Ada apa Wapres ? sebuah pidato yang indah nan menawan ….
”Bila semua kekayaan yang kita miliki, kita kelola sendiri maka rakyat yang bakal menikmati hasilnya,” kata Wapres Kalla pada pencanangan launching hutan kemasyarakatan di Dusun Kepek, Desa Banyusoco, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul, Sabtu (15/12).
Turut mendampingi Wapres, Menteri Kehutanan MS Ka’ban, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dan sejumlah tamu undangan lainnya. Dalam kesempatan itu, ditandatangani kerjasama pengelolaan hutan antara Pemda DIY dengan 6 perguruan tinggi di Yogyakarta. sumber [di sini]
Masih ingat daftar kekayaan terbesar no 1 se-Indonesia ? masih ingat pula pak Wapres nomer 30 terkaya ? kalau tida ingat baca di bawah ini
Aburizal Bakrie: Itu kan Bukan Uang di Kantong Saya
KESRA–14 DESEMBER: Menko Kesra Aburizal Bakrie didaulat menjadi orang terkaya di Indonesia versi majalah Forbes Asia. Kekayaannya ditaksir mencapai US$ 5,4 miliar. Lalu apa komentar menteri yang akrab disapa Ical ini.”Itu kan bukan uang dikantong saya,” ujar Ical sambil tertawa. Hal ini disampaikannya saat ditanya wartawan di Hotel Four Season, Jimbaran, Bali, Kamis malam (13/12/2007).
Ical lalu menambahkan bahwa Forbes Asia itu menilai berdasarkan kertas saham. “Kalau harganya naik ya harganya tambah, kalau harganya turun ya nilainya kurang,” ujar Ical sambil tersenyum.
Kekayaan Aburizal dan keluarganya ditaksir mengalami kenaikan. Sebelumnya pada tahun 2006 lalu hanya sebesar US$ 1,2 miliar. Sebelumnya, Aburizal menduduki peringkat enam dalam daftar orang terkaya di Indonesia versi Forbes Asia. Penyumbang terbesar peningkatan kekayaan Aburizal adalah lonjakan harga saham perusahaan batubara Bumi Resources milik Bakrie Group.
Dan orang terkaya nomor 2 di Indonesia adalah Sukanto Tanoto, bos Grup Raja Garuda Mas. Tahun 2006 lalu, konglomerat yang bergerak di industri kertas dan bubur kertas, kelapa sawit, konstruksi, dan permesinan serta energi itu menempati peringkat 1 dalam daftar tersebut.
Tahun ini kekayaan Sukanto meningkat menjadi US$ 4,7 miliar dari US$ 2,8 miliar pada tahun 2006 lalu.Dalam daftar ini Forbes menyusun 40 orang terkaya di Indonesia. Putra mantan presiden RI Soeharto, Bambang Trihatmodjo jadi pendatang baru dalam daftar Forbes tersebut. Pria berkumis itu menempati urutan ke-33 dengan nilai kekayaan yang ditaksir mencapai US$ 200 juta.
Jusuf Kalla urutan ke 30:
Kabinet Indonesia diwarnai orang kaya. Jika Menko Kesra Aburizal Bakrie duduk di peringkat 1 sebagai orang terkaya di Indonesia, Wapres Jusuf Kalla duduk di urutan 30.
Ranking ini dirilis oleh majalah Forbes Asia edisi terbaru, Kamis (13/12/2007). Majalah itu menulis, JK yang memiliki 5 anak, memiliki kekayaan US$ 230 juta.
Kekayaan Kalla disumbang dari bisnis Grup Kalla selama 32 tahun. Grup ini menggeluti bisnis penjualan mobil Toyota, perhotelan hingga ikan tuna. “Menjadi Wapres Indonesia pada 2004 dan mungkin menjadi kadidat presiden pada 2009,” deskripsi Forbes Asia tentang Kalla.
Masih ada keluarga Kalla lainnya yang menjadi orang terkaya di Indonesia versi majalah tersebut . Dia adalah Aksa Mahmud. Kekayaan saudara ipar Kalla yang juga menjadi pimpinan MPR ini ditaksir sebanyak US$ 340 juta, atau lebih banyak dibandingkan JK. Ayah 5 anak ini kaya berkat bisnisnya di Kelompok Bosowa. Aksa duduk di nomor 24.
Berikut ini 40 orang terkaya di Indonesia versi Forbes Asia:
- Aburizal Bakrie dan keluarga
- Sukanto Tanoto
- R. Budi Hartono
- Michael Hartono
- Eka Tjipta Widjaja dan keluarga
- Putera Sampoerna dan keluarga
- Martua Sitorus
- Rachman Halim dan keluarga
- Peter Sondakh
- Eddy William Katuari dan keluarga
- Anthoni Salim dan keluarga
- Mochtar Riady dan keluarga
- Murdaya Poo
- Arifin Panigoro dan keluarga
- Hary Tanoesoedibjo
- Trihatma Haliman
- Sjamsul Nursalim dan keluarga
- Chairul Tanjung
- Paulus Tumewu
- Prajogo Pangestu
- Soegiharto Sosrodjojo dan keluarga
- Sutanto Djuhar dan keluarga
- Hadi Surya
- Aksa Mahmud
- Harjo Sutanto dan keluarga
- Soegiarto Adikoesoemo dan keluarga
- Husein Djojonegoro dan keluarga
- Kartini Muljadi
- Edwin Soeryadjaya
- Jusuf Kalla
- Tan Kian
- Ciputra
- Bambang Trihatmodjo
- George & Sjakon Tahija
- Kris Wiluan
- Eka Tjandranegara dan keluarga
- Alim Markus dan keluarga
- Husein Sutjiadi
- Jakob Oetama
- Boenjamin Setiawan. (dc/pd)
Lihat kenyataan dengan puisi indah pak Wapres di atas ?
”Bila semua kekayaan yang kita miliki, kita kelola sendiri maka rakyat yang bakal menikmati hasilnya,” kata Wapres Kalla
Sudah di kelola oleh pak Wapres dan pak Menko Kesra, apakah rakyat bakal menikmati hasilnya ? sesuaikah …. ?
Salah satu adalah rakyat sidoarjo yang terkena lapindo, ndak ikut menikmati hasil gas, namun terkena ‘pentungan’ ekonomi karena tanah/rumah harganya jatuh, bahkan tidak laku di jual (termasuk penulis ini ….. ehem ……)
Baik-lah kita cari pasangan kisah jaman dulu yang pernah terekam dalam quran, yakni si qorun, dia memiliki harta berlipat selengkapnya kisah di bawah ini, sumber [klik di sini]
Qarun adalah kaum Nabi Musa, berkebangsaan Israel, dan bukan berasal dari suku Qibthi (Gypsy, bangsa Mesir). Allah mengutus Musa kepadanya seperti diutusnya Musa kepada Fir’aun dan Haman. Allah telah mengaruniai Qarun harta yang sangat banyak dan perbendaharaan yang melimpah ruah yang banyak memenuhi lemari simpanan. Perbendaharaan harta dan lemari-lemari ini sangat berat untuk diangkat karena beratnya isi kekayaan Qarun. Walaupun diangkat oleh beberapa orang lelaki kuat dan kekar pun, mereka masih kewalahan.
Qarun mempergunakan harta ini dalam kesesatan, kezaliman dan permusuhan serta membuatnya sombong. Hal ini merupakan musibah dan bencana bagi kaum kafir dan lemah di kalangan Bani Israil.Dalam memandang Qarun dan harta kekayaannya, Bani Israil terbagi atas dua kelompok. Kelompok pertama adalah kelompok orang yang beriman kepada Allah dan lebih mengutmakan apa yang ada di sisi-Nya. Karena itu mereka tidak terpedaya oleh harta Qarun dan tidak berangan-angan ingin memilikinya. Bahkan mereka memprotes kesombongan, kesesatan dan kerusakannya serta berharap agar ia menafkahkan hartanya di jalan Allah dan memberikan kontribusi kepada hamba-hamba Allah yang lain.Adapun kelompok kedua adalah yang terpukau dan tertipu oleh harta Qarun karena mereka telah kehilangan tolok ukur nilai, landasan dan fondasi yang dapat digunakan untuk menilai Qarun dan hartanya. Mereka menganggap bahwa kekayaan Qarun merupakan bukti keridhaan dan kecintaan Allah kepadanya. Maka mereka berangan-angan ingin bernasib seperti itu.
Qarun mabuk dan terlena oleh melimpahnya darta dan kekayaan. Semua itu membuatnya buta dari kebenaran dan tuli dari nasihat-nasihat orang mukmin. Ketika mereka meminta Qarun untuk bersyukur kepada Allah atas sedala nikmat harta kekayaan dan memintanya untuk memanfaatkan hartanya dalam hal yang bermanfaat,kabaikan dan hal yang halal karena semua itu adalah harta Allah, ia justru menolak seraya mengatakan “Sesungguhnya aku hanya diberi harta itu karena ilmu yang ada padaku”
Suatu hari, keluarlah ia kepada kaumnya dengan kemegahan dan rasa bangga, sombong dan congkaknya. Maka hancurlah hati orang fakir dan silaulah penglihatan mereka seraya berkata, “Moga-moga kiranya kita mempunyai seperti apa diberikan kepada Qarun; sesungguhnya ia benar-benar mempunyai keberuntungan yang besar.”Akan tetapi orang-orang mukmin yang dianugerahi ilmu menasihati orang-orang yang tertipu seraya berkata, “Kecelakaan yang besarlah bagimu, pahala Allah adalah lebih baik bagi orang-orang yang beriman dan beramal saleh….”
Berlakulah sunnatullah atasnya dan murka Allah menimpanya. Hartanya menyebabkan Allah murka, menyebabkan dia hancur, dan datangnya siksa Allah. Maka Allah membenamkan harta dan rumahnya kedalam bumi, kemudian terbelah dan mengangalah bumi, maka tenggelamlah ia beserta harta yang dimilikinya dengan disaksikan oleh orang-orang Bani Israil. Tidak seorangpun yang dapat menolong dan menahannya dari bencana itu, tidak bermanfaat harta kekayaan dan perbendaharannya.
Tatkala Bani Israil melihat bencana yang menimpa Qarun dan hartanya, bertambahlah keimanan orang-orang yang beriman dan sabar. Adapaun mereka yang telah tertipu dan pernah berangan-angan seperti Qarun, akhirnya mengetahui hakikat yang sebenarnya dan terbukalah tabir, lalu mereka memuji Allah karena tidak mengalami nasib seperti Qarun. Mereka berkata, “Aduhai, benarlah Allah melapangkan rezeki bagi siapa saja yang Dia kehendaki dari hamba-hamba-Nya dan menyempitkannya; kalau Allah tidak melimpahkan karunia-Nya atas kita benar-benar Dia telah membenamkan kita (pula). Aduhai benarlah, tidak beruntung orang-orang yang mengingkari (nikmat Allah).”
PENYEBUTAN QARUN DALAM QURAN
Nama Qarun diulang sebanyak empat kali dalam Al-Quran, dua kali dalam surah al-Qashash, satu kali dalam surah al-`Ankabut, dan satu kali dalam surah al-Mu’min.Penyebutan dalam surah al-`Ankabut pada pembahasan singkat tentang pendustaan oleh tiga orang oknum thagut, yaitu Qarun,Fir’aun, dan Haman, lalu Allah menghancurkan mereka.
“Dan (juga) Qarun, Fir’aun dan Haman. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka Musa dengan (membawa bukti-bukti) keterangan-keterangan yang nyata. Akan tetapi, mereka berlaku sombong di (muka) bumi, dan tiadalah mereka orang-orang yang luput (dari kehancuran itu).
Maka masing-masing (mereka itu) Kami siksa disebabkan dosanya, maka diantara mereka ada yang Kami timpakan kepadanya hujan batu, kerikil dan diantara mereka ada yang ditimpa suara keras yang mengguntur, dan diantara mereka ada yang Kami benamkan ke dalam bumi, dan diantara mereka ada yang Kami tenggelamkan, dan Allah sekali-kali tidak hendak menganiaya mereka, akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri.” (al-`Ankabut: 39-40)
Penyebutan dalam surah al-Mu’min (Ghafir) pada kisah pengutusan Musa a.s. kepada tiga orang thagut yang mendustakannya.”Dan sesungguhnya telah Kami utus Musa dengan membawa ayat-ayat Kami dan keterangan yang nyata, kepada Fir’aun, Haman, dan Qarun, maka mereka berkata, `(Ia) adalah seorang ahli sihir yang pendusta.’” (al-Mu’min:23-24)
Sebagai salah satu korban tidak langsung dari lapindo, maka sudah sepantasnya qorun itu dapat terjadi di Indonesia walau dalam bentuk lain.
Kisah-kisah mendekati qorun telah pula di bahas dan di tunggu perkembangannya, dalam bulan Desember 2007 ini, tercatat gempa di p. Jawa seperti di bawah ini , beserta kliping beritanya. Mengapa kami tayangkan berita gempa ini ? tiada lain adalah memandang artikel Bahaya Antara Padang vs Jakarta , yang telah terjawab Jawaban Bahaya Padang …..
Mengapa penting ? ya … wapres yang menjadi primadona berita Pesawat anak Wapres Celaka Berita wapres ini seolah tiada habis yang pada akhirnya menuju pada satu titik penting hikmah orang terkaya di Indonesia.
Tentu pembaca masih ingat berita penting dari tokoh yang poligami dan salah satu tokoh parpol melakukan permesuman ? Pada akhrinya menunju pada pola jatuhnya pesawat satu demi satu dari tokoh tsb (baca Fenomena Time Tunnel AAGyM)
Bukankah itu menjadi-kan bukti bahwa tokoh berpola, rakyat terkena ?, contoh terbaru adalah keanehan saat pak Wapres ke gunung kidul, apa yang terjadi ?
Minggu, 16 Des 2007 Dua Kecelakaan, Tujuh Tewas
Sopir Ngantuk, Truk Pedagang Terjun ke Jurang
JOGJA – Tujuh nyawa melayang dalam dua kecelakaan yang terjadi di wilayah Gunungkidul. Kejadian pertama berupa kecelakaan tunggal sebuah truk di Panggang, Gunungkidul. Lima warga meninggal dan tujuh orang luka berat.Kecelakaan terjadi akibat human error yakni sopir mengemudi dalam keadaan mengantuk. Akibatnya sopir tidak mampu menguasai jalan. Dan truk pun masuk ke jurang.
Ketujuh korban luka dirawat di Rumah Sakit Bethesda setelah beberapa saat dirawat di Puskesmas Girisekar. Korban luka di antaranya Sudarmi, Nasikem, Wagiyem, Katiyem, Sujinem, Ponijo, dan Walgiyanti. Sedangkan empat korban meninggal di tempat kejadian perkara (TKP) dan satu korban tewas yakni kenek meninggal setelah dirawat di puskesmas.
Dalam waktu yang hampir bersamaan, insiden kecelakaan juga terjadi di wilayah kecamatan Girisubo. Kecelakaan terjadi antara mobil dan sepeda motor. Dalam peristiwa ini dua orang tewas.
Kapolsek Panggang AKP Hariyanto yang mengaku sudah mendapat keterangan dari beberapa korban menjelaskan, truk AB9094CD yang dikemudikan oleh Dwi Hariyanto, 30, warga Selang Wonosari ini memang biasa mengantar pedagang asal Wonosari dan sekitarnya untuk berdagang di Pasar Panggang.
Pagi itu sekitar pukul 04.00 Sujinem, 50, bersama 19 penumpang yang semuanya adalah pedagang naik truk yang dikemudikan Dwi. Seperti biasanya para pedagang diantar oleh Dwi ke pasar Klampok. Namun baru beberapa saat mengemudi truk sudah oleng ke kanan dan masuk ke jurang sedalam lima meter.
“Kami sempat bertanya mengapa Dwi mengemudikan truknya lain dari biasanya. Agak tidak lancar. Katanya dia ngantuk. Dan tiba-tiba truk oleng ke kanan dan masuk ke jurang. Para penupang sempat berteriak-teriak sampai akhirnya kami serasa terbang dan sudah tidak ingat apa-apa,” ujar Sujinem warga Girisekar, Panggang.
Sebagian besar penumpang truk adalah pedagang sayuran yang akan berjualan di Pasar Klampok yang jaraknya sekitar dua kilometer dari Girisekar. “Kami ditolong oleh warga kampung. Memang lokasi kecelakaan tidak jauh dari rumah warga,” ujar pedagang kelapa yang saat ditemui tengah ditunggui suaminya Wiradi Utomo.
Menurut Sujinem korban yang meninggal adalah mereka yang duduk di dekat pintu. Oleh pemilik truk –yang tidak lain adalah sang sopir– diberi tempat duduk di bagian tepi. Sedangkan bagian tengah dipergunakan untuk meletakkan barang dagangan. “Empat korban tewas di lokasi. Sedangkan keneknya meninggal di Puskesmas. Selama bertahun-tahun langganan baru kali ini ada masalah,” ujar korban yang mengalami luka di kepala bagian kanan ini.
Meski sudah dirugikan akibat kelalaian sopir sebagai keluarga Wiradi Utomo tidak akan menuntut kepada sopir. “Kami tidak akan menuntut. Sebaiknya diselesaikan dengan kekeluargaan saja,” jelas Wiradi Utomo.(ufi/lai/lin)
Saat pak Wapres ke sana, berbicara kekayaan, maka ada dua kecelakaan terjadi di Gunung kidul, anehnya mereka celaka karena ngantuk …. barangkali saat puisi indah ttg kekayaan itu pula ngantuk ….
