[Waspadalah] Perulangan ini Tidak Sekedar Perulangan
Dengan tidak menggurui, namun fakta adanya perulangan yang terjadi sesuai penantian artikel , Hal yang mengingatkan: Aceh Diguncang Gempa 4,4 SR posting tepat yang dinantikan oleh artikel sebelumnya yakni 10 Muharram, Hari yang Mengingatkan:
Tercatat penantian di alinea terakhir tsb adalah
Ya … kita nantikan saja saat saat yang berulang kembali terjadi sebagai iktibar peringatan bagi masyarakat agar terhindar dari bahaya
Benarkah ada perulangan, benarkah ada ? Apakah jawaban itu ? tidak lain adalah perulangan JATUH DARI KETINGGIAN, Apa saja yang jatuh ?
1) Selasa, 22/01/2008 14:10 WIB, Heryawan Antar Bos WN Jepang Meeting di Menara Jamsostek
Heryawan mengantar bosnya, Takayuchi Shimomura, untuk meeting di Menara Jamsostek. Setelah mendrop sang bos, Heryawan lalu parkir dan akhirnya jatuh dari lantai 8.
- Telah terjawab sebagai Gempa Nias : Keguncangan yang Nyata
2) Komponen Pesawat JAtuh
3) Kamis, 24/01/2008 12:09 WIB Baby Sitter Jatuh dari Lt 8 Kampus Universitas Maranatha Bandung
Mengacu pada fenomena Tsunami Aceh, 22.12.04 heli TNI AL jatuh, lalu jatuh lagi 23.12.04 heli TNI AU, maka sebaiknya jawaban penantian artikel tsb hendaknya benar-benar di perhatikan “ Ya … kita nantikan saja saat saat yang berulang kembali terjadi sebagai iktibar peringatan bagi masyarakat agar terhindar dari bahaya“
Sekali lagi, apakah perulangan itu ? masih ingat dengan batavia, lion air yang komponennya jatuh pula desember yang lalu, tertuang dalam artikel Fenomena Perulangan Jakarta
Catatan the untold stories menceritakan artikel Menangkap kebenaran keruntuhan Jakarta Oct 26, 2007 11:00 am yakni cuplikan :
Gempa indramayu 08-08-2007 itu tidak-lah kebetulan, namun se-ide dengan gempa bengkulu, dan 10-10-2005 pada 2 tahun lalu gempa jakarta pula tidak kebetulan, sebagaimana artikel “….” TIDAK ADA YANG KEBETULAN DI DUNIA INI ! dan di jelaskan pula dalam artikel itu bahwa “Tulisan Urutan Kejadian TIDAK di tulis SEMBARANGAN” sehingga bagi yang meremehkan peringatan-peringatan atas artikel itu tidak-lah berdasar … suatu saat nanti timbulah penyesalan ketika kejadian itu benar terjadi
Mari kita mulai telaah kebenaran Keruntuhan Jakarta …. pemilihan kata runtuh ini adalah sangat elegan yakni sesuatu yang tinggi, kokoh, kuat akan jatuh … benarkah ?
Lihat-lah entah kebetulan atau tidak ternyata ada berita tentang itu tepat 10-10-2007 lalu yakni :Rabu, 10/10/2007 14:26 WIB, Helm Lepas, Ujang Tewas Jatuh dari Gondola di Mal Ciputra
Sebuah gondola, yang mungkin tidak penting, namun mari kita lihat 07-07-1007 lalu juga kejadian yang berulang dan bahkan 08-07-2007 lalu ada tiga kejadian berututan. Dengan demikian pertanyaan artikel “ Mengapa banyak yang jatuh dari ketinggian? ?” akan terjawab lewat ancaman keruntuhan jakarta, benarkah ? aca Fenomena Aneh dimana tertuang :
07/07/2007 23:26 WIB, Crane Patah di Gandaria Jaksel Tewaskan Seorang Pekerja
Cukupkah … ternyata lihat berita dibawah ini sebelumnya tepatnya
Jumat, 08/06/2007 16:57 WIB Talinya Putus, Gondola Masih Menggelantung di SCBD Wahyu Daniel – detikcomJakarta – Insiden bak menjadi langganan. Setelah tragedi crane maut yang menewaskan 1 orang, lalu steger maut yang menewaskan 2 orang, kini terjadi insiden tali gondola putus. Kini gondola masih menggelantung.
Insiden yang ketiga kalinya ini terjadi di proyek Apartemen Pacific Place, Sudirman Center Business District (SCBD), Jl Sudirman, Jakarta Pusat, pukul 15.00 WIB, Jumat (8/6/2007).
Perhatikan Jakarta, surabaya … begitu banyak yang jatuh dari ketinggian (baca Lagi jatuh dari ketinggian ), artinya Warning Keruntuhan itu benar-benar terjadi secara berulang-ulang.
Kali ini berulang lagi berulang lagi bahkan dalam artikel Gempa Nias : Keguncangan yang Nyata di sebutkan kliping berita yang jatuh antara lain tepat tgl 22.01.08 Terjun dari Lantai Delapan, Accord Bentur Honda City
Paling tidak ini menjadi jawaban atas email Chatting bersama …. yang memuat :
arykaryk: tapi maaf lho mas…waktu aku baca keruntuhan jakarta aku perhitungkan tanggal 10 januari 2008…menurut mas apa aku udah mulai paham yang mas tulis…
m_adita_ramadi: kt-pun sebenarnya menunggu kabar itu dan sekali lagi semua tergantung pada Allah yang berkehendak, saat itu pula tlh tertuliskan ada dua yakni benar atau terhalang, nah ktk terhalang ada contoh hikmah yang luar biasa mengapa terhalang
m_adita_ramadi: sekirannya benar terjadi, apakah umat islam siap untuk menghadapi klaim lia eden ?
arykaryk: aku ga berani jawab itu mas….
arykaryk: tapi jujur aku sempet ngingetin temen dan keluarga. tapi komentar mereka aku terlalu parno katanya…
m_adita_ramadi: kejadian tertunda itu pernah terjadi, tatkala kita meyakini tgl 22-2-2007 lalu, sda amblas, sampai kita pergi dari sda, ternyata hikmahnya baru di berikan setelah itu Levina terbakar->istana pagaruyung->NTT longsor->Sumbar Gempa->Garuda terbakar lewat artikel bacalah 22
m_adita_ramadi: dari artikel itulah bangsa kita tobat, dan tatkala 4-4-2007 bengkulu gempa (no korban) barulah lima bulan lagi itu terwujud 12/09/07 KESIMPULAN : Butuh kesabaran
Artinya butuh kesabaran dan keyakinan sesuai artikel Kisah Peduli Banjir Bojonegoro & Fenomena Angin Kencang Lalu awan merah posting Mon Jan 7, 2008 5:49 am
……….. Untunglah masih ada sisa sembako di Posko untuk dibagikan ke warga sekitar posko krn mereka-pun termasuk korban, termasuk rumah yang dijadikan posko-pun kemarin ikut ‘tenggelam’. Setelah makan malam, kamipun pulang ke Surabaya, sebelumnya kami sholat magrib dulu di musholla. Saat setelah selesai solat itulah kami berbincang-bincang “Bencana mana lagi yang akan terjadi ?”, Pak Dwi menjawab “Sulitnya ‘menjatuhkan’ Jakarta, tapi saya masih berkeyakinan suatu saat Jakarta akan runtuh juga, akibat kepongahan mereka sendiri” ……………
…………. Saat ini, kalau di perhatikan lebih jeli, maka peristiwa demi peristiwa ditunjukkan oleh Allah kepada kita bahwa yakinlah kejadian bencana besar sedang berlangsung (sesuai tulisan Fenomena Meteor Jatuh & Tsunami Aceh).
MAri kita lihat tgl 7-januari-2008 sehari setelah awan merah diatas, kejadian apakah itu ?
TNI-AU yang komponennya jatuh di madiun tgl 23.01.08, sedangkan Gempa Papua telah terjawab dalam artikel [[Air Mata Soeharto] ] Papua Longsor, 11 Tewas.
Kemudian apa lagi setelah itu …. ya penantian pengigatan, benarkah sudah terjawab ? Jawaban itu tertuang tertuang dalam artikel Hal yang mengingatkan: Aceh Diguncang Gempa 4,4 SR dimana jelas tertulis urutan kisah setelah 7-01-08 antara lain (urut)
- Kisah Peduli banjir Bojonegoro
- Helikopter TNI-AU Jatuh
- Awas, Bencana Berulang
- Bacalah TRAGIS: Habis Pesta Kini Musibah
- Antara [bencana] Indonesia dan Pakistan
- ‘Air Mata’ Tuhan
- Tragis di Tempat Seribu Hikmah
MAri kita telaah urutan artikel diatas apakah benar telah terjadi perulangan, di mulai artikel Bacalah TRAGIS: Habis Pesta Kini Musibah adakah yang berulang ?
