Tulisan ini adalah hanya kliping berita kelanjutan dari artikel [Misteri Kematian Soeharto] Ada apa di balik Kematian Soeharto? dimana di artikel itu disebutkan di alinea terakhir
Jadi di-ingat-ingat saja setelah ini apakah tujuh hari berkabung ini menjadi berulang pendek atau panjang ?
Setelah pesawat hilang, sapi tertabrak, maka giliran manusia yang tertabrak , ada apa ini ?
Seluruh Awak Cassa TewasPesawat Cassa 212Sabtu, 26 Januari 2008 | 18:01 WIBSAMARINDA, SABTU – Seluruh awak Cassa-212 yang jatuh di Long Ampung, Kabupaten Malinau, Kalimantan Timur, Sabtu (26/1) pagi ditemukan tewas. Pilot bernama Sumiskum dan kopilot bernama Clifford Wattimena ditemukan tewas di dalam pesawat. Adapun mekanik bernama Darsono ditemukan tewas di sekitar pesawat.
“Pilot dan kopilot tewas di dalam pesawat,” kata Area Manager Kalimantan Timur PT Dirgantara Air Service (DAS) Ramly Effendy Siregar di Bandar Udara Temindung, Samarinda, Sabtu (26/1) sore.
Adapun informasi terkini tentang ditemukannya Darsono diberikan oleh Komandan Komando Resor Militer 091/Aji Surya Natakesuma Kolonel Infanteri Bambang Budi Waluyo. “Darsono ditemukan oleh personel kami bersama masyarakat di sekitar pesawat,” katanya menegaskan.
Menurut Ramly dan Bambang ketiga korban akan dibawa ke Long Ampung, Kecamatan Kayan Selatan. Kemungkinan besar, korban akan diterbangkan ke Samarinda, Minggu (27/1) ini, untuk kemudian dibawa ke rumah masing-masing.
Menurut Ramly, Sumiskum berdomisili di Jakarta, Clifford berdomisili di Palangkayara, Kalimantan Tengah, dan Darsono berdomisili di Tarakan. “Kami secepatnya akan menghubungi pihak keluarga,” kata Ramly menegaskan.
Pesawat Cassa dengan nomor penerbangan PK-VSE itu terbang dari Bandar Udara Tarakan pukul 08.10 Wita. Pukul 09.07, diketahui kontak terakhir pesawat dengan petugas lapangan terbang di Long Ampung.
Clifford Wattimena diketahui salah seorang anak dari Panglima Komando Operasi Angkatan Udara Republik Indonesia Komodor Leo Wattimena semasa pemerintahan Presiden Soekarno era 1965-an. “Ya dia memang putera almarhum Komodor Leo Wattimena salah satu tokoh penting TNI Angkatan Udara,” kata Ramly. (BRO)
Boing 737-300 Tabrak Sapi di Bandara Mopah Merauke
Senin, 28 Januari 2008 | 10:35 WIBLaporan wartawan Kompas Aryo Wisanggeni Genthong
JAYAPURA, SENIN – Pesawat Boeing 737 seri 300 milik maskapai penerbangan Merpati Nusantara Airlines, Senin (28/1) pagi, menabrak sapi saat mendarat di Bandar Udara Mopah, Kabupaten Merauke, Papua. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, tetapi mesin kiri pesawat rusak berat sehingga pesawat tidak bisa terbang kembali.
Pesawat bernomor penerbangan MZA-774 yang mengangkut 135 penumpang itu dalam penerbangan dari Jayapura, ibukota Provinsi Papua, ke Merauke. Kecelakaan terjadi saat pesawat akan mendarat pada pukul 08.46 WIT (06.46 WIB).
“Saat tower memberitahukan kondisi lapangan pacu aman untuk pendaratan, landasan pacu memang sedang kosong. Sapi itu masuk secara tiba-tiba dari Kampung Jati-jati yang terletak di sebelah timur landasan pacu,” kata Kepala Bandara Mopah, Herson, yang dihubungi dari Jayapura.
General Manajer PT Merpati Nusantara Airlines wilayah Papua, Yose Rizal, menyatakan, pihaknya akan menyiapkan pesawat pengganti agar tetap bisa melayani para penumpang dari dan menuju Merauke.
“Hari ini semua penumpang pasti akan terangkut, karena akan ada penerbangan kedua. Tetapi jadwal penerbangan hari ini memang tertunda. Besok diharapkan jadwal penerbangan normal kembali,” kata Yose.
Warga Paniai Tewas Tertabrak PesawatKOMPAS/DUDI SUDIBYO
Pesawat Twin Otter yang digunakan Gatari-Carson Aerogravity ini serupa dengan pesawat yang dioperasikan Avia Star di Paniai.Artikel Terkait:Rabu, 30 Januari 2008 | 12:46 WIBLaporan wartawan Kompas Aryo Wisanggeni G
JAYAPURA, RABU - Seorang warga dilaporkan tewas tertabrak pesawat Twin Otter milik Aviastar Mandiri yang tergelincir keluar landasan di Sugapa, Kabupaten Paniai, Papua, Rabu (30/1). Dalam peristiwa yang sama, seorang warga lain terluka parah dan dievakuasi ke Timika, ibukota Kabupaten Mimika, untuk mendapat perawatan dokter.
