Fenomena Alam Semesta

Kumpulan Fenomena Alam Sebagai Bahasa Universal Untuk Menyelamatkan Bumi Dari Kehancuran

Lumpur Lapindo & KehendakNya

Lumpur lapindo yang mulai tercatat menyembur tgl 29-mei-2006 lalu, di banyak media disebutkan adanya dugaan keterkaitan dengan Gempa yogya 27-mei-2006, dua hari sebelumnya. Walau hal ini masih debatable, namun fenomena lumpur lapindo ini sangat menarik, paling tidak sebagai catatan sejarah atau-pun kenangan sejarah dua kejadian beruntun tsb yakni Gempa dan Lapindo.

Ref Bacaan :

  1. [‘G]agak’ Allah sebelum Gempa Yogya,
  2. [P] eringatan Waspada Gempa Yogya Sebelum Terjadinya

Di balik itu semua, kejadian lapindo yang hampir bertepatan dengan  gempa yogya, pasti memiliki makna khusus, sebagai mana kasus bencana lain menyiratkan tidak ada yang kebetulan. Jika ada yang cerdas, maka pasti bertanya, ketika gempa 27-mei-2006, kemudian lumpur lapindo mulai menyembur 29-mei-2006, maka pas ditengah 28-mei-2006 lalu ada apa ?

Itulah pertanyaan cerdas yang mungkin hanya di miliki oleh sebagian orang yang peduli terhadap tanda-tanda kekuasaan Allah.

Kita dapat satu ulasan bahwa jika tanda O dipakai untuk menandai bencana, maka simbol O tsb akan terpisah dengan satu hari tidak bencana, anggap tanda |, sehingga ketika di susun, maka simbol itu membentuk O|O atau lebih dikenal mahluk yang akan lahir berkepala dua, dan Allahu Akbar, ternyata tahun 2006 ini menurut catatan, bayi berkepala dua lahir cukup banyak dan merupakan fenomena langka, bandingkan tahun-tahun sebelumnya atau tahun 2007 ini, hampir tidak ada sama sekali bayi berkepala dua

Sungguh luar biasa Allah membuat perumpamaan atas hal itu (O|O) dan menjadikan simbol sebagai iktibar satu muslim dengan lainnya jika memiliki kepala dua akan hancur (sesuai hadist, ibarat persaudaran muslim adalah satu tubuh satu kepala, dimana ketika ada bagian tubuh yang sakit, maka bagian lain akan merasakannya). Hal ini akan di bahas pada artikel “Fenomena Bayi BerKepala Dua”

Mari kita ikuti langka demi langkah, waktu demi waktu, bagaimana lumpur lapindo  mulai ‘menyerang’ ?

Berikut ini Kliping berita-berita berkaitan dengan Lumpur Lapindo dengan sumber di tanda [link]

Banjir Lumpur Panas Sidoarjo, adalah peristiwa menyemburnya lumpur panas di lokasi pengeboran PT Lapindo Brantas di Desa Renokenongo, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, sejak tanggal 29 Mei 2006. Semburan lumpur panas selama beberapa bulan ini menyebabkan tergenangnya kawasan permukiman, pertanian, dan perindustrian di tiga kecamatan di sekitarnya, serta mempengaruhi aktivitas perekonomian di Jawa Timur.

Jumat, 02/06/2006

  • [G] 16:21 Gas Bocor, Warga Sidoarjo Cemas,
    Budi Sugiharto – detikcom

    Sidoarjo – Hampir sepekan ini warga Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo cemas. Sebab, proyek eksplorasi gas yang dilakukan PT Lapindo di kawasan setempat bocor. Lokasi kebocoran itu tak jauh dari pemukiman penduduk.

    Akibat semburan gas bercampur lumpur itu mencapai puncaknya hari ini, Jumat (2/6/2006). Semburan itu terjadi di beberapa titik, antara lain di bawah pemukiman warga di Dusun Reno, Balung Kenongo, Porong.

    Suara bergemuruh itu terjadi di rumah H Sholeh dan H Mochtar. Keduanya mengaku sama sekali tidak mengetahui penyebab pastinya. “Tidak ada jaringan pipa di bawah lantai rumah mereka,” kata salah satu warga. Lumpur dan gas warna putih menyembur dari bawah.

    Semburan dan uap putih juga terlihat di dua lokasi, yakni di sawah dan di dekat rumah penduduk. Lokasinya sekitar 150 meter dari lokasi semburan Dusun Reno.