Dan lebih aneh dan heboh, di Sidoarjo tempat gas tambang lapindo, terkena pula celaka karena sopir ‘ngantuk’
Kepala Pusing, Mobil Masuk Sungai
Monday, 17 December 2007 SIDOARJO – SURYA
Diduga karena pengemudi kepalanya pusing dan mengantuk, sebuah Mobil Avanza hitam Nopol N 496 DP, terperosok masuk ke sungai di jalan Tol Km 34.400 Desa Kedensari, Tanggulangin, Minggu (16/12). Tidak ada korban yang serius dalam kejadian terebut. Pengemudi mobil itu, Eko Budi, 44, warga Kalirejo, Malang, hanya luka lecet dan memar di bagian kepalanya. Sementara istrinya, tidak luka, namun tetap mendapat perwatan di RS Delta Surya.
Kasie Patroli Jalan Tol Surabaya – Gempol, Sujono menjelaskan, saat memasuki pintu tol Porong, pengemudi tidak sempat mengambil tiket tol. “Mobil tersebut tidak berhenti tanpa mengambil tiket tol,” jelasnya.Tidak jauh setelah melewati pintu tol, tiba-tiba saja mobil yang dikendarai pasutri itu oleng, lalu selip dan masuk ke sungai. Kepada petugas, korban mengaku kepalanya pusing hingga tidak dapat mengendalikan kemudi kendaraan. “Dia (pengemudi) mengaku kepalanya pusing dan tiba-tiba masuk sungai,” terang Sujono.
Sejak akan masuk jalan tol, Eko Budi mengaku kepalanya pusing. Oleh istrinya ia diingatkan agar berhenti dan beristirahat sejenak. Namun saran istrinyatidak diindahkan. Akhirnya mobil yang dikemudikannya masuk ke sungai.Petugas bersama warga yang mengetahui kejadian ini segera menolong. Mobil dapat diangkat dari sungai setelah petugas tol mengerahkan mobil derek.
Kanit Laka Satlantas Polres Sidoarjo Iptu Anwar Sujito menambahkan, untuk sementara kejadian tersebut disebabkan korban dalam kondisi tidak fit. “Korban kepalanya pusing dan mengantuk,” katanya. iit
Ngantuk dan celaka ? … seolah biasa terjadi seperti kasus di Indramayu tempat yang ditunggu oleh Fenomena Perulangan Jakarta
Biasanya para sopir yang mengantuk, kalau para tokoh yang ‘mengantuk’ gimana ? khan harus ada yang mbangunin. Bagaimana caranya ? Peristiwa si qorun dapat terjadi walau dalam bentuk lain, apalagi dekat dengan semangat idul adha
Depag: Idul Adha 20 Desember
KESRA–12 DESEMBER: Departemen Agama menyatakan, 1 Dzulhijjah jatuh hari Selasa tanggal 11 Desember 2007. Sementara Hari Raya Idul Adha atau 10 Dzulhijjah jatuh pada Kamis tanggal 20 Desember 2007. Depag telah melakukan hisab pada 16-18 Maret. Dan hasil itu sama dengan hasil rukyat yang dilakukan oleh 24 orang pada 9 Desember.
Hal ini dibeberkan Ketua Badan Hisab Rukyah (BHR) Departemen Agama Muchtar Ilyas di Departemen Agama, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Rabu (12/12/007).
Muchtar menyatakan, dari 24 orang yang melihat hilal di 24 tempat, dari Jayapura hingga Aceh, kesemuanya menyatakan tanggal 9 Desember tersebut tidak melihat hilal sehingga bulan Dzulqadah diistikmalkan menjadi 30 hari.
Di Malaysia, 1 Dzulhijjah jatuh pada 11 Desember 2007 dan Idul Adhanya juga pada Kamis 20 Desember 2007.
Sidang istbat sedang digelar di Depag. Sidang ini dihadiri oleh MUI, NU, Muhammadiyah, Persis, LDII dan ormas Islam lainnya.
Sebagaimana diketahui, Arab Saudi menetapkan wukuf di Arafah jatuh 18 Desember, sedangkan Idul Adha jatuh 19 Desember. (dc/pd)
Kliping berita gempa di P. Jawa
Minggu, 02/12/2007
- [G] 06:27 Gempa 6 SR Guncang Jabar
- [G] 06:50 Gempa Ujungkulon Tak Berpotensi Tsunami
- [G] 07:02 Gempa Akibat Gesekan Lempeng Eurasia dan Australia
Jumat, 07/12/2007
- [G] 18:25 Gempa yang Terasa di Nusa Dua Berkekuatan 5,9 SR
- [H] 18:14 Hiii Komputer Media Center UNCCC Goyang Sendiri
Sabtu, 15/12/2007
- [G] 04:21 Gempa 5,3 SR Guncang Blitar
Senin, 17/12/2007
- [G] 07:37 Gempa 5,6 SR Goyang Blitar

