Arsip untuk Desember, 2007

Paranormal VS Hamba Allah

Desember 30, 2007

Assalamu’alaikum wr wb

Ana baru tanya pada ustad Jupri mengenai beberapa hal berkaitan dengan hot issue yang di bahas pada milis ini. Sebelumnya ana perkenalkan ustad jupri adalah alumnus IAIN sunan Ampel Surabaya dan menjadi salah ustad rujukan juma’atan di sidoarjo-surabaya

(1) Pertanyaan pertama ustad, “Bagaimana pendapat ustda ttg angka 22 yang banyak muncul dalam fenomena alam ini ?”
(J) Ya … fenomena 22 yang banyak terdapat pada beberapa kejadian misalnya ledakan lapindo 22/11/2006 lalu di mana lafal Allah muncul, tgl 22/12/04 lalu di mana heli TNI-AL jatuh sebelum Tsunami Aceh, tgl 2-2-2007 dimana jakarta banjir besar dan tgl 22-2-2007 dimana KMP Levina Terbakar, semua kejadian itu pada hakikatnya kembali pada Allah yakni “Ajakan Takwa kepada Allah, beserta peringatan akan hari akhir” Demikian di terangkan pada surat 22:1

Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu; sesungguhnya kegoncangan hari kiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat besar .

Serunya adalah semua manusia, tidak memandang Islam, Kristen, semua saja, untuk bertakwa kepada Allah saja. Takwa di sini adalah peringatan akan kejadian yang sangat luar biasa. Seperti kasus Tsunami Aceh, Lapindo, banjir besar dan kapal Levina

(2) pertanyaan kedua ustad “Bagaimana membedakan paranormal dengan hamba Allah yang memiliki visi ke depan ?”. PErtanyaan ini sekaligus merupakan dorogan untuk milis ini ttg visi – visi yang banyak di tulis

(J) Ya … bedanya paranormal dengan tidak adalah tipis sekali, dengan jelas al-quran membahas iqra’ atau bacalah, baik ayat qauniyah maupun qauliyah qs al-alaq:1
Bacalah dengan nama Tuhanmu Yang menciptakan,

Artinya bedanya paranormal pada letak pembacaan itu, paranormal membaca ayat qauniyah, lalu tidak dengan bismirobika, namun dengan bismi-keris, bismi-tombak, bin-nafsi dsb. Sedangkan hamba Allah, setelah membaca ayat qauniyah, maka dia mengiringi dengan nama Tuhanmu yang menciptakan (berdoa iklash kepada Allah)

Sampai akhirnya pada satu kesimpulan pada ayat 5 : Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.

JAdi seorang hamba Allah yang dulu tiada tahu, maka dengan iqra’ bismirobika, maka dia akan mendapatkan ilmu yang tidak di ketahuinya dahulu kala.

Berkaitan dengan visi, maka hal itu tiada lain adalah pengetahuan yang dulu tiada tahu, sampai saat ini dan melihat masa depan. apakah itu meramal masa depan ? TIDAK, sebab doa-pun berisi permintaan tentang masa depan

JAdi sangat berbeda antara paranormal dan hamba Allah yang berpengetahuan, dan bahkan ada sedikit ancaman dari Allah ttg manusia yang merasa dirinya cukup, baik harta maupun pengetahuan sebagaimana yang marak saat ini, qs Al-alaq:6-7

Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas,karena dia melihat dirinya serba cukup.

Pengetahuan Allah maha luas, dan manusia memiliki keterbatasan, sehingga untuk menyelamatkan dunia dari bencana sebagaimana yang banyak terjadi, maka takwa dan doa adalah jawaban.

Wassalamu ‘alaikum wr wb