    Dan selama beberapa hari ini, jalan raya di desa setempat memang dibanjiri lumpur yang berwarna kehitam-hitaman dan baunya seperti minyak tanah akibat kebocoran di Desa Siring sebelumnya.

    Untuk menghindari sesuatu yang tak diinginkan, polisi memberi garis pembatas agar warga tak mendekat. Saat terjadi kebocoran gas yang diduga gas belerang itu, warga setempat merasakan mual-mual dan muntah.

    Sejak dua hari lalu, sebagian warga sudah ada yang memilih mengungsi, khususnya anak-anak. Sebab bau gas sangat menyengat dan lokasi semburan gas setinggi satu meter.

  • [P] 17:52  PT Lapindo Tuding Semburan Gas di Porong Akibat Gempa DIY,
    Budi Sugiharto – detikcom

    Sidoarjo – Benarkah semburan gas di Porong berasal dari kebocoran pipa gas milik PT Lapindo Brantas Inc? Ataukah karena ada penyebab lainnya?

    Setidaknya PT Lapindo Brantas Inc membantah keras jika pipa gas miliknya dituding sebagai biang keladi munculnya semburan gas yang menggangu warga Dusun Reno, Balung Kenongo, Kecamatan Porong itu.

    Bantahan itu disampaikan Relation and Security Development PT Lapindo Brantas Inc, Budi Santoso, kepada wartawan, Jumat (2/6/2006) .Pihaknya beralasan jika semburan gas tersebut merupakan akibat gempa yang terjadi di Yogyakarta.

    “Analisa sementara diakibatkan karena gempa dan untuk kebocoran pipa kami yakini tidak ada,” terang Budi. Dikatakannya, yang bisa dilakukannya saat ini adalah dengan memperkecil dampak semburan gas melalui cara menyudet pada retakan tanah yang menyemburkan gas.

    “Ini merupakan musibah dan kami sedang mengatasi agar kejadian ini tidak berdampak pada masyarakat secara luas,” tandasnya. Cara menyudet itu diyakini bisa berhasil untuk ‘membuntu’ titik semburan gas yang bercampur lumpur itu. (nrl)

Senin, 05/06/2006

  • [A]15:47  Asap Putih dan Lumpur Panas Masih Luberi Sawah di Porong,
    Budi Sugiharto – detikcom

    Sidoarjo – Setelah 4 hari berlalu, semburan gas berasap putih dan lumpur panas belum juga berhenti membanjiri areal persawahan di Desa Siring, Kecamatan Porong, Sidoarjo. Areal persawahan ini berada di sekitar pengeboran milik PT Lapindo Brantas.

    Akibat luapan lumpur, areal persawahan seluas 2 hektar yang ada di sisi jalan tol Surabaya-Gempol Km 8 ini praktis rusak parah. Di areal persawahan ini, batang padi menguning bukan karena siap dipanen tapi karena tidak tahan dengan panasnya lumpur. Dari pantauan detikcom, Senin (5/6/2006) di Jalan Raya Siring, asap putih masih terus mengepul dari sawah yang berubah menjadi lumpur hitam dan berbau minyak tanah yang sangat menyengat.

    Semburan gas bercampur lumpur ini menyedot perhatian masyarakat dari Porong dan sekitarnya yang ingin menyaksikan peristiwa langka itu. Di Jalan Raya Siring Srikandi yang juga dibanjiri lumpur tampak ratusan warga saling berjubel. Di antara mereka bahkan menyempatkan diri membawa kekeran.

    Pengguna jalan tol dari Gempol ke Sidoarjo juga tidak mau ketinggalan menyaksikan banjir lumpur ini. Mereka berupaya memperlambat laju kendaraan untuk menyaksikan lokasi yang jaraknya memang hanya beberapa meter saja. Meski sengaja memperlambat jalannya, jalan tol tetap normal.