Pesawat Twin Otter yang mengangkut rombongan Bupati Paniai Naftali Yogi itu tergelincir keluar landasan saat mendarat di landasan udara Sugapa. Rombongan bupati itu rencananya akan mensosialisasikan rencana pemekaran Kabupaten Paniai.
Pesawat yang diterbangkan pilot kapten Roni R mendarat di lapangan terbang Sugapa pukul 08.25 WIT. “Saat mendarat tiba-tiba pesawat tergelincir ke arah kiri landasan. Di sisi kiri landasan itu banyak warga berkumpul untuk menyambut kedatangan rombongan bupati. Pesawat langsung menabrak kerumunan warga,” kata Pastur Stefanus Yudi Pr.
Seorang warga, Robertus Hondani tewas seketika setelah tertabrak pesawat, sekitar 5 meter dari tepi lapangan terbang. Warga lainnya, Yacob Zonggonau, terluka parah.
Pascakejadian itu Aviastar memberangkatkan satu pesawat dari Nabire untuk mengevakuasi korban. “Warga yang terluka dievakuasi ke Timika untuk mendapat perawatan lebih lanjut. Seorang anggota Majelis Rakyat Papua, Marion Gobay juga terluka ringan,” kata Pastur Stefanus.
Bupati dan rombongan lain dilaporkan selamat. Belum diperoleh kepastian penyebab pesawat keluar landasan.
“Akan tetapi saat pesawat mendarat di Sugapa, cuaca cerah,” ujar Pastur Stefanus.
Setelah pemakaman pak harto, maka longsor terjadi
Rabu, 30 Jan 2008
Usai Pemakaman, Giribangun LongsorSEKITAR 8 jam usai pemakaman Soeharto, bagian bawah bukit –tempat astana milik keluarga Cendana itu didirikan– longsor. Longsoran setinggi 3 meter itu sempat menutup akses jalan menuju Astana Giribangun.
Namun, petugas dari DPU dan LLAJ Karanganyar dengan cepat langsung membersihkan longsoran. Longsor terjadi, tersebut karena hujan di wilayah Desa Karangbangun, Matesih, Karanganyar itu cukup deras.
Longsor terjadi sekitar pukul 20.00. Saat itu, hujan deras mengguyur Karangbangun. Hanya kendaraan roda dua saja yang lewat saat terjadi longsor. Kemudian sekitar pukul 22.00, petugas DPU, LLAJ, dan masyasrakat setempat langsung membersihkan tanah yang menutup jalan.
Pembersihan itu dibantu dengan alat berat. “Namun, sekitar pukul 00.30, gotong royong membersihkan longsoran langsung dihentikan. Sebab hujan yang terjadi sangat deras,” papar Sugiyanto, penduduk setempat.
Warga Karangbangun itu mengatakan, longsor yang terjadi sempat menutup sebagian jalan. Namun, setelah pembersihan longsor dilanjutkan pagi harinya menggunakan alat berat, longsor bisa diatasi.
Saat proses pembersihan, petugas menggunakan sistem buka tutup jalan. “Namun ancaman longsor masih bisa terjadi, jika hujan lebat mengguyur Karangbangun. Sebab tanah di bukit itu sangat gembur,” tambahnya.
Kasubdin Bina Marga DPU dan LLAJ Karanganyar, Sanitiyoso, mengatakan pihaknya akan >stand by< di Giribangun. Sehingga, begitu terjadi longsor akan langsung dibersihkan. Meski demikian, ancaman longsor masih tinggi, karena kemiringan bukit itu mencapai 90 derajat.
Pihaknya sudah berupaya akan membuat landai bukit dengan cara dikepras. “Keprasan itu mungkin dibuat aman dengan kemiringan 45 derajat. Sebab, dengan kemiringan 90 derajat, potensi longsor masih tinggi,” tandas Sanitiyoso saat berada di lokasi.
Pengeprasan itu masih menunggu dana dari pemerintah pusat. Dia menambahkan, selain di Giribangun, longsor juga terjadi di Desa Sepanjang, Kecamatan Tawangmangu. Di Sepanjang, panjang longsoran sekitar 30 meter sampai menutupi jalan. Tetapi, warga dengan cepat langsung membersihkan secara bergotong-royong, sehingga bisa dilewati kembali.(her/tej)
Setelah gempa yogya tepat saat soeharto wafat (27/01/08), maka tiga hari setelah itu gempa lagi
- Rabu, 30/01/2008 08:33 WIB Warga Yogya Panik Digoyang Gempa 3,2 SR
0/01/2008 08:33 WIB
Warga Yogya Panik Digoyang Gempa 3,2 SR
Bagus Kurniawan - detikcomYogyakarta - Guncangan gempa kembali dirasakan masyarakat Yogyakarta. Gempa berkekuatan 3,2 SR ini sempat membuat panik warga yang berada di dalam rumah.
Begitu merasakan guncangan, warga langsung berhamburan ke luar rumah sambil berteriak, “Gempa… gempa!”
“Kalau yang di luar rumah, yang menggunakan kendaraan mungkin tak terlalu terasa, tapi kalau yang ada di dalam terasa sekali. Sempat panik tapi nggak lama, setelah itu tenang lagi,” kata Wawan, warga Yogya kepada detikcom, Rabu (30/1/2008).
Informasi yang diperoleh dari BMG menunjukkan gempa terjadi pada pukul 07.51 WIB. Lokasi gempa berada di 7,89 LS-110,45 BT.
Gempa terjadi di darat dengan kedalaman 30 km dan kekuatan 3,2 SR. “Posisinya berada 13 km tenggara Bantul. Di Kulonprogo, Yogya, Bantul terasa antara 2-3 MMI,” kata Novi, salah satu staf BMG yang dihubungi detikcom. ( umi / nrl )
Asteroida dekati bumi
- Rabu, 30/01/2008 05:21 WIB Asteroid Raksasa Melintas di Dekat Bumi
30/01/2008 05:21 WIB
Asteroid Raksasa Melintas di Dekat Bumi
Ken Yunita - detikcomPasadena - Sejumlah astronom melihat satu asteroid besar melintas di dekat bumi pada Selasa 29 Januari 2008. Meski sangat dekat, namun asteroid itu tidak berpeluang menabrak bumi.
Juru bicara NASA di Pasadena, California D.C Agle mengatakan asteroid berdiameter 250 meter itu melintas dalam jarak 538 ribu km dari planet kita.
“Jika benda sebesar itu menabrak bumi, dapat menimbulkan kerusakan regional,” kata Agle seperti dilansir AFP, Rabu (30/1/2008).
Seorang astronom senior Steve Asto mengatakan, asteroid ini adalah yang terdekat yang pernah melintas di dekat bumi. Benda itu dapat terlihat dalam langit yang gelap dan terang dengan teleskop. ( ken / ken )
Gempa Lumayan besar
- Rabu, 30/01/2008 15:06 WIB Perbatasan RI-Timtim Gempa 6,6 SR, Berpotensi Tsunami
30/01/2008 15:06 WIB
Perbatasan RI-Timtim Gempa 6,6 SR, Berpotensi Tsunami
Nurul Hidayati - detikcomJakarta - Gempa berkekuatan 6,6 SR terjadi di perbatasan Indonesia-Timor Leste, Rabu (30/1/2007). Gempa ini berpotensi tsunami.
BMG menyatakan, gempa ini terjadi pukul 14.32 WIB dengan kedalaman 23 km.
Gempa berpusat di 299 km timur laut Dili - TimorLeste; 377 km barat laut Saumlaki-Maluku; 413 km barat daya Ambon-Maluku; 561 km barat daya Tual-Maluku; 413 km barat daya Ambon-Maluku. ( nrl / asy )
Bunuh diri lagi
30 Januari 2008, 12:27:38, Laporan Birgitta Nurina Ningga Mone
Diduga Cemburu
Pasutri DItemukan Tewas di Rumahnyasuarasurabaya.net| Brigadir HARMOKO anggota Polres Sampang dan NITA istrinya warga Jalan Kamboja Kecamatan Kota Sampang, ditemukan tewas di rumahnya, Rabu (30/01) pagi. Keduanya tewas karena diduga bunuh diri.
Kondisi korban HARMOKO saat ditemukan ada luka tembak di kepala sedangkan istrinya mengalami luka tembak di perut. Namun sampai saat ini petugas belum bisa memastikan penyebab kematian tersebut. Saat ini kedua korban masih berada di RSUD Sampang untuk diotopsi.
Berdasar informasi yang dihimpun YUNI dari Radio Karimata Pamekasan dalam Jaring Radio Suara Surabaya, saat kejadian tidak ada suara mencurigakan. Namun sekitar pukul 07.00 WIB ketika korban ditemukan, tetangga korban melihat satu diantara koleganya di Polres Sampang berkunjung ke rumah korban untuk mengajak bersama-sama ke Mapolres. Setelah itu disusul teriakan histeris dari MUNA pemilik kontrakan sehingga warga mendatangi lokasi kejadian
Sementara Kombespol BADRUN ARIFIN Kapolwil Madura saat dimintai konfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Namun pihaknya belum bisa memastikan penyebab kematian pasangan suami istri itu karena masih dalam penyelidikan.
Kapolwil juga memastikan bahwa HARMOKO memang sudah memiliki hak atas kepemilikan senjata api. Sampai saat ini Polres Sampang juga belum bisa dimintai keterangan tapi ada banyak spekulasi yang berkembang di Kabupaten Sampang terkait meninggalnya korban suami istri tersebut. Antara lain, pembunuhan oleh pihak ketiga, bunuh diri karena persoalan tanah dan perselisihan karena motif cemburu. (bir/tin)

