Beranda > Fenomena, Islam > Fenomena ‘Kapal’ Tuhan

Fenomena ‘Kapal’ Tuhan

November 26, 2007 thephenomena


Adalah sebuah fenomena unik dan langka sebelum bencana beruntun ditahun 2007, maka Munculnya Lafal Allah. yang memuat fenomena 22 YAKNI KMP LEVINA I TERBAKAR tepat tgl 22-02-2007. Bencana beruntun tersebut merupakan rangkaian 1-1-2007, Adam air jatuh (Tanda Tanda Sebelum Jatuhnya Adam Air ) ; kemudian 2-2-2007 Banjir Besar Jakarta (Tanda Tanda Sebelum Bencana Banjir Besar Jakarta)

BACA SELENGKAPNYA ARTIKEL Tanda Tanda Sebelum Bencana Beruntun


Fenomena 22: KMP Levina I terbakar:22-02-2007


Kebakaran kapal di tengah laut,  Kamis, 22/02/2007 10:58 WIB Kapal Levina I Terbakar 80 Km dari Priok, 350 Orang Terjebak

Ya …. sekali lagi tepat tgl 22-02-2007, dan itulah fenomena 22 dan akhirnya dengan terbakarnya levina itu, maka kita tuliskan kejadian perulangan tahun 2005 lalu yakni Bacalah Fenomena 22 terposting Feb 26, 2007 4:18 pm dimana terbukti apa yang di tulis tsb menjadi kenyataan.

Kapal Motor (KM) Levina I yang terbakar.

Metrotvnews.com, Jakarta: Jumlah korban penumpang Kapal Motor (KM) Levina I yang tewas terus bertambah. Hingga Kamis (22/2) sore ini, korban tewas dilaporkan berjumlah delapan orang. Siang tadi, semua korban sudah dievakuasi ke Pelabuhan Tanjungpriok, Jakarta Utara.

Seperti diberitakan, KM Levina I tersebut terbakar sesaat setelah berlayar dari Pelabuhan Tanjungpriok, Jakarta Utara. Kapal yang diperkirakan mengangkut 350 orang dengan rute Jakarta-Pangkalan Balam, Bangka, terbakar pada posisi 05-19 selatan 107-00 timur 50 mil dari Tanjungpriok, persisnya di wilayah Kepulauan Seribu. Kebakaran dilaporkan terjadi antara pukul 5.20 WIB hingga 06.WIB. Armada Kawasan Barat (Armabar) TNI Angkatan Laut telah mengerahkan lima kapal perang RI (KRI) dan dua pesawat udara TNI AL untuk membantu evakusai penumpang kapal tersebut.

Dari 350 penumpang, sebanyak 214 penumpang ditemukan dalam keadaaan selamat. Korban selamat dievakuasi dengan KM Ganesha yang juga mengakut enam korban tewas. Di antara korban tewas, dua di antaranya anak-anak. Sedangkan 15 anak buah kapal Levina I semua berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat oleh KM Levina II. Untuk menangani korban, Armabar telah menyiapkan Posko Kesehatan yang dilengkapi lima dokter, 10 ambulans dan 25 velbed di Pondok Dayung, Tanjungpriok. Seluruh korban akan dirujuk ke Rumah Sakit Pusat TNI Angkatan Darat Gatot Subroto dan RS TNI AL Mintoharjo.

Seperti dilaporkan langsung oleh reporter Metro TV Elvita langsung dari Tanjungpriok, sekitar pukul 14.00 KM Princess Vanesssa yang membawa ratusan korban yang berhasil ditolong telah merapat di Pelabuhan Tanjungpriok. Kapal ini mengangkut lebih dari 100 penumpang, delapan di antaranya tewas. Mereka merupakan korban KM Levina I yang ditemukan oleh Kapal Vanessa dan kapal lainnya.

Suasana haru terasa saat Kapal Vanessa merapat. Beberapa orang keluarga nampak meneteskan air mata karena belum melihat keluarga mereka. Sebagian besar penumpang adalah sopir-sopir truk. Dari pantauan Metro TV, ada delapan kantung mayat yang dievakuasi dan dibawa turun dari kapal Vanessa. Korban ini terdiri dari dua anak, satu bayi, lainnya korban dewasa.