    Sementara petugas sudah mengirimkan sejumlah alat berat untuk membendung lumpur dengan tanah setinggi 50 cm-150 cm agar tidak meluap ke tol. Sementara areal sawah ditutup dengan tanah setinggi 2 meter. (umi)

Rabu, 07/06/2006

  • [S] 16:19  Semburan Lumpur Meluas, PT Lapindo Diminta Beri Ganti Rugi
  • [W] 18:00 7 Warga Sekitar Semburan Lumpur Panas Sidoarjo Dirawat di RS

 Kamis, 08/06/2006

  • [L] 13:02  Lumpur PT Lapindo Mulai Mengancam 3 Desa di Jati Rejo
  • [G] 18:15  Gara-gara Lumpur Gas, 3 Desa Krisis Air

Jumat, 09/06/2006

  • [S] 17:38 Semburan Lumpur Panas Mengganas, Terbentuk Kubah Baru

Sabtu, 10/06/2006

  • [ T] 06:14 Tim Lapindo Tanggap Amankan Lumpur Panas
  • [ P] 14:26 Semburkan Lumpur Panas PT Lapindo Diminta Ditutup
  • [L17:20 Lumpur Mengganas, Tol Gempol-Surabaya Lumpuh
  • [A ] 18:10 Arus Kendaraan di Jalur Tol Surabaya-Gempol Mulai Mengalir
  • [S] 22:35  Semburan Lumpur Masih Membumbung Tinggi

Minggu, 11/06/2006

  • [T] 01:15 Tol Gempol Dibuka Kembali
  • [J] 13:30 Jasa Marga Minta Lapindo Ganti Rugi Soal Lumpur
  • [L] 13:48 Lumpur Jalan Tol Jadi Tontonan
  • [T] 14:45  Truk Terobos Tanggul Tol Gempol, Warga Ricuh
  • [ P] 15:59  Pembersihan Lumpur, Tol Gempol-Surabaya Ditutup
  • [A] 16:17  Anggota DPR Desak Lapindo Jelaskan Warga Soal Lumpur
  • [L] 16:32  Lapindo Bantah Lepas Tangan
  • [A] 18:27  Arus Lalin Tol Surabaya-Gempol Dibuka Satu Jalur
  • [B] 19:46  Bupati Sidoarjo Marah Soal Lumpur

Senin, 12/06/2006

  • [S] 10:58 Soal Lumpur Panas, DPR Semprot Kepala BP Migas
  • [L] 11:26  Lumpur Panas Porong Mengganas, Anggota DPRD Jatim Surati SBY
  • [B] 11:54  BP Migas Belum Tahu Penyebab Semburan Lumpur Panas
  • [L] 13:22 Lumpur Kian Ganas, Tol Gempol-Surabaya Masih Ditutup
  • [S] 13:40  Semburan Lumpur Panas Akibat Gempa? Harus Ada Bukti!
  • [K] 13:40 Keraf Minta Lapindo Jelaskan Lumpur Panas di DPR
  • [S] 14:40 Semburan Lumpur Panas Berasal dari Over Pressure Zone
  • [L] 14:51  Lumpur Panas, 240 KK Desa Jatirejo Porong Mengungsi
  • [T] 15:48  Teliti Semburan Lumpur Lapindo, Ahli Asal Kanada Didatangkan
  • [K] 16:46 Komisi VII: Jangan Biarkan Lapindo Bikin Penelitian Sendiri
  • [B] 17:14  Bajak Eskavator, Warga Jebol Lagi Tanggul Tol Gempol-Surabaya
  • [P] 17:59  Polisi Sidik Lumpur Porong, Tapi Belum Ada Tersangka
  • [W] 19:13  Warga Sekitar Lumpur Panas Mengungsi ke Pasar Porong Baru
  • [P] 21:49  PT Lapindo Brantas Siapkan Tim Peneliti Lumpur Porong
  • [L] 23:12  Lapindo Siapkan Kolam Lumpur di Tol Surabaya-Gempol

Selasa, 13/06/2006

  • [L] 02:00 Lumpur di Desa Siring Sidoarjo Akan Dibersihkan
  • [L] 11:11 Lumpur Panas Ancam Tenggelamkan Desa Jatirejo
  • [D] 14:32 Dihadang Lumpur Panas, Jalan Raya Pandaan Macet 10 Km
  • [Y] 15:26 Yenny Wahid Tinjau Lumpur Panas
  • [L] 16:43  Lapindo Diasuransikan Rp 250 M, Lumpur Panas Dinilai Bencana
  • [W] 18:25  Warga Jatirejo Bendung Lumpur Panas dengan Karung Pasir