SURABAYA – Pesta yang digelar Ani Setiawati bersama teman-temannya berujung kematian. Sepuluh jam setelah dugem, wanita yang berprofesi sebagai model itu ditemukan meninggal di rumahnya di Perumahan Villa Valencia Blok PA. Diduga dia tewas karena pengaruh minuman keras (miras) dan obat pelangsing yang rutin dikonsumsinya.
Anehnya tepat berulang tgl 22.01.08 seolah fenomena 22 ini hendak menjawab berbagai macam pertanyaan dari artikel-artikel sebelumnya.
Adakah yang berulang lagi ?
Banjir besar p. Jawa, dari longsor karanganyar, kemudian madiun, bojonegoro akhirnya ke laut, masih menyisakan korban yang hilang belum ditemukan. Dan anehnya hal tsb di ingatkan kembali lewat perulangan itu berurut-urut yakni
Diduga Knalpot Hercules
MADIUN – Sebuah benda berbentuk cerobong yang diduga komponen knalpot mesin pesawat (fairing exhaust) menimpa rumah warga di Dusun Oro-Oro Watu, Desa Sidodadi, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, kemarin (23/1). Benda berbentuk tabung berdiameter 130-160 cm dengan berat 5 kilogram itu mengagetkan Setro Setu, 65, pemilik rumah.Untung, tak ada korban jiwa dalam insiden yang terjadi pukul 08.30 itu. Hanya, sebagian genting rumah Setro hancur.
Setro menuturkan, sebelum benda itu jatuh, terdengar suara pesawat yang melintas. Hanya dalam hitungan menit, suara keras terdengar di atas rumahnya. Dia langsung keluar untuk memeriksa atap rumahnya. Alangkah kaget karena ada genting rumah yang hancur di posisi sayap kanan. Dan, lebih kaget, dia menyaksikan benda berbentuk cerobong yang terbuat dari aluminum alloy tergeletak di tanah setelah menembus atap rumah yang bolong itu.
Sainah, 60, juga warga setempat, mengaku mendengar suara pesawat terbang melintas di atas rumahnya. Sesaat kemudian saksi mendengar suara seperti benda jatuh menimpa atap rumah Setro Setu, tetangganya.
“Kira-kira berselang sepuluh menit dari suara pesawat terbang yang melintas terdengar benda jatuh,” ujar Sainah yang juga keluar untuk melihat kondisi rumah tetangganya itu.
Setro menduga, benda yang pertama dilihatnya itu bagian komponen pesawat terbang yang baru melitnas. Dia melapor ke Polsek Mejayan dan diteruskan ke Polres Madiun.
Polisi mengevakuasi dan mengamankan benda tersebut ke mapolres. Selanjutnya, polres berkoordinasi dengan Lanud Iswahjudi, Maospati, Magetan, untuk penyelidikan dan pemeriksaan. Lanud memang tidak jauh dari TKP, sekitar 30 kilometer.
Kapolres Madiun AKBP Andhi Hartoyo didampingi Wakalpolres Kompol Hendra Rochmawan dan Kasatreskrim AKP Karim menduga benda itu komponen pesawat terbang. “Tapi, untuk pastinya, tim identifikasi dari Pomau (Polisi Militer AU) masih meneliti benda tersebut,” ungkapnya.
Menurut Kepala Penerangan dan Perpustakaan (Kapentak) Lanud Iswahjudi Mayor Sus Weny Bukamo, benda yang diduga komponen pesawat itu bukan dari pesawat milik Lanud Iswahyudi.
“Hari ini (kemarin) di Lanud Iswahjudi memang ada latihan penerbangan. Begitu mendengar ada benda seperti komponen pesawat jatuh, kami mengecek semua pesawat yang ada di lanud. Hasilnya nihil. Semua pesawat kami dalam kondisi utuh,” kata Wenny.
Selain itu, pihak Lanud Iswahjudi juga mengidentifikasi semua jalur penerbangan yang melintas di angkasa wilayah Madiun pada hari itu. Hasilnya, melihat waktu jatuhnya benda tersebut, ditemukan indikasi bahwa cerobong tersebut mungkin komponen pesawat Hercules.
“Melihat waktunya, memang ada pesawat Hercules dari Halim Perdanakusumah yang singgah dan baru saja berangkat dari Iswahjudi. Tujuannya, Makassar (Sulawesi Selatan). Saat ini (kemarin) pesawat tersebut di Kendari (Sulawesi Tenggara). Tapi, ini masih kami konfirmasi,” terang Wenny.
Tim dari Lanud Iswahjudi saat ini meneliti komponen tersebut. Dari nomor serinya, nanti diketahui bahwa cerobong tersebut milik pesawat apa. “Memang, indikasi kuatnya benda tersebut komponen pesawat. Kami masih meneliti. Terutama nomor serinya. Sebab, setiap komponen pesawat itu ada nomor serinya,” katanya. (dra/tof)
Benarkah berulang sebelumnya ?
Putus Cinta, Gadis SMA Bunuh Diri?
Lompat dari Jembatan Kali Gandong Magetan
MAGETAN – Diduga putus cinta, Desy Rosiyanti nekat bunuh diri. Siswa kelas 10 SMA Bonaventura Kota Madiun itu ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di bawah jembatan Kali Gandong depan Pasar Baru Magetan, kemarin (22/1).
Hal yang mengagetkan perulangan ini mulai tgl 22.01.08 : Terjun dari Lantai Delapan, Accord Bentur Honda City dan Putus Cinta, Gadis SMA Bunuh Diri? Lompat dari Jembatan Kali Gandong Magetan dan 23.01.08 berurutan di madiun-magetan, Komponen Pesawat Timpa Rumah Diduga Knalpot HerculesAda apakah madiun dan magetan ? (lihat artikel sebelumnya yakniTak terduga, kini bencana dimana-mana)
Dua kejadian berurutan ini cukup langka terjadi dan lebih-lebih BMG di sambar petir, sehingga tertulislah bahwa kita bersiap untuk ‘menangis’ atau berduka dari artikel Bacalah dengan terbalik posting 22-12-2007 dengan jelas membantas bahwa duka kita bukan lewat ramalan brasil, namun dari artikel Kini tinggal yang tak terduga … posting 24-12-2007.
Sudah cukupkah duka kita ? dan apa kelanjutan berikutnya ?
Dengan jelas peristiwa langka dan aneh muncul yakni “menonton pun ikut berduka pula karena menjadi korban berikutnya “
Lihat Banjir, 25 Orang Hanyut
Thursday, 27 December 2007 Magetan – Surya, Peristiwa tragis menimpa 25 warga Magetan, Rabu (26/12) siang. Sedang melihat derasnya arus banjir, mereka malah menjadi korban dan hingga kini belum ditemukan. …..
Siapkah para penonton saat ini menjadi korban atau bagaimana menghentikan rangkaian bencana yang masih terus terjadi ?, jelas tertulis pula di artikel Sudah saatnya yang hilang di temukan …
Hanya ada penghalang adanya bencana itu yakni doa iklash kepada Allah semata, namun siapakah yang peduli ?
Upaya yang murah, sederhana tanpa harus rumit alat, biaya bahkan bisa jadi mahluk yang terpuji, maukah ? … nanti tomat (tobat lalu kumat) seperti yang sudah sudah (baca Dari bencana ke bencana)
Berkaca dari kaum bani israil
Dan mereka mengira bahwa tidak akan terjadi suatu bencanapun , maka mereka menjadi buta dan pekak, kemudian Allah menerima taubat mereka, kemudian kebanyakan dari mereka buta dan tuli . Dan Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan. (al-maa’idah:71)
Langka, tragis, unik, menarik agar di jadikan hikmah bencana berikutnya, apakah itu, baca kejadian di bawah ini
Rabu, 26 Desember 2007 19:05 WIB Jembatan Runtuh di Magetan, 20 Orang Hilang
Benarkah tak terduga? seperti artikel Diketahui ’selamat’, yang tidak di duga, meninggal maka telah jelas Soeharto yang sakaratul maut sesuai artikel
Maka justru yang ‘tidak di ketahui’ meninggal siapakah itu ? Jangan Lupakan Fenomena 22 : Istri Ketua MPR Hidayat Nurwahid Wafat
Apa artinya itu semua ?
- Telah terjadi perulangan
- Kembalinya yang tak terduga akan mengejutkan
- Giliran para penonton
- Fenomena 22 sudah kembali hadir
Meramalkah ? baca Paranormal VS Hamba Allah