KM Levina I merupakan milik PT Praga Jaya Sentosa. Cuma, sampai sekarang belum bisa diperoleh konfirmasi dari pemilik apa penyebab sebenarnya kapal terbakar. Salah satu korban yang berhasil selamat adalah Rosiah. Ia sempat mengapung selama satu jam di laut dengan berpegangan tali. Namun, nasib dua orang keluarganya belum diketahui. Ia berangkat menuju Bangka bersama keluarganya. Sampai saat ini proses evakuasi masih berlanjut.(DOR)

Kapal Motor (KM) Levina I yang terbakar, Kamis (22/2) dini hari tadi, akhirnya berhasil dipadamkan oleh beberapa kapal tunda.

Metrotvnews.com, Jakarta: Setelah berjuang keras, Kapal Motor (KM) Levina I yang terbakar, Kamis (22/2) dini hari tadi, akhirnya berhasil dipadamkan oleh beberapa kapal tunda di wilayah sekitar 50 nautical mile dari Pelabuhan Tanjungpriok, Jakarta Utara. Seluruh penumpang telah berhasil dievakuasi oleh beberapa kapal yang kebetulan berada dekat lokasi kebakaran.

Penumpang yang berhasil dievakuasi tersebar di sejumlah kapal yang kebetulan tengah melntas, di antaranya kapal nelayan, kapal Pelni, KRI milik Marinir dan kapal Polisi Air 511. Sebagian penumpang yang selamat tersebut dikumpulkan di Pulau Harapan oleh kapal penyelamat. Kemudian mereka dijemput oleh kapal milik Pilisi Air dan Udara (Polairud). Menurut Komandan Kapal Polairud 619 Iptu Lilik Suryanto, untuk mencapai lokasi terbakarnya KM Levina I harus ditempuh sekitar empat jam perjalanan menggunakan kapal dari Pelabuhan Tanjungpriok.(DOR

Mengapa dinamakan fenomena kapal tuhan, karena dengan kapal itulah Allah memberikan petunjukNya sebagaimana qobil (baca Gagak qobil & Tsunami Aceh 26-des-2004 )

Baca perlahan-lahan artikel Bacalah Fenomena 22 dibawah ini

Bacalah 22/2/2005, jangan lupakan, Secara tegas dapat diambil kesimpulan 22.02.2005 atau 2 tahun lalu merupakan hari berkabung, dengan didahului, longsor, gempa meningkat, masalah pesawat

Perhatikan urutan artikel itu longsor, gempa meningkat dan hebatnya lagi adalah sehari sebelum kejadian memang Adam air patah !

Pesawat Adam Air yang tergelincir di Bandara Juanda, Surabaya, Jatim.

Metrotvnews.com, Surabaya: Pesawat Adam Air Tergelincir,Pesawat Adam Air nomor penerbangan KI 172 jurusan Jakarta-Surabaya, tergelincir saat mendarat di Runway 10, Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (21/2) sekitar pukul 15.00 WIB. Kondisi pesawat sendiri dikabarkan cukup parah, yaitu retak pada bagian tengah dengan lengkungan sekitar 40 derajat.

Semula cuaca diduga menjadi penyebab tergelincirnya pesawat, karena saat perisitiwa itu terjadi cuaca dalam keadaan hujan lebat dan angin kencang. Namun, Humas Bandara Juanda Priyono membantah hal tersebut. Ia mengatakan, kendati cuaca dalam keadaan buruk, namun jarak pandang masih berada dalam batas normal untuk melalukan pendaratan.

Penumpang pesawat Adam Air sempat dibuat panik akibat peristiwa ini. Mereka berhamburan keluar lewat pintu darurat. Saat dikonfirmasi lewat telepon, salah seorang penumpang menyatakan, sebelum mendarat pesawat sempat oleng seperti tidak siap mendarat. Penumpang juga menyatakan, staf di pesawat terlambat bereaksi sehingga pintu darurat terlambat dibuka. Untungnya, tidak ada korban jiwa dari insiden ini.

Pesawat Adam Air yang tergelicir tersebut kini telah dievakuasi ke hanggar Merpati Bandara Juanda. Pihak Bandara sendiri juga kini menutup total pintu masuk ke bandara dan ke Hanggar Merpati.(NTF)

Pesawat Adam Air yang sudah dicat putih.

Metrotvnews.com, Surabaya: Posisi pesawat Adam Air pascatergelincir di Bandar Udara Juanda, Surabaya, Jawa Timur, kini berada di hanggar Merpati Airlines. Rabu kemarin malam, pesawat dicat putih oleh pihak Adam Air, sehingga terlihat putih polos. Selain dicat putih, di bagian tengah pesawat yang terlihat retak juga ditutup dengan terpal.

Hingga Kamis (22/2) siang, belum tampak adanya aktivitas pemeriksaan dari Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) maupun tim dari Departemen Perhubungan (Dephub). Belum diketahui pasti kapan tim KNKT dan Dephub melakukan pemeriksaan. Sehari ini, pesawat distrerilkan dari semua jenis kegiatan.

Pihak Bandara Juanda meminta tidak perlu dipersoalkan pengecatan pesawat nahas tersebut. Sebab, pengecatan hanya di bagian luar dan tidak merubah posisi pesawat serta keadaaan di dalam pesawat. Hari ini, Adam Air mengajukan jadwal penerbangan baru di Bandara Juanda, terutama dari Surabaya menuju Jakarta.(BEY)

Apakah yang terbukti dari tulisan yang dituliskan terkait kebakaran kapal KMP levina I terbakar ? maka tercatatlah  22.2.2005 lalu

Dan seakan ‘terbimbing’ kita tuliskan kesimpulan yang akan terjadi setelah adanya fenomena ‘kapal’ Tuhan tsb yakni

Bacalah 22/2/2005, jangan lupakan, Secara tegas dapat diambil kesimpulan 22.02.2005 atau 2 tahun lalu merupakan hari berkabung, dengan didahului, longsor, gempa meningkat, masalah pesawat

Apakah yang terjadi ? ?Benar terjadi sebagaimana tulisan tsb yang TELAH JAUH DITULISKAN SEBELUM TERJADINYA

Metrotvnews.com, Manggarai: Jumlah korban tewas akibat longsor di Kabupaten Manggarai, Nusatenggara Timur, berdasarkan data dari kepolisian bertambah menjadi 61 orang. Saat ini juga puluhan korban longsor belum berhasil dievakuasi. Menurut Bupati Manggarai, Kristian Rotok, para korban adalah korban longsor di Kecamatan Lambaleda dan Cibal.

Di Kecamatan Lambaleda, longsor menimbun 11 rumah. Sementara di Kecamatan Cibal, 30 orang yang tertimbun longsor hingga kini belum berhasil dievakuasi. Evakuasi hanya bisa dilakukan oleh warga setempat. Pasalnya, bantuan peralatan dan tim penolong yang datang terhalang longsoran. Pihak Pemerintah Daerah setempat mengaku kesulitan membersihkan jalan dari longsorang tanah akibat terbatasnya alat berat.

Menurut Kristian Rotok, selain Lambaleda dan Cibal, longsor juga melanda 10 kecamatan lainnya, sehingga jalan utam menuju ibu kota Kabupaten Manggarai, Ruteng, terputus total. Longsor terjadi pada dini hari tadi akibat hujan deras selama tiga hari berturut-turut.

Kepala Kepolisian Resor Manggarai Ajun Komisaris Besar Polisi Santoso Ginting mengakui jalan ke lokasi terputus, sehingga sulit untuk mengirimkan bantuan. Padahal, bantuan alat berat ke Pemerintah Provinsi NTT telah dipesan. Untuk sementara diharapkan polisi dan anggota musyawarah pimpinan serta tokoh masyarajat di ketiga kecamatan tersebut yang bergerak untuk mengevakuasi korban. Menurut data yang diperoleh Santoso, jumlah korban tercatat sebanyak 73 orang. Sebanyak 40 orang telah meninggal dunia, 29 hilang, dan empat orang selamat.(BEY)

Korban luka yang dirawat di lapangan.