Rabu, 14/06/2006

  • [P] 00:25 PT Lapindo Sudah Miliki Amdal
  • [L] 10:20  Lumpur Panas Merangsek ke Sawah Desa Balongnongo
  • [W] 10:50 ‘Wisatawan’ Lumpur Panas Ramai-ramai Beli Masker Seceng
  • [P] 12:11 Pengungsi Korban Lumpur Panas Keluhkan Minimnya MCK
  • [D] 12:13 Desa Jatirejo Sunyi, Lumpur Panas Mulai Masuk Kampung
  • [ A] 15:09 Atasi Macet Akibat Lumpur, Tol Surabaya-Gempol Dibikin 2 Arah
  • [P] 17:23 Penanganan Lumpur Panas Selesai 3 Minggu
  • [ S] 20:51  Semburan Lumpur Lapindo Tak Termasuk B3

Kamis, 15/06/2006

  • [K04:54 Korban Lumpur Lapindo Harus Mendapat Ganti Untung
  • [ T] 10:42 Tim KLH Cek Udara di Sidoarjo
  • [T] 11:15  Tanggul Jebol, Lumpur Panas Ancam Rumah Warga Desa Siring
  • [ T] 12:38 Tembok Pabrik CPS Runtuh, Desa Siring Dikepung Lumpur
  • [S] 12:47  Stop Lumpur, Pemerintah Diminta Cari Bantuan Luar Negeri
  • [P] 14:13 Penanganan Lumpur Lamban, Lapindo Harus Relokasi Warga
  • [I] 14:31  Ical Perlu Turun ke Sidoarjo Atasi Lumpur Panas
  • [L] 14:59  Lapindo Akan Dipaksa Polisi Serahkan Dokumen Eksplorasi
  • [L] 15:29  Lumpur Panas Sidoarjo, DPR Minta Ical Ditindak Tegas
  • [L] 17:24  Lumpur Panas Sidoarjo PT Lapindo Bantah Lepas Tangan
  • [L] 17:26  Lapindo Datangkan Pendeteksi Sumber Lumpur dari Kanada
  • [G] 18:01 Gara-gara Lumpur Lapindo, Warga 2 Desa Nyaris Bentrok
  • [W] 18:10 Warga Kembali Bongkar Tanggul
  • [W] 19:21 Warga Siring Pilih Pindah Rumah

Jumat, 16/06/2006

  • [T] 00:32 Tol Surabaya – Gempol Harus Tetap Dibuka
  • [T] 07:15 TNI Kirim Personel Bantu Korban Lumpur PT Lapindo
  • [ S] 10:51 Sesama Korban Lumpur Lapindo Saling Acungkan Celurit
  • [ K] 11:30 KLH Bikin Kolam Tampung Lumpur
  • [L] 13:38  Lapindo Didemo Ratusan Karyawan Pabrik Kerupuk Udang
  • [ K] 15:15 Ketua MPR: Lapindo Harus Bertanggung Jawab
  • [I] 15:34 Izin Menteri Jadi Kendala Polisi Dapatkan Dokumen Lapindo
  • [M] 18:14  Mbah Tardjo Heran Kok Bisa Lumpur di Sidoarjo Naik
  • [T] 20:08 Tol Surabaya-Gempol Dibuka

Sabtu, 17/06/2006

  • [K] 10:18 Ketegangan Antarwarga di Porong Kembali Terjadi
  • [W] 11:31 Warga Jebol Tanggul di Jalan Tol Surabaya-Gempol KM 39
  • [T] 11:53 Tanggul Dijebol, Sedan Dilarang Melintas di Tol Gempol
  • [P] 18:29 Paranormal Atasi Semburan Lumpur

Minggu, 18/06/2006

  • [S] 09:07  Sebabkan Banjir Lumpur, Lapindo Diminta Ditutup
  • [G] 11:20 Gus Dur Kunjungi Lokasi Semburan Lumpur Panas
  • [J] 12:23  Jalur KA Terancam Lumpur Panas
  • [S] 12:49 Sumber Lumpur Panas Dideteksi dengan Snubbing Unit
  • [S] 15:27 Snubbing Unit Tidak Bisa Masuk Lokasi Semburan Lumpur
  • [L] 17:15 Lapindo Pasang Pipa untuk Sedot Lumpur Panas

Tulisan ini berlanjut ….. dengan Fenomena Ledakan Lapindo 22-november-2007

About these ads

Information

This entry was posted on Desember 2, 2007 by in Fenomena, Islam.
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 48 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: