–>
Api yang membakar Hotel Grand Indonesia di Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, sekitar pukul 17.20 WIB sudah padam. Aparat keamanan kini telah memasang garis polisi. Lokasi ini tertutup untuk umum. Meskipun api sudah bisa dijinakkan, di lokasi masih disiagakan dua mobil pemadam berikut 20 petugas pemadam.Polisi, sekuriti hotel dan petugas pemadam kebakaran masih berjaga-jaga di lokasi kebakaran untuk menjaga segala kemungkinan yang mungkin terjadi. Untuk memastikan api sudah benar-benar padam, petugas pemadam kebakaran akan mengecek kembali lokasi grand floor, asal mula api. Lalu-lintas di lokasi kebakaran, terutama di Bundara HI, sudah kembali normal. Saat kebakaran terjadi, sempat terjadi kemacetan panjang. Kerumunan massa yang melihat kebakaran juga tidak ada lagi. Dari lokasi kejadian juga dilaporkan, dua korban luka sudah dilarikan ke rumah sakit terdekat. Keduanya adalah pekerja hotel. Tidak ada korban jiwa dalam kasus ini. Akibat kebakaran, kaca-kaca bangunan hancur akibat panas yang tinggi.
Hotel ini, Kamis (17/4) sore, terbakar. Hotel ini masih dalam proses pembangunan. Asap terlihat membubung di atas bangunan 37 lantai. Sumber kebakaran berlokasi di lantai dasar, yang menurut desain perencanaan, akan menjadi lobi utama. Kebakaran menimbulkan asap tebal. Akibatnya, pekerja di lantai atas panik. Mereka berusaha menyelamatkan diri dengan cara turun melalui besi penyangga konstruksi.
Api sempat merambat ke lantai satu dan tiga. Sebanyak 15 truk pemadam kebakaran yang dikerahkan ke lokasi berhasil memadamkan api dalam waktu relatif singkat. Hotel Grand Indonesia dibangun di atas lahan bekas Hotel Indonesia. Hotel Indonesia yang pernah menjadi land-mark Jakarta diresmikan pada 1962 berbarengan dengan penyelenggaraan Asian Games di Jakarta.(DOR)
Ooooh ada apa di bali yaaa ? baca artikel spiritual ini Di Bali, Anak SD bunuh diri (Cerita Spiritual Bali & Hantu) Bagaimana dengan keanehan di lokal ? cukup baca di bawah ini dimana saat yang sama di kira gempa bumi, maka para ‘gunung mulai berbicara’ (baca Gunung Gunung Mulai Berbicara Lagi)
Ini berita aneh-aneh di lokal :
|
Kliping berita :
Jumat, 25 Apr 2008
Gantung Diri saat Anak Tidur
NEGARA – Kasus ulahpati dengan cara gantung diri kembali terjadi di Jembrana. Setelah Ni Komang Evi Rahayu, 15, warga Dusun Warna Sari, Desa Warna Sari, Melaya Minggu (20/4), kemarin Ni Gusti Putu Jaya Utari, 47, warga Sumbersari, Melaya, gantung diri di ventilasi kamarnya. Aksi ini kali kedua. Desember lalu gagal minuma racun serangga.
Informasi koran ini menyebutkan, aksi ulahpati yang dilakukan ibu satu anak tersebut kali pertama dilihat suaminya I Gusti Nyoman Suranata Arnaya, 50. Arnaya yang baru pulang dari sembahayng di Merajan Dadia sekitar pukul 02.50, mengira istri dan anaknya tidur di kamar. Setelah pintu digedor tidak ada yang membuka, dia curiga dan masuk kamar melalui pintu jendela dapur. Alangkah kagetnya Aryana yang karyawan hotel melihat istri yang alumnus IKIP Singaraja jurusan Biologi itu tergantung di ventilasi pintu kamarnya. Arnaya lalu membangunkan anak dan keluarganya. “Saya melihat istri sudah tergantung dengan tali nilon,” ungkap Arnaya kepada polisi saat dimintai keterangan.
Saat ditinggal sembahyang, Utari dan anaknya I Gusti Putu Budayana, 8, tidur. “Saat saya sembahyang istri dan anak saya tidur berdua di kamar. Mungkin anak saya terlalu lelap tidur sehingga tidak tahu ibunya gantung diri,” akunya sambil menyebutkan istrinya sering mengeluh tidak kunjung diangkat sebagai guru PNS.
Kapolsek Melaya AKP I Nengah Mandi seizin Kapolres menyebutkan korban menjerata lehernya dengan tali nilon hijau sepanjang dua meter lebih.(nom)
Jumat, 25 Apr 2008
PAUS TERDAMPAR
Dikembalikan ke Laut, Polisi Tunggui di Pantai
GIANYAR- Setelah geger helikopter jatuh, kemarin siang warga pesisir Pantai Keramas, Blahbatuh, Gianyar, kembali dikejutkan oleh ikan paus yang terdampar di pantai dekat Pura Cenibang. Ikan sepanjang dua setengah meter itu masih hidup dan menggelepar-gelepar ke tepian.Ikan paus itu kali pertama dilihat seorang pemancing. Orang itu kaget karena ada ikan besar bergerak dari laut menuju pantai. Bahkan ikan itu terus bergerak hingga ke pasir pantai.
Menurut salah satu nelayan setempat, ikan tersebut sebelumnya sempat terdampar di wilayah Pantai Purnama. Oleh warga ikan tersebut kembali dibawa ke tengah laut. Namun kemarin ikan yang sama terbnyata sudah ditemukan di bibir pantai. “Kami sebelumnya sudah mengembalikannya ke laut,” kata Sale, salah seorang warga.
Kapolsek Sukawati AKP Dewa Adnyana saat dikonfirmasi Koran ini kemarin mengaku sudah memerintahkan anak buahnya menunggu di pantai untuk memastikan apakah paus itu bakal balik ke pantai atau tidak. “Kita mau selamatkan paus itu,” tandasnya. (sur)