Metrotvnews.com, Padang: Guncangan gempa 5,8 skala Richter yang terjadi pukul 10.49 WIB di kedalaman 33 kilometer di bagian barat daya Batusangkar, Sumatra Barat, hampir merata dirasakan di berbagai kota dan kabupaten di wilayah itu. Lokasi terparah adalah Kota Solok, Kabupaten Solok, Kabupaten Tanah Datar, Padang Panjang dan Padang Pariaman.

Data di posko bencana alam gempa bumi Sumatera Barat di Kantor Gubenur Sumatra Barat hingga pukul 16.00 WIB korban tewas mencapai 70 orang. Ratusan korban juga dilaporkan menderita luka-luka berat dan ringan akibat tertimpa bangunan. Saat ini mereka dirawat di sejumlah rumah sakit di daerah tersebut. Diperkirakan jumlah korban masih terus bertambah. Upaya evakuasi dan pendataan masih terus dilakukan.

Akibat gempa tersebut, dua unit trip pembangkit listrik tenaga air di daerah Singkarak berkekuatan 4,75 mega watt rusak. Sementara pembangkit listrik tenaga uap berkekuatan 80 mega watt di Sawahlunto ikut terganggu dan sebuah menara ujicoba di wilayah pertengahan Singkarak dan Batusangkar rubuh. Akibatnya, jumlah pelanggan di wilayah Sumatra Barat yang kehilangan pasokan listrik mencapai 735 pelanggan dari 811 total pelanggan.

Pihak PLN saat ini masih terus mencari kemungkinan adanya korban yang tertimpa menara yang jatuh di sekitar lokasi gempa. Instalasi listrik yang putus akibat gempa di Padang akan dipulihkan dalam waktu kurang dari 10 jam dari waktu terjadinya gempa. Direktur Utama PLN Eddie Widiono mengatakan, pihaknya sedang mengusahakan aliran listrik kembali masuk ke area sekitar lokasi gempa sebelum masuk waktu beban puncak pukul 18.00 WIB.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Selasa (6/3) siang menyampaikan bela sungkawa atas terjadinya bencana gempa bumi di Sumatra Barat. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi. Presiden, menurut Sudi, memerintahkan evakuasi korban segera dilakukan berkoordinasi dengan Bakornas sebagai pelaksana tanggap darurat bencana.(DOR)

Pesawat Garuda yang terbakar berusaha dipadamkan anggota TNI.

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Pesawat Garuda Tergelincir dan Meledak di Yogyakarta
Pesawat jenis Boeing 737-400 milik Garuda terbakar dan meledak di Bandar Udara Adisucipto, Yogyakarta, Rabu (7/3) sekitar pukul 07.14 WIB. Badan pesawat terbelah memanjang dari bagian kabin pilot hingga ke ekor pesawat. Sementara salah satu sayap pesawat pecah dan terbelah dengan posisi turbo pesawat terlepas.

Pesawat dengan nomor penerbangan GA-200 ini lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten, pukul 06.00 WIB. Menurut informasi sementara yang diperoleh Menteri Perhubungan Hatta Rajasa kepada Metro TV dari 133 penumpang, 76 sudah berhasil dievakuasi.(BEY)


FENOMENA 22 YANG TERBUKTI:SEBAGAI PESAN ‘HALUS’ KEPADA BANGSA INDONESIA


Terbukti sudah tulisan itu Bacalah Fenomena 22 dengan pesan : Benarkah untuk mengingatkan kita pada ajaran Islam ?

Sebagaimana artikel Wahyu Diturunkan 22 tahun 2 bulan dan 22 hari Kemudian di artikel Pelajaran yang Terabaikan posted Feb 17, 2007 7:21 am posted satu sehari sebelum kapal tenggelam, Feb 21, 2007 9:50 am atau untuk yang lain seperti : Atau pesan yang tampak bahwa kita semua agar memperhatikan dan bersungguh-sungguh dalam Islam sebagaimana simbol 22 itu.

Categories: Fenomena, Islam